cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 24, No 1 (2020): June" : 28 Documents clear
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PENINGKATAN PEMAHAMAN BUDIDAYA PADI ORGANIK UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI heryadi, dyadi; Rofatin, Betty
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi organik SRI (System Rice of Intensification) dapat memberikan produktivitas dan harga yang lebih tinggi dibanding padi yang non-organik. Namun di wilayah lokasi PpM ITGbM perkembangannya belum memenuhi harapan.  Salah satu penyebabnya adalah belum difahaminya teknis budidaya padi organik yang benar oleh para petaninya. Untuk itu diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang teknik budidaya padi organik agar harapan para petani dalam peningkatan produktivitas untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar dari sebelumnya akan menjadi kenyataan. Solusinya diperlukan pembinaan yang berkelanjutan diantaranya melalui peningkatan penyebaran informasi, dan penyuluhan dan hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program ITGbM LP2MP Universitas Siliwangi. Target luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman teknik budidaya padi organik  yang benar sesuai dengan kriteria/syarat sertidikasi dan publikasi ilmiah yang diterbitkan pada jurnal internal. Metode yang dilaksanakan terdiri dari Penyuluhan dan FGD/Focus on Group Discussion. Dilaksanakan sejak Maret 2017 di Kelompok Tani Jembar II dan Jembar Kahuripan Desa Margahayu Kec. Manonjaya Kab.Tasikmalaya. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, evaluasi & Pelaporan. Simpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman petani tentang teknik budidaya padi organik sesuai dengan yang dipersyaratkan lembaga sertifikasi. Pada akhirnya setelah petani memahami teknik budidaya padi organik akan dapat meningkatkan produktivitasnya dan diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
KELAYAKAN BISNIS PADA MISS BITTERBALLEN PONTIANAK DALAM MEWUJUDKAN WIRAUSAHA MAHASISWA Jayanti, Heni Dwi; Hariyanto, Dedi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang diadakan oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sedang mengembangakan mahasiswa yang mempunyai wirausaha. Program ini diadakan tahun 2017 yang memberikan dampak positif pada mahasiswa dengan memberikan bantuan dana untuk mendorong wirausaha yang mereka lakukan. Tahun 2018 mahasiswi Universitas Muhammadiyah Pontianak mempunyai usaha dengan nama Miss BitterBallen yang turut serta dalam program KBMI untuk mendapatkan bantuan modal sebagai sarana pengembangan usaha, namun apakah usaha ini layak untuk dapat dijalankan dan mendapatkan dana bantuan tersebut. BitterBallen adalah makanan yang berasal dari negeri kincir angin Belanda yang telah di modifikasi dan inovasi untuk menyesuaikan selera lidah masyarakat Indonesia, berbahan dasar tepung terigu dan kentang, wortel, daun bawang, diisi dengan bebarapa jenis varian kemudian dibaluri dengan telur dan tepung roti selanjutnya digoreng. Berdasarkan aspek keuangan dengan pendekatan ROR, BRP, NPV dan PI usaha Miss Bittterballen ini layak dijalankan (go) dan berhasil mendapatkan bantuan dana dari Kemenristekdikti sebesar Rp .20.000.000,00 Indonesian Students Business Competition (KBMI) held by Ministry of Research, Technology and Higher Education is currently encouraging students to own entrepreneurship business. This program was initiated by 2017 in order to contribute positive impacts in promoting students’ business through fund assistance. A student of Universitas Muhammadiyah Pontianak, with the business known as Miss Bitterballen participated in Indonesian Students Business Competition (KBMI) to obtain fund as a business development facility and to ascertain its business visibility. BitterBallen is a popular deep-fried bar snack from Netherlands. This BitterBallen has been modified with innovation to meet Indonesian taste. It is typically made by flour and potato, mixed with carrot and parsley and filled with kind of variant then battered in a breadcrumb and deeply fried. Based on the financial aspect with ROR, BRP, NPV, and PI approach, Miss BitterBallen has a business visibility and been successful obtaining fund from Ministry of Research, Technology and Higher Education of Rp. 20 Million
