Articles
106 Documents
Search results for
, issue
"2011"
:
106 Documents
clear
SECTON : A COMBINATION OF NEWTON METHOD AND SECANT METHOD FOR SOLVING NON LINEAR EQUATIONS
Nur Rokhman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Newton method is a famous method for solving non linear equations. However, this method has a limitation because it requires the derivative of the function to be solved. Secant method is more flexible. It uses anapproximation value to the derivative value of the function to solved. Unfortunately, this method needs two initial values, compared to Newton method which only need one initial value. The use of numerical techniquegives an approximation value of the solution. An initial value should be iterated until it approximates the solution. This means, the numerical solutions always contain error ( ). In this paper, the initial point of Newton method and are used to make the second initial value of the Secant method. Secton method is constructed by applying these initial values to the Secant method. The experiments show that Secton method only gives a small deviation, compared to Newton method.
PENGARUH PENERIMAAN PENGGUNA DAN EKONOMI TERHADAP KEEFEKTIFAN PEMILIHAN PROYEK SISTEM INFORMASI DENGAN PENDEKATAN SEM
Syaifudin Syaifudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemilihan proyek sistem informasi sangat sulit dilaksanakan karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Banyak proyek sistem informasi yang gagal karena tidak memperhatikan kepada penerimaan pengguna. Selain itu faktor lain yang mempengaruhi adalah terbatasnya dana . Tujuan dari makalah ini adalah meneliti faktor ekonomi dan penerimaan pengguna dalam pemilihan proyek sistem informasi. Untuk analisis data digunakan metode pendekatan Model Persamaan Struktural (SEM). Hasil dari penelitian ini adalah ekonomi dan penerimaan pengguna berpengaruh terhadap pemilihan proyek sistem informasi. Selain itu penerimaan pengguna sebagai mediator dari ekonomi ke pemilihan proyek sistem informasi. Penerimaan pengguna diukur dengan kebergunaan dan kemudahgunaan, dengan menggabungkan keduanya maka lebih valid dan handal. Sehingga hasil akhir dari pengerjaan akan lebih efektif, sederhana dan lebih mudah
EXTENSIBLE BUSINESS REPORTING LANGUAGE (XBRL): IMPLIKASI PADA PARADIGMA DAN RANTAI PASOK PELAPORAN KEUANGAN
Arif Perdana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai dampak eXtensible Business Reporting Language(XBRL) terhadap penyajian informasi keuangan dan bisnis. XBRL merupakan bahasa markup yangdikembangkan dari bahasa eXtensible Markup Language (XML). Ide dasar dari pengembangan bahasa XBRLadalah untuk mengatasi kendala pertukaran data dan interoperabilitas antara sistem informasi dalam penyajiandan distribusi laporan keuangan. XBRL tidak mengubah struktur item-item yang harus dilaporkan pada laporankeuangan. Fungsi XBRL hanyalah membungkus setiap data yang ada di dalam laporan keuangan dengankonteks sehingga data tersebut memiliki identitas khusus. Identitas inilah yang membuat data dapat dibaca olehmesin komputer. Komputer tidak hanya dapat menampilkan data pada laporan keuangan tetapi mampumemahami dan membaca konteks dari data tersebut. Fungsi yang dimiliki oleh XBRL ini ternyata memberikandampak yang begitu besar di bidang akuntansi. Perubahan paradigma pelaporan dari berbasis kertas menjadipelaporan berbasis XBRL telah menciptakan proses bisnis yang lebih cepat, lebih baik dan lebih murah. XBRLjuga memfasilitasi terciptanya rantai pelaporan keuangan yang lebih ramping. Berbagai pihak baik eksternalmaupun internal yang terlibat dalam rantai pelaporan keuangan mendapatkan manfaat yang maksimal dariXBRL.
DAMPAK PENERAPAN PRIORITAS INVESTASI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) TERHADAP TINGKAT KESELARASAN ANTARA STRATEGI BISNIS DAN STRATEGI TI
Erwin Setyo Nugroho
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam lingkungan kompetisi, penentuan prioritas investasi teknologi informasi (TI) harus selaras dan mendukung strategi bisnis sehingga nilai bisnis dapat dimaksimalkan dan ancaman kompetisi dapat diminimalkan. Di samping itu, investasi TI yang dilakukan harus memiliki efisiensi yang tinggi untuk mendukung bisnis saat ini dan harus memiliki fleksibilitas yang baik untuk mengakomodasi kebutuhan bisnis mendatang. Penelitian ini akan mengukur tingkat keselarasan antara strategi bisnis dan strategi TI dengan membandingkan sebelum dan sesudah penerapan prioritas investasi bidang teknologi informasi menggunakan Quality Funtion Deployment (QFD) di Politeknik Caltex Riau dengan model yang diajukan oleh Nugroho (2010). Penilaian tingkat keselarasan menggunakan Strategic Alignment Maturity Model (SAMM) yang diajukan oleh Luftman dan Kempaiah (2007). Hasil yang didapatkan pada penerapan model prioritas investasi bidang TI menggunakan QFD dapat meningkatkan keselarasan strategis antara strategi bisnis dan strategi TI. Menurut kriteria penilaian SAMM saat penerapan pada objek studi kasus, model ini dapat meningkatkan keselarasan strategis dari level 2 (committed) ke level 4 (improved) serta mampu memperbaiki hubungan dan mekanisme kerja antara domain manajemen dan domain TI dengan adanya kesamaan level persepsi.
PEMANFAATAN JARINGAN SARAF TIRUAN UNTUK PENYELESAIAN PERMASALAHAN OPTIMASI NONLINIER
Victor Hariadi;
Rully Soelaiman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saat ini semakin banyak permasalahan pada kehidupan sehari-hari yang memerlukan pendekatan optimasi dalam penyelesaiannya. Pendekatan optimasi sendiri menyediakan banyak alternatif metode yang dapat dipilihsesuai dengan karakteristik permasalahan yang akan diselesaikan. Penyelesaian permasalahan riil menggunakan pendekatan optimasi akan melibatkan model matematis. Model yang dibuat/digunakan akanmenentukan pada koridor teknik optimasi mana kita akan bekerja. Secara garis besar, permasalahan dalam teknik optimasi dapat berupa permasalahan (pemrograman) linier atau non linier. Sebenarnya kedua kelompok permasalahan ini masih memberikan ruang cukup luas bagi kegiatan riset yang bertujuan untuk merancang konsep atau metode penyelesaian yang lebih efisien. Namun pemrograman non linier menyisakan area yang lebih luas, mengingat model-model non linier seringkali memiliki bentuk yang lebih kompleks dan dinamis. Klas-klas pemrograman non linier dapat ditentukan dari bentuk Ddan karakteristik fungsi tujuan/obyekti serta dari keberadaan dan bentuk fungsi pembatasnya. Salah satu subklas dalam permasalahan pemrogramannonlinier adalah masalah pemrograman kuadratik dengan fungsi obyektif berbentuk fungsi konveks. Penelitian ini membahas penggunaan recurrent neural network untuk menyelesaikan permasalahan minimisasipemrograman kuadratik dengan batasan linier. Recurrent neural network digunakan karena mempunyai kelebihan pada strukturnya yang lebih sederhana dan kompleksitas yang lebih rendah untuk diimplementasikandaripada neural network yang digunakan sebelumnya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut di atas. Ini menunjukkan bahwa recurrent neural network lebih stabil pada keadaan Lyapunov dan secara global mampumencapai konvergensi dalam waktu singkat.
MODEL CHECKING PADA PROTOKOL BERMAN DAN GARAY
Sheila Nurul Huda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Distributed consensus merupakan permasalahan yang dikenal dalam sistem terdistribusi dimana terdapat beberapa proses yang berjalan secara konkuren, tiap proses memulai dengan nilai awalnya, dan pada akhirproses mereka harus mencapai nilai yang sama. Artinya, semua proses harus mencapai kesepakatan, sekalipun nilai awal mereka mungkin berbeda. Terdapat kondisi yang memungkinkan terjadinya kegagalan pada proses yang terlibat, kondisi ini disebut byzantine failure. Protokol Berman dan Garay dirancang untuk menyelesaikan distributed consensus dengan kehadiran byzantine failure. Untuk mendapatkan kepastian secara formal bahwa protokol tersebut mencapai distributed consensus dilakukan verifikasi dengan metode model checking menggunakan SPIN model checker.
MANAJEMEN DISTRIBUSI MULTI PRODUK BERDASARKAN BOBOT PROSENTASE PENJUALAN DAN EFISIENSI BIAYA DISTRIBUSI (STUDI KASUS DI PT THAMRIN BROTHERS)
Theresia Sunarni;
Rendi Rendi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Suatu proses pendistribusian dalam suatu perusahaan harus dikelola dengan seksama agar menghasilkanprofit yang besar. Salah satu bentuk pengaturan dalam hal pendistribusian produk dikenal dengan istilahmanajemen distribusi. PT Thamrin Brothers yang merupakan main dealer sepeda motor Yamaha di daerahSumbagsel dan belum menerapkan manajemen distribusi yang baik. Hal ini tampak dari banyaknya persediaanmotor Yamaha di dealer-dealer pada akhir tahun dan juga sering terjadi kekurangan persediaan pada dealerdealerpada saat konsumen ingin membeli. Selain itu, manajemen distribusi yang diterapkan oleh PT ThamrinBrothers selama ini menyebabkan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh PT Thamrin Brothers setiap tahuncukup besar. Oleh sebab itu, diperlukan suatu manajemen distribusi yang dapat meningkatkan penjualan danjuga menekan biaya distribusi seminimal mungkin. Manajemen distribusi dilakukan dengan menggunakanperamalan dan program dinamis dengan sistem bobot prosentase. Dengan pendekatan ini, motor-motor Yamahayang akan dialokasikan ke setiap dealer akan disesuaikan dengan permintaan konsumen di setiap dealersehingga kelebihan persediaan pada akhir tahun dapat diminimalkan. Untuk menekan biaya distribusi,pendekatan yang dilakukan adalah dengan menerapkan join shipment model atau dikenal dengan istilahEconomical Shipment Quantity (ESQ). Dengan menerapkan ESQ dalam pendistribusian motor ke dealer cabangPT Thamrin Brothers biaya yang dapat dihemat sebesar 16% per tahun. Dengan menerapkan metode-metodetersebut tentunya akan memberikan dampak positif bagi PT Thamrin Brothers yaitu jumlah penjualan motorYamaha dapat ditingkatkan dan biaya distribusi dapat diminimalkan sehingga akan meningkatkan laba bagiperusahaan.
PENENTUAN KOMPOSISI BAHAN PANGAN UNTUK DIET PENYAKIT GINJAL DAN SALURAN KEMIH DENGAN ALGORITMA GENETIKA
Shofwatul 'Uyun;
Sri Hartati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan diet makanan adalah memberikan makanan sesuai dengan kebutuhan gizi untuk mencegah danmengurangi kerusakan jaringan tubuh serta mempengaruhi proses penyembuhan. Ada lima jenis diet untukpenyakit ginjal dan saluran kemih antara lain : sindroma nefrotik, gagal ginjal akut, ginjal kronik, ginjal tahapakhir dan batu ginjal. Algoritma genetika yang merupakan salah satu metode optimasi dapat digunakan untukmenentukan komposisi bahan pangan yang terbaik. Pada penelitian ini digunakan 400 data bahan pangan yangdidapatkan dari survey beserta kandungannya yang akan digunakan untuk pengujian. Data-data tersebut akandiproses menggunakan algoritma genetika yang didalamnya terdapat proses inisialisasi, evaluasi, seleksi, prosespindah silang dan mutasi. Dari data tersebut akan dibentuk populasi dengan jumlah yang bervariasi dengansetiap kromosomnya memiliki 10 gen dimana nilai dari masing-masing gen menunjukkan indeks nomor bahanpangan pada basis data. Nilai probabilitas pindah silang dan probabilitas mutasi ditentukan dengan beberapavariasi nilai untuk mendapatkan kombinasi yang memiliki nilai fitness terbaik. Outputnya adalah kombinasibahan pangan terbaik beserta komposisinya sehingga mampu memenuhi kebutuhan kalori yang diperlukanselama satu hari bagi penderita penyakit ginjal dan saluran kemih sesuai jenis dietnya.
IMPLEMENTASI OBJECT RELATIONAL MAPPING (ORM) MENGGUNAKAN HIBERNATE (STUDI KASUS : APLIKASI PEMINJAMAN INVENTARIS PROGRAM STUDI INFORMATIKA UNSOED)
Bangun Wijayanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan pemrograman berorientasi objek saat ini sangat pesat. Banyak perangkat lunak saat ini yang dikembangkan dengan paradigma berorientasi objek. Kendala yang sering dihadapi pada saat ini adalah pengggunaan basisdata relasional dalam menyimpan data. Meskipun saat ini sudah terdapat sistem basisdata berorientasi objek namun yang menjadi kendala adalah ketika akan mengubah sistem yang menggunakan basisdata relasional. Object Relational Mapping (ORM) adalah salah satu teknik untuk memetakan basisdata relasional ke model objek. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa Hibernate mampu melakukan pemetaan serta menyederhanakan proses penyimpanan dan pengambilan data objek.
SISTEM PENDETEKSIAN PENYUSUPAN JARINGAN KOMPUTER DENGAN ACTIVE RESPONSE MENGGUNAKAN METODE HYBRID INTRUSION DETECTION, SIGNATURES DAN ANOMALY DETECTION
Novriyanto Novriyanto;
Haris Simare Mare;
Wenni Syafitri
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The progress of internet technology increase the need of security data. The progress of tools which have intrusion ability, also influence these needed. The methods of Intrusion Detection System (IDS) implementation and methods of analyze intrusion have excess and lack, which mutually completes. There are a lot of IDS now, but just an IDS open source based is snort. Method of snort implementation is network based restricted. This Final Task’s system used Hybrid Intrusion Detection System, Signatures and Anomaly Detection Methods. The indicator which used to detect intrusion are IP Address and Port Number. This system use TCP, UDP and ICMP protocols. This system also, is completed by active response, like blocking access for intruder. This System Implementation with Java Programming Language for engine perform and Java Server Pages (JSP) to develop user interface, The database which used is MYSQL. There are two of development test; Link system test and intrusion test. The link system test show the connect each interface. Intrusion is executed by host detection which used DoS HTTP tools and network detection which used Ping of Death’s scripts. The intrusion testing conclusions are; can be detected, analyze and active response for intrusion.