cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lembaran Ilmu Kependidikan
ISSN : -     EISSN : 02160847     DOI : 10.15294/lik
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 681 Documents
Think Talk Write Method Implementation to Improve Reasoning Skill Widyanto, Prasetyo; Wahyudi, Wahyudi; Indarini, Endang
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 47, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v47i1.14013

Abstract

This research aim is to improve fourth-grade students' reasoning skill by using Think Talk Write method implementation. This research type was using Classroom Action Research (CAR). The research subject is the fourth-grade students at SD Negeri Jetak 01 in 2017/2016 academic year. Data collection technics are used observation, reasoning skill rubric assessment, and reasoning skill test. The research result is, Think Talk Write method is able to improve students' reasoning skill in thematic learning about 18.7 % from Pre Cycle to Cycle I. The reasoning skill test mean at Pre Cycle is 67.4 (in Fair category) and increased to 76.7 at Cycle I (in Average category), then it more increased to 86.1 (Good category) at Cycle II.Keywords: Think Talk Write method, reasoning skill, thematic learning.
PELATIHAN KETRAMPILAN BERKARYA SENI KOLASE, MOZAIK, DAN MONTASE PADA GURU-GURU SD KECAMATAN KARANGAWEN DEMAK Utomo, Kamsidjo Budi; Mujiono, Mujiono
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v44i2.6676

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kolase, mozaik, dan montase. Lokasi pelaksanaan di TK Pembina Kota Semarang. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru Gugus PAUD  Srikandi 03 Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang. Metode kegiatan ini dilakukan secara ceramah, tanya jawab, diskusi, dan workshop. Tim pelaksana adalah dua dosen seni rupa Unnes dengan dibantu oleh seorang mahasiswa. Kegiatan ini dapat terlaksana karena dukungan dari kepala sekolah TK Pembina, Dinas Pendidikan Kota Semarang, dan LP2M, serta Fakultas Bahasa dan Seni Unnes.Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini adalah para peserta yang berjumlah 30 orang guru telah meningkat pemahaman, pengetahuan, dan wawasannya  terhadap kolase, mozaik, dan montase.  Para peserta juga  telah meningkat ketrampilannya  dalam berkarya kolase, mozaik, dan montase.  Secara keseluruhan kualitas estetik karya yang telah dihasilkan sudah memenuhi standar estetika yang baik namun belum begitu optimal. Hal ini bisa terjadi karena dalam pelatihan guru-guru  banyak yang kehabisan waktu untuk menyelesaikan di tempat pelatihan sehingga saat dikerjakan di rumah guru-guru berpraktik kolase, mozaik, dan montase kurang adanya pendampingan dari pelaksana. Ketika diadakan evaluasi karya, para peserta akhirnya memahami letak kurang estetikanya karya yang telah dihasilkan. Namun demikian, secara keseluruhan mereka sangat antusias dan senang dengan diadakannya kegiatan pelatihan seperti ini. Bahkan mereka  meminta agar kegiatan semacam ini dilaksanakan secara berkelanjutan.The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills collages, mosaics, and montage. Locations implementation in kindergarten Trustees Semarang. The targets of this activity is the cluster PAUD teachers Srikandi 03 Mungkur Gajah District of Semarang. The method of this activity conducted lectures, discussion, discussions, and workshops. The design team is two lecturers art Unnes assisted by a student. This activity is made possible by the support of the kindergarten principal Trustees, Semarang City Department of Education, and LP2M, as well as the Faculty of Language and Art Unnes. The results obtained in these activities is the participants who were 30 teachers has increased understanding, knowledge, and insights on the collage, mosaic, and montage. The participants also have improved their skills in creating collages, mosaics, and montage. The overall aesthetic quality of the works that have been produced already meet the aesthetic standards are good but not so optimal. This can happen because in the training of teachers much run out of time to complete the training in place so that when done at home practicing teachers collages, mosaics, and a montage of lack of assistance from the implementers. When an evaluation work, the participants finally understand the layout less aesthetic works that have been produced. However, overall they are very excited and pleased with the holding of such training activities. In fact, they requested that this kind of activity carried out in a sustainable manner.
PENGEMBANGAN MODEL DIKLAT MENGGAMBAR BERTEMA KONSERVASI PADA GURU TK DI KOTA SEMARANG Utomo, Kamsidjo Budi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v42i1.11025

Abstract

Hasil penelitian awal, diketahui babwa program Diklat yang ada, belum ditangani secara professional. Yakni belum menerapkan prinsip-prinsip managemen secara benar, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi. Program Dildat yang ada masih bersifat insidental top-down, tidak ada sosialisasi, tidak ada pre-test dan pas-test dan tidak ada monitoring dalam pelaksanaan. Hasil tidak terpantan, Umuk inovasi model diklat menggambar bertema konservasi diperlukan metode penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Jenis penelitian ini untuk mengembangkan dan menghasilkan produk dan menguji keterandalan produk, Bersifat longitudinal, bertahap-tahap, mengaplikasikan merode Deskriptif (penelitian awal, menghimpun data kondisi yang ada di lapangan), Evaluatif (dalam proses uji coba pengembangan produk), eksperimen (oji keampuhan produk yang dihasilkan). Program diklat menggambar yang barn, ada sosialisasi, peserta dilibatkan dalam FGD (Forum Group Discussion). Ada pre-test dan pos-test. Hasil program diklat yang baru dapat diketahui. Nilai pos-test meningkat pesat, dari nilai pre-test, peserta diklat sebanyak 20 orang 100% berhasil meningkat secara signifikan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR EKOLOGI KURIKULUM 2013 BERMUATAN SETS MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Winarti, Yayuk; Indriyanti, Dyah Rini; Rahayu, Enni Suwarsi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v44i1.6665

Abstract

Materi pembelajaran bermuatan SETS dan model pembelajaran PBL dapat digunakan untuk memecahkan permasalahan ekologi dan meningkatkan pemahaman materi ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan validitas, kepraktisan, dan efektivitas bahan ajar serta mendiskripsikan karakteristik bahan ajar yang dikembangkan. Metode  penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development). Desain penelitian uji coba skala luas menggunakan pretest-posttest control group design dan posttest-only control design. Hasil validasi bahan ajar yang dilakukan oleh ahli pendidikan, ahli materi dan praktisi pendidikan dengan rata-rata nilainya 91,67 (amat baik). Kepraktisan bahan ajar menurut siswa sebesar 91,00 (sangat baik) dan menurut guru sebesar 98,50 (sangat baik). Berdasarkan hasil belajar kognitif, sikap dan keterampilan modul yang dikembangkan efektif. Karakteristik modul ekologi hasil pengembangan yaitu materinya diawali dengan permasalahan sehari-hari yang ada disekitar kita. Permasalahan ditutup dengan pertanyaan yang mengarahkan ke pemahaman tentang SETS. Hasil belajar kelas kontrol dan kelas perlakuan terjadi perbedaan yang signifikan, baik pada penilaian kognitif, sikap dan keterampilan. T Learning materials contain SETS and PBL learning model can be used to solve the problems of ecology and to increase the understanding of ecological materials. This research is aimed to determine the validity, practicality, and effectiveness of learning materials and to describe the characteristics of the developed learning materials. The research method is a research and development. Design of large scale trials using a pretest-posttest control group design and posttest-only control design.The results of the validation materials made by education experts, materials expert and practitioners of education have average mark of 91.67. The practicality of materials according to the students of 91.00 and according to the teachers of 98.50. Based on the resuts of cognitive learning, attitudes and skills of developed modules, it works effectively. Characteristics of ecological module from that development is that the material is staryed from daily life problems around us. The issue is closed with a question leading to an understanding of the SETS. The results of study control class and experiment occurs a significant difference, both on the cognitive assessment, attitudes and skills. 
Guru Pedesaan: Mengembangkan Keprofesionalan Guru melalui Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Asyari, Syahrullah
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 45, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v45i2.4675

Abstract

Artikel ini berupaya mengungkap persoalan ‘ketidakprofesionalan’ guru yang sudah tersertifikasi. Tiap tahun, guru tersertifikasi kian meningkat. Ironisnya, peningkatan kuantitas tersebut tidak diikuti oleh meningkatnya kualitas. Hal yang nampak adalah meningkatnya taraf kesejahteraan para guru. Ini didukung oleh temuan penelitian lembaga internasional dan pernyataan dari pakar pendidikan di Indonesia sendiri. Akibatnya, lulusan yang ditelurkan tiap tahun oleh sekolah di semua jenjang pendidikan pun demikian. Oleh karena itu, penting untuk mengupayakan solusi atas persoalan tersebut. Kami melihat di satu aspek yang bisa kami dekati untuk dibenahi, yaitu persoalan karya tulis ilmiah penelitian tindakan kelas. Meskipun, bagi sebagian kalangan menganggap pelatihan penelitian tindakan kelas sebagai kegiatan yang sudah ‘basi’. Bagi kami tidak demikian. Kenyataannya, di sekolah tempat kami observasi, guru tersertifikasi pun tidak unjuk gigi, ketika ditanya tentang karya PTK mereka. Hanya saja, kita perlu belajar dari efektifitas metode pelatihan yang selama ini digunakan. Pertanyaannya adalah mengapa bisa demikian. Padahal, dalam PLPG sekalipun, mereka telah memperoleh materi PTK. Sehingga, menurut kami perlu diadakan setting pelatihan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan mereka para guru. Luaran yang dihasilkan dari program ini adalah keprofesionalan guru meliputi informasi real mengenai: pengetahuan pedagogi guru, serta kemampuan guru dalam membuat karya tulis ilmiah penelitian tindakan kelas.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERVISI SETS KOMPETENSI TERKAIT PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT ORGAN TUMBUHAN Shofiyah, Siti; Indriyanti, Dyah Rini; Binadja, Achmad
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 43, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v43i2.3173

Abstract

Pembelajaran IPA di SMPN 3 Mranggen kompetensi terkait pengendalian hama dan penyakit organ tumbuhan belum mengintegrasikan keterkaitan antara sains, lingkungan, teknologi, dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektifitas perangkat pembelajaran IPA Bervisi SETS kompetensi terkait pengendalian hama dan penyakit organ tumbuhan untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian yang dilakukan adalah Research and Development. Penelitian dilakukan di SMPN 3 Mranggen dan sentral pertanian organik desa Tlogoweru Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Sampel penelitian adalah peserta didik SMPN 3 Mranggen sejumlah 93. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan pertimbangan.Uji skala terbatas 10 peserta didik, uji skala luas tahap 1 sejumlah 27 peserta didik, dan uji skala luas tahap 2 kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 28 peserta didik. Produk yang dikembangkan  berupa silabus, RPP, bahan ajar, LKS, LDS, dan alat evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan seluruh peserta didik mencapai ketuntasan dengan rata-rata nilai 92 dan N-gain sebesar 0,83. Seluruh peseta didik bersikap baik, terampil, dan aktif.  Berdasarkan informasi di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA bervisi SETS kompetensi terkait pengendalian hama dan penyakit organ tumbuhan valid dan efektif. The learning Science in Public lower sec School 3, Mranggen did not utilize the integrate linkages of science, environment, technology and society. The purpose of this study was to know the effectiveness of learning package that feature SETS vision in the competency related to pest and disease control of plants organs to improve the outcomes of students. The study used Researh and Development design. The study was conducted in Public Lower Sec School 3 Mranggen and central organic farming in Tlogoweru village Guntur, Demak, Central Java. Selected under purposive random sampling. Small sample was 10, the large scale sample 27. The control sample class and the experiment class were using 28 students, of each products developed are syllabi, lesson plan, teaching materials, worksheet discussion sheet and evaluation instrument. The results showed that the learning implemented can help all students to the competency with an average value of 92 and the N-gain 0,83. All students are kind, skillful and active in learning process. The learn of science that feature SETS vission was valid, and effective to be used in achieve the designated competency the science learning SETS vision competence related pest and disease control of plants organs.
MORPHOSYNTACTIC ANALYSIS ON INDONESIAN EFL LEARNERS’ DESCRIPTIVE WRITING Zainuddin, Zainuddin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 45, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v45i2.7199

Abstract

This study is aimed at investigating the morphosyntactic issues in English descriptive writing of EFL learners in Indonesia. Therefore, qualitative data were collected from the students’ descriptive writing and analyzed in the morphosyntactic issues that lead to the grammatical errors, which take place in descriptive writing. Furthermore, the technique of collecting data was a documentation technique and the analysis technique used is the descriptive analysis. The findings in this study indicated that the EFL learners in Indonesia did not aware of using “s” for plural mark and third singular in present tense. Then, they did not aware of using “ed” for regular verb in past and past participle form. Moreover, they did not build sentence according to the syntax structure in English because they followed the Indonesian language sentence structure.
Pengembangan Chemistry Adventure Sheets Berorientasi Chemo-Entrepreneurship Terintegrasi Pendidikan Karakter Triawan, Singgih Ade; Supardi, Kasmadi Imam; Wijayati, Nanik
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v46i2.11424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan dari pengembangan Chemistry Adventure Sheets (CAS). CAS merupakan salah satu bentuk lembar kerja siswa yang mengaitkan materi dengan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang digunakan adalah Chemo-Entrepreneurship(CEP) terintegrasi pendidikan karakter, sehingga dapat membantu pelaksanaan Kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah R n D dengan model yang dimodifikasi dari 4-D menurut Thiagarajan dan Semmel terdiri dari Define, Design, dan Develop. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) CAS “sangat layak” digunakan berdasarkan hasil penilaian pakar yang meliputi aspek bahan ajar, aspek desain, aspek materi, aspek bahasa,aspek karakter religius, dan aspek CEP. (2) CAS “efektif” digunakan dalam pembelajaran Kimia dengan pencapaian ketuntasan klasikal 78,57 % untuk aspek kognitif, ketuntasan klasikal 100 % untuk aspek psikomotorik, rata-rata skor aspek afektif adalah 70,61 dengan kriteria “membudaya”, rata-rata skor minat berwirausaha 101,07 dengan kriteria “tinggi”, tanggapan guru dan siswa “sangat efektif”.This study aims to determine the feasibility and effectiveness of development Chemistry Adventure Sheets (CAS). CAS is one form of worksheets students who associate the material with events in everyday life. The approach used is Chemo-Entrepreneurship (CEP) integrated character education, so as to assist the implementation of Curriculum 2013. The method used in this research is the R n D with a modified model of the 4-D according to Thiagarajan and Semmel consists of Define, Design, and develop. Based on the results obtained: (1) CAS "very decent" used by the results of expert assessment covering the aspects of teaching materials, design aspects, material aspects, language aspects, aspects of religious character, and aspects of the CEP. (2) CAS "effective" is used in teaching chemistry with classical completeness achievement of 78.57% for cognitive, classical completeness 100% for psychomotor aspect, the average score was 70.61 affective aspect with the criteria of "entrenched", the average scores interest in entrepreneurship 101.07 with the criteria of "high", the responses of teachers and students "very effective". 
STUDENTS’ PARTICIPATION IN LEARNING ARGUMENTATIVE WRITING THROUGH WRITING WORKSHOP Ardianti, Triubaida Maya; Bharati, Dwi Anggani L.; Rukmini, Dwi
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 44, No 2 (2015): September 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v44i2.6670

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika partisipasi siswa dalam belajar karangan argumentasi melalui lokakarya menulis. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI SMA. Angket dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data, dan pekerjaan siswa juga dikumpulkan untuk memperkuat analisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi siswa dalam membangun wacana argumentasi lisan dan tulis meningkat sepanjang siklus pembelajaran. Siswa berbicara lebih banyak ketika saling berargumen atas sebuah isu, dan menjadi lebih aktif ketika menulis secara kolaboratif dengan siswa yang lain sehingga kemampuan siswa dalam mengartikulasikan pemikiran mereka ke dalam karangan argumentasi meningkat ke arah yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pada rata – rata nilai karangan argumentasi dan kualitas argumentasi mereka.The present study aimed at describing the dynamics of the students’ participation in learning argumentative writing through writing workshop. The subjects consisted of 32 eleventh graders of Senior High School. Questionnaires and observation were used to gather the data, and the students’ works were collected to support the data analysis. The results of the study showed that the students’ participation in establishing oral and written argumentative discourse improved throughout learning cycles. The students produced more talk in arguing over an issue, and became more active in writing collaboratively with their peersm so they got better in articulating their thoughts in written argumentation. It was affirmed by the improvements on the mean of the students’ argumentative writing and the quality of their argumentation. 
Peningkatan Keterampilan Membaca dengan Menggunakan Metode Role Playing Pada Kelas I SDN 001 Bangkinang Aprinawati, Iis
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 46, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v46i1.10160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah metode Role Playing dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas I SDN 001 Bangkinang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada SDN 001 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. Subjek atau sumber data penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I SDN 001 Bangkinang Tahun Pelajaran 2016-2017 yang berjumlah 15 orang siswa, yang terdiri dari 6 anak perempuan dan 9 anak laki-laki, dengan prosedur penelitian yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Dan rata-rata keterampilan membaca siswa pada siklus I setelah penerapan metode role playing memperoleh nilai sebesar 73,6 dengan kategori “cukup baik”. Selanjutnya rata-rata keterampilan membaca siswa pada siklus II meningkat yaitu 80,6 dengan kategori “Baik”. Peningkatan persentase ketuntasan hasil belajar membaca siswa pada pra tindakan yaitu 20% atau 3 orang siswa yang tuntas, pada siklus I persentase ketuntasannya adalah sebesar 60% atau 9 orang siswa yang tuntas, dan pada siklus II persentase ketuntasannya adalah sebesar 93,3% atau 14 orang siswa yang tuntas. Selanjutnya untuk besaran peningkatan hasil belajar membaca siswa dari pra tindakan ke siklus I adalah 40%, dan dari siklus I ke siklus II sebesar 33,3%, sedangkan keterampilan membaca siswa dari pra tindakan ke siklus II secara keseluruhan sebesar 73,3%.This study aims to find out whether Role Playing method can improve the reading skill of first grade students of SDN 001 Bangkinang. This research is a classroom action research conducted at SDN 001 Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota Kabupaten Kampar. The subjects or data sources of this study are all students of class I SDN 001 Bangkinang Lessons Year 2016-2017 which amounted to 15 students, consisting of 6 girls and 9 boys, with the research procedures of planning, action, observation and reflection. Data collection techniques used are the techniques of observation, tests, and documentation. Based on the results of research there is average reading skill of students on pre-research is 53,3 with category "very not good". And the average learning outcomes of reading students in cycle I after the application of the method of playing the playing score of 73.6 with the category "good enough". Furthermore, the average of students' reading skill in the second cycle increased by 80.6 with the category of "Good". Increase the percentage of students' learning achievement completeness in 20% or 3 complete students, in cycle I the percentage of completeness is 60% or 9 students are complete, and in cycle II the percentage of completeness is 93.3% or 14 Complete student. Furthermore, the amount of students 'learning achievement improvement from pre-action to cycle I is 40%, and from cycle I to cycle II is 33.3%.

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 52, No 2 (2023): September: Technology and Innovation in Education, Inclusive Education and Equi Vol 52, No 1 (2023): April: Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education Vol 51, No 2 (2022): September: Curriculum and Learning, Inclusive Education and Equity Vol 51, No 1 (2022): April: Technology and Innovation in Education, Leadership, Policy, and Educatio Vol 50, No 2 (2021): September: Leadership, Policy, and Educational Governance Vol 50, No 2 (2021): September Vol 50, No 1 (2021): April Vol 50, No 1 (2021): April: Curriculum and Learning, Technology and Innovation in Education Vol 49, No 2 (2020): September Vol 49, No 1 (2020): April Vol 48, No 2 (2019): September Vol 48, No 1 (2019): April Vol 47, No 2 (2018): September Vol 47, No 1 (2018): April Vol 46, No 2 (2017): September 2017 Vol 46, No 1 (2017): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2017 Vol 46, No 1 (2017): April 2017 Vol 45, No 2 (2016): September 2016 Vol 45, No 2 (2016): Lembaran Ilmu Kependidikan: September 2016 Vol 45, No 1 (2016): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2016 Vol 45, No 1 (2016): April 2016 Vol 44, No 2 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: September 2015 Vol 44, No 2 (2015): September 2015 Vol 44, No 1 (2015): Lembaran Ilmu Kependidikan: April 2015 Vol 44, No 1 (2015): April 2015 Vol 43, No 2 (2014): September 2014 Vol 43, No 2 (2014): Edisi September 2014 Vol 43, No 1 (2014): April 2014 Vol 43, No 1 (2014): Edisi April 2014 Vol 42, No 2 (2013) Vol 42, No 2 (2013) Vol 42, No 1 (2013) Vol 42, No 1 (2013) Vol 41, No 2 (2012) Vol 41, No 2 (2012) Vol 41, No 1 (2012) Vol 41, No 1 (2012) Vol 40, No 1 (2011) Vol 40, No 1 (2011) Vol 39, No 2 (2010) Vol 39, No 2 (2010) Vol 39, No 1 (2010) Vol 39, No 1 (2010) Vol 38, No 2 (2009) Vol 38, No 2 (2009) Vol 38, No 1 (2009) Vol 38, No 1 (2009) Vol 37, No 2 (2008) Vol 37, No 2 (2008) Vol 37, No 1 (2008) Vol 37, No 1 (2008) Vol 36, No 2 (2007) Vol 36, No 2 (2007) Vol 36, No 1 (2007) Vol 36, No 1 (2007) More Issue