cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN KEMAMPUAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN KESELAMATAN PASIEN (PATIENT SAFETY) DI RUANG AKUT INSTALASI GAWAT DARURAT RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lombogia, Angelita; Rottie, Julia; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12916

Abstract

Abstract:. Patient Safety is something that is far more important than the efficiency of the treatment, and the attitude with behavior of the nurse have an important role in the patient safety. Aim of the study: to identify the relationship between nurse’s behavior and competence in the practice of patient safety. Methods: design of this study using analytic survey with cross sectional approach. The population are all the nurses who works at the acute emergency room in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital and using purposive sampling that involved 31 nurses. The tools used were in this study are nurses behavior questionnaire sheet and nurse’s competence in the practice of patient safety observation sheet. Result: analysis while using Fisher’s Exact Test, shows that the p value identify patient is 0,043, the p value reduction risk of infection is 0,006 and the p value reduction risk of patient falls is 0,001 using Chi-square. All the p value smaller than the α value is 0,05. Conclusion: there is a relationship between behavior and nurse’s competence in the practice of patient safety at the acute emergency room in Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Hospital. Recommendations: the hospital nurses should improve their work discipline and compliance to increase the quality of nursing care which is related to patient safety according to hospital. Keywords : behavior, competence, patient safety. Abstrak: Keselamatan pasien merupakan sesuatu yang jauh lebih penting dari pada sekedar efisiensi pelayanan, dan perilaku dengan kemampuan perawat sangat berperan penting. Tujuan penelitian: mengetahui hubungan perilaku dengan kemampuan perawat dalam melaksanakan patient safety. Metode: desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Ruang Akut IGD RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang melibatkan 31 perawat sebagai responden. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner perilaku perawat dan lembar observasi kemampuan perawat tentang keselamatan pasien. Hasil: analisis menggunakan Fisher’s Exact Test dan menunjukkan nilai p pada identifikasi pasien yaitu p=0,037, pada resiko infeksi pasien nilai p=0,005, dan pada resiko pasien jatuh nilai p=0,001 menggunakan Chi-square. Semua nilai p lebih kecil dari nilai α=0,05. Simpulan: terdapat hubungan antara perilaku dengan kemampuan perawat dalam melaksanakan patiet safety di Ruang Akut IGD RSUP Prof. Dr. D. R. Kandou Manado. Saran: bagi rumah sakit lebih meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang berkaitan dengan keselamatan pasien sesuai dengan panduan nasional keselamatan pasien. Kata Kunci : perilaku, kemampuan, patient safety.
FUNGSI AFEKTIF KELUARGA DAN FUNGSI SOSIALISASI KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA Pattiruhu, Immanuel Chandra Supit; Rompas, Sefti; Simak, Valen
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.24464

Abstract

Abstract: Sexual behavior is risky behavior that aims to attract the attention of the opposite sex which involves touching physical limbs between men and women who have reached intimate relationships. Family functions that are not good can affect adolescent sexual behavior. Therefore, the affective function of the family and family socialization functions play a special role in adolescent growth and development. The aim of this research was to determine the corelation between family affective function and family socialization function with adolescent sexual behavior in SMK Negeri 1 Manado. The research design used descriptive analysis with a cross sectional study approach. This research involved312 respondents obtained by using the Simple Random Sampling technique. The results of the statistical test using Chi-square test at a significance level of 95%, obtained a significant value ρ = 0,000 <α (0,05) for affective function of family with sexual behavior in adolescent andρ = 0,000 <α (0,05)for socialization function of family with sexual behavior in adolescent. Conclusion there is a corelation between family affective function with adolescent sexual behavior and there is a corelation between family socialization function with adolescent sexual behavior.Keywords : Affective Function, Function of Socialization, Adolescent, Sexual BehaviorAbstrak : Perilaku seksual merupakan perilaku beresiko yang bertujuan untuk menarik perhatian lawan jenis yang melibatkan sentuhan secara fisik anggota badan antara pria dan wanita yang telah mencapai pada hubungan intim. Fungsi keluarga yang tidak baik dapat mempengaruhi perilaku seksual remaja. Oleh karena itu, fungsi afektif keluarga dan fungsi sosialisasi keluarga sangat berperan khusus dalam tumbuh kembang remaja. Tujuan untuk mengetahui hubungan fungsi afektif keluarga dan fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMK Negeri 1 Manado. Desain penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel berjumlah 312 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik Simple Random Sampling. Hasil penelitian uji statistic menggunakan uji Chi-square pada tingkat kemaknaan 95%, didapatkan nilai signifikan ρ = 0,000 < α (0,05) untuk Fungsi Afektif keluarga dengan perilaku seksual remaja dan ρ = 0,000 < α (0,05) untuk Fungsi Sosialisasi keluarga dengan perilaku seksual remaja. Kesimpulan ada hubungan antara fungsi afektif keluarga dengan perilaku seksual remaja dan ada hubungan antara fungsi sosialisasi keluarga dengan perilaku seksual remaja.Kata kunci : Fungsi Afektif, Fungsi Sosialisasi, Perilaku Seksual, Remaja
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GASTRITIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN GASTRITIS PADA REMAJA DI SMA NEGERI 7 MANADO Sumangkut, Maya Sinta; Rompas, Sefti; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5219

Abstract

Abstract: Gastritis is an inflammation of the gastric mucosa that characterized by discomfort in the upper abdomen, nausea, vomiting, decreased, appetite, or headache. Gastritis is one of types of the cases that generally affect in teenagers, caused by various factors, including knowledge and behaviors to prevent gastritis. The research purpose of this study is known about the effect of health education on the knowledge and behavior of gastritis prevention in adolescents. The method of this research is pre experimental with one group pre test and post test design. The sampling technique used purposive sampling and sample obtained 74 people. Data analysis used the Wilcoxone Signed Ranks test with α = 0,05. The results showed an increase in knowledge before and after the health education of 31 people (41,9%) with good knowledge to as many as 67 people (90,5%) good knowledge with P value = 0,000. And an increase in preventive behavior before and after the health education of 10 people (13,5%) sufficient behavior to as many as 65 people (87,8%) sufficient behavior with P value = 0,000. The conclusion there is the effect of health education on the knowledge and behavior of gastritis prevention in adolescents at High School State 7 Manado. Keywords : Gastritis, Health Education, Knowledge, Behavior, Adolescent Abstrak: Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang ditandai dengan tidak nyaman pada perut bagian atas, rasa mual, muntah, nafsu makan menurun atau sakit kepala. Gastritis merupakan salah satu jenis kasus yang umumnya diderita oleh kalangan remaja, disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya pengetahuan dan perilaku untuk mencegah terjadinya gastritis. Tujuan penelitian diketahui pengaruh penyuluhan kesehatan tentang gastritis terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan gastritis pada remaja. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre eksperimental dengan one group pre test and post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan didapat sampel 74 orang. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks dengan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan yaitu dari 31 orang (41,9%) dengan pengetahuan baik menjadi sebanyak 67 orang (90,5%) pengetahuan baik dengan P value = 0,000. Dan adanya peningkatan perilaku pencegahan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan yaitu dari 10 orang (13,5%) dengan perilaku sedang menjadi sebanyak 65 orang (87,8%) perilaku sedang dengan P value = 0,000. Kesimpulan ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentang gastritis terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan gastritis pada remaja di SMA Negeri 7 Manado. Kata Kunci : Gastritis, Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Perilaku, Remaja
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT MEDIK RSUP. PROF. DR. R.D KANDOU MANADO Tamaka, Ryny Silvana; Mulyadi, Ns; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8180

Abstract

ABSTRAK:Pendokumentasian asuhan keperawatan adalah catatan yang harus di kerjakan dalam proses keperawatan oleh seorang perawat. Beban kerja yang tinggi akan mempengaruhi kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP. Prof. Dr. R.D Kandou. Desain penelitian bersifat observasional dengan penelitian sampel menggunakan tehnik. Sampel berjumlah 30 orang responden, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian menggunakan uji chi square pada continuity correction dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95 %. Hasil uji beban kerja dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di dapatkan nilai p value = 0,008. Kesimpulan yaitu ada hubungan beban kerja dengan pendokumentasian di Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP. Prof. Dr. R.D Kandou Manado. Saran untuk meningkatkan mutu dokumentasi asuhan keperawatan dengan upaya mengadakan pelatihan yang berkaitan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata kunci : Beban Kerja, Pendokumentasian Asuhan Keperawatan
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA PASIEN PASCA STROKE DI POLIKLINIK NEUROLOGI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Tatali, Abdul Jalil; Katuuk, Mario E; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19464

Abstract

Abstract : Stroke can cause several issues such as physical impairment and disability in doing Activity Daily Living (ADL). Stroke can also cause strees and depression. Therefore there needs to be a family support system, that will train and motivate family member that suffered from stroke to be able to do they're Activity Daily Living without the dependence of other people and help the rehabilitation process of the patient to be independent. purpose of this research is to analyze the conecction between family support and the independent level of Activity Daily Living to former stroke patients. design of this research uses analytical observation using cross sectional approach. Samples on this research uses purposive sampling with a total correspondent of 65 people. Data is analyzed using Chi Square with α=0,05. The statistical results using Chi Square has found that Pvalue=0,021, which is less than α=0,05. conclusion is that there is correlation between family support and the independent level of Activity Daily Livingto former stroke patients. Keywords : Family support, Activity Daily Living, post troke Abstrak : Stroke menimbulkan beberapa dampak yaitu keterbatasan fisik dan kecacatan dalam melakukan Activity Daily Living (ADL), strok juga menimbulkan stress dan depresi. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan keluarga sebagai support system, dukungan keluarga tersebut secara mandiri dapat melatih dan memotivasi anggota keluarga yang menderita pasca stroke untuk melakukan Activity Daily Living tanpa tergantung orang lain dan membantu dalam proses rehabilitasi untuk pemulihan agar pasien dapat melakukan aktivitas mandiri.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada pasien pasca stroke. Desain penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 65 orang. Analisis data menggunakan Chi Square dengan α=0,05. Hasil uji statistik Chi Square diperoleh Pvalue=0,021 yakni lebih kecil dibanding α=0,05. Simpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian Activity Daily Living pada pasien pasca stroke. Kata kunci : Dukungan keluarga, Activity Daily Living (ADL), pasca Stroke
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH KELAS IV DAN V DI SD NEGERI KAWANGKOAN KALAWAT Tan, Jane Heidyani; Ismanto, Amatus Yudi; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2191

Abstract

Abstract: Learning motivation is a mental boost that drives and directs human behavior for learning. Learning motivation can be affected from themselves (intrinsic), which is based on the need for learn, and from outside (extrinsic) is motivation that come from the family (especially their parents). Parents support is a interaction developed of parents which is characterized by care, warmth, approval, and positive feelings parents to children. The purpose of this study to determine the relationship between parents support with learning motivation in school age children class IV and V in elementary school kawangkoan kalawat. This research is a descriptive correlation design cross sectional. The sampling technique used is total sampling. The sample is 117 respondents. Data analysis using chi square test with significance level α = 0,05. The result showed that there is a relationship between parents support with learning motivation in school age children in elementary school kawangkoan kalawat with chi square test found the significant value p = 0,002 < α = 0,05. The conclusion of this study that there is a relationship between parents support with learning motivation in school age children in elementary school kawangkoan kalawat. Keywords: parents support, learning motivation Abstrak: Motivasi belajar merupakan dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan perilaku manusia untuk belajar. Motivasi belajar dapat dipengaruhi dari diri sendiri (intrinsik), yang didasari oleh adanya kebutuhan untuk belajar, dan dari luar diri sendiri (ekstrinsik) yaitu motivasi yang berasal dari keluarga (terutama orang tua). Dukungan orang tua adalah interaksi yang dikembangkan oleh orang tua yang dicirikan oleh perawatan, kehangatan, persetujuan, dan berbagai perasaan positif orang tua terhadap anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan orang tua dengan motivasi belajar pada anak usia sekolah kelas IV dan V di SD Negeri Kawangkoan Kalawat. Penelitian ini bersifat deskriptif korelatif dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Sampel 117 responden. Teknik analisa data dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan orang tua dengan motivasi belajar pada anak usia sekolah di SD Negeri Kawangkoan Kalawat dengan uji chi square didapatkan nilai p = 0,002 < α = 0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara dukungan orang tua dengan motivasi belajar pada anak usia sekolah di SD Negeri Kawangkoan Kalawat. Kata Kunci: dukungan orang tua, motivasi belajar
HUBUNGAN DUKUNGAN INFORMATIF DAN EMOSIONAL KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS RANOMUUT KOTA MANADO Sumantra, I Gede; Kumaat, Lucky T; Bawotong, Jeavery
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14709

Abstract

Abstrack. Hypertension is one of the degenerative diseases, blood pressure generally increases slowly with age, elderly disease prevention process is inseparable from the role of the family, family support is needed to help to treat hypertension. Research Purpose To know the relationship of informative and emotional support families with medication adherence in elderly hypertensive. Methods The study design using analytical observational with cross sectional approach. The population is total visits of elderly with hypertension in last month at Ranomuut Public Health Center, Manado City. The sampling technique used purposive sampling, with the number of samples is 40. To collecting the data using questionnaires. Then the collected data is processed using computer assistance with chi-square test with significance level (α) 0.05. Result The informative support compliance where p value = 0.011 and emotional support to compliance with p value = 0.034. Conclusions thus there is a relationship with the family support medication adherence in elderly hypertensive. Keywords: Informative and Emotional Family Support, Compliance Drinking Drugs, Elderly Hypertension Abstrak. Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif, umumnya tekanan darah bertambah secara perlahan dengan seiring bertambahnya umur, Proses pencegahan penyakit lansia tidak terlepas dari peran keluarga, Dukungan keluarga sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasi hipertensi. Tujuan Penelitian diketahuinya hubungan dukungan Informatif dan Emosional keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi. Metode penelitian menggunakan Desain penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah Banyaknya Kunjungan lansia Hipertensi 1 Bulan Terakhir dipuskesmas Ranomuut Kota Manado. teknik Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, dengan jumlah 40 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner selanjutnya data yang telah terkumpul diolah menggunakan bantuan komputer dengan menggunakan uji chi sqaure dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian dimana dukungan informatif dengan kepatuhan didapatkan nilai p=0,011 dan dukungan emosional dengan kepatuhan didapatkan nilai p=0.034. Kesimpulan Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia hipertensi. Kata kunci: Dukungan Informatif dan Emosional Keluarga, Kepatuhan Minum Obat, Lansia Hipertensi
LAMA MASA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN PERAWAT DENGAN PENANGANAN PERTAMA KEJANG DEMAM PADA ANAK Tambariki, Karmela Grace; Kumaat, Lucky T.; Silolonga, Wico N.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28406

Abstract

Abstrak Kejang demam yang berlangsung lama (>15 menit) biasanya disertai apnea sehingga dapat menyebabkan terjadinya kerusakan neuron otak. 2-10% dapat berkembang menjadi epilepsi. Kejang demam pada anak yang satu dengan yang lain tidaklah sama tergantung pada nilai ambang kejang masing-masing. Oleh karena itu, ketika serangan kejang demam terjadi maka harus di tangani secara cepat dan tepat. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama masa kerja dan tingkat pendidikan perawat dengan penanganan pertama kejang demam pada anak. Metode  penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi, dengan pendekatan retrospektif. Sampel  penelitian menggunakan metode total sampling, dan didapatkan sampel dengan jumlah sebanyak 31 responden. Hasil  penelitian dengan menggunakan uji spearmen, pada tingkat kemaknaan 95%, signfikan untuk lama masa kerja dengan penanganan pertama kejang demam (nilai p : 0,275 > 0,05) dan signifikan tingkat pendidikan dengan penanganan pertama kejang demam pada anak (nilai p : 0,335 > 0,05). Kesimpulan  tidak terdapat hubungan yang signifikan antar lama masa kerja dan tingkat pendidikan perawat dengan penanganan pertama kejang demam pada anak di IGD RSU GMIM Bethesda Tomohon dan RS Bhayangkara TK III Manado.Kata kunci : Lama masa kerja, Tingkat Pendidikan, Penanganan pertama kerjang demamAbstract Febrile seizures that last for more than 15 miutes by usually accompanied apanea so that it can cause damage to brain neurons. 2-10% can develop into epilepsy. Febrile seizures in one child with another are not the same depending on the value of each seizure threshold. Therefore, when a febrile seizure attack occurs, it must be dealt with quickly and appropriately. The purpose of this study was to determine the relationship between length of work and nurse education level with the first treatment of febrile seizures in children. Method uses a correlation analytic research design, with a retrospective approach. The research sample uses a total sampling method, and obtained a sample of 31 respondents. Results of the study used the spearmen test, at a significance level of 95%, were significant for the length of work with the first treatment of febrile seizures (p value : 0.275 > 0.05) and significant levels of education with the first treatment of febrile seizures in children (p value : 0.335 > 0.05).  Conclusion there is no significant relationship between the length of work and the education level of nurses with the first treatment of febrile seizures in children in the emergency room GMIM General Hospital Bethesda Tomohon and Hospital Bhayangkara TK III Manado.Keywords : Length of work, Education Level, First handling fever work.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Angkow, Julia; Robot, Fredna; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5277

Abstract

Abstract: Gastritis is an inflammatory process in the mucosa and sub mucosa of the stomach that may occur in acute or chronic. Approximately 1.8 to 2.1 millions of people worldwide suffer from gastritis each year. Among the highest in Canada 35% and the lowest 22% in the UK. Purpose, to determine the Factors associated with the incidence of gastritis in Puskesmas Bahu Manado. This study methods was a descriptive analytical using cross-sectional. The study was conducted starting in june-july 2014 with sample of 77. Results of statistical tests on the regularity of eating with the incidence of gastritis obtained value ρ = 0.004 <α = 0.05. Results of statistical tests on the incidence of smoking with gastritis ρ = 0.013 obtained value <α = 0.05. Results of statistical tests on the use of OAINS with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.013 <α = 0.05. Results of statistical tests on the incidence of alcohol with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.043 <α = 0.05. Results of statistical tests on coffee with incidence of gastritis obtained value ρ = 0.035 <α = 0.05. In conclusion, the factors that have a relationship with the incidence of gastritis are diet, smoking, alcohol and coffee while the factors that do not have a relationship with the incidence of gastritis is the use of OAINS. Keywords: Gastritis, diet, smoking, use of OAINS, alcohol, coffee, Abstrak: Gastritis adalah proses inflamasi pada mukosa dan submukosa lambung dapat terjadi secara akut atau kronis. sekitar 1,8-2,1 juta jumlah penduduk dunia menderita gastritis tiap tahun. Diantaranya yang tertinggi di Kanada 35% dan terendah di Inggris 22%. Tujuan Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis di wilayah kerja Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan cross sectional study. Penelitian dilakukan mulai bulan juni-juli 2014. Dengan jumlah sampel 77. Hasil uji statistic tentang keteraturan makan dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,004 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang merokok dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,013 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang penggunaan OAINS dengan kejadian gastritis memperoleh nilai ρ = 0,013 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang alkohol dengan kejadian gastritis memperoleh nilai ρ = 0,043 < α = 0,05. Hasil uji statistic tentang kopi dengan kejadian gastritis diperoleh nilai ρ = 0,035 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian faktorfaktor yang memiliki hubungan dengan kejadian gastritis adalah pola makan, merokok, alkohol dan kopi sedangkan faktor yang tidak memiliki hubungan dengan kejadian gastritis adalah penggunaan OAINS. Kata kunci: Gastritis, Pola Makan, Merokok, Penggunaan OAINS, Alkohol, Kopi
HUBUNGAN RESPONS TIME PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO. Pisu, Hermawan D; Rompas, Sefty; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.10343

Abstract

Abstrack : This study in the background due to the long emergency emergency patients get the care and left waiting, causing dissatisfaction with the services be given. Aim this study was to determine the relationship of response time nurses with patient satisfaction. Research Design: This study used analytic survey with cross sectional approach where all data relating to the variables measured and observed one at the same time, a sample of 60 respondents. Data were collected by questionnaires fill made by the study and filled by responsden. further data have been collected was processed using SPSS for analysis to the design of analytic survey method with cross sectional approach. The data obtained were processed using the chi-square test with significance (α) = 0.05. The results showed that there is a relationship between the response time to the satisfaction of nurses, patients with a fast time response categories and satisfied 19 (51.4%), 11 people less satisfied (29.7%), while disgruntled 7 (18.9) while the slow response time is not satisfied 10 (43.5%), less satisfied 9 (39.1%), and satisfied 4 people (17.4%). Conclusion The results of this study there was a significant relationship between response time nurses with patient satisfaction, the faster the response time nurses more satisfied patients, and vice versa when the nurse slow response time increasingly dissatisfied patients.Keywords: Response Time, Patient SatisfactionAbstak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karena adanya pasien gawat darurat lama mendapat penanganan dan dibiarkan menunggu sehingga menyebabkan ketidak puasan terhadap pelayanan yang diberikan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan respons time perawat dengan kepuasan pasien. Desain penelitian : Penelitian ini menggunakan survei analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross sectional dimana seluruh data yang menyangkut variabel penelitian diukur dan diamati satu kali dalam waktu yang bersamaan, Sampel 60 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisihan kuisioner yang dibuat oleh penelitian dan diisi oleh responsden. selanjudnya data yang telah terkumpul diolah menggunakan SPSS untuk di analisa dengan desain metode kuantirtatif dengan pendekatan cross sectional. Data yang di peroleh di olah mengunakan uji chi-square dengan kemanknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara respons time perawat dengan kepuasan pasien dengan kategori respons time cepat dan puas 19 orang (51,4%), 11 orang kurang puas (29,7%), sedangkan yang tidak puas 7 orang (18,9) sedangkan respons time lambat tidak puas 10 (43,5%), kurang puas 9 orang (39,1%), dan puas 4 orang (17,4%). Kesimpulan hasil penelitian ini ada hubungan yang bermakna antara respons time perawar dengan kepuasan pasien, semakin cepat respons time perawat semakin puas pasien, dan sebaliknya semakin lambat respons time perawat semakin tidak puas pasien.Kata kunci : Respons Time, Kepuasan Pasien