cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Edisi 2, Juli 2019" : 21 Documents clear
KONSTRUKSI MAKNA CANTIK PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Surman Jahidin; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.572 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Konstruksi makna cantik oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. 2) Faktor yang mempengaruhi pemaknaan kecantikan oleh mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu mahasiswa laki-laki dan perempuan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar angkatan 2015-2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Konstruksi makna cantik oleh mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yaitu dari dalam (cara mereka dalam bertutur kata, sopan santun, memiliki akhlak yang baik serta dapat menghargai antara sesama dan kecantikan dari luar (tinggi atau tidaknya, bulu mata panjang, putih, bersih, body montok, body langsing, sehat, tidak  gemuk tidak kurus, pipi tembem, rambut pendek, serta mengikuti fashion yang trend) 2) Faktor yang mempengaruhi pemaknaan kecantikan oleh mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial Univeritas Negeri Makassar yaitu faktor eksternal yang di pengaruhi oleh lingkungan pergaulan, media, keluarga dan dan faktor internal yang dipengaruhi oleh pribadi.
PERAN GURU DALAM MENERAPKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA ISLAM AL-AZHAR 12 MAKASSAR Marwati Marwati; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.866 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Peran guru dalam menerapkan pendidikan karakter di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar, 2) Faktor mempengaruhi penerapan pendidikan karakter di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu guru yang mengajar di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar dengan masa kerja minimal 2 tahun dan guru wali kelas dengan jumlah informan sebanyak 8 guru dan siswa-siswi SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar dengan jumlah informan sebanyak 10 siswa kelas X dan kelas XI. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran guru dalam menerapkan pendidikan karakter di SMA Islam Al-Azhar 12 Makassar yaitu a) Guru sebagai edukator menanamkan nilai karakter yaitu Religius melakukan cara pembiasaan. Disiplin, menerapkan aturan kedisplinan seperti guru selalu datang lebih awal ke sekolah, wali kelas menerapkan aturan kedisiplinan untuk kelasnya. Tanggung jawab meliputi pemberian tugas. Jujur meliputi pemberian kepercayaan, dan mandiri meliputi pemberian tugas. b) Guru sebagai Motivator dalam menerapkan karakter meliputi peran guru dalam menanamkan karakter religius dengan pemberian pujian bagi peserta didik yang rajin melakukan pembiasaan. Disiplin meliputi pemberian kasih sayang, selalu memberikan nasehat dan perhatian jika ada peserta didik melanggar. Tanggung jawab meliputi pemberian nasehat dan pengarahan ke peserta didik. Jujur meliputi pemberian nasehat dan pembiasaan, dan mandiri meliputi pemberian keyakinan agar peserta didik yakin denga kemampuannya c) Guru sebagai teladan dalam menerapkan pendidikan karakter meliputi peran guru dalam menanamkan karakter religius denga pemberian contoh. Disiplin meliputi pemberian teladan datang mematuhi tata tertib sekolah. Tanggung jawab meliputi pemberian contoh tentang karakter tanggung jawab. Jujur meliputi pemberian contoh yang baik ke peserta didik jujur dalam berkata maupun perbuatan dan mandiri meliputi pemberian contoh kemandirian yang dilakukan guru. d) Guru sebagai evaluator dalam menilai karakter meliputi peran guru dalam menilai karakter religius, disiplin, jujur, melalui pengamatan secara langsung dan untuk karakter tanggung jawab dan mandiri melalui pemberian tugas 2) Adapun faktor yang mempengaruhi peran guru dalam menerapkan pendidikan karakter yaitu faktor keluarga, faktor lingkungan, dan faktor peserta didik.
PERAN KOMUNITAS SOKOLA KAKI LANGIT DALAM MEMBINA ANAK USIA SEKOLAH DI BONTO MANAI KABUPATEN MAROS Asrianto Asrianto; Chamsiah Ishak
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.89 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peran komunitas Sokola Kaki langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros. (2) Faktor yang mempengaruhi komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 13 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria (1) Pengurus harian Sokola Kaki Langit, (2) Menjadi anggota komunitas selama 1 tahun, (3) Aktif dalam mengikuti kegiatan komunitas. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Peran komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros yaitu: (a) Mengadakan kelas nonformal. (b) Membantu pihak sekolah pada pembelajaran formal. (c) Membuat atau meningkatkan rumah baca/perpustakaan. (d) Memberikan dorongan dan pemahaman pentingnya pendidikan. (e) Bekerjasama dengan pihak keluarga murid binaan. (f) Bekerjasama dengan pihak sekolah. (g) Bekerjasama dengan masyarakat. (2) Faktor yang mempengaruhi komunitas Sokola Kaki Langit dalam membina anak usia sekolah di Bonto Manai Kabupaten Maros yaitu: (a) faktor pendorong meliputi jenis kegiatan pembinaan yang menarik, dan hubungan antara pendidik dan peserta didik yang baik. (b) faktor penghambat yang terdiri dari faktor internal meliputi adanya anggota yang kurang bekerja secara kolektif, adanya anggota yang kurang menindaklanjuti hasil evaluasi, adanya anggota yang kurang disiplin waktu saat berkegiatan, serta faktor eksternal meliputi kendala dari segi akses di lokasi binaan, kondisi murid yang kurang mendukung dalam mengikuti pembinaan, serta kegiatan akademik maupun nonakademik dari relawan.
POLA ASUH KELUARGA PERANTAU (STUDI KASUS PADA ANAK DI DUSUN MABBIRING KECAMATAN DUA BOCCOE KABUPATEN BONE) Samsidar B Samsidar B; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.382 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Bentuk pola asuh yang diterapkan orangtua perantau terhadap anak dan 2) Dampak pola asuh yang diterapkan orangtua perantau terhadap perilaku anak. Jenis penelitian ini adalah kualitatif tipe deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria anak remaja yang sedang bersekolah berusia 15-21 tahun yang orangtuanya merantau minimal 5 tahun. Jumlah informan sebanyak 9 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Bentuk pola asuh yang diterapkan orangtua perantau terhadap anak yaitu a) Pola asuh demokratis; orangtua memberi kebebasan serta melibatkan anak mengambil keputusan dalam keluarga dan b) Pola asuh otoriter; orangtua membatasi pergaulan serta membuat aturan yang harus dipatuhi oleh anak. Namun orangtua cenderung menggunakan pola asuh demokratis. Pemilihan pola asuh tersebut disebabkan oleh faktor pekerjaan orangtua. 2) Dampak pola asuh yang diterapkan orangtua perantau terhadap perilaku anak yaitu anak bertindak semaunya, menerima keadaan, cenderung melanggar aturan, pendiam, boros dan juga tertutup
MAHASISWA WIRAUSAHA FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Haslin Pongsibanne; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.328 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Alasan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar memilih menjadi wirausaha. 2) Kendala yang dihadapi mahasiswa dalam melakukan usahanya di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. 3) Dampak mahasiswa yang berwirausaha terhadap prestasi akademiknya di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling berjumlah 10 orang. Adapun kriteria informan yaitu berstatus mahasiswa aktif kuliah, mahasiswa yang memiliki usaha serta menjalankan usahanya dan mahasiswa aktif kuliah yang menjalankan usahanya di luar kampus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe dekskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Alasan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar menjadi wirausaha yaitu; (a) alasan keuangan. (b) alasan sosial. (c) alasan pemenuhan diri. (d) ingin menuangkan kreatifitas dan hobi. 2) Kendala yang dihadapi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar dalam melakukan usahanya yaitu; (a) takut gagal, (b) kurangnya modal usaha, dan (c) waktu. 3) Dampak mahasiswa yang berwirausaha terhadap prestasi akademiknya di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yaitu berdampak positif dan berdampak negatif.
FAKTOR PENDORONG MAHASISWA KULIAH DI DUA PERGURUAN TINGGI DI MAKASSAR hartini, Tri; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.498 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Faktor pendorong mahasiswa yang kuliah didua perguruan tinggi, dan 2) hambatan yang dialami mahasiswa yang kuliah didua perguruan tinggi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu mahasiswa yang kuliah didua perguruan tinggi dan yang kuliah di salah satunya negeri. Jumlah informan sebanyak 6 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; 1).Faktor pendorong mahasiswa kuliah di duaperguruan tinggi yaitu: a) intrinsik: kemauan diri sendiri, cita-cita, kebutuhan belajar (b) ekstrinsik: sarana dan prasarana dan perbedaan proses pembelajaran diantara dua perguruan tinggi 2) hambatan mahasiswa yang kuliah didua perguruan tinggi adalah: a) waktu, materi pembelajaran yang bertambah, jadwal bertepatan dan, besaranbiaya yang dikeluarkansaat kuliah didua perguruan tinggi.
SEKOLAH SEBAGAI AGEN SOSIALISASI DALAM PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI PONDOK PESANTREN SMP UMMUL MUKMININ MAKASSAR Sitti Arafah; Muhammad Syukur
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.382 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Upaya sekolah sebagai agen sosialisasi dalam pembentukan moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. 2) Kendala yang dihadapi sekolah dalam membentuk moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu informan kepala sekolah, guru BK, pembina asrama dan guru pembina ekskul di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Siswa kelas VII dan VIII yang pernah masuk ruangan BK di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menujukkan bahwa; 1) Upaya yang dilakukan sekolah sebagai agen sosialisasi dalam pembentukan moral siswa di Pondok Pesantren SMP Ummul Mukminin Makassar yaitu menumbuhkan sikap disiplin, membentuk keterikatan pada kelompok-kelompok sosial, dan menumbuhkan otonomi. 2) Kendala-kendala yang dihadapi sekolah dalam membentuk moral siswa yaitu kendala yang bersumber dari dalam diri siswa, kendala yang bersumber dari lingkungan keluarga, dan kendala yang bersumber dari teman sebaya.
PENGARUH KONTROL SOSIAL SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA (STUDI PADA SMA NEGERI 4 MAKASSAR) Ishak Ishak; Supriadi Torro
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.62 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Kontrol Sosial Sekolah Terhadap kedisiplinan siswa SMA Negeri 4 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasi kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 4 Makassar, sebanyak 703 orang dengan jumlah sampel 87 orang. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif, analisis statistik inferensial dan regresi linier sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah preventif (X1) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.393 atau 39.3%. 2) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah represif (X2) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.381 atau38.1%. 3) Ada pengaruh kontrol sosial sekolah kuratif (X3) terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.175 atau 17.5%. 4) Sedangkan hasil hipotesis secara simultan atau bersama-sama (X1, X2 dan X3) berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa (Y) sebesar 0.613 atau 61.3% dan selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain.  
PERBEDAAN MAHASISWA PENERIMA BIDIK MISI DAN NON BIDIK MISI TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR (STUDI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SOSIOLOGI) Muhammad Yunus; Zainal Arifin
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.305 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi, dan 2) Faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi pelajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif tipe deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 16 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa pendidikan sosiologi angkatan 2015 dan 2016. penerima beasiswa bidik misi dan non bidik misi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima bidik misi dan non bidik misi, yaitu IPK mahasiswa bidik misi lebih baik di bandingkan IPK mahasiswa non bidik misi lebih aktif dalam perkuliahan dan pengerjaan tugas, (2) Faktor yang menyebabkan perbedaan prestasi belajar mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi dan non bidikmisi yaitu faktor dari dalam meliputi minat, motivasi dan intelegensi sedangkan faktor dari luar meliputi lingkungan tempat tinggal, keluarga dan pergaulan.
MAKNA EDUKASI RITUS RAMBU SOLO’ PADA MASYARAKAT TORAJA DI KECAMATAN SALUPUTTI KABUPATEN TANA TORAJA Gersiani Matana; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.43 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) makna edukasi ritus rambu solo’ pada masyarakat Toraja di Kecamatan Saluputti Kabupaten Tana Toraja, 2) bagaimana tanggapan masyarakat mengenai ritus rambu solo’ di Kecamatan Saluputti Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu tokoh masyarakat dalam hal ini tokoh adat yang paham tentang ritus rambu solo’, pemerintah dan staff di Kecamatan Saluputti, dan masyarakat yang pernah melaksanakan ritus rambu solo’ minimal 2 kali. Informan dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) makna edukasi ritus rambu solo’ pada masyarakat Toraja di Kecamatan Saluputti yaitu: a) melestarikan nilai-nilai keluarga. Komponen utama dalam ritus rambu solo’ adalah keluarga sehingga membangun rasa tanggungjawab terhadap keluarga dan rasa saling menghargai satu sama lain merupakan aspek penting yang harus dipertahankan oleh masyarakat, b) menghargai/mencintai kebudayaan sendiri diwujudkan masyarakat dengan melibatkan generasi muda dalam pelaksanaan rambu solo’ agar mereka mengenal lalu mempertahankan kebudayaan tersebut, c) membangun jiwa sosial dalam hal ini memperkuat solidaritas dan membentuk sikap peduli terhadap sesama; (2) tanggapan masyarakat mengenai ritus rambu solo’ di Kecamatan Saluputti Kabupaten Tana Toraja yaitu sebagian masyarakat menanggapi dengan positif  alasannya karena: a) memperkuat semangat kekeluargaan, b) sebagai tempat untuk berdonasi dalam sektor pembangunan, c) memotivasi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan d) membangun gotongroyong dalam masyarakat. Adapun masyarakat yang menanggapi secara negatif karena adanya beberapa alasan diantaranya: a) adanya pemborosan, b) hadirnya budaya gengsi, dan c) sebagian masyarakat lebih mementingkan rambu solo’ daripada pendidikan anaknya. 

Page 1 of 3 | Total Record : 21