cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
KESALAHAN PENGGUNAAN PREPOSISI PADA KARANGAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 25, SMP NEGERI 6, DAN SMP NEGERI 17 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2012-2013 Budi Sarwoko; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.406 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Kesalahan penggunaan Preposisi di, ke, dari pada karangan siswa kelas VII SMP Negeri 25, SMP Negeri 6, dan SMP Negeri 17 Purworejo tahun ajaran 2012-2013, (2) Objek karangan siswa kelas vn dari ketiga sekolahan berjumlah 288 siswa. Dalam pengumpulan data digunakan metode agih yang terjabarkan dalam tehnik lesap dan tehnik ganti. Selanjutnya dalam tehnik penyajian hasil analisa digunakan metode informal. Dari hasil penelitian diketahui kesalahan penggunaan preposisi di pada karangan siswa SMP Negeri 25 Purworejo adalah 27,08%, kesalahan penggunaan Preposisi ke adalah 17,71%, kesalahan penggunaan prposisi dari adalah 13,54%. Kesalahan penggunaan preposisi di pada karangan siswa SMP Negeri 6 Purworejo adalah 31,37%, kesalahan penggunaan preposisi ke adalah 27,54% , kesalahan penggunaan preposisi dari adalah 9,80%. Kesalahan penggunaan preposisi d; pada karangan siswa SMP Negeri 17 Purworejo adalah 40,19%,kesalahan penggunaan preposisi ke adalah 24,50%, kesalahan penggunaan preposisi dari adalah 12,74%. Jadi ratarata kesalahan penggunaan preposisi di, ke, dari pada karangan narasi siswa SMP Negeri 25, SMP Negeri 6, dan SMP Negeri 17 Purworejo termasuk dalam kategori Kurang baik.Kata Kunci : Kesalahan Preposisi Pada Karangan Siswa SMP Kelas VII
KESALAHAN EJAAN PADA KARANGAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Dwi Rita Setiawati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.074 KB)

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesalahan penggunaan huruf kapital; (2) kesalahan penggunaan tanda baca titik; (3) kesalahan penggunaan tanda baca koma; (4) kesalahan preposisi pada karangan siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Purworejo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalaha teknik agih. Adapun dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan (1) kesalahan huruf kapital sebanyak 131 kesalahan dari 2604 huruf kapital atau 5,07% yang berarti kemampuan menggunakan huruf kapital termasuk dalam kategori baik sekali; (2) kesalahan tanda baca titik sebanyak 25 kesalahan dari 488 tanda baca titik atau 5,13% yang berarti tingkat kemampuan menggunakan tanda baca titik dalam kategori baik sekali; (3) kesalahan tanda baca koma sebanyak 38 kesalahan dari 443 tanda baca koma atau 8,57% yang berarti kemampuan menggunakan tanda baca koma dalam kategori baik sekali, (4) kesalahan preposisi sebanyak 65 kesalahan dari 463 preposisi atau 14,04% yang berarti kemampuan menggunakan preposisi dalam kategori baik sekali.Kata kunci: kesalahaan ejaan, karangan siswa
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI DENGAN METODE PEMBELAJARAN DI LUAR RUANG KELAS (OUTDOOR STUDY) PADA SISWA KELAS XI AKUNTANSI SMK MUHAMMADIYAH 2 WONOSOBO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Retno Sofyana; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.755 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study); (2) pengaruh penggunaan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) terhadap minat dan sikap siswa dalam menulis paragraf deskripsi; (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo tahun pembelajaran 2013/2014). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammadiyah 2 Wonosobo. Fokus penelitian ini adalah pembelajaran minat sikap siswa dan peningkatan keterampilan menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study). Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan nontes. Teknik nontes berupa pengamatan, angket, wawancara, dan dokumentasi foto.Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Penyajian data dilakukan dengan teknik informal. Peningkatan dari aspek motifasi belajar prasiklus 36% meningkat pada siklus I 56% dan siklus II 88%, aspek perhatian prasiklus 44% meningkat pada siklus I 64% dan siklus II 80%, aspek keaktifan prasiklus 67% meningkat pada siklus I 80% dan pada siklus II 90%. Pembelajaran menulis paragraf deskripsi dengan metode pembelajaran di luar ruang kelas (outdoor study) dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf deskripsi siswa kelas XI Akuntansi SMK Muhammmadiyah 2 Wonosobo. Skor rata-rata prasiklus 66,2 meningkat pada siklus I 72,44, dan pada siklus II rata-rata meningkat 76,68.Kata kunci. Paragraf Deskripsi, Metode Outdoor Study.
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL HAFALAN SHOLAT DELISA KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMSA Ari Hotamah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.381 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye, nilai moral yang terdapat dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye, dan skenario pembelajarannya di SMA. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa unsur intrinsik dalam novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye meliputi: tema novel ini adalah perjuangan seorang gadis kecil dalam menghafal bacaan sholat, tokoh utamanya adalah Delisa yang memiliki sifat pemalas, manja dan suka memberi, alurnya maju. Terdapat tiga macam latar, yaitu: latar tempat meliputi: pantai, pasar, pemakaman, kamar rawat, hutan, tenda darurat, latar waktu meliputi: pagi, siang, malam, latar sosial meliputi: hidup bersahaja, hidup sederhana. Nilai moral dalam novel HafalanSholat Delisa mencakup empat aspek, yaitu: hubungan manusia dengan Tuhan meliputi taat, bersyukur, berdo’a; hubungan manusia dengan manusia meliputi dermawan, tolong menolong, setia kawan, suka memberi nasehat; hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi kejujuran, tidak putus asa, menghargai waktu, sabar, tanggung jawab, iri hati, pembohong; hubungan manusia dengan alam sekitar meliputi manusia yang menjaga kelestarian alam dan manusia yang tidak menjaga kelestarian alam. Dan skenario pembelajaran novel Hafalan Sholat Delisa karya Tere Liye menggunakan metode inquiri. Dalam menggunakan metode inquiri meliputi orientasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, merumuskan kesimpulan, sedangkan dalam menggunakan metode diskusi meliputi menentukan masalah, mengembangkan masalah, guru membentuk kelompok, mendiskusikan masalah, melaporkan hasil diskusi, siswa mencatat hasil diskusiKata kunci: Nilai Moral, Novel, Skenario Pembelajaran
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR PEMANDANGAN DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 9 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Binan Herlinda; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.59 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan menulis puisi melalui media gambar pemandangan pada siswa kelas VIII SMP N 9 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan media gambar pemandangan terhadap minat dan sikap siswa dalam menulis puisi; (3) peningkatan keterampilan menulis puisi melalui media gambar pada siswa kelas VIII. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif, sedangkan dalam penyajian hasil analisis data digunakan metode informal yang dipaparkan dengan uraian atau kata-kata. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1) pembelajaran menulis puisi dengan media gambar dilakukan dengan langkah-langkah a) mengamati gambar, b) menentukan judul, c) pemilihan diksi yang tepat sesuai dengan gambar, d) mengembangkan diksi menjadi sebuah puisi; 2) Minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis puisi dilihat dari hasil nontes prasiklus sampai siklus II. Hasil observasi prasiklus, 13 siswa atau 40% yang berantusias mengikuti pembelajaran menulis. Pada siklus I peran aktif siswa sudah meningkat, 16 siswa atau 50% sudah mulai berantusias mengikuti pembelajaran. Sementara itu, siklus II 100% siswa sudah mulai berantusias mengikuti pembelajaran dengan baik; 3) Pembelajaran menulis puisi melalui media gambar pemandangan alam dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa. Peningkatan keterampilan menulis puisi siswa prasiklus (57,78), siklus I (63,24), dan siklus II (78,03). Prasiklus (57,78) ke siklus I (63,24) telah mengalami peningkatan sebesar 5,46, belum mencapai KKM. Pada siklus I (63,24) ke siklus II (78,03) siswa telah mengalami peningkatan sebesar 14,79, sudah mencapai KKM. Secara keseluruhan peningkatan hasil nilai rata-rata siswa dari prasiklus sampai siklus II sebesar 20,25.Kata kunci :pembelajaran, menulis, puisi, media gambar.
ANALISIS NILAI SOSIOLOGI SASTRA DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA KELAS XII Alif Nurcahyo; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.521 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) aspek-aspek sosial yang ditampilkan pengarang dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari,(2) hubungan aspek-aspek sosial dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari, dan(3) pembelajaran sastra novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari di SMA kelas XII. Fokus penelitian ini adalah kajian sosiologi sastra novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari dan pembelajaran di SMA kelas XII. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti, kartu pencatat data serta alat tulisnya.Dalam pengumpulan data penelitian ini digunakan teknik pustaka. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data sosiologi sastraadalah teknik analisis isi.Teknik yang digunakan untuk penyajian hasil analisis adalah teknik informal.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) aspek-aspek sosial dalam novel Orang-orang Proyek yang meliputi kekerabatan, perekonomian, moralitas, pendidikan, dan cinta kasih; (2) hubungan antaraspek dalam novel Orang-orang Proyek meliputi hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek ekonomi, hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek pendidikan, hubungan antaraspek kekerabatan dengan aspek cinta kasih, dan hubungan antaraspek ekonomi dengan aspek pendidikan; dan (3) pembelajaran sosiologi sastra dalam novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari pada Standar Kompetensi memahami novel Indonesia/ terjemahandanKompetensi Dasar pesertadidikmampumemahamiwacanasastramelaluikegiatanmembaca novel Orang-orang Proyek karya Ahmad Tohari denganmenggunakan model pembelajarn PAIKEM. Kata kunci:Sosiologi sastra, novel, pembelajaran sastra
NILAI RELIGIUS FILM SANG KIAI SUTRADARA RAKO PRIJANTO DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA. Arisun Arisun; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.765 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tema, fakta cerita, dan nilai estetis film Sang Kiai; (2) nilai religius film Sang Kia; dan (3) skenario pembelajaran film Sang Kiai Sutradara Rako Prijanto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah pada nilai religius dalam film Sang Kiai dan skenario pembelajarannya di kelas XI SMA. Pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka dan observasi. Istrumen penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulis. Analisis data menggunakan analisis isi. Dalam Penyajian hasil analisis digunakan teknik penyajian informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) tema film Sang Kiai adalah perjuangan membela tanah air dan berjihad menegakkan akidah agama Islam. Tokoh utamanya adalah KH Hasyim Asy’ari dan tokoh tambahannya adalah Nyai Kapu, Harun, Sari, Wahid Hasyim, dll. Alurnya adalah alur maju. Latar tempatnya adalah Jombang Jawa Timur. Latar waktunya adalah pagi, siang, malam, bulan, dan tahun. Latar suasana yang digunakan suasana menyenangkan, suasana menegangkan, suasana mengharukan, dan suasana mencemaskan. Nilai estetis yang terkandung adalah unsur keindahan pada alur, unsur keindahan pada latar, dan unsur keindahan pada tokoh; (2) nilai religius yang terdapat dalam film Sang Kiai adalah (a) hubungan manusia dengan Tuhan meliputi melaksanakan salat tepat waktu,jujur, memakai kerudung, menahan hawa nafsu, menjaga akidah Islam, syaja’ah/berani, istirja’/kalimat toyibah mendapat musibah, berbuat adil, salat jamaah, membaca Al-Quran, berdoa, istighfar, memperbaiki niat, perintah menuntut ilmu, (b) hubungan manusia dengan manusia meliputi tolong menolong, husnudon/berprasangka baik, menikah, berbakti kepada suami, musyawarah, berbagi, dermawan, memberi nasihat, mengucapkan salam, membela tanah air, mengajar ngaji, dan (c) hubungan manusia dengan alam sekitar yaitu menanam padi; (3) skenario pembelajaran film Sang Kiai di kelas XI SMA dengan materi nilai religius film Sang Kiai pada pembelajaran drama berdasarkan KTSP dengan KD mengidentifikasi peristiwa pementasan drama adalah sebagai berikut: (a) kegiatan awal: guru dan siswa memulai dengan berdoa, menjelaskan indikator dan tujuan yang ingin dicapai(b) tahap inti: tahap inti meliputi, tahap eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, (c) penutup: guru dan siswa bersama sama menyimpulkan materi yang telah dipelajari dan sebagai evaluasi siswa diberi tugas oleh guru untuk mengerjakan soal yang telah disiapkan oleh guru.Kata Kunci: Nilai Religius, film Sang Kiai, dan Skenario Pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF EKSPOSISI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE PADA SISWA KELAS XI SMK SETIA KARYA DEPOK Arum Bariani; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.096 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan menulis paragraf eksposisi dengan modelpicture and picture; (2) perubahan perilaku siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture; (3) peningkatan keterampilan siswa dalam menulis paragraf eksposisi menggunakan model picture and picture.Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Dalam teknik analisis data, peneiti menggunakan metode analisi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dilakukan mulai dari siklus I, siklus II dan masing-masing siklus sama-sama melaksanakan empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. (2) minat dan sikap siswa dalam pembelajaran menulis paragraf eksposisi kualitas menjadi lebih baik dengan model picture and picture. (3) pembelajaran menulis paragraf eksposisi dengan model picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis paragraf eksposisi siswa. Skor prasiklus sebesar 63,08, pada siklus I meningkat menjadi 71,36, dan siklus II meningkat menjadi 76,48.Kata kunci: Menulis Paragraf Eksposisi, Model Pembelajaran Picture and Picture
ANALISIS NILAI BUDAYA BABAD BANYUURIP DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA DI KELAS X SMA Elia Junitasari; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.324 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) wujud nilai budaya yang terkandung dalam Babad Banyuurip di Kabupaten Purworejo, (2) hubungan antarunsur wujud nilai budaya Babad Banyuurip, dan (3) relevansi hasil analisis wujud nilai budaya Babad Banyuurip sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah analisis nilai budaya Babad Banyuurip yang dituturkan oleh masyarakat Desa Banyuurip dan buku Serat Babad Banyuurip karya R.H. Oteng Suherman. Fokus penelitian ini adalah nilai-nilai budaya Babad Banyuurip sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Instrumen penelitian ini adalah penulis sebagai peneliti. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dan dokumen sebagai pelengkap. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis model interaktif meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dalam penyajian hasil analisis, penulis menggunakan teknik penyajian informal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: (1) wujud nilai budaya yang terkandung dalam Babad Banyuurip, yaitu: (a) peralatan kehidupan manusia: balai pasewakan keraton, kuda hitam, keris, kandang besi, rakit batang pisang, dan bara/alat penangkap ikan; (b) mata pencaharian: petani, pencari ikan, dan pande besi; (c) sistem kemasyarakatan: subsistem sosial, subsistem kekerabatan dan hukum, subsistem kekerabatan, subsistem politik, subsistem kekerabatan dan sosial; (d) sistem bahasa dan sastra (kisah cerita legenda terjadinya nama-nama desa seperti Desa Banyuurip, Pagak, Jatiprobo, Besuki, Ngadimerta, Krumpyung, Bathang, Candi, Kedhungdawa, Liwung, dan Bara); (e) kesenian: gamelan; (f) sistem pengetahuan: sistem pengetahuan sosial, kesehatan, kepercayaan, dan peralatan; (g) sistem religi: bertapa, bersamadi, penggunaan aji-aji dan keris; (2) hubungan antarunsur terjalin erat, sehingga membentuk satu kesatuan cerita yang padu; (3) cerita Babad Banyuurip dapat direlevansikan sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas X SMA karena di dalamnya dapat memberikan pesan nilai kehidupan dalam bermasyarakat bagi siswa.Kata kunci: Nilai budaya, Babad Banyuurip, Bahan pembelajaran sastra.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS ANEKDOT DENGAN MEDIA GAMBAR KARIKATUR PADA SISWA KELAS X MAN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Haryanti Haryanti; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.448 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menulis teks anekdot dengan media gambar karikatur pada siswa kelas X MAN Purworejo dan peningkatan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X MAN Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 setelah memperoleh pembelajaran dengan media gambar karikatur. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat penulis simpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menulis teks anekdot dengan media gambar karikatur pada siswa kelas X MAN Purworejo dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pelaksanaan tindakan pada siklus I dan II meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Selanjutnya, peningkatan kemampuan menulis teks anekdot pada siswa kelas X MAN Purworejo tahun pelajaran 2014/2015 terjadi setelah memperoleh pembelajaran menulis teks anekdot dengan media gambar karikatur. Peningkatan terjadi pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 75 atau 68,75% mencapai KKM. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 28,13% dari siklus I atau 96,88% siswa mencapai KKM dengan ketuntasan belajar 100%.Kata kunci: kemampuan menulis teks anekdot, media gambar karikatur

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue