cover
Contact Name
Wara Dyah Pita Renga
Contact Email
wdpitar@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wdpitar@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati, Semarang, Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran
ISSN : 02165631     EISSN : 25276964     DOI : https://doi.org/10.15294/rekayasa
Core Subject : Engineering,
REKAYASA journal publishes exciting articles from all fields of research and Engineering Science. The journals primary focus is on research practice and engineering processes utilizing biomass or factory waste. The engineering journal is an open-access peer-reviewed journal that publishes articles from all areas of Engineering and Science research.
Articles 319 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS DENGAN METODE BERCERITA BAGI ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI SEMARANG Rosyidi, Mohamad Ikhwan; Sukrisno, Alim
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i2.10309

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pelatihan peningkatan keterampilan berbahasa Inggris dengan metode bercerita bagi anak-anak Panti Asuhan Tarbiyatul Yatim Ngemplak Simongan Semarang sehingga anak-anak yatim piatu dalam panti tersebut dapat terampil bahasa Inggris dengan kemampuan bercerita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, workshop, dan storytelling performing. Evaluasi dilaksanakan sebelum, selama, dan setelah kegiatan pengabdian berlangsung dengan bentuk observasi. Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan berbahasa Inggris bagi anak-anak yatim piatu panti asuhan tersebut dengan indikator, yaitu telah mampu bercerita dalam bahasa Inggris dengan teknik bercerita sesuai dengan konvensi dan kemanasukaan Bahasa Inggris; mengenal ekspresi dalam bercerita, bercerita merupakan penekanan penampilan dari penokohan dalam cerita, salah satunya dilakukan dengan memahami makna, melalui interpretasi; memahami padanan kata dalam bahasa Indonesia dan memberikan gambaran yang bersifat asosiatif kepada peserta.
Penyediaan Mesin Penetas Telur dan Peningkatan Kapasitas Produksi bagi Peternak Bebek Petelur di Kelurahan Nongkosawit Supraptono, Supraptono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i2.21735

Abstract

Di wilayah Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati Semarang ada usaha peternakan bebek yang berkembang dari penetasan telur yang memperbanyak jumlah bebek dan meningkatkan penjalan perusahaan. Tingkat keberhasilan penetasan telur diteliti dan diujicobakan menggunakan mesin tetas telur. Telur bebek tidak hanya dijual mentah namun bisa juga ditetaskan, menentukan produk alternatif dan mengetahui penurunan biaya produksi pemasakan telur asin. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan metode ceramah/penyuluhan tentang pentingnya menjaga suatu usaha dan memberikan peluang produk alternatif serta meningkatkan jumlah bebek dari keberhasilan menetas dan menjadi bebek baru dengan lebih cepat. Motivasi untuk mencoba alat inkubator penetas telur bebek dengan kontrol pemanasan dan kelembaban. Mencoba alat dan mempraktekan pembuatan telur asin dengan kapasitas yang lebih besar. Mitra dapat mencoba sendiri alat untuk penetas telur dan pemasak telur dengan instruksi atau prosedur yang sudah disampaikan selama kegiatan bersama. Program yang sudah dilaksanakan memberikan keberhasilan mesin penetas telur untuk menetaskan telur bebek diterapkan pada mitra peternak meningkat menjadi 87,5%. Pemasakan telur asin menggunakan panci kukus kapasitas besar 2 L dapat menurunkan biaya produksi pemasakan sebesar 62,5% dari mula-mula. Permasalahan untuk mempercepat waktu produksi dan perbaikan sudah dapat dikendalikan sehingga peternak dapat menetaskan telur bebek secara mandiri dengan memilih telur yang berkualitas dan diversivikasi produk berupa telur asin. In Nongkosawit Village, Gunungpati District, Semarang, there is a duck farming business that has developed from hatching eggs that increase the number of ducks and increase the company's sales. The success rate of hatching eggs was researched and tested using an egg hatching machine. Duck eggs are sold raw and can also be hatched, determining alternative products and knowing the reduction in production costs for cooking salted eggs. Implementing this community service activity is the method of lecturing/counseling on the importance of maintaining a business, providing alternative product opportunities, and increasing the number of ducks from hatching success and becoming new ducks more quickly. Motivation to try a duck egg incubator with heating and humidity controls. Try out tools and practice making salted eggs with a bigger capacity. Partners can try their egg incubator and egg cooker with the instructions or procedures that have been conveyed during the joint activity. The program that has been implemented has resulted in egg incubators' success for incubating duck eggs being applied to breeder partners, increasing to 87.5%. Cooking salted eggs using a 2 L large capacity steamer can reduce cooking production costs by 62.5% from the start. The problem of speeding up production and repair time can be controlled so that breeders can hatch duck eggs independently by selecting quality eggs and product diversification in the form of salted eggs.
IBM SISTEM INFORMASI K.I.A. DAN K.B. BAGI PUSKESMAS DI KECAMATAN SEMARANG SELATAN Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10127

Abstract

Tujuan dari Iptkes Bagi Masyarakat (IbM) ini adalah membangun sebuah Sistem Informasi Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga Berencana (KB) di PUSKESMAS Semarang Selatan. Sistem ini dinamakan SIMKIA-KB yang akan dapat digunakan oleh operator Puskesmas baik operator user dan administrator untuk kegiatan administratif yang berkenaan dengan pelayanan Pasangan Usia Subur dalam ber-KB, pelayanan ibu hamil, bersalin dan nifas, serta pelayanan bayi dan balita. SIM ini nantinya akan memudahkan dalam melakukan pendataan, pengolahan, dan penyajian informasi atau pelaporan yang berkenaan dengan KIA-KB.Metode pelaksanaan IbM adalah problem solving yaitu melakukan rekayasa teknologi untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi oleh mitra, dengan tahapan melakukan identifiksi dan analisis permasalahan, selanjutnya melakukan pembangunan aplikasi dan implementasi pada mitra. Setelah pembuatan buku manual operasi dibuat, maka dilanjutkan pelatihan kepada calon operator atau pengguna SIMKIA-KB, selanjutnya dilakukan monitoring dan evaluasi kegiatan serta sosialasis dan pelaporan IbM.
PEMBERDAYAAN PERAJIN JAMU TRADISIONAL UNTUK MENDUKUNG PROGRAM DESA WISATA WONOLOPO KECAMATAN MIJEN KOTA SEMARANG Rosidah, Rosidah; Kusumastuti, Adhi; Widodo, Rahmat Doni
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.15089

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ini bertujuan untuk memberdayakan perajin jamu tradisional yang berlokasi di Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang yang ditetapkan sebagai Desa Wisata dan Kampung Tematik Jamu oleh pemerintah Kota Semarang. Secara garis besar pelaksanaan KKN-PPM ini melalaui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Jumlah mahasiswa peserta  KKNPPM dipilih sebanyak 30 orang, berasal dari berbagai program studi yang sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan di lapangan. Demikian pula dosen pembimbing lapangan (DPL) dipilih dari dosen yang sesuai dengan bidang keahlian yang relevan. Waktu pelaksanaan KKN-PPM di lapangan selama tiga bulan, yang dalam teknis pelaksanaannya berkoordinasi dengan Pusat Pengembangan KKN LP2M unnes. Kegiatan KKN-PPM ini diterjunkan dua tahap. Tahap pertama sebanyak 15 mahasiswa telah diterjunkan mulai 3 Agustus  dan sampai tanggal 20 September  2017, dan tahap kedua telah diterjunkan pada tanggal 21 Oktober 2017. Beberapa luaran atau kegiatan  yang telah dilaksanakan adalah: 1) Peningkatan aspek produksi, dengan memberikan bantuan mesin penggiling empon-empon, 2) Pengembangan desain kemasan (ada 9 jenis jamu) sehingga lebih menarik, 3) Peningkatan higienitas dan kesehatan, dengan mendatangkan nara sumber dari Dinas Kesehatan sekaligus untuk mendapatkan PIRT, 4) Perluasan pemasaran produk dengan memperkenalkan ke berbagai kalangan masyarakat, 5) Pendaftaran merek jamu “Sumber Husodo” ke Ditjen KI Kemenkumhan RI, 6) Pembuatan buku Buku Tamu dan Profil Perajin Jamu di Wonolopo, 7) Permintaan lahan kepada Pemkot Semarang  seluas 3.000 m2 untuk wisata edukasi kampong jamu Wonolopo, 8) Melakukan inisiasi kerjasama dan  studi banding ke  industri jamu modern PT. Sido Muncul di Bergas, yang dilaksanakan pada 28 September 2017.
IBM REVITALISASI POSYANDU DESA TAMBAKREJO Zainafree, Intan; Mardiana, Mardiana
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v13i2.5603

Abstract

Public Health Center in the village Tambahrejo held regularly every month but the longer the people who come on the wane , whereas neighborhood health center is a milestone controller nutrition and growth of children as well as early detection of disease . The purpose of devotion is 1 ) optimize Tambakrejo wide growth , 2 ) Improve the skills of a cadre of neighborhood health center on anthropometric measurements , maternal counseling to children , 3 ) The completion of the module and pocketbooks mother toddler and videos of neighborhood health center management , 4 ) Establishment of medicinal plant families ( TOGA ) , 5 ) Motivating toddler ‘s mother to come to the neighborhood health center . The approach taken in this devotion is a neighborhood health center and counseling training cadres in the village Tambakrejo toddler ‘s mother . The results achieved , among others , enhancing the knowledge and skills of a cadre of neighborhood health center , the formation of neighborhood health center organizational structure , modules and videos of neighborhood health center management and a handbook for mothers toddlers , and there TOGA .
DESIMINASI HASIL HIBAH LESSON STUDY UNTUK PEMBINAAN PROFESIONALITAS GURU Junaedi, Iwan; Parmin, Parmin
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10334

Abstract

Peningkatan kualitas guru Matematika dan IPA pada sekolah mitra FMIPA Unnes di Kota Semarang dan Salatiga melalui Lesson Study telah memberikan dampak positif. Karena itu implementasi Lesson Study ini diperluas lagi dalam bentuk desiminasi Lesson Study untuk peningkatan profesionalitas guru Matematika dan IPA di Kabubaten Wononosbo. Subjek desiminasi adalah guru SMP di Kabupaten Wonosobo yang terlibat dalam MGMP Matematika dan IPA. Hasil desiminasi diperoleh: (1) guru matematika dan IPA di Kabupaten Wonosobo dalam kegiatan sosialisasi Lesson Study dalam kategori aktif, (2) kinerja guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran matematika dan IPA diperoleh kategori produk baik, (3) guru dapat memfasilitasi belajar siswa dengan kategori baik, (4) penerapan pembelajaran di kelas dalam kategori variatif , dan (5) diperolah masukan kebutuhan guru dan siswa dalam pembelajaran Matematika dan IPA.
Penerapan Aplikasi Keuangan Berbasis Android “Si Apik” pada Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Biofarmakaka Desa Limbangan Kendal Wiratama, Bayu; Kriswanto, Kriswanto; Rahayu, Sri; Nugraha, Amhar Rais; Satriawan, Yudha
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i1.21199

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) biofarmaka Desa Limbangan menghadapi kendala dalam penyusunan pelaporan keuangan yang sesuai standar, tidak mengetahui berapa keuntungan murni yang didapatkan, kurang pahamnya pengetahuan dasar pencatatan keuangan, kurang pahamnya pengetahuan aplikasi keuangan berbasis android, dan kesulitan mendapatkan pembiayaan dari lembaga keuangan. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pemahaman pengetahuan dasar pencatatan keuangan dan meningkatkan kemampuan mengoperasikan aplikasi keuangan berbasis android “SI APIK” melalui edukasi dan pelatihan pembukuan keuangan berbasis android “SI APIK”. Pengabdian masyarakat melibatkan para pelaku UMKM biofarmaka Desa Limbangan Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal sebagai objek penelitian. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode langsung tatap muka & pendampingan yakni dengan menganalisis dan problem solving. Materi pembukuan keuangan disajikan dengan ceramah, pelatihan, tanya-jawab, demonstrasi, dan penyelesaian kasus. Materi tersebut dibuat dengan sederhana dan menarik sehingga materi pembukuan keuangan mudah dipahami UMKM biofarmaka. Selanjutnya proses pencatatan dimulai dengan contoh contoh transaksi sederhana yang biasa dilakukan melalui aplikasi SI APIK, aplikasi android yang dikeluarkan Bank Indonesia. Hasil pelatihan dan pendampingan literasi finansial pelaporan keuangan melalui aplikasi berbasis android ini berjalan dengan baik, serta terjadi peningkatan pemahaman mengenai pengetahuan dasar pencatatan keuangan dan peningkatan pemahaman mengenai pengoperasian aplikasi keuangan berbasis android. Hal ini dibuktikan dengan hasil post test yang meningkat dibandingkan dengan pre test serta beberapa pelaku UMKM sudah bisa melakukan pencatatan keuangan atas operasi usaha yang dilakukan melalui aplikasi SI APIK. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi keuangan SI APIK berbasis android dapat meningkatkan kemampuan UMKM biofarmaka dalam menyusun pelaporan keuangan yang sesuai standar sehingga akan lebih mudah dalam mendapatkan modal dari lembaga keuangan. The aim of community service is to increase understanding of basic knowledge of financial records and improve the ability to operate an Android-based financial application “SI APIK” through education and training on android-based financial accounting “SI APIK”. The method used in the training is a direct method of face-to-face & mentoring by analyzing and problem solving. Financial bookkeeping material is presented with lectures, training, questions and answers, demonstrations, and case resolution. The material is made with a simple and interesting so that financial bookkeeping material is easily understood by MSME Biopharmacaka. Then the recording process starts with examples of simple transactions that are usually done through the SI APIK application, an android application issued by Bank Indonesia. The results of the training and financial literacy assistance for financial reporting through this Androidbased application went well, and there was an increase in understanding of the basic knowledge of financial records and an increase in understanding of the operation of Android-based financial applications. This is evidenced by the increased post-test results compared to the pre-test as well as some MSMEs who have been able to do financial records of business operations conducted through the application of SI APIK. So it can be concluded that the application of android-based SI APIK financial application can improve the ability of biopharmacaka MSMEs in preparing financial reporting in accordance with standards so that it will be easier to get capital from financial institutions.
PELATIHAN PEMROGRAMAN CNC BERBASIS SOFTWARE CADCAM BAGI GURU TEKNIK MESIN SMK NEGERI 4 SEMARANG Widodo, Rahmat Doni; Kriswanto, Kriswanto
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v14i2.8968

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, adalah: (1) memberikan pelatihan pemrograman CNC berbasis software CADCAM dengan metode yang baik dan benar; (2) meningkatkan keterampilan pemrograman CNC berbasissoftware CADCAM bagi guru jurusan teknik mesin SMK N 4 Semarang. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah artikel ilmiah dan modul penggunaan software CADCAM. Metode pelaksanaan kegiatanmenggunakam metode pelatihan pemula dan evaluasi. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Hasil pada kegiatan pengabdian ini adalah: (1) metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalahmetode pelatihan pemula melalui pemberian materi baik teori maupun praktik, pemberian tugas mandiri, dengan mengadakan evaluasi pada awal dan akhir, serta pendampingan/konsultasi meski program telah selesai; (2) keterampilanpemrograman CNC berbasissoftware CADCAM dapat ditingkatkan dengan menitikberatkan pelatihan pada aspek praktik, peningkatan keterampilan diketahui dari pengamatan langsung pada proses praktik dan evaluasi pre-test dan post-test.
PENGOLAHAN KERUPUK KULIT IKAN DI KELURAHAN BULU LOR KOTA SEMARANG Agustina, Titin; Saputro, Danang Dwi
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.15097

Abstract

Di antara berbagai jenis makanan ringan, kerupuk merupakan makanan ringan yang sangat populer bagi segala lapisan masyarakat. Mengingat peluangbisnis kerupuki, munculah banyak pelaku usaha yang menekuninya. Dalam kegiatan ini dipilih mitra usaha kecil yang menghadapi permasalahan terkait aspek produksi, yaitu produk masih mengandung minyak goreng terlalu banyak karena belum ada proses penirisan minyak. Hal ini dapat berakibat daya tahan kerupuk kulit ikan menjadi berkurang karena menjadi mudah rusak/berbau tengik. Alamat mitra di Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara. Untuk mencapai target yang diinginkan, tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen, teknisi, dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan kegiatan diterapkan beberapa metode yang saling mendukung, antara lain dengan ceramah/penyuluhan untuk materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi untuk menyampaikan materi praktik/keterampilan, praktik langsung oleh mitra dan pendampingan kegiatan. Dalam kegiatan ini dihasilkan teknologi tepat guna berupa mesin peniris minyak goreng (spinner) yang mampumeningkatkan produktivitas usaha dan kualitas produk.
IBM KELOMPOK USAHA SOUVENIR SABLON DIGITAL Krisnawati, Maria; Prasetyaningtyas, Wulansari; Mujiyono, Mujiyono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2015): Juli 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v13i1.5593

Abstract

Targets to be achieved through IbM is on aspects of production and management. Aspects of the production which increased the production technology of making souvenirs, increasing capacity in the field of design through the program Corel Draw and Adobe Photoshop as well as consolidation of production procedures with due regard to health and safety work management. Management aspects namely on financial management, financial management hold good with regular bookkeeping, through marketing management produces forms of promotion through various media. Market network expansion and facilitate consumer access to order products.Through HR management can improve the training of human resources, the provision of entrepreneurial motivation and self empowerment. IbM implemented through phases 1 ) Preparation ; 2 ) Stage Assessment ; 3 ) The Plan or Program Activity; 4 ) Phase Action Plan ; 5 ) Implementation Phase or activity ; and 6 ) Evaluation Phase . It is expected to be implemented through the stages can help solve problems and realize the needs of partners.

Page 10 of 32 | Total Record : 319