cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 915 Documents
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Rojab Mustova
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.039 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi, (2)  nilai pendidikan karakter dalam novel Rantau 1 Muara karyaAhmad Fuadi, dan (3) skenario pembelajarannya di kelas XI SMA.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikankarakter dalam novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadidan skenario pembelajarannya di Kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini adalahnovel Rantau 1 Muara karyaAhmad Fuadi. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulisnya. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Hasil penelitian ini yaitu (1) unsur intrinsik novel Rantau 1 Muara karyaAhmad Fuadi (a) tema: perjuangan keras Alif yang disertai dengan  do’a dan keyakinan yang kuat untuk menggapai harapan yang sulit dan penuh dengan lika-liku, (b) tokoh utama: Alif Fikri. Tokoh tambahan: Dinara, Mas Garuda, Pasus, Randai, dan lainnya, penokohan ada yang dihadirkan secara utuh, tetapi ada juga yang dihadirkan hanya disebutkan namanya saja, (c) alur: alur maju, (d) latar: tempat, waktu, dan sosial, (e) amanat dalam novel dikemas dalam cerita sehingga tidak bersifat menggurui pembaca; (2) nilai pendidikan karakter dalam novel meliputi (a) nilai religi, (b) jujur, (c) disiplin, (d) kerja keras, (e) kreatif, (f) mandiri, (g) demokratis, (h) rasa ingin tahu, (i) semangat kebangsaan, (j) cinta tanah air, (k) menghargai prestasi, (l) bersahabat/ komunikatif, (m) cinta damai, (n) gemar membaca, (o) peduli lingkungan, (p) peduli sosial, dan (q) tanggung jawab; (3) skenario pembelajaran sebagai berikut, (a) guru mengulas materi terkait dengan unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter, (b) guru memberi tugas kepada siswa dengan membaca novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi, (c) guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok untuk menganalisis unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Rantau 1 Muara karya Ahmad Fuadi, (d) guru memberi tugas kepada perwakilan setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil analisisnya, (e) guru memberikan kesempatan kepada peserta didik lainnya untuk bertanya setelah kegiatan presentasi selesai, (f) guru mengomentari hasil presentasi yang telah dilakukan, (g) guru memberikan tugas kepada kelompok untuk memperbaiki pekerjaannya berdasarkan hasil diskusi yang telah dilakukan bersama-sama untuk kemudian disimpulkan, dan (h) guru memberikan tugas yang berupa arahan kepada peserta didik untuk menunjukkan nilai pendidikan karakter dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Nilai PendidikanKarakter dan Skenario Pembelajaran
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NASKAH DRAMA SUMEH KARYA HARDJITO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Sodiq Kholidun
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.701 KB)

Abstract

Penelitianinibertujuan mendeskripsikan: 1) unsur intrinsiknaskah drama Sumeh; 2)nilaipendidikandalamnaskah drama Sumeh;3)rencanapelaksanaanpembelajarannaskah drama Sumehdi SMA. Sumber data diper-olehdarinaskah dramaSumehkaryaHardjito.Instrumen yang digunakanuntukmengumpulkan data berupacatatan data.Teknikpengumpulan data yang di-gunakandalampenelitianiniadalahteknikpustaka, observasi, wawancara, dan validasi data. Hasilanalisismenunjukkan: 1) unsur intrinsik yang terdapat pada naskah drama Sumeh meliputi: tema (usaha dagang butuh ilmu), tokoh dan penokohan (tokoh utama: Sumeh (ramah); tokoh tambahan andalan: Inul (suka memberi nasihat),Maruk (serakah),Warih (rendah hati), Ginem (suka berprasangka), Jueh (iri hati), Sinten (provokator); tokoh tambahan bawahan: pembeli dan warga), alur (alur maju), latar (latar tempat: komplek perumahan di Purworejo; latar waktu:siang hari; latar sosial:masyarakat di lingkungan perumahan pinggiran kota), amanat (jadilah pedagang yang ramah, jangan menjadi pedagang yang rakus, tetaplah berusaha dan jangan putus asa); 2) nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada naskah drama Sumeh adalah: nilai pendidikan agama (berdoaataumemohonsesuatukepadaTuhan), nilai pen-didikan sosial (sikapsalingmenolongdangotongroyong), nilai pendidikan ke-susilaan (sikapramahkepada orang lain), dan nilai pendidikan moral (sikapsabardanbijaksana).   Kata Kunci :Nilai-nilaiPendidikan, Naskah Drama Sumeh
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI EKSPOSITORIS DENGAN METODE KUANTUM MELALUI MEDIA TEKS WAWANCARA PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 3 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Teguh Priyambodo
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.277 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) penerapan pembelajaran menulis karangan narasi ekspositoris dengan metode kuantum berdasarkan media teks wawancara pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh pembelajaran menulis karangan narasi ekspositoris dengan metode kuantum berdasarkan media teks wawancara terhadap sikap dan minat siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (3) peningkatan keterampilan menulis karangan narasi ekspositoris siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014 setelah memperoleh pembelajaran menulis karangan narasi ekspositoris dengan metode kuantum melalui media teks wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes. Dalam Teknik analisis data, peneliti menggunakan teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan adalah analisis informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan : (1) penerapan pembelajaran pada tahap prasiklus menggunakan metode konvensional, sedangkan pada tahap siklus I dan Siklus II menerapan metode kuantum melalui media teks wawancara menggunakan teknik ‘tandur’ yaitu tumbuhkan, alami, namai, demontrasikan, ulangi, dan rayakan; (2) sikap dan minat siswa kelas XI SMK Negeri 3 Purworejo mengalami peningkatan pada setiap siklusnya. Aspek keantusiasan tahap prasiklus 29,03%, siklus I sebesar 54,83%, dan siklus II sebesar 83,87%, aspek perhatian tahap prasiklus 38,70%, siklus I sebesar 61,29%, dan siklus II sebesar 90,32%, aspek keseriusan siswa tahap prasiklus 45,16%, siklus I sebesar 67,74%, dan siklus II sebesar 90,32%, aspek keaktifan siswa tahap prasiklus 19,35%, siklus I sebesar 77,41%, dan siklus II sebesar 93,54%, aspek respon siswa prasiklus 9,67%, siklus I sebesar 54,83%, dan siklus II sebesar 87,09%; (3) nilai rata-rata tes menulis narasi ekspositoris melalui media teks wawancara prasiklus sebesar 68,77 dengan ketuntasan sebesar 16,12%. Pada siklus I, nilai rata-rata mencapai 79,90 dengan ketuntasan sebesar 100% agar memperoleh hasil yang lebih maksimal lagi  maka dilanjutkan siklus II. Pada siklus II, nilai rata-rata tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,04 dari siklus I, nilai rata-rata menjadi 83,93 dengan ketuntasan belajar 100%.   Kata kunci : menulis narasi ekspositoris, media, metode kuantum
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL PENGANTIN SURGA KARYA NIZAMI GANJAVI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Pariyati -
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.09 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi dan scenario pembelajarannya di SMA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Data yang digunakan berupa kutipan langsung dan tidak langsung. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulisnya. Analisis data dilakukan dengan metode analisisis. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) unsur instrinsik novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi meliputi, tema: kisah cinta yang abadi hingga akhir menutup mata. Tokoh utama: Majnun/qays, Layla, dan Syed Omri, tokoh tambahan: ayah Layla, Ibu Majnun, Nawfal, Salim, Ibnu Salam. Alur: flashback. Latar tempat: Goa, Arab, Hutan, Istana, dan padang pasir. Latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari. Sudutpandang yang digunakanadalahsudutpandang persona pertama dan ketiga.(2) Aspek-aspek sosiologi sastra novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi ada empat, yaitu (a) aspek cinta kasih meliputi: rasa cinta dan sayang yang ditujukan untuk keluarga, teman, orang lain, dan kekasih; (b) aspek kekerabatan meliputi: rasa saling membantu antara seorang teman dan saudara; (c) aspek ekonomi meliputi: kekayaan, harta, dan tahta; (e) aspek pendidikan meliputi: sekolah dan belajar untuk menuntut ilmu. (3) Hubunganantaraspeksosiologisastradalamnovel Pengantin Surga meliputi hubungan antar cinta kasih dengan pendidikan, cinta kasih dan kekerabatan. (4) skenario pembelajaran novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi di SMA, dengan langkah-langkah: (a) menyampaikan indikator; (b) guru memberikan persepsi; (c) menyajikan informasi kepada siswa; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya; (e) menciptakan masyarakat belajar, seperti kegiatan kelompok, berdiskusi, Tanyajawab, dan sebagainya; (g) guru dan siswa melakukan refleksi; (h) melakukan penilaian secara objektif.   Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Pengantin Surga, Skenario Pembelajaran
CITRA WANITA TOKOH UTAMA NOVEL 5 KELOPAK MAWAR BERBISA KARYA RIA JUMRIATI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Sulistiyono -
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.174 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi: unsur-unsur instrinsik, citra tokoh utama, penerapan kritik sastra feminis ideologis, dan skenario pembelajaran novel 5 Kelopak Mawar Berbisa di SMA. Dari hasilpenelitian, disimpulkanbahwa unsur-unsurintrinsik yang terdapatdalamnoveltersebut meliputitema, yakni penderitaan seorang wanita yang dijadikan Jugun Lanfu tentara Jepang.Alur yang digunakan yakni alur maju. Latarnya meliputi latar tempat berupa Danau, Sungai, Bordir Militer, Kamar Tentara Jepang,Kebun Singkong, Pasar, Kota, dan Sebuah Pabrik. Latar waktu yakni, tahun 1942, 6 dan 9 agustus 1945, malamhari, dan siang hari. Latar sosial yakni kodrat seorang perempuan dan perempuan tertindas. Penokohannya yaitu wataktokohMbok Sagiyem, Marni, Rumijah, Hana Motokura yang penuh kasih sayang, selain itu tokoh Mbok Sagiyem juga memiliki rasa putus asa, Winarsih pendendam, dan Hana Motokura yang penuh kebimbangan. Amanatnya adalah hidup ini sebuah ujian yang membutuhkan penyelesaian panjang, kesabaran, dan ketabahan untuk menghadapinya. Sudut pandang dalam novel yakni orang ketiga serba tahu. Gaya bahasa yang digunakan yakni; metafora ditunjukkan dengan kata (bunga desa), antonomasia pada kata (mata sipit dan jemari mungil), perumpamaan pada kata (ibarat musim semi dan seperti permadani), berikutnya  personifikasi pada kata (mengiris dan menebar). Citra diri tokoh utama novel tersebut meliputi aspek fisik yaitu wanita tua, dan perempuan berparas cantik; aspek psikisnya meliputi tekanan batin, pendendam, rasa putus asa dan penuh kasih sayang. Feminisme tokoh dalam novel tersebut meliputi rasa kasih sayang, pandai meracik jamu, dan berwatak keras. Kata Kunci : citra wanita tokoh utama, novel 5 Kelopak Mawar Berbisa.
ANALISIS STRUKTURAL NOVEL SURAT KECIL UNTUK TUHAN KARYA AGNES DAVONAR DAN RENCANA PELAKSANAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Ach. Sayin
SURYA BAHTERA Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.423 KB)

Abstract

Sayin, Ach, 2015 “AnalisisStrukturalNovel Surat Kecil untukTuhanKarya Agnes Davonar dan RencanaPelaksanaan Pembelajarannya di SMA”. Skripsi. Program Studi Pendidikan  Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan unsur-unsur struktrural Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar: (2) mendeskripsikan hubungan antarunsur Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar: (3) mendeskripsikan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi kualitatif. Objek penelitian ini adalah Novel Surat Kecil untuk Tuhan. Fokus penelitian pada struktur sastra yang meliputi tema, fakta, cerita: tokoh dan penokohan, alur dan latar, sarana sastra: judul, sudut pandang, gaya bahasa, keterkaitan antarunsur dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Teknik pengumpulan data digunakan teknik observasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah alat tulis dan kartu data. Teknik analisis data adalah mengidentifikasi dan mengelola data menurut teori analisis struktur. Hasil penelitian disimpulkan bahwa Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar bertemakan perjuangan seorang anak remaja yang menderita kanker ganas dan menyerang wajahnya; (1) fakta cerita yang mencangkup alur, tokoh dan penokohan, dan latar. Alur menggunakan alur maju (progresif). Tokoh dan penokohan dibagi berdasarkan tokoh utama Keke atau Gita Sesa Wanda Cantika, dan tokoh tambahan: Ayah Keke sendiri Pak Joy, Fandha, Dr. Adi, Dr. Mukhlis, Kiki, Pak Iyus. Latar tempat: Rumah Keke, Sekolahan, Rumah Sakit, dan Vila. Latar waktu: pagi, siang, sore, malam. Latar sosial: masyarakat kalangan menengah ke atas; (2) hubungan antarunsur terjalin begitu erat sehingga membentuk satu kesatuan cerita yang padu; (3) novel Surat Kecil untuk Tuhan sebagai bahan rencana pelaksanaan pembelajaran di SMA. (a) emahami novel indonesia, (b) menganalisis unsur-unsur intrinsik (alur, tema penokohan sudut pandang, latar dan amanat).   Kata kunci: analisis struktural, surat kecil untuk tuhan, rencana pelaksanaan    pembelajarannya di SMA
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL SUJUD NISA DI KAKI TAHAJJUD SUBUH KARYA KARTINI NAINGGOLAN DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Felly Mandasari
SURYA BAHTERA Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.427 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan, (2) wujud nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan, dan (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai pendidikan karakter novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan di kelas XI SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Artinya, penulis membahas dan mengkaji novel tidak menggunakan angka, tetapi menekankan pada deskripsi. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan terjalin menyatu dengan nilai pendidikan karakter yang terdapat di dalamnya. (2) nilai pendidikan karakter novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh mencakup empat aspek, yaitu: (i) hubungan manusia dengan diri sendiri, (ii) hubungan manusia dengan Tuhan, (iii) hubungan manusia dengan manusia, (iv) hubungan manusia dengan lingkuan alam sekitar. (3) skenario pembelajaran novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh karya Kartini Nainggolan dalam pembelajaran sastra di kelas XI SMA menggunakan model pembelajaran group investigation. Dalam model pembelajaran group investigation langkah-langkahnya, yaitu: (a) guru menyampaikan materi, (b) siswa membentuk kelompok, (c) guru menetapkan materi untuk dibahas masing-masing kelompok, (d) setiap kelompok saling tukar informasi dan ide, (e) pekerjaan setiap kelompok dikumpulkan dalam bentuk laporan, (f) salah satu kelompok menyajikan hasi laporan di depan kelas, kelompok lain mengamati, (g) setelah semua kelompok menyajikan hasil laporan, guru bersama-sama dengan siswa melakukan koreksi dan evaluasi.   Kata kunci: nilai pendidikan karakter, novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud Subuh, skenario pembelajaran di kelas XI SMA
NILAI RELIGIUS NOVEL BUTIRAN DEBU KARYA TAUFIQURRAHMAN AL-AZIZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA Istiana Lestari
SURYA BAHTERA Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.167 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik novel Butiran Debu karya Taufiqurrahman al-Azizy, (2) nilai religius novel Butiran Debu, dan (3) skenario pembelajaran unsur intrinsik dan nilai religius dalam novel Butiran Debu karya Taufiqurrahman al-Azizy di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan teknik analisis isi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik pustaka, dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik dalam novel Butiran Debu karya Taufiqurrahman al-Azizy terjalin menyatu dengan nilai religius yang terdapat di dalamnya, (2) Nilai religius dalam novel ini meliputi (a) hablumminallah, (b) hablumminannaas, dan (3) hablum-minal’alam. (3) Skenario pembelajarannya di kelas XI SMA sebagai berikut, (a) pendahuluan, (b) inti meliputi, menanya dan menalar, mencoba, dan membentuk jejaring, dan (c) penutup.   Kata kunci : Nilai Religius, Skenario Pembelajaran
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL CINTA SUCI ZAHRANA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Richi Mustofa
SURYA BAHTERA Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.585 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsi (1)unsurinstrinsik yang terdapat dalamnovel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy (2) aspek sosial yang terdapat dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy(3)hubungan antaraspek sosial dalam novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy dan (4) skenario pembelajaran novel Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman El Shirazy di SMA.Penelitianini merupakanpenelitian deskripsikualitatif.dengan metode analisis isi dan penyajian informal. Hasilpenelitian menunjukkanbahwa:unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalamnovel Cinta Suci Zahranakarya Habiburrahman El Shirazymeliputi tema kegigihan dan penantian pendamping  hidup yang tepat.Alur menggunakan alur maju.Penokohan watak tokoh yang dominan baik dan pendendam.Sudutpandang orang ketiga “ia”.Latartempat Solo, Beijing, Universitas Mangunkarsa, dan Yayasan Pesantren Al Fatah. Amanat tetap ikhtiar dalam menghadapi sesuatu.Aspek sosial meliputi aspek cinta kasih, kekerabatan, moral dan pendidikan.Hubungan antaraspek meliputi cinta kasih dengan pendidikan dan cinta kasih dengan moral.Pembelajaran novel inididasarkan pada standar kompetensi 7. memahami wacana sastra melalui membaca novel Indonesia dan kompetensi dasar 7.1 Memahami unsur instrinsik novel dengan melalui kegiatan diskusi dengan model pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions). Langkah-langkah pembelajarannya adalah: (a) peserta didik dikelompokan menjadi empat anggota tim yang heterogen; (b) tiap anggota tim menggunakan lembar kerja akademik dan diskusi antar sesama anggota tim; (c) secara individual atau tim, tiap minggu guru mengevaluasi untuk mengetahui penguasaan materi; (d) tiap siswa dan tiap tim diberi skor atas penguasaan bahan ajar.   Kata kunci : analisis sosiologi sastra, novel Cinta Suci Zahrana, skenario pembelajarannya di SMA.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL LONTARA RINDU KARYA S. GEGGE MAPPANGEWA DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI SMA Yulianto -
SURYA BAHTERA Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.365 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) aspek sosial novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa (2) hubungan antaraspek sosial yang terdapat pada novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa dan(3) rencana pembelajaran novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti menggunakan kartu pencatat data dan alat tulisnya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik obsevasi. Hasil penelitian meununjukkan bahwa (1) aspek-aspek sosial yang terdapat dalam novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa meliputi aspek cinta kasih, aspek kekerabatan, aspek keagamaan dan aspek kebudayaan (2) hubungan antaraspek yang terdapat dalam novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa meliputi cinta kasih dengan kekerabatan, cinta kasih dengan keagamaan, kebudayaan dengan keagamaan, dan kebudayaan dengan kekerabatan. (3) rencana pembelajaran novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw. Langkah-langkah pembelajarannya yaitu: (a) peserta didik dikelompokan menjadi empat anggota tim disesuaikan subtopik yang dibahas; (b) setiap kelompok diberi materi subtopik yang berbeda; (c) membentuk kelompok ahli. Kelompok ahli terbentuk diambil dari salah satu orang dari kelompok asal, dan tim ahli mendiskusikan subtopik yang telah dibagikan; (d) setelah selesai, sebagai tim ahli tiap anggota kelompok kembali ke kelompok asal dan berdiskusi dengan teman satu tim asal.   Kata kunci:   Analisis Sosiologi Sastra, Novel Lontara Rindu, Rencana  Pembelajarannya di SMA

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue