cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
PENERAPAN GREEN CITY BERBASIS GANG HIDROPONIK DI KELURAHAN SELILI, KOTA SAMARINDA Syamsir, Syamsir
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi kota berkembang seperti Kota Samarinda yaitu bertambah padatnya penduduk dan perumahan setiap tahunnya. Permasalahan tersebut menimbulkan dampak berupa berkurangnya ruang terbuka hijau di sekitar pemukiman. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah solusi kreatif dan inovatif untuk menangani permasalahan tersebut. Hidroponik bisa menjadi solusi, sebuah teknologi bercocok tanam praktis yang dapat dilakukan di pekarangan rumah yang terbatas. Teknik bercocok tanam dengan hidroponik menjadi sangat cocok untuk dikembangkan di Gang Ketapang, Kelurahan Selili, Kota Samarinda. Salah satu alasannya adalah teknik hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas dan dapat digunakan untuk menanam sayur. Tujuan program pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan pemahaman dan motivasi kepada warga Gang Ketapang untuk mewujudkan green city melalui pelatihan Hidroponik. Strategi kegiatan pengabdian ini yaitu pelatihan teknik bercocok tanam dengan sistem hidroponik dan pendampingan dalam mewujudkan gang hijau bernuansa hidroponik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan motivasi warga Gang Ketapang, Kelurahan Selili terkait penerapan gang hidroponik untuk mewujudkan green city.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PENINGKATAN PEMAHAMAN BUDIDAYA PADI ORGANIK UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PETANI heryadi, dyadi; Rofatin, Betty
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padi organik SRI (System Rice of Intensification) dapat memberikan produktivitas dan harga yang lebih tinggi dibanding padi yang non-organik. Namun di wilayah lokasi PpM ITGbM perkembangannya belum memenuhi harapan.  Salah satu penyebabnya adalah belum difahaminya teknis budidaya padi organik yang benar oleh para petaninya. Untuk itu diperlukan pemahaman yang lebih baik tentang teknik budidaya padi organik agar harapan para petani dalam peningkatan produktivitas untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar dari sebelumnya akan menjadi kenyataan. Solusinya diperlukan pembinaan yang berkelanjutan diantaranya melalui peningkatan penyebaran informasi, dan penyuluhan dan hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program ITGbM LP2MP Universitas Siliwangi. Target luaran kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman teknik budidaya padi organik  yang benar sesuai dengan kriteria/syarat sertidikasi dan publikasi ilmiah yang diterbitkan pada jurnal internal. Metode yang dilaksanakan terdiri dari Penyuluhan dan FGD/Focus on Group Discussion. Dilaksanakan sejak Maret 2017 di Kelompok Tani Jembar II dan Jembar Kahuripan Desa Margahayu Kec. Manonjaya Kab.Tasikmalaya. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, evaluasi & Pelaporan. Simpulan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman petani tentang teknik budidaya padi organik sesuai dengan yang dipersyaratkan lembaga sertifikasi. Pada akhirnya setelah petani memahami teknik budidaya padi organik akan dapat meningkatkan produktivitasnya dan diharapkan dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
KELAYAKAN BISNIS PADA MISS BITTERBALLEN PONTIANAK DALAM MEWUJUDKAN WIRAUSAHA MAHASISWA Jayanti, Heni Dwi; Hariyanto, Dedi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang diadakan oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sedang mengembangakan mahasiswa yang mempunyai wirausaha. Program ini diadakan tahun 2017 yang memberikan dampak positif pada mahasiswa dengan memberikan bantuan dana untuk mendorong wirausaha yang mereka lakukan. Tahun 2018 mahasiswi Universitas Muhammadiyah Pontianak mempunyai usaha dengan nama Miss BitterBallen yang turut serta dalam program KBMI untuk mendapatkan bantuan modal sebagai sarana pengembangan usaha, namun apakah usaha ini layak untuk dapat dijalankan dan mendapatkan dana bantuan tersebut. BitterBallen adalah makanan yang berasal dari negeri kincir angin Belanda yang telah di modifikasi dan inovasi untuk menyesuaikan selera lidah masyarakat Indonesia, berbahan dasar tepung terigu dan kentang, wortel, daun bawang, diisi dengan bebarapa jenis varian kemudian dibaluri dengan telur dan tepung roti selanjutnya digoreng. Berdasarkan aspek keuangan dengan pendekatan ROR, BRP, NPV dan PI usaha Miss Bittterballen ini layak dijalankan (go) dan berhasil mendapatkan bantuan dana dari Kemenristekdikti sebesar Rp .20.000.000,00 Indonesian Students Business Competition (KBMI) held by Ministry of Research, Technology and Higher Education is currently encouraging students to own entrepreneurship business. This program was initiated by 2017 in order to contribute positive impacts in promoting students’ business through fund assistance. A student of Universitas Muhammadiyah Pontianak, with the business known as Miss Bitterballen participated in Indonesian Students Business Competition (KBMI) to obtain fund as a business development facility and to ascertain its business visibility. BitterBallen is a popular deep-fried bar snack from Netherlands. This BitterBallen has been modified with innovation to meet Indonesian taste. It is typically made by flour and potato, mixed with carrot and parsley and filled with kind of variant then battered in a breadcrumb and deeply fried. Based on the financial aspect with ROR, BRP, NPV, and PI approach, Miss BitterBallen has a business visibility and been successful obtaining fund from Ministry of Research, Technology and Higher Education of Rp. 20 Million
PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS HASIL RISET: KELAS TENSI (KELOMPOK LANSIA SADAR HIPERTENSI) SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENYAKIT JANTUNG KORONER Awaludin, Sidik -
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian hipertensi di Indonesia cukup tinggi. Mayoritas penderitanya tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah yang tinggi berisiko terjadi penyakit jantung koroner bahkan serangan jantung. Permasalahan Posyandu lansia RW 01dan kelompok hipertensi “Sehati” antara lain tidak menyadari sakit hipertensi, belum mengetahui cara pencegahan penyakit jantung koroner, belum mengetahui cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia, dan belum mengetahui cara menghilangkan nyeri kepala sebagai keluhan utama yang dirasakan penderitanya tanpa menggunakan obat kimia. Permasalahan tersebut diperlukan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya penyakit jantung koroner. Solusi yang ditawarkan yaitu (1) Menyadarkan lansia bahwa dirinya sedang mengalami hipertensi melalui pendidikan kesehatan tentang hipertensi, mendampingi dan coaching sadar hipertensi (2) Membentuk “Kelas Tensi” (Kelompok Lansia Sadar Tensi) (3) Pendidikan kesehatan tentang  cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia (4) Pendidikan kesehatan tentang  cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi tanpa menggunakan obat kimia (5) Memberikan terapi komplementer (terapi humor) untuk menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (6) pendidikan kesehatan tentang  cara pencegahan penyakit jantung koroner.Target yang dicapai yaitu peningkatan sadar hipertensi 90%, Terdapat perbedaan tang bermakna sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang cara menurunkan tekanan darah tanpa obat kimia dan cara menghilangkan nyeri kepala akibat hipertensi (p <0,01) terbentuknya Kelas Tensi 100%, anggota kelas tensi menjalani terapi terapi humor100 %. Terdapat perbedaan yang bermakna tekanan darah sistolik pada pemantauan awal dan akhir kelas tensi (p=0,012). Luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu leaflet sadar tensi, metode sadar tensi, paten kelas tensi
PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DAN KREASI DESAIN GERABAH DI DESA KESILIR KECAMATAN WULUHAN UNTUK MENDUKUNG INDUSTRI KREATIF DI KABUPATEN JEMBER Setyati, Dwi
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kreatif diyakini dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi suatu daerah. Industri kreatif berbasis kebudayaan dan kekayaan budaya lokal dinilai perlu untuk dikembangkan. Salah satu  industri kreatif yang berkembang di   dusun Demangan Babatan- desa Kesilir-kecamatan Wuluhan kabupaten Jember adalah industri kerajinan gerabah, dengan produk utamanya berupa cobek, pot, kendi, gentong, wadah sambal, dan alat untuk membuat serabi. Jumlah pengrajin di dusun Demangan mencapai 40 KK, aktivitas membuat kerajinan tanah liat ini pun telah dilakukan secara turun temurun dan  mampu menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat. Kendala internal yang dihadapi pengrajin gerabah di desa tersebut adalah SDM yang masih rendah, design dan alat  pemutar gerabahnya masih sederhana sehingga kualitas dan kuantitas produknya masih belum optimal serta tempat produksi gerabahnya sangat memprihatinkan.  Dalam rangka untuk membantu pengembangan industri kreatif gerabah dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produkmaka diperlukan berbagai upaya. Upaya-upaya tersebut adalah melalui perbaikan proses produksi,  dengan  penerapan teknologi tepat guna dan tepat sasaran yang berupa bantuan alat/mesin pemutar gerabah, perbaikan tempat produksi gerabah. Guna meningkatkan kualitas produksi gerabah maka dilakukan upaya pelatihan dan sekaligus pendampingan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi desain gerabah sehingga dapat dihasilkan  produk yang variatif  sehingga lebih diminati oleh konsumen dan laku di pasaran. Selain itu juga dilakukan pendampingan dalam hal pemasaran produk dengan strategi pemasaranberbasis E-Commersee.  Pengembangan industri kreatif gerabah khas desa Kesilir, Wuluhan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan pengrajin gerabah,  dan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan pengembangan industri kreatif gerabah khas Kabupaten Jember dapat menjadikan Desa Kesilir-Wuluhan sebagai desa percontohan yang dapat sukses berkembang dan mandiri dalam menciptakan industri kreatif.  
