cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di SMP Muhammadiyah Waipare Kabupaten Sikka Vitalia Rahmawati Safrudin; Ichsan Anshory
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11613

Abstract

Abstract: One of the competency standards that must be possessed by a teacher is professional competency. In reality, there are still teachers who lack professional competency. The purpose of this study is to determine 1) the factors that influence the professional competence of teachers in Muhammadiyah Waipare Middle School. 2) Efforts are made in improving the professional competence of teachers in Muhammadiyah Waipare Middle School. The method used in this research is descriptive qualitative. Informants in the study were teachers, principals, vice-principals in student fields, school treasurers. Data collection uses observation, interview, and documentation techniques. The results of this study indicate that 1) factors influencing teacher professional competence include difficulties in delivering teaching material, internal factors, availability of facilities and infrastructure, teachers who are often not on time, lack of teacher welfare. 2) Efforts made to improve the professional competence of teachers in Muhammadiyah Waipare Junior High School are to increase the number of reference books, provide opportunities for teachers to continue to higher levels of education, Add infrastructure, provide opportunities for teachers to take part in MGMP workshop activities, and increase teacher welfare.Keywords: Professional Competency, Teachers, Secondary Education Abstrak: Standar kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru salah satunya adalah kompetensi profesional. Pada kenyataannya masih ada guru yang kurang menunjukkan kompetensi profesional. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi profesional guru di SMP Muhammadiyah Waipare. 2) Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SMP Muhammadiyah Waipare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan pada penelitian adalah Guru, Kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, bendahara sekolah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) faktor yang mempengaruhi kompetensi profesional guru meliputi kesulitan dalam menyampaikan materi ajar, faktor internal, ketersedian sarana dan prasarana, guru yang sering tidak tepat waktu, kurangnya kesejahteraan guru. 2) Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SMP Muhammadiyah Waipare yaitu dengan menambah jumlah buku referensi, memberikan kesempatan kepada guru untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Penambahan sarana prasarana, memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti kegiatan workshop MGMP, dan meningkatkan kesejahteraan guru.Kata kunci: Komepetensi Profesional, Guru, Pendidikan Menengah
Program Peningkatan Keterampilan Literasi Pada Sekolah Unggul Di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang Maulana Hudan Daromi; Mohammad Syaifuddin
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11614

Abstract

Abstract: The Studi aims to describe 1) the strategy of improving literacy skills in superior schools in elementary school of Muhammadiyah 9 Malang. 2) the constraints of the strategy to improve literacy skills in superior schools in elementary school of Muhammadiyah 9 Malang. 3) the solution to the problem of improving literacy skills in superior schools in the elementary school of Muhammadiyah 9 Malang. The research method used is a qualitative approach with the type of research is descriptive. Data obtained through interviews, observation, and study documentation. Data analysis using Miles and Huberman analysis. After analyzing the data, the validity of the data is tested using triangulation techniques and extensions of observation. The results of the study show that literacy activities began in 2015. There was an increase in literacy skills at SD Muhammadiyah 9 Malang. Students who were originally only accustomed to reading non-text books, now students can already produce literacy products, namely books. The strategy to improve literacy skills at SD Muhammadiyah 9 Malang city refers to the three stages of school literacy. Starting from the habituation stage, development, until the implementation stage of literacy-based learning. The constraints of strategy in improving literacy skills in SD Muhammadiyah 9 Malang, include: (1) procurement of non-text reading books, (2) teacher literacy competencies are still low, (3) students' enthusiasm in literacy is low, (4 ) lack of funding, (5) narrow library space, (6) the absence of special staff as librarians. Solutions from strategic obstacles in improving literacy skills in SD Muhammadiyah 9 Malang, among others: (1) there are tuition fees for homeroom teachers and student guardians, (2) homeroom teachers make budget proposals, (3) schools work together with the literacy community, (4) socialization of funding to student guardians, (5) structuring library space, (6) assignments and scheduling teachers as a librarian.Keywords: Program, Improvement, Skills, Literacy Abstrak: Tujuan Penelitian yaitu untuk mendeskripsikan 1) strategi program peningkatan ketrampilan literasi pada sekolah unggul di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. 2) kendala strategi peningkatan keterampilan literasi pada sekolah unggul di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. 3) solusi permasalahan strategi peningkatan keterampilan literasi pada sekolah unggul di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Miles dan Hubberman. Setelah dianalisis maka data diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi dan perpanjangan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pelaksanaan kegiatan literasi dimulai tahun 2015. Ada peningkatan keterampilan  literasi di SD Muhammadiyah 9 kota Malang. Siswa yang semula hanya terbiasa membaca buku non teks, sekarang siswa sudah bisa menghasilkan produk literasi yaitu buku. Strategi peningkatan keterampilan literasi di SD Muhammadiyah 9 kota Malang mengacu pada tiga tahapan literasi sekolah. Mulai dari tahap pembiasaan, pengembangan, sampai tahap penerapan pembelajaran berbasis literasi. 2) Kendala strategi dalam peningkatan keterampilan literasi di SD Muhammadiyah 9 kota Malang, antara lain: (1) pengadaan buku bacaan non teks, (2) kompetensi literasi guru masih rendah, (3) semangat siswa dalam literasi rendah, (4) kurangnya pendanaan, (5) ruang perpustakaan yang sempit, (6) tidak adanya tenaga khusus sebagai pustakawan. 3) Solusi dari kendala strategi dalam peningkatan keterampilan literasi di SD Muhammadiyah 9 kota Malang, antara lain: (1) adanya iuran wali kelas dan wali murid, (2) wali kelas membuat usulan anggaran, (3) sekolah bekerjasama dengan komunitas literasi, (4) sosialiasi pendanaan kepada wali murid, (5) penataan ruang perpustakkan, (6) penugasan dan penjadwalan guru sebagai pustakawan.Kata kunci: Program, Peningkatan, Ketrampilan, Literasi
Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer (Studi Multisitus) Di MIN 1 Dan MIN 2 Flores Timur Ilmin Sakir; Akhsanul In’am; Sri Hartiningsih
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11615

Abstract

Abstract: This study aims to examine the role of the MIN 1 and MIN 2 principals of East Flores as managers, success supporting factors, the obstacles faced and the principal's efforts to overcome obstacles. The research method used is a qualitative approach with the type of research is descriptive. This research uses a multi-site study. Data obtained through interviews, observation, and study documentation. The results of this study indicate that the roles of the heads of MIN 1 and MIN 2 as managers are 1) Involving teachers and staff in managing school programs; 2) Conduct curriculum management; 3) Creating a conducive learning and achievement climate; 4) Include teachers in training to improve their competence; 5) Facilitating facilities and infrastructure supporting school activities; 6) Planning a budget; 7) Conduct student management activities; 8) Specifically assigning teachers to oversee the program, and 9) Conduct supervision. Internal factors that support the success of the heads of MIN 1 and MIN 2 East Flores as managers are the togetherness of the teachers to optimize their potential and the willingness to sincerely carry out the school programs that have been planned together. The external factor is the strong support of student guardians in the programs that have been run by schools. The internal obstacle faced by the heads of MIN 1 and MIN 2 East Flores as managers are the limited time for teachers to carry out or run the program to the maximum extent possible. The external obstacle is the student's guardian awareness of the school program. Efforts made by the heads of MIN 1 and MIN 2 East Flores as managers in improving the quality of schools to overcome internal and external problems are communicating to teachers to be more active in carrying out or carrying out planned programs.Keywords: Principal, Manager, Multisitus Study Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepala sekolah MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur sebagai manajer, faktor pendukung keberhasilan, kendala yang dihadapi dan upaya kepala sekolah mengatasi kendala. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Penelitian ini menggunakan studi multisitus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran kepala MIN 1 dan MIN 2 sebagai manajer yaitu 1) Melibatkan guru dan pegawai dalam pengelolaan program sekolah; 2) Melakukan pengelolaan kurikulum; 3) Mewujudkan iklim belajar dan berprestasi yang kondusif; 4) Mengikutkan guru-guru dalam pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya; 5) Memfasilitasi sarana dan prasarana pendukung kegiatan sekolah; 6) Merencanakan penganggaran; 7) Melakukan kegiatan pengelolaan kesiswaan; 8) Menugaskan secara khusus guru-guru untuk mengawal program, dan 9) Melakukan pengawasan. Faktor internal yang menjadi pendukung keberhasilan kepala MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur sebagai manajer adalah kebersamaan guru-guru untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dan keinginnan yang ikhlas untuk mejalankan program sekolah yang telah direncankan bersama-sama. Faktor eksternalnya adalah dukungan wali murid yang kuat pada program yang telah dijalankan oleh sekolah. Kendala internal yang dihadapi kepala MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur sebagai manajer adalah keterbatasan waktu dari guru-guru untuk melakukan atau menjalankan program dengan semaksimal mungkin. Kendala eksternalnya adalah kesadaran wali murid akan program sekolah tersebut. Upaya yang dilakukan kepala MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur sebagai manajer dalam meningkatkan mutu sekolah untuk mengatasi masalah internal dan eksternal adalah mengkomunikasikan kepada guru-guru untuk lebih aktif melakukan atau menjalankan program yang telah direncanakan.Kata kunci: Kepala Sekolah, Manajer, Studi Multisitus
Analisis Peran Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Dalam Membangun Kompetensi Sosial Guru Di SMPK Santo Thomas Kabupaten Pamekasan Hairil Anwar; Sukarsono Sukarsono
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11616

Abstract

Abstract: This study aims to find out 1) the role of the principal's democratic leadership in building the social competence of teachers; 2) know the social competence of teachers. This research was conducted at SMP Thomas Santo Thomas Pamekasan Regency, using a qualitative approach supported by descriptive data. Data analysis is performed by presenting data, data reduction and concluding. The results showed that the role of the democratic leadership of school principals included: 1) As an educator able to facilitate and encourage teachers to improve teacher social competence. 2) As a manager that is facilitating and providing opportunities for teachers to develop their social competence through various education and training activities. 3) An administrator can allocate a budget to improve teacher competencies to build the social competencies of teachers. 4) As a supervisor, namely giving advice and guidance to the teacher's indirect supervision of learning activities in building teacher social competence. 5) As a motivator that is providing educational motivation in carrying out the tasks and functions in building the social competence of teachers. The social competence of teachers is quite good, there is cooperation within the school community which includes the cooperation of fellow teachers, teachers with students, teachers with parents, and teachers with surrounding communities.Keywords: Role of School Principals, Democratic Leadership, Social Competence Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) peran kepemimpinan demokratis kepala sekolah dalam membangun kompetensi sosial guru; 2) mengetahui kompetensi sosial guru. Penelitian ini dilaksanakan di SMPK Santo Thomas Kabupaten Pamekasan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif didukung data deskriptif. Analisis data dilakukan dengan cara menyajikan data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan demokratis kepala sekolah antara lain: 1) Sebagai educator mampu memfasilitasi dan mendorong guru dalam meningkatkan kompetensi sosial guru. 2) Sebagai manajer yaitu memfasilitasi dan memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengembangkan kompetensi sosialnya melalui berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan. 3) Sebagai administrator yaitu dapat mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kompetensi guru sehingga membangun kompetensi sosial para guru. 4) Sebagai supervisor yaitu memberikan saran dan bimbingan kepada guru dalam kegiatan supervisi pembelajaran secara langsung dalam membangun kompetensi sosial guru. 5) Sebagai motivator yaitu memberikan motivasi pendidikan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam membangun kompetensi sosial guru. Kompetensi sosial guru yang terjadi cukup baik, adanya kerja sama dalam warga sekolah yang meliputi kerja sama guru sesama guru, guru dengan siswa, guru dengan wali murid, serta guru dengan masyarakat sekitar.Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Kepemimpinan Demokratis, Kompetensi Sosial
Analisis Kesiapan Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Mandiri Di SMP Muhammadiyah 10 Muncar Kabupaten Banyuwangi Fuad Muttaqin; Ahmad Juanda
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11617

Abstract

Abstract: This study aims to describe the readiness for the implementation of an independent Computer-Based National Examination (UNBK) at Muhammadiyah Secondary School 10 Muncar including 1) Why did Muncar Muhammadiyah 10 Secondary School choose to take an independent Computer-Based National Examination (UNBK) preparing for the independent implementation of UNBK. In this study, the researchers used descriptive methods using a qualitative approach. Research data was obtained from primary sources, namely: Principal, Vice Principal, Vice Facilities, Proctor, Technicians, Teachers, and Helpdesk of Banyuwangi Regency. While secondary data sources from documents relating to UNBK. The results of the study stated that the 10 Muncar Muhammadiyah Secondary School in Banyuwangi Regency was ready to carry out an independent Computer-Based National Examination (UNBK), this was evidenced by three stages of the process including 1) Planning stage; 2) Implementation stage; 3) Evaluation stage. So that Muhammadiyah 10 Muncar Secondary School was successful and ready to implement UNBK independently.Keywords: Education Evaluation, ICT, Proctor, UNBK Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri di SMP Muhammadiyah 10 Muncar diantaranya: 1) Pertimbangan SMP Muhammadiyah 10 Muncar lebih memilih mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri, 2) Upaya dari SMP Muhammadiyah 10 Muncar dalam menyiapkan pelaksanaan UNBK mandiri. Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa SMP Muhammadiyah 10 Muncar Kabupaten Banyuwangi siap dalam melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri, hal ini dibuktikan dengan tiga tahapan proses diantaranya: 1) tahap Perencanaan; 2) tahap Pelaksanaan; 3) tahap Evaluasi. Sehingga SMP Muhammadiyah 10 Muncar berhasil dalam melaksanakan UNBK secara mandiri. Adapun Upaya dari SMP Muhammadiyah 10 Muncar dalam menyiapkan pelaksanaan UNBK secara mandiri adalah: 1) pengadaan perangkat PC dan jaringan komputer melalui kerjasama dengan UPJ SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi, 2) pembiayaan UNBK melalui pinjaman lunak pihak ke tiga, 3) Meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan pembinaan.Kata kunci: Evaluasi Pendidikan, TIK, Proktor, UNBK
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Di RA Al Mashitoh Tegalgondo Karangploso Malang Adhar Adhar; Akhsanul In’am; Sri Hartiningsih
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11618

Abstract

Abstract: The study aims to describe 1) the method of planting character values in Early Childhood in RA Al-MasithohTegalgondo, and 2) the inhibiting factors in the process of instilling character values in Early Childhood in RA Al-MasithohTegalgondo and efforts to overcome it. The method used in this research is qualitative. With descriptive approaches. This research was conducted at RA Al-MasithohTegalgondoKarangploso Malang. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, conclusion making, and verification. Testing the validity of the data using the method triangulation technique. The results showed that 1) methods that are often used in the cultivation of character values in early childhood in RA AL Masithoh include habituation methods, exemplary methods, story methods, play methods, demonstration methods, and travel tour methods, and 2) factors that become an obstacle in the cultivation of character values in early childhood in RA AL Masithoh, including inadequate learning facilities and infrastructure, a social environment that is not supportive as a place of social interaction, parents who pay less attention and do not teach character values who are good in their family environment, students come from different family backgrounds, and parents who cannot bear to leave their children at school and wait for them outside the room. Efforts to overcome these obstacles include socializing to students' parents about the importance of character education in the family environment, designing learning that is comfortable and enjoyable, doing activities that are loved by children, holding parenting activities intended for parents of students by bringing in resource persons competent in their fields, inviting the community to create a safe, peaceful, orderly, disciplined and free social environment from deviant acts as a place for children's association, and building cooperation with all parties concerned with character education between schools, parents of students and the local community.Keywords: Early Childhood, Character, Planting values Abstrak: Tujuan dari pada penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) metode penanaman nilai-nilai karakter pada Anak Usia Dini di RA Al-MasithohTegalgondo, dan 2) faktor penghambat dalam proses penanaman nila-nilai karakter pada Anak Usia Dini di RA Al-MasithohTegalgondo serta upaya untuk mengatasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Dengan pendekatakan deskriptif. Penelitian ini dilakukan di RA Al-MasithohTegalgondoKarangploso Malang. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputipengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Pengujian keabsahan data menggunakan teknik triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) metode yang sering digunakan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA AL Masithoh meliputimetode pembiasaan, metode peneladanan, metode cerita, metode bermain, metode demonstrasi, dan metode karya wisata, dan 2) faktor yang menjadi penghambat dalam penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA AL Masithoh, meliputisarana dan prasarana pendukung pembelajaran yang masih kurang memadai, lingkungan sosial yang tidak mendukung sebagai tempat pergaulan anak, orang tua yang kurang memperhatikan dan tidak mengajarkan nilai-nilai karakter yang baik dilingkungan keluarganya, peserta didik berasal dari latar belakanng keluarga yang berbeda-beda, dan orang tua yang tidak tega meninggalkan anaknya di sekolah dan menunggunya diluar ruangan. Upaya untuk mengatasi hambatan tersebut antara lainmelakukan sosialisasi pada orang tua siswa tentang pentingnya pendidikan karakter dilingkungan keluarga, mendesain pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan, melakukan  kegiatan yang disenangi oleh anak-anak, mengadakan kegiatan parenting yang diperuntukkan bagi orang tua siswa dengan mendatangkan narasumber yang berkompeten dibidangnya, mengajak masyarakat untuk menciptakan lingkungan sosial yang aman, damai, tertib, disiplin serta bebas dari perbuatan yang menyimpang sebagai tempat pergaulan anak, dan membangun kerja sama dengan semua pihak yang berkepentingan terhadap pendidikan karakter antara sekolah, orang tua siswa dan masyarakat setempat.Kata kunci: Anak Usia Dini, Karakter, Penanaman nilai-nilai
Daftar Isi, Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, Vol.6, No.1, Januari 2018 Daftar Isi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i1.11701

Abstract

Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sekolah di SMA Negeri 2 Woha Kabupaten BimaFiki Kusuma Weranata Putra, Akhsanul In’am: 1-9Pengaruh Kinerja Kepala Sekolah dan Iklim Kerja Guru Terhadap Kinerja Guru Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri Kota Malang Putra Prisma Lestari, Nurul Zuriah: 10-21Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Budaya Sekolah di SDN Bandungrejosari 1 Malang Muharini Zulfiati, Sri Hartiningsih: 22-33Pengembangan Video Cedera dan Penanggulangannya Dengan Pemanfaatan Sarana dan Prasarana di SD Negeri Se-Kecamatan Purwosari Moch. Amin Faris Maulidin Azmi, Sukarsono Sukarsono: 34-47Implementasi Kebijakan Wajib Belajar Pendidikan Madrasah Diniyah dalam Memperkuat Karakter Siswa SD Di Bangil Pasuruan Marisa Izzah, Nurul Zuriah, Sukarsono Sukarsono: 48-62Implementasi Kebijakan Wajib Belajar 12 Tahun Di Kabupaten Kolaka Khairunnisa Khairunnisa, Agus Tinus: 63-75Pelaksanaan Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Sekolah di SD Negeri 3 Lamahala Flores Timur Kasim Hijrat, Trisakti Handayani: 76-85Implementasi Kebijakan Sistem Poin Pelanggaran Dalam Upaya Membentuk Siswa Berkarakter SMA Islam Yakin Tutur Pasuruan Jatim Desiyanto, Yuni Pantiwati, Agus Tinus: 86-100Implementasi Kebijakan Sekolah dalam Menerapkan Pendidikan Karakter Siswa di MTs Muhammadiyah 1 Tlogomas Kota Malang Jaleha Jaleha, Yuni Pantiwati: 101-111Kebijakan Pendidikan Kemardiwayataan Sebagai Program Penguatan Pendidikan Karakter di SMAK Frateran Malang Yohanes Laga Payong, Arif Budi Wuriyanto: 112-124
Daftar Isi, Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, Vol.6, No.2, Juli 2018 Daftar Isi
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2018): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v6i2.11702

Abstract

Implementasi Kebijakan Full Day School di SDN 3 Blimbing Kota Malang Ubaidillah Ubaidillah, Akhsanul In’am: 125-134Pengembangan Modul Pada Pembelajaran Ekstrakurikuler Karya Ilmiah di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang Suseno Adi Utomo, Agus Tinus: 135-145Implementasi Kebijakan Gerakan Literasi Sekolah di SMP Negeri 3 Malang Siti Hanik Zubaidah, Nurul Zuriah: 146-157Analisis Problematika Pembelajaran Sekolah Dasar Negeri di Pulau Gili Iyang Kabupaten Sumenep Nuris Syarifatul Imamiyah, Ainur Rofieq, Mohammad Syaifuddin: 158-174Upaya Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SMP Muhammadiyah Waipare Kabupaten Sikka Vitalia Rahmawati Safrudin, Ichsan Anshory: 175-186Program Peningkatan Keterampilan Literasi Pada Sekolah Unggul di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang Maulana Hudan Daromi, Mohammad Syaifuddin: 187-196Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer (Studi Multisitus) di MIN 1 dan MIN 2 Flores Timur Ilmin Sakir, Akhsanul In’am, Sri Hartiningsih: 197-208Analisis Peran Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah dalam Membangun Kompetensi Sosial Guru di SMPK Santo Thomas Kabupaten Pamekasan Hairil Anwar, Sukarsono Sukarsono: 209-218Analisis Kesiapan Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Mandiri  di SMP Muhammadiyah 10 Muncar Kabupaten Banyuwangi Fuad Muttaqin, Ahmad Juanda: 219-231Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini di RA Al Mashitoh Tegalgondo Karangploso MalangAdhar Adhar, Akhsanul In’am, Sri Hartiningsih: 232-242
Peran Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar Muhammadiyah 4 Malang Wahyudi Setyo Adi Purnomo; Ichsan Anshory
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i1.12036

Abstract

Abstract: Education is the main thing in Indonesia in improving the quality of human resources. The role of the principal is very important to help improve the quality of education. This study aims to describe 1) the role of the principal in improving the quality of education in elementary schools Muhammadiyah 4 Malang. 2) efforts made by school principals in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang. In this research method using qualitative descriptive methods. The results of the study stated that 1) the role of the headmaster in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang was as a manager, leader, supervisor, administrator, educator, innovator, and motivator. 2) The principal's efforts in improving the quality of education in elementary school Muhammadiyah 4 Malang City include: a) making all improvements in all aspects of improving the quality of education; b) planning and preparing activity plans; c) coordinate the distribution of learning activities; d) supervise and evaluate teachers regarding learning activities; e) coordinate in carrying out all school activities.Keywords: The Role of Principals, Quality of Education, Elementary School Abstrak: Pendidikan merupakan hal utama di Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Peran kepala sekolah sangat mempengaruhi untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar Muhammadiyah 4 Kota Malang. 2) upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar Muhammadiyah 4 Kota Malang. Dalam metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Malang adalah sebagai manajer, pemimipin, supervisor, administrator, edukator, inovator dan motivator. 2) Adapun upaya kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah SD Muhammadiyah 4 Kota Malang diantaranya: a) melakukan semua perbaikan dalam semua aspek peningkatan mutu pendidikan; b) melakukan perencanaan dan penyusunan rencana kegiatan; c) mengkoordinasi pembagian kegiatan pembelajaran; d) melakukan supervise dan evaluasi guru mengenai kegiatan belajar; e) berkoordinasi dalam melakukan semua kegiatan sekolah.Kata kunci: Peran Kepala Sekolah, Mutu Pendidikan, Sekolah Dasar
Analisis Tingkat Ketercapaian Kompetensi Pedagogi Dan Profesional Guru SMP Negeri 1 Hu’u Dompu Sofyan Syamratulangi; Agus Tinus
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jkpp.v7i1.12037

Abstract

Abstract: Teachers' pedagogical and professional competencies are important to develop. In the 21st century teachers are required to build effective relationships with students and the school community by using technology to improve the quality of education. This study aims to 1) analyze the level of achievement of pedagogical and professional competence of teachers in Junior High School 1 Hu'u. 2) Describe the obstacles in increasing the level of achievement of the pedagogical and professional competence of teachers in Junior High School1 Hu'u. 3) Efforts made in overcoming obstacles to increasing the achievement of pedagogical and professional competence of teachers in Junior High School 1 Hu'u. This research used a mix method approach (a combination of qualitative methods with quantitative methods) with the type of case study research. The research location is Junior High School 1 Hu'u, Dompu Regency, West Nusa Tenggara. Questionnaire data collection techniques, interviews, documentation, and observation. The information is the principal and thirty teachers who are used as primary data and secondary data. Data collection techniques for data reduction, data presentation, drawing conclusions and validity of the data. The results showed that 1) the level of pedagogical competence and professional competence of teachers at Junior High School 1 Hu'u was sufficient and sufficient to be called a professional teacher. 2) The obstacle faced by teachers in developing pedagogical and professional competencies is that there is diversity in the ability of teachers in the learning process and mastery of knowledge and many GTT teachers who have long taught at Junior High School 1 Hu'u have not received NUPTK. 3) Efforts are made to improve the pedagogical and professional competence of teachers, namely through teacher development training conducted every weekend such as KKG, MGMP activities.Keywords: Pedagogical Competence, Professional Competence, Achievement Abstrak: Kompetensi pedagogi dan profesional guru saat ini penting untuk dikembangkan.Pada abad 21 guru dituntut membangun hubungan yang efektif dengan siswa dan komunitas sekolah dengan menggunakan teknologi untuk peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) melakukan analisis tingkat ketercapaian kompetensi pedagogi dan profesional guru yang ada di SMPN 1 Hu’u.2) Mendeskripsikan hambatan dalam meningkatkan tingkat ketercapaian kompetensi pedagogi dan profesional guru yang ada di SMPN 1 Hu’u. 3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan peningkatan ketercapaian kompetensi pedagogi dan profesional guru yang ada di SMPN 1 Hu’u.Penelitian ini menggunakan pendekatan mix method (gabungan metode kualitatif dengan metode kuantitatif) dengan jenis penelitian studi kasus.Lokasi penelitian di SMPN 1 Hu’u Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat. Teknik pengumpulan data angket, wawancara, dokumentasi dan Observasi. Informannya kepala sekolah dan tigapuluh guru yang dijadikan sebagai data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data reduksi data, penyajian data,penarikan kesimpulan serta keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketercapain kompetensi pedagogi dan kompetensi profesional guru SMPN 1 Hu’u sudah memadai dan cukup syarat dikatakan sebagai guru profesional. Hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogi dan profesional yaitu adanya keberagaman kemampuan guru dalam proses pembelajaran dan penguasaan ilmu pengetahuan danbanyak guru GTT yang sudah lama mengajar di SMPN 1 Hu’u belum mendapatkan NUPTK. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional guru yaitu dengan pelatihan pengembangan guru yang dilakukan setiap akhir pekan seperti kegiatan KKG, MGMP.Kata kunci: Kompetensi Pedagogi, Kompetensi Profesional, Ketercapaian