cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN WAKTU TUNGGU DENGAN KECEMASAN PASIEN DI UNIT GAWAT DARURAT RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Tambengi, Henny; Mulyadi, Ns; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14854

Abstract

ABSTRACT: One form of service quality often complained of patients is the waiting time. The waiting time is the time the patient arrives at the emergency room starting from registration to the administration or from the triage process to completion of service in the ER. Waiting can provide an emotional reaction to the patient, such as anxiety. The purpose of this study was to determine the relationship with the patient's anxiety waiting time at IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Samples are 40 respondents in the can by using the technique of accidential sampling. Design of descriptive analytic research with cross sectional approach and the data collected from respondents using STAI anxiety questionnaire and observation sheet. Chi square test research results obtained by the significant value of p = 0.011 <0.05. These results indicate that there is a relationship between the waiting time with the anxiety of patients in the Emergency Department RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Recommendations for further research are expected to investigate more about the influence of the first visit in the ER with a patient's anxiety level. Keywords: Waiting time, anxiety ABSTRAK: Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan pasien adalah waktu tunggu. Waktu tunggu adalah waktu pasien tiba di IGD yang dimulai dari pendaftaran sampai administrasi atau dari proses triase sampai selesai pelayanan di IGD. Menunggu dapat memberikan suatu reaksi emosional bagi pasien, seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu tunggu dengan kecemasan pasien di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Sampel berjumlah 40 responden yang di dapat dengan menggunakan teknik accidential sampling. Desain penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kusioner kecemasan STAI dan lembar observasi. Hasil penelitian uji chi square diperoleh nilai signifikan p = 0,011 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara waktu tunggu dengan kecemasan pasien di Unit Gawat Darurat RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih lanjut tentang pengaruh kunjungan pertama di UGD dengan tingkat kecemasan pasien. Kata Kunci : Waktu tunggu, kecemasan
EVALUASI HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 : LITERATUR REVIEW Runtuwarow, Rensi R.; Katuuk, Mario E.; Malara, Reginus T.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 8, No 2 (2020): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v8i2.32321

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus (DM) is a serious public health problem. Where this disease is one of the highest diseases of the four non-communicable diseases. In this DM disease if not treated properly will produce in complications with serious illness. Objective. The purpose of this study was to evaluate the relationship between family support and the quality of life of people with type 2 diabetes mellitus. The method. Used literature review to compile this literature review was to search through an electronic database. The article search was carried out using the keywords Family Support, Quality Of Life, Diabetes mellitus type 2, which was traced through Google Scholar and Pubmed. 945 articles were identified and published from 2015-20120. Out of 945 articles, only  4 articles met the requirements to be analyzed. Results. Based on the articles that have been reviewed show that family support is very important in overcoming the quality of life of people with type 2 diabetes and one in four articles found no results and three of the four articles information. Conclusion. Literature review evaluation results can be concluded from two major themes namely family support and quality of life having their respective categories obtained according to the analysis that researchers conducted. 90% of the results of these four articles show a relationship between family support and the quality of life of people with type 2 diabetes. Keywords: Family Support, Quality of Life, Diabetes Mellitus Type 2. AbstrakDiabetes Melitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius. Dimana penyakit ini menjadi salah satu penyakit tertinggi dari empat penyakit tidak menular. Pada penyakit DM ini apabila tidak ditangani dengan baik akan mengakibatkan timbulnya komplikasi dengan penyakit yang serius. Tujuan Penelitian untuk mengevaluasi hubungan dukungan keluarga dan kualitas hidup penderita diabetes mellitus tipe 2. Metode literature review, yang digunakan untuk menyusun tinjauan pustaka ini adalah dengan mencari melalui database elektronik. Pencarian artikel dilakukan dengan menggunakan kata kunci Family Support, Quality Of Life, Diabetes mellitus type 2 yang ditelusuri melalui Google Scholar dan Pubmed. Didapatkan 945 artikel yang diidentifikasi dan dipublikasikan dari tahun 2015-20120. Dari 945 artikel hanya 4 artikel yang memeuhi syarat untuk dianalisis. Hasil berdasarkan artikel-artikel yang telah ditinjau menunjukan bahwa dukungan keluarga sangat berperan penting dalam mengatasi kualitas hidup dari penderita DM tipe 2 dan satu dari empat artikel menemukan hasil tidak ada buhungan dan tiga dari keempat artikel memberikan hasil adanya hubungan. Kesimpulan hasil evaluasi tinjauan pustaka dapatdisimpulkan dari dua tema besar yaitu dukungan keluarga dan kualitas hidup memiliki kategorinya masing-masing yang diperoleh menurut analisis yang peneliti lakukan. 90% hasil dari keempat artikel ini menunjukan adanya hubungan dukungan keluarga dan kualitas hidup penderita DM tipe 2.Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Diabetes Melitus Tipe 2
PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP KESTABILAN POLA NAPAS PADA PASIEN TB PARU DI IRINA C5 RSUP PROF Dr. R. D. KANDOU MANADO Majampoh, Aneci Boki; Rondonuwu, Rolly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6696

Abstract

Abstract: Provision of Semi-fowler’s position at pulmonary tuberculosis patients have been conducted as one way to help reduce shortness of breathing. The right position for patients with cardiopulmonary disease is given Semi-Fowler’s position with degree of slope 30-45°. Purpose to know effect of Semi-Fowler’s position on the stability of breathing pattern in patients with pulmonary tuberculosis. Method quantitative research with pre-experimental research type, one group pre-post test design by using total sampling technique. Sample of 40 respondents. Data collected using observation sheet and SOP Semi-Fowler’s position. Data were processed using computer program Wilcoxon Signed Ranks Test at 95% significance level (α 0,05). Result respiratory frequency before being given a Semi-Fowler’s position, including the frequency of moderate to severe shortness of breathing and respiratory frequency after being given the Semi-Fowler’s position including normal breathing frequency. Conclusion effect of Semi-Fowler’s position against the stability of breathing pattern on pulmonary tuberculosis patient with p value = 0,000. Recommendation Releasing evidence based practice, especially in the management of pulmonary tuberculosis patient that experience shortness of breath to improve quality of breathing with nonpharmacological therapy. Keyword: Semi-Fowler’s, Stability Breathing Pattern. Abstrak: Pemberian posisi semi fowler pada pasien TB paru telah dilakukan sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi sesak napas. Posisi yang tepat bagi pasien dengan penyakit kardiopulmonari adalah diberikan posisi semi fowler dengan derajat kemiringan 30 - 45°. Tujuan untuk diketahui pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap kestabilan pola napas pada pasien TB paru. Metode kuantitatif dengan jenis penelitian praeksperimental desain satu kelompok pre-post test, tekhnik total sampling. Sampel 40 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi dan SOP pemberian posisi semi fowler. Data diolah dengan program komputer uji Wilcoxon Signed Ranks Test tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian frekuensi pernapasan sebelum diberikan posisi semi fowler termasuk frekuensi sesak napas sedang sampai berat dan frekuensi pernapasan setelah diberikan posisi semi fowler termasuk frekuensi pernapasan normal. Simpulan Terdapat pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap kestabilan pola napas pada pasien TB paru dengan nilai p value = 0,000. Rekomendasi Mewujudkan evidence based practice terutama dalam hal pengelolaan pasien TB paru yang mengalami sesak napas untuk meningkatkan kualitas pernapasannya dengan terapi nonfarmakologi. Kata kunci: Semi Fowler, Kestabilan Pola Napas.
HUBUNGAN PEMBERIAN INFORMASI SEBELUM TINDAKAN OPERASI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KELUARGA PASIEN DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Lapian, Windy Patricya Stevani; Mulyadi, Ns; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10855

Abstract

Abstract : Introduction The patient and relatives’ level of satisfaction is measured from the service/treatment from the medics. The higher level of satisfaction could increase the service quality of a hospital. As an example, the distribution of Informed consent informs both patient and the relatives about the surgery that is going to be conducted. The purpose of this study is to find out the relationship between provision of information before carrying surgery and relatives’ level of satisfaction. The samples are 39 respondents that are taken with purposive sampling. The research design is analytical survey with cross sectional approach and the data collected from the respondents are through the provision of information questionnaire and Level of Satisfaction questionnaire. The result of the study of the Chi square test shows a significant percentage p = 0,000 < 0,05. It shows that there is a relationship between Informed Consent before carrying surgery and relatives’ level of satisfaction in Prof. Dr. D. R. Kandou Public Hospital. The researcher recommends to keep up and increase the service quality of the hospital, and to evaluate the administration provision of information to the patient before carrying the surgery. Keyword: provision of information, level of satisfaction. Abstrak : Pendahuluan Kepuasan pasien atau keluarga pasien dinilai dari suatu pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan. Semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan keluarga pasien akan meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit tersebut. Salah satu pelayanan kesehatan yaitu dalam pemberian informasi sebagai salah satu proses tindakan preoperatif bertujuan untuk memberi pemahaman bagi pasien dan keluarga tentang pembedahan yang akan dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian informasi sebelum tindakan operasi dengan tingkat kepuasan keluarga pasien. Sampel berjumlah 39 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner pemberian informasi dan kuesioner tingkat kepuasan. Hasil Penelitian uji Chi Square diperoleh nilai signifikan p = 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara informed consent sebelum tindakan operasi dengan tingkat kepuasan keluarga pasien di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik serta mengevaluasi pelaksanaan pemberian informasi pada pasien yang akan menjani operasi. Kata Kunci : pemberian informasi, tingkat kepuasan.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA BEKERJA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH (4 - 5 TAHUN) DI TK GMIM BUKIT MORIA MALALAYANG Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.25202

Abstract

Abstract: Parenting which applied by parents have an important role to educate them and asreflection aboutparents attitudes and behavior in child development, aims that children can grow and develop optimally. The Purpose of this study is to know the relationship between Working parent’s Parenting with Preschool Children’s development (4 - 5 years old) at TK GMIM Bukit Moria Malalayang. Method of this study uses descriptive research design with a cross-sectional approach. Sample of this study consisted of 33 children and 33 parents, using saturated sample techniques. Results of this study, out of 33 children mostlyhave dubious developments (45.5%) parenting that use in the family is good parenting (81.8%), using the sperman-rank test shows the interpretation of the correlation coefficient r-value was 0,4. the strength of the relationship is moderate and p-value was 0.021. significance level of alfa (a) 0.05. it was found that p-value was 0.021 smaller than significant value of 0.05.Conclusion of this study, There is a significant Relationship between Working parent’s Parenting with Preschool Children’s development (4 - 5 years old) at TK GMIM Bukit Moria Malalayang. Suggestions for parents can apply a good parenting to children.Keywords: Parenting, Children Development, PreschoolAbstrak: Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua berperan penting dalam mendidik anak yang merupakan gambaran tentang sikap dan perilaku orang tua dalam perkembangan anak bertujuan agar anak dapat tumbuh serta berkembang secara optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua bekerja dengan perkembangan anak usia prasekolah (4 - 5 tahun) di TK GMIM Bukit Moria Malalayang. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 33 orang anak dan 33 orang tua dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Hasil dari 33 anak yang di teliti sebagian besar perkembangan meragukan (45,5%) didapatkan bahwa pola asuh yang diterapkan dalam keluarga adalah pola asuh baik (81,8%), dengan menggunakan uji sperman-rank menunjukan interpretasi koefisien korelasi nilai r adalah 0,4, sehingga kekuatan hubungan sedang dan nilai p adalah 0,021. Tingkat kemaknaan alfa (a) yang digunakan yaitu: 0,05. Jadi p = 0,021< 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua bekerja dengan perkembangan anak usia prasekolah (4 - 5 tahun) di TK GMIM Bukit Moria Malalayang. Saran diharapkan orang tua dapat menerapkan pola asuh yang baik sesuai dengan usia anak.Kata Kunci : Pola Asuh, Perkembangan Anak, Usia Prasekolah
PENGARUH PENERAPAN LOGOTERAPI TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI BPLU SENJA CERAH PANIKI BAWAH KECAMATAN MAPANGET MANADO Lomboan, Arlita Magdalena; Bidjuni, Hendro; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.7528

Abstract

ABSTRACT : The process of aging is a lifelong process, not only starting from a certain time, but start from the beginning of life. Stress is a disruption in the body and human mind caused by changes and demands of life that affected by the environment or the elderly perception against a situation. Logotherapy is an individual therapeutic activities in the form of counseling that is done to overcome the problems of the elderly, one of them is stress. The purpose of this research is to knowing the influences of the Logotherapy implementation to the stress levels in elderly at BPLU Senja Cerah Paniki Bawah Manado. The study design is Quasi Experimental Design using One Group Pretest Posttest research design, the population amount 60 people and the sample of 15 respondents who obtained using Purposive Sampling method. The research instrument that use is DASS (Depression, Anxiety and Stress Scale) questionnaire. The Statistical test results using the Wilcoxon test, have gained p value = 0,046. This means that p value < α (0,05). The conclusion of this research, there is influences of the Logotherapy implementation to the stress levels in elderly. Keywords : Logotherapy, Stress, Elderly ABSTRAK: Proses menua merupakan proses sepanjang hidup, tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu, tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan. Stres merupakan gangguan pada tubuh dan pikiran manusia yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan yang dipengaruhi oleh lingkungan atau persepsi lansia terhadap suatu keadaan. Logoterapi merupakan kegiatan terapi individu berupa konseling yang dilakukan untuk mengatasi berbagai permasalahan pada lansia, salah satunya stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan logoterapi terhadap tingkat stres pada lansia di BPLU Senja Cerah Paniki Bawah Manado. Desain penelitian yaitu Quasi Experimental Design dengan menggunakan rancangan penelitian One Group Pretest Posttest, populasi berjumlah 60 orang dan sampel sebanyak 15 responden didapat menggunakan metode Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner DASS (Depression, Anxiety and Stress Scale). Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon, didapatkan nilai p = 0,046. Ini berarti bahwa nilai p < α (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh penerapan logoterapi terhadap tingkat stres pada lansia. Kata Kunci : Logoterapi, Stres, Lansia
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN MEKANISME KOPING PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DIRUANGAN CVBC (CARDIO VASKULER BRAIN CENTRE) LANTAI III DI RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Suratinoyo, Imelda; Rottie, Julia; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12011

Abstract

Abstract : Congestive heart failure is often difficult to maintain oxygenation and so they then shortness of breath and anxiety.Anxiety is a reaction to the disease as perceived as a threat, discomfort. Coping mechanism is a method to adapt to the changes that. Occur. The purpose of the study was to patients with congestive heart failure at CVBC III floor RSUP.PROF.DR.R.D.Kandou Manado.The design of this study using cross-sectional. Sample of 33 people, with purposive sampling method.Data were collected by interview using a questionnaire.The results of the study found a 12,1% rate of mild anxiety, medium anxiety 48,5% severe anxiety 39,4% and adaptive coping mechanism 63,6% maladaptive coping 36,4%. The results of hypothesis testing with Fisher’s exact test shows that the value of p=0,003, p is less than α(0,05).Conclusion that there is a relationship anxiety levels with coping mechanisms in patients with congestive heart faiure.advicefor hospitals anxiety levels had a significant relationship with coping mechanisms by because it is for hospitals to be more emphasizing on counseling so that patients can control anxiety and constructive coping mechanisms. Key words: anxiety, coping mechanism Abstrak:Gagal jantung kongestif sering kesulitan mempertahankan oksigenasi sehingga mereka cenderung sesak nafas dan mengalami kecemasan. Kecemasan merupakan reaksi terhadap penyakit karena dirasakan sebagai suatu ancaman, ketidaknyamanan. Mekanisme koping merupakan cara yang dilakukan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adakah hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pada pasein gagal jantung kongestif di Ruangan CVBC Lantai III RSUP.PROF.DR.R.D Kandou Manado. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional Sampel sebanyak 33 orang, dengan metodepurposive sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian,tingkat kecemasan ringan 12,1%, kecemasan sedang 48,5%, sedangkan kecemasan berat 39,4% dan mekanisme koping adaptif 63,6%,mekanisme koping maladaptive 36,4%. Hasil uji hipotesis dengan uji Fisher’s exact menunjukan bahwa nilai p=0,003(p<0,05)lebih kecil dari α(0,05).Kesimpulan, ada hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pada pasien gagal jantung kongestif, Saran Bagi rumah sakit Tingkat kecemasan mempunyai hubungan yang signifikan dengan mekanisme koping, oleh karena itu bagi pihak rumah sakit untuk lebih menekankan pada pemberian konseling sehingga pasien dapat mengendalikan kecemasannya dan melakukan koping yang bersifat konstruktif. Kata kunci : Kecemasan, Mekanisme Koping
HUBUNGAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PERILAKU ALTRUISTIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Diyai, Indriyani; Bidjuni, Hendro; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24332

Abstract

Abstract: Altruistic behavior is a voluntary act of helping others without expecting any reward,one factor that influence the altruistic is religious and moral values. To develop religious andmoral values, college student need to have high spiritual intelligence. The Research Purposeis to identify the spiritual intelligence and altruistic behavior as well as to analyze whetherthere is any relation of spiritual intelligence to altruistic behavior of nursing student of SamRatulangi university Manado. The Research Design used is Descriptive Analysis methodthrough Cross-Sectional. The sample consists of 73 respondents obtained by using non randomsampling technique with dengan total sampling method. The Result of the Research significantresult was obtained at ρ= 0,000 <α (0,05) and coefficient correlation (r) = 0,693 . TheConclusion is there is a positive and significant relation of spiritual intelligence with altruisticbehavior of college student, the higher the spiritual intelligence, the greater the altruisticbehavior of nursing student of Sam Ratulangi university ManadoKeyword: Spiritual Intelligence and Altruistik Behavior, Adolescent, College StudentAbstrak: Perilaku Altruistik adalah tindakan sukarela yang dilakukan oleh seseorang untukmenolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan apa pun, salah satu faktor yangmempengaruhi tindakan altruistik yaitu nilai-nilai agama dan moral. Untuk mencapaiperkembangan nilai-nilai agama dan moral, mahasiswa perlu memiliki kecerdasan spiritualyang tinggi. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kecerdasan spiritual dan perilaku altruistikpada mahasiswa serta menganalisis apakah ada hubungan kecerdasan spiritual dengan perilakualtruistik pada mahasiswa keperawatan Universitas Sam Ratulangi Manado. Desain penelitianyang digunakan yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampelberjumlah 73 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik non random samplingdengan metode total sampling. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan ρ = 0,000 < α (0,05)dan koefisien korelasi (r) = 0,693 Kesimpulan adanya hubungan yang positif dan signifikanantara kecerdasan spiritual dengan perilaku altruistik pada mahasiswa, semakin tinggi tingkatkecerdasan spiritual, semakin tinggi pula tingkat perilaku altruistik mahasiswa keperawatanUniversitas Sam RatulangiKata Kunci : Kecerdasan Spiritual, Perilaku Altruistik, Remaja, Mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP C RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU MANADO Paat, Sydonia Tifany; Robot, Fredna; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5173

Abstract

Abstract: Leadership style represent an materialization of behaviour from a leader which concerning the ability in leading. There are four leadership style which have been recognized is autocratic, democratic, partisipative and laizes-faire. Leadership style also very influential with performance nurse of executor to determine quality of health services. Nursing documentation is a note loading entire information required to determine to be diagnosed treatment, compiling treatment plan, executing and evaluating compiled treatment in order by systematically, valid and can be justified morally and law. This research aimed to know correlation between leadership style and nursing treatment documentation in care installation C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Population is entire nurses in installation care C RSUP Prof. Dr R. D. Kandou Manado which is 94 nurse and sampel research counted 54 of executor nurse. Research design is used analyzed survey with approach of cross sectional study. Data have been collected by using program computer aid of SPSS 20 using spearman rho correlation at meaning level 95% (α 0,05). Result showed there was correlation leadership style with documentation of treatment upbringing by Partisipative style. And complete documentation 40 (74,1%) and incomplete 14 (25,9%). It concluded there are corellation of leadership style with documentation of treatment upbringing in installation care C of RSUP Prof. Dr R. D. Kandou Manado and at moderate level. Suggestion for head nurse to optimum the execution of leadership style for increase the documentation of treatment upbringing process and to giving prima service to client. Keywords : leadership style, documentation, treatment upbringing. Abstrak: Gaya kepemimpinan merupakan suatu perwujudan tingkah laku dari seorang pemimpin yang menyangkut kemampuannya dalam memimpin. Empat gaya kepemimpinan yang telah dikenal yaitu otokratis, demokratis, partisipatif dan laizes-faire. Gaya kepemimpinan juga sangat berpengaruh pada kinerja perawat pelaksana yang akan menentukan mutu pelayanan kesehatan. Dokumentasi keperawatan adalah suatu catatan yang memuat seluruh informasi yang dibutuhkan untuk menentukan diagnosis keperawatan, menyusun rencana keperawatan, melaksanakan dan mengevaluasi tindakan keperawatan yang disusun secara sistematis, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan hukum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di instalasi rawat inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Populasi seluruh perawat pelaksana di instalasi rawat inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado yakni 94 orang dan sampel penelitian sebanyak 54 perawat pelaksana. Desain penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Data yang dikumpulkan diolah dengan bantuan program versi 20 menggunakan uji spearman rho, tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil penelitian menunjukan hubungan antara gaya kepemimpinan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan lebih banyak pada gaya kepemimpinan Partisipatif. Dan pendokumentasian lengkap 40 (74,1%) dan tidak lengkap 14 (25,9). Kesimpulan yakni terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan dengan pendokumentasian asuhan keperawatan di instalasi rawat inap C RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dan tingkat hubungan pada level sedang. Saran bagi kepala ruangan agar mengoptimalkan pelaksanaan gaya kepemimpinan dalam rangka peningkatan proses pendokumentasian asuhan keperawatan diruangan dan dalam memberikan pelayanan yang prima kepada klien. Kata kunci: gaya kepemimpinan, pendokumentasian, asuhan keperawatan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE TERNATE Aswad, Sutrisno; Mulyadi, Ns; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8086

Abstract

Abstrak: Komunikasi terapeutik merupakan sarana bagi perawat dalam menjalinhubungan saling percaya dan dapat meningkatkan kepuasan pasien, sehinggadapat meningkatkan citra yang baik untuk tenaga kesehatan khususnya profesikeperawatan. Hubungan saling memberi dan menerima antara perawat dan pasiendalam pelayanan keperawatan disebut sebagai komunikasi terapeutik. Tujuanpenelitian mengindentifikasi komunikasi terapeutik perawat dan kepuasaanpasien serta menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengankepuasaan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. H. Chasan BoesoirieTernate. Sampel berjumlah 80 responden dengan menggunakan tehnik PurposiveSampling. Desain penelitian yang digunakan adalah desain deskriptif denganpendekatan cross sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakanlembar kuesioner. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji chi-square padatingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05), hasil didapatkan nilai p= 0,000 ini berartibahwa nilai p< α (0,05). Kesimpulan terdapat hubungan komunikasi terapeutikperawat dengan kepuasan pasien. Rekomendasi peneliti yaitu meningkatkankomunikasi terapeutik perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. H. ChasanBoesoirie Ternate.Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik Perawat, Kepuasan Pasien.