cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN METODE SQ3R PADA SISWA KELAS VIIIB MTS AL-AZHAR KEBUMEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Chandra Dwi Priyambowo
SURYA BAHTERA Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.455 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penerapan metode SQ3R dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran membaca cepat pada siswa kelas VIIIB MTs Al-Ahar Kebumen, (2) penerapan metode SQ3R dalam meningkatkan membaca cepat pada siswa kelas VIIIB MTs Al-Azhar Kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIB MTs Al-Azhar Kebumen tahun pelajaran 2013/2014 sebanyak 26 siswa. Objek penelitian ini adalah keterampilan membaca  cepat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan metode SQ3R dapat meningkatkan proses pembelajaran membaca cepat. Hal ini terbukti dengan meningkatnya persentase kecepatan membaca hanya memiliki kecepatan 157,24kpm (sedang) dan pada siklus I meningkat menjadi 169,52kpm (sedang). Setelah dilakukan perbaikan terhadap kendala-kendala, kecepatan membaca pada siklus II meningkat menjadi 215,6kpm (cepat). Dari segi pemahaman, nilai presentase pemahaman siswa terus mengalami peningkatan dari 58,4 (cukup), Meningkat 7% menjadi 65,4 (cukup), dan meningkat lagi menjadi 81,8 (baik), (2) penerapan metode SQ3R dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam membaca cepat. Ditandai dengan adanya peningkatan hasil (nilai) pembelajaran membaca cepat siswa, pada prasiklus rata-rata nilai siswa 56, pada siklus I rata-rata nilai akhir siswa meningkat menjadi 59,9, setelah di lakukan perbaikan terhadap kendala-kendala, rata-rata nilai akkhir siswa meningkat 17,8, menjadi 77,7 dan sudah masuk dalam ketuntasan nilai. Peningkatan pengaruh positif juga terjadi terhadap perubahan perilaku siswa, baik dari sikap dalam membaca cepat, maupun sikap yang berhubungan dengan minat dan respon siswa terhadap pembelajaran membaca cepat.     Kata kunci : Kemampuan, membaca cepat, Metode SQ3R
NILAI AKHLAK TOKOH UTAMA DALAM NOVEL IBUKU TAK MENYIMPAN SURGA DI TELAPAK KAKINYA KARYA TRIANI RETNO A. DAN SKENARIO PEMBELAJRANNYA DI KELAS XII SMA Fatmawati Nurul Ayu R.
SURYA BAHTERA Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.261 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur novel dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya, (2) nilai akhlak dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya, dan (3) skenario pembelajaran novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya karya Triani Retno A. Fokus penelitian ini adalah struktur novel, nilai akhlak tokoh utama novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya karya Triani Retno A. serta skenario pembelajarannya di SMA. Data dalam penelitian ini berupa narasi serta percakapan dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya karya Triani Retno A. Sumber data adalah novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya karya Triani Retno A. Dalam pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik observasi. Instrumen penelitian adalah penulis selaku peneliti dengan bantuan kartu pencatat data. Dalam analisis data digunakan teknik analisis isi, dan dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa (1) Struktur novel ini terdiri dari tema yaitu cinta dan kasih; tokoh utama dalam novel ini yaitu Amelia. Penokohan dalam novel ini digambarkan secara analitik dan dramatik; alur yang terdapat dalam novel yaitu alur maju atau progresif; latar yang disajikan dalam novel ini terdiri dari tiga macam di antaranya latar tempat; latar waktu; latar situasi; sudut pandang yang digunakan campuran; sudut pandang “aku” dominan; dan amanat dalam novel adalah sayangilah Ibu sepenuh hati; (2) Nilai akhlak terdiri dari nilai akhlak terhadap Allah Swt.; nilai akhlak dalam keluarga; dan nilai akhlak bermasyarakat. Nilai akhlak dalam novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya ini tidak bersifat menggurui, tetapi dijalin dalam struktur cerita; (3) skenario pembelajaran novel Ibuku Tak Menyimpan Surga di Telapak Kakinya dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran, meliputi pendahuluan, inti (mengamati, menanya dan menalar, mencoba, dan membentuk jejaring), dan penutup. Kata Kunci: Struktur Novel, Nilai Akhlak, dan Skenario Pembelajaran
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL HAFALAN SHOLAT DELISA KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMSA Ari Hotamah
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.677 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye, nilai moral yang terdapat dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye, dan skenario pembelajarannya di SMA. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa unsur intrinsik dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye meliputi: tema novel ini adalah perjuangan seorang gadis kecil dalam menghafal bacaan sholat, tokoh utamanya adalah Delisa yang memiliki sifat pemalas, manja dan suka memberi, alurnya maju. Terdapat tiga macam latar, yaitu: latar tempat meliputi: pantai, pasar, pemakaman, kamar rawat, hutan, tenda darurat, latar waktu meliputi: pagi, siang, malam, latar sosial meliputi: hidup bersahaja, hidup sederhana. Nilai moral dalam novel HafalanSholat Delisa mencakup empat aspek, yaitu: hubungan manusia dengan Tuhan meliputi taat, bersyukur, berdo’a; hubungan manusia dengan manusia meliputi dermawan, tolong menolong, setia kawan, suka memberi nasehat; hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi kejujuran, tidak putus asa, menghargai waktu, sabar, tanggung jawab, iri hati, pembohong; hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi manusia yang menjaga kelestarian alam dan manusia yang tidak menjaga kelestarian alam. Dan skenario pembelajaran novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye menggunakan metode inquiri. Dalam menggunakan metode inquiri meliputi orientasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, merumuskan kesimpulan, sedangkan dalam menggunakan metode diskusi meliputi menentukan masalah, mengembangkan masalah, guru membentuk kelompok, mendiskusikan masalah, melaporkan hasil diskusi, siswa mencatat hasil diskusi   Kata kunci: Nilai Moral, Novel, Skenario Pembelajaran
ASPEK SOSIAL DALAM NOVEL MENJADI DJO KARYA DYAH RINNI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Bayu Putro
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.351 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan(1) unsur-unsur intrinsik,(2) aspek-aspek sosial, dan (3) skenario pembelajaran novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian berupa unsur-unsur intrinsik, aspek-aspek social dalam novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni, dan scenario pembelajarannya di SMA. Teknik pemilihan data penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi. Instrumen pene­litiannya adalahpenulis sendiri sebagai peneliti, buku catatan, dan alat tulis. Teknik ana­lisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Validitas data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Hasil analisis data disajikan dengan metode informal. Hasil penelitian ini yaitu novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni mengandung (1) unsur in­trinsik, yaitu: (a) tema, (b) alur, (c) tokoh dan penokohan, (d) latar, (e) sudut pandang, dan (f) bahasa; (2) aspek-aspek sosial mencakup (a) kekerabatan, (b) perekonomian, (c) pendidikan, (d) kepercayaan, dan (e) cinta kasih; dan (3) pembelajaran novel Menjadi Djo karya Dyah Rinni di SMA menggunakan pendekatan Jigsaw dengan langkah-langkah meliputi: (a) kelas dibagi dalam beberapa kelompok (tim); (b) bahan akademik disajikan dan tiap siswa mempelajari;  (c) anggota yang mempelajari bagian yang sama berkumpul dalam tim ahli; (d) siswa dalam tim ahli kembali ke kelompok awal untuk mengajar ang­gota kelompok mengenai materi yang dipelajari dalam tim ahli; dan (e) siswa dievaluasi secara individual mengenai bahan ajar yang dipelajari.   Kata kunci: unsur intrinsik, aspeksosial, novel MenjadiDjo, Pembelajarannya di SMA
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PEMANDANGAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 9 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Binan Herlinda
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.133 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis puisi melalui media gambar pemandangan pada siswa kelas VIII SMP N 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan media gambar pemandangan terhadap minat dan sikap siswa dalam menulis puisi; (3) peningkatan keterampilan menulis puisi melalui media gambar pada siswa kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif, sedangkan dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal yang dipaparkan dengan uraian atau kata-kata. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1) pembelajaran menulis puisi dengan media gambar dilakukan dengan langkah-langkah a) mengamati gambar, b) menentukan judul, c) pemilihan diksi yang tepat sesuai dengan gambar, d) mengembangkan diksi menjadi sebuah puisi; 2) Minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis puisi dilihat dari hasil nontes prasiklus sampai siklus II. Hasil observasi prasiklus, 13 siswa atau 40%  yang berantusias mengikuti pembelajaran menulis. Pada siklus I peran aktif siswa sudah meningkat, 16 siswa atau 50% sudah mulai berantusias mengikuti pembelajaran. Sementara itu, siklus II 100% siswa sudah mulai berantusias mengikuti pembelajaran dengan baik; 3) Pembelajaran menulis puisi melalui media gambar pemandangan alam dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Peningkatan keterampilan menulis puisi siswa prasiklus (57,78), siklus I (63,24), dan siklus II (78,03). Prasiklus (57,78) ke siklus I (63,24) telah mengalami peningkatan sebesar 5,46, belum mencapai KKM. Pada siklus I (63,24) ke siklus  II (78,03) siswa telah mengalami peningkatan sebesar 14,79, sudah mencapai KKM. Secara keseluruhan peningkatan hasil nilai rata-rata siswa dari prasiklus sampai siklus II sebesar 20,25.   Kata kunci :pembelajaran, menulis, puisi, media gambar.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL AIR BASUHAN KAKI IBU KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN SKENARIO PEMBELAJARAN DI SMA Nur Cholidah
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.45 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Air Basuhan Kaki Ibu Karya Taufiqurrahman al-Azizy, (2) aspek sosiologi novel Air Ba­suh­an Kaki Ibu Karya Taufiqurrahman al-Azizy, dan (3) Skenario Pembelajaran sastra novel Air Basuhan Kaki Ibu Karya Taufiqurrahman al-Azizy di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian inia dalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Air Basuhan Kaki Ibu KaryaTaufiqurrahman al-Azizy meliputi tema semangat seorang anak dalam mengapai cita-cita dengan keadaan ekonomi yang terbatas. Tokoh utama adalah Muhammad Basim, tokoh tambahannya adalah Siti Farhanah, Lukman, Om Ujang, Mbok Pah, Mak Ijah, Kak Fitri, dan Pak Kardi. Alur menggunakan alur mundur. Latar tempat dalam novel Air Basuhan Kaki Ibu KaryaTaufiqurrahman al-Azizyyaitu Terminal Pulo Gadung, Bantar Gebang, Mushala, MTsN Bantar Gebang, SMU Yamani, dan UI (Depok). Latarwaktu yang digambarkanya itu pagi, siang sore dan malam. Latar social dalam novel ini adalah tempat tinggal di Bantar Gebang yang sangat kumuh. Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang pertama tunggal. Amanat yang disampaikanya itu setiap anak harus berbakti kepada orang tua terutama kepada Ibu dan dalam meraih cita-cita kita harus terus berusaha dan bekerja keras. Aspek-aspek sosiologi yang terdapat pada novel Air Basuhan Kaki Ibu Karya Taufiqurrahman al-Azizy yaitu aspek cinta kasih, aspek perekonomian, aspek keagamaan, dan aspek pendidik­an. Skenario pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw.Langkah-langkah pembelajarannya:(a) guru membagi subtopik, (b) guru memberikan pengenalan topik yang akan dibahas, (c) siswa membentuk tim ahli, (d) siswa bertukaran dengan tim ahli lain untuk membacakan hasil diskusi, (e) siswa kembali ke tim ahli masing-masing.   Kata kunci: Unsur intrinsik, Aspek sosiologi, novel Air Basuhan Kaki Ibu
TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL ZIE-ZIE MENCARI JALAN RASUL KARYA MUHAMMAD B. ANGGORO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Wida ningsih
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.708 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsi (1)unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul karya Muhammad B. Anggoro (2) aspek sosiologi yang terdapat dalam novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul karya Muhammad B. Anggoro (3) skenario pembelajaran sastra novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul karya Muhammad B. Anggoro di SMA.Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif dengan metode analisis isi dan penyajian informal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa:unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Zie-Zie Mencari Jalan Rasul karya Muhammad B. Anggoro meliputi tema kejujuran seorang anak demi ajaran agama. Tokoh utama Zie-zie dan Tabita, tokoh tambahannya Fara, Nala, Roman, Mang Udin, Habibah, Fathir, Mama Nala, Papa Nala, Gusti dan Eyang. Alur menggunakan alur maju. Latar tempat rumah, sekolah, rumah Nala dan kos. Sudut pandang menggunakan sudut pandang orang ketiga metode diaan.Amanat nasihat orangtua wajib kita patuhi.Aspek sosial meliputi aspek kekerabatan, aspek cinta kasih, aspek keagamaan dan aspek kebudayaan. Pembelajaran novel ini didasarkan pada metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan langkah-langkah pembelajarannya:(a) siswa dikelompokan ke dalam 4-6 kelompok; (b) guru memberikan materi yang berbeda; (c) siswa membentuk tim ahli untuk berdiskusi; (d) tim ahli kembali ke kelompokasal; (e) tiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusi; (f) guru memberi evaluasi; (g) penutup.   Kata kunci: unsur intrinsik, aspek sosiologi, novel zie-zie mencari jalan rasul
NILAI RELIGIUS FILM SANG KIAI SUTRADARA RAKO PRIJANTO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA. Arisun .