Jurnalisme Warga 'HOT' (Hiburan, Objektif dan Terpercaya) Bagi Karang Taruna Di Jakarta Selatan, DKI Jakarta Siregar, Rachmi Kurnia
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karang Taruna RW 02 Kelurahan Pesanggrahan dan Karang Taruna Kelurahan Kebayoran Lama Selatan Jakarta Selatan, DKI Jakarta publikasinya terkesan termarjinalkan di media massa. Kelompok sosial kepemudaan ini menginginkan aktivitas dan prestasinya dapat diketahui khalayak sebagai bagian dari pengembangan dan aktualisasi diri. Di sisi lain masyarakat juga ingin mengetahui kiprah yang dilakukan kelompok remaja Karang Taruna sebagai generasi muda penerus bangsa.          Pelatihan jurnalisme warga dalam pengabdian masyarakat ini bertujuan menggelorakan semangat berbagi informasi terhadap peristiwa, isu-isu maupun permasalahan di tingkat lokal oleh Mitra. Hal terpenting penerapan Jurnalisme Warga tetap mengacu pada unsur objektifitas, fakta, dan verifikasi. Tidak menyebarkan berita bohong, berita palsu maupun berita-berita yang menyerang SARA hingga pornografi. Materi pelatihan menggunakan metode dengan tiga tahapan: 1) Dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan artikel/feature, fotografi jurnalistik dan jurnalistik online; 2) Praktek dan evaluasi karya Mitra; 3) Publikasi karya Mitra di media massa dan blog sosial.          Luaran dari hasil program kemitraan masyarakat ini Mitra dapat membuat karya jurnalistik berita dan feature didukung fotografi jurnalistik sehingga dipublikasikan di blog sosial dan media massa. Kesimpulan: Pelatihan Jurnalisme Warga Bagi remaja Karang Taruna bermanfaat untuk pengembangan, aktualisasi serta menambah kepercayaan diri. Namun Mitra tetap membutuhkan bimbingan dan pembinaan sehingga mampu menjadi pewarta warga yang berkualitas dan mengedukasi masyarakat dalam lingkup permasalahan local.
PKM Peningkatan Nilai Tambah Produk Lidah Buaya Di Desa Bojongjengkol Kec. Indihiang Kota Tasikmalaya Heryadi, Dyadi; Rofatin, Betty
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran secara umum masih menunjukkan angka tinggi, di Jawa Barat mencapai 1,79 juta orang atau 8,72 persen dari jumlah angkatan kerja, penduduk miskin sebanyak 4,48 juta orang atau 9,57 persen. Salah satu langkah tepat mengurangi angka pengangguran adalah mencetak Wirausahawan baru, seperti yang tengah gencar dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya dengan mendorong dan memotivasi MEP (Mitra Ekonomi Produktif) untuk meningkatkan kinerjanya melalui peningkatan nilai tambah produk sehingga menjadi Wirausahawan yang handal dan mandiri. Pemberdayaan kelompok MEP ini memanfaatkan Program Kemitraan Masyarakat yang digagas DRPM Ditjen Penguatan Risbang. Tujuan kegiatan ini terdiri dari Optimalisasi dan diversifikasi Produk Olahan Lidah Buaya, Kemitraan penyediaan bahan baku, dan Pemasaran serta Publikasi. Metode yang dilaksanakan terdiri dari Penyuluhan, FGD/Focus on Group Discussion, Pelatihan dan Pendampingan. Dilaksanakan sejak Februari 2018 di Mitra MEP LIBUA dan Kelompok Tani Jembar II Desa Margahayu Kec. Manonjaya Kab.Tasikmalaya. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi & Pelaporan. Simpulan :  a) Secara umum kegiatan PKM telah terlaksana dengan baik dan berbagai permasalahan yang telah diidentifikasi sebelumnya telah dapat diatasi walaupun belum optimal. Kemitraan diantara kedua mitra terjalin dengan baik dan diharapkan akan berlanjut untuk menciptakan sinergi dan kerjasama yang saling menguntungkan; b) Kegiatan PKM telah dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan penerapan IPTEK di masyarakat khususnya pada mitra dan telah dapat meningkatkan perbaikan tata nilai masyarakat.
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DI DESA TALABANGI MELALUI KEGIATAN DIVERSIFIKASI PANGAN OLAHAN BERBASIS Syarifuddin, Adiansyah
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat khususnya ibu rumah tangga dapat dilibatkan pada program ketahanan pangan dengan memanfaatkan pangan lokal yang tersedia. Potensi pisang di desa Talabangi Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perekonomian keluarga dikarenakan produksi buah pisang dapat mencapai 508.914 kuintal/tahun atau sebesar 52,48% dari seluruh produksi buah. Salah satu produk diversifikasi pisang yang berpotensi dikembangkan oleh ibu rumah tangga adalah pisang sale cokelat aroma butter. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) Memanfaatkan potensi buah pisang yang melimpah, (2) Memberikan pemahaman mengenai diversifikasi buah pisang menjadi pisang sale cokelat aroma butter agar dapat mendukung ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.Metode dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini meliputi (1) sosialisasi kegiatan, (2) pemetaan masalah, (3) penyelenggaraan pelatihan dengan melibatkan warga pada yang memanfaatkan olahan pisang, (4) pendampingan masyarakat berupa pembuatan pisang sale cokelat aroma butter.Output kegiatan pengabdian ini  antara lain, (1) peningkatan kemampuan masyarakat dalam melakukan diversifikasi pisang; (2) peningkatan keterlibatan dan jangkauan perguruan tinggi dalam program pengabdian kepada masyarakat; (3) peningkatan adopsi kemanfaatan hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
BIOGAS PRODUCTION USING Aspergillus nidulans ISOLATED FROM SOIL TEAK FOREST KARE, MADIUN Pujiati, Pujiati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energy is a difficult problem to deal with. The increase in energy demand is caused by increasing population growth. Therefore, the alternative energy needed is biogas. Biogas is a gas produced by the fermentation process of organic material by anaerobic bacteria. Organic material that can be used for the process of making biogas is bagasse. Biogas production process using bagasse will be pretreatment with cellulolytic molds, namely Aspergillus nidulans. The purpose of this study was to determine the effect of fermentation time and differences in substrate concentrations on the optimization of biogas production. The fermentation time used was 48 hours, 96 hours, 144 hours and 192 hours with mold concentration 0%, 20%, 40%, and 60%. Indicators to be measured were biogas pressure, biogas volume and C / N ratio. The results showed that the fermentation time and concentration of mold affected the biogas pressure and biogas volume. The most optimal biogas pressure was at 96 hours fermentation time with 60% mold concentration and 1,00249 atm while the most optimal biogas volume was 96 hours fermentation time with a concentration of 60% and 0.73 cm3.
CAPACITY BUILDING KADER POSYANDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEMATIAN IBU DI DESA TELUK PAKEDAI HULU KABUPATEN KUBU RAYA Taufik, M; Santoso, Purwa Indra
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Desa Teluk Pakedai Hulu sebagai salah satu desa yang masih memerlukan sentuhan intervensi kesehatan, khususnya pada upaya peningkatan status kesehatan Ibu Hamil. Keberadaan kader Posyandu di suatu desa dirasakan memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, masih banyak kader yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam melaksanakan tugasnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi kader posyandu dalam upaya mencegah terjadinya kematian Ibu di desa dan memberdayakan dirinya untuk turut berperan serta dalam peningkatan status kesehatan masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan melalui capacity building dengan memberikan pelatihan yang di isi dengan ceramah, brainstorming dan membekali kader dengan keterampilan melakukan pemetaan terhadap keberadaan Ibu hamil di wilayah kerjanya masing-masing. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan terselenggaranya kegiatan diskusi dan transfer pengetahuan tentang peran dan upaya kader dalam pencegahan kematian ibu. Kegiatan pengabdian ini juga telah menghasilkan kemampuan kader dalam melakukan pemetaan terhadap keberadaan ibu hamil yang berada di wilayahnya untuk memudahkan kader posyandu dalam memberikan motivasi serta KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) pada ibu hamil agar mendapatkan pelayanan yang tepat saat kehamilan dan persalinannya.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue