cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MUSIK TERHADAP SKALA NYERI AKIBAT PERAWATAN LUKA BEDAH PADA PASIEN PASCA OPERASI DI RUANG PERAWATAN BEDAH FLAMBOYANRUMAH SAKIT TK. III 07.06.01R.W MONGISIDI MANADO TAHUN 2015 Karendehi, Deivi Sanny; Rompas, Sefty; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8089

Abstract

ABSTRAK :Nyeri adalah alasan utama seseorang untuk mencari bantuan perawatan kesehatan.Nyeri terjadi bersama banyak proses penyakit atau bersamaan dengan pemeriksaan diagnostik atau pengobatan. Untuk mengurangi nyeri, salah satunya dengan tindakan non-farmakologis adalah distraksi.Salah satu distraksi yang efektif adalah musik, yang dapat menurunkan nyeri fisiologis, stres, dan kecemasan dengan mengalihkan perhatian seseorang dari nyeri.Tujuan untuk mengetahui pengaruh musik terhadap skala nyeri akibat perawatan luka bedah pada pasien pasca operasi.Metode Penelitian menggunakan Quasy Eksperimen :Non RandomizedPretest-posttest DesignWithControl Group dengan dua kelompok tanpa randomisasi, satu kelompok diberi perlakuan dan kelompok lain sebagai kontrol, kemudian diobservasi sebelum dan sesudahnya. Teknik pengambilan sampeldilakukan dengan Total Sampling.Hasil penelitian analisa data menggunakan uji statistik paired sample t-Test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05) didapatkan nilai p value = 0,000 < α = 0,05 (Ho ditolak). Kesimpulan yaitu musik bisa menurunkan skala nyeri akibat perawatan luka bedah pada pasien pasca operasi di ruangan perawatan bedah Rumah Sakit Tk. III 07.06.01 R.W Mongisidi Manado.Kata kunci : Musik, Nyeri, Pasien pasca operasi.
HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA PERAWAT DENGAN KINERJA PERAWAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT DAN INTENSIVE CARE UNIT RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Wollah, Miranda Octavia; Rompas, Sefti; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.17874

Abstract

Abstract Stress is a situation of emotional tension / pressure experienced by someone facing enormous demands. classification of stress levels such as, mild, moderate, and severe stress. Performance is the level of achievement of the results or the implementation of certain tasks in order to realize the goals and objectives of the company The purpose of this study to analyze the relationship between nurses work stress with the performance of nurses in the EI and ICU Pancaran Kasih General Hospital GMIM Manado. The research method is analytic observational with cross sectional approach. Sampling technique in this study total sampling. The data were collected by using questionnaires. Data processing using computer program with pearson chi-square test with significance level 95% (α =, 005). The result of this research by using pearson chi-square analysis showed that there was a significant correlation between work stress and performance on nurse (p = 0,001). Conclusion there is relationship between nurse work stress with nurse performance in EI and ICU Pancaran Kasih General Hospital GMIM Manado. Keywords: job stress, nurse performanceAbstrak Stres adalah situasi ketegangan/tekanan emosional yang dialami seseorang yang sedang menghadapi tuntutan yang sangat besar. klasifikasi tingkat stres diantaranya, stres ringan, sedang, dan berat. Kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atau pelaksanaan tugas tertentu dalam rangka mewujudkan sasaran dan tujuan perusahaan Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan antara stres kerja perawat dengan kinerja perawat di IGD dan ICU RSU Pancaran Kasih GMIM Manado.Metode penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian initotal sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program komputer dengan uji pearson chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = ,005). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis pearson chi-square menunjukkan terdapat hubungan signifikan stres kerja dengan kinerja pada perawat (p= 0,001). Kesimpulan terdapat hubungan antara stres kerja perawat dengan kinerja perawat di IGD dan ICU RSU Pancaran Kasih GMIM Manado.Kata kunci : stress kerja, kinerja perawat
PENGARUH PELATIHAN TEORI BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP PENGETAHUAN RESUSITASI JANTUNG PARU SISWA-SISWI SMA NEGERI 1 TOILI Lontoh, Christie; Kiling, Maykel; Wongkar, Djon
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2173

Abstract

Abstract: Background. Basic life support (BLS) is an emergency act to release or opened  anairway, breathing and to help on maintain blood circulation without using devices. Which includes of BLS resuscitation or CPR (CPR) were is include of emergency measure, as an effort to restore a state of respiratory and cardiac arrest, to prevent to a condition which is call biological death.Purpose. To determine the influence of basic life support training to the knowledge of resuscitation on students at  SMA Negeri 1 Toili.Method. The research using study praexperimental design One-Group Pre-test post-test design to compare the knowledge of CPR before and after the training. Samples used 72 sample which isconsisting of 37 members and 35 members of PMR scout. Data analyzusing Wilcoxon Signed Rank Test.Results. Result  of statistical tests Wilcoxon Signed Rank Test on the respondents, there is significant effect where is the value of  p-value = 0.000 (α <0.05),.Conclusion. Statistically there’s significant effect of training on the theory of basic life support CPR knowledge students at  SMA Negeri 1 Toili. Keywords: BLS Training, CPR knowledge Abstrak: Latar Belakang. Bantuan hidup dasar (BHD) adalah tindakan darurat untuk membebaskan jalan napas, membantu pernapasan dan mempertahankan sirkulasi darah tanpa menggunakan alat bantu. Yang termasuk tindakan BHD Resusitasi jantung paru (RJP) adalah suatu tindakan darurat, sebagai suatu usaha untuk mengembalikan keadaan henti napas dan henti jantung, guna mencegah kematian biologis. Tujuan. Mengetahui pengaruh pelatihan bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan resusitasi jantung paru  siswa-siswi SMA Negeri 1 Toili. Metode. penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pre test-post test Design untuk membandingkan pengetahuan RJP sebelum dan sesudah pelatihan. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 72 orang yang terdiri dari 37 orang anggota pramuka dan 35 anggota PMR. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil. hasil uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test pada responden yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dimana nilai p-value =0,000 (α< 0.05). Kesimpulan. Secara statistik ada pengaruh yang signifikan pelatihan teori bantuan hidup dasar terhadap pengetahuan resusitasi jantung paru siswa-siswi SMA Negeri 1 Toili. Kata Kunci:  Pelatihan BHD, Pengetahuan RJP
HUBUNGAN RIWAYAT LAMA MEROKOK DAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DENGAN KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG RSU PANCARAN KASIH GMIM MANADO Malaeny, Cicilia Seplin; Katuuk, Mario; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14669

Abstract

Abstrack: smoking is a cylinder of paper a length between 70 and 120 mm with a diameter of about 10 mm containing tobacco leavels that have been shredded. Cholesterol is a lipid that circulates in the blood. Coronary heart disease, ranging from the occurrence of atherosclerosis and that has to accumulation of fat or plaque on the walls of coronary arteries, both accompanied by clinical symptomps or no symptoms. The purpose of this research was to determine the relationship of a long history of smoking and total cholesterol levels with the incidence of coronary heart disease. Samples in this study is 43 respondens. The research is design of case control study with retrospective approaches and instruments used in this study is the observation sheet. The result of research based on chi square tes there is a long history of smoking relationship between p=0.004 and total cholesterol levels of p=0.004 with coronary heart disease events in which the value of α=0.05. Conclusions of this study indicate that there is a relationship between long history smoking and total cholesterol to coronary heart disease events in the cardiac clinic RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Suggestions for future research are expected to be a reference for research on the development of a long history of smoking and total cholesterol with coronary heart disease. Keywords: coronary heart disease, smoking, cholesterol Abstrak: Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Kolesterol adalah lipid yang bersirkulasi dalam darah. Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang disebabkan oleh kerusakan arteri koroner, mulai dari terjadinya arterosklerosis maupun yang sudah terjadi penimbunan lemak atau plak pada dinding arteri koroner, baik disertai gejala klinis ataupun tanpa gejala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan riwayat lama merokok dan kadar kolesterol total dengan kejadian penyakit jantung koroner. Sampel pada penelitian ini yaitu berjumlah 43 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian case control dengan pendekatan retrospektif dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi-Square terdapat hubungan antara riwayat lama merokok p=0,004 dan kadar kolesterol total p=0,004 dengan kejadian penyakit jantung koroner dimana nilai α=0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara riwayat lama merokok dan kadar kolesterol total dengan kejadian penyakit jantung koroner di poliklinik jantung RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi rujukan untuk pengembangan penelitian tentang riwayat lama merokok dan kadar kolesterol total dengan kejadian penyakit jantung koroner. Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner, rokok, kolesterol
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BAHU MANADO Masi, Gresty N.M.; Rottie, Julia V.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25164

Abstract

Abstract: Hypertension is systolic blood pressure greater than 140 mmHg and diastolic over 90 mmHg. In addition to pharmacological therapy, treatment of hypertension can use nonpharmacological therapy, is one foot soak therapy warm water. The aim to determine the effect of foot soak therapy with warm water to decrease blood pressure in patients with hypertension at Bahu Public Health Center Manado. The samples are patients with hypertension at Bahu Public Health Center met the inclusion criteria, using non-random sampling technique was purposive sampling method got 17 samples. The design using quasi experiment designs with one group time series design, observations pretest and then treatment (foot soak therapy warm water) and posttest observations three times. The research results based on the Friedman test showed that P-value = 0.689 > α = 0.05, there is no difference between the systolic blood pressure after foot soak therapy with warm water O2, O3, O4. Based on Wilcoxon test, there are significant before and after foot soak therapy with warm water to decrease blood pressure (P-value = 0.000). The conclusion, foot soak therapy with warm water ineffective to decrease blood pressure in patients with hypertension at Bahu Public Health Center Manado.Keywords: warm water foot bath, blood pressure, hypertension, patientsAbstrak: Hipertensi adalah tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg. Selain terapi farmakologi, penatalaksanaan hipertensi dapat menggunakan terapi nonfarmakologi salah satunya terapi rendam kaki air hangat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah pasien dengan hipertensi di Puskesmas Bahu Manado. Sampel adalah penderita hipertensi di Puskesmas Bahu yang memenuhi kriteria inklusi, menggunakan teknik non random sampling dengan metode purposive sampling didapatkan 17 orang. Desain penelitian menggunakan metode penelitian quasi eksperiment designs dengan rancangan one group time series, dilakukan observasi pretest kemudian perlakuan (terapi rendam kaki air hangat) dan observasi posttest sebanyak tiga kali. Hasil Penelitian berdasarkan uji Friedman didapatkan bahwa P-value = 0,689 > (α = 0,05), maka tidak terdapat perbedaan antara hasil tekanan darah sistolik setelah terapi rendam kaki dengan air hangat O2, O3, O4. Berdasarkan uji Wilcoxon, terdapat pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap penurunan tekanan darah (P-value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini, terapi rendam kaki dengan air hangat tidak efektif menurunkan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi di Puskesmas Bahu Manado.Kata kunci : rendam kaki air hangat, tekanan darah, hipertensi, pasien
HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA REMAJA KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 9 MANADO Saroinsong, Mareyke; Palandeng, Henry; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5253

Abstract

Abstract: Anyone can experience stress, not only adults, but teens can also experience stress. Adolescence is a time of emotional turmoil and imbalance. Stress has a negative effect through the digestive tract neuroendocrine mechanisms that are at risk for experiencing gastritis. The purpose of this study was to determine the relationship of the incident stress gastritis in adolescents class XI Science SMAN 9 Manado. The samples used were 61 respondents. Data was collected through questionnaires using the DASS (Depression Anxiety Stress Scales) that has been modified and tested validity. The research design used was a cross sectional study. Research results obtained show that there is a correlation with the incidence of stress gastritis in adolescents, with a result of 0.001. The conclusion of this study means that Ho is rejected which states that there is a significant correlation between the incidence of stress gastritis with results p value <0.05 (0.001). Keywords: Stress, Adolescent, Gastritis Genesis Abstrak: Siapapun dapat mengalami stres, bukan hanya orang dewasa, tapi remaja juga bisa mengalami stres. Masa remaja merupakan masa penuh gejolak emosi dan ketidakseimbangan. Stres memiliki efek negatif melalui mekanisme neuroendokrin terhadap saluran pencernaan sehingga beresiko untuk mengalami gastritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres dengan kejadian gastritis pada remaja kelas XI IPA SMA Negeri 9 Manado. Sampel yang digunakan adalah 61 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner dengan menggunakan DASS (Depression Anxiety Stress Scales) yang telah dimodifikasi dan di uji validitas. Desain penelitian yang dipakai adalah cross sectional. Hasil penelitian yang didapat menunjukan bahwa ada hubungan stres dengan kejadian gastritis pada remaja, dengan hasil 0,001. Kesimpulan dalam penelitian ini berarti Ho ditolak yang menyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara stres dengan kejadian gastritisdengan hasil p value < 0,05 (0,001). Kata Kunci : Stres, Remaja, Kejadian Gastritis
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SINDROM PRE MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMA FRATER DON BOSCO MANADO Namsa, Apriliana Maria; Palandeng, Henry; Kallo, Vandri D
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8780

Abstract

Abstract : Pre Menstrual Syndrome is a collection of physical symptoms, psychological and emotional associated with a woman's menstrual cycle. The symptoms are expected and usually occur regularly on a two-week period before menstruation. The aim of research to determine the relationship of nutritional status with pre menstrual syndrome in young women at Frater Don Bosco Senior High School Manado. Design research is an analytic survey with cross sectional approach. This research was conducted in Frater Don Bosco Senior High School Manado on June 1th – 19th 2015. The sample in this research is purposive sampling with 60 respondents were included in the inclusion criteria. The instrument that uses questionnaires and observation sheets. The results of the statistical test using computerized systems by using the chi-square test (X2) at the level of significance 95% (α = 0,05). Statistical analysis showed p value = 0,000 with level of significance <0,05. Conclusion there is a meaningful correlation between nutritional status and pre menstrual syndrome in young women at Frater Don Bosco Senior High School Manado. Advice for young women to better maintain the nutritional status to reduce the risk of having symptoms of pre-menstrual syndrome heavier that can interfere daily activities. Keywords : Nutritional Status, Pre Menstrual Syndrome, Young Women Abstrak : Sindrom Pre Menstruasi adalah adalah kumpulan gejala fisik, psikologis dan emosional yang terkait dengan siklus menstruasi wanita. Gejala tersebut dapat diperkirakan dan biasanya terjadi secara reguler pada dua minggu periode sebelum menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan sindrom pre menstruasi pada remaja putri di SMA Frater Don Bosco Manado. Desain penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA Frater Don Bosco Manado pada tanggal 1 Juni 2015 – 19 Juni 2015. Sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan 60 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian yaitu menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian uji statistik menggunakan sistem komputerisasi dengan menggunakan uji chi-square (X2) pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil uji statistik menunjukkan p value = 0,000 dengan level of significance < 0,05. Kesimpulan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan sindrom pre menstruasi pada remaja putri di SMA Frater Don Bosco Manado. Saran untuk remaja putri agar lebih menjaga status gizi agar dapat mengurangi resiko mengalami gejala sindrom pre menstruasi yang lebih berat yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kata kunci : Status Gizi, Sindrom Pre Menstruasi, Remaja Putri
HUBUNGAN TINGKAT DEMENSIA DENGAN KONSEP DIRI PADA LANJUT USIA DI BPLU SENJA CERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Bidjuni, Hendro; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.25170

Abstract

Abstract : The most common health problems in the elderly are dementia, where dementia also includes other cognitive impairments such as language, orientation, decision making abilities, abstract thinking, emotional and behavioral disorders that may affect self-concept. Research Objective to know correlation of dementia level with self concept in elderly in BPLU Senja Cerah North Sulawesi Province. This study uses descriptive analytics Design using cross sectional approach is a study that is measured simultaneously, instantaneously or once only in one time. The Sample technique used Total Sampling with the number of samples as many as 33 people. The results of the statistical test of Kolmogorov-smirnov with a confidence level of 95% confidence level (α = 0.05) and obtained p value 0.972> 0.05. The summary of this research was there is no correlation between dementia level with self concept in elderly in BPLU Senja Cerah North Sulawesi Province. Conclusion that there is no relationship of dementia level with self concept in elderly in BPLU Senja Cerah North Sulawesi Province.Keywords : Dementia Level, Self Concept, ElderlyAbstrak : Masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada lansia adalah demensia, dimana demensia juga terdapat gangguan kognisi lain seperti berbahasa, orientasi, kemampuan membuat keputusan, berpikir abstrak, gangguan emosi dan perilaku sehingga dapat mempengaruhi konsep diri. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan tingkat demensia dengan konsep diri pada lanjut usia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara. Desain Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian yang diukur secara simultan, sesaat atau satu kali saja dalam satu kali waktu. Teknik pengambilan Sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil uji statistik Kolmogorov-smirnov dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0.05) dan diperoleh p value 0.972 > 0.05. Simpulan yaitu tidak terdapat hubungan tingkat demensia dengan konsep diri pada lanjut usia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara.Kata kunci : Tingkat Demensia, Konsep Diri, Lanjut Usia
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH 3 – 5 TAHUN DI TAMAN KANAK – KANAK GMIM BAITHANI KOHA Bunaen, Monalisa R.H.; Wahongan, G; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2205

Abstract

Abstract: Father’s education, family income, the number of  family dependents is very related to nutritional status in pre-school children. The purpose of social studies to find out the family with nutritional status  in pre-school children age 3-5 years old in kindergarten-Koha village children. Method in use Cross Sectional with tehknik total sampling. Sampel of 30 respondents. Data collection was doneby fiiling in a questionnaire, interview, observation. Further data collected in though with the aid of SPSS programa computer for analysis with Chi Square test with significance level (α) 0,05. Results of the research data acquired in studies that dad has some lace education (20,0%) 6 and dad have lower secondary education-high 24 (80,0%), the income of low-income families  who have no 21 (70,0%) and middle-income families have a pliers-high 9 (30,0%). While the numbers of family dependents bad category there are 22 (73,3%) and a good 8 (26,7%). Conclusions in this study there was no relationship with the father’s education nutritional status with p value = 0,072. No relationship between income families with child nutritional status with the p value= 0,004, and no relationship between the number of famiy dependents with nutritional status p value= 0,001. Keywords:Education, Family income, Number of Family Obligations , Nutritional Status. Abstrak: Pendidikan ayah, pendapatan keluarga, tanggungan keluarga sangatlah berhubungan terhadap status pada anak pra sekolah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan sosial ekonomi keluarga dengan status gizi pada anak usia pra sekolah 3-5 tahun di taman kanak-kanak desa koha. Metode yang digunakan cross sectional dengan menggunakan tehknik total sampling. Sampel 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner, wawancara, observasi. Selanjutnya data yang terkumpul di olah dengan menggunakan bantuan komputer program SPSS untuk di analisa dengan uji statistic Chi square dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil penelitian data yang di peroleh pada penelitian bahwa ayah yang memiliki pendidikan rendah ada (20,0% ) 6 orang dan ayah yang memiliki pendidikan menengah-tinggi 24 orang (80.0%), Pendapatan keluarga yang memiliki pendapatan rendah ada 21 (70.0%) dan keluarga yang memiliki pendapatan menengah-tinggi 9 (30.0%). Sedangkan jumlah tanggungan keluarga kategori tidak baik ada 22 (73.3%)  dan yang baik 8 (26.7%). Kesimpulan dalam penelitian ini tidak ada hubungan pendidikan ayah dengan status gizi dengan p value = 0,072. Ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan status gizi anak dengan nilai p value = 0,004 dan ada hubungan antara jumlah tanggungan keluarga dengan status gizi nilai p value = 0,001. Kata Kunci : Pendidikan, Pendapatan Keluarga, Jumlah Tanggungan Keluarga, Status Gizi
HUBUNGAN TINGKAT KEGAWATAN DENGAN LAMA TINGGAL PASIEN DI IGD RSU GMIM KALOORAN AMURANG Bidjuni, Hendro; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25148

Abstract

Abstract : The emergency patient service is a services that requires immediately relief including quick, accurate and careful to prevent death and disability, or the emergency patient service takes a very important role that time is about life. The length of stay is the time the patient arrives at the emergency room and performed the initial assessment to the handling during in the ER but in a short time.The purpose of this research is to analyze the relations of criticalness with the length of stay of patient in the emergency installation of GMIM Kalooran Amurang’s general hospital. Research methods applying cross sectional. The sampling techniques of these research are purposive sampling with total samples 98. The data collection using observation sheet. Data processing using SPSS with Spearman test with the significant level 90 % ( α = 0.010). The results using Spearman analysis shows that there’s no correlation of criticalness with the length of stay ( p = 0.195 ). The conclusion is there’s no relations of criticalness with length of stay in the emergency installation of GMIM Kalooran Amurang’s general hospital. The suggestion for a nurse to still treating patient who is in emergency installation appropriate to criticalness and quick time.Key Word : Criticalness, Length of StayAbstrak : Pelayanan pasien gawat darurat adalah pelayanan yang memerlukan pertolongan segera yaitu cepat, tepat dan cermat untuk mencegah kematian dan kecacatan, atau pelayanan pasien gawat darurat memegang peranan yang sangat penting bahwa waktu adalah nyawa. Lama tinggal adalah waktu pasien tiba di IGD dan dilakukan pengkajian awal sampai pada penanganan selama di IGD tapi dalam waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal pasien di IGD RSU GMIM Kalooran Amurang. Metode penelitian yaitu dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 98 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji spearman dengan tingkat kemaknaan 90% (α = ,010). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal (p = 0,195). Kesimpulan tidak ada hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal di IGD RSU GMIM Kalooran Amurang.Kata kunci : Tingkat kegawatan, Lama Tinggal