Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Psikologika - Journal of Discourse and Research on Psychology, publishes research and innovative ideas on psychology. Psikologika is published by Department of Psychology, Islamic University of Indonesia. Psikologikan coverage the fields on clinical psychology, educational psychology, developmental psychology, industrial and organizational psychology, social psychology, islamic psychology, and psychological testing. Psychology is published 2 times a year in January and July.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 24 No. 2 (2019)"
:
10 Documents
clear
Hubungan Syukur dan Sabar terhadap Kesejahteraan Subjektif pada Remaja
Farra Anisa Rahmania;
Syarifah Na’imi Anisa;
Putri Tri Hutami;
Muhammad Wibisono;
Ahmad Rusdi
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The current research revealed if patience and gratitude have the positive significant correlation with subjective well-being. Abdullah bin Mas’ud said iman has divine by patience and gratitude. The objective of this study is to investigate the correlation between gratitude, patience and subjective well-being of adolescent, and which one had the best correlation into subjective well-being. Total 164 adolescents participated in this study. Statistical analysis showed that both patience and gratitude had a positive significant correlation with subjective well-being. Patience has the best correlation with subjective well-being than gratitude. Factor analysis shows that gratitude has the better correlation to positive affect than patience, but patience has the better correlation with negative affect and life satisfaction than gratitude.
Kebersyukuran dan Burnout pada Guru Sekolah Dasar di Yogyakarta
Ahmad Zain Fahmi;
Wulanning Siti Muthia;
Farhan Alfarizi;
Muhammad Garlianka Wangsadikrama;
Nur Widiasmara
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kebersyukuran dan burnout pada guru. Subjek penelitian ini adalah 119 guru sekolah dasar yang ada di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan dua alat ukur untuk pengambilan data, yaitu Gratitude Questionnaire (GQ-6) untuk mengukur kebersyukuran dan Maslach Inventory Burnout (MIB) untuk mengukur burnout. Berdasarkan analisis statistik menggunakan Spearman’s coefficient of rank correlation didapatkan hasil ada korelasi yang negatif antara kebersyukuran dan burnout pada guru sekolah dasar (r = -0,262 ; p < 0,02). Hasil penelitian ini konsisten dengan hipotesis yang diajukan, yaitu terdapat hubungan negatif antara kebersyukuran dan burnout pada guru di Yogyakarta. Hasil analisis antar aspek kebersyukuran dan burnout menujukan bahwa aspek kebersyukuran intensity memiliki hubungan yang paling kuat terhadap burnout dengan nilai r = -0,365 dan taraf signifikansi (p) = 0,000.
The Effect of Self-Regulation and Peer Attachment on Adversity Quotient in Quran Reciter Students
Siti Hapidoh;
Baidi Bukhori;
Lucky Ade Sessiani
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Adversity quotient play an important role in the life of every student of Islamic boarding school, especially Quran reciter student. The life of the boarding school with strict regulations and a busy schedule of activities requires students to have a high adversity quotient. Only students who have the ability to control themselves and good interpersonal relationships can survive in the boarding school. This study aimed to test the effect of self-regulation and peer attachment on the adversity quotient of Quran reciter students. There were 127 students of Islamic boarding school situated in Ngaliyan Sub-district, Semarang City, involved as the samples, which were collected using sampling quota technique. The data were collected using self-regulation scale, peer attachment scale, and adversity quotient scale, and were analyzed using multiple regression technique. The result of the analysis showed that self-regulation and peer attachment have simultaneous and partial effects on adversity quotient. Simultaneously the two independent variables affect the adversity quotient by 40.9%, while partially self regulation can affect the adversity quotient greater, that is by 62.1%, and peer attachment affects by 12.8%. Activities that are oriented towards increasing self-regulation of students and increasing peer-attachment among students become important implications of the results of research.
Kebersyukuran: Studi Komparasi Perspektif Psikologi Barat dan Islam
Nadhila Safitri;
Alddino Gusta Rachmadi;
Talitha Quratu Aini
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengidentifikasikan perbedaan konsep kebersyukuran dari perspektif psikologi barat dengan perspektif Islam. Komparasi yang dilakukan terhadap kedua konsep ini merupakan usaha untuk mengembangkan kajian Psikologi Islam. Pengkajian perspektif Psikologi Barat menggunakan konsep dari McCullough dan Emmons, sementara syukur dari perspektif Islam menggunakan konsep dari Al-Ghazali, Ibn Qayyim al-Jauziyah, dan Ibn al-Jauzy. Hasil komparasi literatur menemukan persamaan makna kedua konsep yang mengungkapkan nikmat dan kebaikan yang diperoleh serta mengungkapkan terima kasih. Perbedaan utama terletak pada objek syukur pada konsep Islam tidak hanya pada hal-hal baik, namun juga hal-hal yang tidak disukai sebagai tanda kasih sayang Allah. Hasil temuan, kelebihan, dan kelemahan dari masing-masing perspektif akan didiskusikan dalam studi ini.
Perbedaan Kualitas Tidur Mahasiswa Pengamal Salat Tahajud dan Non Pengamal Salat Tahajud
Muhamad Machbub Aozai;
Setiyo Purwanto
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kualitas tidur adalah kepuasan subyektif yang didapat seseorang dari tidurnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur antara mahasiswa yang menerapkan tahajud dan yang tidak menerapkan tahajud. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang menerapkan tahajud dan tidak menerapkan tahajud yang berjumlah 90 mahasiswa. Analisis data ini menggunakan Independent Sample T-test. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa rata-rata empiris kualitas tidur seseorang yang menerapkan tahajud adalah 7,33 dan rata-rata empiris kualitas tidur dari seseorang yang tidak menerapkan tahajud adalah 8,53. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur mahasiswa berdasarkan implementasi dan non-implementasi tahajud dengan nilai signifikansi pada varian yang sama diasumsikan dalam jumlah 0,003 (p <0,05).
Studi Komparasi Nomophobia berdasarkan Jenis Kelamin pada Mahasiswa
Chairina Nida Ussa’adah;
Metty Vera Sari;
Nikmah Sofia Afiati
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nomophobia merupakan kajian yang penting di era digital. Konsep ini mengungkapkan keterikatan individu pada gawai dan implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nomophobia pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan nomophobia antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Subjek penelitian ini berjumlah 120 orang. Pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa Nomophobia Questionnaire (NMP-Q). Metode analisis yang digunakan adalah Independent Sample T-test. Hasil analisis diperoleh nilai t = -0,356 dengan p = 0,722 (p > 0,050). Hal tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nomophobia pada mahasiswa laki-laki dengan mahasiswa perempuan, sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ditolak. Namun demikian, mahasiswa laki-laki memiliki nilai rerata lebih rendah dibandingkan mahasiswa perempuan. Implikasinya adalah dalam memahami permasalahan nomophobia, prevalensi jenis kelamin ditemukan sama di semua jenis kelamin.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Penyesuaian Diri pada Santriwati Kelas VII MTs Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Sukoharjo
Andiani Ekanita;
Dhian Riskiana Putri
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pondok pesantren merupakan suatu tempat pendidikan dan pengajaran yang menekankan pelajaran agama Islam dan didukung asrama sebagai tempat tinggal santri yang bersifat permanen. Santri adalah siswa pondok pesantren yang selama mengikuti pendidikan harus tinggal di pondok pesantren, termasuk para santri baru. Santri baru akan menghadapi lingkungan baru yang menuntut kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Penyesuaian diri yaitu suatu keadaan dimana seseorang dapat berinteraksi dengan lingkungannya untuk memenuhi kebutuhan bersosialisasi dengan tempat dimana ia berada.Penyesuaian diri yang baik dapat terjadi jika seorang individu mendapat dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang terdekat. Dukungan sosial adalah kenyamanan secara fisik dan psikologis yang diberikan oleh orang lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada santriwati kelas VII MTs di Pondok Pesantren Moderen Islam Assalam Sukoharjo yang berjumlah 111 santriwati. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik Deskriptif, dan korelasi Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat signifikan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada santriwati kelas VII MTs di Pondok Pesantren Modern Islam Assalam Sukoharjo dengan nilai r = 0,595, p = 0,000 (p < 0,01).
Redaksi PSIKOLOGIKA : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Editorial Team Psikologika
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indexing, Abstracting, dan Archiving
Editorial Team Psikologika
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Ucapan Terima Kasih untuk Mitra Bebestari Edisi Ini
Editorial Team Psikologika
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar