cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Conservation
ISSN : 22529195     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The Indonesian Journal of Conservation [p-ISSN 2252-9195] is a journal that publishes research articles and conservation-themed conservation studies, including biodiversity conservation, waste management, green architecture and internal transportation, clean energy, art conservation, ethics, and culture, and conservation cadres
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
EKSPLORASI AKTIVITAS PERIKANAN BERDASARKAN RELIEF CANDI BOROBUDUR GUNA MENDUKUNG PEMANFAATAN PERIKANAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA Ihsanudin, Muhamad Zaini; Maharsi, Ganesh Jatu; Nursyahbani, Naufal; Novitasari, Annisa
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48831

Abstract

Candi Borobudur adalah salah satu situs warisan budaya dunia yang memiliki 1460 relief yang memuat kehidupan pada zaman itu. Mempelajari relief-relief di Candi Borobudur, diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai aktivitas perikanan pada masa lalu dan dapat diterapkan pada saat ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksplorasi secara langsung pada relief Candi Borobudur. Berdasarkan pengamatan didapatkan beberapa aktivitas penangkapan ikan yang umum dilakukan di Indonesia, yaitu menangkap ikan menggunakan bubu, jaring, dan pancing. Menangkap ikan menggunakan jaring cenderung kurang selektif dan dapat mengakibatkan penangkapan ikan yang tidak diinginkan atau yang belum mencapai ukuran dewasa, menangkap ikan menggunakan bubu dan pancing dianggap lebih ramah lingkungan dan selektif, karena nelayan dapat memilih jenis ikan yang ingin ditangkap dan melepas kembali ikan yang tidak diinginkan.
Fungsi Mitos, Etika Lingkungan dan Integrasi pada Aktivitas Mendaki Gunung Lawu Ekasari, Melyani; brata, nugroho trisnu
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48783

Abstract

Abstrak Mitos yang ada di Gunung Lawu memiliki fungsi untuk mengatur moralitas atau etika para pendaki ketika mendaki Gunung Lawu. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan mitos apa saja yang ada di Gunung Lawu. 2) menganalisis persepsi pendaki terhadap mitos Gunung Lawu. 3) menganalisis implementasi mitos yang dilakukan pendaki ketika berada di Gunung Lawu. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan teori fungsionalisme dari Malinowski untuk menganalisis fungsi yang terdapat pada mitos Gunung Lawu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa mitos di Gunung Lawu diantaranya adalah mitos memakai pakaian warna hijau, mitos jalak penunjuk arah, mitos orang Cepu tidak boleh ke Lawu, mitos tidak boleh mendaki dalam jumlah ganjil, mitos Gunung Lawu punya nyawa, mitos pasar setan. Sebagian pendaki mempercayai adanya mitos dan sebagian pendaki kurang percaya terhadap mitos yang ada di Gunung Lawu. Adanya mitos Gunung Lawu menjadi pedoman terhadap implementasi etika yang dilakukan pendaki ketika berada di Gunung Lawu.Abstract Myths on Mount Lawu, it has a role in regulating the morality or ethics of climbers when climbing Mount Lawu. The aims of this study are: 1) to describe what myths exist in Mount Lawu. 2) analyze the climber's perception of the myth of Mount Lawu. 3) analyze the implementation of myth by climbers while on Mount Lawu. This study used qualitative research methods. The researcher uses the functionalism theory of Malinowski to analyze the functions contained in the myth of Mount Lawu. The results show that there are several myths about Mount Lawu. Including the myth of wearing green clothes, the myth of starlings for directions, the myth of Cepu people not being allowed to go to Lawu, the myth of not climbing in odd numbers, the myth of Mount Lawu having a life, the myth of the devil market. Some climbers believe in myths, and some do not believe in the myths about Mount Lawu. The existence of the Mount Lawu myth becomes a guideline for the implementation of ethics carried out by climbers while on Mount Lawu.
Evaluasi Status Keberlanjutan Pengelolaan Sumberdaya Ekowisata Mangrove Melo, Ramla Hartini; Alfin, Edward; Kuvaini, Aang; Nurfaika, Nurfaika; Hendra, Hendra
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48659

Abstract

Mangrove ecotourism resources in East Pentadu Village, Boalemo Regency are currently still being improved to improve the quality of service. By considering environmental sustainability, management of mangrove ecotourism resources must be based on applicable rules and laws, where mangrove ecotourism services must prioritize the potential of the mangrove forest resources themselves. The aim of this research is to evaluate the condition of the sustainability status of mangrove ecotourism resource management, using a multi-dimensional scaling (MDS) method approach. The current condition of mangrove ecotourism resource management is at a less sustainable status, where the ecological and economic dimensions are less sustainable and need to be intervened by raising the less sustainable status to be quite sustainable or sustainable, the social dimension is at a quite sustainable level.
Sistem Informasi Pencatatan Keuangan di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Semarang Dalam Rangka Penerapan Nirkertas Fathoni, Khoirudin; Alwan, Ahmad Zuhdi
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48612

Abstract

Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah Wal Jama’ah (Aswaja) adalah salah satu pondok pesantren yang berlokasi di Desa Banaran, Gunungpati, Semarang. Manajemen keuangan yang ada di pondok pesantren durrotu aswaja ini dalam pelaksanaannya masih tergolong rendah. Semua kegiatan tersebut masih dilakukan secara manual dan perekapan data pembayaran pun juga masih dilakukan manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan solusi agar ponpes durrotu aswaja dapat efektif dalam mengelola keuangan sekaligus dapat mengurangi penggunaan kertas.  Sistem informasi keuangan yang dibuat dapat telah diuji dan disosialisasikan kepada pengurus pondok dengan beberapa menu yang sesuai dengan kondisi pondok sebagai sekretaris, bendahara, santri dan wali santri. 
Hubungan Literasi Lingkungan dengan Upaya Konservasi Hulu Sungai Pute oleh Remaja Dusun Rammang-Rammang Kabupaten Maros Sulawesi Selatan Khalwaty, Nur Muhammad Alwi; Nugraha, Satya Budi; Hardati, Puji
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan literasi lingkungan remaja dengan upaya konservasi hulu Sungai Pute, kaitannya dengan pendidikan konservasi yang dilakukan Komunitas Anak Sungai kepada remaja Dusun Rammang-Rammang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Konservasi sebagai upaya mengantisipasi ancaman kerusakan hulu Sungai Pute dari rencana tambang dan perluasan pabrik semen di Kawasan Karst Rammang-Rammang. Tingkat literasi lingkungan remaja berada pada kriteria “Tinggi”, atau sangat baik. Pengukuran tingkat literasi lingkungan dilakukan menggunakan instrumen tes kepada 53 remaja dusun, dianalisis dengan teknik deskriptif presentase. Tingkatan upaya konservasi hulu Sungai Pute remaja berada pada kriteria “Sedang”, atau cukup baik. Pengukuran menggunakan instrumen kuesioner dengan analisis deskriptif presentase. Hubungan kedua variabel tersebut dianalisis dengan teknik korelasi Product Moment dengan nilai Correlation Coefficient sebesar 0,714**, dikategorikan memiliki tingkat kekuatan hubungan kuat. Tingkat literasi lingkungan mempengaruhi upaya konservasi yang dilakukan remaja. Literasi lingkungan berperan penting dalam pembentukan kesadaran lingkungan pada remaja, dengan demikian upaya konservasi hulu Sungai Pute dapat terealisasi.
PERAN EKOFEMINISME BAGI PEREMPUAN DALAM PRAKTIK DAUR ULANG SAMPAH BAGI MASYARAKAT Kartika, Silvia Dwi; Harahap, Rahma Hayati
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48122

Abstract

In facing the global environmental crisis, women play an important role as the front guard in protecting the earth and overcoming the waste problem. Waste management is an important aspect in efforts to protect the environment. The practice of recycling waste is a very important step in reducing the negative impact of waste on our ecosystem. The practice of recycling waste is a key step in reducing the negative impact of waste on the environment. This journal discusses the role of women in waste recycling practices and their economic, social and environmental impacts. The concept of ecofeminism is also used to describe the special relationship between women and nature. With examples of real recycling practices from communities, this Journal illustrates how women can turn waste into valuable goods and contribute to environmental conservation. In this research process, I used a qualitative descriptive research method by collecting data through questionnaires and interviews with the younger generation and other housewives. The research results show that understanding and recognizing the role of women in waste recycling practices can promote a better culture of environmental care.Keywords:   Recycling, Ecofeminism, Women
PENILAIAN INDEKS RISIKO LINGKUNGAN (IRBA) TPA SAMPAH BANDENGAN, KABUPATEN JEPARA Jasmine, Farah Nadia Putri; Aji, Ananto
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.47833