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DAN KREASI DESAIN GERABAH DI DESA KESILIR KECAMATAN WULUHAN UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN JEMBER Setyati, Dwi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif diyakini dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi suatu daerah. Industri kreatif berbasis kebudayaan dan kekayaan budaya lokal dinilai perlu untuk dikembangkan. Salah satu  industri kreatif yang berkembang di   dusun Demangan Babatan- desa Kesilir-kecamatan Wuluhan kabupaten Jember adalah industri kerajinan gerabah, dengan produk utamanya berupa cobek, pot, kendi, gentong, wadah sambal, dan alat untuk membuat serabi. Jumlah pengrajin di dusun Demangan mencapai 40 KK, aktivitas membuat kerajinan tanah liat ini pun telah dilakukan secara turun temurun dan  mampu menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Kendala internal yang dihadapi pengrajin gerabah di desa tersebut adalah SDM yang masih rendah, design dan alat  pemutar gerabahnya masih sederhana sehingga kualitas dan kuantitas produknya masih belum optimal serta tempat produksi gerabahnya sangat memprihatinkan.  Dalam rangka untuk membantu pengembangan industri kreatif gerabah dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produkmaka diperlukan berbagai upaya. Upaya-upaya tersebut adalah melalui perbaikan proses produksi,  dengan  penerapan teknologi tepat guna dan tepat sasaran yang berupa bantuan alat/mesin pemutar gerabah, perbaikan tempat produksi gerabah. Guna meningkatkan kualitas produksi gerabah maka dilakukan upaya pelatihan dan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi desain gerabah sehingga dapat dihasilkan  produk yang variatif  sehingga lebih diminati oleh konsumen dan laku di pasaran. Selain itu juga dilakukan pendampingan dalam hal pemasaran produk dengan strategi pemasaranberbasis E-Commersee.  Pengembangan industri kreatif gerabah khas desa Kesilir, Wuluhan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan pengrajin gerabah,  dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan pengembangan industri kreatif gerabah khas Kabupaten Jember dapat menjadikan Desa Kesilir-Wuluhan sebagai desa percontohan yang dapat sukses berkembang dan mandiri dalam menciptakan industri kreatif.  
BIOGAS PRODUCTION USING Aspergillus nidulans ISOLATED FROM SOIL TEAK FOREST KARE, MADIUN Pujiati, Pujiati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energy is a difficult problem to deal with. The increase in energy demand is caused by increasing population growth. Therefore, the alternative energy needed is biogas. Biogas is a gas produced by the fermentation process of organic material by anaerobic bacteria. Organic material that can be used for the process of making biogas is bagasse. Biogas production process using bagasse will be pretreatment with cellulolytic molds, namely Aspergillus nidulans. The purpose of this study was to determine the effect of fermentation time and differences in substrate concentrations on the optimization of biogas production. The fermentation time used was 48 hours, 96 hours, 144 hours and 192 hours with mold concentration 0%, 20%, 40%, and 60%. Indicators to be measured were biogas pressure, biogas volume and C / N ratio. The results showed that the fermentation time and concentration of mold affected the biogas pressure and biogas volume. The most optimal biogas pressure was at 96 hours fermentation time with 60% mold concentration and 1,00249 atm while the most optimal biogas volume was 96 hours fermentation time with a concentration of 60% and 0.73 cm3.
BIOGAS PRODUCTION USING Aspergillus nidulans ISOLATED FROM SOIL TEAK FOREST KARE, MADIUN Pujiati, Pujiati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.20567

Abstract

Energy is a difficult problem to deal with. The increase in energy demand is caused by increasing population growth. Therefore, the alternative energy needed is biogas. Biogas is a gas produced by the fermentation process of organic material by anaerobic bacteria. Organic material that can be used for the process of making biogas is bagasse. Biogas production process using bagasse will be pretreatment with cellulolytic molds, namely Aspergillus nidulans. The purpose of this study was to determine the effect of fermentation time and differences in substrate concentrations on the optimization of biogas production. The fermentation time used was 48 hours, 96 hours, 144 hours and 192 hours with mold concentration 0%, 20%, 40%, and 60%. Indicators to be measured were biogas pressure, biogas volume and C / N ratio. The results showed that the fermentation time and concentration of mold affected the biogas pressure and biogas volume. The most optimal biogas pressure was at 96 hours fermentation time with 60% mold concentration and 1,00249 atm while the most optimal biogas volume was 96 hours fermentation time with a concentration of 60% and 0.73 cm3.
FINANCIAL MANAGEMENT TRAINING IN SMALL INDUSTRIES Nursyirwan, Vivi Iswanti
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21916

Abstract

Community Service (PKM) is a form of Tri Dharma college activity.As an academic, the lecturer of accounting study Program S1 of Pamulang University strives to implement Tri Dharma colleges by organizing community service activities (PKM).The implementation of community service lasts for 3 days. The purpose of this community devotion is to provide understanding to the individual/small and medium entrepreneurs in the South Tangerang community Berkibar about practical and simple knowledge of management of financial management In accordance with the principles of financial management.The method of study used is a classical method with discussion/question and simulation approach with the intent that the material can be received by the participants well.Guidance/consultation is done either through one last meeting session with the participant, or over the phone.The results of this dedication demonstrate with the training that participants have the knowledge and insight as a small businessman who manages to manage the finances and also able to seek opportunities and sustainable knowledge.Keywords: management; financial; small and medium industries
FOLKLORE AS EDUCATIONAL ENTERTAINMENT MATERIALS IN KADAZANDUSUN LEARNING Kiting, Rosliah; Dikul, Juni
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.18526

Abstract

Folklore is an ancient story that has become a special characteristic for every nation with diversity of cultures that embraces the cultural and historical richness of the nation. Usually the characters that appear in the folklore are in the form of animals, humans or gods. Generally, these folktales tell about an incident  or the origin of a place. In this study, it focuses on the use of folklore as an educational entertainment in the classroom. The main method used to collect information is through a literature review by doing research from outside and within a country that is restricted to the educational entertainment of teaching and learning only. The finding of this study is  that the use of folklore as a teaching material of educational entertainment can  help students in increasing their interest and focus in the classroom. In fact, according to Rosliah Kiting, (2011), the use of storybook as a medium in Kadazandusun Language teaching and learning is able to enrich the vocabulary as well as inculcating of noble values that are very effective through adapting to the activities in the classroom. The use of folklore and the humorous elements encompassed in educational entertainment in the classroom will create excitement in learning sessions and the learning will be more interactive and  focused.
Upaya Pelatihan Materi dan Praktik Digital Marketing Untuk Meningkatkan Volume Penjualan (UKM-Pertanian) Nursyirwan, Vivi Iswanti
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21817

Abstract

The purpose of community dedication activities conducted by the Faculty of Economics lecturer of Pamulang University is to provide knowledge and understanding related to the marketing of goods/services both online and conventionally (offline) For small and medium enterprises of agriculture (SME-P).The direct benefit of this community service is to add knowledge, skills, and experience to business owners regarding the utilization of activities in marketing to increase sales volume. Derivative benefits are expected, can make the SMES-P to feel better welfare and increase the competitiveness of the business along with increasing aspects of the cognition and skill of the business actors.This community service is implemented in the form of training with material giving and practice of digital marketing utilization as a means of marketing.The training was held for 3 days, the target audience of community service activities is a small and medium enterprises who belong to the SME-agriculture community amounting to 27 -36 people.The methods of activities used in the devotion to the community are methods of lectures, practices, questions and answers and discussions.The analytical technique is done by observing the cognition and skills of the trainees by assessing the results of the pre test and post test of the trainees.  Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait pemasaran barang/ jasa baik secara online maupun secara konvensional (offline) bagi para pelaku usaha kecil menengah pertanian (UKM-P). Manfaat langsung dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebagai tambahan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman kepada pemilik usaha terkait pemanfaatan kegiatan dalam pemasaran untuk meningkatkan volume penjualan. Manfaat turunan diharapkan, dapat menjadikan para pelaku UKM-P mampu merasakan kesejahteraan lebih baik serta meningkatnya daya saing usaha seiring dengan meningkatnya aspek kognisi dan skill para pelaku usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan pemberian materi dan praktik pemanfaatan digital marketing sebagai sarana pemasaran. Pelatihan diselenggarakan selama 3 hari, Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelaku usaha kecil menengah yang tergabung dalam komunitas UKM-Pertanian berjumlah 27 -36 orang. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode ceramah, praktik, tanya jawab dan diskusi. Teknik analisis dilakukan dengan observasi aspek kognisi dan keterampilan peserta pelatihan dengan menilai hasil pre test dan post test peserta pelatihan.
PENINGKATAN KUALITAS GURU DI KOTA SEMARANG DALAM MENULIS BUKU AJAR ONLINE MELALUI “E-BOOK CLINIC PROGAM FOR TEACHERS” Ahmadi, Farid
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.21861

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini akan dilakukan upaya upaya optimal dalam mencari solusi dari minimnya publikasi buku oleh guru di kota Semarang. Dalam beberapa tahap akan dilakukan pendampingan secara optimal. Tujuan utamanya adalah jumlah penerbitan buku guru di kota Semarang akan meningkat pada tahun ini, dengan pelatihan intensif melalui “E-Book Clinic Program For TeacheR” dengan pelatih tenaga-tenaga professional dan ahli di bidangnya. Program E-book Clinic ini secara optimal dilakukan proses pendampingan bagi guru -guru SMP di Kota Semarang dari yang belum memiliki dasar penyusunan ebook sampai peserta dibekali dengan beberapa materi dan keahlian untuk memperlancar proses penyusunannnya. Dengan pendekatan secara klasikal saat workshop dan pendekatan personal dalam setiap pendampingan yang dilakukan diharapkan seluruh guru dapat menyusun ebook yang berasal dari materi ajar pada jenjang kelas yang mereka ajar. Hasil pengabdian ini berupa peningkatan keterampilan guru dalam menyusun e-book. Penguasaan penyusunan materi dengan menghasilkan ebook, merupakan salah satu langkah untuk mengembangkan kompetensi professional.
PKM KONSENTRAT FERMENTASI JANGGEL JAGUNG SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF DI KELOMPOK TERNAK KAMBING LEMBAH MERU Khasanah, Himmatul; Purnamasari, Listya; Suciati, Luh Putu
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.18503

Abstract

Mitra program pengabdian kemitraan adalah Kelompok Lembah Meru yang berada di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember. Kelompok ternak Lembah Meru membudidayakan kambing perah Peranakan Ettawah sebagai penghasil daging dan susu sebagai usaha sampingan dengan jumlah  anggota 30 orang. Desa Wonoasri merupakan desa penyangga Taman Nasional Merubetiri (TNMB). Tujuan dari PKM ini adalah mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra yaitu kesulitan pakan berkualitas sehingga produktivitas daging dan susu kambing perah sangat rendah dan manajemen kelembagaan dan agribisnis peternakan yang tidak berjalan dengan baik sehingga usaha peternakan yang dijalani tidak berkembang. Solusi yang ditawarkan untuk permasalah mitra adalah: (1) penyuluhan peternak tentang potensi limbah pertanian termasuk janggel jagung, ledekan jagung dan rendeng kacang tanah, (2) Pelatihan cara mengolah limbah pertanian menjadi konsentrat fermentasi (complete feed) (3) Pelatihan dan penyuluhan tentang pengorganisasian kelompok dan manajmeen bisnis peternakan yang baik. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan berjalan lancar dengan antusiasme peternak yang sangat tinggi. Produk konsentrat fermentasi yang dibuat tidak terkontaminasi jamur, warna normal kecoklatan dan berbau seperti tape. Hasil kegiatan FGD dan analisis kelayakan usaha ternak adalah model usaha ternak dengan sistem gaduh 70 (peternak):30 (investor). 

Page 2 of 3 | Total Record : 28


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue