cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
GAMBARAN MOTIVASI PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MANADO Pangemanan, Wenda R.; Bidjuni, Hendro; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22879

Abstract

Abstract :Motivation is anything that encourages someone to do something. Motivation isdivided into two parts, namely intrinsic motivation which is motivation that comes from withinthe person itself, for example, job satisfaction, capacity or ability, while extrinsic motivation ismotivation that exists outside someone's self, for example, money, honor, status or position .High motivation will affect the performance of nurses at the hospital. The purpose of thisresearch is to find out the description of nurses' motivation in conducting nursing care atBhayangkara Manado Hospital in 2018. The research design is purely descriptive with aretrospective approach. The samples used was 37 nurses. The instruments used werequestionnaire characteristics of nurses' motivation which were tested based on manualcalculations. The results of the study illustrate the motivation of nurses at BhayangkaraHospital in Manado, where the value of n = 37 and the results are 100.00% with the mostdetailed results according to the age of 26-30 years compared to age 20-25 years and age 30-35 years, according to sex most of them are female with 30 people compared to men, whileaccording to education level there are more educated nurses than those educated by DIII, DIV,S1 and S2 and according to the length of time the work takes between 1-3 years compared tothe length of work 4 - 6 years, 7-9 and 10-12 years. The conclusion is the description of nurses'motivation at Bhayangkara Manado Hospital is high.Keywords : Motivaton, High, dan NurseAbstrak :Motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.Motivasi terbagi dalam dua bagian yaitu motivasi Intrinsik yang adalah motivasi yang berasaldari dalam diri orang itu sendiri, misalnya, kepuasan kerja, kapasitas atau kemampuan diri,sedangkan motivasi ekstrinsik yaitu motivasi yang ada diluar diri seseorang, misalnya, uang,kehormatan, status atau jabatan. Motivasi yang tinggi akan mempengaruhi kinerja perawat diRumah Sakit. Tujuan dalam peneliitian ini diketahui bagaimana gambaran motivasi perawatdalam melakukan asuhan keperawatan di RS Bhayangkara Manado tahun 2018. Jenispenelitian ini adalah deskriptif murni dengan pendekatan retrospektif. Sampel yang digunakansebanyak 37 perawat. Instrumen yang digunakan kuesioner karakteristik motivasi perawat yangdiuji berdasarkan perhitungan manual. Hasil penelitian gambaran motivasi perawat di RSBhayangkara Manado diperoleh nilai n = 37 dan hasilnya 100.00% dengan rincian hasilmenurut umur yang paling banyak ada pada umur 26 – 30 tahun dibandingkan umur 20 – 25tahun dan umur 30 – 35 tahun, menurut jenis kelamin yang paling banyak berjenis kelaminperempuan dengan jumlah 30 orang dibandingkan berjenis kelamin laki – laki, sedangkanmenurut tingkat pendidikan lebih banyak berpendidikan Ners dibandingkan yangberpendidikkan DIII, DIV, S1 dan S2 dan menurut lama kerja didapatkan hasil lama kerjaantara 1 – 3 tahun dibadingkan lama kerja 4 - 6 tahun, 7 - 9 dan 10 - 12 tahun. Kesimpulanyaitu gambaran motivasi perawat di RS Bhayangkara Manado tinggi.Kata Kunci : Motivasi, Tinggi dan Perawat
HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DENGAN KEBIASAAN MINUM MINUMAN KERAS PADA REMAJA DI DESA ATEP SATU KECAMATAN LANGOWAN SELATAN KABUPATEN MINAHASA Taroreh, Wulan E.; Kalangi, Sonny; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2252

Abstract

Abstract: Habits of drink alcohol in teenagers is a very often phenomenon in Indonesia. Manty factors which  cause them to spend their spare time drink alcohol. Lots of risks and problems will wait for them who should have controlled by their parents society. Number of teenagers drink alcohol is increasing and if it’s allowed, it can hamper their personality and far more development of Indonesi. Because teenagers is the future generation and asset who will continue and fill the development of Indonesia. This research held in Atep one village of South Langowan Minahasa. Purpose to know the relationship between social environment and family environment with drinking habits inteens. Type of research was analytical observational, with Cross Sectional design. Samples in this research were all teenagers live in Atep one village based from inclusion criteria. Sampling method was  total sampling, used Chi Square test with help of SPSS version 16.00 at significance 95% (α<0,05). Result got were respondents based from interaction at good category were 41 person (75,9%) and bad were 13 person (24,1%), based from family control in good category were 45 person (83,3%) and bad were 9 person (16,7%), based from use of alcoholic drink there were 44 person (81,5%) and not drinker were 10 person (18,5%). Conclusion there was significant relation between interaction and use of alcoholic drink with resul of p = 0,001<0,05, and there is not relationship between parents or family control and use of alcoholic drink with p = 0,667 > 0,05. Keyword: Alcohol, Teenagers interaction, Parents control Abstrak: Kebiasaan minum minuman keras di kalangan remaja merupakan fenomena yang sering sekali terjadi di Indonesia. Banyak faktor-faktor yang menyebabkan mereka menghabiskan waktu luangnya untuk minum minuman keras. Semakin banyaknya remaja yang minum minuman keras apabila dibiarkan tentunya akan menghambat kepribadian seseorang dan yang lebih jauh lagi perkembangan bangsa Indonesia. Karena kalangan remaja merupakan generasi penerus bangsa dan aset bangsa yang akan melanjutkan dan mengisi pembangunan bangsa Indonesia. Penelitian ini di desa Atep satu Kecamatan Langowan Selatan Kabupaten Minahasa. Tujuan  untuk mengetahui hubungan lingkungan pegaulan dan lingkungan keluarga dengan kebiasaan minum minuman pada remaja. Jenis penelitian ini observasional analitik, dengan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua remaja yang tinggal di Desa Atep satu yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan Total Sampling, menggunakan uji statistik Chi Square dengan bantuan SPSS versi 16.00 pada tingkat kemaknaan 95% (α<0,05). Hasil Penelitian didapati bahwa distribusi responden menurut pergaulan dalam kategori baik yaitu 41 orang (75,9%), dan buruk 13 orang (24,1%), dan kontrol di lingkungan keluarga kategori baik sebanyak 45 orang (83,3%) dan buruk 9 orang (16,7%), kemudian responden untuk penggunaan minuman keras kategori peminum 44 orang (81,5%) dan bukan peminum 10 orang (18,5%). Kesimpulan yang dapat diambil yaitu terdapat hubungan bermakna antara lingkungan pergaulan dengan penggunaan minuman keras dengan hasil yang diperoleh nilai p= 0,001 < 0,05 dan tidak terdapat hubungan antara kontrol orang tua/keluarga dengan penggunaan minuman keras dengan nilai p = 0,667 > 0,05. Kata kunci: minuman keras, pergaulan remaja, kontrol orang tua
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA SAAT PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Suselo, Rosida R.; Rompas, Sefti; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15789

Abstract

Abstract : Therapeutic communication is communication that is planed and carried to asmed to help the healing and recovery of the patient. Anxiety is a fear that is not pleasant and can not be justified, often accompanied by physiological symptions. The purpose to test the therapeutic nurse respondents. The result based on test spearman rho correlation therapeutic communication with value obtained in levels of anxiety (p) = 0,000 where the value of α = 0,817. Conclution of this during infusion in children in the departemen of RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado. Keywords : Therapeutic Communication, Levels of Anxiety Abstrak : Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan dan dilakukan bertujuan untuk membantu penyembuhan atau pemulihan pasien. Kecemasan adalah suatu perasaan takut yang tidak menyenangkan dan tidak dapat dibenarkan yang sering disertai dengan gejala fisiologis. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan orang tua saat pemasangan infuse pada anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Sampel penelitian 53 responden. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Spearman Rho terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan diperoleh (p)=0,000 dimana nilai α=0,817. Kesimpulan hasil pnelitian ini menunjukkan adanya hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan orang tua saat pemasangan infuse pada anak di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Tingkat Kecemasan
HUBUNGAN PERAN SERTA KADER POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGANITU KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Onthonie, Hastaty; Ismanto, Amatus Yudi; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7642

