cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN KEJADIAN MALARIA DAN KECACINGAN DENGAN KADAR FERITIN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA Buhang, Sri M.; Mayulu, Nelly; Rottie, Julia
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2239

Abstract

Abstract The 6 th goals of MDGs are combat HIV/AIDS, malaria and other diseases. Malaria is endemic disease that is find in around the world, especially in tropical area. Children are the highest risk group that can be attacked by malaria. Beside malaria there are soil transmitted helminthes still become public health problem and neglected by public in tropical area. infected by soil transmitted helminthes to children might be caused anemia and deficiency of iron that affecting contents of ferritin functions are as irons back up ferritin and iron could be mobilized utilized in hemoglobin production. Another function of ferritin are as body immunity and anti-oxidant. Objective. This  research aims to find out relationship between malaria and  worms  with ferritin contents. Methods. This research method was (cross sectional) with simple random sampling. There were 110 samples in this research. Univariate  analysis by using SPSS and bivariate analysis  were  processed  by chi- square test  for probability of 95% (α= 0,005) Results. Based on laboratory  analysis showed  that  22 samples are diagnosed positive for worms, 88 sample are diagnosed positive for worms 88 sample are diagnosed negative worms. From 22 children are positive for worms, 19 children are deficiency of  ferritin. 9 samples  are positive for  malaria and 101 sample are negative. From 9 children are negative for malaria 5 children are deficiency of ferritin. Conclusions: there was no relationship between  malaria and with ferritin contents (p 0,452) and there was relationship worms with ferritin contents (p 0,000) Keywords: malaria, worms, ferritinAbstrak salah satu tujuan dari MDGs  memberantas penyebaran malaria dan penyakit-penyakit utama lainnya, Malaria merupakan penyakit Endemis yang dijumpai diseluruh dunia, terutama didaerah tropis. Kelompok resiko terserang malaria yaitu anak-anak. selain malaria yang masih menjadi permasalahan global, Soil transmited helminthes masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang luas dan juga  diabaikan,  terutama  di daerah pedesaan tropis di seluruh dunia. Infeksi  Soil transmited Helminths pada anak-anak dapat menyebabkan  anemia dan  kekurangan zat besi yang mempengaruhi kadar feritin. Salah satu fungsi dari feritin yaitu sebagai cadangan zat besi dan besi dapat dimobilisasi dan digunakan dalam produksi hemoglobin. Fungsi lain dari feritin sebagai Sistem Pertahanan tubuh dan anti oksidant Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kejadian malaria dan kecacingan dengan kadar feritin metode Penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 responden yang diambil secara acak sederhana. Selanjutnya data yang terkumpul diolah dengan bantuan komputer program SPSS versi 19 untuk dianalisa dengan uji chi-square (x2) pada tingkat kemaknaan 95% (α0,05). Hasil: dari 110  berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terdapat 22 sampel yang positif kecacingan dan 88 sampel yang negatif kecacingan dari 22 yang posif kecacingan terdapat19 anak yang kadar feritinnya kurang, 9 sampel yang positif malaria dan 101 yang negatif malaria dimana dari 9 anak yang negatif malaria 5 anak yang kadar feritinnya kurang. Kesimpulan  tidak terdapat hubungan antara kejadian malaria dengan kadar feritin dimana ρ= 0,452 dan terdapat hubungan kecacingan dengan kadar feritin dimana ρ= 0,000 Kata Kunci: kejadian malaria, kecacingan, kadar feritin
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DEMENSIA PADA LANSIA DI DESA TUMPAAN BARU KECAMATAN TUMPAAN AMURANG MINAHASA SELATAN Tumipa, Seryl Yohana; Bidjuni, Hendro; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14897

Abstract

Dementia is cognitive decline such severity that interferes with daily living activities and social activities. Cognitive decline in dementia usually begins with the decline of memory. Ignorance factor, both from the family, community or health worker parties regarding signs and symptoms of dementia, It can cause dementia are often undetectable and slow to handle. Family support makes a family is able to work with a wide range of intelligence and reason, that will improve health and their adaptation in the life. The purpose of this research is to analyze the relationship of family support with the incidence of dementia in the elderly in the village of Tumpaan Baru, Kec. Tumpaan, Amurang, South Minahasa. Research methods use a analytic descriptive with cross sectional design. Sampling in research is purposive sampling with a total of 71 samples. Data collection is carried out using a questionnaire. Data processing use a pearson chi square correlation test with a significance level of 95% (α = 0.05). The research indicates there is a relationship with the family support incident dementia (p = 0.002). Conclusion is a Family Support relationship with incidence of Dementia in the Elderly in the village of Tumpaan Baru Clinics Tumpaan, South Minahasa. Keywords: family support, dementia. Demensia adalah kemunduran kognitif yang sedemikian beratnya sehingga mengganggu aktivitas hidup sehari-hari dan aktivitas sosial. Kemunduran kognitif pada demensia biasanya diawali dengan kemunduran memori/daya ingat. Faktor ketidaktahuan, baik dari pihak keluarga, masyarakat maupun pihak tenaga kesehatan mengenai tanda dan gejala demensia, dapat menyebabkan demensia sering tidak terdeteksi dan lambat ditangani. Dukungan keluarga menjadikan keluarga mampu berfungsi dengan berbagai kepandaian dan akal, sehingga akan meningkatkan kesehatan dan adaptasi mereka dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan kejadian demensia pada lansia di Desa Tumpaan Baru Kecamatan Tumpaan Minahasa Selatan. Metode penelitian yang di gunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 71 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji korelasi pearson chi square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kejadian demensia (p = 0,002). Kesimpulan terdapat hubungan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Demensia Pada Lansia di Desa Tumpaan Baru Puskesmas Tumpaan Minahasa Selatan. Kata kunci: Dukungan Keluarga, Demensia
HUBUNGAN STRES DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER V (LIMA) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Manarisip, Cindy K; Kepel, Billy J; Rompas, Sefty S
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6918

Abstract

Abstract : Acne vulgaris is a skin disease that is often a problem for adolescents and young adults. Many risk factors that may affect the incidence of this disease, such as genetic factors, hormonal, stress, Propionibacterium acnes microorganisms, and other environmental factors. Conditions of stress and emotional disorders may exacerbate acne. increased production of androgens from the adrenal glands and sebum, even fatty acids in sebum increases. The aim of research to analyze the relationship between stress and the incidence of acne vulgaris. The method used is analytic by using case control approach. The sampling technique in this study is simple random sampling with 36 samples. Data collected by distributing questionnaires and observations. Data analysis using chi square test, at 95% significance level (α 0.05). The results showed that (50.0%) of respondents suffering from acne vulgaris and most students experience stress as much (99.9%). Test statistics of the stress and the incidence of acne vulgaris find the p-value = 0.037. This means that the p-value is smaller than α = 0:05. This conclusion indicates that there is a relationship between stress and the incidence of acne vulgaris in the Fifth Semester Students, Study Program of Nursing Science University of Sam Ratulangi Manado. Keywords: Stress, Acne vulgaris. Abstrak : Acne Vulgaris adalah salah satu penyakit kulit yang sering menjadi masalah bagi remaja dan dewasa muda. Banyak faktor resiko yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit ini, seperti faktor genetik, hormonal, stres, mikroorganisme Propionibacterium Acnes, dan faktor lingkungan lainnya. Kondisi stres dan gangguan emosi dapat menyebabkan eksaserbasi acne ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon androgen dari kelenjar adrenal dan sebum, bahkan asam lemak dalam sebum pun meningkat. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan stres dengan kejadian acne vulgaris. Metode penelitian yang digunakan yaitu analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu simple random sampling dengan jumlah 36 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji chi square, pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (50,0%) responden menderita acne vulgaris dan sebagian besar mahasiswa mengalami stres sebanyak (99,9%). Uji statistika dari stres dan kejadian acne vulgaris mendapati pvalue= 0,037. Ini berarti bahwa nilai p lebih kecil dari α=0.05. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara stres dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester V (Lima) Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sam Ratulangi Manado. Kata kunci : Stres, Acne vulgaris.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN PERAWATAN LUKA PASCA BEDAH SECTIO CAESAREA (SC) DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN DI RUANG INSTALASI RAWAT INAP KEBIDANAN DAN KANDUNGAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MANADO Rahim, Wahyuni Abd.; Rompas, Sefti; Kallo, Vandri D.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22890

