cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
KARAKTERISASI BRIKET DARI SAMPAH ORGANIK DI LINGKUNGAN KAMPUS UNNES Saputro, Danang Dwi; Rengga, Wara Dyah Pita; Karnowo, Karnowo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i1.5541

Abstract

Potensi sampah organik di lingkungan Unnes sebagai sumber energi alternatif sangat melimpah, namun belum terolah sepenuhnya. Tujuan penelitian ini adalah menguji karakteristik briket sampah organik di lingkungan Unnes yaitu uji proximate, nilai kalor,dan densitas. Pembuatan briket dengan metode poston press dengan dengan tekanan kompaksi 2000 Psia, 3000 Psia, 4000 Psi, 5000 Psia, 6000 Psia dan 7000 Psia, sebelum dilakukan kompaksi sampah dihancurkan dangan ukuran partikel sebesar lolos mesh 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan kompaksi tidak berpengaruh terhadap nilai kalor pembakaran yaitu sebesar 3950 kalori/gram tetapi kandungan energi per unit volume naik seiring dengan meningkatnya tekana kompaksi. Densitas menentukan kualitas briket, angka yaang tinggi menunjukkan kekompakan briket, tekanan kompaksi 7000 Psia menghasilkan densitas tertinggi sebesar 1.0127 gr/cc. Densitas yang tinggi mempunyai keunggulan dalam penyimpanan dan pengangkutan bahan bakar, semakin besar densitas maka volume atau ruang yang diperlukan lebih kecil untuk massa yang sama
ANALISIS PENURUNAN MUKA AIR TANAH DI SEKARAN DAN SEKITARNYA BERDASARKAN DATA ANOMALI GAYA BERAT MIKRO ANTAR WAKTU PERIODE 2013 Supriyadi, Supriyadi; Khumaedi, Khumaedi; Qosim, Ahmad; Qudus, Nur
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5426

Abstract

Telah dilakukan penelitian gaya berat di Sekaran dan sekitarmya dengan menerapkan metode gaya berat mikro antar waktu. Alat utama yang digunakan adalah gravimeter tipe Sintrex Autograv CG-5. Pengukuran dilakukan pada bulan Mei dan Oktober 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kedalaman muka air tanah yang diidentifikasi berdasarkan nilai gaya berat mikro antar waktu yang merupakan selisih antara gaya berat periode Oktober dengan Mei. Hasil penelitian secara umum menujukkan bahwa nilai anomali gaya berat mikro antar waktu terdapat tiga kemungkinan, yaitu (+) berhubungan dengan amblesan atau kenaikan muka air tanah, (-) berhubungan dengan penurunan muka air tanah, dan nol (0) tidak terjadi perubahan. Nilai (-) yang terjadi di beberapa tempat disebabkan oleh pengambilan air yang berlebihan untuk berbagai keperluan sehari-hari. Kondisi ini akan mengakibatkan penurunan muka air tanah. Curah hujan yang terjadi selama rentang waktu pengukuran gaya berat tidak menyebabkan kenaikan muka air tanah karena pengambilan air yang lebih besar.
SINTESIS NANO Ag DENGAN METODE REDUKSI KIMIA Oktaviani, Dita Tri; F, Danang Cahya; Amrullah, Aziz
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5242

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh rasio mol agen reduktor etilen glikol terhadap Ag dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan.(2) Mengetahui pengaruh % PVA (b/v) dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Nanopartikel perak disintesis dengan metode reduksi kimia yaitu melarutkan AgNO 3 + ke dalam etilen glikol sebagai reduktor dan polivinilalkohol (PVA) sebagai stabilisator. Selanjutnya, dikarakterisasi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan TEM (Transmission Electron Microscope). Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang relatif stabil pada pengukuran panjang gelombang maksimum 417-418 nm adalah nanopartikel yang disintesis menggunakan PVA 3 %. Karakterisasi dengan TEM menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis berdasarkan rasio mol etilen glikol terhadap Ag 50:1 memiliki ukuran terkecil dengan kisaran 10,15 – 27,56 nm dengan struktur kristal Face Centered Cubic (FCC). Semakin tinggi rasio mol EG dalam sintesis nanopartikel perak akan menghasilkan peningkatan absorbansi sampel yang signifikan.
SINTESIS PLASTIK BIODEGRADABLE AMILUM BIJI DURIAN DENGAN GLISEROL SEBAGAI PENAMBAH ELASTISITAS (PLASTICIZER) Nurhayati, Eni; Latifah, Latifah; Widiarti, Nuni
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i1.5564

