cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
IMAJI
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 20893892     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IMAJI (ISSN 2089-3892) ini adalah sebuah terbitan berkala yang bertujuan untuk mewadahi dan mendokumentasikan kreatifitas karya ilmiah desain dalam bidang arsitektur, terutama dosen dan mahasiswa dari lingkungan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Undip.
Arjuna Subject : -
Articles 446 Documents
PENGEMBANGAN HOTEL INNA DIBYA PURI SEBAGAI CITY HOTEL DI SEMARANG Kukuh Prasetyo
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.942 KB)

Abstract

Pemerintah daerah adalah institusi yang paling berwenang terhadap perlindungan aset kota Semarang yang mempunyai nilai sejarah tinggi. Salah satu usaha pemerintah daerah dalam melestarikan bangunan bersejarah adalah dengan optimalisasi fungsi bangunan yang berpijak pada SK Walikota No. 646/50/Tahun 1992 tentang konservasi bangunan – bangunan kuno/bersejarah di wilayah kotamadya Dati II Semarang. Rencana penanganan bangunan kuno yang memiliki nilai sejarah dan nilai arsitektur yang tinggi tertuang dalam peraturan daerah berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah No. Hukum G-47/104/4 tanggal 27 Desember 1977 dan diundangkan 15 Juni 1978. Melihat kondisi bangunan Hotel Dibya Puri yang sebagian besar tinggal reruntuhan, cara paling tepat untuk menyelamatkan Dibya Puri adalah dengan melakukan restorasi dan rekonstruksi. Ada tiga hal yang mendasari perlunya melakukan restorasi dan rekonstruksi Dibya Puri Pertama, nilai historisnya tinggi sebagai monumen yang menandai awal perkembangan perhotelan di Semarang. Kedua, nilai arsitektur yang khas sebagai bentuk adaptasi arsitektur Eropa terhadap iklim tropis yang lebih dikenal dengan arsitektur Indis. Ketiga, nilai estetika dari arsitektur bangunan yang tinggi. Hotel Inna Dibya Puri sebagai bangunan bersejarah dengan arsitektur kolonialnya memberikan nilai tambah pada citra kawasan Johar sebagai kawasan niaga, maka Hotel Inna Dibya Puri dikembangakan secara optimal menjadi city hotel hotel empat yang keberadaannya diharapkan dapat mendukung kawasan perniagaan Johar selanjutnya. Hotel Inna Dibya Puri mempunyai nilai histories yang tinggi maka pendekatan dan langkah – langkah yang dilakukan untuk melestarikan dan mengembangkan Hotel Inna Dibya Puri ini yang dinamis dengan penekanan desain Arsitektur Post-Modern.
PUSAT PELATIHAN BASKET KLUB SAHABAT SEMARANG reza hilman; sukawi sukawi; septana pribadi
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.589 KB)

Abstract

Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.Bola basket merupakan cabang olah raga yang sekarang ini sangat  banyak  diminatimasyarakat, mayoritas dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Seringkali event-event pertandinganbertaraf nasional  diselenggarakan demi  memperebutkan peringkat tertinggi. Semarang sebagaisalah satu kota besar di Indonesia tidak luput dari perkembangan ini.Hal  ini  memicu banyaknya klub-klub basket  di  Semarang untuk  berpastisipasi  denganmengandalkan atlet - atlet terbaiknya, dengan tujuan dapat bersaing baik di kancah daerah maupunnasional. Maka  dari  itu  diperlukan sebuah wadah untuk  menunjang atlet  dalam  mengasahkemampuan mental,  fisik dan teknik  mereka.  Akan tetapi  banyak  klub yang bermunculan diIndonesia termasuk Semarang, masih kurang professional dalam pengelolaan klubnyaSaat ini kota Semarang belum memiliki pusat pembimbingan dan pelatihan bola basket yangterorganisir dengan baik seperti yang dimiliki oleh klub-klub basket yang ada di kota lain, misalnyaAliansi Sekolah basket  Sahabat  Sehati  Semarang merupakan salah satu  klub dari  beberapa klubbasket yang berdiri di Semarang yang sudah memiliki akar tradisi pelatihan basket yang kuat karenatelah berdiri sejak lama. Klub yang berdiri sejak 90 tahun yang lalu ini sudah banyak melahirkan atlet– atlet basketl yang akhirnya bermain di level tertinggi liga basket nasional. Namun melihat kondisiklub yang berlokasi  di  daerah Supriyadi  Semarang ini,  bisa  dikatakan bahwa fasilitas – fasilitaspelatihan di  klub ini  masih kurang memadai  jika dibandingkan dengan antusiasme masyarakatterhadap olahraga basket  serta fasilitas – fasilitas  yang dimiliki  oleh  pelatihan – pelatihan basketbesar di kota lain.Oleh sebab itu, diperlukan sebuah wadah yang dapat menampung sekaligus membina atletatletdiSemarangsupayadapatmenyalurkandanmengembangkanbakatnyadalambermainbolabasket.
SEMARANG BATIK CENTER AND TRAINING berliana narimala; siti rukayah; titien murtini
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1126.637 KB)