Abstract

Abstract: Caesarean section is defined as the birth of the fetus through an incision in theabdominal wall and uterine wall. The knowledge mother after giving birth with sectioncaesarean regarding nursing determine the ability of the mother to take care of herselfindependently so that the mother is able to monitor change that occur in her after giving abirth. The purpose of this research was to determine the relationship between the knowledgeof wound care postoperative caesarean section with the level of ndependance of patients in theobstetric and gynecology inpatient installation room at Bhayangkara Hospital, Manado.Research design of this research uses a type of descriptive research with a cross sectionalapproach. The number of samples were 32 people with purposive sampling technique. Thedata was collected using questionnaire and the analysis of the data using Fishers Exactstatistical test. The results showed that the knowledge of wound care in postoperativecaesarean section mothers was good (81,2%), most of them had independent levels ofindependence (65,6%) and were less independent (34,4%) and where p = 0,011 < 0,05.Conclusion there is a significant relationship between knowledge of wound care postoperativesection caesarean with the level of independence of patients at the nursing room of theBhayangkara Hospital, Manado.Keywords: Wound Care, Caesarean Section, Level of IndependenceAbstrak: Sectio caesarea didefinisikan sebagai lahirnya janin melalui insisi didindingabdomen dan dinding uterus. Pengetahuan ibu setelah melahirkan dengan sectio caesareamengenai perawatan dapat menentukan kemampuan ibu dalam merawat diri secara mandirisehngga ibu mampu memantau perubahan yang terjadi pada dirinya setelah melahirkan.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perawatanluka pasca bedah sectio caesarea dengan tingkat kemandirian pasien di ruang Instalasi RawatInap Kebidanan dan Kandungan RS Bhayangkara Manado. Desain Penelitian jenis penelitianini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel32 orang dengan menggunakan teknik sampel purposive sampling. Alat pengumpulan datasberupa kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik Fishers Excat. Hasil Penelitiandidapatkan bahwa pengetahuan perawatan luka pada ibu pasca bedah sectio caesarea baik(81,2%), sebgaian besar memiliki tingkat kemandirian mandiri (65,6%) dan kurang mandiri(34,4%) dan dimana p = 0,011 < 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antarapengetahuan perawatan luka pasca bedah sectio caesarea dengan tingkat kemandirian pasiendi ruang instalasi rawat RS Bhayangkara Manado.Kata Kunci: Perawatan Luka, Sectio Caesarea, Tingkat Kemandirian
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA ANAK LAKI-LAKI USIA 15-17 TAHUN DI KELURAHAN TANAH RAJA KOTA TERNATE Kharie, Runi Rahmatia; Pondaag, Linnie; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i1.4056

Abstract

Abstract : 4000 types of cigarettes contain toxins that harm the body  and is the cause of various diseases. Deployment of smokers are also highest in the age of the child and adolescen. Rescarch purpose to identify parenting and smoking behavior and analize parenting of parents relationship with smooking behavior in boys aged 15-17 years in Tanah Raja of Ternate. Study design is corelation study approach by using cross sectional. The selection of samples with purposive sampling totaling 34 pairs of respondents. The result of the study showed an association between parenting parents and smooking behavior in boys aged 15-17 years in Tanah Raja of Ternate, p=0,003 (< α 0,05). Key words : Parenting, smooking Abstrak : Rokok mengandung 4000 jenis racun yang membahayakan tubuh dan merupakan penyebab berbagai macam penyakit. Tingkat penyebaran perokok terdapat juga paling tinggi pada usia anak dan remaja. karakter anak akan terbentuk sesuai dengan pola asuh dari orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola asuh orang tua dan perilaku merokok  dan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada anak laki-laki usia 15-17 tahun Di Kelurahan Tanah Raja Kota Ternate. Desain dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tekhnik sampling yaitu purposive sampling dengan sampel berjumlah 34 pasang responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada anak laki-laki usia 15-17 tahun dengan nilai p=0,003 (< α 0,05). Kata kunci : Pola asuh, perilaku merokok.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN GADGET DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA SISWA SISWI DI SMA NEGERI 1 KAWANGKOAN Mawitjere, Omega T.; Onibala, Franly; Ismanto, Yudi A.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15827

Abstract

Abstract : Gadget’s use in children include eye disorder, brain disorder, closed personality, radiationexposure, and sleep disorders or insomnia. Insomnia is a sleep disorder where the symptoms experienced by a person who has difficulty to sleep or difficulty staying asleep, frequent awakening from sleep. The purpose of this research to determine the relationship between duration of gadgets use with the incidence of insomnia on students at SMAN 1 Kawangkoan. The design of the research is using analytic design with cross sectional approach. The sample is using purposive sampling with the number of samples of 39 people. Result using chi-square statistical test and get ρ value 0.002 <α = 0.05. The conclusion, there is a significant relationship between duration of gadgets use with the incidence of insomnia on students at SMAN 1 Kawangkoan. Suggestion of this research can be used as a source of information and reference for the students in order to maintain health by controlling the use of gadgets to avoid sleep disorders (insomnia).Keywords : Duration Of Gadgets Use, Incidence Of InsomniaAbstrak: Pengguna gadget pada anak antara lain kesehatan mata terganggu, kesehatan otak terganggu, menjadi pribadi tertutup, terpapar radiasi, dan gangguan tidur atau insomnia. Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur dimana gejala yang dialami oleh seseorang yang mengalami kesulitan untuk tidur atau kesulitan untuk tetap tidur, sering terbangun dari tidur. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Kawangkoan. Desain Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan purposive sampling sesuai dengan sampel yaitu 39 orang. Hasil Penelitian menggunakan uji statistik chi-square diperoleh nilai ρ = 0,002 < α = 0,05. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan lama penggunaan gadget dengan kejadian insomnia pada siswa-siswi di SMA Negeri 1 Kawangkoan. Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber informasi serta bahan acuan khususnya siswa-siswi agar dapat menjaga kesehatan dengan mengkontrol penggunaan gadget agar tidak terjadi gangguan tidur (insomnia).Kata Kunci : Lama Penggunaan Gadget, Kejadian Insomnia
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI DESA BATU KECAMATAN LIKUPANG SELATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA Sampelan, Indah; Kundre, Rina; Lolong, jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8023

Abstract

Abstrak : Dukungan keluarga yang optimal mendorong kesehatan para lansia meningkat. Bagian dari dukungan sosial adalah cinta dan kasih sayang yang harus dilihat secara terpisah sebagai bagian asuhan dan perhatian dalam fungsi efektif keluarga. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari di desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara. Desain penelitian adalah Analitik Observasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara, yang berjumlah 172 orang dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat nyata antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari (p=0.003). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori baik sebanyak 44 (69.8%) responden, dan kemandirian lansia yang sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu 41 (65.1 %) responden, maka dari itu sebaiknya keluarga agar selalu memberikan dukungan kepada lansia agar kemandirian lansia lebih baik.Kata kunci: Dukungan Keluarga, Kemandirian lansia
HUBUNGAN PERAN PARAWAT SEBAGAI CARE GIVER DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN INSTALASI GAWAT DARURAT DI RSU. GMIBM MONOMPIA KOTAMOBAGU KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Gobel, Merry Gledis Sixten; Mulyadi, Ns; Malara, Reginus T.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12881

Abstract

Abstrack: Patient satisfaction is a patient's level of feeling that arise as a result of healthcare obtained after patients comparing it to what he expected. Nurse’s role as care giver is a role in providing nursing care either directly or indirectly to a patient with a problem solving approach in accordance with the method and the nursing process. The purpose of this study was to analyze the relationship of nurse’s role as care giver with patient satisfaction level. The research method is used descriptive analytic with cross sectional design.The sampling technique in research is saturated sampling with 31 samples. Data collected by using a questionnaire. The results based on statistical spearman test with 95% significance level (ɑ ≤ 0,05) obtained by value p = 0,000 which is smaller than ɑ (0,05) with Ho rejected and Ha accepted. Conclusion there is a meaningful relationship between nurse’s role as care giver with patient satisfaction level in the emergency department RSU. GMIBM Monompia Kotamobagu Bolaang Mongondow district. The advice for nurses to continue to enhance its role as a provider of nursing care and can improve the planning of nursing will be done about the relationship nurse's role as a care giver at patient satisfaction level. Key Word : Role of Nurses, Care Giver, Patient Satisfaction Levels. Abstrak: Kepuasan pasien merupakan suatu tingkat perasaan pasien setelah pasien membandingkannya dengan apa yang diharapkannya. Peran perawat sebagai care giver merupakan peran dalam memberikan asuhan keperawatan dengan pendekatan pemecahan masalah sesuai dengan metode dan proses keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kepuasan pasien instalasi gawat darurat di RSU. GMIBM Monompia Kotamobagu Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu sampling jenuh dengan jumlah 31 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan uji spearman dengan tingkat kemaknaan 95% (ɑ ≤ 0,05) diperoleh nilai p = 0,000 yakni lebih kecil dibandingkan ɑ (0,05) dengan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan terdapat hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kepuasan pasien instalasi gawat darurat di RSU. GMIBM Monompia Kotamobagu Kabupaten Bolaang Mongondow. Saran diharapkan bagi perawat agar tetap terus meningkatkan perannya sebagai pemberi asuhan keperawatan agar dapat mengembangkan pelayanan kesehatan dengan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang semakin baik dengan intervensi yang akan dilakukan tentang hubungan peran perawat sebagai care giver dengan tingkat kepuasan pasien. Kata Kunci : Peran Perawat, Care Giver, Tingkat Kepuasan Pasien.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DENGAN PERILAKU MENCARI PERTOLONGAN PADA KELUARGA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA DI KOTA TERNATE Masita, Sriyani; Buanasari, Andi; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24351

Abstract

Abstrack : Believe is the willingness of a party to trust the other party based on the expectation that the other party will take certain important actions to heal the family member. Help seeking behavior of individuals or groups who make a way to seek help, treatment in the community an be done by means of bringing individuals to helath services, help from sharmans or other alternatives The purpose of this study was to determine the relationship of trust with behavior seeking help in families of people with mental disorders in Ternate City. the method of This research uses descriptive analytic research design. Sampling technique uses purposive sampling technique with a total sample of 124 respondents. Results Spearman correlation test obtained significant value trust with help seeking behavior 0,000. The conclusions of the results of this study indicate that there is a relationship between stigma and trust with behavior seeking help in people with mental disorders a families.Keywords: Mental disorders, trust, help seeking behaviorAbstrak : Kepercayaan adalah kesediaan suatu pihak untuk mempercayai pihak lain didasarkan pada harapan bahwa pihak lain tersebut akan melakukan tindakan tertentu yang penting untuk menyembuhkan anggota keluarganya. Perilaku mencari pertolongan adalah suatu perilaku individu atau kelompok yang melakukan suatu cara untuk mencari pertolongan. Pengobatan di masyarakat bisa dilakukan dengan cara membawa individu ke pelayanan kesehatan, pertolongan dukun atau alternatif lainya. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara kepercayaan dengan perilaku mencari pertolongan pada keluarga orang dengan gangguan jiwa di kota Ternate. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik. Teknik pengambilan Sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 124 responden. Hasil dengan menggunakan uji spearman korelasi didapatkan nilai signifikan kepercayaan dengan perilaku mencari pertolongan 0,000. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kepercayaan dengan perilaku mencari pertolongan pada keluarga orang dengan gangguan jiwa.Kata kunci : Gangguan jiwa, kepercayaan, perilaku mencari pertolongan
HUBUNGAN FACEBOOK ADDICTION DISORDER (FAD) DENGAN PERILAKU ASERTIF REMAJA DI SMA KRISTEN 1 TOMOHON Polii, Gloria Gratia; Bidjuni, Hendro; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5213

Abstract

Abstract: Facebook addiction means spending excessive amounts of time on Facebook. Psychologically, the negative effects of facebook addiction can be divided into : Personal anti-social and Dualism personality. The purpose of this study was to determine the correlation between Facebook Addiction Disorder (FAD) with assertive behaviour of adolescent in Christian High School 1 Tomohon. The design of this study was conducted with cross sectional method, populations are all of the student in eleventh grade who have an active facebook account, selecting samples with purposive sampling. Analysis data using SPSS version 20 with chi-square test to determine the correlation between facebook addiction disorder with assertive behaviour of adolescent. Result of the study the prevalence of facebook addiction disorder in Christian Senior School 1 Tomohon in low categories and assertive behavior in good categories. The conclusion is there is a correlation between facebook addiction disorder with assertive behaviour of adolescent that obtained value (p=0,000 <α0,05). The advice is to reduce the use of smartphone/gadget while learning and adhering to the rules at school. Keywords : Facebook Addiction Disorder, Assertive Behaviour Abstrak: Facebook addiction berarti menghabiskan jumlah waktu yang berlebihan di facebook. Facebook merupakan situs jejaring sosial yang mudah digunakan, dan yang paling penting adalah mempunyai efek mencandu. Secara psikologis, dampak negatif kecanduan facebook dapat dibagi atas: Pribadi yang anti sosial dan Dualisme kepribadian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Facebook Addiction Disorder (FAD) dengan Perilaku Asertif Remaja di SMA Kristen 1 Tomohon. Desain penelitian ini dilaksanakan dengan metode cross sectional, populasi semua siswa kelas XI yang mempunyai akun facebook aktif, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Jumlah sampel 69 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan SPSS versi 20, dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95%(α 0,05) untuk mengetahui hubungan Facebook Addiction Disorder (FAD) dengan perilaku asertif remaja. Hasil penelitian yaitu prevalensi FAD di SMA Kristen 1 Tomohon dalam kategori rendah dan perilaku asertif dalam kategori baik. Kesimpulan ialah ada hubungan Facebook Addiction Disorder (FAD) dengan perilaku asertif remaja diperoleh nilai (p=0,000 <α0,05). Saran ialah mengurangi pengggunaan smartphone/gadget saat belajar dan menaati aturan disekolah. Kata kunci : Facebook Addiction Disorder, Perilaku asertif