cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL FISIKA
ISSN : 20881509     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Terbit dua kali setahun pada bulan Mei dan November. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan kajian konseptual Fisika Teoritik, Fisika Material, Fisika Medik, Fisika Nuklir, Fisika Komputasi dan Fisika Bumi.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
ANALISIS CITRA PERMUKAAN THERMOCHROMIC LIQUID CRYSTAL BERDASARKAN NILAI STATISTIK HUE Risti Suryantari; - Flaviana
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i1.3865

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati perbedaan citra pada permukaan Thermocromic Liquid Crystal (TLC) R25C5W akibat perubahan temperatur. Metode yang digunakan untuk analisis adalah pengolahan citra berbasis morfologi matematika menggunakan perangkat lunak Matlab2013a. Citra asli yang diperoleh dalam bentuk RGB dikonversi menjadi HSV (hue, saturation, value), dengan mengambil komponen hue saja. Proses utama yang digunakan adalah opening dengan struktur elemen (SE) line. Berdasarkan analisis visual pada citra akhir hasil pengolahan citra, tampak bahwa terdapat perbedaan setiap citra untuk berbagai temperatur berdasarkan tingkat kecerahannya. Secara kuantitatif perbedaan tersebut dapat dilihat dari nilai statistiknya. Nilai max dan mean citra hue semakin meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur.
Pelapisan Alloy FeNiAl Menggunakan Metode Detonation Gun (D-Gun) M.R.T. Siregar; F.W. Machmud; Muchiar Muchiar; G.E. Timuda; Cece Cece
Jurnal Fisika Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v1i1.1646

Abstract

Pelapisan material alloy Fe38Ni10Al dilakukan dengan metode D-Gun untuk meningkatkan kekerasan material Stainless Steel AISI 316 L. Analisis parameter proses dilakukan dengan perangkat statistik ANOVA (Analysis of Variance) – Taguchi untuk memperoleh ukuran kristal, ketebalan dan tingkat kekerasan yang optimum. Lapisan paling tebal dimiliki oleh sampel SS03 sebesar 280 mikron, sedangkan sampel SS02 memiliki ketebalan paling rendah, 97 mikron. Ketebalan lapisan sangat dipengaruhi oleh laju aliran gas pembawa serbuk dengan rasio kontribusi sebesar 82, 7%. Kekerasan optimum diperoleh sampel SS08 dengan tingkat kekerasan sebesar 281,6 HV yang jauh lebih besar dari tingkat kekerasan Stainless Steel tanpa lapisan (195,0 HV). Analisis struktur dan ukuran kristal dilakukan dengan menggunakan XRD dan Metode Scherrer yang menghasilkan struktur kristal Taenite (γ-(Fe,Ni)) dengan ukuran kristal pada orde nanometer (nanokristal) pada kisaran 27,5 hingga 37,7 nm. Ukuran kristal sangat dipengaruhi oleh parameter rasio gas asetilene – oksigen dengan rasio kontribusi 60,4 %. Kata kunci: Detonation Gun (D-Gun), ANOVA –Taguchi, XRD, Nanokristal, Metode Scherer, Tingkat Kekerasan (Hardness)
Penggunaan Image Tracking untuk Pengukuran Sifat Mekanik pada Kertas Munir, Rahmawati; Rahmayanti, Handika Dany; Amalia, Nadya; Viridi, Sparisoma; Abdullah, Mikrajuddin
Jurnal Fisika Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v9i1.19393

Abstract

Berbagai metode karakterisasi telah digunakan untuk memahami sifat mekanik bahan dengan menggunakan metode yang canggih atau metode paling sederhana. Pada penelitian ini dikembangkan metode sederhana untuk menghitung modulus elastis dengan menggunakan image tracking pada kertas A4 (100 g) yang membengkok dengan menerapkan prinsip balok cantilever. Metode ini menggunakan software video tracker 4.94 (Open Source) yang dapat dioperasikan dengan OS Windows. Preparasi sampel dilakukan dengan memotong kertas berukuran 16 cm x 5 cm. Pengambilan gambar dilakukan dengan menvariasikan sudut kelengkungannya pada sampel berbentuk persegi panjang (diasumsikan homogen). Profil lentur balok cantilever pada kertas difoto menggunakan kamera digital. Tracking koordinat dilakukan pada beberapa titik di setiap segmen sampel. Kebergantungan elastisitas terhadap parameter densitas dan penampang balok cantilever juga menjadi dasar dalam mengembangkan metode pengukuran ini. Data penampang dan kerapatan berdasarkan gambar profil lentur setiap bahan yang diperoleh dapat digunakan untuk menghitung modulus elastisitasnya. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan penelitian tentang pengukuran sifat mekanik bahan.
Pengaruh Perubahan Massa Zeolit Terhadap Kadar Ph Limbah Pabrik Gula Melalui Media Filtrasi Arista Rahayu; Masturi Masturi; Ian Yulianti
Jurnal Fisika Vol 5, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i2.7411

Abstract

Pabrik gula merupakan salah satu industri yang menghasilkan limbah (padat, gas dan cair). Limbah pabrik gula menjadi salah satu permasalahan karena memberikan dampak negatif terhadap lingkungan. Limbah cair menjadi sorotan karena akan dibuang ke sungai yang airnya sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Limbah cair umumnya lebih bersifat bahan organik yang mudah terurai oleh mikroorganisme yang jika dibuang ke perairan akan menyebabkan turunnya pH. Dibutuhkan suatu cara penanganan limbah cair pabrik gula yang dapat menghasilkan bahan buangan yang tidak menimbulkan pencemaran. Filtrasi merupakan proses pemisahan campuran solida likuida melalui media porous yang mana solida tersuspensi tertahan di dalam media dan likuida atau cairannya terlewatkan. Penelitian ini dilakukan dengan metode filtrasi. Variasi massa zeolit adalah 200, 300, 400, 500, 600 gram untuk mengetahui perubahan kadar pH pada limbah cair pabrik gula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan massa zeolit menyebabkan peningkatan kadar pH sebasar 6,09 sampai dengan 6,64.
Analisis Karakteristik Graphene Oxide dan Reduksinya melalui Gelombang Mikro Fauzi, Fika; Dwandaru, Wipsar Sunu Brams
Jurnal Fisika Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v11i1.28136

Abstract

Telah dilakukan preparasi graphene oxide (GO) dengan metode Hummer dan direduksi menjadi reduced graphene oxide (rGO) melalui penyinaran gelombang mikro. Serbuk GO hasil preparasi dimasukkan ke dalam microwave selama 20 menit dan divibrasi menggunakan ultrasonik agar diperoleh larutan dispersi rGO. Selain itu, karakterisasi menggunakan XRD pada sampel GO. Hasil karakterisasi UV-Vis pada sampel GO dan rGO masing-masing menunjukkan serapan pada panjang gelombang 230 nm dan 300 nm, dan serapan tunggal pada 267 nm. Hal ini menunjukkan bahwa penyinaran gelombang mikro berhasil mereduksi oksigen dari GO. Reduksi oksigen dari GO dapat diketahui berdasarkan analisis SEM-EDS yang mampu menunjukkan perubahan morfologi dari GO menuju rGO sekaligus perbedaan kadar unsur atom dalam kedua sampel tersebut. Data SEM menunjukkan lekukan permukaan rGO berubah menjadi lebih kusut daripada permukaan GO yang disebabkan tipisnya permukaan rGO. Ketipisan rGO ini disebabkan oleh penyusutan kadar oksigen dan pemulihan ikatan karbon sp2
Studi Pembentukan Scale CaCO3 dan CaSO4 pada Air Formasi Sumur Minyak di Cepu, Indonesia Dante Alighiri; Cici Fatmala; Imam Syafi’i; Ervan Bagus Haditya
Jurnal Fisika Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v8i1.14496

Abstract

Scale merupakan salah satu masalah besar di pertambangan minyak bumi di Indonesia yang dapat menyebabkan sistem injeksi air pada proses pengeboran minyak bumi terhambat dan menyebabkan penurunan produksi minyak bumi. Scale CaCO3 dan CaSO4 pada dua sumur minyak di Cepu, Indonesia dianalisis dengan tujuan untuk memperkirakan besar kecenderungan air formasi dalam membentuk scale. Metode Stiff Davis digunakan untuk menentukan kecenderungan terbentuknnya scale CaCO3 dan metode Skillman, McDonald Stiff untuk menentukan kecenderungan terbentuknnya scale CaSO4. Nilai indeks stabilitas (SI) pada sumur minyak X1 sebesar 1,71 dan sumur minyak X2 sebesar 1,82. Nilai SI yang positif menunjukkan bahwa kedua sumur tersebut mempunyai kecenderungan untuk membentuk scale CaCO3. Nilai konsentrasi S pada sumur minyak X1 sebesar 58,97 meq/L dan sumur minyak X2 sebesar 57,18 meq/L. Nilai konsentrasi ion Ca2+ pada sumur minyak X1 sebesar 12,03 meq/L dan sumur minyak X2 sebesar 16,04 meq/L. Nilai konsentrasi ion SO42- pada sumur minyak X1 sebesar 0,46 meq/L dan sumur minyak X2 sebesar 0,69 meq/L. Nilai S yang lebih besar dibanding nilai konsentrasi ion Ca2+ dan SO42- menunjukkan bahwa pada kedua sumur minyak air formasi tidak menunjukkan kecenderungan terbentuknya scale CaSO4.
Pengaruh Massa Biji Buah Mangga Arum Manis (Mangifera indica L.) Terhadap Kadar Bioetanol A. Cristina; Masturi Masturi; N. Istiana; P. Dwijananti; Sunarno Sunarno
Jurnal Fisika Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v5i1.7367

Abstract

Kebutuhan energi semakin meningkat, namun sumber daya alam atau bahan bakar fosil semakin menurun. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sumber energi terbarukan untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Salah satu alternatif pengganti bahan bakar fosil adalah bioetanol. Bioetanol diproduksi dengan cara fermentasi biji buah mangga arum manis menggunakan ragi roti Saccharomyces cerevisiae. Diketahui biji buah mangga tersebut memiliki kadar karbohidrat sebesar 19,53%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui massabiji mangga yang tepat dalam menghasilkan bioetanol dengan kadar yang tinggi. Penelitian dilakukan dengan pemberian massa biji mangga yang berbeda yaitu 25 gram, 35 gram, dan 45 gram. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa sampel 25 gram, 35 gram, dan 45 gram secara berurutan memiliki kadar etanol sebesar 4,78%; 6,64%; 1,48%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa massa biji mangga 35 gram menghasilkan kadar bioetanol yang tinggi.
KOEFISIEN SERAP BUNYI AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN PEREDAM SUARA Yani Puspitarini; Fandi Musthofa A. S.; Agus Yulianto
Jurnal Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v4i2.3834

Abstract

Penyerap bunyi telah berhasil dibuat dengan bahan dasar ampas tebu dan diketahui koefisien serap bunyinya menggunakan metode tabung impedansi. Material penyerap bunyi ini dibuat dengan cara mencampurkan ampas tebu dengan perekat PVA cair, dicetak, dan dikeringkan dibawah sinar matahari selama 5 hari. Sampel silinder dibuat sebanyak enam buah dengan tebal:0,26cm; 0,48cm; 0,76cm; 1,04cm; 1,3cm dan 1,76cm. Pengujian dilakukan berdasarkan perbedaan ketebalan sampel pada frekuensi 400 Hz, 500 Hz, dan 600 Hz. Nilai koefisien serap bunyi optimal sebesar 0,89 pada frekuensi 600 Hz dengan tebal sampel 0,26 cm dan kerapatannya 0,33 gram/cm3. Sedangkan nilai koefisien serap minimum sebesar 0,19 dicapai pada sampel dengan ketebalan 0,26cm. Koefisien serap bunyi semakin menurun dengan bertambahnya ketebalan sampel. Peredam suara dengan bahan dasar ampas tebu memiliki kualitas yang cukup baik sebagai peredam dengan kandungan karbon yang tinggi dan materialnya yang berserat tinggi bahan ini juga ramah lingkungan.
The Analytical Solutions of the Schrodinger Equation for a Single Electron in the Nikiforov-Uvarov Framework Yulianto, Yacobus; Su'ud, Zaki
Jurnal Fisika Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v10i2.25190

Abstract

In this study, it is intended to show an alternative method to derive the wave function of a single electron as solutions of the Schrodinger equation. The Nikiforov-Uvarov method was chosen to be utilized since this method can solve the Schrodinger equation with several well-known potentials in the non-relativistic mechanics of quantum. The obtained results of this study have succeed to explain the wave function and the energy eigenvalue for a single electron as lectured in quantum physics textbooks. These results prove that the Nikiforov-Uvarov method provides an alternative procedure to solve the Schrodinger equation.
Analisis Preseismic Event Menggunakan Data Geomagnetik Studi Kasus: Gempa Bumi Selat Sunda 28 Juni 2016 M 5.0 M. Fakhrul Islam Masruri; Bayu Merdeka Tri Fristiyan Nanda; Muhammad Syirojudin
Jurnal Fisika Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v7i2.13370

Abstract

Zona subduksi Selat Sunda atau “sunda megathrust” merupakan daerah seismik yang aktif. Sebelum gempa bumi terjadi, didapati anomali medan geomagnetik tercatat di stasiun perekaman geomagnetik. Pada lapisan litosfer yang mendapati stress dan mengalami strain sebelum patah/fracture menghasilkan emisi elektromagnetik yang dapat direkam di stasiun geomagnetik pada jarak tertentu. Perambatan emisi elektromagnetik melewati batuan sampai mencapai ionosfer berdasarkan teori LAI-coupling (Litosfer-Atmosfer-Ionosfer). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkonfirmasi adanya anomali medan geomagnetik sebelum terjadinya gempa bumi. Penelitian ini menggunakan data geomagnetik di wilayah Jawa bagian barat dengan periode bulan Juni 2016. Data gempa bumi yang digunakan adalah gempa bumi yang terjadi di Selat Sunda pada tanggal 28 Juni 2016 dengan M 5.0. Data geomagnetik diperoleh dari rekaman sensor magnetometer tipe LEMI yang terletak di Stasiun Geofisika Tangerang, Banten. Metode yang digunakan adalah metode polarisasi rasio komponen Z/H pada frekuensi 0.012 Hz dengan single-station untuk mendapatkan anomali medan geomagnetik dan azimuth dari anomali tersebut. Dari hasil penelitian diperoleh lead time selama 8 hari sebelum terjadinya gempa bumi. Hasil analisis arah dari azimuth anomali medan geomagnetik dapat merepresentasikan lokasi episenter gempa bumi.

Page 10 of 16 | Total Record : 153