cover
Contact Name
Aziz Salam
Contact Email
aziz_salam@ung.ac.id
Phone
+6285299819372
Journal Mail Official
jurnal_nike@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
NIKe Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan | Fisheries and Marine Scientific Journal
ISSN : 23032200     EISSN : 27225836     DOI : https://doi.org/10.37905/.v0i0.6885
Core Subject : Agriculture, Social,
The NIKe Journal is published by the Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo. The NIKe Journal publish quarterly on March, June, September and December. Publishing research results in the fields of fisheries and marine science: management of aquatic resources; aquaculture; capture fisheries; and socio-economic-cultural affairs of coastal communities.
Articles 272 Documents
Management of Sustainable Hemiramphus robustus Fishery in Boalemo District Atep Ginanjar; Abd Hafidz Olii; Syamsuddin Syamsuddin
The NIKe Journal VOLUME 7 ISSUE 2 | JUNE 2019
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v7i2.4880

Abstract

This study aims to examine the sustainability status of the julung-julung fish catch fisheries in Boalemo District based on the five aspects of ecology, economic, social, technological and ethical dimensions, and provide recommendations for strategies to support sustainability. This research was conducted in Boalemo District from March to August 2016. The method used in this research is survey method. As for the sustainability status analysis using Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH), and for preparing strategy priorities using SWOT analysis (Strenght, Weaknesess, Opportunities, and Threath). The results showed that the status of sustainable fisheries cultivation of julung-julung dimension of ecology 80,63 (continuous), economics 35,80 (less sustainable), social 73,85 (sustainable enough), technology 55,51 (sustainable enough), and ethics 52.56 (fairly sustainable). When viewed in a multidimensional manner, the fishing activities of the julung-julung fish catch in Boalemo Regency are in sustainable condition with the value of IKP (Fishery Sustainability Index) 59.67. Strategies that need to be done in the management of capture fisheries are 1) Arrangement of fishing effort of the julung-julung, 2) Arrangement of catching season, 3) Protection of place to lay eggs, 4) Determination of fishing zone, 5) Related to capital, utilization of technology, and management assistance, 6) socialization of environmentally friendly fishing, 7) Improving fisherman's access to education, 8) integrated fishery management, 9) increasing fishermen's role in formulation of fishery policy, 10) And 11) Establish a group of independent fishery resource supervisor (POKWASMAN). Keywords: Julung-Julung; sustainability; RAPFISH; SWOT; Boalemo
Parameter Fisik-kimia Perairan Danau Limboto sebagai Dasar Pengembangan Perikanan Budidaya Air Tawar Hasim .; Yuniarti Koniyo; Faizal Kasim
The NIKe Journal VOLUME 3 NOMOR 4, DESEMBER 2015
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v3i4.1324

Abstract

Danau Limboto merupakan Trademark bagi Provinsi Gorontalo. Kelestariannya menjadi sangat penting karena banyak memberikan berbagai fungsi. Namun demikian permasalahan Danau Limboto semakin komopleks. Pendangkalan danau, pencemaran dan turunnya produksi perikanan tangkap menjadi topik isu yang dihadapi pmerintah dan masyarakat. Sisi lain perkembangan perikanan sistem Karamba Jaring Apung bertambah pesat. Salah satu faktor kunci keberhasilan perikanan budidaya ialah ketersedian air dalam jumlah yang memadai dan kualitas yang memenuhi syarat. Tujuan penelitian ini untuk mengukur dan mengevaluasi parameter fisik-kimia yang berpenggaruh terhadap pengembangan perikanan budidaya. Pengambilan data dilakukan pada 16 titik stasiun dengan 9 parameter yaitu suhu, kedalaman, kecerahaan, NO3, pH, DO, BOD, TOC, TSS. Hasilnya mengggambarkan kandungan DO berada pada status sangat baik untuk seleuruh stasiun. Sedangkan kedalaman penurunan yang signifikan dibandingkan penelitian yaitu kurang dari 2 meter. Kata kunci: Paramater fisik, parameter kimia dan perikanan budidaya
Keanekaragaman Bivalvia di Kawasan Pantai Desa Katialada | Diversity of bivalvia in the coastal area of Katialada Village. Rasnah Rudi; Femy M Sahami; Faizal Kasim
The NIKe Journal VOLUME 5 NOMOR 1, MARET 2017
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v5i1.5265

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman bivalvia di Desa Katialada, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret - Juni 2015. Metode pengambilan sampel menggunakan transek garis secara sistematis dengan menggunakan kuadran 2 x 2 meter sebanyak 3 buah kuadran pada setiap line transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis Bivalvia yang ditemukan di lokasi penelitian ada 4 jenis yaitu Anadara granosa, Gafrarium tumidum, Placuna ephippium, dan Meretrix meretrix. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman menunjukkan bahwa antar Stasiun memiliki nilai yang berbeda. Stasiun I dan III menunjukkan tingkat keanekaragaman sedang, sedangkan untuk Stasiun II masuk dalam kategori tingkat keanekargaman rendah. The purpose of this study was to determine the diversity of bivalves in Katialada Village, Kwandang District, North Gorontalo District. This research was conducted in March - June 2015. The sampling method used systematic transect lines using 2 x 2 meters quadrants of 3 quadrants on each transect line. The results showed that there were 4 types of Bivalvia found at the study site, namely Anadara granosa, Gafrarium tumidum, Placuna ephippium, and Meretrix meretrix. The results of the calculation of diversity index values indicate that between stations have different values. Stations I and III show a moderate level of diversity, while Station II falls into the low diversity category. Katakunci: Bivalvia; keanekaragaman. Keywords: Bivalvia; diversity
Parameter Dinamika Populasi Cakalang yang Didaratkan di PPI Tenda | Population dynamics parameters of skipjack landed in PPI Tenda Novita Adam; Sitti Nursinar; Zhulmaydin Chair Fachrussyah
The NIKe Journal VOLUME 5 NOMOR 3, SEPTEMBER 2017
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v5i3.5285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang - berat, pertumbuhan dan kelompok umur ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang tertangkap diperairan Teluk Tomini dan didaratkan di Pangkalan Pendaratan Ikan Kelurahan Tenda Kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode random sampling. Hasil analisis hubungan panjang berat menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan cakalang bersifat allometrik negatif, estimasi nilai parameter pertumbuhan dengan metode Von Bertalanffy diketahui nilai L∞ 50,2268, K 0,5891, t0 -0,0409. Terdiri dari tiga kelompok umur dengan panjang rata-rata (L1) 30,8578, (L2) 36,2150, (L3) 46,0463. Persamaan Von Bertalanffy untuk ikan cakalang Lt = 50,2268 (1-exp-0,5891(t-(-0,0409)). This study aims to determine the length-weight relationship, growth and age groups of skipjack (Katsuwonus pelamis) caught in the waters of Tomini Bay and landed at the Fish Landing Base Tenda of Gorontalo City. The method used in this study is the random sampling method. The results of the analysis of the weight length relationship show that the growth pattern of skipjack is negative allometric, the estimated value of growth parameters using the Von Bertalanffy method is known to be L∞ 50.22268, K 0.5891, t0 -0.0409. Consists of three age groups with an average length (L1) 30.8578, (L2) 36.22150, (L3) 46.0463. Von Bertalanffy's equation for skipjack Lt = 50.2268 (1-exp-0,5891(t-(-0,0409)). Katakunci: Hubungan panjang-berat; kelompok umur; pertumbuhan; cakalang; Katsuwonus pelamis Keywords: Length-weight relation; age group; growth; skipjack; Katsuwonus pelamis
Kepadatan dan Pola Sebaran Bulu Babi di Desa Lamu | Density and distribution patterns of sea urchin in Lamu Village Hindunstira Baruadi; Abdul Hafidz Olii; Miftahul Khair Kadim
The NIKe Journal VOLUME 5 NOMOR 2, JUNI 2017
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v5i2.5279

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan dan pola sebaran Echinoidea di Desa Lamu Kecamatan Batudaa pantai Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2016 sampai dengan Februari 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode purposive sampling. Pengamatan di setiap Stasiun hanya dilakukan satu kali pengamatan pada setiap Stasiun dengan menggunakan transek berukuran 25x4 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 5 jenis Echinoidea yaitu Diadema setosum, Echinothrix diadema, Echinometra mathaei, Echinothrix calamaris dan Tripneustes gratilla dengan nilai kepadatan berkisar pada 0,02-0,35 ind/m² dan nilai hasil perhitungan pola sebaran diperoleh nilai Indeks Dispersi Morisita di atas nilai 1 yang artinya pola sebaran jenis Echinoidea di Desa Lamu bersifat mengelompok. This study aims to determine the density and distribution patterns of Echinoidea in Lamu Village, Batudaa Subdistrict, Gorontalo District. This research was conducted in August 2016 until February 2017. The method used in this study is using purposive sampling method. Observations at each station were only made one observation at each station using a 25x4 meter transect. The results showed that there were 5 types of Echinoidea namely Diadema setosum, Echinothrix diadema, Echinometra mathaei, Echinothrix calamaris and Tripneustes gratilla with density values ranging from 0.02-0.35 ind / m² and the results of the distribution pattern obtained were Morisita Dispersion Index values at of value 1 which means that the distribution pattern of Echinoidea in Lamu Village is clustered. Katakunci: Echinoidea; kepadatan; pola sebaran Keywords: Echinoidea; density; distribution pattern
Composition and Distribution Patterns of Seagrass in the Gulf of Tomini Ferdi Kurniawan Mohamad; Faizal Kasim; Miftahul Khair Kadim
The NIKe Journal VOLUME 8 ISSUE 2 | JUNE 2020
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v0i0.6890

Abstract

This study aims to determine the composition and distribution patterns of seagrass species in the Gulf of Tomini, Tabulo Selatan Village and Keramat Village, Mananggu District, Boalemo Regency. This research was conducted for 3 months starting from June 2017 until August 2017. The method used was the line transect method at 2 village locations, each with 3 stations. The results showed that the composition of seagrass species at the study site consisted of seagrass Cymodocea serrulata, Cymodocea rotundata, Enhalus acoroides, Syringodium isoetifolium, Thalassia hemprichii and Halophila ovalis. Seagrass distribution patterns are included in the random and cluster categories.
Pengelolaan Usaha Purse Seine di Kelurahan Leato Selatan | Management of the purse seine business in Kelurahan Leato Selatan. Rocky Mustapa; Aziz Salam; Alfi Sahri Baruadi
The NIKe Journal VOLUME 5 NOMOR 4, DESEMBER 2017
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v5i4.5294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala pengelolaan usaha penangkapan ikan purse seine di Kelurahan Leato Selatan Kota Gorontalo. Penelitian ini berlangsung dari Bulan Oktober 2016 sampai dengan Bulan Februari 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif dan metode survey lapang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kapal purse seine dalam kondisi layak secara ekonomis dan memiliki keuntungan yang cukup maksimal. Nilai produksi hasil tangkapan kapal pajeko (purse seine) ukuran 17 GT adalah Rp. 164.600.000/tahun, ukuran 20 GT adalah Rp. 81.800.000/tahun. Masalah yang dihadapi nelayan purse seine cukup kompleks. Sistem pengelolaan usaha penangkapan ikan purse seine terdiri dari persiapan armada kapal, persiapan alat tangkap, penentuan fishing ground, proses penangkapan, pendistribusian hasil tangkapan dan sistem bagi hasil. The purpose of this study was to determine the obstacles of managing a purse seine fishing business in Kelurahan Leato Selatan, Gorontalo City. This research took place from October 2016 to February 2017. The method used in this research is descriptive method and field survey method. The results showed that the purse seine business was in an economically viable condition and had a maximum profit. The production value of the catch of a Pajeko (purse seiner) size of 17 GT is Rp. 164,600,000 / year, the size of 20 GT is Rp. 81,800,000 / year. The problem faced by purse seine fishermen is quite complex. The management system of purse seine fishing business consists of the preparation of a fleet of ships, preparation of fishing gear, determination of fishing ground, the process of catching, distribution of catches and profit sharing systems. Katakunci: Purse seine; usaha penangkapan ikan; pengelolaan. Keywords: Purse seine; fishing business; management.
Pemberian Substrat Lumpur Kolam Sebagai Pupuk Untuk Pertumbuhan Daphnia sp. | Provision of pond mud substrate as fertilizer for the growth of Daphnia sp. Perawati Isami; Ade Muharam; Syamsuddin Syamsuddin
The NIKe Journal VOLUME 5 NOMOR 1, MARET 2017
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v5i1.5266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian substrat lumpur kolam sebagai pupuk untuk pertumbuhan Daphnia sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pada setiap perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata. Rata-rata pertambahan Daphnia sp. tertinggi terdapat pada pemberian substrat lumpur dasar kolam pada perlakuan B yaitu 27,09 ind/l di ikuti oleh perlakuan C dan A yaitu 23,90 ind/l dan 23,67 ind/l serta terendah pada perlakuan D yaitu 9,71 ind/l. Sedangkan pada pemberian substrat lumpur kolam pada ketebalan 10 cm memiliki jumlah relatif menurun dari pemberian substrat lumpur dasar kolam yaitu perlakuan A yaitu 17,90 ind/l, perlakuan C yaitu 14,33 ind/l, Perlakuan D yaitu 12,62 ind/l, dan perlakuan B yaitu 11,48 ind/l. Dengan persamaan regresi pada pemberi substrat lumpur dasar kolam yaitu y = -4.507x + 32.36, R2 = 0.564, dan pemberian substrat lumpur pada ketebalan 10 cm yaitu y = -1.299x + 17.33 , R2 = 0.358. This study aims to determine the effect of the pond mud substrate as fertilizer for the growth of Daphnia sp. The method used in this study is an experimental method with 4 treatments and 3 replications. The results obtained indicate that each treatment did not have a real effect. The average increase in Daphnia sp. the highest was found in the substrate mud substrate pool in treatment B that was 27.09 ind / l followed by treatments C and A which were 23.90 ind / l and 23.67 ind / l and the lowest in treatment D was 9.71 ind / l. Whereas the administration of pond mud substrate at a thickness of 10 cm has a relatively decreasing amount of substrate pond substrate administration, namely treatment A is 17.90 ind / l, treatment C is 14.33 ind / l, Treatment D is 12.62 ind / l , and treatment B is 11.48 ind / l. With the regression equation for the substrate sludge pond bottom is y = -4.507x + 32.36, R2 = 0.564, and the giving of mud substrate at a thickness of 10 cm is y = -1.299x + 17.33, R2 = 0.358. Katakunci: Daphnia sp.; substrat; lumpur; pupuk; pertumbuhan. Keywords: Daphnia sp.; substrate; mud; fertilizier; growth
Kerusakan Karang di Perairan Pantai Molotabu Provinsi Gorontalo Aziz Salam; Dodo Sahputra; Veggy Arman
The NIKe Journal VOLUME 1 NOMOR 1, JUNI 2013
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v1i1.1218

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem yang krusial di perairan laut dangkal terutama wilayah pesisir karena memiliki potensi berbagai jenis sumberdaya yang penting untuk kehidupan manusia. Oleh karena itu menjadi penting untuk memastikan bahwa ekosistem pesisir ini terbebas atau sesedikit mungkin mengalami pengaruh dari daratan yang dapat menimbulkan kerusakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan karang yang terjadi di Perairan Pantai Molotabu, Provinsi Gorontalo. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, dokumentasi dan identifikasi terumbu karang. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa dua species karang yaitu Hydnopora pilosa dan Palauastrea ramosa telah mengalami pemutihan yang mungkin diakibatkan oleh sedimentasi dan penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan di masa lalu . Kata kunci: sedimentasi, terumbu karang, kerusakan karang
Analisis Organoleptik pada Ikan Cakalang Segar yang Diawetkan dengan Es Air Kelapa Fermentasi Yahya Suara; Asri Silvana Naiu; Lukman Mile
The NIKe Journal VOLUME 2 NOMOR 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Faculty of Fishery and Marine Sciences - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/.v2i3.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu organoleptik ikan cakalang segar yang diawetkan dengan es air kelapa yang difermentasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen (Experimental Method) dengan menggunakan analisis data Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 4 5, dengan 2 perlakuan yaitu (1) es air kelapa yang difermentasi pada taraf fermentasi (3 hari, 6 hari, 9 hari), dan (2) lama penyimpanan (0 hari, 3 hari, 6 hari, 9 hari, dan 12 hari). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan es air kelapa fermentasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik mutu organoleptik mata, insang, tekstur, dan bau ikan cakalang selama penyimpanan. Perlakuan pengesan dengan es air kelapa yang difermentasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap karakteristik mutu organoleptik mata, insang, tekstur, dan bau. Hasil perlakuan dengan penggunaan es air kelapa yang difermentasi dapat mempertahankan mutu organoleptik mata dan tekstur ikan hingga penyimpanan 3 hari, namun pada kontrol dapat bertahan hingga 6 hari, sedangkan untuk mutu organoleptik insang dan bau di semua perlakuan dapat bertahan hingga 6 hari. Kata kunci: es air kelapa, fermentasi, asam asetat, organoleptik