Abstract

ABSTRACK: The role ofcadresis veryimportantbecause thecadresresponsible fortheimplementation of theprogram-Growth Monitoring program. The role ofcadres tohelpthe communityin reducingmalnutrition, besidesthe role ofcadrescan also help inreducing maternal mortalityis alsoa toddler. Objectivetodetermine the relationship beetwen role of thecadresPosyanduwithnutritional status of childrenin the working area Puskesmas Manganitu SangiheIslands District. The type ofresearchthat is usedisanalytic surveyusingcross sectional approachanda sampling technique thattotal sampling totaling 61samples. Results using Chi-square test with Fisher's Exact Testcorrectionwith significance levelá=0.05or95% obtainedp value=0.000. Conclusionthatthere is a connectionbetween role ofcadresposyandunutritional status of childrenin PuskesmasManganituSangiheIslands District. Suggestionsforcadresfurther enhancethe knowledgeandskillsandfurther improvethemselvesandactively participate in theprogram-Growth Monitoring program, andcarry outduties in accordancewith therolethat, as a motivator, administratorsandeducators. Key words : the role ofcadres, nutritionalstatus, toddlers ABSTRAK: Peranan kader sangat penting karena kader bertanggung jawab dalam pelaksanaan program - program posyandu. Adanya peran kader dapat membantu masyarakat dalam mengurangi angka gizi buruk, selain itu adanya peran kader juga dapat membantu dalam mengurangi angka kematian ibu juga balita. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan peran serta kader posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jenis Penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross sectional dan teknik pengambilan sampel yaitu secara total samplingyang berjumlah 61 sampel. Hasil Penelitian menggunakan uji Chi-Square dengan koreksi Fisher’s Exact Test dengan tingkat kemaknaan á = 0,05 atau 95 % didapatkan nilai p value = 0,000. Kesimpulan yaitu ada hubungan peran serta kader posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Manganitu Kabupaten Kepulauan Sangihe. Saran untuk kader lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dan lebih meningkatkan diri serta berpartisipasi aktif dalam program – program posyandu, dan melaksanakan tugas sesuai dengan perannya yaitu, sebagai motivator, administrator dan edukator. Kata kunci : peran kader, status gizi, balita
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PERAWAT DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Andini, Astari Bella; Kairupan, B H Ralph; Gannika, Lenny
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24327

Abstract

Absract : Stress is an epidemic that spreads throughout around the world. The job of a nurse is a job that has a high stress, because in working nurses relate directly to patients with different disease diagnoses and patient responses. the impact of stress of work can have an impact on the productivity of the work of nurses. The purpose of the study was to determine the relationship between stress of work with Work Productivity of nurse at RSU GMIM Bethesda Tomohon. Method in this research uses descriptive analytic research design with cross sectional approach. The sample in this study was nurses in the room of residence care of the RSU GMIM Bethesda Tomohon, with a population is 61 nurses. Results of the study used the chi square test at a significance level of 95%, significant for stress of work with Work Productivity of nurse ( p value 0,0013 ; α 0,05). Conclusion, work stress is significantly related with Nurse Work Productivity at RSU GMIM Bethesda TomohonKeywords : Work Stress, Work ProductivityAbstrak : Stres merupakan epidemi yang menyebar ke seluruh dunia. Pekerjaan seorang perawat merupakan pekerjaan yang memiliki stres yang tinggi karena dalam bekerja perawat berhubungan langsung dengan berbagai macam pasien dengan diagnosa penyakit dan respon yang berbeda-beda. Dampak dari stres kerja tersebut dapat berdampak pada produktivitas kerja perawat. Tujuan penelitian Untuk diketahui adanya Hubungan stres kerja dengan produktivitas kerja perawat di RSU GMIM Bethesda Tomohon. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian dekriptif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah perawat di ruang rawat inap RSU GMIM Bethesda Tomohon, dengan jumlah populasi adalah 61 perawat.. Hasil penelitian dengan menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95%, signifikan untuk stres kerja dengan produktivitas kerja perawat (nilai p 0,0013 ; α 0,05).Kata Kunci : Stres Kerja, Produktivitas Kerja.
HUBUNGAN SIKAP IBU PREMENOPAUSE DENGAN PERUBAHAN YANG TERJADI MENJELANG MASA MENOPAUSE DI KELURAHAN WOLOAN 1, KECAMATAN TOMOHON BARAT, KOTA TOMOHON Tulung, Oktevana; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5169

Abstract

ABSTRACT : Premenopausal is the time when the body begins the transition to menopause. Premenopausal period changes will occur, which began declining of reproduction function, hormonal changes, physical changes and psychological changes (Nugroho, 2012). The purpose of this study was to determine the correlation between maternal attitude of premenopausal with the change towards the menopause in Woloan 1, sub district west Tomohon, Tomohon. The sample in this study were premenopausal women age 41 – 48 living in the village Woloan 1, sub district west Tomohon, Tomohon as many as 43 people who had comply the inclusion criteria. The design of this study used cross sectional method. Instrument used in this research was questionnaire. The results of this study using analysis statistical test chi-square with value level α=0,05 or 95%. Statistical test results obtained value ρ=0,049 < α=0,05. Conclusion, there is a correlation between attitude of premenopausal maternal with the change towards the menopause in Woloan 1, Sub district west Tomohon, Tomohon. The government of woloan 1 are expected to improve the collaboration with health care providers to conduct of giving information and counseling to premenopausal mothers about the importance of the changes that will occur before menopause. Keywords : Attitude, Changes, Premenopausal ABSTRAK : Premenopause yaitu masa dimana tubuh mulai bertransisi menuju menopause. Masa premenopause akan terjadi perubahan, yaitu mulai menurunnya fungsi reproduksi, perubahan hormon, perubahan fisik, maupun perubahan psikis (Nugroho, 2012). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap ibu premenopause dengan perubahan yang terjadi menjelang masa menopause di Kelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu premenopause umur 41-48 tahun yang tinggal di Kelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon sebanyak 43 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95 %. Hasil uji statistik didapatkan nilai ρ = 0,049 < α = 0,05. Simpulan ialah ada hubungan sikap ibu premenopause dengan perubahan menjelang masa menopause dikelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Diharapkan pemerintah kelurahan woloan 1 dapat meningkatkan kerjasama dengan petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan dan konseling kepada ibu premenopause mengenai pentingnya perubahan yang akan terjadi menjelang masa menopause. Kata kunci : Sikap, Perubahan, Premenopause
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Saraung, Mitrami Widiastuti; Rompas, Sefti; Bataha, Yolanda B
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.16842

Abstract

Abstract : Breastfeeding production is influenced by several factors, either directly egbreastfeeding behavior, maternal psychology, maternal physiology, or indirect, for example,social and cultural infants. The purpose of this study identified the factors related to breastmilk production in Postpartum Mother at Ranotana Weru Health Center. Design the researchused descriptive method with cross sectional approach. The sample in this study amounted to30 respondents. The result of this research using chi-square statistic test was obtained for theshape and condition of nipple with milk production P = 0.030 <α = 0.05, anxiety with milkproduction P = 0.013 <α = 0.05 and family support with milk production P = 0.000 < Α =0.05. The conclusion that there is a relationship between the shape and condition of the nipple,anxiety and family support with milk production.Keywords : Factors Associated with Breastmilk Production, Mother PostpartumAbstak : Produksi ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik yang langsung misalnya,perilaku menyusui, psikologis ibu, fisiologis ibu, ataupun yang tidak langsung misalnya, sosialkultural dan bayi. Tujuan penelitian ini diidentifikasi analisis faktor-faktor yang berhubungandengan produksi ASI pada Ibu Postpartum di Puskesmas Ranotana Weru. Desain penelitianmenggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitianini berjumlah 30 responden. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square didapatkanuntuk bentuk dan kondisi puting susu dengan produksi ASI nilai P = 0.030 < α = 0.05,kecemasan dengan produksi ASI nilai P = 0.013 < α = 0.05 dan dukungan keluarga denganproduksi ASI nilai P = 0.000 < α = 0.05. Kesimpulan terdapat hubungan bentuk dan kondisiputing susu, kecemasan serta dukungan keluarga dengan produksi ASI.Kata Kunci : Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Produksi ASI, Ibu Postpartum
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN CITRA TUBUH DAN HARGA DIRI PADA REMAJA PUTRI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Kawuwung, Kartika S; Rompas, Sefty; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8082

Abstract

Abstrak : Obesitas adalah penumpukan lemak tubuh yang berlebihan. Obesitas memberikan dampak negatif secara psikologi bagi remaja, hal yang selalu beriringan denga obesitas adalah gangguan citra tubuh dan harga diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan obesitas dengan citra tubuh dan harga diri pada remja putri Program Studi Ilmu eperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Desain penelitian yang digunakan Cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan n = 30. Hasil nilai p = 0, 873 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan obesitas dengan citra tubuh pada remaja putri dan nilai p = 0,673 menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara obesitas dengan harga diri paada remaja putri. Kesimpulan tidak ada hubungan obesitas dengan citra tubuh dan harga diri pada remaja putri Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Saran hasil penelitian ini dapat di jadikan dasar untuk melaksanakan penelitian lebih lanjut yang berkaitan dengan citra tubuh dan harga diri pada remaja putri yang mengalami obesitas pada populasi yang lain dan menyempurnakan instrumen untuk karateristik citra tubuh dan harga diri remaja putri dengan obesitas.Kata Kunci : Obesitas, Citra Tubuh, Harga Diri, Remaja
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT GMIM PANCARAN KASIH MANADO Gannika, Lenny; Buanasasi, Andi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25216

