Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles
29 Documents
Search results for
, issue
"Volume 4 Edisi 3 November 2017"
:
29 Documents
clear
FULL DAY SCHOOL (STUDI PADA GURU DAN SISWA DI SMA NEGERI 2 MAKASSAR)
Muh. Guntur Saputra;
Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (434.473 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12108
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi guru dan siswa tentang penerapan Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar. (2) dampak yang ditimbulkan dari penerapan Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 23 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mendapatkan sistem Full Day School di SMA Negeri 2 Makassar dan Guru yang telah dianggap cukup lama menjadi seorang pendidik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. (a) Persepsi positif guru dan siswa terhadap penerapan full day school sebanyak 12 informan karena dianggap mampu menjadi tambahan ilmu, lebih giat dan fokus belajar di sekolah, dan mengembangkan potensi melalui organisasi. (b) Persepsi negatif guru dan siswa terhadap penerapan full day school sebanyak 11 informan karena membuat siswa kelelahan, merasa terbebani dan dinggap tidak terlalu memiliki manfaat bagi siswa (2) dampak yang ditimbulkan dari penerapan Full Day School meliputi: (a) sarana dan prasarana telah memadai, (b) siswa terlalu lelah (c) siswa kurang berinteraksi dengan orang tua dan lingkungan tempat tinggal (d) tingginya tingkat stres siswa (e) meningkatkan pengetahuan siswa (f) jumlah pelajaran kepribadian lebih banyak dibandingkan pelajaran umum (g) menangani kebutuhan siswa yang berbeda kemampuan
PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 MAKASSAR
Fikra Nugraha;
A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.074 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12067
Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, dan masing-masing siklus dilakukan sesuai tahap dalam PTK yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Makassar sebanyak 39 siswa yang terdiri dari 21 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble dapat meningkatkan keaktifan belajar sosiologi pada siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan pendekatan presentase untuk mengetahui sejauh mana tingkat keaktifan belajar sosiologi siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa : pada siklus I keaktifan belajar siswa sudah mencapai standar dari indikator keaktifan belajar siswa yaitu 80,35% yang diikuti dengan tingkat keberhasilan guru dalam menerapkan model pembelajaran scramble yaitu 78,84%, kemudian dilanjutkan lagi siklus II, hasil yang di dapat untuk keaktifan belajar siswa yaitu 91,96% yang diikuti dengan tingkat keberhasilan guru yaitu 90,38%. Berdasarkan hasil tersebut, maka H1 diterima yaitu jika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble pada mata pelajaran sosiologi maka keaktifan belajar siswa XI IPS 4 SMA Negeri 1 Makassar meningkat. Maka hipotesis dalam penelitian ini diterima
PERANAN GURU DALAM PEMBINAAN MORAL SISWA DI SMA NEGERI 7 KABUPATEN PINRANG
Recsa Indra;
Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.733 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12113
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peranan guru dalam pembinaan moral siswa di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang. 2) Faktor pendukung dan penghambat guru dalam pembinaan moral siswa di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang. 3) Penerimaan siswa terhadap nilai-nilai moral yang ditanamkan oleh guru di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Adapun pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria guru yang khusus menangani siswa yang melakukan pelanggaran moral yaitu kepala sekolah, guru BK, guru pendidikan agama islam, guru PPKN, guru sosiologi dan siswa yang melakukan pelanggaran moral di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peranan guru dalam pembinaan moral siswa di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang adalah dengan pembiasaan, keteladanan, teguran, mengintegrasikan nilai-nilai moral dalam proses belajar mengajar dan melakukan pengawasan terhadap siswa 2) Faktor pendukung dalam pembinaan moral siswa di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang adalah sarana dan prasarana sekolah, memuji siswa dan pemberian sanksi. Faktor penghambat dalam pembinaan moral siswa di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang adalah pengaruh dari lingkungan yang tidak baik, dampak kemajuan teknologi yang semakin tidak terkontrol, tingkat intelegensi siswa, kurangnya kedisiplinan siswa, dan komunikasi dengan orang tua siswa kurang maksimal. 3) Penerimaan siswa terhadap nilai-nilai moral yang ditanamkan oleh guru di SMA Negeri 7 Kabupaten Pinrang adalah siswa masih belum maksimal dalam mengaplikasikan nilai-nilai moral yang ditanamkan oleh guru karena ada dua faktor yaitu kurangnya kesadaran siswa terhadap nilai-nilai moral yang ditanamkan oleh guru dan pengaruh teman sebaya.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH BERASRAMA (BOARDING SCHOOL) DI MAN JENEPONTO
Kurniati Kurniati;
M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.647 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12073
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui cara mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (Boarding School)di MAN Jeneponto dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Adapun kriteria informan yaitu kepala asrama MAN Jeneponto selaku penanggung jawab, pembina Asrama putra dan putri dan siswa MAN Jeneponto yang tinggal di Asrama. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) cara mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (boarding school) di MAN Jeneponto yaitu menggunakan metode percakapan, pembiasaan dan keteladanan. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (boarding school) di MAN Jeneponto yaitu (a) Faktor pendukungnya yakni faktor kebiasaan dan pendidikan. (b) Faktor penghambatnya yakni fasilitas di lingkungan asrama dan peserta didik.
PENERAPAN DISIPLIN SEKOLAH DI SMA NEGERI 7 MALLAWA KABUPATEN MAROS
Andi Awal Rahmat;
Musdaliah Mustadjar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.053 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11845
Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan disiplin sekolah di SMA Negeri 7 Mallawa Maros. 2)Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin siswa di SMA Negeri 7 Mallawa Maros. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria guru BK sebanyak 2 orang, Kepala Sekolah, Wakasek kesiswaan, wali kelas 4 orang dan siswa yang di wakili 8 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplay data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sistem penerapan disiplin sekolah di SMA Negeri 7 Mallawa Maros sudah berjalan dengan cukup baik dengan a) pengenalan tata tertib pada masa orientasi siswa, b) memberikan contoh disiplin kepada siswa seperti datang tepat waktu dan cara perpakaian, c) pihak sekolah juga memberikan nasehat tentang pentingnya disiplin sebelum memulai pelajaran seperti kebersihan kelas, cara berpakaian siswa serta kehadiran siswa, dan d) memberikan hukuman kepada siswa yang terlambat seperti lari keliling lapangan, push up bahkan tidak di perbolehkan masuk mengikuti pelajaran. 2)Faktor yang mempengaruhi disiplin siswa dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari diri siswa seperti kurangnya kesadaran siswa dalam menjalankan tata tertib, kurangnya motivasi untuk datang ke sekolah, begadang sehingga mengantuk saat belajar, serta sikap mengulur- ulur waktu untuk masuk ke sekolah. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri siswa seperti letak rumah siswa yang jauh, kurangnya perhatian orangtua, adanya ajakan negatif dari teman seperti membolos.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI SEMESTER II SISWA KELAS XI IPS 3 SMA NEGERI 11 MAKASSAR
Wihdaniah, Wihdaniah;
Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (432.139 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12124
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Apakah Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dapat Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Semester II Pada Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 11 Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan teknik pengumpulan data melalui, tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sosiologi semester II siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 11 Makassar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Pelaksanaan tindakan dilaksanakan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus melalui 4 tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri 11 Makassar sebanyak 32 peserta didik yang terdiri dari 20 laki-laki dan 12 perempuan, tahun ajaran 2016/2017 semester genap mata pelajaran Sosiologi pokok bahasan Masyarakat Multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 72,10, sedangkan nilai persentase ketuntasan 43,75%. Namun setelah dilakukan perbaikan di siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar 81,06 sedangkan nilai persentase ketuntasan hasil belajar sudah mencapai 81,25%, sesuai dengan kriteria ketuntasan hasil belajar sosiologi yang ditetapkan di SMA Negeri 11 Makassar yaitu 75 secara individu dan 75% secara klasikal dari jumlah keseluruhan peserta didik. jadi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dapat meningkatkan hasil belajar sosiologi semester II peserta didik kelas XI IPS 3 SMA Negeri 11 Makassar. Berdasarkan hasil tersebut maka, hipotesis tindakan pada penelitian ini diterima.
FULL DAY SCHOOL (STUDI KASUS ORANG TUA SISWA SMA SE-KOTA MAKASSAR)
Nurul Anugrah Setyawati;
Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.557 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12111
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Persepsi orang tua siswa terhadap program Full Day School di Sekolah Menengah Atas Se-Kota Makassar. (2) Dampak yang dirasakan orang tua siswa dari penerapan program Full Day School di Sekolah Menengah Atas Se-Kota Makassar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Sekolah yang menjadi sampel peneltian ada 3 dan informan pada penelitian ini sebanyak 21 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria orang tua yang bekerja dan orang tua yang anak pernah mengikuti lomba tingkat nasional. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1: (a) Persepsi positif orang tua siswa terhadap program Full Day School sistem ini orang tua tidak perlu khawatir dengan kondisi pendidikan anak, bagi orang tua yang memiliki kesibukan dengan pekerjaan mereka. (b) Persepsi negatif mengatakan dengan berjalannya program Full Day School perlu dikaji kembali karena sistem ini membuat siswa dan guru merasa kelelahan dengan seharian disekolah, kurangnya sosialisasi pemerintah terhadap Full Day School, kurangnya waktu anak bersama keluarga,serta guru belum mampu menjalankan tugasnya dengan baik pada sistem ini. 2: Dampak yang dirasakan orang tua siswa dari penerapan program Full Day School di Sekolah Menengah Atas Se-Kota Makassar meliputi: (a) Finansial (b) Perkembangan pendidikan anak (c) Psikologis anak.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XI IPS DI MADRASAH ALYIAH BUNTU BARANA KABUPATEN ENREKANG
Humairah, Humariah;
Awaru, A. Octamaya Tenri
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.611 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12070
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran audio visual dapat meningkatkan keaktifan belajar sosiologi siswa kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Buntu Barana Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan tindakan dilakukan sebanyak 2 siklus, masing- masing siklus terdiri tadi 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi dengan subjek penelitian adalah kelas XI IPS MA Buntu Barana Kabupaten Enrekang sebanyak 14 siswa yang terdiri dari 5 laki- laki dan 9 perempuan, tahun ajaran 2016/2017 semestar genap pada mata pelajaran sosiologi. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi menggunakan dua observer. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis kuantitatif pendekata deskriptif untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa melalui penggunaan media audio visual di kelas XI IPS MA Buntu Barana kabupaten Enrekang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I nilai rata- rata keaktifan 69,4% dalam kategori tinggi, kemudian dilanjutkan lagi siklus II, dengan perolehan hasil pengamatan rata-rata 84,72% dalam kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, maka H1 diterima yaitu jika menggunakan media audio visual dalam proses pembelajaran sosiologi maka keaktifan belajar siswa kelas XI IPS MA Buntu Barana Kabupaten Enrekang meningkat pada penelitian ini diterima.
PRIVILESE PADA SISWA DI SMA NEGERI 2 SENGKANG KABUPATEN WAJO
Ashar, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (452.524 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.11840
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk Privilese pada siswa di SMA Negeri 2 Sengkang dan apa dampak yang ditimbulkan dari bentuk privilese pada siswa di SMA Negeri 2 Sengkang. Jumlah informan dalam penelitian sebanyak 15 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria teman dekat dari siswa anak pejabat, anak pejabat kepala Instasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yang dilakukan peneliti adalah member check agar informasi yang diperoleh sesuai penulisan laporan dengan informan atau data yang dimaksud. Analisis data ini diolah secara deskriptif kualitatif dimana peneliti merangkum, memilih dan memfokuskan pada hal penting atau mereduksi data setelah itu penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Bentuk Privilese pada siswa di SMA Negeri 2 Sengkang yakni, a. bebas tes masuk sekolah, b. menempati kelas unggulan, c. mendapat nilai tinggi meskipun mempunyai IQ rata-rata, d. mudah dalam memperbaiki nilai, e. bebas akses keluar masuk sekolah, f. adanya kebijakan saat pemotongan rambut, g. tidak mendapat sanksi point saat terlambat, ini terjadi akibat siswa tersebut mempunyai orang tua pejabat dalam yang berasal dari kalangan atas atau golongan elit. 2). Adapun dampak yang ditimbulkan pada siswa di SMA Negeri 2 Sengkang misalnya, a. adanya perbedaan perlakuan, b. timbulnya kecemburuan social, c. adanya perbedaan gaya hidup, d. timbulnya gengsi atau kesombongan pada individu siswa, e. adanya konflik antar siswa yang terjadi di sekolah.
DAMPAK EKSTRAKURIKULER KARATE TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMA NEGERI 1 WATANSOPPENG
Nengsih, Sri Wahyu;
Ishak, Chamsiah
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (515.039 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12121
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Alasan siswa memilih ekstrakurikuler karate di SMA Negeri 1 Watansoppeng. 2) Dampak ekstrakurikuler karate terhadap pendidikan karakter siswa di SMA Negeri 1 Watansoppeng. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler karate. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahap meredusi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Alasan siswa memilih ekstrakurikuler karate di SMA Negeri 1 Watansoppeng karena karate memiliki manfaat yang berbeda dengan ekstrakurikuler lainnya seperti untuk melatih fisik dan mental, meningkatkan percaya diri, dan belajar tentang pengendalian diri yang baik. 2) Ekstrakurikuler karate berdampak positif terhadap karakter siswa seperti: a) Fisik dan mental yang kuat. b) pengendalian diri yang baik. c) Sopan santun terhadap orang tua, guru, dan sesama karateka. d) Disiplin yang tinggi. e) Bertanggung jawab. f) Peningkatan kepercayaan diri. g) Penuh kesabaran. h) Mudah bergaul dan memiliki banyak teman.