cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MEMBRAN HIBRIDA KITOSAN-SILIKA- PEG Mahatmanti, F Widhi; Wahyuni, Sri
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i2.5573

Abstract

Membran kitosan mempunyai efektivitas pemisahan relatif tinggi tetapi kestabilan mekanik rendah. Untuk meningkatkan kestabilan perlu ditambahkan silika sehingga dihasilkan membran kitosan-silika. Sebagai bahan dasar silika digunakan natrium silikat yang diisolasi dari abu sekam padi. Dalam pembuatan membran kitosan-silika, plasticizer (polietilen glikol/PEG) digunakan untuk meningkatkan kestabilan mekanik membran secara signifikan. Pembuatan membran kitosan-silika-PEG dilakukan dengan cara penguapan larutan dan pencetakan. Membran kitosan-silika-PEG dikarakterisasi sifat mekaniknya dengan menguji kekuatan tarik, persen perpanjangan dan Modulus Young, perubahan gugus fungsi, morfologi, sifat kristalinitas, kestabilan terhadap suhu, sifat hidrofilisitas, dan uji terhadap fluks air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran kitosan-silika dengan komposisi kitosan/silika 1:0,8 mempunyai harga kuat tarik optimum. Penambahan PEG akan meningkatkan harga persen perpanjangan, tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada hasil uji FTIR dan XRD, tetapi meningkatkan sifat hidrofil seiring dengan meningkatnya konsentrasi PEG dan pH. Nilai Fluks air menurun dengan meningkatnya konsentrasi PEG, dimungkinkan PEG terjebak secara fisik dalam padatan komposit.
KARAKTERISASI BRIKET DARI SAMPAH ORGANIK DI LINGKUNGAN KAMPUS UNNES Saputro, Danang Dwi; Rengga, Wara Dyah Pita; Karnowo, Karnowo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 1 (2012): June 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i1.5541

Abstract

Potensi sampah organik di lingkungan Unnes sebagai sumber energi alternatif sangat melimpah, namun belum terolah sepenuhnya. Tujuan penelitian ini adalah menguji karakteristik briket sampah organik di lingkungan Unnes yaitu uji proximate, nilai kalor,dan densitas. Pembuatan briket dengan metode poston press dengan dengan tekanan kompaksi 2000 Psia, 3000 Psia, 4000 Psi, 5000 Psia, 6000 Psia dan 7000 Psia, sebelum dilakukan kompaksi sampah dihancurkan dangan ukuran partikel sebesar lolos mesh 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan kompaksi tidak berpengaruh terhadap nilai kalor pembakaran yaitu sebesar 3950 kalori/gram tetapi kandungan energi per unit volume naik seiring dengan meningkatnya tekana kompaksi. Densitas menentukan kualitas briket, angka yaang tinggi menunjukkan kekompakan briket, tekanan kompaksi 7000 Psia menghasilkan densitas tertinggi sebesar 1.0127 gr/cc. Densitas yang tinggi mempunyai keunggulan dalam penyimpanan dan pengangkutan bahan bakar, semakin besar densitas maka volume atau ruang yang diperlukan lebih kecil untuk massa yang sama
SINTESIS FATTY ACID METHYL ESTHER DARI MINYAK BIJI MAHONI (SWIETENIA MACROPHYLLA, KING) DAN UJI PERFORMANCE-NYA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF PADA MESIN DIESEL Mursiti, Sri; Kusumaningtyas, Ratna Dewi; Matsjeh, Sabirin; Mustofa, Mustofa
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5425

Abstract

Fatty acid methyl ester (FAME) merupakan bahan bakar alternatif pada mesin diesel yang terbarukan. Penelitian ini mensintesis FAME melalui transesterifikasi minyak biji mahoni dengan metanol menggunakan katalis KOH. Tujuannya (1) mendapatkan kondisi optimal sintesis FAME, (2) mengetahui sifat fisis FAME, dan (3) mengetahui performancenya. Minyak biji mahoni memiliki bilangan asam yang tinggi (29,86 mg KOH/ g minyak) sehingga dilakukan esterifikasi. Esterifikasi dilakukan pada suhu 35°C menggunakan katalis H . Transesterifikasi dilakukan dengan perbandingan minyak: metanol= 4:1. Variasinya suhu (30°C - 60°C) dan konsentrasi KOH (0,5% - 1% berat minyak). Didapatkan kondisi optimum reaksi transesterifikasi pada suhu 60°C, konsentrasi KOH 0,75%, waktu reaksi 60 menit, serta rasio volume minyak:metanol= 4:1, dan didapatkan yield sebesar 83,9742%. FAME diuji sifat fisisnya dengan variasi perbandingan FAME:solar: butanol sebesar 1:0:0, 1:1:1, dan 1:2:2. Pengujian meliputi densitas, korosi lempeng tembaga, color ASTM, viskositas kinematis, flash point, pour point, kandungan air, serta CCR. Hasilnya dibandingkan dengan standar kualitas biodiesel (SNI). Data menunjukkan bahwa semua komposisi campuran FAME:solar belum memenuhi persyaratan standar. Uji performance secara lengkap belum dapat dilaksanakan karena dapat menyebabkan kerusakan mesin, tetapi performance konsumsi FAME pada mesin diesel tidak jauh berbeda dengan konsumsi solar pada mesin diesel, tetapi emisinya lebih rendah.
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DAN PROFIL HABITAT DI TAMAN KEHATI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG P, Bambang; R, Margareta; Abdullah, M.
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v13i2.5241

Abstract

Taman Kehati Unnes merupakan salah satu kawasan yang dirancang sebagai kawasan konservasi tanaman lokal Jawa Tengah.Penelitian tahun sebelumnya telah dilakukan analisis keanekaragaman jenis fauna di Taman Kehati Unnes. Penelitian sebelumnya (2013) menunjukan di Taman Kehati Unnes tercatat sebanyak 24 jenisburung, 63 jenis kupu-kupu, dan 26 jenis herpetofauna (amfibi dan reptil) berhasil diidentifikasi. Keanekaragaman fauna juga ditentukan oleh kondisi habitatnya, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis profil habitat. Pengambilan data vegetasi dilakukan menggunakan metode garis berpetak berukuran 20 x 20 m untuk tingkat pohon, 10 x 10 m untuk tingkat tiang, 5 x 5 m untuk pancang, 2 x 2 untuk semai, dan 1 x 1 untuk.Profil vegetasi dibuat dari struktur vertikal penutupan tajukdengan membuat petak ukuran pemanfaatan 40 x 20 m. Pengukuran dilakukan terhadap kedudukan vegetasi, penutupan tajuk, arah tajuk, tinggi tajuk, tinggi bekas cabang vegetasi, dan diameter batang. Hasil penelitian dari 52 petak sampel vegetasi di Taman Kehati Unnes menunjukkan sebanyak 32 jenis tumbuhan herba atau perdu, 13 jenis Pancang, 12 jenis tiang dan 7 jenis pohon dapat diidentifikasi. Jenis rumput yang paling mendominasi adalah Imperata cylindrica (Alang-alang) dengan nilai INP 37.85 tanaman tersebut adalah jenis gulma yang biasa terdapat ditempat terbuka dan terganggu.Jenis tanaman yang paling mendominasi dari kelas pohon, pancangdan tiang adalahLeucaena leucocephala(Mlandingan). Hasil analisis menunjukan Taman Kehati Unnes memiliki tumbuhan yang sangat seragam, hal ini dapat dilihat dari dominasi Mlandingan (Leucaena leucocephala
IDENTIFIKASI APOPTOSIS DENGAN METODE TUNEL PASCA PEMBERIAN EKSTRAK SAMBILOTO DAN PENGARUHNYA TERHADAP VOLUME TUMOR Nugrahaningsih, Nugrahaningsih; Yuniastuti, Ari
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i2.5415

Abstract

Apoptosis adalah kematian sel terprogram (programed cell death) yang bertujuan untuk mempertahankan kestabilan populai sel. Kegagalan pengaturan apoptosis dapat menyebabkan sel membelah tanpa terkendali, yang disebut sebagai kanker. Peningkatan apoptosis merupakan suatu upaya yang dikembangkan sebagai terapi kanker. Pemeriksaan apoptosis dengan metode TUNEL(Terminal deoxyribonucleotidyl transferase dUTP nick end labeling) dapat memberikan gambaran proses apoptosis pada tingkat sel tunggal sehingga lebih spesifik dan memiliki akurasi tinggi. Sambiloto merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang digunakan sebagai anti kanker. Beberapa penelitian yang dilakukan secara in vitro menunjukkan pengaruh andrografolid yang diisolasi dari sambiloto terhadap apoptosis sel kanker pada kultur. Hasil tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut, terutama pengaruhnya bila diberikan secara oral. Penelitian ini dilakukan untuk membuktikan pengaruh ekstrak sambiloto terhadap apoptosis dan volume tumor bila diberikan secara oral dan diidentifikasi dengan metode TUNEL. Penelitian dilakukan dengan desain Randomized post test control group. Sebanyak 24 ekor mencit C3H yang telah tumbuh kanker mamma dibagi secara acak menjadi 4 kelompok masing-masing 6 ekor. Diberikan ekstrak sambiloto dengan dosis 5, 10 dan 15 mg per ekor per hari, dan kelompok kontrol. Pemberian ekstrak sambiloto dilakukan secara oral selama 14 hari. Pengukuran volume tumor dilakukan pada hari ke 1, 4, 8, 12 dan 15. Pada hari ke 15 mencit dimatikan dengan menggunakan eter. Jaringan kanker dibuat blok parafin untuk pemeriksaan apoptosis dengan metode TUNEL. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan sel apoptosis (p=0,000), dengan dosis terbaik 15 mg/hari. Ada beda yang bermakna pada rerata kelipatan penambahan volume tumor (p=0,049). Hasil uji post hoc menunjukkan bahwa perbedaan terletak antara kelompok kontrol dengan kelompok dosis 10 mg/hr. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak sambiloto secara oral meningkatkan sel yang mengalami apoptosis dengan pemeriksaan TUNEL namun belum dapat menurunkan volume tumor.
IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM PADA SUNGAI KALIGARANG DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NETRON CEPAT(AANC) Yulianti, Dwi; Sunardi, -
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.336

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pencemaran logam pada sungaiKaligarang dengan metode Analisis Aktivasi Netron Cepat (AANC). Metode AANCmeliputi metode kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis kualitatif dapat diketahuibahwa air sungai Kaligarang Semarang mengandung unsur-unsur Mg-24, Cu-63, Zn-65, Al-27, Fe-56, Si-28, K-41,Mn-55, dan P-31serta unsur-unsur logam tersebutterdistribusi merata ke seluruh lokasi pengambilan cuplikan air dan sedimen sungaiKaligarang. Kadar unsur-unsur tersebut belum melebihi batas ambang .Kata kunci : logam, sungai, AANC
SINTESIS PLASTIK BIODEGRADABLE AMILUM BIJI DURIAN DENGAN GLISEROL SEBAGAI PENAMBAH ELASTISITAS (PLASTICIZER) Nurhayati, Eni; Latifah, Latifah; Widiarti, Nuni
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 11, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v11i1.5564

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan plastik biodegradable dari pati biji durian dengan menggunakan plasticizer gliserol dan filler kitosan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik plastik amilum biji durian dengan filler kitosan dan plasticizer gliserol. Metode yang digunakan adalah membuat larutan kitosan dengan melarutkan kitosan ke dalam asam asetat 1% (w/v), kemudian ditambahkan pati yang dilarutkan akuades dan ditambah gliserol. Konsentrasi optimum penambahan gliserol plastik biodegradable terdapat pada gliserol 10% (v/w). Hasil tesebut digunakan untuk formulasi plastik biodegradable yaitu dengan penambahan kitosan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik plastik yang dihasilkan adalah plastik pati:kitosan memiliki kuat tarik optimum pada pati:kitosan 6:4 (w/w) dengan kuat tarik 15,203 MPa dan persen perpanjangan 12,1%. Uji biodegradabilitas plastik biodegradable menunjukkan plastik terbaik pada plastik pati:kitosan 6:4 dengan perkiraan waktu terdegradasi 7 hari 23 jam dan weight loss 88,07 %, sedangkan ketahanan plastik terhadap air terdapat pada pati:kitosan 4:6 dengan air yang diserap 68,8%. Karakterisasi plastik biodegradable menggunakan FTIR, diperoleh adanya gugus C=O karbonil dan C-O ester bersifat hidrofil sehingga plastik mudah terdegradasi. Analisis gugus fungsi menggunakan FTIR ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan yaitu plastik mempunyai sifat seperti komponen-komponen penyusunnya.
PEMODELAN SPASIAL HABITAT BURUNG WALET SARANG PUTIH (COLLOCALIA FUCIPHAGA) DENGAN MENGGUNAKAN SIG (SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS) DALAM UPAYA PENGEMBANGAN BUDIDAYA SARANG WALET DI JAWA TENGAH (STUDI KASUS KABUPATEN GROBOGAN DAN KABUPATEN SEMARANG) R, Margareta; Abdullah, -
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 2 (2010): December 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i2.325

Abstract

Tujuan umum penelitian tahun kedua adalah mendapatkan data ilmiahmengenai distribusi dan ekologi burung walet sarang putih berdasarkan distribusisarang walet dan aspek ekologi yang mencakup identifikasi jenis dan kelimpahan,suhu lingkungan, kelembaban, ketinggian, jarak sarang dari sumber air, jalan, sungaidan pemukiman. Penelitian dilakukan di Kabupaten Semarang dan waktupelaksanaan penelitian pada bulan Maret – Oktober 2008. Metode pengumpulandata terdiri dari data spasial mencakup peta jalan, peta sumber air (sungai), petaketinggian, dan peta tutupan lahan. Dari peta-peta tersebut disusun kelas-kelaskesesuaian, yaitu kelas kesesuaian jarak jalan, kelas kesesuaian jarak sungai, kelaskesesuaian ketinggian dan kelas kesesuaian tutupan lahan. Penentuan distribusirumah walet dilakukan dengan menggunakan GPS (Global Positioning System).Analisis data dilakukan melalui analisis spasial dan analisis statistika denganmenggunakan Sistem Informasi Geografis, berdasarkan overlay (metode tumpangtindih), pengkelasan (Class), klasifikasi, penilaian (skoring), dan pembobotan. Setelahitu dilakukan validasi klasifikasi kesesuaian habitat. Hasil penelitian menunjukkanbahwa wilayah yang sangat sesuai sebagai habitat burung walet sarang putih diKabupaten Semarang adalah sebesar 12767 Ha (11,98 %), area yang sesuai seluas80998 Ha (75,98 %) dan tidak sesuai seluas 12880 Ha (12,04 %). Berdasarkan hasilvalidasi, model kesesuaian habitat burung walet sarang putih termasuk dalam kategorisedang (71 %).Kata Kunci : Pemodelan spasial, habitat, walet sarang putih (Collocalia fuciphaga), SIG,Kabupaten Semarang
KARBON AKTIF TERMODIFIKASI NANOSILVER Rengga, Wara Dyah Pita; Hand, Prima Astuti
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v14i1.7620

Abstract

Carbon was prepared from dried waste bamboo (Dendrocalamus asper) using chemical activation with KOH. The carbon was prepared with the activating agent in a mass ratio of KOH and dried bamboo (3:1) at 800oC. Using impregnation technique, the bamboo-based activated carbon has developed with modified Ag nanoparticle (Ag-AC) to capture formaldehyde. The Ag-AC has characteristics of moderate surface area of 685 m/g and average pore size of 2.7 nm. The adsorption equilibriums and kinetics of formaldehyde on Ag-AC measured. The influences of initial formaldehyde on adsorption performance have measured in a batch system. The equilibrium data were evaluated by isotherm models of Langmuir, Freundlich, and Temkin. The Langmuir model well describes the adsorptive removal of formaldehyde on Ag-AC in this study. Pseudo-first-order and pseudo-second-order kinetic equations were applied to test the experimental data. The pseudo-second-order exhibited the best fit for kinetic study.
KAJIAN PERUBAHAN SPASIAL KAWASAN PINGGIRAN KOTA SEMARANG DITINJAU DARI RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) TAHUN 2010 – 2015 Prihanto, Teguh
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 10, No 2 (2012): December 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v10i2.5555

Abstract

Kota Semarang memiliki posisi geostrategis karena berada pada jalur lalu lintas ekonomi pulau Jawa, dan merupakan koridor pembangunan Jawa Tengah. Dalam pelaksanaan pengelolaan dan pengembangan kota, Pemerintah Kota Semarang memiliki rencana-rencana strategis yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2010-2015. RPJMD adalah salah satu dokumen yang berisi kebijakan Pemerintah Kota selama kurun waktu 5 tahun yang disesuaikan dengan masa jabatan Walikota Semarang. Namun ada kalanya setiap kebijakan juga dibarengi dengan penyimpangan atau penyesuaian di lapangan, baik secara teknis, ekonomis maupun politis. Unsur fisik yang sering kali mengalami penyimpangan fungsi adalah pola perubahan spasial (lahan), terutama Kawasan Pinggiran Kota Semarang, di antaranya adalah wilayah Kecamatan Ngaliyan dan Tembalang. Kedua wilayah ini mengalami perkembangan dinamis dalam pemanfaatan dan perubahan fungsi spasial, pergerakan moda, perkembangan perdagangan serta perekonomian. Di wilayah Kecamatan Ngaliyan mengalami perubahan spasial yang membentuk pola perubahan konsentris spasial karena adanya akses utama, yakni berupa jalan kelas 1 yang menghubungkan atau memotong komunitas daerah pinggiran kota (urban fringe). Sedangkan wilayah Kecamatan Tembalang mengalami perubahan spasial yang membentuk pola perubahan dispersi spasial karena adanya pembagian spasial secara merata dari suatu kelompok komunitas urban fringe, sebagai dampak dibangunya jalan-jalan penghubung (jalan lingkungan).

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue