cover
Contact Name
Ardhi Prabowo
Contact Email
ardhiprabowo@mail.unnes.ac.id
Phone
+62818240132
Journal Mail Official
kreano@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Mathematics Department, D7 Building, 1st Floor. Mathematics and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang. Taman Siswa Street, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
ISSN : 20862334     EISSN : 24424218     DOI : https://doi.org/10.15294/kreano.v13i2
Core Subject : Education,
Kreano is a place to share and communicate research results from researchers or invited authors. Kreano publishes original, novel, and empirical works in the field of mathematics education. Researchers can come from Lecturers, Teachers, Researchers, and students who need broad access to the publication of your research results. The Journal invites original research articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. Jurnal Kreano invites authors to conduct empirical research according to the classification in the Mathematics Education Database.
Articles 742 Documents
Pengaruh Pemberian Soal Open-Ended Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Ruslan, Apriana S.; Santoso, B.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i2.3138

Abstract

AbstrakPenelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diberi soal open-ended dengan siswa yang diberi soal rutin, perbedaan peningkatan kemampuan penalaran matematis ditinjau dari level siswa, serta interaksi antara pemberian soal dan level pengetahuan awal matematika (PAM) siswa dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes. Nilai gain diperoleh dari rumus Meltzer dengan hasil: untuk kelas eksperimen nilai gain minimum = -0,07 dan maksimum 0,86, sedangkan untuk kelas kontrol nilai gain minimum = -0,63 dan maksimum 0,55. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa antara siswa yang diberi soal open-ended dan siswa yang diberi soal rutin, (2) terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan penalaran matematis antara siswa pada level pengetahuan awal matematika tinggi, sedang, dan rendah. Kata kunci : penelitian eksperimen, penalaran matematis, soal open-ended  AbstractThe aim of this experimental study was to determine differences in mathematical reasoning skills improvement among students who were given open-ended questions with the students who were given a routine matter, differences in mathematical reasoning ability improvement in terms of the level of students , as well as the interaction between the administration and the level of prior knowledge about mathematics ( PAM ) students in improving students' mathematical reasoning abilities . Data collected through the test . Gain value obtained from the formula Meltzer with the results : for the experimental class minimum gain value = -0.07 and maximum 0.86 , while the value of the gain control for a class of minimum and maximum = -0.63 From the results of the study concluded that (1) there is a significant difference in the improvement of students' mathematical reasoning ability between students who were given open-ended questions and students are given a routine matter , (2) there is a significant difference in the improvement of mathematical reasoning ability among the students at the level of initial knowledge of mathematics high , medium , and low.  Keywords : experimental studies , mathematical reasoning , open-ended questions
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Web Pada Materi Barisan Dan Deret Setyadi, Danang; Qohar, Abd
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i1.5964

Abstract

The objective of this study is to develop a web-based learning media in sequence and series. This kind of research was a research and development (R & D) study. The steps in developing this media consist of analysis of the products developed, developing initial products, and product trial. The result showed that web-based learning media valid.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web pada materi barisan dan deret. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Prosedur dalam penelitian ini terdiri dari analisis produk yang dikembangkan, mengembangkan produk awal, dan uji coba produk. Hasil menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis web yang dikembangkan valid.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dalam Turunan Fungsi Melalui Model Pembelajaran Jigsaw Berbantuan Student Activitie’s Handout Anwar, Khoirul
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i2.3324

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi aktivitas siswa yang rendah dan hasil belajar siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal yang telah ditetapkan. Di samping itu, model pembelajaran yang diterapkan guru monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi turunan fungsi akibat pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran Jigsaw berbantuan Student Activitie’s Hand Out. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Subyek penelitian ini siswa kelas XI IPA-2 SMA Negeri 1 Dempet Demak semester genap tahun pelajaran 2013/2014. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan angket yang selanjutnya dianalisis sebagai data kualitatif, serta penilaian hasil ulangan blok dianalisis sebagai data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berbantuan student Activitie’s Hand Out dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan rata – rata mencapai 7,45 dengan jumlah siswa yang tuntas mencapai 86,67%, meningkatkan aktivitas siswa sebesar 91,67% dengan tingkat kerja sama 3,75 (baik sekali) dan antusiasme  4,00 (baik sekali), dan respon siswa terhadap model pembelajaran yang telah diterapkan adalah sangat positif (79,17%). Oleh karena itu, model pembelajaran Jigsaw berbantuan student Activitie’s Hand Out dapat diterapkan pada pembelajaran matematika, khsususnya turunan fungsi. 
Profil Penalaran Proporsional Siswa SMP dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Kognitif Sistematis dan Intuitif Hidayat, Akhmad Faisal; Amin, Siti Maghfirotun; Fuad, Yusuf
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 2 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i2.9635

