cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23550759     EISSN : 26847728     DOI : -
Jurnal Manajemen Agribisnis (JMA) merupakan jurnal ilmiah, memiliki konsentrasi fokus pada Pengelolaan Pertanian Agribisnis dan Kawasan Pertanian yang Berkelanjutan serta mengacu pada terminologi “Sustainable Development Goals.” Sustainable Development Goals sangat dibutuhkan dalam manajemen agribisnis sebagai sarana untuk membentuk perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Melalui konsentrasi fokus tersebut, dapat dipahami bahwa perencanaan sangat vital dalam bisnis pertanian mengingat sifatnya yang penuh ketidakpastian dan rentan risiko kerugian, sehingga memerlukan analisis dan sintesis ilmu multidisiplin untuk menjelaskan fakta empiris dimensi sosial, ekonomi, manajemen, dan kelembagaan dalam suatu perusahaan atau kawasan pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Pengaruh Penempatan Kerja dan Dukungan Organisasi terhadap Kinerja dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Pada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nurahmanu Bagus Fajar Raditya; I Ketut R. Sudiarditha; Henry Eryanto
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i01.p13

Abstract

This study aims to determine the effect of the variable work placement, organizational support, on employee performance with job satisfaction as a mediating variable on the performance of government employees, non civil servants, cooperatives and small and medium enterprises. The sample of this study was 129 respondents using the sampling data used in this study using a Likert scale questionnaire and then analyzed by Structural Equation Modeling (SEM) through the AMOS version 22 program. SEM was used with the aim of confirming using confirmatory factor (CFA). The results in the analysis prove that work placement has an effect on employee performance of 3,851> 1.96, Organizational Support on employee performance of 3,962> 1.96, work goals on employee performance of 5,320> 1.96. As well as the significant influence of Work Placement on Employee Performance through work as a mediating variable, and the influence of Organizational Communication on variables that affect employee performance as a significant influence.
Efektivitas Penggunaan Media Sosial TikTok Sebagai Platform Pemasaran Digital Produk Olahan Buah Frutivez (@hellofrutivez) Sartika Azhari; Irfan Ardiansah
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i01.p02

Abstract

Frutivez is a healthy snack product derived from fruit-puree processed using dehydration technology which is presented in strips. Along with the conditions of the COVID-19 pandemic in Indonesia, people tend to change their lives to be healthier, so now Frutivez has greater opportunities to introduce its products to consumers. Frutivez utilizes digital marketing as its online marketing platform, especially on TikTok. TikTok users in Indonesia are dominated by millennials. Frutivez utilizes TikTok as a marketing platform by presenting video content that allows TikTok audiences to find out more about Frutivez products on TikTok account @hellofrutivez. However, most trends on TikTok’s social media continue to change every day, so the companies must be ready and responsive to change and conduct evaluations by achieving marketing goals. In this study, the use of TikTok social media on the TikTok @hellofrutivez account uses quantitative descriptive analysis. The first model analysis used is the Three Layers of Social Media. The second model analysis is the SWOT analysis. The results of this study indicate the measurement results of video content that show a positive response to each content and generate the highest engagement on video content of the banana strips making process. The results of the SWOT analysis on the TikTok @hellofrutivez account provide several strategies that can be used to develop Frutivez online marketing on TikTok social media.
Analisis Strategi Pemasaran Sayuran Hiroponik di Tengah Pandemi Covid-19 Fiza Ardi; Tinjung Mary Prihtanti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i01.p09

Abstract

The purpose of this study was to analyze the vegetable marketing strategy implemented by Bale Hydroponics Salatiga in the midst of the Covid-19 pandemic. This research was conducted at Bale Hydroponics Jalan Mutiara No. 35 Bugel Village, Sidorejo District, Salatiga City - 50714, Central Java – Indonesia in June 2020 - August 2020. The study used descriptive qualitative methods. Collecting data using observation, interviews, and documentation studies. The data used include primary data and secondary data, the data obtained will be analyzed using SWOT and QSPM analysis. The results showed that the vegetable marketing strategy implemented by Bale Hydroponics Salatiga in the midst of the Covid-19 pandemic was the strategy that received the highest STAS score, namely collaborating with potential distributors to increase market share. In addition to these strategies, there are alternative strategies that are recommended to Bale Hydroponics such as public education, improving vegetable quality, adding vegetable variants, adding farmer partners and cultivation areas, increasing promotions, using the latest equipment, and opening branches outside Salatiga.
Produktivitas dan Efisiensi Penggunaan Input Produksi Usahatani Padi di Desa Srikaton Kecamatan Buay Madang Timur Dimas Adi Saputra; Tinjung Mary Prihtanti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p09

Abstract

Efisiensi penggunaan input produksi dalam usahatani merupakan upaya pencapaian keuntungan optimal usahatani serta pelestarian lingkungan dalam pertanian. Pengalokasian input produksi yang tepat akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas pada usahatani padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan benih, urea, phonska, sp36, pestisida, dan tenaga kerja terhadap produktivitas usahatani padi dan tingkat efisiensi penggunaan faktor produksi pada usahatani padi di Desa Srikaton Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode survey dengan instrumen berupa kuisioner. Jumlah responden penelitian yaitu 60 yang ditentukan dengan teknik cluster sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder sebagai data pendukung. Data dianalisis dengan teknik regresi menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas dan analisis efisiensi alokatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urea, phonska, pestisida, dan tenaga kerja berpengaruh nyata positif terhadap produktivitas padi, sedangkan benih, dan sp36 tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas padi. Pada usahatani padi di Desa Srikaton input produksi benih, urea, sp36, pestisida, dan tenaga kerja belum efisien secara alokatif, sedangkan input produksi pupuk phonska tidak efisien secara alokatif.
Analisis Kepuasan Pemohon Izin Pemasukan/Pengeluaran Sektor Peternakan Di Provinsi Bali Nyoman Tri Lukpitasari Korri; I Made Sudarma; Ratna Komala Dewi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p02

Abstract

Sektor peternakan menjadi salah satu prioritas pembangunan pertanian dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045. Bisnis di bidang peternakan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi karakteristik usaha pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (2) mengidentifikasi tingkat akuntabilitas, efektifitas dan transparansi pengajuan izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (3) mengidentifikasi tingkat kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan (4) mengidentifikasi pengaruh akuntabilitas, efektifitas dan transparansi terhadap kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 80 perusahaan dengan rumus slovin. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan structural equation model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk perusahaan pemohon izin didominasi oleh usaha dagang (UD) sebesar 36,25% yang sudah beroperasi sekitar 1-10 tahun dengan kepemilikan saham dan sumber pendanaan perusahaan berasal dari pendanaan pribadi. Mayoritas perusahaan memiliki omset kurang dari Rp 300.000.000 per tahun yang termasuk kategori usaha mikro. Adapun jenis izin yang sering diajukan oleh pemohon adalah izin pengeluaran sapi potong antar provinsi; (2) tingkat akuntabilitas, efektifitas dan transparansi pengajuan izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan tergolong dalam katagori baik. (3) tingkat kepuasan pemohon izin pemasukan/pengeluaran produk sektor peternakan tergolong dalam katagori sangat puas (4) efektifitas dan transparansi berpengaruh positif dan signifikan kepuasan pemohon izin namun akuntabilitas tidak berpengaruh terhadap kepuasan pemohon izin. Dengan demikian disarankan perlu dilakukan pengembangan secara konsisten pada e-perizinan dan prosedur, agar organisasi dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menghadapi tuntutan masyarakat; serta penanganan pengaduan diharapkan dapat ditangani dengan cepat.
Strategi Monitoring Fiskal Daerah di Kota Cirebon Aripradana Aripradana; Dedi Budiman Hakim; A. Faroby Falatehan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p13

Abstract

Pengawasan resiko fiskal daerah diperlukan dalam rangka mengurangi resiko fiskal dan juga sebagai bentuk keterbukaan dan kesinambungan fiskal pemerintah daerah, yaitu untuk mengetahui dimana posisi fiskal pemerintah daerah, agar lebih menjamin terjaganya kesinambungan pendapatan, belanja, dan pembiayaan sehingga kesehatan fiskal daerah dapat terjaga serta untuk mencegah terjadinya darurat fiskal atau kehilangan kemampuan keuangan pada pemerintah daerah. Permasalahannya, pemerintah daerah seringkali kekurangan informasi mengenai posisi fiskalnya, termasuk bagaimana melihat dan memonitor kemungkinan risiko fiskal yang dihadapi dan bagaimana strategi penanganannya secara tepat dan reliabel. Kota Cirebon merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang juga seperti daerah lain di Indonesia, memiliki potensi risiko fiskal apabila tidak diawasi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis indikator-indiktor penyusun risiko fiskal daerah dan merumuskan strategi sebagai upaya dalam mengurangi risiko fiskal di Kota Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan risiko fiskal daerah dengan menggunakan metode Carter dan Ajam didapatkan hasil bahwa status fiskal daerah Kota Cirebon untuk tahun 2013-2017 berada pada status tidak berisiko. Namun, apabila dikaji dari setiap indikator yang ada pada setiap aspek, terdapat beberapa indikator yang statusnya berada pada kondisi berisiko. Indikator-indikator yang berada pada kondisi berisiko ini berpotensi untuk menimbulkan masalah pada fiskal daerah Kota Cirebon. Hasil pengolahan data menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) didapatkan strategi untuk mengurangi risiko fiskal daerah di Kota Cirebon dengan prioritas pertama yaitu meningkatkan pengawasan pajak dan retribusi (0,275), memaksimalkan sektor-sektor pontensial yang mampu memberikan peningkatan bagi penerimaan daerah (0,267), meningkatkan jumlah lapangan kerja baru (0,248), dan efisiensi belanja pegawai dan barang/jasa untuk dialihkan pada belanja modal (0,210).
Kebijakan Perdagangan Impor Bahan Baku Industri Makanan dan Minuman Bugi Biruloma Lagaida; Tanti Novianti
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p08

Abstract

Industri makanan dan minuman menjadi kontributor nilai PDB terbesar pada subsektor industri pengolahan. Permintaan produk industri makanan dan minuman terus meningkat seiring pertambahan jumlah penduduk, sehingga kinerja industri ini tumbuh dengan rata-rata 8,4 persen pada periode 2011-2019. Industri makanan dan minuman menjadi industri prioritas pertama dalam pembangunan industri nasional. Ketersediaan bahan baku menjadi kendala utama peningkatan kinerja inudstri makanan dan minuman. Industri makanan dan minuman memiliki kebutuhan bahan baku dengan spesifikasi dan jumlah yang spesifik. Bahan baku yang berasal dari domestik tidak dapat memenuhi kebutuhan industri, sehingga bahan baku industri ini di dominasi impor. Bahan baku apa saja yang diimpor oleh industri makanan dan minuman, serta bagaimana kebijakan impor yang berlaku pada komoditi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai bahan baku apa saja yang diimpor dan bagaimana kebijakan impor yang berlaku.
Strategi Alokasi Anggaran Bantuan Sosial Untuk Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo Meylani Lestari; Harianto Harianto; A Faroby Falatehan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p03

Abstract

Poverty is the problem in the economic development, the problem that to be the center of governments attention like in Kulon Progo Regency, the regency with the highest poverty rate at Special Region of Yogyakarta Province. The reducing poverty rate achievement in Kulon Progo Regency is under from the target listed in the 2017th to 2022nd Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD). The social aid budget is a budget that directly related with the poverty reducing programs. Previous studies has shown that the social aid program is affecting the poverty reduction. This research aims to analyze the poverty spreads and the social aid budgets implementation, and this is for formulating the strategy of social aid budget allocations to reduce the poverty in Kulon Progo Regency. The results showed that the northern part of the regency where are dominated by highland, it has a higher poverty rate than the southern part of the district which is a coastal area. Wates and Pengasih subdistricts receive the largest allocations for social aid budget. The strategy is formulated by using IE matrix, SWOT matrix, and QSPM matrix which generate several alternatives priority strategies, that are encouraging the active role of stakeholders, and it is providing an accurate and specific integrated data on the social welfare of social aid recipients.
Kajian Rantai Nilai Agribisnis Mete Kabupaten Wonogiri A. Aru Hadi Eka Sayoga
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p12

Abstract

Peningkatan rantai nilai suatu komoditas di suatu wilayah dapat menjadi faktor utama dalam pengembangan ekonomi lokal di suatu wilayah. Hal yang sama juga terjadi pada agribisnis jambu mete di Wonogiri karena Kabupaten Wonogiri merupakan produsen utama jambu mete (Anacardium occindintale) di Provinsi Jawa Tengah dengan produksi mendekati 90% dari total produksi di Jawa Tengah. Oleh karena itu, perlu dikaji rantai nilai produksi jambu mete sebagai komoditas utama penggerak perekonomian Kabupaten Wonogiri beserta para aktor yang terlibat, titik kritis, dan hambatan di dalamnya agar tujuan dari penelitian ini dapat tercapai. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini lebih banyak menggunakan observasi lapangan dan survei, dan data primer sebagai sumber data utama. Hasil yang diperoleh masih terdapat kendala pada setiap rantai nilai baik pada tahap input, produksi, pengumpulan, pengolahan, dan pemasaran, namun upaya mengatasi kendala telah dirumuskan sejak input yaitu melalui upaya penguatan sistem kelembagaan dan pengelolaan kelompok tani, diversifikasi produk dan menghasilkan produk turunan, serta pembinaan dan pendampingan tata kelola manajerial, akuntansi dan teknik pemasaran bagi pelaku agribisnis jambu mete.
Keputusan dan Preferensi Konsumen: Pinang Kering Iris di Perbatasan (Studi Kasus: Kabupaten Timor Tengah Utara) Yoseph Daniel Jemai; Boanerges Putra Sipayung; Agustius Nubatonis; Dudi Septiadi
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p07

Abstract

Betel nut consumption in North Central Timor Regency lasted a long time and continues to grow to this day. The study aims to determine the factors that influence consumer decisions and consumption preferences of iris dried betel nut in north Central Timor border communities. This research was conducted in January-February 2022.The data analysis method used is qualitative descriptive and logistic regression analysis. The variables of age, sex, habits, taste, and texture together affect the consumption preferences of iris dried betel nut. The age and texture of the iris dried betel nut significantly affect the decision of the people of East Miomaffo Subdistrict in consuming slice dry betel nut. Texture becomes the preference of consumers to choose the dried betel nut of the iris consumed.