cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 743 Documents
PEMBELAJARAN MEPERGUNAKAN MEDIA TRAINER STAND SISTEM PENGAPIAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL PEMBELAJARAN IDENTIFIKASI KOMPONEN SISTEM PENGAPIAN Gunawan, Nova Adi; Ramelan, Ramelan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media trainer stand sistem pengapian pada kompetensi mengidentifikasi komponen sistem pengapian dalam proses pembelajaran mata pelajaran kelistrikan otomotif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Pretest Posttest Control Group Design, tes sebagai alat pengumpul data. Populasinya adalah siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor SMK Negeri 1 Kandeman tahun ajaran 2012/2013, terdiri dari 1 kelas dengan jumlah 35 siswa dan digunakan semua sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan analisis uji-t didapat thitung 20,29 dan ttabel 1,609, nilai rata-rata sebelum 71,07 meningkat menjadi 78,98 setelah perlakuan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media trainer stand sistem pengapian lebih mudah untuk dipahami dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak mempergunakan media trainer stand pada mata pelajaran mengidentifikasi komponen sistem pengapian dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada kompetensi mengidentifikasi komponen sistem pengapian setelah menggunakan media trainer stand sistem pengapian sebesar 7,86%.
PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR KOMPETENSI SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL Fatkhannudin, Fatkhannudin; Suwahyo, Suwahyo
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  peningkatan  hasil  belajar  siswa  pada  kompetensi  sistem pengapian konvensional. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X MO-3 teknik mekanik otomotif SMK N 10 Semarang semester genap yang berjumlah 37 siswa dengan fokus penelitian peningkatan hasil belajar kognitif siswa.  Penelitian  ini  terlaksana  dalam  2  siklus  kegiatan.  Setiap  siklus  penelitian  ini  terdiri  atas  perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II, dari 37 siswa sebanyak 30 siswa telah tuntas dan sebanyak 7 belum tuntas. Nilai rata -rata aktivitas siswa yang dicapai pada siklus I sebesar 66,22% dan pada siklus II sebesar 78,51%. Hasil belajar siswa pada siklus I pembelajaran dilakukan dengan pembelajaran konvensional diperoleh nilai rata-rata 66.22 dan pada siklus II hasil belajar siswa meningkat dengan perolehan nilai rata-rata menjadi 78.51.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA STANDAR KOMPETENSI MEMBACA GAMBAR MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING BERBANTUAN MOVIE MAKER DAN PEMBELAJARAN CERAMAH BIASA Mukmin, Khoirul; ., Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai hasil belajar siswa kelas kontrol dan siswa kelas eksperimen, serta mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada standar kompetensi membaca gambar teknik kelas ceramah dengan kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan pola Pretest Posttest Control Group Design, menggunakan tes sebagai alat pengumpul data penelitian. Populasi penelitian adalah siswa kelas X jurusan permesinan SMK 1 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan yang menempuh kompetensi kejuruan pada standar kompetensi membaca gambar teknik, semester ganjil 2013/2014 yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 72 siswa. Berdasarkan hasil penelitian, hasil belajar siswa pada kelompok kontrol mencapai KKM sebesar 61,90%. Sedangkan pada kelompok eksperimen hasil belajar siswa mencapai KKM sebesar 100%. Hasil analisis uji-t nilai akhir menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dengan demikian, strategi pembelajaran Guided Note Taking berbantuan multimedia Movie Maker yang digunakan pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran ceramah biasa berbantuan media cetak pada kelas kontrol.
PENERAPAN MODEL INTERNSHIPS WORK BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PRAKTIK UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILL DAN JIWA ENTREPRENEUR MAHASISWA PENDIDIKAN VOKASI Hadromi, Hadromi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk memformulasikan dan menerapkan model Internships Work Based Learning pada pembelajaran praktik untuk meningkatkan life skill dan jiwa entrepreneur mahasiswa vokasi. Model penelitian tindakan kelas (PTK) ini   dilaksanakan di Laboratorium  Media Penddidikan, dan laboratorium kelistrikan dan AC Mobil Jurusan Teknik Mesin FT. UNNES. Populasi dan sampel penelitian terdiri dari mahasiswa Program Studi D-3 Teknik Mesin (Pendidikan Vokasi) yang mengambil mata kuliah kelistrikan otomotif. Mahasiswa ini terdiri dari satu rombel berjumlah 21 mahasiswa.   Pemenuhan tolok ukur keberhasilan penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Pengukuran  life skill melalui instrumen tes parktik, sedangkan peningkatan jiwa kewirausahaan mahasiswa diukur melalui isian lembar observasi selama melaksanakan praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi model Internships Work Based Learning pada pembelajaran praktik pada mahasiswa D-3 Teknik Mesin merupakan model pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman kerja (work experience) atau kerja dalam bimbingan (work shad- owing) saat praktik, pembelajaran terjadi sebagai hasil aktivitas di tempat kerja pada pembelajaran praktik yang meningkatkan life skill dan jiwa entrepreneur. Model dikembangkan dari penjabaran kurikulum, pembuatan RPP, kelengkapan alat, bahan serta adanya kolaborasi antara mahasiswa dengan latar belakang SMA dan SMK dalam ke- lompok pembelajaran praktik. Setelah model diterapkan dalam pembelajaran praktik, pemenuhan tolok ukur penelitian terjadi pada tiga siklus. Siklus pertama, kedua, dan ketiga dengan nilai life skill mahasiswa berturut-turut sebesar: 79,17, 80,74, dan 81,91. Frekuensi mahasiswa yang memperoleh nilai diatas 81 berturut-turut sebanyak 41,86%, 47,62%, dan pada siklus ketiga sebanyak 52,38%. Sedangkan hasil obeservasi terhadap jiwa Entrepreneur mahasiswa  menunjukkan  jiwa  kewirausahaan  mahasiswa  D-3  Teknik  Mesin  meningkat  optimal,  kondisi  ini  ditunjukkan dari pemenuhan sifat-sifat kewirausahaan berupa   frekuensi kehadiran saat praktik, hadir tepat waktu, Suasana pembelajaran berlangsung interaktif, terjalin kerjasama dan diskusi yang efektif dan  interaktif dalam kerja kelompok.
PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN PADA KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA/SERVIS SISTEM PENDINGIN MESIN ., Miftahussurur; ., Pramono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan media video pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini mengambil subjek siswa kelas XI TKR1 SMK Marif NU 2 Karanglewas tahun ajaran 2014/2015 dengan jumlah 23 siswa. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan metode dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memelihara/servis system pendingin mesin. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan media video pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini ditandai dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan prosentase ketuntasan belajar siklus I sebesar 34,78% menjadi 86,95% pada siklus II. Dari metode pengumpulan data dengan dokumentasi, diketahui bahwa setelah dilakukan penerapan media video pembelajaran, hal ini membuktikan bahwa penerapan media video pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN CNC DASAR MENGGUNAKAN MODUL TUTORIAL CNC GSK 928 TE DI SMK DR. SUTOMO TEMANGGUNG Sulestiyawan, Muhammad; Sumbodo, Wirawan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman CNC dasar setelah menggunakan media pembelajaran modul tutorial. Penelitian ini menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII TP yang berjumlah 88 siswa dengan sampel berjumlah 28 siswa yang mengikuti proses pembelajaran pada mata pelajaran mesin CNC dasar. Penggunaan media pembelajaran modul tutorial menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pemrograman CNC dasar. Hal ini terlihat dari hasil nilai rata-rata sebelum menggunakan media pembelajaran modul tutorial sebesar 64,02 yang meningkat menjadi 82,25 setelah menggunakan media pembelajaran modul tutorial dengan peningkatan dalam persentase sebesar 28,48%. Peningkatan juga ditunjukkan dengan hasil uji gain sebesar 0,518 yang termasuk dalam kriteria sedang.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERMESINAN MATA PELAJARAN DASAR KOMPETENSI KEJURUAN SISWA KELAS X MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Prasetyawan, Harnendro; Aryadi, Widya
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran konvensional menimbulkan rendahnya minat para siswa kelas X, SMK Slamet Riyadi Gemolong pada pembelajaran kompetensi permesinan yang akhirnya berdampak pada tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kompetensi siswa dengan menerapkan media pembelajaran audio-visual. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observa- si dan juga refleksi. Pada siklus I, 18 siswa dari 25 siswa telah tuntas mengikuti tes, dengan nilai rata-rata kelas 69,92 atau sebesar 72 %. Setelah media audio-visual diterapkan pada siklus II, 20 siswa dari 26 siswa telah tuntas mengikuti tes dengan nilai rata-rata kelas sebesar 78,30 atau sebesar 76,92 %. Penggunaan media audio visual dalam pembalajaran meningkatkan kompetensi permesinan pada kompetensi dasar kejuruan siswa kelas X SMK Slamet Riyadi Gemolong. Hendaknya guru dapat menggunakan media audio visual sebagai variasi dalam pembelajaran.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN MATERI MATA KULIAH PRAKTIK PERMESINAN -, Karsono; Widodo, Rahmat Doni
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman materi kullah praktik permesinan dengan menggunakan hasil penilaian prakttk harus mencapal nilai minimal (B) melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Penelitian lni diterapkan pada mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Mesin, pada semester genap tahun akademik 2009/2010. Hasil dari siklus pertama menunjukkan bahwa proses belajar mengajar masih belum makslmal antara laln:(a) Ketua kelompok yang diharapkan bisa menjadi tutor sebaya masih terllhat canggung, malu-malu dan takut salah dalam menjelaskan materi praktik permesinan, (b) Perhatian mahasiswa masih kurang, karena mengganggap remeh kemampuan ketua kelompok sebagai tutor sebaya, (c) Kebebasan yang diberikan dosen dalam menyelesalkan benda kerja supaya mandiri ternyata disalah artikan. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus II sudah sangat baik yakni:(a) Mahasiswa sudah terbiasa dengan pembelajaan kooperatif tipe jigsaw dan menjalankannya sesuai prosedur, (b) Mahasiswa Juga sudah tidak canggung dalam berdiskusi, berkomunikasi, bertanya dan mengemukakan pendapat dalam kelompoknya, (c) Hasil tes ketuntasan belajar secara menyeluruh telah menunjukkan pencapaian sebesar 100%. Hal lni telah mencapal indlkator nilai praktik sekurang-kurangnya (B). Kata Kunci: praktik permesinan, metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw   This study aims to improve machining practices skill through methods of jigsaw type cooperative learning. This research used action research conducted through repeated cycles. The sample was students of Mechanical Engineering Education . The learning process Is carried out in the second semester of academic year 2009/2010. The results showed that in the first cycle of learning, only 62.5% of the students who had the skills in completing machining practices subject This is due to application of the jigsaw type cooperative learning is not maximized After reflection and improvement action in the second cycle of learning, the students completing machining practices was Increased to 100%. This Indicates that students are familiar with the type of Jigsaw cooperative learning and implement according to the procedure, students also have not awkward in the discussing, asking questions and expressing opinions in the group so that the learning process can be achieved as well. Keywords: machining practice, methods of jigsaw type cooperative learning
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE) DALAM KOMPETENSI MENDIAGNOSIS GANGGUAN SIMTEM REM Indarwanto, Wahyu; Samsudi, Samsudi; Sunyoto, Sunyoto
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran problem solving SSCS dalam  kompetensi mendiagnosis gangguan pada sistem rem. Penelitian ini menggunakan metode true experimental (pretest–posttest control group design yang didalamnya terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dipilih secara random). Sampel pada penelitian ini adalah siswa SMK NU Bodeh kelas XI TSM–1 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas XI TSM–2 yang berjumlah 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji perbedaan dua rata-rata menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus t–test menunjukan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan model pembelajaran problem solving SSCS memperoleh nilai rata-rata hasil belajar sebesar 79,53, dengan nilai tertinggi 90, nilai terendah 70 dan standar deviasi 4,97, sedangkan pada kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran langsung (ceramah) memperoleh nilai rata-rata hasil belajar sebesar 71,56 dengan nilai tertinggi 85, nilai terendah 55 dan standar deviasi 6,65. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Cover Volume 18 No. 2 Tahun 2018 ., .
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 18, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

.