Abstract

Abstrack: Nurse’s performance is a quality and quantity work result accomplished by a nurse in fulfilling her duties according to her responsibilities in providing nursing care to the patient overall. There is some factors that influence the nurse performance,one of the factor is leadership style. The research purpose is to identify the leadership style og head room to the nurse and nurse performance to the patient and to analyze whether there is any relation of leadership style of head room with nurse performance in inpatient room of GMIM Pancaran Kasih Hospital Manado. The research design used is descriptive analysis method through cross-sectional. The sample consists of 61 respondents obtained by using non random sampling technique with purposive sampling method. The result of the research significant result was obtained at ρ-value=1,000 >(0,05). The condusion is that there is no relation between leadership style of head room with nurse performance in inpatient room of GMIM Pancaran Kasih Hospital Manado.Keywords: Head office leadership style, nurse performanceAbstrak: Kinerja perawat adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang perawat dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawabnya dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien secara menyeluruh. Ada berapa faktor yang mempengaruhi kinerja perawat salah satunya yaitu gaya kepemimpinan. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi gaya kepemimpinan kepala ruangan pada perawat dan kinerja perawat pada pasien serta menganalisis Apakah Ada Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Diruang Rawat Inap RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Desain penelitian yang digunakan Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 61 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik non random sampling dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan p-value = 1,000 > (0,05) Kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat diruang rawat inap RSU GMIM Panacaran Kasih Manado.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan, Kinerja Perawat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MENJALANI DIET DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK RSUD KOTA TIDORE KEPULAUAN PROVINSI MALUKU UTARA Senuk, Abdurrahim; Supit, Wenny; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2159

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus is a state of chronic hyperglycemia with various metabolic disorders due to hormonal disturbances that cause a variety of chronic complications in the eyes, kidneys, nerves and blood vessels. Various studies have shown that patient adherence to treatment of chronic disease is generally low. Dietetic therapy is one of the pillars of the control of diabetes mellitus, dietary compliance in carrying out a hope for the hospital healthcare team. One factor that is very important for people with diabetes is healthy behavior. The purpose of this study to determine the relationship of knowledge and support families in Regions Hospital Polyclinic Tidore Islands. This research is a descriptive analytic cross sectional study. Removal sampling technique used is purposive sampling where samples taked according to the researchers desired to be sampled is 69 people. Techniques of data analysis using the chi-square test with significance level α = 0.05. Results showed that knowledge has a relationship with diet adherence with diabetes mellitus obtained chi square test p = 0.023 <α = 0.05, which means that H0 is rejected , and family support have a relationship with diabetes mellitus diet compliance with the chi square test there is 2 cells have expected value less than 5. Hence the reading test results based on fisher's exact test, the obtained value of ρ = 0.021 <α = 0.05, which means that H0 is rejected. The conclusion of this study that there is a relationship of knowledge and support for families with diet adherence in diabetes mellitus Tidore Polyclinic Hospital North Maluku Islands. Keywords: Knowledge, Family Support, Diabetes Mellitus. Abstrak: Diabetes mellitus adalah keadaan hiperglikemi kronik yang disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf dan pembuluh darah. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan pasien pada pengobatan penyakit yang bersifat kronis pada umumnya rendah. Terapi dietetik merupakan salah satu pilar pengendalian diabetes mellitus, kepatuhan dalam melaksanakan diet menjadi harapan bagi tim kesehatan rumah sakit. Salah satu faktor yang sangat penting bagi penderita diabetes mellitus adalah perilaku hidup sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga di poliklinik Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilang sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dimana sampel dimbil sesuai dengan yang dikehendaki peneliti untuk dijadikan sampel yaitu 69 orang. Teknik analisa data dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mempunyai hubungan dengan kepatuhan menjalani diet diabetes melitus dengan uji chi square didapatkan nilai p = 0,023 < α = 0,05 yang berarti H0 ditolak, dan dukungan keluarga mempunyai hubungan dengan kepatuhan menjalani diet diabetes melitus dengan uji chi square ada 2 sel mempunyai nilai harapan kurang dari 5. Oleh karena itu pembacaan hasil berdasarkan uji fisher’s exact test, maka didapatkan nilai ρ = 0,021 < α = 0,05 yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalani diet diabetes melitus di poliklinik RSUD Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Kata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Diabetes Mellitus.