cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdimas
ISSN : 14102765     EISSN : 25031252     DOI : -
Jurnal Abdimas diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang sebagai wahana komunikasi penerapan ilmu pengetahuan teknologi, olahraga, budaya dan seni dalam memberdayakan masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 734 Documents
PENINGKATAN MANAJEMEN KEUANGAN BERBASIS MASJID DI KEL. BEDAHAN SAWANGAN KOTA DEPOK Aqil, Deden Ibnu
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Bedahan adalah salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Sawangan kota Depok yang suasana religious (islam) sangat kental.  Hal ini menunjukkan bahwa kelurahan bedahan penduduknya mayoritas muslim. Kelurahan Bedahan memiliki delapan masjid.  Berdasarkan informasi BKPM (Badan Komunikasi Pemuda Masjid), pengelolaan keuangan masjid belum dilakukan dengan baik, dimana masjid belum memiliki akun-akun penerimaan dan juga akun-akun pengeluaran.  Semua uang penerimaan dijadikan satu demikian juga penggunaannya untuk membiayai semua kegiatan masjid dijadikan satu menjadi akun pengeluaran.  BKPM yang merupakan organisasi kepemudaan yang berbasis masjid bermaksud menyelenggarakan pelatihan dengan tema : “ Pengelolaan Keuangan Masjid Dengan Manajemen Keuangan Berbasis Masjid “.  Untuk itu BKPM melakukan kerja sama kemitraan dengan beberapa orang dosen Universitas Indraprasta PGRI.  Kerjasama kemitraan antara BKPM dengan tim abdimas Universitas Indraprasta akan dilaksanakan dengan kesepakan-kesepakatan sebagai berikut :  BKPM akan menyediakan sarana pelatihan dan peserta pelatihan serta menanggung biaya-biaya kegiatan, sedangkan tim abdimas menjadi nara sumber dan menyediakan materi pelatihan.  Bagi tim abdimas Universitas Indraprasta PGRI kegiatan ini memiliki target luaran yang harus dicapai, yaitu  peningkatan pengelolaan keuangan masjid dengan manajemen keuangan berbasis masjid.  Kegiatan ini dilaksanakan malam hari mengingat pesertanya adalah pengurus masjid dan anggota BKPM yang menjadi pengurus masjid selama 2 hari.
Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Tani Durian Saling Angkat Dan Kelompok Pengolah (Pelopo Durian) Desa Juru Mapen Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Kusnayadi, Heri
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat Kelompok Tani Durian Saling Angkat Dan Kelompok Pengolah (Pelopo  Durian) Desa Juru Mapen Kecamatan Buer  Kabupaten Sumbawa  1*Yadi Hartono, 2Ade Maryam Oklima1*Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Samawa, 2Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian  Universitas SamawaAlamat : Jln Bay Pass Sering, Kecamatan Unter Iwes, Sumbawa, NTB 61213.*Penulis Korespondensi: Email:yadihartono82@yahoo.com/yadihartono@universitassamawa.ac.id ABSTRAKPKM ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan terhadap dua kelompok masyarakat Desa Juru Mapen Kabupaten Sumbawa, yaitu kelompok pembudidaya durian Saling Angkat dan kelompok pengolah buah Durian terutama dalam hal: peningkatan produksi, pemasaran dan manajemen usaha. Untuk mencapai tujuan tersebut, PKM  yang dilaksanakan mulai Maret hingga Mei 2018 menggunakan metode pelatihan dan pendampingan. Adapun transfer IPTEK dalam kegiatan pelatihan yang telah digelar yaitu: teknik budidaya dan peremajaan pohon durian, teknik penanganan hama monyet dengan anjing buruan, strategi pemesaran dan manajmen usaha dan tata cara pembuatan beberapa jenis kue olahan berbahan baku buah durian. Hasil PKM ini menunjukkan bahwa anggota dari ke-2 kelompok memahami teknik-teknik budidaya dan peremajaan pohon durian, teknik pemanfaatan anjing buruan dalam penanggulangan hama monyet, teknik pemanfaatan media social Facebook dalam pemasaran produk secara online dan terampil dalam menghasilkan beberapa jenis kue olahan berbahan baku buah durian.  Kata Kunci : Pembudidaya durian, pengolah buah durian
Utilization of Tofu Industrial Liquid Waste as Organic Fertilizer to Support the Alley Garden Project Development Kusumaningtyas, Ratna Dewi; Marwoto, Putut; Wulandari, Cahya; Atuzzuhro, Qoni'
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tofu is a food that people are fond of and is recognized as healthy, nutritious and cheap cuisine. The tofu industry has been growing rapidly in Indonesia in the form of household scale businesses or MSME (Micro, Small and Medium Enterprises). On the other hand, tofu industry also has a negative impact to the environment due to its waste. The waste of tofu industry has high level of BOD and COD so that it becomes organic pollutant for groundwater and creates an unpleasant odor. Tofu components that potentially become liquid waste are the organic compounds such as protein (40-60)%, carbohydrates (25-50)%, and 10% fat. The largest component of tofu liquid waste is protein, which is 226.06 mg/L to 434.78 mg/L. This nutrient content allows tofu liquid waste to be processed into liquid organic fertilizer through a simple fermentation process. In this community service project, short training on processing tofu industrial liquid waste into liquid organic fertilizer has been conducted in Sumurrejo are, Semarang. To utilize this organic fertilizer for plant growing, an alley garden was also established in the village.
PENINGKATAN NILAI TAMBAH WORTEL MELALUI PEMBUATAN MIE WORTEL DI DESA GONDOSULI KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Rahayu, wiwit; Setyowati, Setyowati
Jurnal Abdimas Vol 24, No 3 (2020): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wortel merupakan sayuran yang sudah sangat dikenal masyarakat Indonesia dan populer sebagai sumber vitamin A karena memiliki kadar karotena (provitamin A) yang tinggi.  Tawangmangu merupakan salah satu wilayah sentra produksi wortel di Kabupaten Karanganyar. Pada tahun 2016, produksi wortel di Kabupaten Karanganyar sebanyak 14.454 kuintal.  Ketersediaan wortel yang melimpah dan sifat produk yang mudah rusak menyebabkan harga jual wortel rendah. Hal ini mengakibatkan petani sering mengalami kerugian. Oleh karena itu perlu adanya proses pengolahan wortel lebih lanjut yang dapat meningkatkan nilai ekonomis dan umur simpan  wortel. Berdasarkan permasalahan tersebut, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah wortel  melalui pembuatan mie wortel. Mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Wortel (KTW) Bina Taruna Sejahtera dan  Ngudi Makmur 3 yang berada di Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.  Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan mie wortel, pelatihan manajemen usaha, dan introduksi peralatan untuk membuat mie wortel.  Hasil dari  kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah anggota kelompok tani mitra memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang cara membuat mie wortel, memiliki peralatan untuk membuat mie wortel, dan memiliki pengetahuan tentang manajemen usaha. Anggota kelompok tani mitra juga memiliki motivasi untuk mengembangkan usaha mie wortel. Anggota kelompok tani mitra berencana memproduksi mie wortel untuk menambah pendapatan keluarga dan menjadikannya makanan khas Desa Gondosuli Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar.. Kata Kunci: mie wortel, nilai tambah, Gondosuli
Upaya Merubah Perilaku Kesehatan Masyarakat Pinggiran Sungai dengan Pendidikan Kesehatan dan Uji Kadar Bakteri dalam Air Nurdiana, Astri; Setiawati, Riska
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mekar Jati is one of the villages in Karawang Regency, West Java Province which is on the riverbank irrigation. It turned out that from 280 people there were 16% of the community did not use clean water, 18% of the people were not used to do hand washing, 30% of the people did not use healthy latrines. The community provides health education through discussion, questions and answers about clean and healthy lifestyle, sexually transmitted infections, how to wash hands, then drinking water tests on 5 pregnant women with test results 3 respondents with very good water condition, 1 respondents with good water conditions, and 1 respondent with water conditions that are not suitable for consumption. The results were informed to the respondents and carried out with personal health education. The community appreciated to the healthy life style that are needed, therefore continuous health supporting activities is needed to be able to change community behavior.Mekar Jati merupakan salah satu desa di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat yang berada di pinggiran sungai irigasi. Terdapat 280 masyarakat dengan 16% masyarakat masih belum menggunakan sumber air bersih, 18% masyarakat belum terbiasa mencuci tangan, 30% masyarakat belum menggunakan jamban sehat. Masyarakat diberikan Pendidikan kesehatan melalui ceramah, tanya jawab dan demonstrasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat, infeksi menular seksual, cara mencuci tangan, kemudian dilakukan uji air konsumsi pada 5 ibu hamil yang ada di RW 02 dengan hasil uji air ditemukan 3 responden dengan kondisi air sangat baik, 1 responden dengan kondisi air baik, dan 1 responden dengan kondisi air yang tidak layak konsumsi. Hasil tersebut diinformasikan kepada responden serta dilanjutkan dengan pendidikan kesehatan secara personal. Masyarakat sudah menyadari perlunya menjaga kesehatan sehingga antusias dalam mengikuti kegiatan penyuluhan, oleh karena itu perlunya kegiatan yang kontinyu agar tercapainya perubahan perilaku masyarakat.
PKM Peningkatan Nilai Tambah Produk Lidah Buaya Di Desa Bojongjengkol Kec. Indihiang Kota Tasikmalaya Heryadi, Dyadi; Rofatin, Betty
Jurnal Abdimas Vol 24, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v24i2.16362

Abstract

Pengangguran secara umum masih menunjukkan angka tinggi, di Jawa Barat mencapai 1,79 juta orang atau 8,72 persen dari jumlah angkatan kerja, penduduk miskin sebanyak 4,48 juta orang atau 9,57 persen. Salah satu langkah tepat mengurangi angka pengangguran adalah mencetak Wirausahawan baru, seperti yang tengah gencar dilaksanakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat. Salah satunya dengan mendorong dan memotivasi MEP (Mitra Ekonomi Produktif) untuk meningkatkan kinerjanya melalui peningkatan nilai tambah produk sehingga menjadi Wirausahawan yang handal dan mandiri. Pemberdayaan kelompok MEP ini memanfaatkan Program Kemitraan Masyarakat yang digagas DRPM Ditjen Penguatan Risbang. Tujuan kegiatan ini terdiri dari Optimalisasi dan diversifikasi Produk Olahan Lidah Buaya, Kemitraan penyediaan bahan baku, dan Pemasaran serta Publikasi. Metode yang dilaksanakan terdiri dari Penyuluhan, FGD/Focus on Group Discussion, Pelatihan dan Pendampingan. Dilaksanakan sejak Februari 2018 di Mitra MEP LIBUA dan Kelompok Tani Jembar II Desa Margahayu Kec. Manonjaya Kab.Tasikmalaya. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, pendampingan dan evaluasi Pelaporan. Simpulan :  a) Secara umum kegiatan PKM telah terlaksana dengan baik dan berbagai permasalahan yang telah diidentifikasi sebelumnya telah dapat diatasi walaupun belum optimal. Kemitraan diantara kedua mitra terjalin dengan baik dan diharapkan akan berlanjut untuk menciptakan sinergi dan kerjasama yang saling menguntungkan; b) Kegiatan PKM telah dapat meningkatkan daya saing, meningkatkan penerapan IPTEK di masyarakat khususnya pada mitra dan telah dapat meningkatkan perbaikan tata nilai masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Peserta Training of Trainer (ToT) “Pelatihan Batik dengan Pewarnaan Alami” dengan Penyuluhan Mengenai Pengolahan Limbah Cair Industri Batik Hakika, Dhias Cahya; Mufrodi, Zahrul; Evitasari, Rachma Tia; Bhakti, Caraka Putra; Robi’in, Bambang
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.34828

Abstract

Batik tulis merupakan salah satu warisan kesenian tradisional budaya Indonesia, khususnya bagi Daerah Istimewa Yogyakarta yang sejak tahun 2014 ditetapkan sebagai Kota Batik Dunia oleh World Craft Council. Namun, eksistensi batik tulis pelan-pelan tergeser seiring dengan perkembangan teknologi yang menyebabkan semakin maraknya produksi batik cap dan batik cetak sehingga minat generasi muda terhadap batik tulis menurun. Untuk meningkatkan minat dan motivasi generasi penerus agar lebih mengenal batik dan proses pembuatannya, dilakukan kegiatan “Pelatihan Batik dengan Pewarnaan Alami” yang ditujukan untuk anak-anak SD bekerja sama dengan Balai Agung Cendana dengan melibatkan mahasiswa sebagai instruktur. Sebelum diterjunkan menjadi instruktur pelatihan, mahasiswa terlebih dahulu mengikuti kegiatan training of trainer (ToT) agar pelatihan dapat berjalan dengan baik. Agar memiliki pemahaman yang komprehensif tentang proses pembuatan batik, para peserta ToT juga diberikan penyuluhan tentang limbah cair industri batik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para peserta ToT mengenai limbah cair yang dihasilkan dari pewarnaan batik beserta dampak lingkungan dan metode pengolahannya. Para peserta ToT nantinya akan menjadi instruktur pada pelatihan membatik sehingga diharapkan dapat turut meneruskan dan menyebarluaskan informasi mengenai pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan terdiri dari tahap persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 22 Desember 2021 dengan lokasi di Balai Agung Cendana Yogyakarta. Kegiatan penyuluhan berhasil dilaksanakan kepada para peserta sebanyak 40 orang. Hasil evaluasi kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman para peserta tentang dampak limbah cair industri batik terhadap lingkungan dan metode pengolahannya sebesar 32,80%, dari semula 59,73% menjadi 92,53%.   
Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Studi di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) Murdani, Murdani; Hadromi, Hadromi; Hadromi, Hadromi
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17893

Abstract

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia. UMKM memberi sekitar 87% kontribusi ke dalam sejumlah badan usaha di Indonesia dan memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya pemilik usaha hanya terfokus pada pendapatan dan keberlanjutan usahanya. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode pendampingan sosial perlu dilakukan untuk membantu memecahkan persoalan yang sedang dihadapi.   Pengembangan Masyarakat mengandung upaya untuk meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka untuk dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi di Kelurahan  Kandri adalah  pertanian,  perikanan, pariwisata,  dan  UMKM.  Faktor  pendukung dalam  pengembangan  masyarakat  di  bidang  ekonomi  ini  meliputi  sumber  daya  alam  dan sumber daya manusia yang melimpah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana serta partisipasi masyarakat yang rendah.
Peningkatan Ekonomi Kreatif Budidaya Pembenihan Lele dengan Probiotik Mergosubhara Rachman, Arif; Terubus, Terubus; Munawaroh, Siti
Jurnal Abdimas Vol 25, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v25i1.23352

Abstract

Mergosari village of Tarik sub-district of Sidoarjo Regency has the potential to increase the creative economy in catfish hatchery cultivation by empowering the community in increasing food security for protein and increasing the economy. Catfish is one of Indonesia's food security commodities which is divided into the hatchery and enlargement business segments of catfish. The hatchery segment is very important in the agribusiness subsystem of the catfish farming business which determines the availability of catfish supply at the enlargement segment stage. The use of probiotics for hatchery farmers has not been done which results in a risk of decreasing production with a reduced amount of catfish seeds. Probiotics have been shown to have an important role in fish farming (4). KKM PPM - TEMATIK 2020 Program Ubhara Surabaya Group 039 on improving the creative economy of Mergosubhara probiotic catfish hatchery production can have a major impact on increasing the national food security of protein and improving the economy of the village through the potential of villages in Mergosari Village, Tarik District, Sidoarjo Regency.
Pengelolaan Keuangan Keluarga dalam Rangka Peningkatan Masyarakat Mandiri dan Berperan dalam Peningkatan Literasi Keuangan Indonesia (Otoritas Jasa Keuangan) Sukirman, Sukirman; Hidayah, Retnoningrum; Suryandari, Dhini; Purwanti, Asri
Jurnal Abdimas Vol 23, No 2 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/abdimas.v23i2.17951

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan salah satu komponen dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Oleh karena setiap dosen memiliki kewajiban untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dalam proposal ini adalah pelatihan pengelolaan keuangan keluarga di wilayah kelurahan Sukorejo. Keluarga merupakan lini terkecil dalam mendukung pembangunan suatu negara. Negara dapat berjalan dengan baik apabila seluruh warga negaranya memiliki ekonomi keluarga yang kuat. Oleh karena itu pengabdian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga melalui pelatihan pengelolaan keuangan. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga memiliki tujuan untuk mendukung program pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perencanaan keuangan keluarga. Adapun sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah warga di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program pengabdian ini dilaksanakan selama kurun waktu 6 bulan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan juga pendampingan tentang pengelolaan keuangan keluarga. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sangat antusias mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan. Lebih lanjut, dengan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini, masyarakat khususnya ibu rumah tangga memiliki kemampuan untuk mengelola keuangan rumah tangga sesuai dengan program pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga mampu memberikan dukungan agar ibu rumah tangga terhundar dari rentenir. Untuk kegiatan pengabdian selanjutnya diharapkan mampu memberikan pelatihan yang berkelanjutan yang memicu semangat ibu rumah tangga untuk menghasilkan pendapatan sendiri demi meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarganya.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2023): December 2023 Vol 27, No 1 (2023): June 2023 Vol 26, No 2 (2022): December 2022 Vol 26, No 1 (2022): June 2022 Vol 25, No 2 (2021): December 2021 Vol 25, No 1 (2021): June 2021 Vol 24, No 3 (2020): December 2020 Vol 24, No 2 (2020): September 2020 Vol 24, No 1 (2020): June 2020 Vol 24, No 3 (2020): December Vol 24, No 2 (2020): September Vol 24, No 1 (2020): June Vol 23, No 2 (2019): December 2019 Vol 23, No 1 (2019): June 2019 Vol 23, No 1 (2019): Juni 2019 (ASAP) Vol 23, No 2 (2019): December Vol 23, No 1 (2019): June Vol 22, No 2 (2018): December 2018 Vol 22, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018 Vol 22, No 1 (2018): June 2018 Vol 21, No 2 (2017): December 2017 Vol 21, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 21, No 1 (2017): June 2017 Vol 21, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): Desember 2016 Vol 20, No 2 (2016): December 2016 Vol 20, No 1 (2016): June 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 20, No 1 (2016): Juni 2016 Vol 19, No 2 (2015): December 2015 Vol 19, No 1 (2015): June 2015 Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 2 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 19, No 1 (2015) Vol 18, No 2 (2014): December 2014 Vol 18, No 1 (2014): June 2014 Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 2 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 18, No 1 (2014) Vol 17, No 1 (2013): June 2013 Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013) Vol 17, No 2 (2013): December Vol 17, No 1 (2013) Vol 17, No 1 (2013) Vol 15, No 2 (2011): December 2011 Vol 15, No 1 (2011): June 2011 Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 2 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 15, No 1 (2011) Vol 14, No 2 (2010): December 2010 Vol 14, No 1 (2010): June 2010 Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 2 (2010) Vol 14, No 1 (2010) Vol 14, No 1 (2010) More Issue