cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal S2 Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN TEAMS GAMES TOURNAMENT MELALUI TEKA TEKI SILANG DANKARTU DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL DAN GAYA BELAJAR SISWA Rochmawati, Wahdah; Sunarno, Widha; Suparmi, Suparmi
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 01 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan  TGT melalui teka teki silang dan kartu, kemampuan verbal dan gaya belajar  terhadap prestasi belajar fisika dan interaksinya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasinya terdiri dari siswa kelas XII SMAN Batik 1 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012. Sampel yang diambil adalah 2 kelas yaitu Kelas XII IPA 1 dan XII IPA 2 dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data kemampuan verbal dan prestasi kognitif digunakan metode tes. Untuk data gaya belajar dan prestasi afektif digunakan metode angket. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi tiga jalan desain faktorial 2x2x2 dengan sel tak sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang  dan kartu terhadap prestasi kognitif  namun tidak terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu terhadap  prestasi afektif ; 2) terdapat pengaruh kemampuan verbal tinggi dan rendah terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 3) tidak terdapat pengaruh gaya belajar kinestetik dan visual terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 4) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 5) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu dengan gaya belajar terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 6) tidak terdapat interaksi kemampuan verbal dengan gaya belajar terhadap prestasi kognitif maupun afektif; 7) tidak terdapat interaksi pembelajaran menggunakan TGT melalui teka teki silang dan kartu, kemampuan verbal, gaya belajar siswa terhadap prestasi kognitif maupun afektif. Kata kunci :  teams games tournament,  teka teki silang,  kartu, kemampuan verbal, gaya belajar
IMPLEMENTASI METODE TWO STAY TWO STRAY BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KARAKTER SISWA Santika, Santika; Hartono, Hartono
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Sekarang ini, masih banyak siswa yang hanya menghafalkan rumus dalam pembelajaran fisika. Padahal dalam proses pembelajaran, selain menghafal siswa juga harus memahami materi. Kedisiplinan siswa dalam mengikuti pembelajaran dirasa masih kurang. Masih ada siswa yang  terlambat memasuki ruang kelas ketika jam pelajaran dimulai.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa melalui penerapan metode Two Stay Two Stray berbasis eksperimen pada salah satu SMA negeri di kabupaten Batang, Jawa tengah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Berdasarkan uji gain, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelompok eksperimen sebesar 0,48 yang termasuk kategori sedang. Peningkatan karakter disiplin, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab siswa secara berturutan sebesar 0,27; 0,30; dan 0,21 yang termasuk kategori rendah kecuali pada rasa ingin tahu termasuk kategori sedang. Melalui uji t, pada kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa didapatkan thitung> ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Two Stay Two Stray berbasis eksperimen dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan karakter siswa. Kata kunci: Two Stay Two Stray, berpikir kritis, karakter
PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN POE DITINJAU DARI KEMAMPUAN MENGGUNAKAN ALAT UKUR DAN KEMAMPUAN VERBAL SISWA Nurkholis, Aris; Sunarno, Widha; Suparmi, Suparmi
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan pendekatan kontekstual denganmenggunakan metode pembelajaran POE dan eksperimen, kemampuan menggunakan alat ukur, kemampuanverbal dan interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental(experimental quation) dengan desain faktorial 2x2x2. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik clusterrandom sampling sebanyak dua kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mendapatkandata prestasi belajar kognitif dan kemampuan menggunakan alat ukur, sedangkan metode angket untukmendapatkan informasi prestasi belajar afektif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapatpengaruh penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan POE terhadap prestasi kognitif dan afektif; (2)tidak ada pengaruh kemampuan menggunakan alat ukur terhadap prestasi kognitif dan afektif; (3) terdapatpengaruh kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif dan afektif; (4) tidak ada interaksi antara metodepembelajaran dengan kemampuan menggunakan alat ukur terhadap prestasi kognitif dan afektif; (5) tidak adainteraksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif dan afektif; (6) tidakada interaksi antara kemampuan menggunakan alat ukur dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitifdan afektif; (7) tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan menggunakan alat ukur dankemampuan verbal terhadap prestasi kognitif dan afektif.Kata kunci: pembelajaran kontekstual, eksperimen, POE, kemampuan menggunakan alat ukur, kemampuan verbal.