cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2021): July 2021" : 10 Documents clear
Representasi Aktivitas Fisik pada Pasien Covid-19 Selama Karantina Yuliawan, Dhedhy
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.31201

Abstract

Pandemic Covid-19 merupakan bentuk dari sebuah bencana yang mempengaruhi tatanan dunia. Para penderita Covid-19 melakukan karantina, dimana pasien melakukan isolasi agar tidak menyebarkan virus. Proses karantina memberikan permasalahan, karena aktivitasnya dibatasi hanya dilingkungan tempat karantina. Maka variable penelitian ini mengambil aktivitas fisik pada paseien Covid-19. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik survey. Penelitian dilakukan pada pasien Covid-19 yang melakukan karantina di Kabupaten Bantul. Sampel yang diambil sebanyak 211 orang yang sudah melakukan karantina selama 7 hari. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dari populasi. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Global Physical Activity Qutionnaire (GPA-Q) dengan validitas dan reliabilitas instrumen sebesar 0,48 dan 0,67-0,73 yang disajikan dalam bentuk google form. Hasil dari penelitian menunjukan Aktivitas fisik pasien Covid-19 selama masa karantina ditemukan sebanyak 6 (3%) memiliki aktivitas fisik tinggi; 183 (87%) memiliki aktivitas fisik sedang; dan 22 (10%) memiliki aktivitas fisik rendah. Frekuensi terbanyak pada aktivitas fisik sedang, maka dapat disimpulkan aktivitas fisik pasien Covid-19 selama masa karantina memiliki aktivitas fisik sedang. Kesimpulan dari penelitian ini menjadi gambaran bahwa pasien Covid-19 memiliki aktivitas fisik sedang pada masa karantina.The Covid-19 pandemic is a form of disaster that affects the world order. Covid-19 sufferers are in quarantine, where patients are isolated, so they do not spread the virus. The quarantine process poses problems because its activities are limited only to the quarantine environment. So, this research variable takes physical activity in Covid-19 patients. The method used is quantitative research with survey techniques. The study was conducted on Covid-19 patients who were quarantined in Bantul Regency. The samples taken were 211 people who had quarantined for 7 days. The sampling technique used purposive sampling from the population. The instrument used is the Global Physical Activity Questionnaire (GPA-Q) questionnaire with instrument validity and reliability of 0.48 and 0.67-0.73 which is presented in google form. The results of the study showed that the physical activity of Covid-19 patients during the quarantine period was found to be 6 (3%) having high physical activity; 183 (87%) had moderate physical activity; and 22 (10%) had low physical activity. The highest frequency was in moderate physical activity, so it can be concluded that the physical activity of Covid-19 patients during the quarantine period had moderate physical activity. The conclusion of this study illustrates that Covid-19 patients have moderate physical activity during the quarantine period.
Minat Masyarakat dalam Menggunakan Sepeda Lipat untuk Olahraga Rekreasi di Kota Surabaya Fitroni, Hijrin; Wibowo, Sapto; Sulistyarto, Soni
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.29919

Abstract

Peningkatan minat masyarakat terhadap penggunaan sepeda khususnya jenis sepeda lipat meningkat sangat pesat, dapat dilihat dari banyaknya komunitas-komunitas sepeda lipat yang bermunculan,. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data faktor-faktor motivasi dan minat masyarakat surabaya dalam menggunakan sepeda lipat sebagai aktifitas olahraga rekreasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan Instrumen penelitian kuesioner yang telah di validasi. Subyek penelitian adalah komunitas sepeda di kota Surabaya dengan jumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan minat terhadap sepeda lipat adalah tertinggi kedua dengan persentase 24%. Kemudian sebanyak 60% melakukan bersepeda dengan frekuensi lebih dari 2x per minggunya dengan tujuan 98% untuk meningkatkan kebugaran. Informasi tentang sepeda lipat 66% didaatkan dari komunitas dengan 92% memilih sepeda lipat karena praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minat komunitas sepeda di Surabaya terhadap sepeda lipat berada pada urutan tertinggi kedua setelah sepeda MTB. Mereka melakukan aktivitas bersepeda pada hari aktif bekerja dengan frekuensi lebih dari 2 kali per minggu dengan tujuan utama untuk meningkatkan kebugaran. Sepeda lipat banyak dipilih karena alasan praktis dibawa kemana-mana.
Efektifitas Latihan Aerobik pada Kasus Obesitas Pegawai Pertamina MOR IV Semarang Hadi, Hadi; Irawan, Fajar Awang; Romadhoni, Syahru; Sunyoto, Tommy; Permana, Dhias Fajar Widya; Ma’dum, Mirza Arif
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.28485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitasan latihan aerobik dalam menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan pegawai Pertamina MOR IV Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Total responden yang berpartisipasi berjumlah 44 orang dengan ketentuan semua responden merupakan pegawai internal Pertamina MOR IV Semarang dan bersedia menjadi bagian dalam penelitian ini, ditunjukkan dengan melengkapi lembar kesediaan menjadi partisipan. Instrumen yang digunakan yaitu tes kondisi fisik menggunakan laporan tes Tecumseh, senam aerobic, dan jogging. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa 11 orang (25%) secara efektif mampu menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan. 19 orang (43,2%) secara berkala mampu menurunkan berat badan, dan 14 orang (31,8%) mampu mempertahankan kondisi normalnya. Secara keseluruhan dalam penelitian ini membuktikan bahwa pola hidup dan pola makan yang baik akan menjaga kesehatan setiap orang. Untuk hasil yang lebih maksimal diperlukan adanya pengawasan monitoring, dan pengevaluasian secara berkelanjutan dan harapannya adalah para pegawai mampu mempertahankan kondisi fisik ditunjang dengan latihan rutin yang terprogram. 
Olahraga Prestasi di Jawa Tengah dalam Perspektif Pendanaan Junaidi, Said; Subiyono, Hadi Setyo; Raharjo, Hermawan Pamot; Priyono, Bambang; Nasution, Moh.; Wahadi, Wahadi
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.23105

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pembinaan olahraga prestasi di Jawa Tengah dari perspektif pendanaan. Jenis penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data berasal dari semua pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan sistem pembinaan olahraga prestasi di Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terbuka dan mendalam dan studi pustaka. Teknik analisis meliputi koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian; Dana untuk pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Jawa Tengah belum sesuai dengan kubutuhan ideal pembinaan olahraga. Pendanaan untuk proses pembinaan masih belum sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga. Fakta menunjukkan bahwa capaian prestasi Jawa Tengah berkorelasi dengan besaran alokasi dana pembinaan. Konsekuensi dari relatif rendahnya dana untuk olahraga prestasi Jawa Tengah membawa dampak terhadap kualitas pembinaan. KONI Provinsi Jawa Tengah mengalami kesulitan mengelola kebutuhan pembiayaan riil cabang olahraga karena sistem pembinaan tidak model hibah.
Motivasi Belajar PJOK Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid-19 di Kep. Bangka Belitung Simbolon, Muhammad Eka Mardiansyah; Firdaus, Muhammad; Etiana, Etiana; Febriansyah, Febriansyah; Pahlevi, Muhammad Lanza; Dara, Daryos; Risdandi, Bayu; Putra, Tama Kulana
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.28806

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) siswa sekolah menengah atas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan angket. Angket terdiri dari 16 butir pertanyaan yang bertujuan mengungkapkan motivasi siswa dimassa pandemi COVID-19. Responden penelitian ini sebanyak 588 orang, yang terdiri dari guru PJOK sebanyak 48 orang, peserta didik sebanyak 344 dan orang tua sebanyak 197 orang. Berdasarkan hasil penelitian “Motivasi Belajar PJOK Siswa SMA Pada Masa Pandemi Covid- 19 di Kep. Bangka Belitung”, yang telah dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat peningkatan motivasi siswa tetap merasa termotivasi meskipun dalam keadaan kondisi pandemi sehingga pembelajaran PJOK masih tetap berlangsung. Motivasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) siswa pada tingkat satuan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mata pelajaran PJOK menunjukan hasil 57,75% dengan kreteria sedikit meningkat semangat belajar siswa pada pembelajaran PJOK di massa pandemi COVID-19 dibandingkan dengan pada sebelumnya.The purpose of this study was to determine the motivation to learn Sports and Health Physical Education (PJOK) high school students in the Province of Bangka Belitung Islands. The method used in this research is descriptive quantitative with a survey method using a questionnaire. The questionnaire consisted of 16 questions aimed at expressing students' motivation during the COVID- 19 pandemic. Respondents of this study were 588 people, consisting of 48 PJOK teachers, 344 students and 197 parents. Based on the results of the study "Learning Motivation for PJOK High School Students During the Covid-19 Pandemic in Kep. Bangka Belitung ”, which has been done in the Province of Bangka Belitung Islands, there is an increase in the motivation of students to feel motivated even though in a pandemic condition so that learning PJOK continues. Motivation to learn Sports and Health Physical Education (PJOK) students at the unit level of High School (SMA) in Bangka Belitung Islands Province, the subject of PJOK shows results of 57.75% with slightly increased students' enthusiasm for learning about PJOK learning in the mass of the COVID-19 pandemic compared to before.
Representasi Aktivitas Fisik pada Pasien Covid-19 Selama Karantina
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.31201

Abstract

Pandemic Covid-19 merupakan bentuk dari sebuah bencana yang mempengaruhi tatanan dunia. Para penderita Covid-19 melakukan karantina, dimana pasien melakukan isolasi agar tidak menyebarkan virus. Proses karantina memberikan permasalahan, karena aktivitasnya dibatasi hanya dilingkungan tempat karantina. Maka variable penelitian ini mengambil aktivitas fisik pada paseien Covid-19. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan teknik survey. Penelitian dilakukan pada pasien Covid-19 yang melakukan karantina di Kabupaten Bantul. Sampel yang diambil sebanyak 211 orang yang sudah melakukan karantina selama 7 hari. Teknik sampel menggunakan purposive sampling dari populasi. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Global Physical Activity Qutionnaire (GPA-Q) dengan validitas dan reliabilitas instrumen sebesar 0,48 dan 0,67-0,73 yang disajikan dalam bentuk google form. Hasil dari penelitian menunjukan Aktivitas fisik pasien Covid-19 selama masa karantina ditemukan sebanyak 6 (3%) memiliki aktivitas fisik tinggi; 183 (87%) memiliki aktivitas fisik sedang; dan 22 (10%) memiliki aktivitas fisik rendah. Frekuensi terbanyak pada aktivitas fisik sedang, maka dapat disimpulkan aktivitas fisik pasien Covid-19 selama masa karantina memiliki aktivitas fisik sedang. Kesimpulan dari penelitian ini menjadi gambaran bahwa pasien Covid-19 memiliki aktivitas fisik sedang pada masa karantina.The Covid-19 pandemic is a form of disaster that affects the world order. Covid-19 sufferers are in quarantine, where patients are isolated, so they do not spread the virus. The quarantine process poses problems because its activities are limited only to the quarantine environment. So, this research variable takes physical activity in Covid-19 patients. The method used is quantitative research with survey techniques. The study was conducted on Covid-19 patients who were quarantined in Bantul Regency. The samples taken were 211 people who had quarantined for 7 days. The sampling technique used purposive sampling from the population. The instrument used is the Global Physical Activity Questionnaire (GPA-Q) questionnaire with instrument validity and reliability of 0.48 and 0.67-0.73 which is presented in google form. The results of the study showed that the physical activity of Covid-19 patients during the quarantine period was found to be 6 (3%) having high physical activity; 183 (87%) had moderate physical activity; and 22 (10%) had low physical activity. The highest frequency was in moderate physical activity, so it can be concluded that the physical activity of Covid-19 patients during the quarantine period had moderate physical activity. The conclusion of this study illustrates that Covid-19 patients have moderate physical activity during the quarantine period.
Minat Masyarakat dalam Menggunakan Sepeda Lipat untuk Olahraga Rekreasi di Kota Surabaya
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.29919

Abstract

Peningkatan minat masyarakat terhadap penggunaan sepeda khususnya jenis sepeda lipat meningkat sangat pesat, dapat dilihat dari banyaknya komunitas-komunitas sepeda lipat yang bermunculan,. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data faktor-faktor motivasi dan minat masyarakat surabaya dalam menggunakan sepeda lipat sebagai aktifitas olahraga rekreasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan Instrumen penelitian kuesioner yang telah di validasi. Subyek penelitian adalah komunitas sepeda di kota Surabaya dengan jumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan minat terhadap sepeda lipat adalah tertinggi kedua dengan persentase 24%. Kemudian sebanyak 60% melakukan bersepeda dengan frekuensi lebih dari 2x per minggunya dengan tujuan 98% untuk meningkatkan kebugaran. Informasi tentang sepeda lipat 66% didaatkan dari komunitas dengan 92% memilih sepeda lipat karena praktis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah minat komunitas sepeda di Surabaya terhadap sepeda lipat berada pada urutan tertinggi kedua setelah sepeda MTB. Mereka melakukan aktivitas bersepeda pada hari aktif bekerja dengan frekuensi lebih dari 2 kali per minggu dengan tujuan utama untuk meningkatkan kebugaran. Sepeda lipat banyak dipilih karena alasan praktis dibawa kemana-mana.
Efektifitas Latihan Aerobik pada Kasus Obesitas Pegawai Pertamina MOR IV Semarang
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.28485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitasan latihan aerobik dalam menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan pegawai Pertamina MOR IV Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Total responden yang berpartisipasi berjumlah 44 orang dengan ketentuan semua responden merupakan pegawai internal Pertamina MOR IV Semarang dan bersedia menjadi bagian dalam penelitian ini, ditunjukkan dengan melengkapi lembar kesediaan menjadi partisipan. Instrumen yang digunakan yaitu tes kondisi fisik menggunakan laporan tes Tecumseh, senam aerobic, dan jogging. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa 11 orang (25%) secara efektif mampu menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan. 19 orang (43,2%) secara berkala mampu menurunkan berat badan, dan 14 orang (31,8%) mampu mempertahankan kondisi normalnya. Secara keseluruhan dalam penelitian ini membuktikan bahwa pola hidup dan pola makan yang baik akan menjaga kesehatan setiap orang. Untuk hasil yang lebih maksimal diperlukan adanya pengawasan monitoring, dan pengevaluasian secara berkelanjutan dan harapannya adalah para pegawai mampu mempertahankan kondisi fisik ditunjang dengan latihan rutin yang terprogram. 
Olahraga Prestasi di Jawa Tengah dalam Perspektif Pendanaan
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.23105

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pembinaan olahraga prestasi di Jawa Tengah dari perspektif pendanaan. Jenis penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data berasal dari semua pihak yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan sistem pembinaan olahraga prestasi di Jawa Tengah. Teknik pengumpulan data dengan wawancara terbuka dan mendalam dan studi pustaka. Teknik analisis meliputi koleksi data, reduksi data, penyajian data, dan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian; Dana untuk pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Jawa Tengah belum sesuai dengan kubutuhan ideal pembinaan olahraga. Pendanaan untuk proses pembinaan masih belum sesuai dengan kebutuhan cabang olahraga. Fakta menunjukkan bahwa capaian prestasi Jawa Tengah berkorelasi dengan besaran alokasi dana pembinaan. Konsekuensi dari relatif rendahnya dana untuk olahraga prestasi Jawa Tengah membawa dampak terhadap kualitas pembinaan. KONI Provinsi Jawa Tengah mengalami kesulitan mengelola kebutuhan pembiayaan riil cabang olahraga karena sistem pembinaan tidak model hibah.
Motivasi Belajar PJOK Siswa SMA pada Masa Pandemi Covid-19 di Kep. Bangka Belitung
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 1 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i1.28806

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) siswa sekolah menengah atas di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan angket. Angket terdiri dari 16 butir pertanyaan yang bertujuan mengungkapkan motivasi siswa dimassa pandemi COVID-19. Responden penelitian ini sebanyak 588 orang, yang terdiri dari guru PJOK sebanyak 48 orang, peserta didik sebanyak 344 dan orang tua sebanyak 197 orang. Berdasarkan hasil penelitian “Motivasi Belajar PJOK Siswa SMA Pada Masa Pandemi Covid- 19 di Kep. Bangka Belitung”, yang telah dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdapat peningkatan motivasi siswa tetap merasa termotivasi meskipun dalam keadaan kondisi pandemi sehingga pembelajaran PJOK masih tetap berlangsung. Motivasi belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) siswa pada tingkat satuan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mata pelajaran PJOK menunjukan hasil 57,75% dengan kreteria sedikit meningkat semangat belajar siswa pada pembelajaran PJOK di massa pandemi COVID-19 dibandingkan dengan pada sebelumnya.The purpose of this study was to determine the motivation to learn Sports and Health Physical Education (PJOK) high school students in the Province of Bangka Belitung Islands. The method used in this research is descriptive quantitative with a survey method using a questionnaire. The questionnaire consisted of 16 questions aimed at expressing students#39; motivation during the COVID- 19 pandemic. Respondents of this study were 588 people, consisting of 48 PJOK teachers, 344 students and 197 parents. Based on the results of the study quot;Learning Motivation for PJOK High School Students During the Covid-19 Pandemic in Kep. Bangka Belitung ”, which has been done in the Province of Bangka Belitung Islands, there is an increase in the motivation of students to feel motivated even though in a pandemic condition so that learning PJOK continues. Motivation to learn Sports and Health Physical Education (PJOK) students at the unit level of High School (SMA) in Bangka Belitung Islands Province, the subject of PJOK shows results of 57.75% with slightly increased students#39; enthusiasm for learning about PJOK learning in the mass of the COVID-19 pandemic compared to before.

Page 1 of 1 | Total Record : 10