cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23550759     EISSN : 26847728     DOI : -
Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen agribisnis sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Melalui konsentrasi fokus tersebut, dapat dipahami bahwa perencanaan sangat vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh ketidakpastian dan rentan risiko kerugian, sehingga memerlukan analisis dan sintesis ilmu multidisiplin untuk menjelaskan fakta empiris dimensi sosial, ekonomi, manajemen, dan kelembagaan dalam suatu perusahaan atau kawasan pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ekspor Cengkih Indonesia ke Negara Tujuan Ekspor Cengkih Utama Almanico Islamy Hasibuan; Tanti Novianti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p04

Abstract

Salah satu komoditas perkebunan Indonesia yang memiliki potensi ekspor yang tinggi adalah cengkih. Indonesia merupakan negara penghasil cengkih terbesar di dunia, namun volume ekspor cengkih Indonesia menempati urutan kedua setelah Madagaskar (Food and Agriculture Organization, 2019). Salah satu penyebab terjadinya hal tersebut adalah cengkih yang dihasilkan dalam negeri 95% digunakan untuk memenuhi permintaan industri rokok kretek (Kementerian Pertanian, 2020). Hal ini menyebabkan volume cengkih untuk diekspor menjadi berkurang, oleh karena itu penelitian terkait analisis faktor-faktor yang memengaruhi volume ekspor cengkih ke negara tujuan utama ekspor perlu dilakukan agar menghasilkan rekomendasi terhadap pemerintah terkait pengembangan ekspor engkih Indonesia terutama di negara tujuan ekspor utama cengkih. Negara tujuan utama yang dipilih pada penelitian ini adalah India, Vietnam, Saudi Arabia, Singapura, Pakistan, dan Amerika Serikat yang konsisten mengimpor cengkih dari Indonesia dengan volume yang besar. Penelitian ini menggunakan metode analisis data panel dengan menggunakan data time series periode 2002-2019 dan cross section di enam negara tujuan utama ekspor cengkih Indonesia.
Peranan Sumber Daya terhadap Pengembangan Usaha Kemitraan Domba Fernanda Bagus Firmansyah; Amam Amam; Supardi Rusdiana; Agus Sholehul Huda
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p11

Abstract

Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 tentang Kemitraan Usaha Peternakan disebutkan bahwa kemitraan usaha peternakan adalah kerjasama antara usaha peternakan atas dasar perinsip saling memerlukan, memperkuat, menguntungkan, menghargai, bertanggung jawab, dan ketergantungan. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji pengaruh sumber daya ekonomi, lingkungan, dan sosial terhadap pengembangan usaha kemitraan domba. Kebaruan (novelty) dari penelitian ini ialah mengulas pengembangan usaha kemitraan domba berbasis sumber daya. Penelitian dilakukan pada usaha kemitraan domba di Gumukmas Multi Farm (GMF) Kabupaten Jember. Metode pengambilan data dilakukan dengan survei, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi. Variabel penelitian meliputi pengembangan usaha ternak (Y), sumber daya ekoomi (X1), sumber daya lingkungan (X2), dan sumber daya sosial (X3). Analisis data penelitian menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS 2.0. Metode PLS secara general terdiri dari 2 (dua) macam model uji, yaitu outer model dan inner model. Hasil penelitian yang didapatkan pada uji indikator dan dinyatakan valid adalah sumber daya ekonomi terdiri dari 4 (empat) indikator, sumber daya lingkungan terdiri dari 2 (dua) indikator, dan sumber daya sosial terdiri dari 6 (enam) indikator. Kesimpulan menunjukkan bahwa sumber daya ekonomi, sumber daya lingkungan, dan sumber daya sosial cukup berpengaruh terhadap pengembangan usaha kemitraan ternak domba dengan nilai R2 sebesar 45,1%.
Alih Fungsi Lahan Sawah dan Dampaknya di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan A.A.A. Wulandira Sawitri Djelantik; I Made Sudarma; I Gede Bagus Dera Setiawan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p14

Abstract

Lahan memiliki nilai penting dalam pembangunan di negara berkembang. Pertanian, perumahan, industri, pariwisata, jasa memerlukan lahan untuk melakukan pembangunannya. Luas lahan yang cenderung tetap diikuti oleh permintaan kebutuhan lahan yang semakin meningkat menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian khususnya lahan sawah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan serta strategi pengendalian alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan bersumber dari data primer dan sekunder melalui kuesioner dan wawancara menggunakan analisis ISM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak lahan sawah, kelangkaan saran produksi, harga jual dan sewa lahan, biaya produksi dan kelangkaan tenaga kerja, partisipasi keluarga, kesehatan, jumlah tanggungan, regenerasi lahan, hama, penyakit, pertumbuhan pariwisata dan kebutuhan hunian menjadi faktor penyebab pengalihan fungsi lahan. Dampak lingkungan pada pengalihan fungsi lahan diantaranya pencemaran air irigasi, hama tikus, berkurangnya penyerapan air tanah, keanekaragaman hayati serta ruang terbuka hijau. Strategi jangka pendek pengendalian alih fungsi lahan dengan cara memperketat aturan menjual dan menyewakan lahan sawah. Strategi jangka menengah dengan memotivasi orang muda untuk terjun ke pertanian dan strategi jangka panjang dengan memeriksa kesehatan dan distribusi saprodi di kios penjualan saprodi.
Pengembalian Dana Pinjaman Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Perdesaan Andi Sitti Halimah; A. Rismayanti Fianda Sari
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p05

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas pengembalian dana pinjaman kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. Sampel dipilih berdasarkan purposive sampling, yaitu kelompok SPP yang diketahui pengembalian pinjaman dana bergulirnya efektif dan tidak efektif. Jumlah sampel sama antara masing-masing desa, dengan pertimbangan bahwa desa yang terpilih merupakan desa dengan kelompok yang efektif dan tidak efektif dalam pengembalian dana pijaman SPP, sehingga ini dianggap cukup mewakili. Hasil penelian menunjukkan ratio efektifitas efektifitas pengembalian dana pinjaman kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di wilayah ini mengalami penurunan 4 tahun terakhir, dimana jumlah dana pinjaman bergulir semakin meningkat namun seiring dengan bertambahnya kolektibilitas anggota kelompok SPP. Hal ini menggambarkan bahwa pinjaman dana yang diberikan kepada kelompok SPP di wilayah ini cenderung belum mampu dikelola dengan baik sehingga masih dibutuhkan pendampingan UPK.
Karakteristik dan Kinerja Subakabian di Tiga Kabupaten Anggota MPIG Kopi Arabika Kintamani I Putu Edi Swastawan; Ketut Suamba; Wayan Windia
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p10

Abstract

Dibandingkan subak, literatur/kajian subakabian masih jarang dipertimbangkan dalam pembangunan. Padahal, subakabian mengambil peran penting terhadap pengembangan salah satu komoditas unggulan di Bali, yakni Kopi Arabika Kintamani yang telah meraih sertifikasi indikasi geografis sejak tahun 2008. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan kinerja subakabian di tiga kabupaten anggota MPIG Kopi Arabika Kintamani, serta membandingkan karakteristik dan kinerja subakabian antara tiga kabupaten tersebut. Karakteristik dan kinerja subakabian diidentifikasi berdasarkan teori Mackay, lalu dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif melalui pendekatan RRA dan kalkulasi economic impact analysis. Hasil penelitian menunjukan subakabian di lokasi penelitian memiliki karakteristik saling mengikat dengan desa adat; memiliki hak otonomi; adaptif terhadap perkembangan teknologi; krama subakabaian terikat oleh kesatuan profesi, geografis, dan historis; berasaskan falsafah tri hita karana; berlandaskan prinsip kebersamaan dan gotong royong; kepemimpinan dan pengambilan keputusan bersifat demokratis; organisasi pertanian yang bersifat neoklasik dengan formalisasi rendah; dan norma hukum bermakna sosial dominan di subakabian yaitu hukum adat. Kinerja subakabian telah efektif dalam rangka mencapai tujuannya dan efisien menggunakan sumber daya sehingga mampu meberikan dampak ekonomi secara lokal. Perbedaan subakabian anggota MPIG Kopi Arabika Kintamani antara Kabupaten Bangli; Kabupaten Buleleng; dan Kabupaten Badung hanya menyangkut soal dukungan pemerintah daerah dan teknis pelaksanaan sosial budaya.
IMPLEMENTASI PROGRAM TANAM JAGUNG PANEN SAPI (TJPS) DI KABUPATEN MALAKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Egidius Taek Egidius Taek; Ni Wayan Sri Astiti; I Gede Setiawan Adi Putra
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p01

Abstract

Penelitan ini berjudul Implementasi Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian adalah Menentukan implementasi program TJPS Kabupaten Malaka, Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi penerapan program TJPS di Kabupaten Makala dan Memformulasikan strategi penyempurnaan peningkatan program TJPS di Kabupaten Malaka. Penentuan lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan beberapa pertimbangan khusus. Penentuan jumlah sampel dan teknik pengambilan sampel untuk petani peserta penerima manfaat program TJPS yaitu ditentukan dengan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis skala likert interval dan analisis IFAS, EFAS, SWOT dan QSPM. Berdasarkan hasil interval implementasi program TJPS untuk sembilan indikator pelaksanaan program TJPS berada pada kategori tinggi yang ditunjukkan dengan skala 4,2 dan skor rata-rata 405. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program TJPS yakni faktor internal dengan perolehan nilai skor 3,45 dan faktor eksternal peroleh skor 3,64. Hasil analisis QSPM di rekomendasi penyempurnaan strategi peningkatan program (1) Peningkatan kualitas dan kuantitas produk dengan nilai TAS 6,435, (2) Pembentukan dan penguatan sistem kelembagaan dengan TAS 6,208, (3) Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia nilai TAS 6,068, dan (4) Menciptakan dan mengembangkan usaha produktif nilai TAS 5,959. Pemerintah daerah lewat BPTP diharapkan melakukan pengawasan terhadap keterlibatan pihak swasta dalam upaya penguatan dan peningkatan hasil Produksi dimana fungsi kelembagaan tersebut sebagai fasilitator dan koordinator.
Pola Pengembangan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2l) pada KWT Pangan Sari di Dusun Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar Ni Wayan Sri Astiti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p15

Abstract

Wabah Covid-19 berdampak sangat kompleks terhadap beberapa aspek seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) dan juga terhadap perekonomian rumah tangga masyarakat, dan juga sangat mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangganya. Melalui program pekarangan pangan berkelanjutan (P2L) diharapkan dapat menjaga ketahanan pangan rumah tangga anggota KWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengembangan ketahanan pangan rumah tangga melalui program pekarangan pangan berkelanjutan (P2L) di era Pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui perilaku anggota KWT terhadap program P2L. Lokasi penelitian berada di KWT Pangan Sari Desa Penguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar. Responden ditentukan secara sensus sebanyak 25 orang yang tergabung dalam KWT Pangan Sari. Pengumpulan data dengan terstruktur, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata usia responden adalah 46,68 tahun, dan rata- rata pendidikan 10,2 tahun yang setara dengan SMA. Perilaku anggota KWT Pangan Sari terhadap Program P2L tergolong sedang dengan persentase pencapaian skor 77,52% yang meliputi pengetahuan yang tergolong tinggi, sikap dan keterampilan yang tergolong sedang. Pola pemanfaatan hasil program P2L untuk konsumsi 29,73%, komersial 62,26% dan sosialisasi 8%. Pola pengembangan Program P2L dalam menjaga keberlanjutan Program P2L ditandai dengan karakteristik dan perilaku anggota KWT yang tergolong moderat terhadap program P2L dan pola pemanfaatan hasil produksi yang lebih dominan untuk tujuan komersial sehingga bahwa hal tersebut sangat sesuai dengan sasaran program peningkatan pendapatan dan kesejahteraan anggota KWT sebagai sasaran program. Disimpulkan bahwa dengan adanya program P2L dapat menjaga ketahanan pangan rumah tangga KWT Pangan Sari dan masyarakat di lokasi penelitian.
Analisis Stakeholder Dalam Penyusunan RPJMG Gampong Dayah Di Kabupaten Pidie Aulia Buana; Jawoto Sih Setyono
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p06

Abstract

Dalam rangka mencapai tujuan pembangunan Gampong Dayah, perlu dikembangkan peran aktif seluruh stakeholder yang terlibat dalam penyusunan RPJMG sebagai dokumen perencanaan pembangunan Gampong Dayah. Klasifikasi atau pengkategorisasian stakeholder digunakan untuk memahami kepentingan (interest) dan pengaruh (influence) masing-masing pihak yang terlibat, dan bagaimana hal ini dapat mendukung atau mengancam kinerja suatu tata kelola Pemerintahan Gampong. Analisis kategorisasi stakeholder dilakukan dengan menggunakan matriks pengaruh (influence) dan kepentingan (interest). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan bantuan kuesioner untuk disebarkan kepada responden yang ditentukan secara sengaja (purposive sampling). Berdasarkan mapping dalam matriks pengaruh dan kepentingan, stakeholder dalam proses penyusunan RPJM Desa Gampong Dayah di Kecamatan Batee dapat dikategorisasikan menjadi 1). Key Player, yaitu Keuchik, Sekdes, TPG, Pendamping Desa dan Kecamatan. 2) Context Setter, yaitu DPMG. 3) Subject yaitu Kaur Umum, Kaur Pemerintahan, Kaur Pembangunan dan Unsur Masyarakat. Serta 4) Crowd yaitu TA, Ketua PKK, Tokoh Agama dan Bappeda.
Efektivitas Pelaksanaan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kabupaten Tabanan Luh Putu Widia Sri Mastini; Ketut Budi Susrusa; I Wayan Budiasa
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 01 (2023): Jurnal Managemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i01.p10

Abstract

Sektor pertanian perlu perhatian serius dari pemerintah lewat program dan kebijakan pembangunan pertanian yang mampu mendongkrak dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta menjamin ketahanan pangan nasional agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi rumatanggah. Sala satunya adalah asuransi pertanian dengan melibatkan ptani sebagai mitra dan penerima manfaat dari program tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi petani terhadap program AUTP di Kabupaten Tabanan, menganalisis perbandingan dana klaim dengan biaya produksi di Kabupaten Tabanan dan menganalisis efektivitas pelaksanaan Program AUTP di Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tabanan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan interval kelas untuk tujuan satu dan tiga sedangkan analisis biaya untuk tujuan dua. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kabupaten Tabanan sebagai koresponden dengan melihat Persepsi atau sikap yang merupakan wujud tanggapan petani terhadap pelaksanaan program secara umum berada pada kategori efektif dengan rata-rata pencapaian skor secara keseluruhan 82%. petani memberikan persepsi yang baik terhadap program dengan enam indikator yaitu kepuasan petani terhadap AUTP, komitmen petani terhadap AUTP, pembayaran premi yang sesuai dengan manfaat AUTP, pelayanan petugas teknis AUTP, kesadaran petani akan pentingnya AUTP dan komitmen petani membayar premi. (2) Biaya produksi yang dikeluarkan petani satu musim tanam untuk luas lahan garapan 1 (satu) ha adalah Rp 2.458.150. Jika dibandingkan dengan rata-rata dana klaim AUTP yang diterima petani sebesar Rp 2.580.000 maka persentase manfaat AUTP adalah sebesar 105,0%. Hasil dari perbandingan biaya produksi dan klaim AUTP terdapat kelebihan dana sebesar Rp 121.850 (105,0% dari klaim yang diperoleh). (3) Efektivitas pelaksanaan program AUTP pada Kabupaten Tabanan dalam pelaksanaan program asuransi usahatani padi sudah mencapai tujuannya yaitu untuk melindungi petani dari adanya risiko gagal panen yang diakibatkan oleh bencana alam, cuaca eksrim dan organisme pengganggu tanaman.
The Relationship Between Farmers' Motivation and Farmers' Behavior with Subak Dynamics in The Success of Technology Jajar Legowo 2:1 (Case in Subak Penginyahan, Puhu Village, Payangan District, Gianyar Regency) Agung Prijanto; I Dewa Putu Oka Suardi; I Gede Setiawan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 11 No 01 (2023): Jurnal Managemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2023.v11.i01.p01

Abstract

Teknologi jajar legowo 2:1 merupakan teknologi yang dikeluarkan oleh Badan Litbang beberapa tahun yang lalu tetapi diseminasi teknologi ini sangat sulit di subak-subak se Provinsi Bali. Subak Penginyahan merupakan subak yang sudah menerapkan teknologi jajar legowo 2:1 sejak tahun 2011 dimana luas areal 57 Ha dengan anggota sekitar 90 orang sudah semua menerapkan di setiap musim tanamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi petani dengan dinamika subak serta menganalisis hubungan perilaku petani dengan dinamika subak dalam keberhasilan teknologi jajar legowo 2:1. Motivasi petani yang akan diteliti meliputi motivasi sosial, motivasi ekonomi, motivasi ekologi dan motivasi fisiologi. Perilaku petani meliputi pengetahuan, sikap, ketrampilan dan tindakan. Dinamika subak mengacu pada 8 indikator dinamika kelompok. Penelitian dilakukan pada Desember 2020 – Mei 2021 di Subak Penginyahan Desa Puhu Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar dengan metode survei. Jumlah responden 50 orang. Data dianalisis dengan Model Persamaan Struktural Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan dari model Persamaan Struktural Partial Least Square (SEM-PLS) bahwa 1) motivasi petani mempunyai hubungan yang signifikan dengan dinamika subak, 2). Perilaku petani mempunyai hubungan yang signifikan dengan dinamika subak dalam keberhasilan teknologi jajar legowo 2:1.