cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Edisi 3, November 2018" : 21 Documents clear
KORBAN BULLYING DI SMA NEGERI 2 MAKASSAR Asmita Asmita; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.325 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Penyebab terjadinya bullying di SMA Negeri 2 Makassar, 2) Dampak bullying di SMA Negeri 2 Makassar, 3) Cara penyesuaian diri korban bullying di SMA Negeri 2 Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu siswa yang pernah mengalami bullying sebanyak 2 sampai 5 kali, baik itu secara verbal seperti diancam, diejek, dipalak, dan dilabeling maupun bullying secara non verbal seperti dipukul, ditendang, dijambak. Jumlah informan sebanyak 15 siswa yang terdiri dari 5 siswa kelas XI. Ips 1 dan 10 siswa kelas XI.ips 2, dan informan tambahan wali kelas dan guru BK. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1. Penyebab terjadinya bullying di SMA Negeri 2 Makassar adalah a.) Rasa ingin berkuasa, b.) Kurang perhatian dari orang, c.) Senioritas, d.) Pengaruh Lingkungan. 2. Dampak bullying di SMA Negeri 2 Makassar berupa dampak negatif yang terbagi atas tiga yakni bagi fisik, Psikis dan sosial. Adapun dampak bullying bagi fisik berupa dipukul, ditampar, dijewer, dikeroyok, dan ditendang. Dampak bagi psikis berupa rasa malu, trauma, minder bahkan menjadikan korban mengalami defresi penurunan semangat belajar, prestasi menurun dan berpotensi melakukan penyimpangan. Sedangkan bagi sosial, hubungan dan interaksi antara pelaku dengan korban menjadi renggang dikarenakan adanya rasa dendam dan trauma yang dirasakan oleh korban. 3. Cara Penyesuaian diri korban Bullying di SMA Negeri 2 Makassar yaitu dengan cara a.) Menjaga sikap dan perilaku, b.) Melawan rasa takut dan malu, c.) Memilih teman bergaul artinya tidak sembarangan bergaul dengan orang yang belum dikenal baik sikap dan perilakunya karena bias saja teman sendiri yang menjadi pelaku bullying di sekolah.
FLUKTUASI SISWA YANG BERMASALAH (STUDI PADA PELANGGARAN TATA TERTIB SISWA SMA NEGERI 6 MAKASSAR KELURAHAN BIRA KECAMATAN TAMALANREA) Muhammad Wahyu Ramadhan; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.529 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apa penyebab terjadinya pelanggaran tata tertib dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar (2) bagaimana dampak terjadinya pelanggaran tata tertib terhadap solidaritas sosial dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian derkriptif pendekatan kualitatif. Adapun jumlah informan pada penelitian ini terdiri 7 informan yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data temuan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penyebab terjadi pelanggaran tata tertib dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar yaitu kurangnya nilai dan pengetahuan agama pada diri siswa, kurangnya pengetahuan tentang pendidikan moral dari orang tua, pengaruh teknologi yang semakin canggih serta faktor lingkungan keluarga dan teman sebaya yang kurang baik, (2) dampak terjadinya pelanggaran tata tertib terhadap solidaritas sosial dikalangan siswa di SMA Negeri 6 Makassar yaitu dampak positif yakni siswa yang memilik moral yang sama (buruk), justru mengalami penguatan dalam hal solidaritas sosial dikalangan geng mereka khususnya dalam hal persatuan mereka. Sedangkan, dampak negatif yakni siswa yang moralnya kurang bagus dengan siswa yang dianggap moralnya bagus, justru mengalami kelonggaran atau hubungan mereka menjadi renggang dikarenakan sebagian dari mereka ada yang tidak suka karena moralnya yang kurang bagus (nakal) dan takut terpengaruh.
MAHASISWI BERKELUARGA DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Andi AlQadri Ardiansyah; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.586 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa mahasiswi FIS UNM memutuskan menikah di masa kuliah dan untuk mengetahui bagaimana mahasiswi FIS UNM menjalani peran ganda di ranah publik dan domestik setelah berkeluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus. Teknik penentuan informan dipilih secara purposive sampling dengan informan berjumlah 6 orang  dengan kriteria yaitu Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang berstatus aktif kuliah, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang usia pernikahannya telah melebihi 1 tahun, Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang telah menikah pada masa studi/kuliah,  Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang telah memiliki anak dalam pernikahannya, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang tinggal serumah bersama suami dan anaknya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan tahapan mereduksi data, menayajikan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bawah 1) Mahasiswi FIS UNM memutuskan menikah dimasa kuliah didasari oleh kemaun sendiri, hal tersebut atas keyakinan mahasiswi mengenai kesiapan diri dalam hal kematangan sosial yaitu pengalaman menjalin hubungan yang cukup lama dengan pasangan sebelum menikah. 2) peran ganda yang dijalani oleh mahasiswi FIS UNM dapat dikatan Berjalan dengan baik. Peran di ranah domestik sebagai istri ataupun ibu rumah tangga dapat berjalan baik dengan pemolaan kembali pembagian kerja diranah domestik, yaitu melibatkan suami dalam kerja-kerja kerumahtanggan. Tidak hanya itu, keterlibatan keluarga luas pun turut berperan dalam kehidupan mahasiswi berkeluarga, keberadaan mereka dinilai sangat membantu karena dapat mengurangi beban dari peran ganda yang di jalani. Peran di ranah publik sebagai mahasiswipun berjalan sebagaimana mestinya, berkeluarga dianggap tidak terlalu mempengaruhi peran sebagai mahasiswi terutama dalam persoalan akademik. Pengolaan waktu yang tepat menjadi kunci utama agar tidak terjadi konflik peran ganda.
PERANAN SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SMA NEGERI 4 GOWA Sitti Karmila H; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.117 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12385

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui: 1) Bagaimana Upaya Sekolah Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Siswa Di SMA Negeri 4 Gowa, 2) Apa saja Faktor Yang Mempengaruhi Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Siswa Di SMA Negeri 4 Gowa. Jumlah informan dalam penelitian sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria Kepala Sekolah, Guru, Guru BK (Bimbingan Konseling) dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti melalui: 1) observasi 2) wawancara dan 3) dokumentasi. Teknik pengabsahan data yang dilakukan peneliti adalah member check agar informasi yang diperoleh sesuai penulisan laporan dengan informan atau data yang dimaksud. Analisis data ini diolah secara deskriptif kualitatif dimana peneliti merangkum, memilih dan memfokuskan padahal penting atau mereduksi data setelah itu penyajian data dilakukan dalam bentuk uraian singkat kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Upaya Sekolah dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Siswa di SMA Negeri 4 Gowa, yakni, a. Penyediaan Lingkungan Belajar yang Kondusif, b. Menumbuhkan Sikap Empati, c. Menjadikan Guru Sebagai Teladan, d. Menciptakan Pelajaran Yang Menyenangkan  2). Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa di SMA Negeri 4 Gowa yaitu meliputi a. Kepemimpinan Kepala Sekolah, b. Kepekaan guru, c. Kepekaan Siswa, d.Ketersediaan sarana dan prasarana, e. kurangnya Program kegiatan yang mengarah pada kecerdasan emosional. 
KESETARAAN GENDER DALAM PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI SISWA DI SMA NEGERI 11 MAKASSAR Asrina Asrina; Musdaliah Mustadjar
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.606 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bentuk kesetaraan gender dalam proses pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11Makassar, 2) Faktor yang mempengaruhi kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11 Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11Makassar, yaitu a) Persamaan eksistensi kognitif, b) Persamaan Keaktifan Dalam Pembelajaran, c) Distribusi Peran Dalam Kelas. 2) Faktor yang mempengaruhi kesetaraan gender dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 11 Makassar yaitu a) faktor pendorong berupa metode pembelajaran dan perubahan nilai kearah modern, b) Faktor penghambat yaitu kurangnya rasa percaya diri dan sosialisasi kuat.
PENGARUH KUALITAS SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 SOPPENG Rudi Rudi; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.193 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas sekolah terhadap prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN 1 Soppeng. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMAN 1 Soppengyang terdiri dari 137 responden. Penelitian ini disebut dengan penelitian populasi. Pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistic deskriptif yaitu frekuensi dan presentase. Selain itu, juga menggunakan analisis statistik inferensial dengan menggunakan program SPSS Version 23 untuk menguji normalitas data dan menuji linearitas, menguji regresi linear sederhana, serta menguji korelasi person. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang posotif dan signifikan antara pengaruh kualitas sekolah dengan prestasi belajar siswa kelas XI IPS SMAN 1 Soppeng. Sehingga H1 yang berbunyi “ada pengaruh kualitas sekolah terhadap prestasi belajar siswa” diterima dan H0 ditolak. Ini dilihat dari hasil uji analisis regresi linear sederhana yang hasilnya menunjukkan nilai sig = 0,000 < 0,05 maka variabel (X) berpengaruh terhadap variabel (Y). Koefisien korelasi r = 0,747 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang “kuat”
PERANAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR AKADEMIK SOSIOLOGI SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 12 MAKASSAR Arni Arni; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.766 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Faktor yang paling mempengaruhi kesulitan belajar akademik, 2) Peranan guru dalam mengatasi kesulitan belajar akademik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, memperoleh gambaran tentang peranan guru dalam mengatasi kesulitan belajar akademik sosiologi siswa. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 6 orang, dimana guru mata pelajaran sosiologi 2 orang dan siswa 4 orang. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan kriteria peranan guru dalam mengatasi kesulitan belajar akademik sosiologi siswa. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik member check. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Faktor yang paling mempengaruhi kesulitan belajar siswa adalah faktor internal, meliputi a) kondisi fisik atau kesehatan, b) kecerdasan, c) motivasi belajar, d) minat belajar siswa. Sedangkan faktor eksternal, meliputi faktor keluarga, faktor sekolah, dan faktor lingkungan luar/ masyarakat. 