cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
Search results for , issue "2013" : 91 Documents clear
Perbandingan Waktu Konversi antara ADC 8 bit dan 10 bit dalam Mikropengendali ATMega8535 Arief Hendra Saptadi; Risa Farrid Christianti; Jaenal Arifin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi analog ke digital adalah sebuah proseskuantifikasi nilai-nilai parameter fisik di alam (yang bersifatanalog) ke dalam nilai-nilai digital yang setara, untuk keperluankomputasi. Salah satu parameter yang harus diatur dalam proseskonversi tersebut adalah jumlah bit digital yang dihasilkan atauresolusi. Mikropengendali yang digunakan sebagai ADC (Analogto Digital Converter) pada umumnya menyediakan dua pilihanresolusi yaitu 8 bit dan 10 bit. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui apakah pemilihan ADC 8 bit atau 10 bit padamikropengendali ATmega8535 berpengaruh terhadap waktukonversi atau tidak. Dari hasil penelitian telah dapat ditunjukkanbahwa resolusi bit yang berbeda akan tetap menghasilkan waktukonversi yang sama untuk frekuensi yang sama. ADC 8 bitdengan frekuensi 125 KHz, 250 KHz dan 500 KHz, masingmasingmenghasilkan pulsa selebar 5,2 div, 2,6 div, dan 1,3 divatau setara dengan waktu konversi sebesar 104 s, 52 s dan 26s. Hasil yang sama juga diperoleh pada ADC 10 bit untukfrekuensi 125 KHz, 250 KHz dan 500 KHz. Dengan demikian,waktu konversi semata-mata hanya tergantung dari frekuensiADC yang digunakan dan tidak terpengaruh oleh perbedaanresolusi bit. Meski demikian, hasil pengukuran yang diperolehdalam penelitian ini masih dapat dioptimalkan menggunakaninstrumen ukur yang lebih akurat.
Kebutuhan Kompetensi Tenaga Kerja Teknologi Informasi di Indonesia, 2007 vs. 2012 Yenni Merlin Djajalaksana; Tiur Gantini
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Understanding job competencies’ needs in the job market will be substantial to the success of any educational institutions in preparing their graduates. This paper will discuss and compare the results of two studies, the 2007 and 2012 studies, which examined the IT competencies needs for eight groups of IT workers: Database Administration, Network Administration, Consultant, IT Manager, Software Engineer, System Analyst, Technical Support, and Web Developer. The competencies discussed include hard skills, soft skills, and attitude, personality, and behaviors. The results show that there are changes in the needs of IT competencies from 2007 to 2012.Keywords—IT job competencies; IT workers;hard skills; soft skills; attitude, personality, and behavior
Aplikasi Peramalan Tagihan Listrik Dengan Jaringan Syaraf Tiruan Muhammad Latif Chasani; Zainudin Zukhri
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Listrik merupakan salah satu sumber energi yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Penggunaan dan daya yang digunakan setiap pelanggan berbeda demikian juga biaya yang dikeluarkan untuk membayar tagihan listrik. Diperlukan perencanaan anggaran biaya untuk tagihan listrik, dalam hal ini peramalan tagihan bulan depan dapat membantu dalam perencanaan anggaran. Pada penelitian ini akan dibangun aplikasi untuk meramalkan tagihan listrik dengan Jaringan Syaraf Tiruan model Backpropagation untuk membantu perencanaan anggaran biaya. Tahap awal dari proses peramalan yaitu dengan melakukan pelatihan terhadap data-data tagihan listrik sebelum bulan yang akan diramalkan. Tujuan dari proses pelatihan terhadap data tagihan adalah untuk mendapatkan bobot. Hasil dari proses pelatihan yang berupa bobot tersebut akan digunakan untuk proses peramalan tagihan listrik. Proses pelatihan data tagihan menggunakan perambatan maju (Feedforward) dan perambatan mundur (Backward), sedangkan untuk proses peramalan menggunakan perambatan maju untuk meramalkan nilai tagihan bulan berikutnya. Aplikasi peramalan tagihan listrik ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java.
Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pengadaan Obat Menggunakan Model Pareto ABC dan Optimasi Kualitatif (Studi Kasus: Apotik PS) Ancelmatini Nurwulandari; Paulina H. Prima Rosa
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apotik PS sering mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan untuk pengadaan obat. Hal ini disebabkan karena adanya faktor yang harus dipertimbangkan oleh pengelola apotik yaitu jumlah penjualan item obat, investasi, dan alokasi biaya. Pengelola apotik dituntut untuk menemukan cara mengendalikan pemesanan yang tepat dengan biaya yang optimal sehingga mengurangi terjadinya penumpukan obat dan menghindari masa kadaluarsa obat. Untuk itu dalam makalah ini diuraikan pengembangan sistem pendukung pengambilan keputusan pengadaan obat yang dapat memberikan rekomendasi pengadaan obat kepada pengelola apotik. Sistem dirancang dengan memperhatikan kebutuhan pengguna terkait proses analisis Pareto ABC, yaitu metode yang digunakan untuk analisis perencanaan sediaan. Sistem ini dibuat dalam bentuk aplikasi desktop menggunakan Pemrograman Java dan Database Management System MySQL. Model yang digunakan adalah metode analisis Pareto ABC dan optimasi kualitatif. Sistem telah diuji oleh pengguna dengan hasil bahwa sistem sesuai dengan kebutuhan pengguna dan rekomendasinya dapat mendukung pengambilan keputusan pengadaan obat di apotik.
Celah Keamanan Sistem Autentikasi Wireless Berbasis RADIUS Yesi Novaria Kunang; Taqrim Ibadi; Suryayusra -
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi jaringan berbasis wireless (tanpa kabel) memiliki resiko yang besar akan bahaya serangan dan pencurian informasi. Salah satu teknik pengamanan yang banyak digunakan pada jaringan wireless adalah system autentikasi yang menggunakan RADIUS. Untuk itu pada penelitian ini membahas pengujian penetrasi pada sistem Autentikasi Wireless berbasis RADIUS dengan tujuan untuk mencari celah keamanan pada sistem autentikasi berbasis RADIUS. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Sistem autentikasi wireless berbasis RADIUS masih memiliki beberapa celah keamanan antara lain kemungkinan serangan DoS ke Access point, pencurian data client menggunakan session hijacking, dan pemutusan koneksi client untuk mengambil alih sesi koneksi. Rekomendasi dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi administrator dan pengembang jaringan untuk menutup celah keamanan yang bisa dieksploitasi tersebut.
Pemanfaatan Teknologi Virtualisasi Komputer guna Mendukung Praktikum Jaringan Komputer Agung Hernawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktikum Jaringan Komputer memerlukan sejumlah komputer yang berfungsi sebagai client dan server. Diperlukan juga sejumlah router dan switch yang bersifat dedicated. Namun router dan switch dapat digantikan dengan komputer yang dikonfigurasikan secara khusus. Hal ini berarti untuk praktikum jaringan komputer diperlukan komputer dengan jumlah yang banyak. Kebutuhan akan jumlah komputer ini, kadang menjadikan kendala untuk melaksakan praktikum jaringan komputer.Virtualisasi memungkinkan untuk menjalankan beberapa mesin virtual pada sebuah komputer. Hal ini berarti dengan satu buah komputer dimungkinkan untuk mengadakan beberapa komputer virtual guna kebutuhan praktikum. Namun apakah komputer virtual dapat dipakai untuk kebutuhan praktikum jaringan komputer?Pada penelitian ini dilakukan pengujian pada produk virtualisasi, VirtualBox dari Oracle Inc dan VMware Player dari VMware Inc. Kedua produk ini dipilih karena mempunyai lisensi yang bersifat bebas. Pada komputer virtual yang dihasilkan, diinstal sistem operasi Mikrotik. Dengan sistem operasi Mikrotik sebuah komputer dapat dikonfigurasikan menjadi sebuah router ataupun switch.Berdasarkan hasil pengujian, praktikum jaringan komputer sangat mungkin untuk dilakukan dalam lingkungan virtual. VMware Player berfungsi lebih baik dibanding dengan Virtual Box. VMware player mampu memvirtualisasikan network interface card lebih baik dibanding dengan VirtualBox. Pada komputer virtual dengan VMware Player, sistem operasi Mikrotik dapat menjalan fungsi bridge. Hal ini dibutuhkan untuk melakukan praktikum jaringan komputer pada topik tentang switching.
Sistem Pengamanan pada Pintu Bus TransJakarta Berbasis Mikrokontroler ATMega8535 Swelandiah Endah Pratiwi; M. Dedy Ompu Mataram; Romdhoni Susiloatmadja
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bus TransJakarta digemari oleh penumpang, karena selain tarifnya terjangkau juga dapat mengantarkan ke segala penjuru kota Jakarta tanpa mengalami kemacetan. Penuhnya penumpang beresiko tinggi terjadinya kecelakaan kecil seperti penumpang terjepit pintu bus tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat yang berguna sebagai pengontrol jika ada salah satu bagian tubuh penumpang yang masih berada di pintu. Sebagai pengontrol digunakan mikrokontroler ATMega 8535. Alat ini menggunakan sensor PIR yang digunakan untuk mendeteksi gerak manusia. Jika sensor tersebut mendeteksi adanya anggota tubuh manusia, maka pintu bus tidak akan tertutup sampai sensor tersebut tidak mendeteksi lagi. Alat ini diharapkan dapat mengurangi resiko terjepitnya penumpang pada pintu bus TransJakarta.
Perancangan Transformator Frekuensi Tinggi untuk Konverter DC-DC Full-Bridge Phase-Shifted 200 W Johan Agung Irawan; Eka Firmansyah; F. Danang Wijaya
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konverter dc-dc digunakan untuk menghindari penggunaan transformator frekuensi rendah yang memiliki ukuran besar dan berat pada proses konversi energi listrik dari energi terbarukan. Konverter dc-dc full-bridge menggunakan transformator frekuensi tinggi. Dengan bekerja pada frekuensi tinggi, transformator ini memiliki ukuran yang ringkas dan ringan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat transformator frekuensi tinggi untuk konverter dc-dc full-bridge phase-shifted 200 W dengan frekuensi penyaklaran 50 kHz dan memiliki efisiensi di atas 80%. Simulasi dengan software PSIM dan eksperimen terhadap transformator hasil rancangan telah dilakukan. Hasil simulasi PSIM menunjukkan bentuk gelombang yang hampir sama dengan hasil eksperimen. Transformator hasil eksperimen memiliki efisiensi 91,63-99,36%.Kata kunci—transformator frekuensi tinggi, konverter dc-dc fullbridge, pulse-width-modulation (PWM) phase-shifted, PSIM
Model Evaluasi Performa Mahasiswa Tahun Pertama Melalui Pendekatan Fuzzy Inference System dengan Metode Tsukamoto Zaenal Abidin; Zulkifli -
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi performa mahasiswa dapat dilakukanmelalui penghitungan indeks prestasi kumulatif mahasiswa, diSTMIK Teknokrat saat ini masih menggunakan nilai rata-rata.Pada penelitian ini diusulkan suatu pendekatan baru dalammenghitung indeks prestasi kumulatif dengan MetodeTsukamoto. Hasil dari penelitian ini menunjukan MetodeTsukamoto dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerjamahasiswa tahun pertama dan menghitung indeks prestasikumulatif.Kata kunci—Fuzzy Inference System; Indeks prestasikumulatif; Metode Tsukamoto; Fungsi keanggotaan Triangular
Analisis Prediksi Churn Dan Segmentasi Pelanggan Speedy Retail Daerah Operasional Bandung Menggunakan Algoritma Decision Tree Dan K-Means Mayvita Putri Syamala; Yati Rohayati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan penurunan jumlah pelanggan Speedy pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom), khususnya pelanggan Speedy retail daerah operasional Bandung perlu diantisipasi. Untuk dapat bersaing dengan berbagai ISP (Internet Service Provider) yang menawarkan produk dengan keunggulan tertentu, maka Telkom membutuhkan program retensi pelanggan agar pelanggan tidak memutuskan layanan (churn) dan beralih ke provider lain. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan data mining. Terdapat dua pemodelan dalam penelitian ini, yaitu prediksi churn menggunakan algoritma Decision Tree, serta segmentasi pelanggan menggunakan algoritma Clustering K-Means.Pemodelan prediksi churn menggunakan algoritma Decision Tree menghasilkan pelanggan yang berpotensi churn dengan variabel-variabel terpilih yaitu Paket Layanan, Customer Billing, Usage, Durasi Berlangganan, Jumlah Gangguan, dan Status Churn. Berdasarkan pola pemodelan prediksi churn, akurasi yang dihasilkan adalah 99,47%. Kemudian dilakukan segmentasi pada pelanggan yang berpotensi churn menggunakan algoritma Clustering K-Means, untuk menemukan sasaran pelanggan yang akan diberikan program retensi.Program retensi yang akan ditawarkan dalam penelitian ini berupa cross selling dan penawaran layanan pelengkap. Untuk layanan cross selling, akan ditawarkan Groovia TV kepada pelanggan sasaran program retensi, yang telah memenuhi persyaratan jaringan untuk pemasangan layanan.Setelah dilakukan analisis, dari 1912 sasaran pelanggan hasil segmentasi, terdapat 601 pelanggan yang memenuhi persyaratan penawaran Groovia TV dan layanan pelengkap, serta 1311 sasaran pelanggan layanan pelengkap saja.

Page 3 of 10 | Total Record : 91