cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DENGAN KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMASTUMINTING Said, Ni’mah; Kanine, Esrom; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8143

Abstract

Abstrak:Kehamilan bagi ibu primigravida merupakan suatu pengalaman baru yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan merupakan respons individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan.Faktor yang mempengaruhi kecemasan selama kehamilan antara lain faktor sosial ekonomi( pendidikan, pekerjaan dan pendapatan). Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi dengan kecemasan ibu primigravida di puskesmas Tuminting.Desain penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil dengan teknik pengambilan sampelPurposive Sampling yaitu sebanyak 40 sampel.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi.Hasil penelitian mengunakan uji Chi square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Tidak terdapat hubungan pendidikan dengan kecemasan ibu primigravida di puskesmas Tuminting dengan nilai p=0,437>α, tidak terdapat hubungan pekerjaan dengan kecemasan ibu primigravida di puskesmas tuminting dengan nilai p= 0,457>α, dan terdapat hubungan pendapatan dengan kecemasan ibu primigravida di puskesmas Tuminting dengan nilai p=0,000<α. Kesimpulanpenelitian ini adalah ibu primigravida di puskesmas tuminting sebagian besar tidak cemas yakni 21 orang. Saranpenelitian ini, diharapkan petugas kesehatan memberikan pendidikan kesehatan mengenai kehamilan kepada ibu hamil untuk mencegah terjadinya kecemasan.Kata Kunci: Faktor Sosial Ekonomi, Ibu Primigravida, Kecemasan
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN JAJANAN DENGAN DIARE PADA ANAK DI SDN 3 GOGAGOMAN KECAMATAN KOTAMOBAGU BARAT KOTA KOTAMOBAGU Gultom, Maria M.K; Onibala, Franly; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18775

Abstract

day accompanied by changes in fecal consistency with or without mucus or blood. To be able to avoid the diarrhea is required consumption of healthy snacks. Diarrhea is still one of the world's greatest health problems, especially for developing countries because of the high morbidity and mortality rate. The purpose of this research is to know the relationship of consumption of snack food with diarrhea on children school in SDN 3 Gogagoman. Design The research is using observational analytic research, using Cross Sectional approach. The sample is 37 respondents taken by using simple random sampling technique. Data collected from respondents by using questionnaire sheet of food consumption of snack and diarrhea. Then presented in table 2x2 with help of program of SPSS (Statistic Program for Social Science) use Chi Square test at significance level 95% α = 0,009. The results showed the relationship between the consumption of snack foods with diarrhea in children in SDN 3 Gogagoman. Keywords: Consumption of snack foods, diarrhea, children school Abstrak: Diare ditandai dengan meningkatnya frekuensi Buang Air Besar (BAB) > 3 kali sehari yang disertai perubahan konsistensi tinja dengan atau tanpa lendir atau darah. Untuk dapat terhindar dari diare diperlukan konsumsi makanan jajanan yang sehat. Diare sampai dengan saat ini masih termasuk masalah kesehatan terbesar dunia apalagi bagi negara-negara berkembang karena angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan jajanan dengan diare pada anak di SDN 3 Gogagoman. Desain Penelitian yaitu menggunakan penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 37 responden yang diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner konsumsi makanan jajanan dan diare. Kemudian disajikan dalam tabel 2x2 dengan bantuan program SPSS (Statistic Program for Social Science) menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% α=0,009. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara konsumsi makanan jajanan dengan diare pada anak di SDN 3 Gogagoman. Kata Kunci: Konsumsi makanan jajanan, diare, anak usia sekolah
HUBUNGAN DISMENORE DENGAN AKTIVITAS BELAJAR REMAJA PUTRI DI SMA KRISTEN I TOMOHON Saguni, Fersta Cicilia Apriliani; Madianung, Agnes; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2182

Abstract

Abstract: One of the menstrual disturbance that cause discomfort physical is dysmenorrhea. Dysmenorrhea is menstrual pain that is felt in the lower abdomen and radiates up into the pelvis that can interfere with daily activities. One of the activities that can be interrupted is a learning activity. Dysmenorrhea is often experienced by young women who are in the productive age. The research ever conducted shows that dysmenorrhea can lower a woman's quality of life for example, students who experience dysmenorrhea decreased concentration will study due to menstrual pain that is felt (Ningsih, 2011). Purpose. This research conducted to determine The Relation Of  Dysmenorrhea With Learning  Activities Teen Daughter  At Christian High School  Tomohon. Research methods  is survey analytic by design research cross sectional. Population. The captured population is teen daughters at christian high  school I Tomohon with total sample 132 people, determination samples with purposive sampling techniques. Data obtained through questionnaire is a conecction between dysmenorrhea with learning  activities teen daughter  At Christian High School  Tomohon. Results of statistical tests using the test initially chi square with boundaries that have been prepared. This research in using analysis test statistic chi square and obtained value p = 0,000 < alpha = 0,005, which means Ho rejected. But because requirements test chi square unfulfilled and test used is test the alternative is fisher and obtained value p = 0,000 < alpha = 0,005 which means Ho rejected. The conclusions of this research are a relation of  dysmenorrhea with learning  activities teen daughter  at Christian High School  Tomohon. Key words: Dysmenorrhea, Learning Activities, Teen Daughter. Abstrak: Salah satu gangguan mesntruasi yang menyebabkan ketidaknyamanan fisik yaitu dismenore. Dismenore adalah nyeri haid yang dirasakan di bagian perut bagian bawah dan menjalar sampai ke panggul yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu aktivitas yang dapat terganggu adalah aktivitas belajar. Dismenore sering dialami oleh remaja putri yang yang ada pada usia produktif. Penelitian yang pernah dilakukan menunjukan bahwa dismenore dapat menurunkan kualitas hidup seorang wanita sebagai contoh siswi yang mengalami dismenore konsentrasi belajarnya akan menurun karena nyeri haid yang dirasakan (Ningsih, 2011). Tujuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan diketahui hubungan dismenore dengan aktivitas belajar remaja putri di SMA Kristen I Tomohon. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi yang diambil adalah remaja putri di SMA Kristen I Tomohon dengan jumlah sampel 132 orang, penentuan sampel dengan teknik Purposive Sampling. Data yang diperoleh melalui kuisioner yang telah disiapkan. Dalam penelitian ini menggunakan analisis uji statistic chi square dan didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05 yang berarti Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan antara dismenore dengan aktivitas belajar remaja putrid di SMA Kristen I Tomohon. Hasil uji statistik pada awalnya menggunakan uji Chi-Square dengan batas kemaknaan = 0,05, tetapi karena syarat uji chi-square tidak terpenuhi maka uji yang digunakan adalah uji alternatifnya yaitu fisher dan didapatkan nilai p = 0,000 < alpha = 0,05, yang berarti Ho ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada hubungan antara dismenore dengan aktvitas belajar remaja putri di SMA Kristen I Tomohon. Kata Kunci: Dismenore, Aktivitas Belajar, Remaja Putri
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN MOTIVASI ANAK DENGAN ANAK PUTUS SEKOLAH USIA REMAJA DI KECAMATAN BELANAG KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Krismiati, .; Ismanto, Amatus Yudi; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14689

Abstract

Abstrack : Dropping out of school is a process students are forced cessation of an institution where he studied. children drop out of school due to lack of attention from parents and the motivation of the child. The purpose of research is to analyze the relationship between motivation and attention of parents with children out of school in the district Belang adolescence minahasa southeast district. The method used is descriptive analytic with cross sectional design. The sampling technique in this study using purposive sampling with 30 samples. Collecting data using questionnaires. Data processing using SPSS with chi-square test with a significance level of 95% (α = 0.05). The results showed an association between attention of parents with children out of school (p = 0.010) and there is a relationship with the motivation of school children (p = 0.002). Conclusion there is a relationship of parental attention and motivation with school dropouts in the district Belang adolescence minahasa southeast district. Keywords: Attention Parents, Motivation, Age Youth, Dropouts Abstrak : Putus sekolah adalah proses berhentinya siswa secara terpaksa dari suatu lembaga pendidikan tempat dia belajar. Faktor kurangnya perhatian orang tua dan kurangnya motivasi dari diri anak menjadi faktor anak putus sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan perhatian orang tua dengan anak putus sekolah dan untuk menganalisa hubungan motivasi dengan anak putus sekolah di Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 30 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan perhatian orang tua dengan anak putus sekolah (p=0,010) dan terdapat hubungan motivasi dengan anak putus sekolah (p=0,002). Kesimpulan terdapat hubungan perhatian orang tua dan motivasi dengan anak putus sekolah usia remaja di Kecamatan Belang Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci : Perhatian Orang Tua, Motivasi, Usia Remaja, Putus Sekolah
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAGULANDANG KABUPATEN SITARO Katuuk, Mario Esau; Masi, Gresty Maria
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25228

Abstract

Abstract:Hypertension is a condition in which an increase in systolic blood pressure ≥130 mmHg and diastolic pressure ≥80 mmHg. Hypertension is a worldwide health problem that continues to increase. Physical activity is any body movement produced by skeletal muscle and requires energy expenditure. The purpose of this study was to determine the relationship of physical activity with the degree of hypertension in outpatients in the work area of Tagulandang Public Health Center of SITARO Regency. Design the research is using observational analytic, using Cross Sectional approach. The sample is 40 respondents taken by using purposive sampling technique. Data were collected from respondents using physical activity questionnaire sheet and observation sheet for degree of hypertension.Statistics Test Result Chi-Square of physical activity relation with degree of hyperetensi 95% (α≤0.05) and result obtained p value 0.039. Conclusion that there is relationship between physical activity with degree of hypertension in outpatient in work area of Tagulandang Public Health Center of SITARO Regency.Keywords: Physical activity, degree of hypertensionAbstrak:Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 130 mmHg dan tekanan diastolik ≥ 80 mmHg. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang terjadi diseluruh dunia yang terus meningkat. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka dan memerlukan pengeluaran energi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan derajat hipertensi pada pasien rawat jalan di wilayah kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten SITARO. Desain Penelitian yaitu menggunakan observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel sebanyak 40 responden yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner aktivitas fisik dan lembar observasi untuk derajat hipertensi. Hasil Uji Statistik Chi-Square hubungan aktivitas fisik dengan derajat hiperetensi 95% (∝≤ 0.05) dan hasil diperoleh pvalue0.039. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan derajat hipertensi pada pasien rawat jalan di wilayah kerja Puskesmas Tagulandang Kabupaten SITARO. Kata Kunci: Aktivitas fisik, derajat hipertensi
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE PADA SISWI KELAS V DAN VI DI SD GMIM TUMALUNTUNG MINAHASA SELATAN Oping, Delvi Novita; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5268

Abstract

Abstract: Adolescent growth and development is the transition phase from childhood to adulthood, where they will try to adjust to his role as a child to adulthood, Menarche is the first menstruation occurs at puberty a woman. The purpose of this study was to determine the relationship of knowledge about child development with menarche preparedness. The method used in this study was a quantitative cross-sectional study design with a student population totaling 57 girls and samples used in this study is the overall object under study or the entire population of the total sampling method. This research uses the chi-square test with alpha 0.05 level. The Results studies showed no association between knowledge about child development with menarche preparedness. Conclusion it can be stated that there is a relationship between knowledge of growth and development with menarche readiness in elementary GMIM Tumaluntung. Suggestions for this study can be used as input and information to increase knowledge. Keywords : Knowledge, growth and development, menarche Readiness Abstrak: Tumbuh kembang anak remaja merupakan masa pada fase transisi dari kanak-kanak menuju dewasa, dimana mereka akan berusaha menyesuaikan perannya sebagai anak yang akan menuju dewasa, Menarche merupakan menstruasi yang pertama terjadi pada masa pubertas seorang wanita. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang tumbuh kembang anak dengan kesiapan menghadapi menarche. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional Populasi siswi berjumlah 57 siswi dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan objek yang diteliti atau seluruh populasi yaitu metode total sampling. Penelitian ini menggunakan uji chi square dengan alpha 0.05. Hasil Penilitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang tumbuh kembang anak dengan kesiapan menghadapi menarche. Kesimpulan maka dapat dinyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tumbuh kembang dengan kesiapan menarche di SD GMIM Tumaluntung. Saran agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan informasi untuk menambah pengetahuan. Kata Kunci : Pengetahuan, Tumbuh kembang, Kesiapan Menarche
HUBUNGAN PEMBERIAN INFORMED CONSENT DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PREOPERASI KATEGORI STATUS FISIK I-II EMERGENCY AMERICAN SOCIETY OF ANESTHESIOLOGISTS (ASA) DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Budikasi, Friscilia Imelda Engel; Mulyadi, Ns; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9595

Abstract

Abstract: Surgery will give an emotional reaction to the patient, such as preoperative anxiety. Anxiety can be caused by ignorance of the surgical procedure. Giving Informed Consent as a preoperative measurement aims to give an understanding to the patient about the surgery. The purpose of this study was to determine the relationship between giving of informed consent and patients’ preoperative anxiety levels, physical category I-II of the American Society of Anesthesiologists (ASA). The Samples of the study were 30 respondents obtained by using purposive sampling technique. The design of this study was analytic survey through Cross Sectional Approach and the data collected from respondents using the level of anxiety STAI questionnaire and observation sheet. The Results of this study was obtained Chi Square test a significant value of p = 0.003 <0.05. It shows that there is a relationship giving of Informed Consent and patients’ preoperative anxiety levels, physical category I-II of the American Society of Anesthesiologists (ASA). The Recommendations for further research are expected to further investigate the other factors related to the patient's preoperative anxiety levels, such as therapeutic communication.Keywords : Informed consent, the level of anxiety, ASA I-II EAbstrak: Tindakan pembedahan akan memberikan suatu reaksi emosional bagi pasien, seperti kecemasan preoperasi. Kecemasan dapat diakibatkan karena ketidaktahuan akan prosedur pembedahan. Pemberian Informed consent sebagai salah satu tindakan preoperatif bertujuan untuk memberi pemahaman bagi pasien tentang pembedahan yang akan dilkakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian informed consent dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi kategori status fisik ASA I-II. Sampel berjumlah 30 responden yang di dapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner tingkat kecemasan STAI dan lembar observasi. Hasil Penelitian uji Chi Square diperoleh nilai signifikan p = 0,003 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian informed consent dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi kategori status fisik ASA I-II di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien preoperasi, seperti komunikasi terapeutik.Kata Kunci : Informed consent, tingkat kecemasan, ASA I-II E
HUBUNGAN SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PUTRI DENGAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMA N 3 TAHUNA BARAT KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Gampu, Hendrika Tri Hutami; Onibala, Franly; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19488

Abstract

Abstact : Adolescence is a peroid of transition from childhood to adulthood. Teenagers are thestarting point of the reproduction process, so it is possible to experience a vaginal discharge.Vaginal discharge (Flour Albus) is white or grayish vaginal fluid which is patched on the vaginawall andcan also be yellowish, yellow-green, foul smelling and frothy. The purpose of this studywas to determined the relationship of attitude and behavior with preventions of vaginal dischargeat SMA N 3 Tahuna Barat Sangihe Islands Regency. Methods of this study used cross sectionalanalytical descriptive approach. The sampling technique used total sampling with 42 sampels.the result of the study was analyzed by using Chi Square tets with Ci = 95% and α = 0,05. Theresult of statistical tets showed that there is a relationship between attitude with preventions ofvaginal discharge (p = 0,031) and there is a relationship between behavior with preventions ofvaginal discharge (p = 0,008). Conculasion that there is a relationship between attitude andbehavior adolescent girls with preventions of vaginal discharge at SMA N 3 Tahuna BaratRegency of Islands Sangihe.Keywords : Attitude , Behavior , Flour AlbusAbstrak: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Remajamerupakan titik awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan untukmengalami keputihan. Keputihan adalah cairan vagina yang berwarna putih atau keabu-abuanyang melekat pada dinding vagina dan dapat juga berwarna kekuning-kuningan, kuning-hijau,berbau tidak enak dan berbusa. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan sikap dan perilakuremaja putri dengan pencegahan keputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten KepulauanSangihe. Disain Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionalTeknik Pengambilan Sampel menggunakan total sempel dengan jumlah sampel sebanyak 42orang. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan Cl = 95% dan α = 0,05.Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan antara sikap dengan pencegahankeputihan (p = 0,031) dan terdapat hubungan antara perilaku dengan pencegahan keputihan (p =0,008). Simpulan terdapat hubungan antara sikap dan perilaku remaja putri dengan pencegahankeputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe.Kata Kunci : Sikap , Perilaku , Keputihan
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN PRESTASI KERJA PERAWAT PNS DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA TIDORE KEPULAUAN Noviyani, Noviyani; Warouw, Herman; Palandeng, Henry
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2221

Abstract

Abstract: The longer the working world is growing rapidly. Many demands that must be met for the progress of a company or organization. Someone needs to achieve is the key to motivation and satisfaction job. satisfaction a job as a nurse assessment or reflection of the feelings of employees towards work. If a positive attitude towards the workers, a job tend to be satisfied with. Aim to determine the relationship of job satisfaction with work performance inpatient nurse in the General Hospital of Tidore Islands. The method used in this study is an analytical study using cross sectional study (cross sectional study) where the researchers wanted to know the relationship between the dependent and independent variables at a certain time and then processed in the frequency distribution is presented in tabular form. The population in this study were nurses Installation inpatient civil servants in the General Hospital of Tidore Islands by 54 nurses. Sampling technique that is proposive sampling is choosing among a sample population. The sample in this study as many as 54 people. Results of this study respondents were less satisfied job satisfaction by 48 respondents (88.9%) while the 6 respondents said they were satisfied (11.1%), job performance most respondents stated that poor job performance 46 respondents (85.2% ), while stating that good performance 8 respondents (14.8%). Conclusions in this study are the relationship of job satisfaction with work performance PNS nurses in inpatient general hospital Tidore Islands Region. Therefore expected to be able to increase nurse job satisfaction that is so nurses can maintain the performance obtained. Keywords: job satisfaction, job performance, nurses Abstrak: Dunia kerja semakin lama semakin berkembang pesat. Banyak tuntutan yang harus dipenuhi demi kemajuan sebuah perusahaan atau organisasi. Kebutuhan seseorang untuk mencapai prestasi merupakan kunci dalam suatu motivasi dan kepuasan kerja. Kepuasan kerja perawat sebagai penilaian atau cerminan dari perasaan pekerja terhadap pekerjaannya. Apabila bersikap positif terhadap pekerja maka seorang tersebut cenderung akan puas terhadap pekerjaannya. Tujuan untuk mengetahui hubungan kepuasan kerja dengan prestasi kerja perawat di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tidore Kepulauan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study (studi potong lintang) dimana peneliti ingin mengetahui hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen pada suatu saat tertentu diolah dalam distribusi frekuensi kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat PNS di Instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tidore Kepulauan sebanyak 54 perawat. Tekhnik pengambilan sampel yaitu proposive sampling yaitu memilih sampel diantara populasi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang. Hasil penelitian ini responden menyatakan kepuasan kerja kurang puas sebanyak 48 responden (88,9%) sedangkan yang menyatakan puas yakni 6 responden (11,1%), prestasi kerja sebagian besar responden menyatakan prestasi kerja kurang baik yakni 46 responden (85,2%), sedangkan yang menyatakan prestasi kerja baik yakni 8 responden (14,8%). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan kepuasan kerja dengan prestasi kerja perawat PNS di instalasi rawat inap Rumah Sakit umum Daerah Kota Tidore Kepulauan. Oleh karena itu diharapkan untuk dapat tingkatkan kepuasan kerja perawat yang ada sehingga perawat dapat tetap mempertahankan prestasi yang didapatkan. Kata Kunci : Kepuasan Kerja, prestasi kerja, perawat
HUBUNGAN STRES DENGAN CITRA TUBUH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO 2016 Umar, Rahmawati; Rottie, Julia V; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14884

Abstract

Abstrack : Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder that is marked increase in blood glucose (hyperglycemia). People suffering from diabetes will also experience stress in it self, especially in the urban population. Where rapid technological advances and the disease that are in the suffering caused a decrease in a person’s condition to trigger stress. Purpose of this study to analyze the relationship stress with body image in patients with type II diabetes mellitus in hospital Arc of love GMIM Manado 2016. Design research use cross sectional. Sampel use purposive sampling with total sampel of 75 people. Result of statistic chi-square test with a significance level of 95% (α=0,05) obtained value p 0,000. Conclusion correlation with the stress of body image in patients with type II diabetes mellitus in hospital Arc of love GMIM Manado 2016. Keywords : Stress, Body Image, Type II of diabetes mellitus Abstrak : Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolisme kronis yang di tandai peningkatan glukosa darah (Hiperglikemi). Orang yang menderita diabetes juga akan mengalami stres dalam dirinya terutama pada penduduk perkotaan. Dimana kemajuan teknologi yang semakin pesat dan berbagai penyakit yang sedang di derita menyebabkan penurunan kondisi seseorang hingga memicu terjadinya stres. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan stres dengan citra tubuh pada penderita diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado 2016. Metode penelitian yang di gunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 75 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan stres dengan citra tubuh (p=0,000). Kesimpulan terdapat hubungan stres dengan citra tubuh pada penderita diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado 2016. Kata Kunci : Stres, Citra Tubuh, Diabetes Melitus Tipe II