cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Search results for , issue "2011" : 106 Documents clear
COLLABORATIVE INFORMATION SYSTEM ENGINEERING AS A SUPPORTING LEARNING TOOL FOR ENGLISH FOR BUSINESS TOPIC Dewi Selviani Yulientinah; Sari Armiati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning environment in higher education can be transformed from teacher-centered environment into thecombination of learner, knowledge, and assessment-centered environment. Therefore, students learningcollaboration which can lead into competent community in line with the programs’ goals, can be created.Teacher-student interaction which is usually conducted in the classroom needs to be managed in order to buildstudents’ deep learning understanding. Based on the learning interaction among learning resources, teacherand student, an information system is enginereed. This system is an information system which functions as aCollaborative Learning (CL) supportin tool for English subject, specifically for English for Business topic.Research in CL can be viewed from seven perspectives. They are collaborative interaction control, task from CL,learning theories in collaboration, CL environment engineering, students’ roles, collaboration domain andlearning methodologies that support collaborations (Cs). Among those perspectives, CL environmentengineering becomes the basis in engineering information system which collaborates text, audio, video andpicture as an interaction tool. The specification of this interaction tool is based on the content of each lecture.The research begins by analysis phase which covers the analysis of the content of lecture and spreadingquesionnaire. The questionnaire is designed to get information on the necessity level of information system andthe description of current learning system. After the information of need specification is obtained, the phase ofinformation system engineering is conducted. In this phase, the modelling of process, data, menu structure anduser interface is created. Data modelling uses Data Flow Diagram (DFD) which consists three entities:administrator, English lecturers and students. Data modelling engineered uses Entity Relationship (ER) to relatedata entity and produces 14 tables, whereas menu structure modelling and user interface are created to showinformation system design in the implementation-phase-to-be.
INTEGRASI ARSITEKTUR DAN MANAJEMEN LAYANAN TI UNTUK PENCAPAIAN FLEKSIBILITAS TEKNOLOGI INFORMASI PADA ORGANISASI Aradea Aradea
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran teknologi Informasi (TI) dalam organisasi saat ini telah mengalami pergeseran paradigma, pada awalnyaTI hanya berfokus pada otomatisasi data, pengolahan data atau manipulasi data, saat ini sudah bergeser padafungsi strategi dan layanan. Kesesuaian dan performa layanan TI dapat menjadi faktor penentu dalampencapaian tujuan dan sasaran organisasi, apabila diposisikan dan difungsikan secara tepat dan selarasdengan visi bisnis organisasi. Hal ini tentu dilakukan dengan sudut pandang yang menyeluruh terhadaporganisasi, fungsi dan keterhubungan komponen-komponen dalam organisasi baik internal maupun eksternal,serta faktor-faktor perubahan yang akan mempengaruhi organisasi. Dalam tulisan ini akan dikaji fungsi darikerangka kerja arsitektur dan manajemen layanan TI sebagai suatu kerangka kerja yang terintegrasi. Dari hasilstudi terhadap beberapa kerangka kerja yang ada, ditetapkan Servive Oriented Architecture (SOA) danInformation Technology Infrastructure Library (ITIL) sebagai suatu kerangka kerja yang memiliki pola yangsaling melengkapi dalam hal penyediaan layanan TI. ITIL sebagai kerangka kerja manajemen layanan TI dapatmembantu organisasi mengelola TI dari perspektif bisnis, dengan melakukan identifikasi dan pemetaan prosesbisnis yang mendasari infrastruktur dan layanan. SOA berfungsi sebagai kerangka kerja arsitektur layanan TIyang menghubungkan seluruh komponen infrastruktur. Konvergensi ITIL dan SOA dapat menciptakan suatuintegrasi yang sinergis untuk pencapaian fleksibilitas TI di organisasi.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN PERUBAHAN ORGANISASI DALAM BISNIS Santo Fernandi Wijaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan penerapan suatu sistem informasi yang didukung perangkat Teknologi Informasi,merupakan tujuan manajemen perusahaan agar terciptanya cara kerja yang efektif dan efisien. Namundemikian, dalam praktek bisnisnya, tidak sedikit perusahaan yang mengalami kegagalan dalam membangunsuatu sistem informasi yang terintegrasi tersebut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang harusdipertimbangkan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Untuk itu, diperlukan komitmenkuat dan usaha kerja keras dan cerdas dari tim implementasi system, demi terciptanya kesuksesan dalampenerapan suatu sistem informasi yang terintegrasi. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan denganserius adalah bagaimana melakukan perubahan cara kerja dan pola pikir pengguna agar dapat mendukungcara kerja dengan system komputerisasi. Perubahan cara kerja dan pola pikir tersebut tidak bisa dilakukansecara instan, tetapi memerlukan tahapan dan waktu proses yang relatif lama, terlebih bagi pengguna yangtelah terbiasa menggunakan cara kerja manual (tradisional). Faktor kecerdasan dan kedewasaan mentalpengguna dalam menjalankan suatu system informasi baru yang belum dikenal, merupakan salah satu kuncikeberhasilan dalam melakukan implementasi system informasi yang terintegrasi tersebut. Perubahan cara kerjadan pola pikir yang didukung oleh perangkat teknologi informasi, sangatlah dipengaruhi oleh perubahanorganisasi (organization change). Perubahan organisasi ini identik dengan upaya perubahan budaya (culture)perusahaan. Perubahan budaya perusahaan ini sangat ditentukan oleh peranan top manajemen perusahaansebagai teladan (contoh) bagi karyawan / pengguna untuk mendukung cara kerja dengan dukungan penuhpenggunaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk membahas bagaimana pengaruh teknologiinformasi dan perubahan organisasi dalam mencapai kesuksesan membangun suatu sistem informasi yangterintegrasi.
REPOSITORI DIGITAL BERBASIS OAI DAN RANTAI KUTIPAN Adi Wibowo; Resmana Lim
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah organisasi dapat memiliki sebuah repositori digital. Repositori digital adalah sebuah gudang file digitalyang dilengkapi dengan metadata untuk mendeskripsikan file-file digital tersebut. File digital dapat berasal daridalam organisasi tersebut, dan juga berasal dari organisasi eksternal yang mengijinkan koleksi file digitalnyadigunakan oleh umum. Untuk mengambil file digital dari repositori eksternal digunakan protokol terbuka yaituOpen Archives Initiative Protocol for Metadata Harvesting. Setelah metadata dan file digital dari repositorieksternal digabungkan dengan koleksi file digital internal, maka perlu dibuat sistem pencarian yangmemanfaatkan rantai kutipan yang melibatkan file-file digital tersebut. Nilai dari rantai kutipan dapatmembantu menyusun ulang peringkat hasil pencarian agar file-file yang berkualitas tinggi dapat mendudukiposisi lebih atas dibandingkan file-file yang berkualitas lebih rendah.
PENGOPTIMALAN SOFTWARE S-PLUS GUNA ESTIMASI MODEL REGRESI UNTUK DATA DENGAN KESALAHAN PENGUKURAN MENGGUNAKAN METODE BAYES Hartatik Hartatik
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Misal diberikan suatu data (Xi,Yi), maka model regresinya adalahYi = g(Xi )+ε i di mana Xi adalah elemen ke- i dari variabel prediktor X dan Yi adalah elemen ke- i dari variabel respon Y. Variabel X yang merupakan variabel prediktor dari hasil pengamatan biasanya merupakan konstanta tertentu, namun terkadang juga dijumpai X yang merupakan variabel random atau variable dimana nilainya bukan konstanta tetap . Untuk itulah dalam hal ini model regresinya disebut dengan model regresi dengan kesalahan pengukuran. Ada dua metode Pendekatan yaitu parametrik dan Nonparametrik. Dalam penelitian ini untuk pendekatan parametrik digunakan Ordinary Least Square (OLS), dan untuk Nonparametrik bila kesalahan pengukuran diabaikan digunakan metode B-spline dan bila kesalahan pengukuran tidak diabaikan digunakanMetode Iterative Conditional Modes (ICM)..Dan pemanfaatan Software yang tepat serta pengembangannya dapat memberikan hasil estimasi yang bagus, dan dalam penelitian kali ini dengan menggunakan S-Plus.
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENCACAH DAN KOMUNIKASI USB PADA THYROID UPTAKE MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S8253 Agustin Nurcahyani; Adi Abimanyu; Nugroho Trisanyoto; Supriyono Supriyono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dibuat perangkat lunak pencacah dan komunikasi USB pada Thyroid Uptake menggunakan mikrokontroler AT89S8253. Penyakit gondok merupakan pembengkakan atau benjolan besar pada leher sebelah depan. Thyroid Uptake merupakan suatu alat kedokteran untuk mendiagnosa penyakit gondok. Perangkat lunak ini dikembangan menggunakan bahasa pemrograman BASIC dengan compiler BASCOM.Perangkat lunak ini dirancang untuk menampilkan data pencacahan pada LCD 16X2 dan mengirim data tersebut ke komputer melalui port USB. Pengujian pencacahan dilakukan dengan cara membandingkan hasilpencacahan dengan frekuensi meter standar sedangkan pengujian komunikasi data dengan cara membandingkan data yang dikirim mikrokontroler dengan data yang diterima komputer. Dari hasil pengujian linieritas pencacahan diperoleh nilai linieritas pencacahan (R2)= 1 yang berarti stabilitas pencacahan cukup baik dan komunikasi data berjalan baik dengan tidak ada data yang error, sehingga perangkat lunak ini memenuhi syarat untuk digunakan pada Thyroid Uptake.
APLIKASI PENGENALAN RAMBU BERBENTUK BELAH KETUPAT Andhika Pratama; Izzati Muhimmah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini akan dikembangkan sebuah metode pengenalan rambu lalu lintas secara otomatis dengan menggunakan distance set. Tahapan awalnya yaitu proses deteksi tepi agar mendapatkan citra dalam bentuk binary. Hal ini akan mempermudah dalam pengenalan pola atau bentuk dari objek. Dari citra binary yangdihasilkan oleh proses deteksi tepi akan bisa mendapatkan titik koordinat (x,y) dari setiap pixel yang merepresentasikan garis tepi dari pola objek tersebut. Pada langkah selanjutnya dilakukan pelabelan dengan melakukan perhitungan jarak antara beberapa pixel terdekat. Sistem pengenalan rambu berbentuk belah ketupat dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemprograman java. Sehingga diperoleh sebuah perangkat lunak yang dapat mengenali pola dan bentuk dari rambu berbentuk belah ketupat
PEMANFATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) UNTUK PEMETAAN IMBUHAN AIRTANAH DAN KERENTANAN AIRTANAH DI KAWASAN KARST (STUDI KASUS DI KECAMATAN PALIYAN DAN KECAMATAN SAPTOSARI, KABUPATEN GUNUNGKIDUL) Ahmad Cahyadi; Fedhi Astuty Hartoyo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemetaan imbuhan airtanah dan kerentanan airtanah merupakan bagian yang penting dalam upayapengelolaan kawasan karst. Penelitian ini dilakukan di sebagian Kawasan Karst Gunungsewu di KecamatanPaliyan dan Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaranspasial tingkat imbuhan airtanah dan tingkat kerentanan pencemaran airtanah. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah APLIS yang memanfaatkan sistem informasi geografis (SIG) dengan analisistumpangsusun (overlay). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketinggian tempat (elevasi) daripermukaan laut, kemiringan lereng, litologi (batuan), zona infiltrasi, dan tanah. Hasil penelitian menunjukkanbahwa nilai imbuhan airtanah dan tingkat kerentanan airtanah meliputi tingkat sangat rendah sampai dengantinggi.
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF DENGAN MENGGUNAKAN METODOLOGI TOZER Andri Wijaya; Dana Indra Sensuse
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini tidak dapat dipungkiri lagi semakin banyaknya perusahaan otomotif yang bermunculan khususnyadealer - dealer yang membuat persaingan di dunia otomotif bertambah ketat. Maka untuk bertahan dalam arenapersaingan tersebut, perusahaan – perusahaan harus memiliki strategi bisnis yang dijadikan sebagai suatukeunggulan untuk dapat bertahan. Penerapan sistem informasi dan teknologi informasi dapat dijadikan strategibisnis untuk dapat bersaing dengan pesaing yang berada dibidang yang sama yakni otomotif. Banyakperusahaan-perusahaan otomotif yang tidak memiliki perencanaan strategis dalam menggunakan SI/TI nya.Pada penelitian ini membahas mengenai bagaimana bentuk rumusan perencanaan strategis SI/TI untukperusahaan otomotif. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metodologi perencanaan strategis SI/TI versiTozer sebagai dasar konsep model perencanaan strategis menggunakan aplikasi metode Tozer dilakukanberdasarkan strategis bisnis. Analisis dan interpretasi data peneliti menggunakan beberapa metode diantaranyaadalah critical success factor, value chain analysis, SWOT, dan mc farlan’s grid. Dimana metode ini akanmemperkuat penyusunan perencanaan strategis tersebut. Hasil akhir dari penelitian ini berupa perencanaanstrategis SI/TI yang meliputi identifikasi rincian langkah-langkah penanganan permasalahan dan identifikasipengembangan SI/TI ke depan yang digambarkan dalam bentuk portofolio SI/TI yang selaras dengan strategibisnis PT.Berlian Maju Motor guna untuk dapat menciptakan keunggulan kompetitif agar dapat bersaing.
TEMU KENALI CITRA BERBASIS KONTEN WARNA Karmilasari Karmilasari; Agus Sumarna
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temu kenali citra berbasis konten warna banyak digunakan untuk pencarian informasi. Dalam temu kenali citra jenis ini yang dilihat bukan kemiripan dari citra, melainkan kemiripan dari sebaran warna pada citra yang diperbandingkan. Informasi penting mengenai isi (content) citra digital diketahui melalui histogram citra, yaitu grafik yang menggambarkan penyebaran nilai-nilai intensitas pixel dari suatu atau bagian tertentu didalam citra. Dalam penelitian ini, dibahas mengenai temu kenali citra berbasis konten warna berdasarkan local color histogram, global color histogram dan gabungan keduanya. Pengukuran kemiripan sebaran warna citra query dan citra dalam database dilakukan melalui perhitungan jarak euclidean. Dari percobaan diperoleh hasil, jumlah citra database yang mirip citra query yang dihasilkan melalui metode local color histogram lebih banyak dibandingkan dengan global color histogram maupun gabungan keduanya.

Page 9 of 11 | Total Record : 106