cover
Contact Name
Andi Octamaya Tenri Awaru
Contact Email
sosialisasi99@gmail.com
Phone
+6285343665103
Journal Mail Official
a.octamaya@unm.ac.id
Editorial Address
Sosiology Education Study Program, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Makassar, Jalan AP Pettarani, Gunungsari Makassar, Indonesia, Telp/ Fax. (0411) 885105
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan
ISSN : 23560886     EISSN : 27223086     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Published by the peer review process and open access with p-ISSN: 2356-0886 and e-ISSN: 2722-3086. Jurnal Sosialisasi: jurnal hasil pemikiran, penelitian dan pengembangan keilmuan sosiologi pendidikan. Intended as a media of information and arena of philosophical, theoretical, methodological debates related to sociological issues and their teaching. Journal of Socialization: a journal of the results of thought, research and development in the science of educational sociology. invited scientists, activists and public officials to write issues related to sociology and teaching. Articles can be research or conceptual. Published by Sociology and Education study programs. published three times a year namely March, July and November.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Volume 6 Edisi 2, Juli 2019" : 21 Documents clear
DAMPAK GAME ONLINE PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 4 TANA TORAJA Sulasti Na'ran; M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.736 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Penggunaan game online 2) Dampak game online pada siswa SMA Negeri 4 Tana Toraja. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang menyendiri yang sering bermasalah dengan temannya, siswa yang bermain game online 3-5 jam perhari. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Siswa menggunakan game online paling banyak 3-10 jam perhari penggunaan, alasan siswa bermain game online adalah untuk menghilangkann stress, game online sangat menantang dan juga banyak hadiah yang didapatkan dari bermain game online. Adapun jenis game online yang dimainkan siswa yakni Mobile Games diantaranya Mobile Legend, PUBG, free fire, Hago, Lost Age, Points Blank, Domino Higgs dan LOL. Biasanya siswa memainkan game online di rumah, sekolah, dan tempat nongkrong dan mereka lebih nyaman bermain di rumah. 2) Dampak penggunaan game online yakni berdampak positif dan negatif. Adapun dampak positifnya yaitu: (a) Terlepas dari stres, (b) Mengasah kemampuan berpikir cepat, (c) Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris (d) Mendapat pemasukan uang dan pulsa. Sedangkan dampak negatifnya yaitu: (a) Penurunan minat belajar, (c) Mengganggu kesehatan, (d) Kurang berinteraksi dengan teman dan lingkungan.
PRAKTEK KEKERASAN DI SMA NEGERI 8 LUWU TIMUR Masse, Masse; Syukur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.977 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bentuk-bentuk kekerasan di SMA Negeri 8 Luwu Timur, 2) Faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan di SMA Negeri 8 Luwu Timur, 3) Upaya mencegah kekerasan di SMA Negeri 8 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan 25 orang informan. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Purposive Sampling, dengan kriteria yang digunakan yairu siswa-siswi korban kekerasan di SMA Negeri 8 Luwu Timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu menggunakan teknik Triangulasi Sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi disekolah ada empat yaitu: (a) kekerasan fisik seperti dipukul, ditendang, dan dilempar dengan bola basket, (b) kekerasan verbal seperti dikatakan tuli, bodoh, kurang ajar dan dihina, (c) kekerasan mental seperti tatapan mata yang mengancam, ekspresi wajah dan gerak tangan dan (d) kekerasan seksual seperti percobaan pemerkosaan dan penghinaan terhadap lawan jenis. (2) Faktor penyebab terjadinya kekerasan ada empat yaitu: (a) Guru seperti adanya pola relasi yang asemetris antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa, adanya gangguang atau masalah sosiologis yang terdapat pada guru dan kurang dikembangkannya proses pembelajaran yang mampu menarik minat siswa. (b) siswa seperti memiliki kecenderungan kepribadian impulsive dan acap kali kesulitan mengendalikan emosi, harga diri yang terlalu tinggi dan ditambah lagi kepribadian yang kurang matang, (c) keluarga seperti pola asuh, orang tua yang mengalami masalah psikologi dan keluarga yang mengalami disfungsional (d) lingkungan seperti karena adanya budaya kekerasan dan aturan sekolah yang sedikit memberatkan siswa siswi dan mendapatkan hukuman dari guru jika peraturan tersebut tidak dipatuhi (3) Upaya untuk mencegah kekerasan ada tiga yaitu: (a) Upaya sekolah seperti menerapkan pendidikan tanpa kekerasan, mangadakan pendidikan psikologi bagi guru, (b) upaya orang tua atau keluarga seperti menerapkan pola asuh, mengajarkan kepada anak mengenai disiplin dan membentuk mental jasmani yang kuat dan mengingatkan kepada anak untuk tidak mempercayai orang lain, (c) upaya siswa yang mengalami kekerasan seperti sharing atau menceritakan kepada orang tua tau seseorang yang dipercayai mengenai kekerasan yang dialami di sekolah.
PRAKTEK HEGEMONI SENIOR DI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Ramadhani, Fidya; Syukur, Muhammad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.976 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Bentuk hegemoni yang dilakukan senior di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. 2) Tingkatan hegemoni yang dilakukan senior di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu berstatus sebagai mahasiswa FIS UNM, pernah atau sedang menjabat sebagai pengurus dalam organisasi tingkat fakultas dan mahasiswa junior angkatan 2018 yang aktif dalam himpunan program studi. Jumlah informan sebanyak 8 orang senior dan 5 mahasiswa junior angkatan 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan membercheck. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Bentuk hegemoni yang dilakukan senior di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar adalah bentuk persetujuan, dominasi dan kepemimpinan intelektual dan moral. 2) Tingkatan hegemoni yang dilakukan senior di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar berada pada tingkatan hegemoni yang merosot (decadent hegemony). Hal ini dapat dilihat dari hubungan yang terjalin antara mahasiswa senior dengan mahasiswa junior meskipun terjalin baik tapi hanya beberapa junior saja yang menjalin keakraban. Masih adanya pula kecanggungan yang tercipta antara senior dengan junior. Mahasiswa junior aktif dalam mendukung kegiatan himpunan program studi ataupun fakultas karena adanya rasa sungkan apabila tidak melaksanakan arahan senior dan keterpaksaan pada kegiatan yang mewajibkan untuk diikuti karena adanya sanksi yang diberikan senior.
KEPATUHAN PESERTA DIDIK DALAM MELAKSANAKAN TATA TERTIB DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR Saul, Saul; Arifin, Zainal
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.518 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan tata tertib dalam meningkatkan kepatuhan peserta didik di SMA Negeri 1 Makassar, 2) Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tata tertib dalam meningkatkan kepatuhan peserta didik di SMA Negeri 1 Makassar. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu pimpinan sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplay data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data  yaitu member check Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan tata tertib dalam meningkatkan kepatuhan di SMA Negeri 1 Makassar, yaitu: (a) Sosialisasi tata tertib, (b) Inspeksi mendadak atau razia, (c) Pengawasan via cctv, (d) Pengendalian represif, (e) pendekatan persuasif,sedangkan 2) Faktoryang mempengaruhi pelaksanaan tata tertib dalam meningkatkan kepatuhan peserta didik di SMA Negeri 1 Makassar yaitu (a) faktor pendorong meliputi peran aktif dan sinergitas pihak sekolah, teknologi yang maju (kamera pengawas atau CCTV), dan kesadaran siswa, sedangkan (b) Faktor penghambat meliputi pengaruh dari luar (style) dan adanya Pengaruh dari siswa pindahan (Siswa yang memang sering melanggar).
SMARTPHONE ADDICTION PADA MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Irnawaty, Irnawaty; Agustang, Andi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.276 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan smartphone pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, faktor penyebab terjadinya smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, serta dampak yang ditimbulkan dari smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik penentuan informan dipilih secara purposive sampling dengan informan berjumlah 12 orang dengan kriteria yaitu mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM angkatan 2015-2018 yang berstatus aktif kuliah, mahasiswa yang memiliki smartphone dan menggunakannya lebih dari 6 jam per hari, serta mahasiswa yang mengeluarkan biaya paket data lebih dari Rp50.000,00 per bulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dianalisis dengan tahapan mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM menggunakan smartphone sebagai alat komunikasi, media hiburan, dan untuk mencari informasi atau ilmu. 2) Faktor yang menyebabkan mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM mengalami smartphone addiction terdiri atas faktor internal, faktor situasional, faktor sosial, dan faktor eksternal. 3) Dampak yang ditimbulkan dari smartphone addiction pada mahasiswa Pendidikan Sosiologi FIS UNM, terdiri atas dampak positif dan dampak negatif. Adapun dampak positifnya, yaitu memudahkan untuk berkomunikasi dengan orang banyak melalui fitur media sosial yang ada. Sedangkan, dampak negatif dari smartphone addiction, yaitu berdampak buruk terhadap perilaku konsumtif, psikologis, fisik, dan akademis atau pekerjaan.
KONTROL SOSIAL ORANGTUA TERHADAP PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA REMAJA (STUDI DI DESA GIRING-GIRING KECAMATAN BONTONMPO KABUPATEN GOWA Muh. Zainuddin; Andi Agustang
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.558 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Penggunaan Smartphone pada remaja di Desa Giring-giring Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. 2) Dampak penggunaan smartphone pada remaja di Desa Giring-giring Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. 3) Kontrol sosial orangtua terhadap penggunaan smartphone pada remaja di Desa Giring-giringKecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. jumlah informan berjumlah 12 orang yaitu terdiri lagi 6 remaja dan 6 orangtua remaja. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Purposive Sampling, dengan kriteria yaitu: 1) Remaja di desa Giring-giring Kab.Gowa yang menggunakan smartphone 17 Jam keatas, dimana rentang umur untuk remaja laki-laki adalah umur 13 sampai 22 tahun. sedankan untuk remaja perempuan adalah berlansung antara umur 12 tahun sampai 21 tahun. 2) Orangtua remaja pengguna smartphone 17 jam keatas di desa Giring-giring Kabupaten Gowa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis secara analisis deskriptif kualitatif yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data menggunakan member chek. Hasil penelitian menjelaskan bahwa 1) Penggunaan Smartphone pada remaja di Desa Giring-giring Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa adalahRemaja di Desa Girng-giring lebih sering menggunakan Smartphone sebagai media hiburan dibanding sebagai media komunikasi dan informasi. Media hiburan dalam smartphone yang digunakan remaja adalah berupa bermain game, melihat video dan foto pada media sosial dan mendengarkan musik, 2) Dampak Penggunaan Smartphone di kalangan Remaja Desa Giring-Giring Kecamatan Bontonompo berupa Perubahan perilaku remaja yaitu remaja menjadi malas-malasan dan bahkan jadi boros selalu meminta uang kepada orang tua mereka untuk membeli kartu kuota untuk keperluan smartphonenya. Remaja bermain game online di smartphone yang sudah sampai pada tahap ketagihan, mempengaruhi prestasi belajar, menunda-nunda aktivitasnya dan Hubungan Keluarga menjadi memburuk itu dilihat pelajar berani membentak orang tuanya. 3). Kontrol sosial yang dilakukan orangtua di Desa Giring-giring terhadap penggunaan smartphone pada remaja lebih kepada upaya preventif yaitu dengan membatasi penggunaan pulsa, mengecek smartphone, menasihati remaja, dan memberikan aturan penggunaan smartphone di jam-jam tertentu. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindarkan dari bahaya dan efek negatif dari smartphone meskipun cara-cara tersebut masih belum maksimal yang membuat remaja masih ketergantungan dan ketagihan.
PERILAKU KONSUMTIF PADA PELAJAR SMAN 24 KABUPATEN BONE Firman Firman; A. Octamaya Tenri Awaru
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.418 KB) | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mengapa perilaku konsumtif terjadi pada pelajar SMAN 24 Kabupaten Bone, 2) Bagaimana bentuk perilaku konsumtif pada pelajar SMAN 24 Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 15 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu 1) Siswa memiliki koleksi baju lebih dari 12 pasang, 2) Siswa memiliki handphone lebih dari satu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perilaku konsumtif yang terjadi pada pelajar SMAN 24 Kabupaten Bone adalah (a) Tertarik pada kemasan barang. (b) Berbelanja untuk keperluan penampilan. (c) Satus sosial. (d) Konformitas. (e) Penasaran dengan produk yang ditawarkan oleh iklan. (e) Pusat-pusat perbelanjaan. (2) Bentuk perilaku konsumtif pada pelajar SMAN 24 Kabupaten Bone yaitu (a) Pembelian tidak terencana (b) Pembelian berlebihan. (c) Mencari kesenangan.
PERSEPSI PEROKOK AKTIF DALAM MENANGGAPI LABEL BAHAYA ROKOK DIKALANGAN MAHASISWA PENDIDIKAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Imam, Khaerul; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persepsi mahasiswa perokok aktif dalam menanggapi label peringatan dalam kemasan rokok, dan2) Faktor-faktor penyebab mahasiswa Pendidikan Sosiologi menjadi perokok aktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 13mahasiswa Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar yang menjadi perokok aktif yang ditentukan dengan teknik porposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi mahasiswa perokok aktif dalam menanggapi label peringatan dalam kemasan rokok yaitu; (a) Merekatelah mengetahui pesan peringatan dalam kemasan rokok. (b) Pesan bahaya rokok hanya menakut-nakuti perokok aktif. (c) Label bahaya rokok merupakan sesuatu yang menjijikan. (d)Mereka tidak sepenuhnya mempercayai yang terdapat pada label peringantan bahaya rokok.2) Faktor penyebab mahasiswa Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar menjadi perokok aktif yaitu; (a) Faktor ingin mencoba, (b) Faktor lingkungan keluarga, (c) Faktor teman pergaulan.
PERILAKU KONSUMEN ONLINE SHOP DI KALANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNM Iratantika, A.; Ahmad, M. Ridwan Said
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Alasan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM memilih online shop. 2) Perilaku konsumen online shop di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling, dengan kriteria yaitu mahasiwa Fakultas Ekonomi, angkatan 2017, pengeluaran antara Rp. 100.000-Rp. 500.000/bulan. Jumlah informan sebanyak 11 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Alasan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM memilih online shop yaitu lebih efisien, lebih efektif dan mengikuti tren. 2) Perilaku konsumen online shop di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi UNM ada dua jenis yaitu perilaku rasional dan perilaku irasional. Dari dua jenis perilaku tersebut perilaku irasional lebih dominan dibandingkan perilaku rasional karena sebagian mahasiswa lebih mementingkan keinginannya dalam membeli suatu barang daripada kebutuhannya. 
ANALISIS DAMPAK NERACA PENDIDIKAN TERHADAP KINERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BARRU TAHUN 2015-2017 Musdalifah, Musdalifah; Torro, Supriadi
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 6 Edisi 2, Juli 2019
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.13242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Bagaimana gambaran penggunaan neraca pendidikan daerah terhadap pengadaan atau perbaikan sarana dan prasarana 2) Bagaimana dampak neraca pendidikan terhadap kinerja dinas pendidikan di Kabupaten Barru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dimana jumlah informan sebanyak 5 orang. Teknik dalam menentukan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Tahun 2015-2017 dapat disimpulkan bahwa neraca pendidikan di Kabupaten Barru dari pembiayaan APBD tahun 2015 sebesar Rp. 812 miliar (19,2%). 2) Pada tahun 2016 sebesar Rp. 1.009,8 miliar (18,3%) 3) Pada tahun 2017 sebesar Rp. 860,1 miliar (17,0%) dan dampak yang diperoleh pada neraca pendidikan dari tahun 2015-2017 dan APK dan APM kabupaten Barru dari tahun 2016-2017 sebesar 90,7% untuk jenjang SD/Sederajat, 76,8% untuk jenjang SMP 76,8% dan jenjang SMA/Sederajat 69,8%. Dampak positif dari neraca pendidikan adalah Dinas pendidikan selalu up to date dalam membuat perencanaan dan mengalokasikan anggaran tepat sasaran. Sebaliknya dampak negatif adalah neraca pendidikan sering menjadi alat membuka aib terhadap kelemahan kemajuan pendidikan.

Page 2 of 3 | Total Record : 21