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN PENDEKATAN STARTER EKSPERIMEN (PSE) MELALUI INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KREATIVITAS SISWA Dwijono, Dwijono; Sunarno, Widha; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 02 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi dengan pendekatan starter eksperimen melalui inkuiri terbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi, pengaruh keterampilan proses sains dan kreativitas serta interaksi diantara ketiganya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan bulan September 2012 – Oktober 2012. Populasi adalah semua siswa kelas XII IPA SMAN 2 Madiun. Sampel penelitian diambil dengan metode cluster random sampling terdiri dari 2 kelas. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk prestasi belajar kognitif dan kreativitas verbal serta metode angket untuk mengukur keterampilan proses sains serta metode observasi untuk data prestasi belajar afektif dan psikomotor. Teknik analisis data menggunakan analisis variansi dengan desain faktorial 2 x 2 x 2 menggunakan software SPSS versi 16 dengan taraf signifikansi 5%. Hasil pada penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan prestasi kognitif, afektif, dan psikomotor pada siswa yang belajar dengan pendekatan starter eksperimen melalui inkuiri termbimbing dan inkuiri bebas termodifikasi (2) ada perbedaan antara siswa yang memiliki keterampilan proses sains tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (3) ada perbedaan antara siswa yang memiliki kreativitas tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor (4) tidak terdapat interaksi terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor antara pembelajaran model inkuiri dengan keterampilan proses sains (5) terdapat interaksi prestasi kognitif dan tidak ada interaksi prestasi afektif dan psikomotor terhadap penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan kreativitas siswa (6) terdapat interalsi antara keterampilan proses sains dengan kreativitas siswa terhadap prestasi afektif dan psikomotor (7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran inkuiri, keterampilan proses sains dan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Pendekatan Starter Eksperimen, inkuiri, keterampilan proses sains, kreativitas verbal.
PENGEMBANGAN INSTRUKSI PRAKTIKUM BERBASIS KETERAMPILAN GENERIK SAINS PADA PEMBELAJARAN FISIKA MATERI TEORI KINETIK GAS KELAS XI IPASMA NEGERI 8 SURAKARTATAHUN AJARAN 2012/2013 Agustinaningsih, Wiwik Marsutji; Sarwanto, Sarwanto Marsutji; Suparmi, Suparmi
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bentuk pengembangan instruksi praktikum berbasis keterampilan generik sains dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan oleh Sugiyono (2009) dengan sepuluh tahapan pengembangan. Produk pengembangan divalidasi oleh 4 validator, diujicoba terbatas pada 6 orang siswa, dan ujicoba pemakaian sejumlah 24 orang siswa. Sampel ujicoba produk dipilih dengan teknik sampel acak. Teknik pengumpulan data dimulai dengan tahap studi pendahuluan, desain produk, validasi desain, ujicoba terbatas, dan ujicoba pemakaian. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi silabus, RPP, instruksi praktikum, penilaian kognitif, psikomotorik, dan afektif serta kisi-kisi soal pretest-postest, pedoman wawancara, lembar penilaian hasil belajar, dan soal pretest-postest. Ujicoba pemakaian dengan onegroup pretest-posttest design. Data yang diperoleh berupa penilaian validasi produk pengembangan dan hasil belajar kognitif, psikomotorik, dan afektif siswa. Data hasil belajar kognitif dianalisis dengan uji nonparametric yaitu uji Wilcoxon. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) pengembangan instruksi praktikum berbasis keterampilan generik sains melalui tahapan pengembangan yang sangat kompleks berdasar pada analisis kebutuhan siswa serta telaah oleh para pakar sehingga menghasilkan produk yang valid dan praktis untuk dimanfaatkan siswa dalam belajar, (2) penggunaan instruksi praktikum yang terintegrasi keterampilan generik sains didalamnya dapat meningkatan hasil belajar kognitif siswa. Instruksi praktikum membantu siswa untuk mengembangkan pemahaman. Hasil belajar psikomotorik dan afektif dapat dicapai dengan sangat berhasil sebagai pencapaian klasikal. Kata kunci:desain produk, hasil belajar, teori kinetik gas.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODEL POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) MENGGUNAKAN MULTIMEDIA FLASH DAN VCD DITINJAU DARI KEMAMPUAN VERBAL DAN KREATIVITAS SISWA Nawawi, Nawawi; Sugiyarto, Sugiyarto; Sutarno, Sutarno
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 01 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

This study is intended to find the influence of the Multimedia Flash and VCD in the teaching and learning of plant movement that used POE learning model overviewed from verbal ability and student‘s creativity. The research took 2nd graders of SMP Nuris Semarang. The research took place in the beginning of the second semester of 2011/2012 academic year. There were two classes selected at Nuris junior high school as research groups. The research instruments were in the forms of lesson plan, teaching-learning materials, students activity sheets, observation sheets, tests. The influence of Multimedia Flash and VCD on the students‘ learning results and data’s were analysed by ANOVA with three way analysis of variances. The study showed that (1) there were no effect of the use of Multimedia Flash and VCD with POE learning model, (2) there were an effect of verbal ability on affective and psychomotor aspect, (3) there was no effect of creativity for achievement affective and psychomotor aspect, but there is an influence of cognitive aspect, (4) there was no interaction between Multimedia Flash and VCD with verbal ability on achievement affective and psychomotor aspect, but there is an interaction influence for cognitive aspect, (5) there was an interaction on creativity with Multimedia Flash and VCD from cognitive and affective aspect, (6) there were no interaction between verbal ability and creativity of students, (7) there were no interaction between Multimedia Flash and VCD, verbal ability and creativity for cognitive, affective and psychomotor. Keywords: Media Education, Verbal Ability, Creativity and Plants Movement
PEMBELAJARAN BIOLOGI MODEL POE (PREDICTION, OBSERVATION, EXPLANATION) MELALUI LABORATORIUM RIIL DAN LABORATORIUM VIRTUIL DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK Wahyuni, Sawitri Epi; Sudarisman, Suciati Makmur; Karyanto, Puguh
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 03 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

laboratorium virtuil ditinjau dari aktivitas belajar dan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalahseluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Plupuh Sragen. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknikcluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan laboratoriumriil terdiri dari 32 siswa dan kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan laboratorium virtuil terdiri dari32 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk data hasil belajar kognitif, psikomotor dankemampuan berpikir abstrak, angket untuk data aktivitas dan hasil belajar afektif, lembar observasi untuk datapsikomotor dan afektif. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuansoftware SPSS 17. Hasil penelitian didapatkan bahwa: (1) hasil belajar pembelajaran POE melalui laboratoriumriil lebih tinggi daripada laboratorium virtuil, baik aspek kognitif, psikomotor, maupun afektif; (2) siswa denganaktivitas belajar tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada siswa dengan aktivitas belajar rendah; (3)siswa dengan kemampuan berpikir abstrak tinggi memiliki hasil belajar yang lebih baik daripada siswa dengankemampuan berpikir abstrak rendah; (4) terdapat interaksi antara pembelajaran model POE melalui laboratoriumriil dan laboratorium virtuil dengan aktivitas belajar terhadap hasil belajar; (5) tidak terdapat interaksi antarapembelajaran model POE melalui laboratorium riil dan laboratorium virtuil dengan kemampuan berpikir abstrakterhadap hasil belajar; (6) terdapat interaksi antara aktivitas belajar dan kemampuan berpikir abstrak terhadaphasil belajar; (7) tidak terdapat interaksi antara pembelajaran model POE melalui laboratorium riil danlaboratorium virtuil, aktivitas belajar, dan kemampuan berpikir abstrak terhadap hasil belajar.Kata kunci: Model POE, Laboratorium Riil, Laboratorium Virtuil, Aktivitas Belajar, Kemampuan Berpikir Abstrak
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODEL CTL (Contextual Teaching and Learning) MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DAN MEDIA LINGKUNGAN DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN GAYA BELAJAR Rahayuningsih, Nuning Tri; Ashadi, Ashadi Tri; Sarwanto, Sarwanto
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 02 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model CTL menggunakan media animasi danlingkungan ditinjau dari sikap ilmiah dan gaya belajar terhadap prestasi belajar ranah kognitif dan afektif.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan dari bulan Oktober-Desember 2012. Populasipenelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTsN Kembangsawit Kebonsari Madiun Tahun Pelajaran2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, kelas VII Amenggunakan media animasi dan kelas VII B menggunakan media lingkungan. Data dikumpulkan denganmetode tes untuk prestasi belajar kognitif, dan angket untuk prestasi afektif, sikap ilmiah, dan gaya belajar.Analisis data penelitian menggunakan anava. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) ada pengaruh model CTLmenggunakan media animasi dan media lingkungan terhadap prestasi kognitif dan afektif, 2) ada pengaruh sikapilmiah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa, 3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajarkognitif dan afektif siswa, 4) tidak ada interaksi antara media dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajarkognitif dan afektif siswa, 5) ada interaksi antara media dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif danafektif siswa, 6) tidak ada interaksi antara sikap ilmiah dan gaya belajar terhadap prestasi kognitigf dan afektif,7) tidak ada interaksi antara media, sikap ilmiah dengan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif danafektif siswa.Kata Kunci: Model CTL, Animasi, Lingkungan, Sikap Ilmiah, Gaya Belajar.
PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN SIMULASI DALAM PEMBELAJARAN IPA DITINJAU DARI KECERDASAN SPASIAL DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA Purnawirawanti, Yety; Sarwanto, Sarwanto; Sugiyarto, Sugiyarto
Jurnal Inkuiri Vol 2, No 01 (2013): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan kontekstual demonstrasi dan simulasi, kecerdasan spasial dan interaksi sosial siswa serta interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dilaksanakan dari bulan Oktober-November 2012. Populasi penelitian ini adalahsiswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Mantingan tahun pelajaran 2012/2013 terdiri dari enam madrasah. Sampel diperoleh dengan teknik Cluster random sampling terpilih dua madrasah. Kelas eksperimen I adalah MIN Pakah diberi pembelajaran dengan metode demonstrasi dan kelas eksperimen II adalah MI Awaliyah Kedungharjo diberi pembelajaran dengan metode simulasi. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif dan data kecerdasan spasial,  angket untuk data interaksi sosial, lembar observasi dan angket tanggapan siswa untuk data prestasi belajar afektif dan psikomotorik. Hipotesis diuji menggunakan anava tiga jalan, uji lanjut dengan metode scheffe. Desain faktorial 2x2x2. Dari hasil analisis data disimpulkan:  1). pendekatan kontekstual melalui metode demonstrasi dan simulasi berpengaruh terhadap prestasi belajar, metode simulasi berpengaruh lebih efektif daripada metode demonstrasi; (2). kecerdasan spasial berpengaruh terhadap prestasi belajar; 3). interaksi sosial siswa berpengaruh terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotorik; 4). terdapat pengaruh interaksi antara metode dengan kecerdasan spasial terhadap prestasi belajar psikomotorik; 5). terdapat pengaruh interaksi antara metode dengan interaksi sosial siswa terhadap prestasi belajar kognitif; (6). terdapat pengaruh interaksi antara kecerdasan spasial dan interaksi sosial siswa terhadap prestasi belajar afektif; (7). terdapat pengaruh interaksi antara metode, kecerdasan spasial, dan interaksi sosial siswa terhadap prestasi belajar psikomotorik. Kata Kunci:Demonstrasi, simulasi, kecerdasan spasial, interaksi sosial.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODEL PBL DENGAN METODE EKSPERIMEN DISERTAI TEKNIK “VEE DIAGRAM” DAN “FISHBONE DIAGRAM” DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA Sudarisman, Suciati Makmur; Maridi, Maridi; Azizi, Asrorul Makmur
Jurnal Inkuiri Vol 3, No 01 (2014): Jurnal Inkuiri
Publisher : Jurnal Inkuiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik ‘Vee diagram’ dan ‘Fishbone diagram’, aktivitas belajar, dan kreativitas belajar siswa serta interaksinya terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MA Negeri 1 Praya Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I (X.2) belajar menggunakan model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik Vee diagram dan kelas eksperimen II (X.3) belajar menggunakan model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik Fishbone diagram. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data prestasi belajar kognitif, angket dan lembar observasi untuk prestasi belajar afektif dan prestasi belajar psikomotor serta angket untuk aktivitas belajar dan kreativitas belajar. Uji hipotesis penelitian menggunakan Anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2 dengan mengunakan Software SPSS 18 for Windows. Berdasarkan hasil olah data disimpulkan: 1) ada pengaruh model PBL dengan metode eksperimen disertai teknik ‘Vee diagram’ dan ‘Fishbone diagram’ terhadap prestasi belajar psikomotor siswa, tetapi tidak pada prestasi belajar kognitif dan belajar afektif siswa;  2) ada pengaruh aktivitas belajar tinggi dan aktivitas belajar rendah terhadap prestasi belajar kognitif siswa tetapi tidak pada prestasi belajar afektif dan belajar psikomotor siswa;  3) ada pengaruh kreativitas belajar tinggi dan kreativitas belajar rendah terhadap prestasi belajar kognitif siswa tetapi tidak pada prestasi belajar afektif dan belajar psikomotor siswa;  4) tidak ada interaksi antara model pembelajaran dengan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa; 5) ada interaksi antara model pembelajaran dengan kreativitas belajar siswa terhadap prestasi belajar kognitif siswa tetapi tidak pada prestasi belajar afektif dan psikomotor siswa;  6) tidak ada interaksi antara aktivitas belajar dengan kreativitas belajar siswa terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa; 7) tidak ada interaksi antara model pembelajaran, aktivitas belajar, dan kreativitas belajar belajar siswa terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa.Kata kunci: Vee diagram, Fishbone diagram, aktivitas belajar, kreativitas belajar.

Page 2 of 14 | Total Record : 135