Abstract

TPA Bandengan telah berdiri sejak tahun 1989, awal berdiri TPA menggunakan sistem pengelolaan sampah dengan metode open dumping dan pada awal tahun 2022 sudah beralih menggunakan metode controlled landfill. Perubahan sistem pengelolaan tersebut meninggalkan permasalahan pada lingkungan, diantaranya pencemaran air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai indeks risiko lingkungan TPA sampah Bandengan dan menganalisis hasil evaluasi pengelolaan TPA Bandengan menggunakan metode Penilaian Indeks Risiko Lingkungan atau Integrated Risk Based Approach (IRBA) serta arahan yang tepat dilakukan untuk TPA Bandengan. Diketahui hasil perhitungan menggunakan metode IRBA TPA Bandengan mendapatkan skor akhir 420,801. Nilai ini termasuk ke dalam kriteria evaluasi sedang (nilai indeks risiko 300 – 600). ). Oleh sebab itu, tindakan yang tepat dilakukan adalah TPA diteruskan dan dilakukan rehabilitasi guna meningkatkan kualitas TPA menjadi lebih baik, terutama pada sistem pengolahan limbah pada lingkungan yang dapat diminimalisir dan TPA dapat digunakan sebagaimana mestinya, sehingga TPA memiliki peluang lebih besar untuk digunakan lebih lama dari prediksi awal.
"Revolutionizing Urban Traffic Management: An AI and Multi-Agent System Approach Leveraging IoT Technology" Shabani, Mohammadreza; Nazari, Kaveh
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.47322

Abstract

Our study addresses the challenging issue of traffic congestion in modern urban areas and the limitations of traditional solutions like road expansion and network indicators. To effectively tackle traffic congestion, the study explores various strategies that analyze traffic elements, falling into the Macroscopic and Microscopic Models. However, conventional traffic modeling faces significant challenges in dealing with complex traffic systems.Artificial Intelligence (AI) techniques, including fuzzy logic, evolutionary algorithms, neural networks, and reinforcement learning, emerge as promising solutions for traffic control. For instance, artificial neural networks accurately predict urban traffic flow, and meta-heuristic AI approaches like the artificial bee colony algorithm optimize signal timings.The rise of the Internet of Things (IoT) offers opportunities for effective traffic analysis by collecting vast and uncertain data. Nevertheless, most existing systems focus on local events, leaving a gap in their effectiveness. To address this, multi-agent systems become a novel strategy, deploying distributed agents across road intersections for comprehensive traffic management.The paper proposes applying the ant colony optimization algorithm within a distributed multi-agent architecture, leveraging IoT technology, to address path routing challenges in urban traffic. The study emphasizes the potential of advanced AI techniques and multi-agent systems in revolutionizing traffic management for efficient and sustainable urban transportation systems.
Strategi Partisipatif Masyarakat dalam Mitigasi Dampak Alami dan Manusia terhadap Konservasi Penyu di Indonesia Suryawan, I Wayan Koko; Tehupeiory, Aarce
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.47191

Abstract

Indonesia, sebagai negara kepulauan dengan garis pantai yang luas, memiliki keanekaragaman hayati yang kaya, termasuk spesies penyu yang berada di ambang kepunahan. Meskipun upaya konservasi telah dilakukan, penyu masih menghadapi ancaman serius, baik dari faktor alam maupun intervensi manusia. Studi ini menggunakan pendekatan metodologi kualitatif melalui studi literatur untuk memahami kedua jenis dampak tersebut dan bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi dalam upaya mitigasi. Dari analisis literatur, kami menemukan bahwa perubahan iklim, naiknya permukaan laut, dan perubahan suhu adalah beberapa dampak alami yang mempengaruhi habitat dan siklus reproduksi penyu. Sementara itu, polusi, perburuan, pembangunan pantai, aktivitas perikanan, dan pariwisata adalah contoh intervensi manusia yang berdampak negatif. Untuk mengatasi tantangan ini, studi ini menyoroti pentingnya pendekatan partisipatif masyarakat dalam konservasi penyu. Melalui edukasi, pelibatan dalam program perlindungan, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, masyarakat dapat memainkan peran kunci dalam menjaga keberlanjutan spesies penyu di Indonesia.