2) Peranan guru dalam mengatasi kesulitan belajar akademik yaitu a) sebagai pendidik dan pengajar, dimana guru melakukan transfer ilmu pengetahuan, mengajarkan dan membimbing siswa serta mengajarkan tentang sesuatu yang berguna bagi mereka di masa depan. b) Sebagai motivator, dalam artian guru sebagai pendorong siswa agar mau melaksanakan kegiatan belajar dan harus menciptakan kondisi kelas yang membuat siswa termotivasi melaksanakan kegiatan belajar, baik individu maupun kelompok. c) Sebagai fasilitator, fasilitator guru berperan menyediakan fasilitas yang memungkinkan kemudahan kegiatan belajar siswa lingkungan belajar yang tidak menyenangkan, susunan kelas yang tidak teratur, meja dan kursi yang berantakan, fasilitas belajar yang kurang tersedia menyebabkan siswa malas dan kurang motivasi dalam belajar. d) Sebagai pelatih, memberikan pengawasan dan peluang bagi siswa untuk mengembangkan cara-cara pembelajarannya sendiri sebagai latihan untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal.
PERANAN PENGAWAS SEKOLAH TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI 17 MAKASSAR Sutrisno Sutrisno; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.309 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peranan pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SMA Negeri 17 Makassar, dan 2) kendala-kendala pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 di SMA Negeri 17 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 7 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria pengawas sekolah, guru-guru IPS, serta kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) peranan pengawas sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 baik pengawasan akademik dan pengawasan manajerial mulai dari membina, memantau, menilai, dan membimbing dan melatih profesional guru dan kepala sekolah telah dilaksanakan dengan baik dan benar serta efektif oleh pengawas sekolah SMA Negeri 17 Makassar dan mengikuti rambu-rambu kurikulum 2013, dan 2) kendala-kendala yang dialami pengawas dalam melaksanakan tugasnya baik dari dalam maupun dari luar sekolah dan kendala waktu yang bersamaan serta kendala menghadapi berbagai macam karakter, sikap, dan kemampuan guru yang berbeda-beda.
PENGARUH PENGETAHUAN ORANGTUA TERHADAP PENERAPAN PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA DI KELURAHAN TAMARUNANG KECAMATAN MARISO KOTA MAKASSAR Astiwi Astiwi; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.036 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12378

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penegetahuan orangtua terhadap penerapan pendidikan seks dalam keluarga di Kelurahan Tamarunang Kecamatan Mariso Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebesar 105 orang. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket/quesioner, data yang didapat kemudian di analisis dengan menggunakan SPSS Version 20, dideskripsikan kemudian disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan orang tua terhadap penerapan pendidkan seks dalam keluarga di kelurahan Tamarunang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar Sehingga H1 yang berbunyi “ada pengaruh antara pengetahuan orangtua dengan penerapan pendidikan seks” diterima dan H0 ditolak. Ini dilihat dari hasil uji analisis regresi linear sederhana yang hasilnya menunjukkan nilai sig = 0,000 < 0,05 maka variabel (X) berpengaruh terhadap variabel (Y). Koefisien korealasi r = 0,943 menunjukkan korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang “tinggi”. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pengetahuan orang tua maka akan semakin baik pula orang tua dalam menerapkan pendidikan seks.
PENGGUNAAN KEKUASAAN GURU DALAM KELAS (STUDI KASUS DI SMA MUHAMMADIYAH 1 UNISMUH MAKASSAR) Abdul Jalil; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 5 Edisi 3, November 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.758 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Gambaran kekuasaan guru dalam kelas pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar dan 2) Dampak kekuasaan guru dalam kelas pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling dengan informan berjumlah 16 orang. Adapun kriteria informan yaitu berstatus sebagai siswa di SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar. Siswa kelas XI dan XII yang diajar oleh guru yang cenderung otoriter. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Gambaran kekuasaan dan otoriter guru dalam kelas pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar yaitu cenderung merupakan guru yang kekuasaanya diterapkan dalam bentuk memerintah, mempengaruhi, mengadakan sanksi, mengendalikan sertakewenangan mutlak. 2) Dampak kekuasaan guru dalam kelas pada siswa SMA Muhammadiyah 1 UnismuhMakassar yaitu membentuk karakter maupun nilai akademik siswa dan menimbulkan rasa takut siswa terhadap guru.

Page 1 of 3 | Total Record : 21