cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Amiman, Serenity Prayer; Katuuk, Mario; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.24472

Abstract

might be dangerous is called anxious. Fear and anxious is an emotion that appears in healthfacility. Anxiety appears with a dim without a clear cause that made an indiviual feltuncomfotable with the environment around. Anxiety can also became a signal to prepare anindividual to cope with a problem that might came. People with anxiety seems to be tense,worried and affraid, also there are change in physiological. Emergency treatment can makepatient to feel fear dan anxious to receive a treatment. An intervention to save lives can be thecause of anxiety since the treatment might cause change on a persons integrity. Anxious is aform of unspesific objek that cause uncomfortable and or might cause death. The purpose ofthis study is to see the levels of anxiety that might appears on patients at EmergencyDepartment in Bhayangkara Hospital Manado. Design of descriptive to collect data from therespondent using HARS anxiety questionair to measure the levels of anxiety. Samples are 69respondents that are the patients in Emergency Department in Bhayangkara Hospital. Theresult indicate that from 69 responden there are 47 responden (68,1%) are having severeanxiety.Keyword : Anxiety, Emergency DepartmentAbstrak: Cemas merupakan suatu perasaan yang muncul saat seseorang berada dalamkeadaan yang dapat mengancam keadaan jiwa. Takut dan cemas sebagai emosi yangdirasakan oleh pasien di sarana kesehatan. Kecemasan muncul secara samar tanpa penyebabyang jelas dan dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman terhadap keadaan lingkungansekitarnya. Kecemasan juga dapat menjadi sinyal kepada seseorang untuk mempersiapkandirinya dalam menghadapi suatu keadaan. Kecemasan ditandai dengan adannya perasaantegang, khawatir dan ketakutan, serta dapat terjadi perubahan fisiologis. Perawatan gawatdarurat membuat pasien takut dan cemas dalam menghadapi tindakan perawatan. Memberikantindakan penyelamatan jiwa dapat menyebabkan kecemasan karena dapat mengancamintegritas jiwa. Cemas merupakan bentuk reaksi yang tidak spesifik yang menimbulkan rasatidak nyaman dan mengancam jiwa. Tujuan penelitian ini untuk melihat tingkat kecemasanyang dapat muncul atau dirasakan oleh pasien yang mendapat perawatan di IGD RSBhayangkara. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif denganmenggunakan kuisioner HARS (Hamilton Rating Scale for Anxiety) sebagai alat ukur untukmengetahui tingkat kecemasan. Tingkat kecemasan dibagi menjadi 5 tingkatan, yaitu tidakada kecemasan, kecemasan ringan, kecemasan sedang, kecemasan berat dan kecemasan beratsekali. Sampel yang digunakan yaitu pasien yang berkunjung di IGD RS BhayangkaraManado yakni berjumlah 69 responden. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan bahwa dari69 responden yang diteliti, sebanyak 47 responden (68,1%) mengalami kecemasan berat.Kata kunci: Kecemasan, Instalasi Gawat Darurat
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PERILAKU KLIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BAHU MANADO Purwati, Riana D.; Bidjuni, Hendro; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5222

