cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
ASPEK PENDIDIKAN MORAL NOVEL 3 WALI 1 BIDADARI KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Salimah .
SURYA BAHTERA Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.183 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan unsur intrinsik novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqur-rahman Al-Azizy, (2) mendeskripsikan aspek pendidikan moral yang terkandung dalam novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy, dan (3) mendeskripsikan skenario pembelajaran novel dengan materi aspek pendidikan moral dalam novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, (2) aspek pendidikan moral novel 3 Wali 1 Bidadari karya Taufiqurrahman Al-Azizy mencakup tiga aspek yaitu: (a) aspek pendidikan moral yang berhubungan dengan diri sendiri, (b) aspek pendidikan moral yang berhubungan manusia dengan manusia, (c) aspek pendidikan moral yang berhubungan dengan Tuhannya, dan (3) skenario pembelajaran moral dalam novel 3 Wali 1 Bidadari di kelas XI SMA dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran meliputi pendahuluan, inti (eksplorasi, elaborasi, konfirmasi), dan penutup.   Kata Kunci: Aspek Pendidikan Moral, Novel 3 Wali 1 Bidadari, Skenario Pembelajaran di Kelas XI SMA
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI DENGAN MODEL KOOPERATIF TIPE ROUND TABLE PADA SISWA KELAS X AK 2 SMK MUHAMMADIYAH 1 WONOSOBO TAHUN AJARAN 2013/2014 Winda Dwi Suprihantini
SURYA BAHTERA Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.676 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendiskripsikan: (1) penerapan model kooperatif tipe  Round Table dapat meningkatkan kreativitas proses pembelajaran menulis deskripsi pada siswa kelas X AK 2 SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo tahun ajaran 2013/2014; (2) penerapan model kooperatif tipe Round Table dapat meningkatkan kemampuan menulis deskripsi pada siswa kelas X AK 2 SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui yes, observasi, jurnal, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian data digunakan metode informal. Dari hasil penelitian disimpulkan (1) penerapan  model kooperatif tipe round table dapat meningkatkan kualitas  proses pembelajaran menulis deskripsi. Hal ini terbukti dengan meningkatnya presentase keantusiasan, perhatian, dan keaktifan. Pada prasiklus siswa yang antusias mengikuti pembelajaran sebesar14 siswa atau 36,9%, pada siklus I menjadi 25 siswa atau 65,7%, pada siklus II menjadi 29 siswa atau 76,3%, perhatian prasiklus 17 siswa atau 44,8%, siklus I 27 siswa atau 71,1% siklus II 35 siswa atau 92,1%, dan keaktifan pada prasiklus 13 siswa atau 34,3%, siklus I 24 siswa atau 62,2%, dan siklus II 34 siswa atau 89,4%,  (2) penerapan  model kooperatif tipe round table dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran menulis deskripsi.  Hal ini ditandai dengan adanya peningkatan nilai pembelajaran menulis deskripsi siswa. Pada prasiklus diperoleh rerata 64,68, 20 dari 38 siswa atau 52,63% , pada siklus I diperoleh rerata  73,54, 34 dari 38 siswa atau 89,46%, dan pada siklus II diperoleh rerata 79,63 38 siswa mencapai KKM semua.   Kata kunci: keterampilan menulis deskripsi, model kooperatif tipe round table.
ANALISIS SEMIOTIK DALAM CERPEN PELAJARAN MENGARANG KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Yudhi Prasasti Atmaja Sari
SURYA BAHTERA Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.95 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mendiskripsikan sintaksis naratif satuan isi cerita dan fungsi-fungsi utama dalam cerpen “Pelajaran Mengarang” Karya Seno Gumira Ajidarma; (2) mendiskripsikan semantik naratif penokohan, latar, dan waktu dalam cerpen “Pelajaran Mengarang” Karya Seno Gumira Ajidarma; (3) mendiskripsikan analisis pragmatik kehadiran unsur pemandang, kehadiran unsur penutur dan kohesi leksikal dalam cerpen “Pelajaran Mengarang” Karya Seno Gumira Ajidarma; (4) mendiskripsikan rencana pelaksanaan pembelajaran cerpen “Pelajaran Mengarang” karya Seno  Gumira Ajidarma di SMA. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan tidak mengutamakan pada angka-angka, tetapi mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara empiris (Semi, 1993:23).Terurai kedalam bentuk kata-kata, bukan bentuk angka, dan lebih mengutamakan proses dibanding hasil, karena karya sastra merupakan fenomena yang memerlukan penafsiran. Ciri penting dari penelitian kualitatif deskriptif dalam kajian sastra yaitu peneliti merupakan instrumen kunci yang akan membaca secara cermat sebuah karya sastra. Dalam penelitian ini, metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan analisis semiotik yang tercermin dalam cerpen “Pelajaran Mengarang” karya Seno Gumira Ajidarma dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA.   Kata Kunci: semiotik, cerpen “Pelajaran Mengarang”, Seno Gumira Aji Darma
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL EMAK, AKU MINTA SURGAMU, YA KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMA Ana Wahyu Lestari
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.027 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Emak, Aku Minta Surgamu, Ya karya Taufiqurrahman Al-Azizy, (2) aspek-aspek sosiologi sastra dalam novel Emak, Aku Minta Surgamu, Ya karya Taufiqurrahman Al-Azizy, dan (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas XI SMA. Dalam teknik analisis data penulis menggunakan analisis isi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Emak, Aku Minta Surgamu, Ya karya Taufiqurrahman Al-Azizy terdiri atas: (a) tema novel ini tentang kehidupan, Kehidupan Dimas yang sangat berbakti kepada Emaknya untuk mendapatkan surga Allah Swt; (b) tokoh utama Dimas, tokoh tambahan: Nugroho, Seroja, Sriwiji, Mak Ijah, Haris ; (c) alur yang digunakan alur mundur; (d) latar tempat yang digunakan adalah Desa Mangunharjo. Latar waktu yang digunakan pagi, malam, subuh . Latar suasana pada novel ini menyedihkan, menangis, terharu; (e) sudut pandang yang digunakan persona ketiga (dia); dan (f) amanat: berbaktilah kepada ibu karena surga Allah berada di bawah telapak kakinya. (2) Aspek-aspek sosiologi sastra yaitu: (a) aspek kekerabatan meliputi: kekerabatan orangtua dengan anak, kekerabatan antarsaudara, dan kekerabatan antarmasyarakat; (b) aspek cinta kasih meliputi: cinta kasih terhadap keluarga, cinta kasih terhadap lawan jenis, dan cinta kasih antarmasyarakat; (c) aspek pendidikan meliputi: pendidikan agama, sosial, adat/ budaya dan moral; (d) aspek perekonomian meliputi: golongan ekonomi bawah dan golongan ekonomi atas. (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran novel Emak, Aku Minta Surgamu, Ya di kelas XI SMA menggunakan metode pembelajaran quantum learning.   Kata kunci: Aspek Sosiologi Sastra, Novel Emak, Aku Minta Surgamu,Ya, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran di Kelas XI SMA
NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Eko Widodo
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.558 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik; (2) nilai pendidikan karakter; (3) nilai pendidikan antikorupsi; dan (4) skenario pembelajaran novel dengan materi unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter serta antikorupsi yang terdapat dalam novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi di kelas XI SMA. Dalam Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti dengan bantuan kartu pencatat data antikorupsi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) nilai pendidikan karakter (2) nilai pendidikan antikorupsi meliputi nilai kejujuran, kepedulian, kemandirian, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja keras, dan kesederhanaan; (3) skenario pembelajaran novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi di kelas XI SMA, terdiri dari (a) menyampaikan materi; (b) menugasi siswa untuk membaca novel; (c) menugasi siswa untuk membuat ringkasan cerita; (d) menugasi siswa untuk menganalisis nilai pendidikan karakter dan nilai pendidikan antikorupsi; (e) mendiskusikan  hasil kepada teman kelompok; (f) memberikan kesempatan siswa untuk melaporkan hasil pekerjaan; serta (g) merefleksi kembali hasil pembelajaran dengan tanya jawab. Kata kunci: karakter, pendidikan antikorupsi, skenario pembelajaran.
ANALISIS GENDER TOKOH UTAMA PEREMPUAN NOVEL MATARAISA KARYA ABIDAH EL-KHALIEQY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Izzatul Yazidah
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.197 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  (1) Mendeskripsikan struktur novel Mataraisa karya Abidah El-Khalieqy, (2) Mendeskripsikan permasalahan gender yang terkandung dalam novel Mataraisa karya Abidah El-Khalieqy, (3)  Mendeskripsikan skenario pembelajaran aspek gender novel Mataraisa karya Abidah El-Khalieqy. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian adalah novel Mataraisa karya Abidah El-Khalieqy. Fokus penelitian adalah analisis gender tokoh utama novel Mataraisa dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Sumber data diperoleh dari Novel Mataraisa. Instrumen yang digunakan adalah kartu pencatat dan alat tulisnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan studi kepustakaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) struktur novel Mataraisa saling berjalinan erat dari segi religiusnya; (2) analisis gender tokoh utama perempuan novel Mataraisa, yaitu (a) identifikasi tokoh perem-puan dan kedudukannya di masyarakat antara lain: Raisa Fairuza sebagai penulis terkenal, Ummi Lubna Falakhy sebagai istri yang diperoleh Fuad Hifdzi sebagai hadiah setelah memenangkan balap zebra, Ummi Duhita Quari sebagai istri kedua dari Fuad Hifdzi dan harus selalu mengalah dengan kakak madunya, Rita sebagai perempuan yang hamil kemudian ditinggal pacarnya, Bi Julipat sebagai pembantu rumah tangga, (b) kekerasan emosional yang dialami tokoh utama perempuan dalam novel Mataraisa dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri dan oleh Ko-Mir, (c) Perempuan sebagai subjek aktif, yaitu Raisa sebagai penulis terkenal ia selalu memberikan pencerahan dengan menyadarkan para kaum hawa untuk menyadari posisi mereka yang selama ini ditindas oleh laki-laki, (d) prasangka gender mengakibatkan stereotip pada perempuan karena masyarakat pada umumnya menganggap bahwa gender adalah takdir Allah Swt. yang diberikan kepada laki-laki dan perempuan, (e) Islam berpandangan bahwa laki-laki dan perempuan itu adalah sama sebagai mitra sejajar, keduanya memiliki kelebihan masing-masing, dan tidak ada penguasa dan yang dikuasai. Skenario pembelajaran analisis gender novel Mataraisa terdiri atas kegiatan pendahuluan; kegiatan inti, yaitu eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi; kegiatan penutup (guru mengakhiri pembelajaran). Kata kunci: struktural, gender, skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN METODE EXPERIENTIAL LEARNING PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 33 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Mega Kristina
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.763 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis puisi dengan metode experiential learning pada siswa kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014, pengaruh dan peningkatan menulis puisi setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan metode experiential learning pada siswa kelas VIII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian tindakan kelas ini terdiri atas tiga tahap yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Penyajian data dilakukan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil analisis data, disimpulkan bahwa penggunaan metode experiential learning sebagai peningkatan keterampilan menulis puisi terdiri atas siklus I dan siklus II. Pada prasiklus, siswa menulis puisi tanpa menggunakan metode. Pada siklus I dan siklus II, siswa menulis puisi menggunakan metode experiential learning. Pengaruh penggunaan metode experiential learning terhadap pembelajaran menulis puisi pada siswa dapat diketahui melalui hasil angket. Hasil angket terhadap minat belajar siswa jumlah skor rata-rata prasiklus sebesar 58,71%, siklus I sebesar 75,42%, dan siklus II sebesar 81,82%. Hasil angket terhadap sikap belajar siswa jumlah skor rata-rata prasiklus sebesar 37,37%, siklus I sebesar 73,74%, dan siklus II sebesar 87,88%. Peningkatan kemampuan menulis puisi dengan metode experiential learning pada siswa dapat dilihat melalui hasil nilai rata-rata pada prasiklus sebesar 62,4. Pada siklus I digunakan metode experiential learning rata-rata kelas menjadi 70,28 dan  rata-rata kelas pada siklus II meningkat menjadi 76,45. Kata kunci: menulis puisi, keterampilan menulis, metode experiential learning
PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA PANGGUNG BERDASARKAN NOVEL BIDADARI-BIDADARI SURGA KARYA TERE LIYE DI KELAS XI SMA NEGERI 11 PURWOREJO Novi Wasiyati
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.429 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah menulis naskah drama panggung berdasarkan novel dan (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran mengubah novel Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye menjadi naskah drama panggung di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan metode studi pustaka dan metode observasi. Dalam teknik analisis data, peneliti menggunakan metode padan dan metode agih. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian dikemukakan bahwa (1) langkah-langkah menulis naskah drama panggung berdasarkan Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye, yaitu membaca novel tersebut secara keseluruhan untuk menentukan sebuah bab yang menjadi acuan, mengembangkan unsur intrinsiknya menjadi treatment, dan mengembangkan treatment menjadi naskah drama utuh dan (2) langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama panggung seperti berikut (a) pendidik menjelaskan langkah-langkah menulis naskah drama panggung berdasarkan novel, (b) memberikan tugas menulis naskah drama panggung berdasarkan sebuah bab yang terdapat dalam novel, (c) mengevaluasi karya peserta didik berdasarkan lima aspek penilaian.   Kata kunci : pembelajaran, menulis naskah drama panggung
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MELALUI PROGRAM MATA NAJWA METRO TV PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 10 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Paramita Ida Safitri
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.169 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap; Penerapan program Mata Najwa Metro TV dalam pembelajaran menulis cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri 10 Purworejo. Pengaruh penggunaan  program Mata Najwa Metro TV terhadap aktivitas pembelajaran cerpen pada siswa kelas XI SMA Negeri 10 Purworejo. Peningkatan kemampuan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 10 Purworejo setelah mendapatkan pembelajaran melalui program Mata Najwa Metro TV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 10 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 16 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pengamatan, angket, wawancara, dan tes. Dalam analisis data, digunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Dalam teknik penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa; Pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen  melalui program Mata Najwa Metro TV pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 10 Purworejo diawali a) pemberian materi tentang menulis cerpen; b) siswa menyimak tayangan Mata Najwa Metro TV; c) mengidentifikasi hal-hal yang menarik dari tayangan Mata Najwa Metro TV; d) mengajak siswa menulis cerpen berdasarkan tema Mata Najwa Metro TV yang telah disaksikan;. Pada siklus II, kegiatan pembelajaran yang dilakukan bersifat mengulang dan perbaikan dari siklus sebelumnya. Penerapan program Mata Najwa Metro TV  dapat meningkatkan proses dan produk belajar siswa. Peningkatan proses siswa pada akhir tindakan siklus I, yaitu siswa menjadi cukup antusias, semangat, gembira, aktif dalam menulis cerpen. Pada akhir tindakan siklus II terlihat peningkatan proses, yaitu antusias dan semangat yang ditunjukkan siswa dalam menulis cerpen lebih besar, aktif, dan percaya diri.  Peningkatan produk ditunjukkan  dengan semakin meningkatnya ketuntasan tes hasil belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh pada tahap prasiklus 73,43, siklus II 79,00, siklus II 82,87. Persentase ketercapaian KKM pada tahap prasiklus 12,5 %, siklus I 56,25 %, siklus II 100%.   Kata kunci : peningkatan, menulis cerpen, program Mata Najwa
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN MEDIA KARIKATUR PADA SISWA KELAS XI SMK TAMTAMA PREMBUN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sri Astuti
SURYA BAHTERA Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.352 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan(1) kualitas proses pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menerapkan media karikatur pada siswa kelas XI SMK Tamtama Prembun Tahun Pelajaran 2013/2014, (2) kualitas hasil pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan menerapkan media karikatur. Teknik pengumpulan data digunakan teknik tes, observasi, wawancara, lembar angket, dokumentasi foto, analisis dokumen. Teknik analisis datadigunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Dalam penyajian data dilakukan metode informal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan (1) kualitas proses dilaksanakan dari siklus I sampai dengan siklus II. Hasil angket diketahui minat siswapada prasiklus sebesar 65,7 %, pada siklus I sebesar 74,3 %, pada siklus II sebesar 85,7 %. Hasil observasi diketahui keantusiasan dan perhatian siswa sebesar  40 %,siklus I sebesar 71,4 %, Siklus II sebesar 94,3 %. Peran siswa pada prasiklussebesar 34,3 %, siklus I sebesar 62,9 %, siklus II sebesar 88,5 %, (2) kualitas hasil menulis paragraf deskripsi terjadi peningkatan pada prasiklus skor rata-rata 66,1, siklus I menjadi  77,6, siklus II mencapai 83. Kata Kunci: Keterampilan Menulis, Paragraf Deskripsi, Media Karikatur

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue