cover
Contact Name
Asti Rahmaningrum
Contact Email
kawistara@ugm.ac.id
Phone
+62 895-3345-98070
Journal Mail Official
kawistara@ugm.ac.id
Editorial Address
Gedung Lengkung, Unit 1, Lantai 2, Sayap Timur Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, Jalan Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta Telp. (0274-564239 extc. 207)
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
ISSN : 20885415     EISSN : 23555777     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 3 (2020)" : 9 Documents clear
Analisis Daya Tarik Budidaya dan Pengolahan Kopi untuk Pengembangan Agrowisata di Desa Babadan Banjarnegara Ihsan Fathoni
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.42975

Abstract

Desa Babadan memiliki perkebunan kopi sekitar 70 ha dan sekitar 30 ha diantaranya telah berproduksi. Selain itu, Desa Babadan berada di jalur alternatif menuju kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng, ini artinya Desa Babadan berpotensi menarik minat wisatawan kopi dari berbagai kalangan. Atraksi wisata kopi saat ini didominasi aktivitas panen, penanganan pascapanen, dan konsumsi kopi, sehingga perlu alternatif pengembangan daya tarik budidaya kopi. Oleh karena itu, perkebunan kopi di Desa Babadan Banjarnegara perlu dikembangkan melalui analisis daya tarik budidaya dan pengolahan kopi, sehingga dapat menambah pengetahuan bagi wisatawan dan meningkatkan pendapatan petani kopi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi daya tarik budidaya hingga pengolahan kopi, potensi wisatawan kopi, dan rekomendasi untuk pengembangan wisata kopi di Desa Babadan. Pengambilan sampel secara purposive sampling dari wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara yang tertarik pada pengembangan agrowisata kopi dan dianalisis secara kuantitatif. Data diperoleh dengan melakukan studi pustaka, observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik budidaya dan pengolahan kopi paling diminati yaitu daya tarik panen dan pengolahan kopi baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Secara umum hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata kopi berdasarkan daya tarik budidaya dan pengolahan kopi dapat menarik semua kalangan wisatawan dan dapat dikembangkan dengan cara yang sama bagi kepentingan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara.
Model Pengembangan Pariwisata Kreatif untuk Mencapai Keberlanjutan di Desa Wisata Kasongan Woro Swesti; John Soeprihanto; Dyah Widiyastuti
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.44157

Abstract

Seiring dengan perkembangan pariwisata khususnya pariwisata budaya yang tidak hanya menempatkan wisatawan sebagai “penonton” atau penikmat saja, maka pengembangan Desa Wisata Kasongan sebagai tujuan wisata pariwisata kreatif diharapkan dapat memaksimalkan potensi wisata budaya melalui kekhasan kerajinan dimiliki. Sayangnya, Desa Wisata Kasongan saat ini dominan pada upaya memenuhi pasokan industri gerabah sebagai komoditas perdagangan daripada tujuan pengembangan pariwisata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study research). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka, dengan model analisis data kualitatif Spradley. Hasil penelitian menunjukan, tahap perkembangan pariwisata di Kasongan saat ini menurut konsep Tourism Area Life Cycle berada pada tahap kedua yaitu involvement (fase pelibatan). Untuk meningkatkan perkembangan pariwisata di Desa Wisata Kasongan pada tahap ketiga (development phase), maka penulis mengusulkan model pengembangan pariwisata kreatif. Model pengembangan pariwisata kreatif di Desa Wisata Kasongan merupakan gabungan kondisi faktor internal dan eksternal yang memerlukan campur tangan dari institusi atau lembaga yang memiliki perhatian serius pada pariwisata. Model pengembangan pariwisata kreatif di Desa Wisata Kasongan merupakan model pengembangan yang berdasarkan pada pola bisnis industri kreatif subsektor kerajinan yang berkelanjutan, dimana pariwisata berperan memberikan nilai tambah, yang nilai komersialnya ternyata mampu melebihi bisnis/industri kerajinan itu sendiri. Penerapan konsep pengembangan pariwisata kreatif, pada akhirnya diharapkan mampu mendorong terciptanya keberlanjutan dalam pembangunan pariwisata di Desa Wisata Kasongan dari sisi sosial budaya, lingkungan, dan ekonomi.
Keragaman Konsumsi Pangan Rumah Tangga di Provinsi Jawa Tengah Sukmasari Dewanti
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.46787

Abstract

Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu provinsi dengan ketersediaan pangan yang cukup baik ditandai dengan kontribusinya sebagai salah satu lumbung pangan nasional yang menghasilkan berbagai jenis pangan, seperti padi, jagung, ubi kayu, kacang tanah, kedelai, dan kacang hijau. Meskipun demikian, hal itu tidak membuat provinsi ini terbebas dari persoalan pangan. Salah satu persoalan pangan yang dihadapi Provinsi Jawa Tengah adalah konsumsi kalori yang masih di bawah angka nasional pada tahun 2017 dan konsumsi pangan yang belum beragam. Konsumsi pangan yang terlalu bertumpu pada jenis pangan tertentu dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keragaman konsumsi pangan, variasi keragaman konsumsi pangan antar wilayah ekskeresidenan; faktor sosial demografi dan ekonomi yang memengaruhi keragaman konsumsi pangan rumah tangga; serta menganalisis hubungan tingkat keragaman konsumsi pangan dengan tingkat ketahanan pangan di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan data bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2018 yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensia menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi keragaman konsumsi pangan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2018 sudah cukup baik yang tercermin dari skor pola pangan harapan mencapai 89,07. Konsumsi padi-padian dan minyak & lemak sudah melebihi kondisi ideal. Selain itu, terdapat vasiasi keragaman konsumsi pangan pada keenam wilayah ekskeresidenan di Jawa Tengah. Analisis regresi logistik biner menyimpulkan jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga, status daerah tempat tinggal dan pendapatan perkapita rumah tangga memengaruhi keragaman konsumsi pangan. Keragaman konsumsi pangan dan ketahanan pangan rumah tangga terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan
Blind Code pada Uang Kertas Rupiah Pesan Komunikasi dan Komunikasi Pesan kepada Publik Disabilitas Netra Hanny Hafiar; Yanti Setianti; Priyo Subekti; Anwar Sani
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.48865

Abstract

Mengenali nominal pada uang kertas merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki masyarakat. Walaupun uang kertas rupiah sudah dilengkapi dengan blind code (penanda khusus bagi disabilitas netra), namun, bagi sebagian penyandang disabilitas netra, terutama anak-anak yang mengalami hambatan penglihatan, mengenali nominal uang kertas menjadi tantangan unik dan kendala tersendiri. Oleh karena itu tujuan dari riset ini adalah untuk melakukan pemetaan kendala yang dihadapi disabilitas netra saat mengenali nominal uang kertas rupiah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode studi kasus deskriptif, dengan kasus tunggal yang bersifat intrinsik. Pengumpulan data dilakukan, antara lain, dengan cara observasi, focus group discussion, dan studi dokumentasi. Teknik penentuan sampel dilakukan secara purposif terhadap populasi yang menjadi peserta pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi blind code bagi penyandang disabilitas netra. Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari pihak Bank Indonesia, dan berlokasi di SLBN A Kota Bandung. Adapun hasil pemetaan kendala menunjukkan bahwa perbedaan ukuran kertas untuk berbagai nominal pada uang kertas rupiah memberikan tantangan tersendiri bagi penyandang disabilitas netra. Selain itu, jenis kertas yang mudah lusuh, penggunaan blind code yang bervariasi pada beberapa emisi, keberadaan Blind code yang kurang tegas saat dilakukan perabaan, intaglio penanda lain acap kali mengaburkan konsentrasi penyandang disabilitas netra dalam mencari blind code. Warna dan gambar yang relatif mirip juga dianggap kurang memudahkan upaya penyandang disabilitas netra dalam mengenali uang kertas pada konteks transaksi yang membutuhkan waktu singkat.
Jogja Dance Community Ruang Negosiasi dalam Jagad Tari di Yogyakarta Paramitha Dyah Fitriasari; Galih Prakasiwi
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.49816

Abstract

Kesenian Yogyakarta memiliki identitas yang kuat dengan upaya preservasi seni tradisi berbasis kuasa dominan Kraton Yogyakarta sebagai sentralnya. Aturan seni tradisi yang mengikat, memunculkan peluang pengembangan maupun inovasi baru berdasar kebebasan. Tulisan ini melihat perwujudan kebebasan dan strategi dalam memposisikan diri pada jagad tari di Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara. Data tersebut dikelindankan dengan pengamatan pada 2016 hingga 2018. Jogja Dance Community merupakan jaringan yang menaungi kelompokkelompok tari di Yogyakarta. Beberapa kelompok yang tergabung diiniasiasi oleh anak-anak muda dalam pengejawantahan kebebasan melalui kekontemporerannya. Pilihan tersebut memerlukan strategi untuk dapat bernegosiasi dengan jagad tari di tempatnya bernaung. 
Hibriditas, Nation, dan Aspek Nostalgis Representasi Pascakolonial dalam Lirik Lagu-Lagu Jawa Suriname Hary Sulistyo; Panji Satrio Binangun; Endang Sartika
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.58521

Abstract

Tulisan ini membahas representasi hibriditas identitas dan kebudayaan yang tercermin dalam lirik-lirik lagu berbahasa Jawa (suku di Indonesia) pada masyarakat Jawa yang di hidup Suriname (Amerika Selatan). Budaya hybrid tersebut umum ditemukan di kalangan masyarakat diaspora memiliki aspek nostalgis yang merasa bagian dari leluhurnya. Mengacu pada teori pasca-kolonial Bhaba (1994), tulisan ini mununjukkan bagaimana lirik lagu yang latar budaya hybrid tidak hanya menghadirkan perpaduan kebudayaan tetapi juga gagasan nation yang baru. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan langkahlangkah penelitian meliputi pembacaan terhadap lirik lagu, pengkategorian aspek hibriditas dan deskripsinya, penjabaran konsepsi nation dan aspek nostalgis dengan dukungan data penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga manifestais hibriditas kebudayaan, yaitu: (1) hibriditas masyarakat Jawa Suriname yang memuat tiga kebudayaan asal usul Jawa, kolonialisme Barat, masyarakt multietnis Suriname, (2) identitas ganda Jawa dan Suriname dalam melalui aktivitas nostalgis mengenang leluhur, dan (3) gagasan nation baru yang dibentuk oleh kesadaran atas kehidupan baru dengan perjuangan hidup Suriname kekinian. 
Membangun Promosi Pariwisata melalui Regram Studi Akun Instagram @Indtravel Nimas Ayu Pranita Kusuma; Heddy Shri Ahimsa-Putra; John Suprihanto
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.59146

Abstract

Regram adalah istilah yang digunakan pada media sosial Instagram untuk mendefinisikan unggah ulang konten. Strategi regram menjadi fenomena baru dalam promosi pariwisata. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menggunakan strategi tersebut pada konten promosi destinasi pariwisata tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena promosi pariwisata melalui konten regram. Penelitian ini menggunakan Analisis wacana untuk mendapatkan gambaran fenomena regram sebagai promosi pariwisata dan menggali dinamika komunikasi promosi pada akun Instagram @indtravel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam membangun konten promosi sangat dipengaruhi oleh citra yang ingin ditampilkan. Akun @indtravel fokus pada destinasi branding dan customer sehingga konten regram ditujukan untuk menginspirasi audiens untuk berkunjung ke destinasi. 
Spiritual Analysis of the Ability of Community Resilience to Post-earthquake Trauma in the ATC Temporary Shelter At Mpanau Village Sigi District Afrina Januarista
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.61030

Abstract

Bencana dapat menyebabkan kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya nyawa manusia, atau memburuknya derajat kesehatan. Trauma yang dialami oleh korban bencana membutuhkan dukungan spiritual untuk bangkit dari keterpurukan pasca bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spiritual dengan kemampuan resiliensi masyarakat pasca trauma gempa bumi. Metode analisis data ini menggunakan Fisher’s Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Penelitian ini dilakukan pada bulan April hingga Agustus di Huntara ATC Desa Mpanau. Jumlah sampel sebanyak 80 orang, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 17- 55 tahun, dapat membaca dan menulis, serta bertempat tinggal di Huntara ATC Desa Mpanau. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara spiritual dengan kemampuan resiliensi masyarakat pasca trauma gempa bumi di Huntara ATC Desa Mpanau.
Hubungan Persepsi dan Sikap Penyuluh Pertanian terhadap Minat Penggunaan Aplikasi Si Katam Terpadu Berbasis Website di Yogyakarta Rahima Kaliky; Subejo -; Azrina Sabila; Ari Widya Handayani
Jurnal Kawistara Vol 10, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/kawistara.62110

Abstract

 Penelitian bertujuan mengkaji hubungan antar persepsi penyuluh pada kegunaan/manfaat (perceived usefullnes) dan kemudahan penggunaan (perceived ease of use) dengan sikap (attitude) dan minat perilaku (intention to use) program aplikasi Sistim Informasi Kalender Tanam Terpadu (SI Katam Terpadu) dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi di DIY. Penelitian dilakukan di kabupaten Gunungkidul, Bantul, Sleman dan Kulon Progo menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah penyuluh pertanian ASN dan THL-TBPP pada 4 kabupaten di DIY sejumlah 336 orang. Pada masing-masing kabupaten diambil 15 orang sebagai sampel menggunakan metode acak sederhana (simple random) dengan sistem lotere. Total sampel penelitian sebanyak 60 responden. Hasil analisis outer model menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha >0,7 dan nilai composite reliability > 0,80 serta nilai AVE >0,5 yang bermakna bahwa variabel-variabel manifes (indikator) dari semua variabel laten/konstruk adalah valid dan reliabel dan bebas dari multikoliniaritas yang ditandai dengan nilai VIF<5.Hasil analisis inner model menunjukkan bahwa hubungan antara attitude dengan intention to use adalah positif dan signifikan dengan PValue <0,05. Hubungan antara perceived ease to use dengan attitude adalah positif namun tidak signifikan dengan PValue>0,05.Hubungan antara perceived usefulness dengan attitude positif dan signifikan dengan PValue <0,05. Kesimpulannya adalah Niat/minat perilaku penyuluh pertanian di DIY untuk menggunakan Aplikasi SI Katam terpadu berhubungan positif dan signifikan dengan sikap mereka terhadap aplikasi sistem informasi tersebut; sikap penyuluh pertanian terhadap Aplikasi SI Katam Terpadu berhubungan positif tetapi tidak signifikan dengan persepsi mereka terhadap kemudahan penggunaan (perceived ease to use) aplikasi tersebut, namun berhubungan positif dan signifikan dengan persepsi mereka terhadap kegunaan/manfaat (perceived usefulness) Aplikasi sistem informasi tersebut.       

Page 1 of 1 | Total Record : 9