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan plastik biodegradable dari pati biji durian dengan menggunakan plasticizer gliserol dan filler kitosan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik plastik amilum biji durian dengan filler kitosan dan plasticizer gliserol. Metode yang digunakan adalah membuat larutan kitosan dengan melarutkan kitosan ke dalam asam asetat 1% (w/v), kemudian ditambahkan pati yang dilarutkan akuades dan ditambah gliserol. Konsentrasi optimum penambahan gliserol plastik biodegradable terdapat pada gliserol 10% (v/w). Hasil tesebut digunakan untuk formulasi plastik biodegradable yaitu dengan penambahan kitosan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik plastik yang dihasilkan adalah plastik pati:kitosan memiliki kuat tarik optimum pada pati:kitosan 6:4 (w/w) dengan kuat tarik 15,203 MPa dan persen perpanjangan 12,1%. Uji biodegradabilitas plastik biodegradable menunjukkan plastik terbaik pada plastik pati:kitosan 6:4 dengan perkiraan waktu terdegradasi 7 hari 23 jam dan weight loss 88,07 %, sedangkan ketahanan plastik terhadap air terdapat pada pati:kitosan 4:6 dengan air yang diserap 68,8%. Karakterisasi plastik biodegradable menggunakan FTIR, diperoleh adanya gugus C=O karbonil dan C-O ester bersifat hidrofil sehingga plastik mudah terdegradasi. Analisis gugus fungsi menggunakan FTIR ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan yaitu plastik mempunyai sifat seperti komponen-komponen penyusunnya.
PERFORMANCE OF PHOTOCATALYST BASED CARBON NANODOTS FROM WASTE FRYING OIL IN WATER PURIFICATION Aji, Mahardika Prasetya; Wiguna, Pradita Ajeng; Susanto, Susanto; Rosita, Nita; Aisyah, Siti; Suciningtyas, Suciningtyas; Sulhadi, Sulhadi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.8992

Abstract

Carbon Nanodots (C-Dots) from waste frying oil could be used as a photocatalyst in water purification with solar light irradiation. Performance of C-Dots as a photocatalyst was tested in the process of water purification with  a given synthetic sewage methylene blue. The tested was also conducted by comparing the performance C-Dots made from frying oil, waste fryng oil as a photocatalyst and solution of methylene blue without photocatalyst C-Dots. Performance of C-Dots from waste frying oil were estimated by the results of absorbance spectrum. The results of measurement absorbance spectrum from the process of water purification with photocatalyst C-Dots showed that the highest intensity at a wavelength 664 nm of methylene blue decreased. The test results showed that the performance of photocatalyst C- Dots from waste frying oil was better in water purification. This estimated that number of particles C-dots is more in waste frying oil because have experieced repeated the heating process so that the higher particles concentration make the photocatalyst process more effective. The observation of the performance C-Dots from waste frying oil as a photocatalyst in the water purification processes become important invention for solving the problems of waste and water purification.
ANALYSIS OF COAL TAR COMPOSITIONS PRODUCED FROM SUB-BITUMINOUS KALIMANTAN COAL TAR Fardhyanti, Dewi Selvia; Damayanti, Astrilia
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7613

Abstract

Coal tar is a liquid by-product of coal pyrolysis processes. This liquid oil mixture contains various kind of useful compounds such as benzoic aromatic compounds and phenolic compounds. These compounds are widely used as raw material for insecticides, dyes, medicines, perfumes, coloring matters, and many others. The coal tar was collected by pyrolysis process of coal obtained from PT Kaltim Prima Coal and Arutmin-Kalimantan. The experiments typically occurred at the atmospheric pressure in a laboratory furnace at temperatures ranging from 300 to 550oC with a heating rate of 10oC/min and a holding time of 1 hour at the pyrolysis temperature. The Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GCMS) was used to analyze the coal tar components. The obtained coal tar has the viscosity of 3.12 cp, the density of 2.78 g/cm3, the calorific value of 11,048.44 cal/g, and the molecular weight of 222.67. The analysis result showed that the coal tar contained more than 78 chemical compounds such as benzene, cresol, phenol, xylene, naphtalene, etc. The total phenolic compounds contained in coal tar is 33.25% (PT KPC) and 17.58% (Arutmin-Kalimantan). The total naphtalene compounds contained in coal tar is 14.15% (PT KPC) and 17.13% (ArutminKalimantan).
POLA AKUMULASI LOGAM CU IKAN BANDENGSELAMA PERIODE PERTUMBUHAN DI TAMBAK ES, Sri Mulyani; Martuti, Nana Kariada Tri; Irsadi, Andin
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.8997

Abstract

Akibat kerusakan pantai dan lahan mangrove di kawasan pesisir pantai Kota Semarang menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan wilayah pesisir. Penurunan kualitas lingkungan ini berpengaruh pada lingkungan tambak yang berada di wilayah pesisir pantai yang juga akan mempengaruhi kualitas ikan yang dipelihara di tambak-tambak di wilayah pesisir pantai. Ikan Bandeng merupakan salah satu hasil budidaya ikan di tambak yang banyak terdapat di daerah pantai atau pesisir. Sampel dalam penelitian ini berupa:logam Cu pada air, sedimen serta ikan bandeng pada tambak penelitian yang sudah ditentukan. Kualitas lingkungan yang terdiri dari: DO, pH, salinitas dan suhu perairan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ekologi (ecological approach).Data bioakumulasi logam Cu dalam sedimen, air dan ikan bandeng dianalisis berdasarkan rumus FK dan BCF yang ada.Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil kandungan logam Cu pada peraiarn tambak antara 0,2-0,3 ppm dan sedimen antara 18,088-22,81 ppm. Kadar logam dalam air tersebut sudah berada di atas ambang batas yang telah ditentukan Pemerintah berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut, kadar Cu untuk biota laut 0,008 mg/L. Untuk itu perlu mendapat perhatian adanya pencemaran logam Cu di tambak bandeng wilayah Tapak. Kandungan logam Cu pada ikan di wilayah Tapak (1.165 - 3.396 ppm ) masih di bawah ambang batas yang diijinkan BPOM No. 03725/B/SK/VII/89Tahun 1989 sebesar 20 ppm, tetapi harus tetap diwaspadai mengingat sifatnya yang akumulatif dan membahayakan kesehatan manusia yang mengkomsumsinya.
KARBON AKTIF TERMODIFIKASI NANOSILVER Rengga, Wara Dyah Pita; Hand, Prima Astuti
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7620

Abstract

Carbon was prepared from dried waste bamboo (Dendrocalamus asper) using chemical activation with KOH. The carbon was prepared with the activating agent in a mass ratio of KOH and dried bamboo (3:1) at 800oC. Using impregnation technique, the bamboo-based activated carbon has developed with modified Ag nanoparticle (Ag-AC) to capture formaldehyde. The Ag-AC has characteristics of moderate surface area of 685 m/g and average pore size of 2.7 nm. The adsorption equilibriums and kinetics of formaldehyde on Ag-AC measured. The influences of initial formaldehyde on adsorption performance have measured in a batch system. The equilibrium data were evaluated by isotherm models of Langmuir, Freundlich, and Temkin. The Langmuir model well describes the adsorptive removal of formaldehyde on Ag-AC in this study. Pseudo-first-order and pseudo-second-order kinetic equations were applied to test the experimental data. The pseudo-second-order exhibited the best fit for kinetic study.
EFFECT OF TIME AND TEMPERATURE ON ISOMERIZATION REACTION OF Α-PINENEUSING CATALYST ZR 4+ Nanik Wijayati, Supartono, Nuni Widiarti, Tri Handayani /NATURAL ZEOLITE Wijayati, Nanik; Supartono, Supartono; Widiarti, Nuni; Handayani, Tri
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i2.8993

Abstract

Effects of time and temperature on α-pinene isomerization reaction using catalysts Zr/natural zeolitewas studied. Characterization of the catalysts include: crystallinity, observed using X-Ray Diffraction, count Zr 4+ carried observed using X-Ray Fluorescence, area and porosity catalyst was observed using the Surface Area Analyzer, and acidity catalyst observed through gravimetric method. Isomerization reaction carried out in a batch reactor with temperature variations 90, 120 and 150 C and reaction time variations of 60, 90, 120, 150 and 180 minutes. Best results of isomerisation in this study was obtained at 150 derajat C with a reaction time of 180 minutes. Kindsof isomer obtained was observed using GCMS. Catalyst characterization results indicate that modification of the catalyst by cation Zr increases the acidity from 2.76 to 6.64 mmol/g and does not damage the crystal structure significantly. The highest product conversion in this research is 9.24%, less than the maximum results caused by pre-treatment of the catalyst produces a low area. Thus, temperature and reaction time affect the concentration of α pinene isomerization product in addition to the effect of the catalyst used.
INTENSITAS SERANGAN ORYCTES RHINOCEROS PADA TANAMAN KELAPA DI JEPARA Indriyanti, Dyah Rini; Pertami, Adelia Rizki Purwidya; Widiyaningrum, Priyantini
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7615

Abstract

Salah satu jenis hama yang biasa menyerang tanaman kelapa adalah O.rhinoceros. Desa yang mengalami serangan hama ini adalah Desa Jerukwangi,Bondo, dan Tubanan. Tujuan penelitian adalah mengetahui kondisi areal pertanaman kelapa, intensitas kerusakan kelapa akibat serangan O. rhinoceros dan hasil monitoring O. rhinoceros. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi dengan metode survei dan wawancara petani pemilik tanaman kelapa. Jumlah petani sampel sebanyak 10 orang tiap desa. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lahan pertanaman kelapa masih belum terpelihara dengan baik. Persentse intensitas kerusakan kelapa akibat serangan O. rhinoceros di Desa Bondo (71%), Desa Jerukwangi (64%), dan Desa Tubanan (28%). Hasil monitoring O. rhinoceros yang tertangkap di Desa Jerukwangi menunjukkan masih terdapat potensi serangan dari hama ini, sehingga perlu waspada.

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue