cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 590 Documents
PENANDA KOHESI GRAMATIKAL DALAM LATAR BELAKANG SKRIPSI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI PADANG Azmi, Winda
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed to determine the marker of what grammatical cohesion was in the background of the students’ thesis of  Padang State University. The research data was in the form of written data, namely paragraphs in the background of students' thesis at Padang State University. The results in this study showed 7 theses there were 263 used of grammatical cohesion. From the analysis of the data, the most dominant marker of grammatical cohesion was the reference marker of 142 data. There were 62 data substitution markers, 38 data ellipsis markers, and 21 conjunction markers. So, it could be concluded that the writing of the background of the students’ thesis at Padang State University had a marker of grammatical cohesion which made the paragraph intact and efficient.Keywords: markers, grammatical cohesion, scripts Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanda kohesi gramatikal apa yang terdapat dalam latar belakang skripsi mahasiswa Uiversitas Negeri Padang. Data penelitian ini berupa data tertulis, yaitu paragraf dalam latar belakang skripsi mahasiswa Universitas Negeri Padang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan 7 skripsi terdapat 263 penggunaan kohesi gramatikal. Dari analisis data tersebut, penanda kohesi gramatikal yang paling dominan adalah penanda referensi sebanyak 142 data. Penanda subsitusi terdapat 62 data, penanda ellipsis sebanyak 38 data, dan penanda konjungsi terdapat 21 data. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penulisan latar belakang skripsi mahasiswa Universitas Negeri Padang terdapat penanda kohesi gramatikal yang menjadikan paragraf tersebut utuh dan efisien.Kata kunci: penanda, kohesi gramatikal, skripsi
RELASI GRAMATIKAL DALAM BAHASA BATAK TOBA DAN GAYO LUT Sitompul, Monika Sales
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses about Grammatical relation in Batak Toba and Gayo Lut language. In the field of micro linguistic, the study of grammatical relations of some languages already made by linguist but not for Gayo Lut with Batak Toba yet. So in this case, the writer aim to find out the grammatical relation in language especially GayoLut and Batak Toba language and to find out the structure of grammatical influence of their clause or sentence meaning in their each language.Artikel ini membahas tentang relasi gramatikal dalam bahasa Batk Toba dan Gayo Lut. Dalam ruang lingkup linguistik secara mikro, relasi gramatikal dalam beberapa bahasa telah banyak dikaji namun belum ada kajian tentang bahasa Batak Toba dan Gayo Lut. Jadi dalam hal ini, penulis bertujuan untuk menemukan relasi gramatikal dari bahasa khususnya dalam bahasa Gayo Lut dan Batak Toba dan untuk menemukan bagaimana struktur gramatikal tersebut mempengaruhi makna dari masing-masing klausa atau kalimat dalam kedua bahasa tersebut.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK TUNA RUNGU SEKALIGUS TUNA WICARA PADA USIA 6 TAHUN (STUDI KASUS ROSMAWATI) rahmi, ulva
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemerolehan bahasa anak tuna rungu sekaligus tuna wicara pada usia 6 tahun. Data penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil observasi langsung tuturan anak tuna rungu sekaligus mengalami tuna wicara. Sumber data penelitian ini berasal dari seorang anak bernama Rosma berasal dari Desa Padang Luar, Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode cakap dan metode simak. Hasil dalam penelitian ini yaitu pemerolehan bahasa anak tuna rungu sekaligus tuna wicara berbeda jauh dengan anak normatif. Pemerolehan berbahasa anak tuna rungu sekaligus menderita tuna wicara, khususnya aspek berbicara terjadi sangat lambat sehingga memerlukan waktu yang lama agar dapat menggunakan bahasa yang telah diperoleh dengan baik dan benar. Anak anak tuna rungu sekaligus menderita tuna wicara lebih menguasai huruf vokal dibandingkan konsonan.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENULIS KARYA ILMIAH DENGAN MODEL BERBASIS MASALAH BERDASARKAN TINGKAT BERPIKIR KREATIF PADA PESERTA DIDIK KELAS XI Haekal, Muhammad Husain
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis karya ilmiah perlu dimiliki peserta didik agar dapat menuangkan ide dalam bentuk tulisan berdasarkan metode serta bahasa ragam ilmiah. Pembelajaran cocok dilakukan dengan model pembelajaran berbasis masalah yang sesuai dengan tingkat berpikir kreatif peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan keefektifan pembelajaran menulis karya ilmiah dengan model berbasis masalah berdasarkan tingkat berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk menguji sampel menggunakan uji normalitas dan homogenitas. Analisis data akhir menggunakan uji paired sample t-tes. Semua uji tersebut menggunakan uji program SPSS 25. Simpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model berbasis masalah efektif digunakan dalam pembelajaran menulis karya tulis ilmiah berdasarkan tingkat berpikir kreatif pada peserta didik kelas XI. Pembelajaran menulis karya ilmiah menggunakan model berbasis masalah lebih efektif dilakukan pada peserta didik dengan tingkat berpikir tinggi dibanding pada peserta didik dengan tingkat berpikir sedang, dan tingkat berpikir rendah. Manfaat penelitian ini adalah untuk memperkaya pengembangan penelitian di bidang pendidikan dan untuk menambah pengetahuan menulis karya ilmiah di lembaga-lembaga pendidikan.
TINDAK TUTUR DAN GAYA BAHASA DALAM PIDATO PELANTIKAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA lestari, susi puji
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak tutur orang bersifat khas perorangan atau ideosinkretik. Menggunakan pendekatan deskriptif, di dalam artikel hasil penelitian ini dibahas penggunaan tindak tutur oleh  para presiden Indonesia pada saat pidato pelantikan.  Masalah yang dibahas meliputi: (1) fungsi tindak tutur, (2) gaya bahasa, dan (3) faktor kultural yang mempengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan fungsi tindak tutur yang digunakan oleh para presiden dalam pidatonya ketika  pelantikan. Tindak tutur representatif digunakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Tindak tutur direktif digunakan oleh empat presiden. Tindak tutur komisif digunakan oleh Presiden Soeharto, Abdurrahman Wahid, dan Joko Widodo, sedangkan tindak tutur ekspresif digunakan empat presiden. Gaya bahasa repetisi ada pada pada pidato empat presiden. Gaya  bahasa ironi ada dalam pidato pelantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Abdurrahman Wahid. Gaya bahasa metafora digunakan oleh Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono. Gaya bahasa pararelisme digunakan oleh Presiden Soeharto. Gaya hiperbola digunakan oleh Presiden Joko Widodo. Faktor kultural berpengaruh terhadap tindak tutur dan gaya bahasa para presiden.  
Kritik Sosial Cerpen “Malam Laksmita” Karya S Prasetyo Utomo suhardi, suhardi
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sastra Indonesia saat ini boleh dikatakan, banyak ditunjang oleh peran media surat kabar, khususnya cipta sastra cerpen. Perkembangan yang terjadi tersebut membawa angin segar terhadap perkembangan  dunia cerpen Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terkanKritik Sosial, Cerpendung dalam cerpen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pembacaan hermeneutik. Teknik analisis data dengan cara mendeskripsikan kritik sosial dari aspek agama, ekonomi, budaya, dan  iklim lingkungan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah cerpen “Malam Laksmita” karya S. Prasetyo Utomo mengandung kritik sosial, berupa (1) kritik agama, khususnya Islam, (2) kritik budaya, khususnya Melayu), (3) kritik ekonomi; dan (3) kritik lingkungan. 
Analisis Struktural Dan Relevansi Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Novel Emak Karya Daoed Joesoef Nikmah, Faridhatun
Lingua Vol 16, No 2 (2020): July 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe (1) the intrinsic element of Daoak Joesoef's Emak Karya novel, and (2) its relevance in learning. This research is a descriptive qualitative study with a novel content analysis method. The results showed that: (1) Structural analysis, the theme of the novel Emak is the story of the relationship of eternal affection between a child and mother, the plot used is a forward path, characterization in the Emak novel is divided into three namely protagonists, antagonists, and extras. The point of view used is the viewpoint of the third person as the main character. The background used is the setting of the place, time and atmosphere. The dominant language style used by authors is parerelism, metaphor, symbolic, paradox, and association. The mandate used is written from the contents of the novel; and (2) Relevance as teaching material for class X high school. 
Nilai Pendidikan Karakter Mitos Putri Pandan Berduri (PPB) suhardi, suhardi
Lingua Vol 16, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mitos ini dilakukan dengan maksud untuk menggali nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam mitos Putri Pandan Berduri (PPB). Dalam proses penggalian nilai tersebut, peneliti menggunakan metode deskriptif, yaitu mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam isi mitos. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumen, yaitu teks mitos Putri Pandan Berduri yang dijadikan sumber utama data berkaitan nilai pendidikan karakter. Sementara analisis datadilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (conten analysis), yaitu menghubungkan isi mitos dengan teori berkaitan nilai pendidikan karakter.Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa mitos Putri Pandan Berduri mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, seperti nilai: (1) religius atau keagamaan; (2) kejujuran; (3) toleransi, (4) disiplin, (5) kerja keras, (6) mandiri, (7) demokratis; (8) komunikatif; (9) cinta damai; dan (10) nilai tanggung jawab. Kesepuluh nilai tersebut menyatu dalam mitos Putri Pandan Berduri.
Faktor-Faktor Penyebab Perbedaan Pemerolehan Bahasa Pertama Anak Usia 4 tahun di Desa Jujun Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Saputra, Dedi; Ramadan, Syahrul
Lingua Vol 18, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab perbedaan pemerolehan bahasa pada anak usia 4 tahun di desa Jujun, Kerinci, Jambi. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Data berupa tuturan. Sumber data adalah anak usia 4 tahun di Desa Jujun, Kerinci, Jambi. Terdapat perbedaan pemerolehan bahasa pada segi fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Faktor-faktor penyebab perbedaan ini adalah faktor intelektual atau intelegensia dan faktor lingkungan (keluarga, sekolah, dan masyarakat).bahasa, pemerolehan bahasa,
Ungkapan Kegembiraan Anak Usia 3-5 Tahun Dalam Bahasa Mandailing Daulay, Pengabdi
Lingua Vol 17, No 1 (2021): January 2021
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UNGKAPAN KEGEMBIRAAN ANAK USIA 3-5 TAHUN DALAM BAHASA MANDAILING Pengabdi Daulay1, Gustianingsih2Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera UtaraJl. Universitas No. 19 Padang Bulan, 20155, IndonesiaPos-el: abdimumtaz93@gmail.com AbstractThis study describes the expression of children’s joy aged 3-5 years in Mandailing Language. The background of this research is because the writer wants to know how to express children's joy in Mandailing Language. This research is descriptive qualitative using the observation method. It is called the observe method or observation method because the data is obtained through listening using language. Research data in the form of expressions of children’s joy. Sources of research data are informants who are children who live in South Tapanuli. The data analysis technique used the split method, which is a method of analysis in which the determining tool is a tool of the language itself. This method is used to analyze data in the form of phonemes, words and sentences in expressions of children's joy. The results of the analysis are presented using an informal method, namely presenting the results of data analysis using ordinary words without using special signs or symbols. The results showed that there are various kinds of linguistic aspects of phonology, morphology and syntax in the expression of children's joy in Mandailing. Key words: Expressions, joy, language, mandailing, psycholinguistics Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan ungkapan kegembiraan pada anak usia 3-5 tahun dalam Bahasa Mandailing. Latar belakang penelitian ini disebabkan penulis ingin mengetahui bagaimana pengungkapan kegembiraan anak pada Bahasa Mandailing. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode simak. Disebut metode simak atau penyimakan karena pemerolehan data lewat menyimak menggunakan bahasa. Data penelitian berupa ungkapan kegembiraan pada anak. Sumber data penelitian adalah informan yang merupakan anak-anak yang tinggal di Tapanuli selatan. Teknik analisis data menggunakan metode agih yaitu suatu metode analisis yang alat penentunya merupakan alat dari bahasa itu sendiri. Metode ini digunakan untuk menganalisis data berupa fonem, kata dan kalimat pada ungkapan kegembiraan anak. Hasil analisis dipaparkan dengan menggunakan metode informal, yaitu memaparkan hasil analisis data dengan menggunakan kata-kata biasa tanpa menggunakan tanda atau lambang-lambang khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai macam aspek linguistik fonologi, morfologi dan sintaksis pada ungkapan kegembiraan anak dalam Bahasa Mandailing Kata kunci: Ungkapan, kegembiraan, bahasa, mandailing, psikolinguistik