cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN PENERAPAN IDENTIFY PATIENT CORRECLY DI RSUP RATATOTOK BUYAT KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Bantu, Anggriani; Mulyadi, Ns; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5647

Abstract

Abstract: Patient safety is a system that focused on improving the quality of health services. Focus about this patient safety is motivate by a high rate of incidence of the adverse event in hospital. And one of the adverse event was caused by an error in identifying patients correctly. In an effort to build patient safety requires a commitment that influenced by knowledge of nurses and a nurse must implemented the best knowledge who nurses have. The purpose of this research to analyze the relationship between the knowledge of nurses with the implementation of identify patient correctly in Ratatotok Buyat general hospital center. The design of this research is descriptif analitic with approximation cross sectional. The research fulfiled on august 2014 in RSUP Ratatotok Buyat with 48 sample. The result of this research is counted used chi-square test and get p = 0,012 (α<0,05), that meaningless H0 refused. The conclusion of this research is found a relationship between knowledge of nurses with the implementation of identify patient correctly in Ratatotok Buyat general hospital center South-East Minahasa regency. The suggestion for hospitals in order to create a policy for patient identification bracelet or mounting board patient identity so that in the future may be more qualited hospitals in the prevention process of adverse event.Key Word : Knowledge, Implementation of Identify Patient CorrectlyBibliography : 19 books, 21 journals (1997-2014).Abstrak:Patient Safety (keselamatan pasien) merupakan suatu sistem yang difokuskan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Fokus tentang keselamatan pasien ini didorong oleh masih tingginya angka Kejadian Tidak Diharapkan (KTD)/ Adverse Event di rumah sakit.Dan salah satu KTD diakibatkan oleh masih adanya kesalahan dalam mengidentifikasi pasien secara benar.Dalam upaya membangun keselamatan pasien memerlukan komitmen yang di pengaruhi oleh pengetahuan perawat dan seorang perawat harus menerapkan pengetahuan terbaik yang dimilikinya.Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan perawat dengan penerapan identify patient correctly di RSUP Ratatotok Buyat. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan agustus 2014 di RSUP Ratatotok Buyat dengan 48 sampel.Hasil penelitian dihitung dengan menggunakan Uji Chi-square dan diperoleh p = 0,012 (α 0,05), yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan perawat dengan penerapan identify patient correctly di RSUP. Ratatotok Buyat Kabupaten Minahasa Tenggara. Saran bagi rumah sakit agar dapat membuat kebijakan untuk pemasangan gelang identitas pasien atau papan identitas pasien secara menyeluruh agar kedepannya nanti rumah sakit dapat lebih berkualitas dalam proses pencegahan Kejadian Tidak Diharapkan (KTD).Kata Kunci : Pengetahuan, Penerapan Identify Patient Correctly. Daftar Pustaka : 19 Buku, 21 jurnal (1997-2014).
HUBUNGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI CARE GIVER DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Hanafi, Rafil; Bidjuni, Hendro; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10800

Abstract

Abstract: The quality of life is an individually perception about the whole of their life. Basicly, patient CKD undergoing hemodialysis have a bad quality of life, but will increase with some factor, one of which is influenced by the nurse’s role as care giver. The purpose of this study were to the determine relationship nurse’s role as care giver with patient’s quality of life. The sample in this study is 30 nurse’s and 41 patient’s hemodialysis. The design study is a descriptive analytic with cross-sectional design were the information will collecting by using questionnaire. The research results spearman test there is have meaningful relationship between nurse’s role as care giver with patient’s quality of life (p = 0,000). The conclusion there is have relationship between nurse role as care giver with patient quality of life undergoing hemodialysis in RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. The recomendation for further is expected to be a reference for more research on the role of nurses with quality of life. Key words: Care giver, quality of life, hemodialysis Abstrak. Kualitas hidup merupakan persepsi individu mengenai keseluruhan hidupnya. Umumnya pasien PGK yang menjalani hemodialisis memiliki kualitas hidup yang buruk, namun dapat meningkat dengan berbagai faktor, salah satunya dipengaruhi oleh peran perawat sebagai care giver.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran perawat sebagai care giver dengan kualitas hidup pasien. Sampel pada penelitian ini yaitu perawat berjumlah 30 responden dan pasien HD berjumlah 41 responden. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian berdasarkan uji spearman terdapat hubungan yang bermakna antara peran perawat sebagai care giver dengan kualitas hidup pasien (p = 0,000). Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara peran perawat sebagai care giver dengan kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi rujukan untuk lebih banyak lagi penelitian tentang peran perawat dengan kualitas hidup. Kata kunci : Care Giver, Kualitas Hidup, Hemodialisis
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DAN PERAWATAN KAKI DIABETES DENGAN RESIKO ULKUS KAKI DIABETIK DI KLINIK HUSADA SARIO MANADO Muhdar, Radinal; Siwu, James; Katuuk, Mario E.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.21575

Abstract

Abstract :The diabetic foot ulcer is one of the complications that often occur in people with DM have suffered for 10 years or more. Foot treatment which led to irregular ulcers diabetic feet. The objective to know the relationships between duration of suffering and the foot cares diabetes with diabetic foot ulcer risk in the clinic Husada Sario Manado. The design of this study uses an analytic descriptive method using a cross-sectional study design (cross-sectional study). The sample in this study amounted to 81 people. Data analysis was done using the chi-square test (X2), on the level of significance of 95% (α10 years (72.8%) with high risk (45.8%) whereas low risk (54.2%) and foot care routine (53.1%) with risk ulcer is low (83.7%) whereas the risk is high (16.3%), foot care is not routinely performed (46.9%) with high risk (81.6%) whereas low risk (18.4%).Conclusion there is no relationship between long afflicted with diabetic foot ulcer risks where the obtained p=0.056 and there is a relationship between diabetic foot treatment with diabetic foot ulcer risks where the obtained p=0.000. Keywords: Longer of Suffering, Diabetes Foot Care, Risk of Diabetic Ulcer Abstrak : Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada penderita DM yang telah menderita selama 10 tahun atau lebih. Perawatan kaki yang tidak teratur menyebabkan terjadinya ulkus kaki diabetik. Tujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita dan perawatan kaki diabetes dengan resiko ulkus kaki diabetik di Klinik Husada Sario Manado. Desain penelitian ini mengunakan metode desktiptif analitik dengan menggunakan rancangan crossectional study (Studi potong lintang). Sampel berjumlah 81 orang. Analisa data menggunakan uji chi-square (X2), pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05). Hasil didapatkan lama menderita ≤10 tahun (27,2%) dengan resiko ulkus rendah (72,7%) sedangkan resiko tinggi (27,3%), lama menderita >10 tahun (72,8%) dengan resiko tinggi (45,8%) sedangkan resiko rendah (54,2%) dan perawatan kaki rutin (53,1%) dengan resiko ulkus rendah (83,7%) sedangkan resiko tinggi (16,3%), perawatan kaki tidak rutin (46,9%) dengan resiko tinggi (81,6%) sedangkan resiko rendah (18,4%) Kesimpulan tidak ada hubungan bermakna antara lama menderita dengan resiko ulkus kaki diabetik dimana diperoleh p = 0,056 dan terdapat hubungan antara perawatan kaki diabetes dengan resiko ulkus kaki diabetik dimana diperoleh nilai p = 0,000. Kata Kunci : Lama Menderita, Perawatan kaki DM, Resiko Ulkus diabetik.
HUBUNGAN ANTARAPENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN HIDUP SEHAT PASIEN TB PARU DI POLIKLINIK PARU RSUP PROF DR. R. D KANDOU MANADO Simak, Valen F; Pangemanan, Damajanty H.C.; Untu, Frenly Muntu
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2247

Abstract

Abstract: Pulmonary tuberculosis is disease cause of death to 3 in indonesia. Prevalence pulmonary tuberculosis in indonesia is now 555,000 cases ( 256 cases/ 100,00 inhabitants ), and 46 % of them was new cases. The act of healthy living one may stir in various factors such knowledge and attitude.Research Purposes Knowing the relation between knowledge and attitude with the act of healthy living patient pulmonary tuberculosis in the polyclinic pulmonary RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado.Design this researchis descriptive analytic the plan cross sectional. The selection of Samples with purposive sampling as many as 97 respondents. Next the data obtained were analyzed with the program the computerized Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 20.0 by using the chi-square test (x2), at the level of significance 95% (α 0,05).Statistical analyses showing the result that there is a relationship between knowledge by the action of living healthy patient pulmonary tuberculosis in the polyclinic pulmonary RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, p = 0,000 (p<0,05). Is no link between an attitude with the act of healthy living patient pulmonary tuberculosis in the polyclinic pulmonary RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, p = 0,011 (p<0,05).Conclusions, knowledge and attitude having relation meaningful with the act of healthy life.Advise, the need for an increase in knowledge and attitudes about healthy life to to improve the quality of life of a person. For the world in nursing to research can be used as material for carrying out the promotion of health (counseling) for people who suffer pulmonary tuberculosis and not with based on duties and functions of a nurse namely as a edukator. Key words:Knowledge,Attitude, Healthy Living Actions, Pulmonary tuberculosis Abstrak: Tuberkulosis paru merupakan penyakit penyebab kematian ke 3 di Indonesia. Prevalensi tuberkulosis paru di Indonesia mencapai 555.000kasus (256 kasus/100.000 penduduk),dan 46% diantaranya merupakan kasusbaru. Tindakan hidup sehat seseorang dapat di pengaruhi berbagai faktor antara lain pengetahuan dan sikap. Tujuan PenelitianMengetahui hubungan antarapengetahuan dan sikap dengan tindakan hidup sehat pasien TB Paru di Poliklinik Paru RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Desain Penelitianini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Pemilihan sampeldengan purposive sampling sebanyak 97 responden. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan program komputerisasi Statistical Product and Service Solutions(SPSS) versi 20.0 dengan menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05).Analisis statistik menunjukan hasil bahwaada hubunganantara pengetahuan dengan tindakan hidup sehat pasien TB paru di poliklinik paru RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, p = 0,000 (p<0,05). Ada hubunganantarasikapdengan tindakan hidup sehat pasien TB paru di poliklinik paru RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, p = 0,011 (p<0,05).Kesimpulan, pengetahuan dan sikap memiliki hubungan yang bermakna dengan tindakan hidup sehat.Saran, perlunya peningkatan pengetahuan dan sikap tentang hidup sehat guna untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Bagi dunia keperawatan agar penelitian dapat dijadikan sebagai bahan untuk melaksanakan promosi kesehatan (penyuluhan) bagi masyarakat yang menderita TB paru maupun yang tidak dengan berpatokan pada tugas dan fungsi perawat yaitu sebagai edukator. Kata kunci: Pengetahuan,Sikap, Tindakan Hidup Sehat, Tuberkulosis Paru
HUBUNGAN MOTIVASI MENJADI PERAWAT DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2013 PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRAT MANADO Wungow, Veronika Esther; Pondaag, Linnie; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14992

Abstract

Abstrak: Success in education or so-called achievement is one of the main objectives in the learning process. Academic achievement (learning) is a testament to the success of learning or the ability of a student to perform learning activities in accordance with the weight achieves. A person who do not have a motivation in itself will emerge feeling lazy to learn and follow the lessons that can affect learning outcomes. This will impact on the ability of individuals to apply the knowledge they had received in carrying out their duties and responsibilities, in the sense that the individual is not able to do their job properly or an error could occur would be action taken. The aim of research to find out if there is a relationship between motivation Being a Nurse with Learning Achievement Student of 2013 PSIK FK UNSRAT Manado. Samples were taken using purposive sampling collection is numbered 42 people. The study design was an observational analytic with cross sectional approach and data were collected using a questionnaire and assessment form of the study program. Statistical test research results obtained Ficher's exact p = 0275. Conclusion there is no relationship between the motivation to become a nurse with the achievement of students. Suggestions for nursing students need to create strategies to increase motivation as a nurse to read a variety of books to accumulate a sense of belonging and promote for profession as a nursing student. Keywords: Motivation to become a nurse + learning achievement Abstrak: Keberhasilan dalam pendidikan atau yang biasa disebut prestasi merupakan salah satu tujuan utama dalam proses pembelajaran. Prestasi akademik (belajar) merupakan suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seorang siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya sesuai dengan bobot yang dicapainya. Seseorang yang tidak memiliki motivasi dalam dirinya akan muncul rasa malas untuk belajar dan mengikuti pelajaran sehingga dapat mempengaruhi hasil belajar. Hal ini akan berdampak pada kemampuan individu dalam mengaplikasikan ilmu yang sudah diterimanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dalam arti individu tersebut tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik atau bisa terjadi kesalahan akan tindakan yang dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada hubungan antara Motivasi Menjadi Perawat dengan Prestasi Belajar Mahasiswa angkatan 2013 PSIK FK UNSRAT Manado. Sampel diambil dengan teknik pengambilan purposive sampling yaitu berjumlah 42 orang. Desain Penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dan data dikumpulkan menggunakan lembar kuesioner dan lembar penilaian dari program studi. Hasil penelitian uji statistic ficher’s exact didapatkan p = 0.275. Kesimpulan tidak terdapat hubungan antara motivasi menjadi perawat dengan prestasi belajar mahasiswa. Saran bagi mahasiswa keperawatan perlu membuat strategi untuk meningkatkan motivasinya sebagai perawat dengan membaca berbagai buku untuk menumpuk rasa memiliki dan untuk memajukan profesinya sebagai mahasiswa keperawatan. Kata kunci: Motivasi menjadi perawat + prestasi belajar
PENGARUH TERAPI BERMAIN MEWARNAI GAMBAR TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH AKIBAT HOSPITALISASI DI RUANGAN IRINA E BLU RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Wowiling, Fricilia Euklesia; Ismanto, Amatus Yudi; Babakal, Abram
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5164

Abstract

Abstract: Anxiety is the impact of hospitalization experienced by pre-school childrens. The impact of this risk can interfere with the child development and the child's healing process. To reduce anxiety of child can be given by play therapy. The purpose of this study was to determine the effects of therapeutic play coloring pictures against anxiety levels in pre-school age childrens due hospitalization. Methods of this study using pre-experimental designs. Sampling technique with accidental sampling by 30 respondents. Statistic testusing paired sample t-test with a significance level of 95% (α =0.05). The results showed that the p value = 0.000 (<0.05) so there is a therapeutic effects of therapeutic play coloring pictures against anxiety level sin pre-school age childrens due hospitalization at Irina E BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Conclusion: The results showed there is an effects of therapeutic play coloring pictures of the level of anxiety in children of pre school age due to hospitalization at Irina E BLU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Keywords : Hospitalization, Anxiety, Play Therapy Abstrak : Perasaan cemas merupakan dampak dari hospitalisasi yang dialami oleh anak pra sekolah. Dampak ini berisiko dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan proses penyembuhan pada anak. Untuk mengurangi kecemasan anak dapat diberikan terapi bermain. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Metode penelitian pre experimental designs. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling sebanyak 30 responden. Uji Statistik paired sample t-Test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p value = 0,000 (<0,05) sehingga terdapat pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi di Ruangan Irina E BLU RSUP Prof. Dr. R. D.Kandou Manado. Kesimpulan : Diperoleh hasil adanya pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap tingkat kecemasan pada anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi di Ruangan Irina E BLU RSUP Prof. Dr. R. D.Kandou. Kata kunci : Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi Bermain
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA SISWA SMA NEGERI 1 SANANA KABUPATEN KEPULAUAN SULA MALUKU UTARA Buamona, Sarfia; Kumaat, Lucky T.; Malara, Reginus T.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15954

Abstract

Abstract : Health education is a process that bridges the information gap Health and healthpractices, which motivate a person to gain Information and can keep herself healthier by avoidingbad habits. Traffic accidents are one of the health problems Communities that affect all sectors oflife. accidents occur at any time and for some age groups are a single major cause of death. Thepurpose of this study was to investigate the effect of health education on basic life support (BLS)knowledge on traffic accidents. This Research methods using experimental pre method With thedesign of one group pre-post test. Sampling is total 16 respondents using systematic randomsampling technique. The result of research using statistical test of wilcoxon obtained p value = 0,033.Conclusion shows the influence of Health Education To basic life support (BLS) knowledge on trafficaccidents On the students of SMA Negeri 1 Sanana district of North Maluku sula island. advice theimportance of health education on basic life support in traffic accidents to be applicable in theenvironment.Keywords: Health Education, Basic Life Assistance On Traffic AccidentsAbstrak : Pendidikan kesehatan adalah preses yang menjembatani kesenjangan informasi kesehatandan praktek kesehatan, yang memotivasi seseorang memperoleh informasi dan dapat menjaga dirinyamenjadi lebih sehat dengan menghindari kebiasaan buruk. Kecelakaan lalu lintas merupakan salahsatu masalah kesehatan masyarakat yang mempengaruhi semua sektor kehidupan. kecelakaan terjadisetiap waktu dan bagi beberapa kelompok- kelompok usia merupakan penyebab kematian tunggalbesar . Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang penegetahuanbantuan hidup dasar (BHD) pada kecelakaan lalu lintas. Metode penelitian menggunakan metodepra eksperimental dengan rancangan desain one group pre-post test. Sampel berjumlah 16 respondendengan menggunakan teknik systematic random sampling. Hasil penelitian menggunakan ujistatistik wilcoxon didapat nilai p= value sebesar 0,033. Simpulan menunjukan adanya pengaruhPendidikan Kesehatan terhadap pengetahuan bantuan hidup dasar ( BHD) pada kecelakaan lalu lintaspada siswa SMA Negri 1 Sanana Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara. Saran perlunyapendidikan kesehatan tentang bantuan hidup dasar pada kecelakaan lalu lintas agar dapat diterapkandi lingkungan sekitar sekolah.Kata kunci : Pendidikan Kesehatan, Bantuan Hidup Dasar Pada Kecelakaan Lalu Lintas.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA TENAGA PENGAJAR DI SMA N 1 AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sinubu, Risky Brian; Rondonuwu, Rolly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8034

Abstract

Abstrak : Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan tekanan darah adalah beban kerja yang dilakukan seseorang yang melebihi batas waktu normal. Suatu jenis pekerjaan yang dilakukan melebihi batas waktu kerja memicu terjadinya kelelahan kerja sehingga mempengaruhi aspek beban mental, fisik, dan waktu kerja. Hasil penelitian dari Riskesdas (2013) terhadap hipertensi menurut karakteristiknya didapat bahwa status pekerjaan juga dapat mempengaruhi terjadinya hipertensi dengan prevalensi sebesar 24,72%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi di SMA N 1 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Desain Penelitian yang digunakan bersifat observasional analitik yaitu cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan accidental sampling dengan jumlah sampel 33 orang. Hasil penelitian menggunakan uji statistik chi square didapatkan nilai p = 0.023 < α = 0.05. Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan beban kerja dengan kejadian hipertensi pada tenaga pengajar di SMA N 1 Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Saran dapat ditambahkan sebagai informasi dibidang keperawatan medikal bedah untuk dijadikan acuan penelitian selanjutnya bahwa beban kerja yang berat memicu terjadinya hipertensi.Kata Kunci: Beban Kerja, Hipertensi, Tenaga Pengajar
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN PERAWATAN DIRI PADA LANSIA DI BPLU SENJA CERAH PROPINSI SULAWESI UTARA Tani, Viona Aprilia; Siwu, James; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.16848

Abstract

Abstract : Elderly is part of the growth process. Humans do not suddenly grow old but grow from infants, children, adults and eventually grow old with physical changes and behavior, as well as an understanding of self-concept and self-care. Research Objective to know relation of self concept of elderly with elderly self care at BPLU Senja Cerah North Sulawesi Province. Purpose Design research using cross sectional study which is data related to the independent variables and dependent variable that will be collected at the same time. Sampling using sampling Jenuh / Total Sampling with total sampel of 40 people. Statistical Test Results chi square with 95% (α=0,05) confidence level and p value 0,040 < 0,05 optained. Conclusion There is Relationship in the elderly at BPLU Senja Cerah North Sulawesi Province. Keywords : Self Care, Self Concept, Elderly Abstrak : Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh kembang. Manusia tidak secara tiba-tiba menjadi tua tetapi berkembang dari bayi, anak-anak, dewasa dan akhirnya menjadi tua dengan perubahan fisik dan tingkah laku, serta pemahaman tentang konsep diri dan perawatan diri terhadap dirinya sendiri. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan konsep diri lansia dengan perawatan diri lansia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara. Desain Penelitian ini menggunakan cross sectional yaitu data yang menyangkut variabel bebas atau resiko dan variabel terikat atau akibat akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Teknik pengambilan Sampel menggunakan sampling Jenuh / Total Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Hasil uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,040 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan konsep diri lansia dengan perawatan diri lansia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci : Konsep Diri, Perawatan Diri, Lansia
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SD DI KOTA MANADO Danari, Angel Lolita; Mayulu, Nelly; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2162

Abstract

Abstract: Obesity is a condition that indicates the presence of excess body fat is usually deposited in the subcutaneous fat tissue (under the skin) around the organs and sometimes there is an extension to the organ network. This study aim to determine whether there is a relationship of physical activity with obesity in primary school children in manado city.With analytic survey research methods using case control design 136 samples using the chi-square (x2) test at a significance level of 95% (α 0,05). Results showed that there is a relationship between physical activity with incidence of obesity in primary school children in manado city. Conclusions illustration light physical activity for children who are obes 85,3% and non-obese 14,7%.. Recomended for children should have a 60 minute duration of the accumulation of light and moderate physical activity every day. Keywords: physical activity, obese Abstrak : Obesitas adalah keadaan yang menunjukkan adanya kelebihan lemak tubuh yang umumnya ditimbun dalam jaringan subkutan (bawah kulit), sekitar organ tubuh dan kadang terjadi perluasan ke dalam jaringan organnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak SD di Kota Manado dengan metode penelitian survei analitik menggunakan  rancangan case kontrol (kasus kontrol) sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado. Kesimpulan Gambaran aktivitas fisik ringan anak yang mengalami obesitas sebesar 85,3% dan tidak obesitas 14,7%. Disarankan kepada anak sebaiknya memiliki 60 menit durasi dari akumulasi aktivitas fisik ringan dan sedang setiap hari. Kata kunci : aktivitas fisik, obesitas