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil penalaran proporsional siswa SMP dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan gaya kognitif sistematis dan intuitif. Penelitian ini dilakukan di kelas IX SMP Al-Muslim Sidoarjo pada tahun ajaran 2016/2017. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa bergaya kognitif sistematis dan seorang siswa bergaya kognitif sistematis. Alat pengumpul data berupa Tes Gaya Kognitif (TGK), Tugas Pemecahan Masalah (TPM), Pedoman wawancara, dan alat rekam audio visual. Data penelitian diperoleh dari pemberian tugas pemecahan masalah dan wawancara  sebanyak dua kali. Wawancara dilakukan untuk mengungkapkan profil penalaran proporsional dalam memecahkan masalah matematika terkait materi perbandingan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan kedua subjek gagal membedakan masalah proporsional dan bukan proporsional pada tahap memahami masalah. Pada tahap menyusun rencana, Siswa bergaya kognitif sistematis mengelompokkan bagian-bagian yang sebanding untuk membuat persamaan. Sedangkan siswa bergaya kognitif intuitif membandingkan luas lahan pertama dan kedua, kemudian menyederhanakan perbandingannya. Pada tahap melaksanakan rencana, siswa bergaya kognitif sistematis menggunakan strategi cross product algorithm untuk menemukan solusi. Sedangkan siswa bergaya kognitif intuitif menggunakan strategi build-up method dan factor of change untuk menemukan solusi. Pada tahap memeriksa kembali, Siswa bergaya konitif sistematis dan intuitif mengecek solusi yang mereka peroleh dengan mensubtitusi masing-masing solusi ke persamaan, kemudian melihat nilai perbandingan yang dihasilkan. Jawaban benar jika nilai perbandingan dalam persaamaan tersebut sama.   This research uses descriptive qualitative approach. The purpose of this study was to describe proportional reasoning profile of junior high school student in mathematical problem solving based on systematic and intuitive cognitive style. This study was do ini class IX SMP Al-Muslim Sidoarjo in 2016/2017. One subject is systematic cognitive style and the other is intuitive cognitive style. The colect data instruments are TGK, TPM, interview guidence, and video recorder. Data were obtain from giving problem solving task and gave interview twice during the study. Interviews were do for exploration proportional reasoning profile of junior high school student in mathematical problem solving about proportional problems. The validity of the data is tested using time triangulation. The result of this research showed both of subjects failed to different the proportional problem and non-proportional problems on understanding step. On planning step, systematic student collected the same parts to make a equation. Intuitive student compared large of first field and second, and simplified it. On doing step, systematic student use cross product algorithm strategy to find solution. Intuitive student used build-up method and factor of change strategy to find solution. On overview step, systematic and intuitive student checking with substitution the solution in equation and look at the comparing values. If the comparing values are same, it means the subject got correct answer.
Pengembangan Soal Penalaran Model TIMSS Matematika SMP Rizta, A.; Hartono, Y.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v4i1.2888

Abstract

ARTIKEL HASIL PENELITIAN INI BATAL DIPUBLISKASIKAN DI JURNAL KREANO.ARPEditor 
Tugas Mandiri Pre-Instructional pada Pembelajaran Kooperatif STAD untuk Meningkatkan Pemahaman Persamaan dan Garis Singgung Lingkaran Ali, Nur; Qohar, Abd.
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v7i2.5434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan langkah-langkah pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan pemahaman persamaan lingkaran dan garis singgung lingkaran siswa kelas XI IPA 1 SMAN 9 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan siswa, tes tulis, catatan lapangan, dan penilaian diri siswa. Penerapan pemberian tugas mandiri pre-instructional pada pembelajaran kooperatif tipe STAD dilaksanakan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional sebelum pelaksanaan pembelajaran, (2) guru meninjau ulang materi sebelumnya atau prasyarat dengan strategi tanya jawab, (3) guru mengkomunikasikan tujuan dan aturan pembelajaran, (4) menerapkan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang meliputi presentasi kelas, diskusi kelompok, dan kuis, (5) guru meminta siswa menyimpulkan materi yang dipelajari, dan (6) guru memberikan tugas mandiri pre-instructional untuk pembelajaran berikutnya. Tahap pemberian skor kemajuan individual dan penghargaan kelompok di laksanakan setelah dua kali pelaksanaan pembelajaran. Dari hasil penelitian siklus I, siswa yang mencapai nilai lebih dari atau sama dengan 78 ada sebanyak 72,22%, sedangkan pada siklus II ada sebanyak 83,33%.The purpose of this study is to describe the steps giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning to improve the understanding of the equation of the circle and tangent to the circle in grade 11 IPA 1 SMAN 9 Malang. This type of research is a classroom action research. Data collection techniques used were observation activities of teachers and students, a written test, field notes, and student self-assessment. The implementation of the giving independent pre-instructional tasks on STAD cooperative learning carried out by steps as follows: (1) the teacher gives the task independently pre-instructional prior to the implementation of learning, (2) the teacher to review the previous material or prerequisite to the strategy frequently asked questions, (3) teachers communicate the objectives and rules of learning, (4) implementing STAD cooperative learning which include class presentations, group discussions and quizzes, (5) the teacher asks the students concluded the material being studied, and (6) the teacher gives the task independently pre-instructional for the next lesson. Phase scoring the progress of individual and group awards implemented, after twice implementation of learning. From the results of the first cycle studies, students who achieve a value greater than or equal to 78 there was as much as 72.22%, while in the second cycle there is as much as 83.33%.
Penerapan Model Pembelajaran Berlandaskan Pengembangan Kepribadian pada Program Studi Pendidikan Matematika Agoestanto, Arief
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v1i2.1490

Abstract

This classroom action research applied personality based learning which increase students' condition as subject of progressing their personality. The aims of the research were involving personality based learning model for students as mathematics teacher candidate, increasing students' affection, study result based personality, dynamics of students' activities and students' learning process were followed multi directions interactions among students. The main finding of this study, the average of first cycle test was 50,2 and the post-test was 57, difference between them was 6,8. The average of activities and competence performance during first cycle was 6,8 this value was more than success standard i.e. 6,5. The habits of study based personality was not enough planted in themselves, but this was decreased in next cycles. The average of teaching lecturer's performance during first cycle was good enough i.e. 7,1 so that was more thansuccess indicator i.e. 6,5. The average of second cycle was good enough i.e. 72,94 and the difference between them was 5,02 it was more than 5 so standard of success was attained. The average of individual score in team work was 66,67 it was more than minimum success indicator i.e. 6,5. The average of teaching lecturer's performance in second cycle was 8,07 more than first one i.e. 7,33 maybe caused the lecturer was more familiar with this method.Keywords: personality based learning, mathematics teacher candidate
Desain Pembelajaran Menggunakan Konteks Perkembangbiakan Hewan Secara Vegetatif pada Materi Bentuk Pangkat di Sekolah Menengah Pertama Arieyantini, Pramanika; Putri, Ratu Ilma Indra; Kesumawati, Nila
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v6i1.4476

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan lintasan belajar yang dapat membantu siswa memahami konsep bentuk pangkat melalui konteks perkembangbiakan hewan secara vegetatif. Design Research dipilih sebagai cara yang tepat untuk mencapai tujuan. Lintasan belajar (Hypotetical Learning Trajectory) dalam design research memegang peranan penting sebagai desain dan instrumen penelitian. Lintasan belajar dirancang dalam tahap desain awal dan diujikan pada 50 siswa kelas IX (yaitu, 6 siswa pada pilot experiment dan 44 siswa pada teaching experiment) SMP YPI Tunas Bangsa Palembang. Hasil dari percobaan pembelajaran menunjukkan bahwa aktivitas menggambar proses perkembangbiakan hewan secara vegetatif dapat mendorong siswa untuk melihat bentuk penggandaan yang terjadi, dan ketika siswa melihat penggandaan melalui pemodelan (bagan/skema) yang siswa buat, siswa memiliki ide untuk menghitung hewan baru yang terbentuk kemudian menggunakan bilangan kelipatan untuk menentukan banyak hewan baru. Dari bilangan kelipatan, ide untuk menyatakannya kedalam bentuk perkalian berulang membawa siswa ke dalam definisi bentuk pangkat.This study aims to produce a trajectory of learning that can help students understand the concept of form promoted through the context of animal breeding vegetatively. Design Research chosen as the appropriate way to achieve the goal. Learning trajectory (Hypotetical Learning Trajectory) in design research plays an important role as design and research instruments. Tracks study was designed in the early design stages and was tested on 50 students of class IX (ie, 6 students in pilot experiments, and 44 students in the teaching experiment) SMP YPI Tunas Bangsa Palembang. Results of experimental study showed that the activity of drawing process animal breeding vegetatively can encourage students to look at the shape of doubling that to happen, and when students see a doubling through modeling (chart / schema) that students make, the students had the idea to calculate the new animal that is formed later use number multiples to determine a lot of new animals. Multiples of the numbers, the idea of putting it into the form of repeated multiplication bring students into the definition of the form of the rank.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Make A Match Pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas V SDN 050687 Sawit Seberang Tarigan, Daitin
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v5i1.3278