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.419 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tema, fakta cerita, dan nilai estetis film Sang Kiai; (2) nilai religius film Sang Kia; dan (3) skenario pembelajaran film Sang Kiai Sutradara Rako Prijanto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pada nilai religius dalam film Sang Kiai dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka dan observasi. Istrumen penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulis. Analisis data menggunakan analisis isi. Dalam Penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) tema film Sang Kiai adalah perjuangan membela tanah air dan berjihad menegakkan akidah agama Islam. Tokoh utamanya adalah KH Hasyim Asy’ari dan tokoh tambahannya adalah Nyai Kapu, Harun, Sari, Wahid Hasyim, dll. Alurnya adalah alur maju. Latar tempatnya adalah Jombang Jawa Timur. Latar waktunya adalah pagi, siang, malam, bulan, dan tahun. Latar suasana yang digunakan suasana menyenangkan, suasana menegangkan, suasana mengharukan, dan suasana mencemaskan. Nilai estetis yang terkandung adalah unsur keindahan pada alur, unsur keindahan pada latar, dan unsur keindahan pada tokoh; (2) nilai religius yang terdapat dalam film Sang Kiai adalah (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi melaksanakan salat tepat waktu,jujur, memakai kerudung, menahan hawa nafsu, menjaga akidah Islam, syaja’ah/berani, istirja’/kalimat toyibah mendapat musibah, berbuat adil, salat jamaah, membaca Al-Quran, berdoa, istighfar, memperbaiki niat, perintah menuntut ilmu, (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong, husnudon/berprasangka baik, menikah, berbakti kepada suami, musyawarah, berbagi, dermawan, memberi nasihat, mengucapkan salam, membela tanah air, mengajar ngaji, dan (c) hubungan manusia dengan alam sekitar yaitu menanam padi; (3)  skenario pembelajaran film Sang Kiai di kelas XI SMA dengan materi nilai religius film Sang Kiai pada pembelajaran drama berdasarkan KTSP dengan KD mengidentifikasi peristiwa pementasan drama adalah sebagai berikut: (a) kegiatan awal:  guru dan siswa memulai dengan berdoa, menjelaskan indikator dan tujuan yang ingin dicapai(b) tahap inti: tahap inti meliputi, tahap eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, (c) penutup: guru dan siswa bersama sama menyimpulkan materi yang telah dipelajari dan sebagai evaluasi siswa diberi tugas oleh guru untuk mengerjakan soal yang telah disiapkan oleh guru. Kata Kunci: Nilai Religius, film Sang Kiai, dan Skenario Pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS XI SMK SETIA KARYA DEPOK Arum Bariani
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.238 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan menulis paragraf eksposisi dengan modelpicture and picture; (2) perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture; (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis paragraf eksposisi menggunakan model picture and picture.Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, peneiti menggunakan metode analisi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dilakukan mulai dari siklus I, siklus II dan masing-masing siklus sama-sama melaksanakan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. (2) minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi kualitas menjadi lebih baik dengan model picture and picture. (3) pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa. Skor prasiklus sebesar 63,08, pada siklus I meningkat menjadi 71,36, dan siklus II meningkat menjadi 76,48.   Kata kunci: Menulis Paragraf Eksposisi, Model Pembelajaran Picture and Picture
ANALISIS NILAI BUDAYA BABAD BANYUURIP DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI KELAS X SMA Elia Junitasari
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.517 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud nilai budaya yang terkandung dalam Babad Banyuurip di Kabupaten Purworejo, (2) hubungan antarunsur wujud nilai budaya Babad Banyuurip, dan (3) relevansi hasil analisis wujud nilai budaya Babad Banyuurip sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah analisis nilai budaya Babad Banyuurip yang dituturkan oleh masyarakat Desa Banyuurip dan buku Serat Babad Banyuurip karya R.H. Oteng Suherman. Fokus penelitian ini adalah nilai-nilai budaya Babad Banyuurip sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Instrumen penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dan dokumen sebagai pelengkap. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis model interaktif meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan  teknik penyajian informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) wujud nilai budaya yang terkandung dalam Babad Banyuurip, yaitu: (a) peralatan kehidupan manusia: balai pasewakan keraton, kuda hitam, keris, kandang besi, rakit batang pisang, dan bara/alat penangkap ikan; (b) mata pencaharian: petani, pencari ikan, dan pande besi; (c) sistem kemasyarakatan: subsistem sosial, subsistem kekerabatan dan hukum, subsistem kekerabatan, subsistem politik, subsistem kekerabatan dan sosial; (d) sistem bahasa dan sastra (kisah cerita legenda terjadinya nama-nama desa seperti Desa Banyuurip, Pagak, Jatiprobo, Besuki, Ngadimerta, Krumpyung, Bathang, Candi, Kedhungdawa, Liwung, dan Bara); (e) kesenian: gamelan; (f) sistem pengetahuan: sistem pengetahuan sosial, kesehatan, kepercayaan, dan peralatan; (g) sistem religi: bertapa, bersamadi, penggunaan aji-aji dan keris; (2) hubungan antarunsur terjalin erat, sehingga membentuk satu kesatuan cerita yang padu; (3) cerita Babad Banyuurip dapat direlevansikan sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA karena di dalamnya dapat memberikan pesan nilai kehidupan dalam bermasyarakat bagi siswa.   Kata kunci: Nilai budaya, Babad Banyuurip, Bahan pembelajaran sastra.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue