cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Teknika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 104 Documents
Analisis Obyek Uji Pada Tomografi Komputer Dengan Menggunakan Resolusi Rendah, Menengah Dan Tinggi Nur Kholis,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Computer Tomography  is a medical equipment that is used to identify the internal organs. In the process used when counter to scanning approximately 5000 ms in every good resolution of low-resolution, high in the middle and kolimator scanning using 5 mm, based on testing kolimator 1 mm, 3 mm produces a less clear image, it is because the energy received by a radioactive detector will be exhausted. Image szxe at low resolution 31 pixels x 31 pixels, high resolution of 63 pixels x 63 pixels and high resolution 127 pixels x 127 pixels. Results from high-resolution reconstruction has a more obvious when compared with low and medium resolution, due to more number of pixels and the time required in the longer counters. The results of scanning a result of projected sinogram and reconstructed image produced. Results of numerical and visual and the result is the same as the original test objects, at high resolution has the average e-max 0,196%.
Pengembangan Metode Levelized Reserve Capacity Untuk Optimalisasi Perencanaan Penjadwalan Pemeliharaan Pembangkit Terinterkoneksi Hidro Termal Unit Three Kartini,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tuntutan kualitas daya listrik yang disalurkan kepada konsumen wajib diupayakan pemenuhannya oleh pihak penyedia daya listrik. Perencanaan,penjadwalan, pengoperasian dan pengontrolan sistem tenaga listrik merupakan salah satu persoalan teknis maupun ekonomis, yang diakibatkan oleh beban sistem kurang dinamis. Untuk menghadapi permasalahan kebutuhan daya listrik yang berubah dari waktu ke waktu salah satunya adalah dengan mengoptimalkan perencanaan penjadwalan pemeliharaan pembangkit tenaga listrik hidro termal terinterkoneksi. Pada penelitian ini digunakan metode matematis dengan mengembangkan Metode Levelized Reserve capacity untuk optimalisasi perencanaan penjadwalan pemeliharaan pembangkit yaitu dengan meningkatkan kapasitas cadangan daya sistem. Dengan memenuhi persyaratan pengoperasian sistem tenaga listrik yaitu  peningkatan cadangan daya pada sistem dan meningkatkan keandalan serta kualitas sistem yang terinterkoneksi.
Komponen Proteksi Kabel Pada Saluran Bawah Tanah 150 KV Achmad Imam Agung, ; Sudarmono,
Teknika Vol 11, No 1 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebutuhan tenaga listrik harus diimbangi dengan penyediaan tenaga listrik yang memadai baik dari segi kualitas dan kuantitas. Untuk memenuhi kuantitas daya yang dibutuhkan, usaha yang dilakukan adalah dengan dibangunnya Gardu Induk ke GIS . Karena terbatasnya lahan untuk penyaluran daya antara Gardu alternatif yang digunakan dengan pemakaian jenis kabel berisi minyak (oil filled cable) untuk saluran transmisi bawah tanah, karena kabel tersebut memiliki karakteristik listrik yang bagus. Biaya pembangunan saluran transmisi kabel bawah tanah lebih besar bila dibandingkan dengan biaya pembangunan saluran transmisi udara. Saluran transmisi bawah tanah dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, seperti temperatur tanah, hambatan thermal dari tanah dan kedalaman penanaman kabel Kegagalan isolasi (break down) dapat terjadi karena terbentuknya kantong-kantong udara (voids) didalam bahan isolasi yang diakibatkan kenaikan suhu penghantar. Dengan semakin besarnya tekanan pada kantong-kantong udara tersebut akan menimbulkan pelepasan muatan yang menembus isolasi. Kegagalan isolasi atau gangguan yang terjadi dapat mengakibatkan kerugian yang besar.
Peningkatan Efisiensi Motor Induksi Dengan Perbaikan Metode Pendinginannya Mislan,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Meningkatkan efisiensi dari motor induksi, yang mana merupakan mesin listrik yang menggunakan energi listrik paling besar, dapat menghemat sebagian besar energi listrik. Penelitian ini membahas tentang hubungan antara efisiensi atau rugi-rugi dengan suhu dari motor induksi melalui percobaan dan pengukuran dengan cara mengubah parameter seperti beban . Rugi-rugi dan efisiensi dihitung dari rangkaian ekivalen dan percobaan. Suhu kumparan yang bervariasi mempengaruhi efisiensi motor induksi. Pada beban 3300 Watt, penurunan suhu sebesar 10 ÷ 20º C mengakibatkan efisiensi meningkat sebesar 3÷5%. Hasil percobaan menunjukkan perbaikan metode pendinginan mengakibatkan efisiensi meningkat
Pemodelan Sistem Pengaturan Penggerak Motor DC Kuadran-Satu Endryansyah,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam penilitian ini, persamaan untuk berbagai subsistem diperoleh dan kemudian dirangkai untuk simulasi komputer. Pada saat ini pengembangan suatu simulasi baik  untuk dua maupun  empat kwadrant penggerak motor dc adalah sangat serupa. Dalam simulasi pengaturan kecepatan motor-drive kwadrant satu, dimisalkan bahwa arus medan adalah konstan pada mode torsi konstan dan bervariasi melalui suatu penyearah terkendali tiga phase untuk arus medan yang memperlemah gaya operasi untuk menyediakan tenaga konstan pada  suatu cakupan kecepatan yang lebar. Hasil simulasi untuk suatu tahap perubahan pada kecepatan referensi  dari saat diam sampai dengan 0,5 pu. Kesalahan kecepatan adalah maksimum pada awal, sehingga torsi-referensi maksimum, yang terbatas pada 2 pu. Sebagai kecepatan mendekati nilai yang ditetapkan, penurunan torsi referensi. Arus rata-rata jangkar menjadi 0,25 pu, menghasilkan torsi elektromagnetik untuk melawan torsi beban, yang ditetapkan sebesar 0,25 pu dalam simulasi ini. Pemicu sudut tunda diaktifkan ke ekstrem karena gain proporsional yang tinggi pada controller arus. Ggl induksi mengikuti kecepatan rotor sebagai fluks medan dipertahankan konstan.
Penerapan Metode Kombinasi Control Daya Dan Diversitas Antena Untuk Mengatasi Fading Dalam Sistim Komunikasi CDMA Eppy Yundra,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam sistim komunikasi terdapat media transmisi. Media transmisi bisa yang menggunakan kabel dan dapat pula yang tidak menggunakan kabel atau dikenal dengan istilah wireless. CDMA sebagai suatu sistem komunikasi wireless menggunakan kontrol daya untuk mengatasi fading yang dialami oleh sinyal. Dengan menerapkan metode kombinasi kontrol daya dan diversitas antena dapat mengatasi fading. Fading ada dua macam,  deep fading terlebih dahulu diatasi dengan teknik diversitas sehingga deep fading bisa dikurangi lalu kemudian kontrol daya bekerja untuk mengatasi shallow fading. Hasil simulasi terjadi peningkatan kinerja sistem komunikasi CDMA ketika teknik diversitas di kombinasikan dengan kontrol daya untuk mengatasi deep fading dan shallow fading yang dialami sinyal. Kontrol daya dapat mengatasi shallow fading dan diversitas antena dapat mengatasi deep fading. Peningkatan kinerja sistem CDMA dengan kombinasi antara kontrol daya dan diversitas diperoleh dengan signifikan pada user ketika kondisi di mana frekuensi Doppler user lebih kecil dari 1/10 dari frekuensi power kontrol.
Topologi Baru Konverter Perbaikan Faktor Daya (KPFD) Hibrida Satu Tingkat Satu Phasa Moh. Zaenal Efendi,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tentang konverter perbaikan faktor daya sangat menarik seiring dengan ditetapkannya standar harmonisa internasional (International Electrotechnical Commission) IEC1000-3-2. Salah satunya adalah pengembangan konverter perbaikan faktor daya (KPFD) satu tingkat satu phasa dengan teknik hibrida dua buah konverter dc-dc. Makalah ini mengajukan konfigurasi baru dengan cara mencampur dan menggabungkan dua buah konverter yaitu konverter Flyback dan konverter Forward yang menghasilkan konverter perbaikan faktor daya (KPFD hibrida. Konverter fyback difungsikan sebagai perbaikan faktor daya dan konverter Forward kedua sebagai regulator dc-dc. Dari desain konverter yang telah dibuat dengan tegangan output 20 Volt, arus 0,5-3 A didapat hasil ekperimen yang menunjukkan bahwa meskipun bentuk arus input tidak berbentuk sinus sempurna, tetapi jika dilihat dari spektrum harmonisanya telah memenuhi standar harmonisa international IEC1000-3-2  untuk dapat diaplikasikan pada beban kelas D seperti komputer, monitor dan televisi. Dari data pengujian terlihat bahwa konverter hibrida ini mempunyai faktor daya sekitar 0.95 dan efisiensi sebesar 90 %. Ini membuktikan bahwa konverter yang dibuat cukup handal untuk diaplikasikan sebagai pencatu daya
Aplikasi Metode Best-First Search Pada Pencarian Rute Terpendek Rina Harimurti,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menyelesaikan permasalahan dalam bidang kecerdasan buatan memerlukan beberapa teknik searching atau pencarian. Pertama adalah mendefinisikan ruang masalah, ke dua mendefinisikan aturan produksi yang digunakan, dan terakhir adalah memilih metode pencarian yang tepat sehingga dapat menemukan solusi terbaik dengan usaha minimal. Setiap metode mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Metode Best-First Search (BFS)  ini sesuai dengan namanya membangkitkan simpul berikutnya dari sebuah simpul (yang sejauh ini) terbaik diantara semua leaf nodes (simpul-simpul pada level terdalam) yang pernah dibangkitkan. Algoritma  BFS ini digolongkan sebagai heuristic search atau informed search. Terdapat dua jenis BFS, yaitu algoritma Greedy Best First Search dan algoritma A*. Pada penyelesaian kasus pencarian rute terpendek dari 13 kota yang dinyatakan dengan simpul-simpul dalam suatu graph dua arah, setiap angka pada busur menyatakan biaya sebenarnya antara satu kota dengan kota lainnya. Dengan menggunakan metode Greedy Best-First Search  penelusuran rute terpendek yang dihasilkan adalah S-B-K-G dengan jarak 135 kilometer. Sedangkan dengan menggunakan metode A* (A Bintang) penelusuran menghasilkan rute   S-A-G = 120. g(G) = 120 & f(G) = 120. Rute yang dihasilkan dengan menggunakan metode A* merupakan rute terpendek yang ada di graph tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Greedy Best-First Search tidak optimal, sedangkan algoritma   A* adalah optimal. Tanpa ada batasan waktu dan memori, A* adalah complete (selalu menemukan solusi jika solusinya ada).
Skema Fragile Watermaking Untuk Deteksi Kerusakan Dan Pemulihan Citra Digital Lusia Rakhmawati,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan internet membuat distribusi data digital menjadi hal yang mudah dan cepat. Perlindungan intelektual hak milik merupakan isu penting untuk memastikan integritas dan kepemilikan citra yang diterima. Untuk mengimbangi kesalahan kanal dan memperbaiki citra yang dirusak, banyak metode deteksi kerusakan dan pemulihan citra telah diusulkan. Penelitian ini mengembangkan metode menggunakan salah satu skema watermarking, yaitu fragile watermarking, dimana beberapa paritas bit dan informasi penting diperoleh dari citra itu sendiri yang dipilih sebagai watermark dengan memodifikasi nilai piksel dari citra asli (host). Setelah gambar dimodifikasi oleh pengguna lain, watermark yang telah disisipkan tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan dan memulihkan citra digital. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas metode yang diusulkan dengan adanya peningkatan nilai PSNR sampai dengan 4 dB.
Skema Fragile Watermaking Untuk Deteksi Kerusakan Dan Pemulihan Citra Digital Lusia Rakhmawati,
Teknika Vol 11, No 2 (2010)
Publisher : Teknika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan internet membuat distribusi data digital menjadi hal yang mudah dan cepat. Perlindungan intelektual hak milik merupakan isu penting untuk memastikan integritas dan kepemilikan citra yang diterima. Untuk mengimbangi kesalahan kanal dan memperbaiki citra yang dirusak, banyak metode deteksi kerusakan dan pemulihan citra telah diusulkan. Penelitian ini mengembangkan metode menggunakan salah satu skema watermarking, yaitu fragile watermarking, dimana beberapa paritas bit dan informasi penting diperoleh dari citra itu sendiri yang dipilih sebagai watermark dengan memodifikasi nilai piksel dari citra asli (host). Setelah gambar dimodifikasi oleh pengguna lain, watermark yang telah disisipkan tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi kerusakan dan memulihkan citra digital. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas metode yang diusulkan dengan adanya peningkatan nilai PSNR sampai dengan 4 dB.

Page 9 of 11 | Total Record : 104