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi mengubah pecahan ke bentuk persen, desimal dan sebaliknya dengan menggunakan model make a match di kelas V SD Negeri 050687 Sawit Seberang T.A 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pada siklus I Pertemuan I skor aktivitas guru adalah 82,14 dengan kriteria baik dan aktivitas belajar dalah aktif. Tindakan dilanjutkan sampai dengan siklus ke II. Pada pertemuan II siklus II skor aktivitas guru adalah 96,42 dengan kriteria sangat baik dan aktivitas belajar klasikal adalah sangat aktif. Dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa tindakan penelitian berhasil karena nilai indikator aktivitas belajar siswa dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif secara klasikal telah mencapai 80%. Dengan demikian maka penggunaan model make a match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa di kelas V SD Negeri 050687 Sawit Seberang pada mata pelajaran Matematika materi mengubah pecahan ke bentuk persen, desimal. Kata Kunci:      Model Make a Match; Aktivitas Belajar Siswa  AbstractThis reseach aim is to know the student activity on Math at topic change the fraction into percent, desimal and vice versa, using make a match model on fifth grade of SDN 050687 Sawit Seberang 2013/2014. This is a classroom action research which is used activity observrvation sheet as its instrumen of collecting data. From the analisys of data, it is got result as follows: on cycle I meet I, teacher activity score is 82,14, which was mean good, and learning activity was active. The action and then continued until second cycle. On the meet II cylce II, it was got teacher activity score is 96,42, which was mean very good, and clasical learning activity was very active. Based on the result, it was conclude that the action was succes because reach the indicator, that was 80% of student active. So, the using make a match model can raise the student activity of learning on fifth grade of SDN 050687 Sawit Seberang on Mathematics especially on topic changing the fraction into percent, decimal. Keywords:          Make a Match model; student learning activity.
Pemecahan Masalah Generalisasi Pola Siswa Kelas VII SMP Ditinjuau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent Kusumaningtyas, Septhiana Indra; Juniati, Dwi; Lukito, Agung
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Sema

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v8i1.6994

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah generalisasi siswa dengan gaya kognitif field independent (SI) dan field dependent (SD). Subjek penelitian adalah 2 siswa kelas VII SMPN 1 Candi yang masing-masing bergaya kognitif FI dan FD. Penelitian dimulai dengan menentukan subjek penelitian menggunakan instrumen GEFT dan TKM, kemudian dilanjutkan dengan pemberian TPM dan wawancara. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi waktu. Tugas generalisasi pola melibatkan pola bilangan, gambar, dan masalah kontekstual.This research is a descriptive research with qualitative approach that aims to describe solving problem of generalization of student with cognitive field independent (SI) and field dependent (SD). The subjects of the study were 2 students of class VII of SMPN 1 temple each having cognitive style of FI and FD. Research begins with determining the subject of research using GEFT and TKM instruments, followed by TPM and interviews. We were checking the validity of data using time triangulation. The task of pattern generalization involves patterns of numbers, images, and contextual problems.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 2 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 14, No 1 (2023): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 2 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 1 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 2 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 12, No 1 (2021): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 2 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 11, No 1 (2020): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 2 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 10, No 1 (2019): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 9, No 1 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 9(1) Vol 9, No 2 (2018): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 2 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 8, No 1 (2017): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 2 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 7, No 1 (2016): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 2 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 6, No 1 (2015): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 2 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 5, No 1 (2014): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 2 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 4, No 1 (2013): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 2 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 3, No 1 (2012): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 2 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 2, No 1 (2011): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 2 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 1, No 1 (2010): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif More Issue