cover
Contact Name
Wara Dyah Pita Renga
Contact Email
wdpitar@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wdpitar@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati, Semarang, Central Java
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran
ISSN : 02165631     EISSN : 25276964     DOI : https://doi.org/10.15294/rekayasa
Core Subject : Engineering,
REKAYASA journal publishes exciting articles from all fields of research and Engineering Science. The journals primary focus is on research practice and engineering processes utilizing biomass or factory waste. The engineering journal is an open-access peer-reviewed journal that publishes articles from all areas of Engineering and Science research.
Articles 319 Documents
SMS CENTER SEBAGAI SISTEM PENDUKUNG TATA KELOLA SEKOLAH CAHAYA ILMU SEMARANG Utomo, Aryo Baskoro; Suni, Alfa Faridh
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v14i2.8963

Abstract

Penyampaian informasi yang baik, efektif dan efisien merupakan suatu hal yang vital dan mutlak terjalin antara pengelola sekolah kepada wali murid. Suatu sistem SMS center sebagai media penyampaian pesan dapat dijadikan suatu pilihan untuk menyalurkan informasi agar lebih cepat, efektif dan efisien. Tujuan kegiatan pengabdian adalah membangun sebuah sistem SMS center sebagai suatu sistem pendukung tata kelola Sekolah Cahaya Ilmu Semarang. Komponen utama sistem SMS center adalah raspberry pi, modul RTC, modem, SIM card, micro SD card, charger, software SMS gateway, kabel konektor HDMI to VGA, serta kabel UTP. Sosialisasi dan pelatihan perangkat sistem SMS center ditujukan pengelola, guru dan karyawan Sekolah Cahaya Ilmu Semarang yang nantinya berperan sebagai operator. Monitoring dan pendampingan akan terus diberikan selama dibutuhkan.
PEMBUATAN PUPUK FERMENTASI CAIR BERBASIS LIMBAH VINASSE Astuti, Widi; Mahatmanti, Widhi
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 15, No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v15i1.12579

Abstract

Vinasse waste, which is a by-product of the alcohol industry, has polluted the rice field en- vironment in the Bekonang, Sukoharjo and surrounding villages. This problem arises into the realm of law with the publication of a law on alcohol which prohibits low-level alcohol producers to sell to the public. This regulation increasingly discourages alcoholic craftsmen who are mostly used as raw materials in herbal and medicinal industries. In addition to the narrower marketing, they are also confronted by farmers who are angered by the environmental pollution of vinasse waste that for decades has only been dumped into irrigation flows without treatment. Field observations and preliminary studies on vinasse waste content found no harmful ingredients to the environment ex- cept high acidity (4.5). The rest is the content of organic materials that can be utilized to fertilize the soil. Therefore waste alcohol should be processed with the addition of complementary organic materials to be used as a medium to grow probiotic bacteria that are very good for soil and plants. This activity is intended to provide education on how to process waste vinasse into liquid fermen- tation  fertilizer  that  can  be  utilized  by  local  residents  and  society  in  general.  Activity  method that will be done is socialization about potential waste vinasse, making waste processing equip- ment,  giving  skill  to  make  liquid  fermentation  fertilizer  and  applying  it  to  cassava  plant  land. These  activities  are  expected  to  generate  positive  perception  changes  and  increase  knowl- edge of craftsmen and farmers in addressing vinasse waste issues. In addition, both parties are able  to  treat  the  harmful  waste  into  probiotic  bacteria  and  fertilizer  products  with  high  qual- ity. With this activity, the source of conflict of Bekonang village community will decrease slow- ly along with the socialization of the results of the activity to the wider community and the as- sistance  of  the  village  government  as  the  administrative  responsibility  of  Bekonang  village
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI WORKSHOP PENYUSUNAN SOAL DIGITAL BAHASA JAWA DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE CAPTIVATE Sukoyo, Joko
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i2.10310

Abstract

Kegiatan workshop ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar di Kecamatan Semarang Utara dalam hal penyusunan soal digital bahasa Jawa dengan menggunakan program adobe captivate. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah: ceramah, demonstrasi, praktik langsung, tanya jawab, dan penugasan. Peserta yang mengikuti workshop sebanyak 47 guru SD di Kecamatan Semarang Utara. Materi yang diberikan kepada peserta meliputi pengenalan program adobe captivate, penginstalan program adobe captivate, dan penulisan soal digital bahasa Jawa dengan menggunakan program adobe captivate. Kegiatan workshop ini berdampak positif kepada guru-guru SD di Kecamatan Semarang Utara. Sebelum diadakan kegiatan workshop, mereka sama sekali tidak dapat membuat soal digital dengan program adobe captivate. Setelah diadakan kegiatan worshop dan diadakan evaluasi terjadi peningkatan yang sangat signifikan, lebih dari 75% dapat membuat soal digital.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU- GURU BAHASA ARAB MADRASAH TSANAWIYAH Zukhaira, Zukhaira; I, Retno Purnama
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10338

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya PTK, meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab, mengetahui guru Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah se-kabupaten Semarang dapat memahami langkah-langkah penyusunan PTK, meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab, dan untuk mengetahui guru Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah dapat membuat proposal PTK tentang pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah masing-masing. Alternatif pemecahan masalah yang telah diterapkan adalah mengadakan pendidikan dan latihan (diklat). Simpulan dari kegiatan ini adalah (1) Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi guru-guru bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah se-kabupaten Semarang. (2) Guru-guru bahasa Arab MTs memperoleh peningkatan pemahaman tentang pentingnya mengembangkan profesional guru dengan melakukan penelitian tindakan kelas. (3) Para guru juga mendapatkan bimbingan dalam menyusun proposal penelitian tindakan kelas, serta gambaran cara melakukan penelitian tindakan kelas pembelajaran bahasa Arab di sekolah masing-masing.
Sistem Seleksi Calon Penerima Bantuan Siswa Miskin Menggunakan Metode Simple Additive Weighting pada SMK NU Ma'arif 2 Kudus Syaifuddin, Syaifuddin; Riyanto, Eko; Solikhin, Solikhin
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i2.26084

Abstract

Permasalahan yang dihadapi panitia seleksi adalah bahwa wali kelas menunjuk siswanya secara acak.  Siswa tersebut  mendapat bantuan dari pemerintah berupa sejumlah uang tunai yang diberikan secara langsung kepada siswa sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Kesulitan dalam menentukan siswa yang berhak mendapatkan bantuan yang sesuai capaian standar yang diinginkan. Penentuan siswa terbaik harus didukung oleh sistem seleksi untuk memilih siswa yang diterima terutama bagi Siswa Miskin. Pemecahan masalah dapat dilakukan dengan merancang Sistem Pendukung yang sederhana terhadap Keputusan Seleksi Calon Penerimaan Bantuan Siswa Miskin dengan menggunakan Metode Simple Additive Weighting di SMK NU Ma'arif 2 Kudus yang merupakan status sekolah swasta. Metode pemeringkatan ditentukan dari data identitas dari siswa berkualitas atau berbobot berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan dalam Sistem Seleksi berdasarkan Penghasilan Orang Tua, nilai Rapor Rata-rata, dan jumlah Keluarga. Jumlah siswa yang akan terseleksi sebanyak 10 siswa untuk mendapatkan bantuan beasiswa siswa miskin.The problem faced by the selection committee is that the homeroom teacher appoints their students randomly so that there is difficulty in determining who is entitled to receive assistance in order to achieve the desired standard and obtain the best candidates. To overcome this problem, a Decision Support System (SPK) was designed for the Selection of Candidates for Reception of Poor Student Assistance (BSM) using the Simple Additive Weighting (SAW) Method at SMK NU Ma'arif 2 Kudus, which is a simple ranking method by finding weighted summations based on predetermined assessment criteria. The criteria used in the Selection System for Prospective Assistance for Poor Student Assistance (BSM) using the Simple Additive Weighting (SAW) Method at SMK NU Ma'arif 2 Kudus, namely: Total Parents' Income, Average Score Report Card, Number of Relatives.
PENERAPAN IPTEK PADA PENGOLAHAN SAMPAH DI KECAMATAN CANDISARI KOTA SEMARANG Sudarman, Sudarman; Martuti, Nana Kariada Tri; Sunyoto, Sunyoto
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v12i2.10128

Abstract

Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini dilaksanakan dengan tujuan UNTUK menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra yang bergerak dalam penanganan sampah. Terdapat dua mitra kegiatan, yaitu mitra I (Ibu Sri Ismiyati) dengan fokus pengolahan sampah organik maupun anorganik, dan mitra mitra II (Ibu Sri Lestari) dengan fokus pengolahan sampah anorganik. Kedua mitra beralamat di Kecamatan Candisari Kota Semarang. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan dipakai beberapa metode yang saling mendukung, dengan titik berat demonstrasi untuk menyampaikan materi praktek/keterampilan, praktek langsung oleh mitra, dan pendampingan kegiatan. Dalam pembuatan mesin dan peralatan yang akan diterapkan pada mitra, dikerjakan di workshop jurusan Teknik Mesin FT Unnes, dengan melibatkan teknisi dan  mahasiswa. Hasil kegiatan ini antara lain adalah: 1) Satu unit alat penghancur daun/sampah penggerak manual dengan kapasitas produksi 20 kg/jam, 2) Sepuluh buah komposter  yang mampu mengolah sampah organik dengan kapasitas 50 liter, 3) Satu unit mesin penghancur sampah plastik penggerak motor bensin 5,5 PKdengan kapasitas produksi 25 kg/jam, 4) Nilai jual sampah plastik setelah diolah dengan mesin penghancur plastik meningkat dan keuntungannya dua kali lipat dari sebelumnya, dan 5) Sampah organik maupun anorganik yang terdapat di masyarakat dapat ditangani dengan lebih baik sehingga mengurangi berbagai dampak negatif limbah/sampah yang dibuang sembarangan.
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN DALAM PEMBUATAN PUBLIKASI ILMIAH MELALUI WORKSHOP DAN PENDAMPINGAN BAGI GURU SMA KOTA SEMARANG Rusdarti, Rusdarti; Slamet, Achmad; Prajanti, Sucihatiningsih Dian Wisika
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v16i1.16283

Abstract

Abstrak. Kualitas tenaga pendidik sebagai agen pembelajaran di satuan pendidikan, guru yang profesional diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. Peningkatan kualitas pendidikan merupakan suatu proses yang terintegrasi dengan proses peningkatan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Dalam rangka peningkatan kualitas SDM peran guru sebagai tenaga pendidik dituntut menjadi tenaga profesional. Pentingnya peran guru sangat menentukan berhasilnya usaha peningkatan mutu pendidikan, terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Peran guru secara konkrit dijelaskan, bahwa guru lebih tepat memiliki falsafah dan tujuan pendidikan, kriteria keberhasilan pendidikan, ilmu dan teori pendidikan yang relevan, struktur pendidikan, kurikulum, organisasi dan kepemimpinan pendidikan maupun pembiayaan pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui pembuatan proposal penelitian tindakan kelas dan guru menjadi terbiasa melakukan karya pengembangan profesi melalui budaya meneliti dengn permasalahan di kelas yang dialami dan menulis di journal. Dalam upaya meningkatan profesionalisme dan meningkatkan budaya akademik, yang merupakan nilai-nilai budaya mutu. Hasil akhir adanya workshop dan pendampingan ini adalah guru dapat membuat penelitian tindakan kelas secara berkelanjutan dan dapat menulis karya pengembangan profesi untuk pengembangan diri tidak hanya PTK saja; Guru menguasai dan dapat memilih model-model pembelajaran sesuai kebutuhan dalam pembelajaran. Hal ini menunjukkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sudah dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan harapan antara masyarakat sasaran yaitu para guru SMA Kota Semarang dengan pengabdi yang dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam karya pengembangan profesi melalui workshop dan pendampingan pembuatan karya ilmiah pengembangan profesi dan pengembangan diri dari tim pengabdi merupakan hasil nyata oleh para guru yang mengikuti workshop dan pendampingan PKB.
EFEKTIVITAS PROSES PENGOMPOSAN SAMPAH DAUN DENGAN TIGA SUMBER AKTIVATOR BERBEDA Widiyaningrum, Priyantini; Lisdiana, Lisdiana
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 13, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v13i2.5604

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the effectivity of the leaf garbage composting process were given three different kinds of activators.The material composed are chopped leaf garbage and goat manure in the ratio of 3: 2, and make in three activators treatments. There are activators of orange peel waste, vegetable waste and EM4 product as a comparison. Compost is harvested after the composting process lasted for 21 days. The variables measured include (1) changes in daily temperature, pH, humidity compost during the composting process, (2) quality parameters such as physical parameters (texture, colour, odor, and depreciation), and chemical parameters (water content, pH, and C/N ratio). All of data were analyzed descriptively. The changes of daily temperature, pH, and humidity on EM4 compost activator treatment showed highest depreciation (39.3%) followed by compost with vegetable Mol and waste orange peel ( 31.6% and 29.8%), while the graphs of pH and humidity appear constant during this process. Accordance with the percentage of the depreciation, C/N ratio of the compost with EM4 activator showed the lowest (14.73). Generally, parameters of texture, colour and odor no different, as well as the water content and pH. This study concludes that composting treatment successfully and produce compost according to the criteria of SNI standard Number 19-7030-2004.
PEMBELAJARAN SENI TARI MENGGUNAKAN PENDEKATAN APRESIASI DAN KREASI Malarsih, Malarsih; Kusumastuti, Eny
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v11i1.10335

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, para guru Sekolah Menegah Pertama kabupaten Semarang belum memberikan pelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi untuk menuju tercapainya pendidikan yang diinginkan di sekolah umum. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah ingin mengenalkan bagaimana menerapkan metode pembelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi itu. Kegiatan dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan pembelajaran seni budaya tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi. Metode pembelajaran dilaksanakan menggunakan ceramah, tanya jawab, demonstrasi, latihan, dan drill. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dikemukakan, dapat dipahaminya pembelajaran pendidikan seni budaya tari oleh para guru menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi. Langkah pembelajaran apresiasi melalui empat tahapan utama, yakni pengenalan awal atau deskripsi, pemahaman, interpretasi atau penghayatan, dan evaluasi atau penilaian. Langkah kreativitas telah dipahami sebagai pengembangan apresiasi dalam bentuk karya tari. Prosesnya berangkat dari adanya ide, memunculkan konsep, penuangan ide dan konsep dalam bentuk gerak, meramu gerak dalam bentuk tarian utuh, dan terwujudnya produk karya tari baru.
Peningkatan Kesadaran Konservasi Perilaku Peduli Lingkungan bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Anggoro, Ayub Budhi; Khumaedi, Muhammad; Sudiyono, Sudiyono
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2019): July 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v17i1.21429

Abstract

Sampah merupakan ancaman bagi kelangsungan lingkungan hidup manusia dan makhluk lainnya. Sampah jika tidak ditangani akan menjadi bencana. Indonesia merupakan negara penghasil sampah terbesar kedua di dunia setelah China. Sampah tidak hanya merusak daratan tetapi juga lautan. 80% sampah di laut berasal daratan. Pertumbuhan populasi penduduk, perubahan pola konsumsi, dan ketidakpedulian terhadap lingkungan merupakan faktor-faktor penumpukan sampah. Faktor-faktor tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran konservasi dan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengabdian dilakukan dengan sosialisasi UU No.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Sosialisasi dilaksanakan dengan metode ceramah. Evaluasi dilakukan dengan memberikan angket sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Hasil pengabdian menunjukkan signifikansi sebesar 0,000 yaitu kurang dari taraf signifikansi (α) sebesar 0,05. Hasil tersebut berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kesadaran konservasi dan perilaku peduli lingkungan hidup sebelum dan sesudah dilakukan sosialisasi. Tabel t menunjukkan t hitung bernilai negatif, yaitu -8,224 yang berarti rata-rata sebelum lebih rendah dibandingkan setelah dilaksanakan sosialisasi.Garbage is a challenge for humanity. Waste if not planned will be a disaster. Indonesia is the biggest waste producing country in the world after China. Garbage does not only damage land but also the ocean. 80% of waste in the sea is allocated to land. Regarding population, changes in consumption patterns, and environmental indifference are factors in waste collection. Concerning factors due to lack of awareness and concern for the environment. Vocational High School (SMK). The dedication was carried out with the socialization of Law No.18 of 2008 concerning waste management. The socialization was carried out using the lecture method. Evaluation is done by giving a questionnaire before and do socialization. The result of dedication shows a significance of 0,000, which is less than the significance level (α) of 0.05. These results indicate a significant difference between awareness of the environment and life prior to socialization. Table t shows the t value is negative, which is -8,224 which means the average before is lower than after the socialization.