cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 143 Documents
Search results for , issue "2006" : 143 Documents clear
Sistem Aplikasi Usulan Kenaikan Jabatan Dosen Berbasis Web Tutun Juhana; Jayarasti Kusumanegara
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada paper ini akan dipaparkan pembangunan sebuah sistem aplikasi usulan kenaikan jabatan dosen berbasis web. Sistem ini dibuat untuk mempermudah dosen dalam membuat form kenaikan jabatan dosen. Aplikasi dirancang menggunakan UML (Unified Modeling Language) dengan bantuan software Microsoft Visio 2003 dan Power Designer 10 serta diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP, database MySQL. Sebagai web server digunakan Internet Information Service (IIS). Aplikasi ini dapat diakses dengan menggunakan web browser seperti Internet Explorer, Mozilla, dan lain-lain. Penggunaan PHP memungkinkan aplikasi ini berjalan dinamis. Penggunaan database MySQL membuat aplikasi ini berjalan dengan mudah dan ringan sehingga menghasilkan aplikasi yang bisa berjalan stabil hanya dengan perangkat keras yang sederhana sekalipun.Kata kunci: jabatan, dosen, UML, MySQL, PHP, IIS, web server
Tinjauan Teoritis Tentang Migrasi Sistem Informasi Akuntansi Pendekatan Relasional ke Pendekatan Objek Weli Weli
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The object-oriented approach in system design and development is gaining popularity. Some literature in information systems demonstrate that object-oriented approach is viewed as superior to conventional system development such as relational database approach. There were many advantages of object-oriented approach such as easier modeling, more efficient model reuse and more convenient maintenance.In this paper we introduce you to object-oriented design for Accounting Information Systems by migrate the relational approach to object-oriented approach based on Entity Relationship and REA diagram for revenue cycle.Keywords: ER Diagram, REA Model, object oriented design, terminologi, karakteristik.
Faktor Penentu untuk Pengembangan Kualitas Profesional di Bidang Sistem Informasi Akuntansi Luciana Spica Almilia; Mutia Anugrah Pratiwi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penentu dalam pengembangan muatan materi mata kuliah yang terkait dengan Sistem informasi akuntansi (SIA) untuk menghadapi permintaan dalam dunia kerja akan professional Sistem informasi akuntansi (SIA) yang berkualitas. Faktor penentu yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari: (1) Faktor Pengetahuan Bisnis, (2) Faktor Aplikasi Kemajuan SI, (3) Faktor User Support, (4) Faktor Programming, (5) Faktor Perencanaan Sistem. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan Provider yang ada di Surabaya. Sedangkan responden didalam penelitian ini adalah Professional Sistem Informasi yang terbagi kedalam tiga group yaitu : analis, programmer dan end user support division (devisi pendukung pemakai akhir) pada perusahaan-perusahaan provider yang dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan: Pertama, fungsi Pengetahuan Bisnis dibentuk oleh variabel memahami lingkungan bisnis, mengartikan masalah bisnis dan menghasilkan solusi teknologi yang tepat, dan pengetahuan bisnis. Kedua, aplikasi kemajuan sistem dibentuk oleh variabel programming, e-commerce, end-user computing support dan informasi perencanaan sistem, manajemen dan. Ketiga, pemakai pendukung dibentuk oleh variabel sistem pakar, kemampuan untuk menghasilkan dan menyampaikan keefektifan informasi dan presentasi yang meyakinkan, pengetahuan industri spesifik dan pemakai pendukung. Keempat, programming dibentuk oleh variabel telekomunikasi/ networks, CASE tools dan perencanaan sistem. Kelima, perencanaan sistem dibentuk oleh variabel pelatihan/ pengetahuan, informasi akses dan keamanan dan kemampuan untuk bekerja lebih dekat kepada para pemakai dan pemeliharaan hubungan baik dengan pelanggan.Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi, profesional SI, muatan materi SI, analisis faktor.
Ekstraksi Pitch Interval dari Sinyal Senandung untuk Identifikasi Lagu Wahyu Kusuma; Irwan Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian lagu dari suatu basis data dapat dilakukan melalui kueri teks judul lagu dan nama penyanyi. Pencari lagu terkadang tidak mengetahui atau lupa akan judul lagu atau nama penyanyinya, melainkan hanya mengetahui potongan lagu saja dalam bentuk senandung. Dalam keadaan seperti ini, diperlukan suatu sistem yang dapat mengekstraksi informasi dari potongan lagu tersebut, untuk kemudian digunakan untuk pencarian lagu. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah aplikasi yang berfungsi untuk mengekstraksi ciri pitch-interval, dan bukannya not lagu, karena ciri ini invarian terhadap variasi tangga nada. Data masukan aplikasi ini menjalani beberapa proses, sebelum akhirnya menghasilkan fitur pitch interval. Proses ini antara lain deteksi onset senandung (terdiri dari proses rectifying, enveloping menggunakan filter, diferensiasi, dan thresholding). Posisi onset yang diperoleh digunakan untuk mensegmentasi sinyal, sehingga setiap segmen hanya berisi satu nada. Selanjutnya setiap segmen menjalani proses pitch-tracking melalui analisis frekuensi dengan bantuan transformasi fourier dan fuzzy logic, sehingga akhirnya diperoleh keluaran berupa sekuens pitch.Sekuens pitch selanjutnya diubah menjadi pitch interval melalui proses diferensiasi. Keluaran sistem dari sejumlah masukan senandung diujicobakan dalam proses identifikasi yang menggunakan ANN. Ujicoba yang dilakukan menunjukkan tingkat keberhasilan di atas 80%.Kata kunci: pitch interval, senandung (humming), analisis frekuensi, ANN.
Alat Bantu Klasifikasi dengan Pohon Keputusan untuk Sistem Pendukung Keputusan Tessy Badriyah; Ria Rahmawati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat alat bantu klasifikasi yang menerapkan model pohon keputusan dengan menggunakan algoritma ID3.Tahapan yang dilakukan dalam pembuatan alat bantu atau tools klasifikasi data ini adalah membuat interface dengan melibatkan database, GUI (Graphical User Interface), dan program. Penggunaan antar muka dimulai dengan membuat tabel, menginputkan parameter masing-masing atribut, dan menginputkan data pada tabel. Kemudian digenerate ke dalam bentuk tree dan rule If-Then.Dari pembuatan alat bantu klasifikasi ini dapat dihasilkan tree dan rule If-Then yang membentuk klasifikasi data secara benarKata kunci: klasifikasi, algoritma ID3
Analisis Performansi Aqm Routers yang Mendukung Aliran TCP dengan Menggunakan Pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) I Kadek Haddy W.; Hafidudin Hafidudin; Adiwijaya Adiwijaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Active Queue Management (AQM) adalah proses penandaan source TCP dari pusat router dengan mempertimbangkan penggunaan queue dan delay. Penggunaan AQM pada router akan memegang peranan penting dalam peningkatan kinerja aplikasi-aplikasi internet. Seperti aplikasi yang termasuk didalamnya voice over IP (VoIP), class of service (CoS) dan video streaming di mana besar paket dan durasinya menunjukkan variasi yang sangat signifikan. Hal ini sesungguhnya merupakan permasalahan kontroling. Didasarkan pada pembuatan model dinamik dari TCP’s congestion-avoidance terdapat beberapa hal penting yang perlu mendapatkan perhatian, pertama parameter kunci network seperti TCP load, link capacity, dan round-trip-time yang menjadi penyebab utama masalah kontroling. Model standar AQM yang ada sekarang ini yaitu Random Early Detection (RED) sementara ini memang mampu mengatasi permasalahan TCP congestion.Dalam penelitian ini dianalisis dan disimulasikan suatu metoda AQM alternatif dengan menggunakan pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID). Membandingkan pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) dengan metoda Random Early Detection (RED) dan Proportional Integral (PI) dengan menggunakan simulasi Network Simulator (NS) dan menunjukkan hasil bahwa pengontrol Proportional-Integral-Derivative (PID) lebih baik dalam hal throughput, paket loss dan index fairness.Kata kunci: AQM, RED, PID, PI, throughput, paket loss dan index fairness
Blended e-Learning: Alternatif Model Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia Soekartawi Soekartawi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia, with more than 220 million people spreading in the more than 17 thousand islands, is facing big problem associated with providing educational opportunities for people in the country. To solve this problem, the Government established the Education Law (UU No 20/2003, i.e. SISDIKNAS). Through this Law, and also recognizing the advantages of IT/ICT, the Government has given an opportunity to all education institutions to maximize the use of IT/ICT for running distance learning (DL). Consequently, many education institutions have been working hard for the last few years to develop policies and strategies for education to infuse technology for searching appropriated models for executing distance learning (DL).Recognizing the advantages of DL, and to make DL models more efficiently, people has tried to develop various DL models. One of newest models is called ‘Blended e-Learning’ (BEL). The model, BEL, is designed basically based on combination of the best aspects of application of information technology e-Learning, structured face-to-face activities, and real world practice. BEL approach uses the strengths of each to counter the other’s weaknesses. The obvious advantage of BEL solution is that learning becomes a process, rather than an event. This is because BEL puts training into job environment and provides a forum for every learning style to gain maximum results.To make BEL more effective, there are six steps that shall be followed, i.e. (a). Identify the content and convert to online delivery, (b). Design the blended learning solution, (c) Have the online content formatted and hosted, (d). Test the design, (e). Publicize and run the blended course and (f). Set up criteria for evaluating learning technology.This article reviews and reveals what makes BEL model so powerful, and choose the right mix of delivery methods for the best blend of skill enhancement and sustainability to ensure long-term competitive advantageKata kunci: Distance Learning (DL), Application of IT/ICT in DL, Blended e-Learning
Aplikasi untuk Menyelesaikan Program Linier dengan Menggunakan Metode Simpleks Kusrini Kusrini
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penentuan jumlah produksi untuk beberapa produk dalam suatu perusahaan, sering menjadi masalah bagi manager produksi. Aktivitas yang bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan dengan keterbatasan sumber daya yang ada dapat dilakukan dengan menggunakan metode simpleks.Dalam makalah ini, akan dibahas tentang implementasi metode simpleks dalam sebuah aplikasi dalam membantu pengambilan keputusan. Aplikasi dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi dengan dukungan DBMS Interbase. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi dengan input variabel keuntungan dari masing-masing item produksi, kebutuhan akan sumberdaya dan maksimal sumberdaya yang dimiliki. Keluaran dari aplikasi adalah jumlah produksi masing-masing item produksi sehingga diperoleh keuntungan maksimal.Kata kunci: Produksi, Metode Simpleks, Program Linier
Pembuatan Prototipe Game Multiplayer Online Ibnu Gunawan; Rudy Adipranata
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game merupakan salah satu industri besar di dunia saat ini, khususnya game yang memiliki fitur online. Online game dibuat dengan tujuan agar user dapat berinteraksi dengan user yang lain, sehingga akan mengurangi tingkat kebosanan dalam memainkan sebuah game.Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan membuat prototipe dari game multiplayer online. Pemrograman dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman C++, kompiler Microsoft Visual C++.NET, dan dibantu dengan library dari OpenGL Utility Toolkit (GLUT) ver. 3.7.6 untuk grafik serta SXML ver. 0.8 dalam membuat user interface-nya.Hasil pengujian sistem memperlihatkan bahwa lebih dari satu client dapat terhubung ke server yang sudah listen pada port tertentu. Client sudah dapat berinteraksi satu sama lain, seperti chat, whisper, dan bergerak dalam map sesuai dengan tujuan dari tugas akhir ini.Kata kunci: Multiplayer, Game Online, Prototipe Game Multiplayer Online
Identifikasi Klaster Tipe Kanker Berdasarkan Algoritma Iterasi Kernel Gaussian Wasito Wasito
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diagnosa yang cepat dan tepat sangat memegang peranan penting dalam mengatasi masalah penyakit kanker. Melalui penggunaan teknologi microarray DNA, diharapkan diagnosa dan prediksi penyakit kanker akan dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat. Hanya saja, masalah utama dalam penggunaan database yang dihasilkan melalui microarray DNA ini adalah besarnya dimensi database yan dianalisis. Dalam laporan ini, akan diperkenalkan metode pengelompokan alternatif berbasis densitas fungsi kernel Gaussian dengan teknik K-nearest neighbour yang kami namakan sebagai algoritma Iterative Gaussian Local Klastering (ILGC).Eksperimen untuk implementasi algoritma ILGC dilakukan menggunakan database yang diperoleh dari eksperimen studi tentang kanker Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL). Hasil eksperimen menunjukan bahwa banyaknya klaster database identik dengan hasil eksperimen masing-masing oleh Alizadeh et. al. (2000) dan Lossos te. al (2000). Secara umum hasil eksperimen menunjukan bahwa gene klaster yang ditemukan memiliki korelasi yang signifikan dengan parameter klinis dari penyakit kanker.Kata kunci: penyakit kanker, teknologi microarray DNA, Algoritma Iterasi Kernel Gaussian

Page 2 of 15 | Total Record : 143