cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PELANGI PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN TUGAS SUPERVISOR DAN PEMANFAATAN INSTRUMEN SEKOLAH OLEH GURU DI SMAN/SMKN KOTA MEDAN Herlina, Parl, Esron Saragi, Supriliwati,
PELANGI PENDIDIKAN Vol 21, No 1 (2014): PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan tugas supervisor dan pemanfaatan instrumen oleh guru di SMA/SMK di kota Medan. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMA/SMK di kota Medan.Dimana sampel penelitian ditentukanl sebanyak 218 orang guru yang berasal dari 5 SMA/SMK di kota Medan antara lain: SMAN 1 Medan, SMAN 10 Medan,SMA Santo Thomas 1 Medan, SMKN 8 Medan, dan SMK Dwi Warna Medan. Berdasarkan data penelitian, hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa indikator: (a) supervisor sebagai partner dengan kategori Efektif 76,27%, sebagai motivator dengan kategori Efektif 75,69%, sebagai inovator dengan kategori Efektif 75,12%, sebagai konsultan dengan kategori Efektif 61,75%, dan sebagai konselor dengan kategori Efektif 80,65%. (b) pemanfaatan instrumen pustaka dengan kategori Sangat Efektif 84,68%, pemanfaatan instrumen IT dengan kategori Efektif 78,46%, pemanfaatan instrumen mobiler dengan kategori Efektif 80,65%, pemanfaatan instrumen laboratorium dengan kategori Efektif 83,18%, dan pemanfaatan instrumen internet dengan kategori Efektif 82,37%. Secara keseluruhan: (1) aspek pelaksanaan tugas supervisor rata-rata dominan pada kategori Efektif 66,36%. Sementara (2) aspek pemanfaatan instrumen oleh guru rata-rata dominan pada kategori Efektif 61,29%.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA SMK NEGERI 2 MEDAN Lisa Gusmira, Zulkifli Matondang
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar konstruksi bangunan dengan menerapkan model pembelajaran quantum teaching. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari lembar observasi dan tes hasil belajar yang sebelumnya telah di uji instrumen. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Medan dengan jumlah sampel 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I yang mencapai kriteria aktif ialah sebanyak 9 siswa dan pada siklus II ialah sebanyak 26 siswa dengan nilai rata-rata akhir yaitu 80,33. Hasil belajar pada siklus I, persentase kelulusan yaitu 66.67% dengan nilai  rata‑rata 73,97 dan pada siklus II persentase kelulusan yaitu 86,67% dengan nilai  rata‑rata 81,75. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan dua siklus, model pembelajaran quantum teaching telah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMK Negeri 2 Medan. Kata Kunci: Model Pembelajaran,  QuantumTeaching, Aktivitas Siswa dan Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN MULTIMEDIA CAMTASIA STUDIO DAN MEDIA POWER POINT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM Mahmud, Husuwatul Masyithah, Zainuddin Muchtar,
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research aims to know the effect of application Camtasia studio multimedia and power-point media toward activities and student learning outcomes in the atomic structure topic. The population in this research were all of tenth grade students of SMA Swasta Ar - Rahman Medan as much as 2 classes of 60 people, divided into two classes of samples with total sampling. The research data were collected from the sample is in the form of student learning activity data derived from observation and questionnaire, and student learning outcomes obtained from tests of learning outcomes in the form of multiple choice of 20 questions with a reliability of 0.832 (very high). Tests have been conducted in the form requirements of normality and homogeneity test, the result that normal and homogeneous data. The hypothesis was tested with General Linear Model (GLM) at a significance level of 0.05 using SPSS 21 for windows. Based on data analysis and hypothesis testing are carried out found that: (1) There is a significant difference from the application of Camtasia studio multimedia and power-point toward the learning outcomes of students in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0.026 and tcount (2,291) ; (2) There are differences in students learning activities of the application Camtasia studio multimedia and power-point media in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0,000 and mean of experiment-1 (77,69) > mean of experiment-2 (74,35); (3) There was a significant interaction between the media applied learning with students learning activities in influencing student learning outcomes in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0,000. Keywords:      Camtasia Studio Multimedia, Power Point Media, Student Activities, Learning Outcomes, Atomic Structure
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN DAN GAYA BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMP NEGERI 2 SECANGGANG KABUPATEN LANGKAT Halim, Abdul
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2015): JURNAL PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TPS, gaya belajar terhadap hasil belajar fisika. Penelitian ini dilaksanakan pada SMP Negeri 2 Secanggang. Populasi sebanyak 200 orang yang terbagi 5 kelas, sedangkan sampel diambil secara cluster random sampling sebanyak dua kelas masing-masing 40 orang. Metode penelitian yaitu  quasi eksperimen dan desain faktorial 2x3. Uji hipotesis dengan Anava dan uji lanjut dengan uji Scheffe. Uji normalitas Lilifors serta uji homogenitas menggunakan uji F dan uji Barlett. Temuan penelitian ini menunjukkan ada pengaruh strategi pembelajaran terhadap hasil belajar fisika pada taraf signifikansi α=5%. Rerata hasil belajar fisika siswa dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi (24,8) dari pada TPS (23,3). Ada pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar fisika siswa pada taraf signifikansi α=5%. Siswa yang memiliki gaya belajar auditorial memperoleh rerata hasil belajar fisika lebih tinggi (25,4) dibandingkan siswa yang memiliki gaya belajar visual (22,6). Terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan gaya belajar terhadap hasil belajar fisika siswa pada taraf signifikansi α=5%. Hasil uji lanjut diketahui bahwa kelompok siswa dengan kecenderungan auditorial memperoleh hasil belajar fisika lebih tinggi jika diajar dengan strategi kooperatif tipe STAD. Sedangkan bagi kelompok siswa dengan kecenderungan visual lebih tinggi hasil belajar fisikanya jika diajar dengan strategi kooperatif tipe TPS. Rata-rata skor hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan strategi kooperatif STAD lebih tinggi daripada strategi kooperatif TPS yang sama-sama memiliki kecendrungan gaya belajar auditorial.   Kata kunci:  Strategi pembelajaran, STAD, TPS, Gaya belajar. Hasil Belajar
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE DISKUSI SISWA KELAS IV SDN 226 TOLANG KABUPATEN MADINA Yusuf, Mhd
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar PPKn. Materi yang disampaikan yaitu mengenal lembaga dalam susunan pemerintahan desa. Penelitian dilakukan pada kelas IV SD Negeri 226 Tolang Kabupaten Mandailing Natal. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan metode diskusi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar, dan lembar observasi untuk motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan deskriptif dan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pada siklus I diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa 65,4% dan skor nilai ketuntasan kelas 62,5% dengan nilai terendah 50 dan nilai terbaik 80. Pada siklus II diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 100% dan skor nilai ketuntasan kelas 88,0% dengan nilai terendah 70 dan nilai terbaik 90. Dengan pembelajaran menerapkan metode diskusi terjadi peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 62,2%, sedangakan pada siklus II sebesar 75,8%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran diskusi dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 226 Tolang. Dengan demikian metode diskusi dapat digunakan pada mata pelajaran lainnya sesuai dengan materi yang cocok. Kata Kunci : Metode Diskusi, PKn, Motivasi Siswa, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODEL KEPEMIMPINAN RANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA SEKOLAH Paningkat Siburian, Roynisfan Darwin
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk model kepemimpinan transformasional kepala sekolah yang dapat meningkatkan kinerja sekolah. Penelitian dilakukan pada 3 SMA dan SMK di Aceh Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, yaitu menghasilkan model yang divalidasi secara internal. Untuk mendapatkan model, digunakan 3 tahapan yaitu:  studi pendahuluan, pengembangan model, dan validasi model. Sumber data penelitian dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data diperoleh menggunakan 3 teknik pengumpulan: observasi, wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kualitatif  yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dinamakan model kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Model ini merupakan hasil pengembangan dari model (Bass dan Avolio 1994). Model divalidasi melalui FGD yang dilakukan 2 kali, yaitu FGD dengan kepala sekolah sebagai paraktisi dan FGD bersama Guru Besar dan Doktor sebagai pakar. Model memuat 4 dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi yang menginspirasi, rangsangan intelektual dan perhatian secara individual. Model hasil pengembangan  dibuat dalam satu rangkaian sistem yang didalamnya terdiri: input, proses, output, outcome, dan impact.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN METAKOGNITIF Fauzi, Kms. Muhammad Amin
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2015): JURNAL PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis (KKM). Keberhasilan dalam suatu pembelajaran tidak terlepas pada model pembelajarannya. Pembelajaran  dengan pendekatan metakognitif memfasilitasi dan membekali siswa untuk membangun pengetahuannya secara aktif. Memandang matematika secara keseluruhan sangat penting dalam belajar dan berpikir tentang koneksi diantara topik-topik dalam matematika. Hasil analisis jawaban siswa terhadap tes yang diberikan pada topik persamaan garis lurus diperoleh siswa mengalami peningkatan pada setiap aspek (membuat sketsa grafik, menentukan gradien, menetukan persamaan  garis lurus, dan membuat model matematika dan menyelesaikannya) . Siswa yang mendapat pembelajaran PPMG memperoleh peningkatan KKM yang lebih besar untuk semua aspek dari pada pembelajaran PPMK dan pembelajaran PB. Khusus aspek menentukan persamaan garis lurus siswa masih terkendala yang ditunjukkan dari hasil peningkatannya terkecil untuk pembelajan PPMG dan PPMK. Di pembelajaran PB peningkatan terkecil terdapat pada aspek membuat model matematika dan menyelesaikannya yaitu 0,255 tetapi tidak terlalu berbeda secara signifikan dengan peningkatan pada aspek menentukan persamaan garis lurus. Secara umum siswa masih kesulitan menentukan persamaan garis lurus khususnya apabila diketahui grafik persamaan garis lurusnya.   Kata Kunci: koneksi matematis, pendekatan pembelajaran dan metakognitif.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PPKn MELALUI PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH( ICM ) SISWA MIS IKHWANUL MUKMININ BINJAI Deny Setiawan, Mufarizuddin
PELANGI PENDIDIKAN Vol 21, No 2 (2014): JURNAL PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosentase peningkatan (1) Hasil belajar siswa, dan (2) Aktivitas siswa dalam proses pembelajaran PPKn pada Materi Sistem Pemerintahan Desa dan Kecamatan dengan menggunakan strategiindex card match di kelas IV MIS Ikhwanul Mukminin. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang  dilakukan melalui dua siklus, terdiri dari tahapan perencaaan (Planning), tindakan (Acting), pengamatan (Observation), dan refleksi (Reflecting). Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV MIS Ikhwanul Mukminin Tahun Pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 30 orang.Instrumen pengumpulan data hasil belajar PPKn dengan menggunakan tes hasil belajar dan aktivitas belajar PPKn siswa dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan observasi.   Kata kunci :strategiindex card match, hasil belajar, aktivitas belajar.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK DAN KECERDASAN EMOSIONAL MAHASISWA FMIPA PENDIDIKAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN IMPROVE Kms. M. Amin Fauzi,, Ade Andriani, Mukhtar,
PELANGI PENDIDIKAN Vol 21, No 1 (2014): PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini menyelidiki peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa berdasarkan kecerdasan emosional dan interaksinya dengan pendekatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan studi eksperimen dengan desain penelitian pre-test-post-test control group design. Data diperoleh melalui tes dan angket. Analisis data dilakukan dengan uji Anava dua jalur. Sebelum uji hipotesis dilakukan uji homogenitas dan normalitas pada taraf signifikan 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan tes kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen adalah 0,48   dan kelas kontrol adalah 0,38 dengan nilai sig = 0,02. Ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik yang diajarkan dengan pembelajaran Improve lebih tinggi dari pada pembelajaran langsung. Tidak terdapat perbedaan peningkatan kecerdasan emosional mahasiswa yang diajarkan  dengan pembelajaran Improve dibandingkan dengan  pembelajaran langsung, dengan nilai F hitung 1,54  dan sig. sebesar 0,211.   Kata kunci: IMPROVE, Pemecahan Masalah, Kecerdasan Emosi.
PENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AWAL KELAS I SDN 14 SIMANGAMBAT KEC. SIABU - MADINA Rambe, Roswati
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca awal dan aktivitas siswa pada kelas I SD Negeri 014 Simangambat Kabupaten Mandailing Natal melalui penggunaan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian seluruh siswa setiap kelas I yang berjumlah 23 siswa. Alat pengumpul data yang digunakan berupa tes dan lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada siklus I diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa 64,0% dan skor nilai ketuntasan kelas 55,6% dengan nilai terendah 50 dan nilai terbaik 90. Sedangkan pada siklus II diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 100% dan skor nilai ketuntasan kelas 87,1% dengan nilai terendah 70 dan nilai terbaik 90.  Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I sebesar 62,16%, sedangakan pada siklus II sebesar 74,48%. Hal ini berarti menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 12,32% melalui penggunaan media gambar dalam pembelajaran di kelas.  Kata Kunci: Kemampuan, Membaca Awal, Aktivitas Siswa, Media Gambar.

Page 9 of 10 | Total Record : 91