cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN PENGENDALIAN DIABETES MELLITUS DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DI RSUD MANEMBO NEMBO BITUNG Worang, Viena H.K.; Bawotong, Jeavery; Untu, Frenly Muntu
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2248

Abstract

Abstract : Diabetes is a disease that the long-term so if neglected complication of diabetes mellitus can attack all of a limb resulting from blood sugar levels in people with aids uncontrolled diabetes, The act of controlling diabetes to prevent the occurrence of a complication is very needed especially keeping blood sugar level as nearly as possible with normal ( soegondo, 2009 ).  Control in diabetes can do with four main pillars control of diabetes mellitus that is, physical activity, planning eat, planning a drug, and education. An increased occurrence of diabetics mellitus in RSUD Manembo Nembo Bitung show that the prevention and handling in communities is not optimal. The aim of this research is to find out the relation of control diabetes mellitus with blood glucose levels patient diabetes. In this research using design research of cross-sectional with large sample of respondents, 42 the measurement of variable using a questionnaire and sheets of observation blood glucose levels. Statistical analysis used is spearman rho. Of assay statistical done = 0,003 obtained the result of the value of p ­= 0, 003 with the level of significance (Alpha) that is in use: 0,001 so, α = 0,01 > 0,003 that means there is a meaningful relationship between the control of diabetes mellitus with blood glucose levels. With the value of the close relationship or a correlation coefficient and the level of 0, 446 with category level of the clinging being. Keywords: control of Diabetes Mellitus, blood glucose levels, Diabetes MellitusAbstrak: Diabetes merupakan penyakit yang berjangka panjang maka bila diabaikan komplikasi penyakit diabetes mellitus dapat menyerang seluruh anggota tubuh yang di akibatkan dari kadar gula darah yang tidak terkontrol pada pengidap diabetes, tindakan pengendalian diabetes untuk mencegah terjadinya komplikasi sangatlah diperlukan khususnya menjaga tingkat gula darah sedekat mungkin dengan normal (Soegondo, 2009). Pengendalian diabetes dapat di lakukan dengan 4 pilar pengendalian diabetes mellitus yaitu: aktifitas fisik, perencanaan makan, perencanaan obat, dan edukasi. Terjadinya peningkatan penderita diabetes mellitus di RSUD Manembo Nembo Bitung menunjukan bahwa pencegahan dan penanganan di masyarakat belum optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengendalian diabetes mellitus dengan kadar glukosa darah pasien diabetes. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional dengan besar sampel 42 responden, pengukuran variabel menggunakan kuesioner dan lembar observasi kadar glukosa darah. Analisa statistik yang digunakan adalah Spearman Rho. Dari uji statistik yang dilakukan diperoleh hasil nilai P= 0,003 dengan tingkat kemaknaan (alfa) yang di gunakan yaitu 0,01 jadi α = 0,01 > 0,003 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pengendalian diabetes mellitus dengan kadar glukosa darah. Dengan nilai keeratan atau koefisien korelasi dan tingkat hubungan sebesar 0, 446 dengan kategori tingkat keeratan sedang. Kata Kunci: Pengendalian Diabetes Mellitus, Kadar Glukosadarah, Diabetes Mellitus
HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO Wungouw, Herlina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25166

Abstract

Abstract: The relationship of stress with incidence of insomnia in pregnant mother in Puskesmas (Society Health Service Center) Bahu, city of Manado. Stress is a dynamic condition with a sense of tension and anxiety in individuals due to the imbalance between demand and response capabilities are faced with opportunities and desired barrier marked by emotional tension that affect the mental and physical condition. Insomnia is the inability to meet the needs sleep, both in quality and quantity. The reason could be due to a physical disorder or due to mental factors such as depressed or anxious because of stress. The purpose of this study to analyze the relationship of stress with the incidence of insomnia in pregnant women at health service centers at Bahu city of Manado. The research method using purposive sampling design with cross sectional design. Sampling technique that is non probability sampling with 68 samples. Data is collected using a questionnaire. The results showed based on the statistical test Chi-Square test with a significance level of 95% (a = 0.05) are presented in the table 2x3 obtained by value p = 0.036 which is smaller than a (0.05) with Ho rejected and Ha accepted. The Conclusion there is a relationship between stress and the incidence of insomnia in pregnant women at health centers Manado Bahu. The Suggestions that a pregnant woman can understand the conditions that passed during pregnancy so that a better mother during pregnancy and regulate sleep patterns for the health of mothers and babies.Keywords: stress, insomniaAbstrak: Hubungan Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Bahu Kota Manado. Stress adalah kondisi dinamis dengan rasa tegang dan cemas pada individu dikarenakan adanya ketidakseimbangan antara tuntutan dan kemampuan respon yang dihadapkan dengan kesempatan dan pembatas yang diinginkan ditandai oleh ketegangan emosional yang berpengaruh terhadap kondisi mental dan fisik. Insomnia adalah keridakmampuan memenuhi kebutuhan tidur, baik secara kualitas maupun kuantitas. Penyebabnya bisa karena gangguan fisik atau karena faktor mental seperti gundah atau gelisah karena stres. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan stres dengan kejadian insomnia pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode penelitian menggunakaan desain purposive sampling dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu non probability sampling dengan jumlah 68 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square test Berdasarkan uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05) disajikan dalam tabel 2x3 diperoleh nilai p = 0,036 yakni lebih kecil dibandingkan α (0,05) dengan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan antara stres dengan kejadian insomnia pada ibu hamil di Puskesmas Bahu Kota Manado. Saran agar ibu hamil dapat memahami kondisi yang dilalui selama masa kehamilan sehingga ibu lebih baik selama proses kehamilan dan mengatur pola tidur untuk kesehatan ibu dan bayi.Kata kunci: Kata kunci : stres, insomnia
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN WAKTU TANGGAP PELAYANAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT MENURUT PERSEPSI PASIEN DI IGD RSUD KABUPATEN SORONG Kambuaya, Paulus Ronaldo; Kumaat, Lucky T.; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.11908

Abstract

Absract: when the patient to emergency room, the condition of the patient is unpredictable so that the accuracy and speed of the aid to the patient in ER need a standart in accordance with the competence and ability of the nurses so can guarantee emergency care at the right time response and quick handling. The aim of this research, is to know the relationship between workload of nurses and response time of nursing emergency services according to the patient perception in emergency room of Regional Hospital of Sorong. This research is using Cross Sectional method. Analysing the data are using univariate and bivariate analysis. Selecting the. Research resultshow the value of p = 0:00 of the significance level α = 0 : 05 it means that p < α so there is a relationship between workload of nurses and response time of nursing emergency services according to the patient’s perception in emergency room of Regional Hospital of Sorong. Conclusion of this research: Ha is accepted and Ho is rejected, it means that there is a significant relationsip between workload of nurses and response time of nursing emergency services according to the patient’s perception in emergency room of Regional Hospital of Sorong.Sunggestionhopefully from the result of this research can be used as information for Regional Hospital of Sorong. Keywords:Workload of Nurses, and Response Time to the Patients Abstrak: Saat pasien datang tidak bisa ditebak keadaan pasien darurat yang masuk ke IGD untuk itu Ketepatan dan kecepatan pertolongan yang diberikan pada pasien yang datang ke IGD memerlukan standar sesuai dengan kompetensi dan kemampuannya sehingga dapat menjamin suatu penanganan gawat darurat dengan response time yang tepat dan penanganan yang cepat. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk Mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong.Penelitian ini menggunakan metode Cross sectional.Analisis data terdiri dari analisis Univariat dan Bivariat. Pemilihan. Hasil penelitian menunjukkan nilai p = 0.00 dengan tingkat kemaknaan α = 0.05 hal ini menunjukkan bahwa p <α ada hubungan antara beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong. Simpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah : Ha diterima dan Ho ditolak artinya terdapat Hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan waktu tanggap pelayanan keperawatan gawat darurat menurut persepsi pasien di IGD RSUD Kabupaten Sorong. SaranKiranya dari hasil penelitian ini dapat dijadikan Sebagai bahan informasi bagi RSUD Kabupaten Sorong. Kata kunci : Beban Kerja Perawat, Waktu Tanggap Pasien
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM SELAMA DIRAWAT DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KASIH IBU MANADO Mardjun, Zulfikar; Korompis, Grace; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22901

Abstract

Abstract : Smooth breastfeeding is influenced by several factors, one of which ispsychological factors, namely anxiety. In general, postpartum mothers often experiencefatigue and mood swings such as anxiety; about themselves and about their new-born baby.This anxiety can affect the smoothness of breastfeeding in post partum mothers. The purposeof this study was to determine the relationship between anxiety and smooth release of breastmilk in post partum mothers while being treated at Mother and Baby Hospital, Kasih IbuManado. The method of this research uses cross sectional research design. The sampleconsisted of 68 respondents with a non probability sampling method with a purposivesampling technique. The results using the Chi-Square did not fulfill the requirements thuscontinued with the Fisher Exact test at the significance level of 95%, obtained by the value ρ -Value 0.001 smaller than the significant value of 0.05. In conclusion, there is a relationshipbetween anxiety and the smooth releasee of breast milk in post partum mothers while beingtreated at Kasih Ibu Hospital.Keywords : Anxiety, Smooth Release of Breast MilkAbstrak : Kelancaran pengeluaran ASI dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunyafaktor psikologis yaitu kecemasan. Pada umumnya ibu pasca persalinan sering mengalamikelelahan dan perubahan mood seperti kecemasan, cemas terhadap dirinya dan cemasmemikirkan bayinya. Kecemasan tersebut yang dapat mempengaruhi kelancara pengeluaranASI pada ibu post partum. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengankelancaran pengeluaran air susu ibu pada ibu post partum selama dirawat di Rumah Sakit Ibudan Anak Kasih Ibu Manado. Metode menggunakan desain penelitian cross sectional.Sampel terdiri dari 68 responden dengan metode pengambilan sampelsecara non probabilitysampling dengan teknik purposive sampling. Hasil dengan menggunakan uji Chi – Squaretetapi tidak memenuhi syarat dan dilanjutkan dengan uji Fisher Exact pada tingkatkemaknaan 95%, didapatkan nilai ρ – Value 0,001 lebih kecil dari nilai signifikan 0,05.Kesimpulan ada hubungan antara kecemasan dengan kelancaran pengeluaran air susu ibupada ibu post partum selama dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kasih Ibu Manado.Kata Kunci : Kecemasan, Kelancaran Pengeluaran ASI
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP C RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Pakudek, Kriska H; Robot, Fredna; Hamel, Rivelino
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5165

Abstract

Abstract: Nursing documentation is evidence of recording and reporting of nurses possessed useful for the benefit of clients, nurses and health care team in providing health services with accurate and complete data written as a nurse's responsibility. One factor that affects nurse documentation is intrinsic motivation. Purpose: Knowing the relationship of Motivation Nurse with Nursing Care Documentation Implementation in C Installation Inpatient RSUPProf. Dr. R. D. Kandou Manado. Research Methods: This research using survey method with cross sectional approach. The sampling technique using Probability Sampling with large sample 51 samples. For data analysis using Chi-square test with significance level α ≤ 0,05. Research Result: from 51 respondens who have good intrinsic motivation and complete carry out the documentation as many as 43 people, and who have less intrinsic motivation and not complete carry out the documentation as many as 3 people. p value result = 0.003 ≤ α (0,05), which means that H0 is rejected. Conclusion: There are significant relationship between motivation of nurses with nursing care documentation implementation in C installation inpatient RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Suggestion: for nurses who have good intrinsic motivation can maintain their motivation and for nurses who have less intrisic motivation, can further increase their motivation. Keywords: Motivation, Documentation Abstrak: Dokumentasi keperawatan adalah bukti pencatatan dan pelaporan yang dimiliki perawat, berguna untuk kepentingan klien, perawat dan tim kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan data yang akurat, lengkap dan tertulis sebagai tanggung jawab perawat. Salah satu factor yang mempengaruhi pendokumentasian adalah motivasi intrinsik perawat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling dengan besar sampel 51. Teknik analisa data menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil penelitian: Dari 51 responden, yang memiliki motivasi intrinsik baik dan melakukan dokumentasi dengan lengkap sebanyak 43 orang, dan yang memiliki motivasi kurang dan melakukan dokumentasi tidak lengkap sebanyak 3 orang. Hasil p value = 0,003 ≤ α (0,05) yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi perawat dengan pelaksanaan dokumentasi asuhan keperawatan di instalasi rawat inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran: Diharapkan perawat yang memiliki motivasi intrinsik baik dapat mempertahankan motivasinya dan bagi perawat yang memiliki motivasi kurang, dapat lebih meningkatkan motivasi dalam dirinya. Kata Kunci : Motivasi, Dokumentasi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKAMBUHAN PENYAKIT REMATIK DI WILAYAH PUSKESMAS BEO KABUPATEN TALAUD Bawarodi, Fera; Rottie, Julia; Malara, Reginus T.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15955

Abstract

Abstrak : Rheumatic is a chronic systemic inflammatory disease that attacks the joints, especially the synovialjoints. Factors that can cause the occurrence of rheumatic recurrence is the level of knowledge, work / activityand diet.The Purpose of this research was to knowing the factors related to the recurrence of rheumaticdiseases in Community Health Center Beo District Talaud. Design Research used cross sectional study whichthe data related to independent variable or risk and independent variable consequence collated in the sametime. Tehnique Sampling that is total sampling is 32 samples. Statistical Test Result Chi-Square test withconfidence level of 95% (a = 0,05) and obtained p value 0,002 < 0,05 and 0,004 < 0,05 and p value 0,017 <0,05. Conclussion there are correlation factors the level of knowledge, work / activity and eating patterns withthe recurrence of rheumatic diseases in Community Health Center Beo District Talaud.Keywords: Level of Knowledge, Occupation/Activity, Diet, Rheumatic Recurrence.Abstrak : Rematik adalah suatu penyakit inflamasi sistemik kronis yang menyerang persendian terutama sendisinovial. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kekambuhan rematik adalah tingkat pengetahuan,pekerjaan / aktivitas dan pola makan. Tujuan Penelitian Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankekambuhan penyakit rematik di Wilayah Puskesmas Beo Kabupaten Talaud. Desain Penelitian inimenggunakan cross sectional yaitu dengan data yang menyangkut variabel bebas atau resiko dan variabelterikat atau akibat akan dikumpulkan dalam waktu bersamaan. Teknik Pengambilan Sampel menggunakansampling jenuh / total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang. Hasil Uji Statistik Chi-Square testdengan tingkat kepercayaan 95% (a = 0,05) dan diperoleh p value 0,002 < 0,05 dan 0,004 < 0,05 dan p value0,017 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan tingkat pengetahuan, pekerjaan/aktivitas dan pola makandengan kekambuhan penyakit rematik di Wilayah Puskesmas Beo Kabupaten Talaud.Kata Kunci: Rematik, Tingkat Pengetahuan, Pekerjaan/Aktivitas, Pola Makan
1 HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU MANADO Tambuwun, Ficher; Ismanto, Amatus Yudi; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8035

Abstract

ABSTRAK:Diare adalah defekasi encer lebih dari tiga kali sehari, dengan atau tanpa darah dan/atau berlendir dalam feses, Diare disebabkan oleh faktor infeksi, malabsorbsi (gangguan penyerapan zat gizi), makanan dan faktor psikologis. Kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado menempati peringkat ke 6 dari 10 penyakit yang menjadi prioritas.Tujuan penelitian ini untuk Mengidentifikasi sanitasi lingkungan pada anak usia sekolah di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado dan untuk Menganalisis hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak sekolah dasar.Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden yang dapat digunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectionaldan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan lembar kuesioner.Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak usia sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado. Saran untuk penelitian lain kiranya dapat meneliti mengenai faktor-faktor lain seperti makanan, budaya, mencuci tangan yang dapat mengakibatkan diare.Kata Kunci :Sanitasi Lingkungan, anak usia sekolah
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI BAYI PADA USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU MANADO Datesfordate, A. Halil; Kundre, Rina; Rottie, Julia V.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.16930

Abstract

Abstract. Nutrition is very important in the growth of children. The goal of good nutrition is to achieve adequate child growth. The purpose of this research is to know the relation of complementary feeding of mother's milk (MP-ASI) with baby's nutritional status at 6-12 months age in working area of Bahu Manado Puskesmas. Samples in this study were 79 mothers who had infants at 6-12 months of age in the working area of Bahu Manado Puskesmas. The research design used was analytic observational research with cross sectional approach. Based on chi-square test, there was a significant correlation between the provision of MP-ASI and infant nutritional status in the work area of puskesmas manado. The conclusions of the study showed that there was a relationship of complementary feeding of breast milk (MP-ASI) with infant nutritional status at 6-12 months in the working area of Bahu Manado Puskesmas. This conclusion for further research can be expected to be a reference for more research on the provision of MP-ASI with nutritional status. Keywords: MP-ASI and Nutritional Status Abstrak. Gizi sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pemberian gizi yang baik adalah mencapai tumbuh kembang anak yang adekuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dengan status gizi bayi pada usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Sampel pada penelitian ini 79 ibu-ibu yang memiliki bayi pada usia 6-12 bulan diwilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi di wilayah kerja puskesmas manado. Kesimpulan dari penilitian menunjukan bahwa terdapat hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dengan status gizi bayi pada usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat diharapkan dapat menjadi rujukan untuk lebih banyak lagi penelitian tentang pemberian MP-ASI dengan status gizi. Kata Kunci : MP-ASI dan Status Gizi
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KEJADIAN STRES PASCA BENCANA ALAM PADA MASYARAKAT KELURAHAN TUBO KOTA TERNATE Asnayanti, Asnayanti; Kumaat, Lucky; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2164

Abstract

Abtract: Coping mechanism sapattern oftension to hold him that thre a tens (self defense/maladaptive) or to solv ethe problems faced (adaptive coping mechanisms). Stress is a condition produced by environmental change accepted as something that opposes, threat zenordestroy the balance ofone's equilibrium. Natural disasteris beyond the capacity of ecological disturbance group of living adjus tment to the environment. The purpose of research to determine the relationship of mechanism after natura ldisasters with the incidence of stress coping oncommunities in Tubo Ternate city. The study design was descriptive cross sectional with analytic approach. The research was carried outstarting from July 3th to 26th, witha total sample of 50 respondents. Keywords: coping mechanisms, stress, natural disasters Abstrak: Mekanisme koping adalah suatu pola untuk menahan ketegangan yang mengancam dirinya (pertahanan diri/maladaptif) atau untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi (mekanisme koping adaptif).Stress adalah suatu keadaan yang dihasilkan oleh perubahan lingkungan yang diterima sebagai suatuhal yang menentang, mengancam atau merusak terhadap keseimbangan ekuilibrium seseorang. Bencana alam adalah gangguan ekologis yang melampaui kapasitas penyesuaian sekolompok mahluk hidup dengan lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kejadian stress pasca bancana alam pada masyarakat di Kelurahan Tubo Kota Ternate. Desain penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 3-26 Juli, dengan jumlah sampe lsebanyak 50 responden. Kata kunci :Mekanisme koping, stress, bencana alam
HUBUNGAN STATUS SOSIO DEMOGRAFI DAN STATUS AKADEMIK ANAK DENGAN KEMANDIRIAN ANAK RETARDASI MENTAL DI SLB YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT MANADO Situmeang, Jenny Puspita Sari; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12919

Abstract

Abstract:Mental retardation is a condition with the characteristics of patients who have the intelligence level(IQ) is below the average, difficult to communicate,care for themselves, making decision, do recreation, working, be healthy and safety. The objective of this study was to know the relationship status of socio-demographic and academic status with the independence of mental retarded children at SLB YPAC Manado. This research using by cross sectional method. Collecting Data using by observation sheet and school report cards of children. The sampling method is purposive sampling. Total of sample is 50 respondents consists of children who have dependent independence and independent. Analysis were processed by chi-square test for probability of 95% (α=0,05). The results showed the status of socio-demographic: age (p= 0081), education (p= 0.120), occupation (p= 0.254) and academic status (p= 0.000). Conclusion: there is no relationship between socio-demographic status with the independence of mental retarded children, and there is a relationship between the academic status with the independence of mental retarded children. Suggestion: for health workers, this study can be used as a basic nursing services specifically for psyche nursing care and especially to parents who have children with mental retardation have mild to very severe. Keywords: Socio-Demographic, Academic, Independent mental retarded child Abstrak:Retardasi mental adalah suatu kondisi yang karakteristik penderitanya memiliki tingkat kecerdasan (IQ) dibawah rata-rata, sulit dalam berkomunikasi, mengurus diri sendiri, mengambil keputusan, rekreasi, pekerjaan, kesehatan dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status sosio demografi dan status akademik dengan kemandirian anak retardasi mental di SLB YPAC Manado. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Data diambil menggunakan lembar observasi/ raport anak retardasi mental. Metode pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Jumlah sampel 50 responden yaitu anak yang memiliki tingkat kemandirian tergantung dan mandiri. selanjutnya data dianalisa menggunakan uji Person chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0.05). Hasil penelitian menunjukan status sosio demografi: Usia (p=0.081), Pendidikan (p=0.120), pekerjaan (p=0,254) dan status akademik: (p=0,000). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara status sosio demografi dengan kemandirian anak retardasi mental, dan terdapat hubungan antara status akademik dengan kemandirian anak retardasi mental. Saran :bagi tenaga kesehatan Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pemberian pelayanan keperawatan secara khusus pelayanan keperawatan Jiwa, khususnya pada Orang tua yang memiliki anak retardasi mental yang ringan sampai yang sangat berat. Kata Kunci:Sosio Demografi, Akademik, Kemandirian Anak Retardasi Mental