cover
Contact Name
-
Contact Email
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
teknobuga@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Gedung E7 Lantai 2, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga
ISSN : 20854056     EISSN : 25287087     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/teknobuga
Core Subject : Engineering,
Teknobuga : Jurnal Teknologi Busana dan Boga publishes original research articles on the recent issues related to fashion, food, beauty studies, home economics studies, hotel and tourism management, and vocational education
Articles 364 Documents
POTENSI UBI JALAR SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PANGAN -, Rosidah
Teknobuga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sweet potato is one of the unique food commodities because they have severalvarieties with characteristics and advantages of each, there are sweet white potatoes,yellow sweet potatoes, red sweet potato and purple sweet potatoes. The potential ofsweet potato as raw material for food industry is very large, given the abundantresources available materials, for easy cultivation and harvest time is short, other thanthat sweet potatoes have a high flexibility in the processing, complete nutritionalcontent even some substances such very important for the physiological functioning ofthe body because anthosianin and carotene as an antioxidant and rapinasa fiber thatserves prebiotic. Other potential of sweet potato is the public acceptability of theproduct from sweet potatoes, which will be appreciated by the public because thebasic ingredients known to the communitys enough just need to be innovative.Diversification of sweet potato that can be developed by the food industry including,various cookies, cakes, chips, ice cream and baby cereal.Keywords: Potential of sweet potato, food industryUbi jalar merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang unik karena memilikibeberapa varietas dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing, ada ubi jalarputih, ubi jalar kuning, ubi jalar merah dan ubi jalar ungu. Potensi ubi jalar sebagaibahan baku industry pangan sangat besar, mengingat sumber daya bahan tersediamelimpah, karena budi daya yang mudah dan masa panen yang singkat, selain itu ubijalar juga memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam pengolahan, kandungan zat gizinyacukup lengkap bahkan beberapa zat diantaranya sangat penting bagi tubuh karenaberfungsi fisiologis yaitu anthosianin dan karatenoid sebagai anti oksidan serta seratrapinasa yang berfungsi prebiotik.Potensi lain dari ubi jalar adalah daya terima masyarakat terhadap produk dari ubijalar yang akan disukai masyarakat karena bahan dasar sudah cukup dikenaldimasyarakat hanya perlu inovatif. Diversifikasi ubi jalar yang dapat dikembangkanoleh industry pangan di anataranya ; aneka cookies, cake, chip, ice cream dan buburbayi.Kata Kunci : Potensi ubi jalar, Industri pangan
KONTAMINASI LOGAM BERAT PADA MAKANAN DAN DAMPAKNYA PADA KESEHATAN Agustina, Titin
Teknobuga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food is the principle commodity of human being which has played a part inimproving of human’s health directly so that they are capable to do their daily activitieswell. For that reasons, the hygiene of food is very important in order to prevent thehealth’s problems.Ironically, there is much food circulated in the society which is unsecured to beconsumed lately. Especially it is because of the metal contamination such as lead(Pb), mercury (Hg), arsenic (As) and cadmium (Cd). If those metals come into thehuman’s body through food which is consumed by human, it can make the nervesystem troubles, brain damage, paralysis, growth resistance, kidney damage, bonefragility and DNA damage or cancer.Keywords: contamination, metal, health impactMakanan adalah kebutuhan pokok manusia yang secara langsung berperanmeningkatkan kesehatan sehingga mampu melakukan kegiatan sehari-hari secarabaik. Untuk itulah keamanan makanan menjadi sangat penting agar tidakmenimbulkan gangguan kesehatan.Tetapi ironisnya, belakangan ini banyak makanan yang beredar di masyarakat tidakterjamin lagi keamanannya. Khususnya karena terkontaminasi logam-logam beratseperti timbel (Pb), merkuri Hg), arsen (As) dan kadmium (Cd). Padahal bila logamlogamtersebut masuk ke dalam tubuh lewat makanan, selain akan menganggusystem saraf, kerusakan otak, kelumpuhan, pertumbuhan terhambat, kerusakanginjal, kerapuhan tulang dan kerusakan DNA atau kanker.Kata Kunci: kontaminasi, logam berat, dampak kesehatan.
PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN (SEBUAH KAJIAN TERHADAP BISNIS MAKANAN Rachmawati, Rina
Teknobuga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food business will never shrink. During 1997 monetary crisis it proved its resistance andremained undevastated. To succeed in food business, an entrepreneur can not rely solely on theproduct offered and its quality, but it must also consider the services. Food business is increasinglygrowing, yet only few survive in the long run. Nowadays the companies’ goal in marketing hasshifted from customer acquisition to customer retention or customer loyalty. Customer loyalty is themain target marketers work out to achieve. With loyalty of customers at hand, companies will getbenefit as expected. As such, companies will be able to maintain their business. However, it takescustomers’ satisfaction in order to get their loyalty. In fact customer satisfaction depends on somefactors such as quality of customer service, customer value and product advantages. These fourfactors are closely related and essential to bring benefits to the companies which in turn affect thesustainability of food business.Key word : customer loyality, customer expectasyk, eksisBisnis makanan tidak akan pernah meredup. Pada saat krisis moneter tahun 1997,bisnis makanan tidak terkena imbasnya. Dalam mengembangkan bisnis makanan, pengusaha tidakcukup hanya mengandalkan barang dan mutu produk yang dijual, tetapi juga harus disertai denganjasa (servis). Semakin banyaknya bisnis makanan yang berkembang, tidak semuanya mampubertahan lama. Dalam terminologi pemasaran dapat dikatakan bahwa tujuan perusahaan terkaitdengan pemasaran saat ini telah bergeser dari akuisisi pembeli (customer acquisition) kepadakesetiaan pelanggan (customer retention or customer loyalty). Loyalitas pelanggan merupakantujuan inti yang diupayakan pemasar. Hal ini dikarenakan dengan adanya loyalitas pelanggansesuai dengan yang diharapkan, dapat dipastikan perusahaan akan meraih keuntungan. Dampaklainnya adalah perusahaan mampu mempertahankan bisnisnya (eksistensi). Untuk mendapatkanloyalitas diperlukan kepuasaan pelanggan. Dan untuk mendapatkan kepuasaan pelanggan, perluadanya faktor pendukung, antara lain kualitas pelayanan terhadap pelanggan, nilai pelanggan(customer value) dan keunggulan produk (product advantage). Keempat faktor tersebut salingberkaitan erat dan mampu memciptakan keuntungan usaha yang juga berdampak terhadapeksistensi bisnis makananKata kunci : loyalitas pelanggan, kepuasaan pelanggan, eksistensi
PEMBUATAN PAES PENGANTIN SOLO DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROPORSIONAL Ihsani, Ade Novi Nurul
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paes merupakan riasan dahi yang berwarna hitam atau hijau. Paes pada tata rias pengantin gaya solo terdiri empat (4) bagian, yaitu gajahan, penitis, pengapit dan godeg. Beberapa bagian paes tersebut memiliki bentuk yang berbeda, gajahan bentuknya seperti ujung telur bebek, penitis bentuknya kuncup bunga kantil, penitis bentuknya ujung telur ayam dan godeg seperti bunga turi. Dewasa ini pembuatan paes dapat dilakukan dengan bermacam-macam teknik, salah satunya dengan menggunakan   teknik   proporsional.   Teknik   proporsional   adalah   teknik   dalam membuat paes yang dibuat dengan bantuan kertas. Kertas tersebut dipotong dengan ukuran 10 X 10 cm dan dilipat menjadi segitiga sama sisi. Kertas tersebut digunakan untuk  mengukur  jari  pengantin  yang  nantinya  akan  digunakan  sebagai  patokan dalam pembuatan paes. Tujuan pembuatan paes dengan teknik proporsional agar mempermudah perias pemula dalam membuat paes. Hasil membuat paes dengan menggunakan teknik modern lebih mudah daripada menggunakan teknik modern karena, patokan yang digunakan adalah dengan menggunakan jari pengantin wanita sendiri.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PENGOLAHAN KUE INDONESIA DARI BAHAN PISANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS X PATI SERI SMK NEGERI 3 PATI TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Nawangsri, Siti
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana penerapan model pembelajaran Cooperative  Learning,  meningkatkan  kualitas  pembelajaran pengolahan kue Indonesia bahan dasar pisang, pada siswa kelas X Patiseri SMK 3 Pati. Penelitian ini melalui dua siklus.Hasil Penelitian ini dengan model pembelajaran Coooperative Learning menjadi lebih baik jika dibandingkan dengan pembelajaran dengan model sebelumnya. Pada siklus I ketuntasan klasikal 93,10% dan siklus II klasikal meningkat  menjadi  100%.  Hal  ini  diketahui  pembelajaran  Cooperative Learning dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi mengolah kue pisang.
PENINGKATAN PENGETAHUAN POLA MAKAN SEHAT BAGI SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL MUBTADIIN BALEKAMBANG JEPARA Fathonah, Siti; Setyaningsih, Dyah Nurani; Astuti, Pudji
Teknobuga Vol 2, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan penyuluhan diet sehat adalah 1)  santri putri memiliki pengetahuan diet sehat, dan 2) santri putri  memiliki keahlian untuk membangun menu seimbang. Pelaksanaan pelayanan masyarakat adalah penjelasan diet sehat untuk anak perempuan santri di pondok pesantren Balekambang Jepara. Kegiatan ini dilakukan  dengan  tiga  tahap,  yaitu:  1)  persiapan  dengan  aktivitas  izin  dan penyusunan  item  dan  praktek,  2)  pelaksanaan  dua  kali  pertemuan,  dengan penjelasan diet sehat, dan seimbang menu untuk remaja dan praktek, dan 3) monitoring. Orang-orang Target gadis-gadis santri di pondok pesantren Roudlotul Mubtadiin sebanyak 25 orang. Kehadiran peserta dalam mengikuti kegiatan dalam kategori tinggi, dengan jumlah peserta yang menghadiri 100%, peserta yang menarik dan keseriusan dalam kegiatan berikut yang ditunjukkan dengan jumlah pertanyaan dan antusias dalam mengikuti penyuluhan dan praktek untuk menu seimbang. Santri perempuan memiliki pengetahuan tentang diet sehat. Berarti nilai pre-test dan post- test meningkat tajam dari 56,7 menjadi 77,2, dan efektivitas 0,46 dalam kategori sedang. Keterampilan dalam membangun menu untuk dirinya sendiri cukup baik, dengan menu struktur 3 kali dan 2 makanan tambahan. Kegiatan ini perlu untuk menindaklanjuti dengan kegiatan kelanjutan terdiri dari 1) pengembangan topik lainnya untuk anak perempuan santri, seperti perhitungan menu gizi yang diperlukan dan 2) memberikan keterampilan untuk mengolah makanan (sayur, lauk, makanan ringan) untuk remaja.
PEMANFAATAN DAUN TEMBAKAU UNTUK PEWARNAAN KAIN SUTERA DENGAN MORDAN JERUK NIPIS Santosa, Ester Kusumawati; Kusumastuti, Adhi
Teknobuga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zat warna alam digunakan untuk pewarnaan tekstil, karena lebih murah, mudah diperoleh, dan ramah lingkungan. Salah satu di antaranya adalah daun tembakau (nicotiana tabacum). Penelitian eksperimen dilakukan untuk mengetahui perbedaan kualitas warna kain sutera yang dicelup dengan konsentrasi mordan jeruk nipis (citrus aurantifolia swingle). Variasi konsentrasi jeruk nipis 25g/l, 50g/l, 75g/l, dan 100g/l menjadi variabel bebas, kualitas warna kain sutera adalah variabel terikat. Variabel  kontrolnya:  konsentrasi  daun  tembakau  750g/l,  waktu  pencelupan  1  jam, waktu mordanting 30 menit, dan frekuensi pencelupan sebanyak 5 kali. Pengumpulan data dilakukan melalui uji laboratorium. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa hipotesis diterima, artinya kualitas warna kain sutera berbeda secara signifikan pada setiap variasi konsentrasi mordan jeruk nipis. Makin tinggi konsentrasi mordan yang digunakan, ketahanan luntur warna terhadap pencucian makin baik, dan warna makin tua. Kesimpulan dari penelitian ini adalah daun tembakau dapat dipakai sebagai pewarna kain sutera dengan bantuan mordan jeruk nipis, dengan kualitas warna optimum pada pemakaian konsentrasi mordan 100g/l.
Efektivitas Penggunaan Pola Kombinasi Dalam Pembuatan Busana Pesta Siswa Tata Busana SMK Syafi’i Akrom Pekalongan NISA, GHOSWATUN; Setyowati, Erna; Musdalifah, Musdalifah
Teknobuga Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan  busana  pesta  merupakan  salah  satu  mata  pelajaran program produktif. Pada proses pembuatannya menggunakan pola konstruksi, namun hasilnya kurang memuaskan, belum sesuai dengan disain dan waktu pengerjaan yang realtif lama, jadi dimungkinkan lebih efektif menggunakan pola kombinasi, yaitu pembuatan pola yang dibuat menggunakan sistem konstruksi diatas kertas kemudian model yang rumit dibuat dengan sistem draping yang langsung dikerjakan pada dress form.  Tujuan  penelitian  ini  1)Mengetahui  efektivitas  penggunaan  pola  kombinasi dalam  pembuatan  busana  pesta  siswa  SMK  Syafi’i  Akrom  Pekalongan  dan,2)Mengetahui seberapa besar efektivitas penggunaan pola kombinasi dalam pembuatan busana pesta siswa SMK Syafi’i Akrom pekalongan. Populasi dalam penelitian ini  adalah siswa kelas XI SMK Syafi’i Akrom Pekalongan sejumlah 39 siswa.   Teknik   pengambilan   sampel   yaitu   dengan   total   sampling.   Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dan dokumentasi. Metode analisis  data  menggunakan  deskriptif  persentase.  Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa   penggunaan   pola   kombinasi   lebih   efektif   jika   dibandingkan   dengan penggunaan pola konstruksi. Hal ini berdasarkan hasil dari praktek siswa pada pembuatan busana pesta yang menggunakan pola kombinasi mencapai   87,40% dalam kategori sangat tinggi, sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan pola konstruksi diperoleh 79,39% dalam kategori tinggi. Simpulan pada penelitian menunjukkan  Penggunaan pola kombinasi  lebih  efektif dibandingkan penggunaan pola konstruksi pada pembuatan busana pesta siswa SMK Syafi’i Akrom Pekalongan. Besarnya efektivitas penggunaan pola kombinasi dalam kategori sangat tinggi pada pembuatan busana pesta siswa SMK Syafi’i Akrom Pekalongan, sedangkan pola konstruksi sebagai kontrol termasuk kategori tinggi. Saran, untuk guru praktek diharapkan  menerapkan  pola  kombinasi  pada  pembelajaran  pembuatan  busana pesta, karena dengan menggunakan pola kombinasi hasil busana lebih baik dan waktu lebih efektif. Kekurangan dari pola kombinasi adalah pada saat pembuatan pola draping karena langsung menggunakan bahan utama, jika terjadi kesalahan berdampak langsung pada biaya, maka perlu kecermatan pada siswa dan guru dalam membuat pola kombinasi. Pada penggunaan pola kombinasi dengan model backless sebaiknya pada bagian lipit tengah muka di beri kupnat, sehingga jatuhnya lipit lebih baik.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMPETENSI MENGGAMBAR BUSANA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PROPORSI TUBUH MANUSIA PADA KELAS XII PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA SMK NEGERI 3 PATI JAWA TENGAH TAHUN DIKLAT 2007/2008 Suwartinah, Suwartinah
Teknobuga Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang mampunya siswa dalam menghasilkan desain gambar busana yang proporsional, sehingga mempengaruhi prestasi belajarnya. Bertujuan meningkatkan kompetensi menggambar busana dengan menggunakan media proporsi tubuh manusia dan mendeskripsikan perubahan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran   menggambar busana dengan menggunakan media proporsi tubuh manusia. Subyek penelitian siswa kelas XII Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri 3 Pati sebanyak 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kompetensi menggambar busana siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan media proporsi tubuh manusia mengalami peningkatan. Hasil analisis data dari tes pratindakan, siklus I, sampai siklus II terus meningkat. Hasil tes pratindakan yaitu sebelum tindakan penelitian dilakukan, menunjukkan bahwa rata-rata skor yang dicapai sebesar 53,12%. Pada siklus I rata- rata skor menjadi 64,84%. Pada siklus I ini terjadi peningkatan sebesar 11,72% dari pratindakan. Pada siklus II rata-rata skor meningkat menjadi 74,84% (meningkat sebesar 10,0% dari siklus I), dan telah memenuhi target yang peneliti yaitu 70,0.
POTENSI UBI JALAR SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI PANGAN Rosidah, Rosidah
Teknobuga Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknologi Jasa dan Produksi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubi jalar merupakan salah satu komoditas bahan pangan yang unik karena memiliki beberapa varietas dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing, ada ubi jalar putih, ubi jalar kuning, ubi jalar merah dan ubi jalar ungu. Potensi ubi jalar sebagai bahan baku industry pangan sangat besar, mengingat sumber daya bahan tersedia melimpah, karena budi daya yang mudah dan masa panen yang singkat, selain itu ubi jalar juga memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam pengolahan, kandungan zat gizinya cukup lengkap bahkan beberapa zat diantaranya sangat penting bagi tubuh karena berfungsi fisiologis yaitu anthosianin dan karatenoid sebagai anti oksidan serta serat rapinasa yang berfungsi prebiotik. Potensi lain dari ubi jalar adalah daya terima masyarakat terhadap produk dari ubi jalar yang akan disukai masyarakat karena bahan dasar sudah cukup dikenal dimasyarakat hanya perlu inovatif. Diversifikasi ubi jalar yang dapat dikembangkan oleh industry pangan di anataranya ; aneka cookies, cake, chip, ice cream dan bubur bayi.

Page 2 of 37 | Total Record : 364