Abstract

Abstract: Background: Hypertension is high blood pressure that is settled that the cause may not be known (essential hypertension, idiopathic or primary) or associated with other diseases (secondary hypertension). Based on data from Bahu Health Centers Manado mentioned in the period January 2014 to March 2014 there were a total of 207 patients with hypertension. Purpose of this research was to find out effect of health education on the knowledge of the client’s behavior hypertension in Bahu Health Centers Manado. The research method used is pre experimental design with “One group Pre test post test” in one group. Sample in this study were 59 people, data processed by Wilcoxon Sign Rank test with significance (α) = 0.05. Results showed that there was a effect of health education on knowledge of the client’s behavior hypertension in Bahu Health Centers Manado, where before it was given health education clients have less knowledge of the behavior of both (56%) and health education was given after the client has knowledge of good behavior (100%). based on Wilcoxon statistical test obtained r = 0.000, which meant p was smaller than α (0,05). Conclusion of this research there was a effect of health education on knowledge of the client’s behavior hypertension in Bahu Health Centers Manado. Suggestion this research can be made in the new source in improving the quality of healthcare by making health counseling. Keyword: Health education, Knowledge of the behavior, Client hypertension Abstrak: Latar Belakang: Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang menetap yang penyebabnya mungkin tidak diketahui (hipertensi essensial, idiopatik atau primer) maupun yang berhubungan dengan penyakit yang lain (hipertensi sekunder). Berdasarkan data dari Puskesmas Bahu Manado menyebutkan dalam kurun waktu Januari 2014 sampai dengan Maret 2014 terdapat sebanyak 207 pasien penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan perilaku klien hipertensi di Puskesmas Bahu Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-eksperimen dengan desain “One group pre-post test design” dalam satu kelompok, Sampel dalam penelitian ini adalah 59 orang. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kemaknaan (α) ≤ 0,05.Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan perilaku klien hipertensi di Puskesmas Bahu Manado, dimana sebelum di beri penyuluhan kesehatan klien memiliki pengetahuan perilaku kurang baik (56 %) dan sesudah diberi penyuluhan kesehatan klien memiliki pengetahuan perilaku baik (100 %). berdasarkan hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai r = 0.000, yang berarti nilai r lebih kecil dari α (0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini ada pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan perilaku klien hipertensi di Puskesmas Bahu Manado. Saran penelitian ini dapat di jadikan sumber baru dalam meningkatkan kualitas kesehatan dengan melakukan penyuluhan kesehatan. Kata Kunci : Penyuluhan kesehatan, Pengetahuan perilaku, Klien hipertensi
HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN PREVALENSI KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA YANG BEROBAT JALAN DI RUANG POLIKLINIK JIWA RUMAH SAKIT PROF DR. V. L. RATUMBUYSANG MANADO Kaunang, Ireine; Kanine, Esrom; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8196

Abstract

Abstrak: Kepatuhan minum obat yakni tingkat ketepatanperilaku seorang individu dengan nasihat medis atau kesehatan dan menggambarkan penggunaan obat sesuai dengan petunjuk pada resep serta mencakup penggunaannnya pada waktu yang benar. Prevalensi kekambuhan yaitu seberapa sering suatu penyakit atau kondisi terjadi pada sekelompok orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan prevalensi kekambuhan pasien skizofrenia di Poliklinik RumahSakit Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan metode deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini keluarga dari pasien skizofrenia dan sampel yang di dapatkan sebanyak 88 responden, yang ditentukan dengan menggunakan salahsatu metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Data dianalisa dengan menggunakan uji statistic chi-square dengan tingkat kemaknaan (α) : 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan prevalensi kekambuhan pasien skizofrenia. Dengan diperoleh hasil nilai (ρ = 0,000) kurang dari nilai (α = 0,05). Kepatuhan minum obat pasien skizofrenia yang berobat jalan di poliklinikjiwa, membawa dampak yang baik bagi pasien skizofrenia sehingga prevalensi kekambuhan pasien skizofrenia selam 1 tahun tidak pernah, hal ini di karenakan rutinnya pasien melakukan pengobatan dan rawatjalan di Poliklinik Jiwa Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang Manado.Kata Kunci : Kepatuhan Minum Obat, Prevalensi Kekambuhan
HUBUNGAN STRES DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA MAHASISWA SEMESTER V PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Demolingo, Deyisi Pratiwi A.; Kalalo, Flora; Katuuk, Mario E.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19467

Abstract

Abstract : The motivation to study can influenced by stress and the same condition was on thecontrary stress it can affect the motivation to study but stressful which could be more profitablemanaged well it could be an encouragement to the motivation to study Purpose of this researchis to know the Relationship between Stress and Learning Motivation of the 5th semesterstudents of Nursing Program, Faculty of Medicine, University of Sam Ratulangi Manado.Sample of 73 respondents using total sampling technique. Design the research in this researchis correlative analysis, using Cross Sectional approach and data collected from respondentsby using questionnaire sheet. Results showed there’s no Relationship between Stress andLearning Motivation of the 5th semester students of Nursing Program, Faculty of Medicine,University of Sam Ratulangi Manado with p value = 0,062. Conclusion there is noRelationship between Stress and Learning Motivation of the 5th semester students of NursingProgram, Faculty of Medicine, University of Sam Ratulangi Manado.Keywords: Stress, Learning MotivationAbstrak : Motivasi belajar bisa dapat dipengaruhi oleh stres begitupun sebaliknya stres dapatmempengaruhi motivasi belajar akan tetapi stres yang bisa dikelola dengan baik bisa menjadisuatu dorongan untuk motivasi belajar. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahuihubungan stres dengan motivasi belajar pada mahasiswa semester V di Program Studi IlmuKeperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Sampel sebanyak 73responden dengan menggunakan teknik total sampling. Desain Penelitian dalam penelitian iniyaitu analisis korelatif, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dan datadikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil Penelitianmenunjukan tidak adanya hubungan stres dengan motivasi belajar pada mahasiswa semester Vdi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manadodengan nilai p= 0,062. Kesimpulan tidak terdapat hubungan stres dengan motivasi belajarsemester V di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas SamRatulangi Manado.Kata Kunci : Stres, Motivasi Belajar.
HUBUNGAN MENGONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI-LAKI DI DESA TOMPASOBARU II KECAMATAN TOMPASOBARU KABUPATEN MINAHASA SELATAN Komaling, Jeine K.; Suba, Baithesda; Wongkar, Djon
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2194

Abstract

Abstract : Background. Hypertension is a common health problem in developing countries and developed countries. Changes in modern lifestyle, such as smoking, drinking alcohol, the unbalanced diet and lack of physical activity can lead to increased incidence of hypertension. Alcohol has a similar effect with carbon monoxide, which can increase the acidity of the blood. Blood becomes thicker and the heart is forced to pump blood more strongly that blood to insufficient network. This also means an increase in blood pressure. Purpose. This study aimed to examine the association of alcohol consumption with the incidence of hypertension In Men In the Village District Tompasobaru Tompasobaru II South Minahasa regency. Method. This research uses descriptive analytic method using a cross-sectional study design to examine the association of alcohol consumption with the incidence of hypertension In Men In the Village District Tompasobaru Tompasobaru II South Minahasa regency. Determination of the samples was done by purposive sampling (non probability sampling), obtained a total sample population of 512 368 people aged 25-60 years. Data analysis was performed using the chi square test with 90% confidence interval and the value of α = 0.1. Research results. men in this study have largely been consuming alcohol> 10 years, and who have hypertension as many as 139 respondents (72%), there were 150 respondents (51%) who consumed alcohol group C had hypertension, and based on the frequency of consumption obtained 88 oresponden ( 83%) had hypertension who consumed alcohol 4-7 times a week. Statistical analysis of the results obtained p = 0.000 relationship between alcohol consumption with the incidence of hypertension. There is a long association between consumption, alcohol type, and frequency of consumption with the incidence of hypertension. Keywords : alcohol, hypertension, men, eating Abstrak : Latar Belakang. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di negara berkembang dan negara maju. Perubahan gaya hidup modern, seperti merokok, minuman alkohol, pada makanan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik dapat memicu meningkatnya angka kejadian penyakit hipertensi. Alkohol memiliki efek yang hampir sama dengan karbon monoksida, yaitu dapat meningkatkan keasaman darah. Darah menjadi lebih kental dan jantung dipaksa untuk memompa darah lebih kuat lagi agar darah yang sampai ke jaringan mencukupi. Ini berarti juga terjadi peningkatan tekanan darah. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi Pada Laki-Laki Di Desa Tompasobaru II Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan. Metode. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional untuk mengetahui hubungan mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi Pada Laki-Laki Di Desa Tompasobaru II Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan. Penetuan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling (non probability sampling), didapat jumlah sampel sebanyak 368 orang dari 512 populasi yang berusia 25-60 tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square dengan confidence interval 90% dan nilai α = 0,1. Hasil Penelitian. laki-laki dalam penelitian ini sebagian besar telah mengonsumsi alkohol >10 tahun, dan yang mengalami  hipertensi sebanyak 139 responden (72%), terdapat 150 responden (51%) yang mengonsumsi alkohol golongan C mengalami hipertensi, dan berdasarkan frekuensi konsumsi diperoleh 88 oresponden (83%) mengalami hipertensi yang mengonsumsi minuman beralkohol 4-7 kali dalam seminggu. Hasil Analisis statistik diperoleh p = 0,000 hubungan antara mengonsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi. Ada hubungan antara lama konsumsi, jenis alkohol, dan frekuensi konsumsi dengan kejadian hipertensi. Kata kunci : alkohol, hipertensi, laki-laki, mengonsumsi
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PERAWAT PELAKSANA DI RS TK. III R.W MONGINSIDI MANADO Sumangando, Monalisa; Rottie, Julia; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14717

Abstract

Abstarct : The role of nurses in the hospital is very important, in which nurses have role to perfom nursing care. The tasks of a nurse are quite many. Due to many tasks that has to be done by nurses, their workloads will be affected. Excess of workloads would bring health-related impacts toars nurses, on of them is low back pain. Low Back Pain (LBP) is an unspecified condition that refer to acute or chronic pain symptom and discomfort feeling in or around lumbosacral region that can be caused by inflammation, degenerative process, malignancy, gynecologic disorder, trauma and metabolic dysfunction. The Aim of this research is to identify the association between nurses workload with the incident of low back pain on nurses. Sample of this research are 40 respondents which obtained with purposive sampling technique. This research used Observational analytic design with cross-sectional approach and the data was collected through observation and questioner. The result of this research based on Chi-square test is p-value = 0,365 > 0,05. It indicates no relationship between the workloas of nurse and the incidence of low back pain on nurses in RS. TK. III R. W. Monginsidi Manado. The recommendation for next research is to study about other factors that is possible to trigger LBP on nurses. Keyword: Nurses, Workload, low back pain. Abstrak : Peran perawat di ruamah sakit sangatlah penting karena perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan. Tugas yang dilakukan perawat sangatlah banyak. Dengan banykanya tanggung jawab yang dilakukan perawat akan berdampak pada beban kerja perawat. Beban kerja yang berlebih akan berdampak pada kesehatan perawat salah satunya LBP. LBP adalah suatu kondisi tidak spesifik yang mengacu pada keluhan nyeri akut atau kronik dan ketidaknyamanan pada atau di dekat daerah lumbosakral, yang dapat disebabkan oleh inflamasi, proses degeneratif, keganasan, kelainan ginekologi, trauma, dan gangguan metabolik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan kejadi low back pain pada perawat pelaksana. Sampel brjumlah 40 responen yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner dan observasi. Kesimpulan uji Chi Square diperoleh nilai signifikan p = 0,365 > 0,05. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara beban kerja perawat dengan kejadi low back pain pada perawat pelasana di RS. TK. III R.W Monginsidi Manado. Kata Kunci : Perawat, Beban Kerja, Low Back Pain
TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU PASCA MELAHIRKAN Keni, Nia Widia Aprilia; Rompas, Sefti; Gannika, Lenny
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 1 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i1.28409

Abstract

Abstract: Mother's knowledge about breastfeeding techniques will bring a deep understanding of the good or bad impacts of giving breast milk. The method in this study uses a cross sectional research design with the population of all post-partum mothers in the work area of the Wori Health Center in Manado. Sampling is done by non-probability sampling with pruposive sampling technique. The number of samples is 51 respondents. Data is presented in the form of Frequency Tables. Data analysis used is univariate and bivariate analysis using the chi-square analysis method. The results of the study, the majority of respondents have good knowledge and attitude. Respondents who use the wrong breastfeeding technique for respondents who have poor attitudes and knowledge. From the chi-square obtained results from the level of knowledge with breastfeeding techniques with a value of p = 0.00 smaller than α = 0.05. Whereas the attitude for breastfeeding technique has a value of p = 0.01 smaller than α = 0.05. In conclusion, the results of this study indicate that there is a significant relationship between the level of knowledge and attitudes with breastfeeding techniques in postpartum mothers.Keywords: Knowledge Level, Attitude, and Breastfeeding Techniques Abstrak: Pengetahuan ibu tentang teknik menyusui akan membawa pemehaman yang mendalam pada dampak baik ataupun buruknya pemberian ASI. Metode ini menggunakan desain penelitian cros sectional dengan populasi seluruh ibu pasca melahirkan di wilaya kerja Puskesmas Wori Manado. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan teknik pruposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 51 responden. Data disajikan dalam bentuk Frequency Table, Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan metode analisis chi-square. Hasil penelitian, Mayoritas responden memiliki pengetahuan dan sikap yang baik. Responden yang melakukan teknik menyusui yang salah pada responden yang memiliki sikap dan pengetahuan yang kurang baik. Dari hasil uji chi-square didapatkan hasil dari tingkat pengetahuan dengan teknik menyusui dengan nilai p = 0,00 lebih kecil dari α = 0,05. Sedangan untuk sikap dengan teknik menyusui memiliki nilai p= 0,01 ebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan, hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Teknik Menyusui Pada Ibu Pasca Melahirkan.Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Sikap, Dan Teknik Menyusui
HUBUNGAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI KELAS 1 DI SMA NEGERI 3 TIDORE KEPULAUAN Toduho, Serly; Kundre, Rina; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5306

Abstract

Abstract: Mensturasi cycle is the time from the first day until the advent mensturasi mensturasi next period, while mensturasi cycle length is the distance between the start date and the start mensturasi ago mensturasi next. Stress is a physiological response, psychological and behavior of human beings who are trying to adapt and manage both internal and external pressures (stressors). The purpose of the study to determine the Psychological Stress Relationship With Menstrual Cycle In Class 1 student of SMA Negeri 3 In Tidore Islands. The design of this study used the descriptive analytical method by using the cross-sectional study design (cross-sectional study). The sample in this study amounted to 68 people. Data analysis was done by using the chi-square test (X2), at the 95% significance level (α ≤ 0.05) and obtain the value of p = 0.000. There Relationship With Psychological Stress Menstrual Cycle In Class 1 student of SMA Negeri 3 In Tidore Islands. Suggestions for the school is expected to increase student knowledge about how to prevent stress so that girls can avoid stress. Keywords: Psychological Stress, Menstrual Cycle. Abstrak: Siklus mensturasi merupakan waktu sejak hari pertama mensturasi sampai datangnya mensturasi periode berikutnya, sedangkan panjang siklus mensturasi adalah jarak antara tanggal mulainya mensturasi yang lalu dan mulainya mensturasi berikutnya. Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stresor). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Stres Psikologis Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 1 Di SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study (study potong lintang). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 orang. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square (X2), pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05) dan didapat nilai p=0,000. ada Hubungan Stres Psikologis Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 1 Di SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan. Bagi pihak sekolah diharapkan dapat tingkatkan pengetahuan siswi tentang cara pencegahan stres sehingga siswi dapat menghindari stres. Kata kunci: Stres Psikologis, Siklus Menstruasi.
GAMBARAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI SMK NEGERI 1 TOULUAAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Ransun, Meiny; Rompas, Sefty; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.10389

Abstract

Abstract :“The Relationship Of Knowledge And Smoking Behavior In Adolescents In SMK N 1Touluaan district Minahasa Southeast”. Thesis, nursing science courses medical school ManadoSam Ratulangi University. Supervisor SeftiRompas and VandriKallo. Smoking is burning tobaccothen smoked using a cigarette or pipe. Smoking behavior is the activity of a person who is aperson’s response to external stimuli. The aim of knowing the relationship of knowledge andsmoking behavior in adolescents in SMK N 1 Touluaan district MinahasaSoutheast.Design thisstudy design using analytic method with cross sectional approach. Population in this study is theoverall object of study or the object under study in SMK N 1 Touluaan district MinahasaSoutheast.Thesample is total populationthat is 45 peopleof two classes, X and XI. Data processedby univariate and bivariate by using SPSS program (Statistic Program for Social Science) throughchi-square calculations. The results show there is influence between knowledge and smokingbehavior in adolescents in SMK N 1 Touluaan district Minahasa Southeast. The conclusion is thereis influence between knowledge and smoking behavior in remaja in SMK N 1 Touluaan districtMinahasa Southeast. Advice for teens to better understand the risks and dangers of smoking.Key words : adolescent smoking behavior.Abstrak : “Hubungan Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di SMK N 1 TouluaanKabupaten MinahasaTenggara”. Skripsi, Program Studi Ilmu Keoerawatan Fakultas KedokteranUniversitas Sam Ratulangi Manado. Dosen Pembimbing Sefti Rompas danVandri Kallo.Merokokadalah membakar tembakau kemudian di hisap, menggunakan rokok maupun pipa. Perilakumerokok adalah aktifitas seseorang yang merupakan respon orang tersebut terhadap rangsangan dariluar. Tujuan mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku merokok pada remaja di SMK N1 Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Desain penelitian ini menggunakan metode analitikdengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan objekpenelitian atau objek yang diteliti di SMK N 1 Touluaan Kabupaten Minahasa Tenggara. Sampeladalah total popilasi 40 orang dari dua kelas, yaitu kelas X dankelas XI. Data diolah secara univariatdan bivariate dengan menggunakan program SPSS (Statistic Program for Social Science) melaluiperhitungan Chi Square . Hasil menunjukan ada pengaruh antara pengetahuan dengan perilakumerokok pada remaja di SMK N 1 Touluaan kabupaten Minahasa Tenggara . Kesimpulan adalahada pengaruh antara pengetahuan dengan perilaku merokok pada remaja di SMK N 1 TouluaanKabupaten Minahasa Tenggara. Saran bagi remaja agar lebih memahami tentang resiko dan bahayamerokok.Kata kunci :Perilaku Merokok Remaja
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMILIHAN JENIS KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS MAKALEHI KECAMATAN SIAU BARAT Pinamangun, Wasti; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.20648

Abstract

Abstract :Intra Uterine Device contraceptives are an effective, safe and convenient contraceptivechoice for many women. Husband's support in family planning is a tangible form of caring andresponsibility for men. The husband who is the head of the family should be wise in makingdecisions, both for himself and for his family members including his wife. The purpose of thisresearch is to know the relationship of husband support with Intra Uterine Device contraceptionelection at woman of child-bearing age at Makalehi Community Health Center of Siau Barat Subdistrict.The design of this research with cross sectional approach. The sample in this study was34 mothers. This research use questionnaire instrument and statistic test Kolmogorov-Smirnov atsignificance level 95% (α = 0,05). Conclusions of this study support the husband in women ofchildbearing age provides good support so there is a significant relationship between the supportof the husband with the selection of contraceptive type Intra Uterine Device in women ofchildbearing age in Makalehi Community Health Center Siau Barat District.Keywords: Husband Support, Intra Uterine Device Contraceptive Selection, Women ofChildbearing AgeAbstrak : Alat kontrasepsi Intra Uterine Device merupakan pilihan alat kontrasepsi yang efektif,aman dan nyaman bagi banyak wanita Dukungan suami dalam KB merupakan bentuk nyata darikepedulian dan tanggung jawab para pria. Suami yang merupakan kepala keluarga harus bijakdalam mengambil keputusan, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi anggota keluarganya termasukistrinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemilihankontrasepsi Intra uterine Device pada wanita usia subur di Puskesmas Makalehi Kecamatan SiauBarat. Desain penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian iniadalah Total Sampling yaitu 35 ibu. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner dan ujistatistic Kolmogorov-Smirnov pada tingkat kemaknaan 95% (α= 0,05). Hasil penelitian ujikorelasi Kolmogorov-Smirnov menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungansuami dengan pemilihan jenis kontrasepsi Intra Uterine device pada wanita usia subur diPuskesmas Makalehi Kecamatan Siau Barat (p= 0.027 < α 0,05). Simpulan penelitian inidukungan suami pada wanita usia subur memberikan dukungan yang baik sehingga terdapathubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan jenis kontrasespi IntraUterine Device pada wanita usia subur di Puskesmas Makalehi Kecamatan Siau Barat.Kata Kunci: Dukungan suami, Pemilihan kontrasepsi Intra Uterine Device, Wanita usia subur