Abstract

Semarang merupakan salah satu Kota pariwisata dengan produksi batik yang mampu diperhitungkan. Telah banyak diselenggarakan pelatihan dan festival di Kota Semarang yang di canangkan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) guna mengembangkan Batik Semarangan. Tak sedikit wisatawan dari manca maupun local yang ingin datang mengunjungi batik center dan mengikuti pelatihan sebagai bekal kembali ke daerah atau negaranya. Hingga sekarang upaya pemerintah masih terbilang belum maksimal dikarenakan kurangnya informasi dan belum adanya wadah yang memfasilitasi kebutuhan batik yang mencakup fasilitas perniagaan, pelatihan dan pariwisata di Kota Semarang. Kesadaran dan keinginan masyarakat mengembangkan batik dan mengikuti pelatihan merupaka salah satu langkah awal untuk memajukan Kota Semarang dibidang seni (batik), ekonomi (kedatangan wisatawan local ataupun manca) , pariwisata, dan budaya (pengembangan festival yang ada di Semarang). Dengan adanya pengembangan di atas di imbangi pula dengan desain universal yang diharapkan mampu memfasilitasi segala gender dan usia, guna memberikan kelengkapan atribut dari setiap manusia yaitu keamanan dan kenyamanan
SMA ISLAM UNGGULAN DI SEMARANG Dewi Murti Sari; Edy Darmawan; Eddy Prianto
IMAJI Vol 1, No 2 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.969 KB)

Abstract

Kota Semarang saat ini memiliki fasilitas pendidikan dengan jumlah yang relatif cukup banyak. Dengan jumlah penduduk kota Semarang yang semakin meningkat, semakin bertambah pula kebutuhan masyarakat akan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Karena saat ini masyarakat lebih jeli dalam memilih fasilitas pendidikan yang dikehendaki. Masyarakat menginginkan peningkatan pendidikan secara kuantitas dan juga peningkatan pendidikan secara kualitas. Dengan mayoritas pemeluk agama Islam, Semarang mengindikasikan peningkatan peminat fasilitas pendidikan Islam yang ada. Namun banyak wadah pendidikan Islam yang hanya berorientasi pada ilmu-ilmu teoritis Islam saja sehingga menghasilkan lulusan yang pasif dan statis. Sementara jumlah pendaftar yang meningkat secara signifikan, SMA Islam yang ada tidak mampu menampung banyaknya pendaftar dikarenakan terbatasnya kapasitas. Dengan demikian dibutuhkan sebuah SMA Islam Unggulan yang mampu mewadahi peserta pendidikan tidak hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas pemenuhan iptek dan imtaq.Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai SMA unggulan, arsitektur Islam, standar-standar mengenai tata ruang SMA, serta studi banding beberapa SMA Islam Unggulan di Semarang. Dilakukan juga tinjauan mengenai lokasi SMA Islam Unggulan di Semarang dan pembahasan konsep perancangan dengan penekanan desain arsitektur islam. Tapak yang digunakan adalah berada di BWK VI yaitu di Kec.Tembalang tepatnya di jalan Graha Panorama. Selain itu juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang dipakai dalam perancangan “SMA Islam Unggulan di Semarang”.Konsep perancangan ditekankan menggunakan desain arsitektur Islam. Tapak bangunan diatur sedemikian rupa mengambil bentuk dari simbol Islami berbentuk segi delapan. Dengan demikian delapan bangunan utama disesuaikan penempatannya dengan bentuk lahan. Kemudian fasad bangunan, pintu gerbang, serta model atap mengambil motif dari simbol Islami pula. Bangunan masjid ditempatkan pada tengah tapak sebagai simbol Ka’bah yang menjadi pusat kegiatan beribadah umat Islam
FRAGRANCE GARDEN CITY HOTEL DI KOTA SURAKARTA galing charisma; edward pandelaki; atiek suprapti
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2288.017 KB)

Abstract

Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang menjadi barometer di Jawa Tengah. Kota Surakarta terdiri dari 5 kecamatan, yaitu : Kecamatan Laweyan, Serengan, Pasar Kliwon, Jebres dan Banjarsari, yang terdiri dari 51 kelurahan yang mencakup 592 RW, 2.645 RT dan 129.380 KK. Sebagian besar lahan dipakai sebagai permukiman sebesar 65%. Sedangkan untuk kegiatan ekonomi memakan ruang yang cukup besar pula yakni berkisar antara 16% dari luas lahan yang ada. (Bappeda, 2013) Kota Surakarta pada tahun 2012 memiliki penduduk sebanyak 578.892 jiwa dengan kepadatan penduduk sebanyak 13.144 jiwa/km2. Dengan penduduk yang sebanyak itu, maka Kota Surakarta memerlukan banyak lapangan kerja. Sedangkan Kota Surakarta sendiri tidak memiliki lahan pertanian sehingga sebagian besar penduduk di kota ini menggantungkan pendapatan dari sektor perdagangan dan jasa, terutama di bidang pariwisata, seperti hotel dan restoran. Pada tahun 2011 kunjungan wisatawan ke obyek-obyek wisata di Surakarta mulai mengalami peningkatan setelah tahun 2010 seiring dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. (Biro Pusat Statistik Kota Surakarta, 2013).
SEKOLAH MUSIK KARAWITAN LOKANANTA DI SURAKARTA Mira Berliani
IMAJI Vol 1, No 3 (2012): IMAJI
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1911.688 KB)

Abstract

Lokananta adalah perusahaan rekaman musik (label) pertama di Indonesia yang didirikan pada tahun 1956 dan berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah. Sebagai Perum Percetakan Negara RI cabang Surakarta kegiatannya antara lain recording, music studio, broadcasting, serta percetakan dan penerbitan. Lokananta mempunyai koleksi ribuan lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia (Ethnic/World Music/foklor) dan lagu-lagu pop lama termasuk diantaranya lagu-lagu keroncong. Memiliki luas lahan ± 21.150 m2 yang berada di kota Surakarta dan dengan kondisi bangunan yang sudah tidak terawat lagi, Lokananta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pusat informasi budaya seni nasional, agar masyarakat mau mengenal dan menghargai tentang sejarah musiknya.Kegemaran akan bermusik kian marak dengan didukung kemajuan media audio (radio dan televisi). Ditandai dengan munculnya fenomena pemusik yang tetap mengusung tema atau pola music daerah, sebut saja salah satunya Jogja Hip Hop Fondation yang kini marak diperbincangkan, sebuah grup music hiphop yang mengusung tema pop namun tetap memiliki pattern keroncong ataupun seni sinden.Surakarta yang kental akan budaya Jawanya memiliki music khas Indonesia yaitu seni Karawitan. Karawitan memiliki pakem-pakemnya sendiri dan merupakan suatu seni music, berupa instrumental dan seni olah vocal yang menganut sebuah pakem susunan nada dari kesenian tradisional Jawa.Dengan memadukan potensi Lokananta sebagai pusat informasi budaya seni nasional dan Surakarta sebagai asal dari sebuah kesenian Karawitan, maka dapat memberikan usulan dibentuknya Sekolah Musik Karawitan Lokananta di Surakarta. Dengan membentuk sekolah seni musik karawitan Lokananta ini secara langsung dapat meningkatkan potensi Lokananta, selain itu juga bertujuan melestarikan Karawitan sebagai seni budaya asli Indonesia. Sekolah Musik Karawitan Lokananta memfasilitasi kegiatan pendidikan dan pelatihan musik Karawitan, ruang pertunjukan, dan studio rekaman di Surakarta sebagai media pelestarian, pengembangan, dan penyampaian apresiasi hasil karya seni musik berkualitas
APARTEMENT DI JAKARTA SELATAN risqoh warisman; sukawi sukawi; sahid indraswara
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.286 KB)

Abstract

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat diberbagai bidang dan sektor. Kota Jakarta Selatan merupakan bagian dari wilayah Kota Jakarta yang terus berkembang dan semakin maju. Wilayah Jakarta Selatan diperuntukkan sebagai daerah perkantoran, pemerintahan, dan sebagian besar untuk pemukiman dan perdagangan. Sebagian wilayah Jakarta Selatan dilalui oleh Central Business District (CBD) yaitu Setiabudi, Karet Semanggi, dan Senayan, serta merupakan kawasan segitga emas yang memiliki letak strategis dan tempat pertemuan bisnis di Jakarta. Melihat pertumbuhan Kota Jakarta yang begitu cepat dan pesat, yang dikarena oleh banyak faktor seperti pusat perkantoran, perdagangan, pemerintahan, perdagangan, bisnis dan permukiman menyebabkan banyak masyarakat yang cenderung untuk mencari penghasilan di Jakarta. Hal ini lah yang menyebabkan kota Jakarta di penuhi oleh pendatang dengan jumlah yang terus meningkat tentunya di setiap tahun yang mengakibatkan pupulasi kota Jakarta semakin ramai. Melihat hal ini, peluang bisnis untuk hunian vertikal seperti apartemen menjadi suatu yang menjanjikan di Jakarta. Jumlah apartment di Jakarta diperkirakan mendekati 200.000 unit apartment, dimana angka ini masih sangat kecil dibandingkan dengan jumlah penduduk Jakarta yang mendekati angka 25 juta jiwa.
ASRAMA HAJI EMBARKASI BEKASI Firda Shmeisani
IMAJI Vol 3, No 3 (2014): jurnal IMAJI - Juli 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.882 KB)

Abstract

Haji merupakan salah satu rukun islam yang dijalankan oleh umat muslim. Pihak Arab Saudi sedang melakukan renovasi besar di seluruh fasilitas ibadah haji sehingga dapat menampung jumlah jamaah haji yang datang lebih banyak lagi. Indonesia merupakan salah satu negara terbesar dalam pengiriman jumlah jamaah haji dan 80% dari jamaah merupakan jamaah pada usia lanjut. Oleh karena itu, pewadahan dalam pembinaan dan pelatihan ibadah haji serta fasilitas di asrama haji harus memperhatikan kebutuhan dan aksesibilitas yang mudah bagi jamaah usia lanjut. Kajian diawali dengan tinjauan penyelenggaraan haji di Indonesia, tinjauan asrama haji di Indonesia, serta studi banding beberapa asrama haji di Indonesia. Dilakukan juga tinjuan mengenai kota bekasi dengan, pengembangan asrama haji di kota tersebut dengan pengumpulan info yang berkaitan dengan asrama haji di Bekasi. Pendekatan perancangan arsitektural dilakukan dengan konsep universal design. Tapak dipilih sesuai tapak asrama haji yang telah ditetapkan. Sebagai kesimpulan, luaran program ruang yang diperlukan, serta gambar-gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi design.
GREEN APARTEMEN PEJATEN arina widya; bambang adji murtomo; bam suyono
IMAJI Vol 4, No 1 (2015): IMAJI Jurnal Desain Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.226 KB)

Abstract

Kota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembangan yangsangat pesat diberbagai bidang. Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakantempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaaan swasta, dan perusahaan asing, kota inijuga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Jakarta meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Jakarta itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaJakarta  menduduki  peringkat  nomor  satu  kota di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan harga tanah di  kawasan Jakarta  semakin mahal.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  pembangunan – pembangunan sekarang ini  lebih  mengacu pada pembangunankearah vertikal, seperti kantor sewa, pusat perbelanjaan,  pemukiman yang sering disebut denganapartemen atau rumah susun.Pejaten yang berada dekat  dengan kawasan bisnis T.B.  Simatupang dan Mampang sertaarea  komersial Kemang dapat  menjadi  pilihan pembangunan hunian yang membidik  para pelakubisnis  di  kawasan tersebut.  Makadiperlukan perencanaan dan perancangan apartemen  yangbearada di Pejaten untuk memfasilitasi pelaku bisnis di kawasan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan.ABSTRAKKota Jakarta merupakan Ibu Kota Indonesia yang memiliki kemajuan dan perkembangan yangsangat pesat diberbagai bidang. Sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan, Jakarta merupakantempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaaan swasta, dan perusahaan asing, kota inijuga menjadi tempat kedudukan lembaga-lembaga pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satualasan jumlah pendatang di kota Jakarta meningkat. Hal tersebut memunculkan dampak positif dannegatif untuk kemajuan kota Jakarta itu sendiri. Tingkat populasi yang cukup tinggi menjadikan kotaJakarta  menduduki  peringkat  nomor  satu  kota di  Indonesia  yang terpadat  jumlah penduduknya.Peningkatan populasi  tidak  bersamaandengan pertambahan fasilitas  pemukiman.  Semakinbanyaknya pembangunan perkantoran dan jasa  perdagangan menyebabkan semakin sempitnyalahan yang dapat  dibangun dan menyebabkan harga tanah di  kawasan Jakarta  semakin mahal.Kemudian muncul kebijakan dan pemikiran untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimalmungkin,  maka  pembangunan – pembangunan sekarang ini  lebih  mengacu pada pembangunankearah vertikal, seperti kantor sewa, pusat perbelanjaan,  pemukiman yang sering disebut denganapartemen atau rumah susun.Pejaten yang berada dekat  dengan kawasan bisnis T.B.  Simatupang dan Mampang sertaarea  komersial Kemang dapat  menjadi  pilihan pembangunan hunian yang membidik  para pelakubisnis  di  kawasan tersebut.  Makadiperlukan perencanaan dan perancangan apartemen  yangbearada di Pejaten untuk memfasilitasi pelaku bisnis di kawasan T.B. Simatupang, Jakarta Selatan.ABSTRAK
MIX USE BUILDING ‘JAVA MARINA BEACH WALK SEMARANG’ agus priyadi; agung dwiyanto; indriastjario indriastjario
IMAJI Vol 3, No 4 (2014): jurnal IMAJI - Oktober 2014
Publisher : Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.628 KB)

Abstract

Semarang merupakan ibu kota Propinsi Jawa Tengah , dalam perkembangan dewasa ini kota ini menjadi salah satu destinasi pariwisata di Jawa Tengah . Lokasi yang sangat berada di antara pusat ekonomi Indonesia yaitu Kota Jakarta dan Kota Surabaya , Kota Semarang menjadi persinggahan yang cukup populer di jalur darat penghubung kedua kota tersebut . Selain di topang dari jalur darat , pembukaan jalur udara langsung dari Kota Semarang menuju negara-negara tetangga menjadikan Semarang di banjiri turis mancanegara , tak kurang 3442 orang pada tahun 2012 mengunjungi Kota Semarang . Pertumbuhan jumlah turis di kota ini berdampak dengan berkembangnya bisnis di dunia pariwisata di Kota Semarang . Dari berbagai macam bisnis tersebut , salah satunya adalah bisnis penginapan . Bisnis dunia pariwisata sangat bergantung dengan pasaran yang akan di bidik . Perkembangan yang semakin pesat menjadikan kompetitor –kompetitor yang ada bersaing di kelas konsumen yang telah ada . Kelas konsumen yang semakin beragam dan berbagai tujuan menjadikan kelas bisnis penginapan semakin majemuk. Dari beberapa yang sedang populer di kalangan masyarakat adalah konsep penginapan bugdet yang digolongkan dalam peraturan pemerintah dapat diartikan berkelas bintang tiga (3) setara . Penginapan bugdet memiliki banyak kompetitor , selain kelas yang di tentukan adalah lokasi . Lokasi sangat menentukan suatu penginapan akan di kembangkan . Lokasi juga padat dimanfaatkan sebagai daya dukung atau ciri yang berbeda agar dapat bersaing dengan kompetitor lainnya .Lokasi yang cocok untuk khasus ini adalah Pantai Marina Semarang .