cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23560576     EISSN : 25798006     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bahtera merupakan jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya. Jurnal ini sebagai media publikasi karya tulis ilmiah yang dihimpun oleh Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Purworejo
Arjuna Subject : -
Articles 919 Documents
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF NARASI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS XI SMK TAMTAMA KARANGANYAR TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Istiana Ita Saputri; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.325 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskridpikan peningkatan kualitas proses pembelajaran menulis paragraf narasi dan peningkatan prestasi keterampilan menulis paragraf narasi dengan menggunakan media gambar berseri yang dicapai siswa kelas XI Akuntansi 1 SMK Tamtama Karanganyar Tahun Ajaran 2013/2014. Teknik validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) triangulasi sumber data; (2) tringulasi metode; dan (3) reviu informan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan kuantitatif. Dalam penyajian hasil analisis digunakan teknik informal. Hasil penelitian ini dapat peneliti simpulkan bahwa: (1) pada prasiklus, siklus I, dan siklus II kualitas proses meningkat. Pada prasiklus, siswa masih kurang tertarik mengikuti proses pembelajaran. Pada siklus I, siswa sudah mulai tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan media gambar berseri. Pada siklus II, siswa lebih tertarik dan merasa senang dalam mengikuti pembelajaran menulis paragraf narasi dengan menggunakan media gambar berseri. Menulis paragraf narasi dengan menggunakan media gambar berseri mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa seperti keseriusan siswa dalam proses pembelajaran, keseriusan siswa saat menulis paragraf narasi, dan antusias siswa saat menulis paragraf narasi; (2) prestasi keterampilan menulis paragraf narasi pada prasiklus, siklus I, siklus II, terjadi peningkatan. Pada prasiklus nilai rata-rata menulis paragraf narasi masih rendah, yaitu 59,40. Pada siklus I, nilai rata-rata kelas meningkat, yaitu 69,92. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat lagi mencapai 76,04.Kata kunci: keterampilan menulis, paragraf narasi, media gambar berseri.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN METODE KLOS PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2013/ 2014 Nurul Aprilia; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.131 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) proses pembelajaran membaca pemahaman menggunakan metode klos pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Purworejo tahun pembelajaran 2013/2014; (2) pengaruh penggunaan metode klos terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Purworejo dalam pembelajaran membaca pemahaman tahun pembelajaran 2013/2014; (3) peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Purworejo tahun pembelajaraan 2013/2014 setelah menggunakan metode klos.Data yang diperoleh berupa penerapan pembelajaran membaca pemahaman menggunakan metode klos dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman menggunakan metode klos. Datadata dalam penelitian ini diuji validitasnya dengan beberapa teknik triangulasi, yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik tes dan nontes. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dalam penyajian data digunakan teknik penyajian informal. Penilaian berdasarkan lembar observasi menunjukkan bahwa motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pada prasiklus rendah dengan rerata 60,71, pada siklus I menjadi cukup yaitu 75,35, dan pada siklus II meningkat menjadi baik dengan rerata 80,25. Peningkatan dapat dilihat dari kemampuan siswa dalam membaca pada tahap prasiklus dengan rerata tes 68,17. Pada siklus I meningkat menjadi 76,29, dan pada siklus II meningkat menjadi 82,15. Dari hasil tes tersebut terlihat bahwa pembelajaran membaca pemahaman menggunakan metode klos terbukti dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami sebuah wacana.Kata Kunci : Membaca Pemahaman, Metode Klos.
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH KARYA TERE LIYE DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Siti Fatimah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.768 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) aspek psikologis kepribadian tokoh utama ditinjau dari (a) segi id, (b) segi ego, dan (c) segi superego; serta (2) skenario pembelajaran novel Negeri Para Bedebah di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian ini adalah novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik catat dan teknik observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Teknik penyajian hasil analisis data digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan (1) Psikologi kepribadian tokoh utama (Thomas) ditinjau dari (a) segi id adalah tokoh utama cukup lemah, dapat dilihat dari perilakunya yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar ketika dia menilai perempuan dengan sebelah mata, rasa lapar, sakit hati, menolong anggota keluarganya, tidak percaya cinta pada pandangan pertama; (b) ego tokoh utama bekerja dengan kuat, yaitu menolak diwawancarai, berpikir kritis, dan teguh kepada pendirian; (c) tokoh utama mencapai kesempurnaan superego dengan kembali ke keluarganya yang baru; (2) model pembelajaran menggunakan model kontekstual: (a) menyampaikan indikator yang harus dicapai dan memotivasi siswa; (b) memberikan siswa persepsi dengan tujuan untuk mengingatkan dengan materi yang telah dipelajari; (c) menyajikan informasi kepada siswa tentang pembelajaran yang akan dilakukan; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk memunculkan pertanyaan; (e) memberikan contoh pembelajaran dengan media pembelajaran; (f) menciptakan masyarakat belajar; (g) melakukan refleksi; (h) melakukan evaluasi.Kata kunci: psikologi sastra, novel Negeri Para Bedebah, pembelajaran di SMA
PENGGUNAAN TEKNIK RANTAIAN KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DESKRIPSI SISWA KELAS XI SMK N 2 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Siti Minzahroh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.316 KB)

Abstract

Tujuan yang dikaji dalam skripsi ini adalah mendeskripsikan perubahan sikap dan peningkatan kemampuan menulis deskripsi dengan teknik rantaian kata pada siswa kelas XI SMK N 2 Purworejo tahun pelajaran 2013/2014. Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan teknik nontes. Teknik tes berupa hasil menulis paragraf deskripsi, sedangkan teknik nontes berupa pengamatan, angket, dan dokumentasi foto. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kualitatif dan teknik kuantitatif. Dalam penyajian data digunakan teknik informal dan teknik formal. Aktifitas belajar siswa terhadap keterampilan menulis paragraf deskripsi teknik rantaian kata menjadi lebih baik. Skor prasiklus sebesar 41,93%(cukup), skor siklus I sebesar 58,06%(baik), dan skor siklus II sebesar 77,41%(baik sekali). Kemampuan siswa dalam menulis paragraf deskripsi dengan teknik rantaian kata mengalami peningkatan dilihat dari hasil rata-rata skor prasilkus sebesar 69,61%, skor siklus I 76,09%, dan skor siklus II sebesar 81,48%. Secara keseluruhan, peningkatan hasil siswa dari prasiklus sampai siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,87%.Kata kunci : Keterampilan Menulis, Paragraf Deskripsi, Teknik Rantaian Kata
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN MEDIA FILM PADA SISWA KELAS X4 SMA NEGERI 4 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Sulastri Sulastri; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.026 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) penerapan media film dalam pembelajaran menyimak cerita rakyat, (2) pengaruh penggunaan media film terhadap minat belajar siswa dalam menyimak cerita rakyat, (3) peningkatan keterampilan menyimak cerita rakyat pada siswa kelas X4 SMA Negeri 4 Purworejo Tahun Pelajaran 2013/2014, setelah menerima pembelajaran menggunakan media film. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang dilaksanakan pada siswa kelas X SMA. Setiap Siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengambilan data dilakukan dengan tes dan nontes. Alat yang digunakan dalam pengambilan data berupa, lembar soal, lmbar penilaian, pedoman observasi, jurnal, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Teknik penyajian data yang digunakan adalah teknik informal. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti selama penelitian berlangsung adalah (1) langkah pembelajaran menyimak cerita rakyat pada prasiklus pembelajaran belum menggunakan media apapun, pada siklus I dan siklus II pembelajaran menggunakan media film, (2) berdasarkan lembar observasi siswa siklus I terdapat sebanyak 14 siswa atau sebesar 43,7% mempunyai perhatian baik, 15 siswa atau sebesar 46,8% mempunyai perhatian cukup. Situasi pembelajaran pada siklus I berjalan cukup baik sedangkan pada siklus II, aspek jurnal yang keempat 32 siswa atau sebesar 100% siswa menyatakan tertarik menyimak menggunakan media film. Kesan dan pesan siswa terhadap guru (peneliti) merupakan bagian dari aspek jurnal yang terakhir. Pada aspek ini 32 siswa atau sebesar 100% memberi kesan dan pesan, (3) hasil kemampuan siswa pada prasiklus sebesar 56,44 tidak termasuk dalam kategori baik karena tidak memenuhi standar KKM, siklus I rata-rata siswa sebesar 72,38 termasuk dalam kategori cukup. Pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 84,25. Termasuk dalam kategori baik karena sudah memenuhi standar KKM (7,5).Kata Kunci :Keterampilan Menyimak Cerita Rakyat, Media Film
NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL AIR MATA SURGA KARYA E. ROKAJAT ASURA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI SMA KELAS XI Ulfalilah Ulfalilah; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.262 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan unsur intrinsik novel Air Mata Surga karya E. Rokajat Asura, (2) mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Air Mata Surga karya E. Rokajat Asura, (3) mendeskripsikan rencana pelaksanaan pembelajaran sastra di SMA kelas XI. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai pendidikan dalam novel Air Mata Surga. Fokus penelitian ini adalah nilai agama, nilai moral, dan nilai sosial. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Instrumen penelitian adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulis.Analisis data menggunakan metode analisis isi. Penyajian hasil analisis menggunakan teknik penyajian informal. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) tema novel Air Mata Surga karya E. Rokajat Asura adalah kisah tentang Baraah, gadis kecil yatim piatu yang berjuang melawan kanker. Tokoh utamanya Baraah dan tokoh tambahannya: Walamaha, Sameh shawky Hasanain, Dinia, Bibi, dll. Alurnya adalah alur maju. Latar tempatnya Distrik Sayyedah Zainab, Makkah, Apartemen, Madrasah Ibtidaiyah, dan Rumah Sakit. Latar waktunya adalah pagi, siang, sore, dan malam hari. Latar sosialnya adalah keadaan tempat tinggal, pendidikan, dan lingkungan. Amanat, amanat yang terkandung dalam novel Air Mata Surga diantarannya tabah dan sabar dalam menghadapi segala cobaan hidup, selalu bersyukur, dan saling membantu. (2) Nilai pendidikan novel Air Mata Surga meliputi nilai pendidikan agama, moral, dan sosial. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran di kelas XI SMA khususnnya pada kelas XI semester II berdasarkan pada Standar Kompetensi 7. memahami hikayat novel indonesia/novel terjemahan dan Kompetensi Dasar 7.2 menganalisis unsur intrinsik novel dengan menggunakan metode pembelajaran Kuantum langkah TANDUR pembelajaranya: (a) tumbuhkan (b) alami (c) namai (d) demonstrasi (e) ulangi (f) rayakan.Kata Kunci: nilai pendidikan, novel Air Mata Surga, rencana pelaksanaan pembelajaran
IDENTIFIKASI TOKOH UTAMA DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN NOVEL JOKOWI SI TUKANG KAYU KARYA GATOTKOCO SUROSO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Yudi Setyawan; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.104 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan: (1) perwatakan tokoh utama dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu; (2) nilai pendidikan novel Jokowi Si Tukang Kayu; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Jokowi Si Tukang Kayu di SMA;Metode yang digunakan dalam penelitian ini, antara lain: subjek penelitian novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso; objek penelitian berupa tokoh utama, nilai-nilai pendidikan pada novel Jokowi Si Tukang Kayu, dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA; fokus penelitian berupa perwatakan tokoh utama (dimensi fisiologis, dimensi psikologis, dan dimensi sosiologis), nilai pendidikan (nilai pendidikan agama, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan moral, dan nilai pendidikan budaya), dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA; teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik pustaka; teknik analisis data dilakukan teknik analisis isi (content analisys); teknik penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal.Dari pembahasan data, penulis memperoleh simpulan (1) identifikasi perwatakan tokoh utama dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso, antara lain: (a) dimensi fisiologis, meliputi: badan kurus, tubuh kuat, laki-laki, dan rambut panjang; (b) dimensi psikologis, meliputi: beriman, keberanian, mandiri, optimis, pandai, pekerja keras, percaya diri, mempunyai prinsip, realistis, rela berkorban, tegar, dan usil; (c) dimensi sosiologis, meliputi: masyarakat kelas bawah, mahasiswa, beragama Islam, orang Jawa, dan menyukai musik rock; (2) nilai-nilai pendidikan dalam novel Jokowi Si Tukang Kayu antara lain: (a) nilai pendidikan agama, meliputi: berdoa, beribadah, bersyukur, ikhlas, sabar, dan tawakal; (b) nilai pendidikan moral, meliputi: disiplin, jujur, kerja keras, kreatif, pantang menyerah, percaya diri, rajin belajar, sungguh-sungguh, tanggung jawab, dan tekad kuat; (c) nilai pendidikan sosial, meliputi: berbakti kepada orang tua, kasih sayang, memberi motivasi, dan persahabatan; (d) nilai pendidikan budaya, meliputi: melestarikan tembang Jawa, dan menggunakan bahasa daerah; (3) Novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran di SMA. Dalam pembelajaran novel Jokowi Si Tukang Kayu karya Gatotkoco Suroso digunakan metode ceramah, metode diskusi, dan metode tanya jawab.Kata kunci: tokoh utama, nilai-nilai pendidikan, pembelajaranya di SMA
ANALISIS NILAI MORAL PADA NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Ahmad Zuhri; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.329 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur instrinsik (tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan sudut pandang) novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo, (2) nilai moral novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo, dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran unsur intrinsik dan nilai moral novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik informal. Objek penelitiannya adalah unsur intrinsik, nilai-nilai moral, dan rencana pelaksanaan pembelajaran novel Orang Miskin Dilarang Sekolah di SMA. Penelitian ini difokuskan pada nilai moral dalam novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo yang meliputi: (1) hubungan manusia dengan Tuhan, (2) hubungan manusia dengan manusia, (3) hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dan (4) hubungan manusia dengan alam sekitar. Selain itu, fokus penelitian ini adalah menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran novel tersebut dengan metode Kuantum di SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo yang diterbitkan oleh Diva Press tahun 2009. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis isi (content analysis) dan hasilnya dipaparkan menggunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) nsur intrinsik novel OMDS: (a) tema mayor novel ini perjuangan orang miskin untuk memperoleh pendidikan; (b) tokoh dan penokohan di antaranya adalah Faisal (bijaksana, pemberani dan peduli), Pambudi (berjiwa kepemimpinan), Pepeng (tekun dan bekerja keras), dan lainnya; (c) latar novel terdiri dari latar tempat (di Semarang, yang meliputi: SD Kartini, Gedong Sapi, dll.), latar waktu (era reformasi tahun 1988), dan latar sosial yang menunjukkan adat istiadat, kepercayaan, bahasa, kebiasaan, dan pandangan hidup masyarakat Jawa; (d) alur (alur maju); (e) sudut pandang (campuran antara teknik orang pertama dan teknik orang ketiga mahatahu). (2) Nilai moral dalam novel OMDS di antaranya adalah (a) religius, (b) jujur, (c) toleransi, (d) disiplin, (e) kerja keras, (f) kreatif, (g) mandiri, (h) demokratis, (i) rasa ingin tahu, (j) semangat kebangsaan, (k) cinta tanah air, (l) menghargai prestasi, (m) bersahabat/komunikatif, (n) cinta damai, (o) gemar membaca, (p) peduli lingkungan, (q) peduli sosial, dan (r) tanggung jawab. (3) Rencana pelaksanaan pembelajaran novel OMDS di kelas XII SMA, diajarkan dengan langkah-langkah metode kuantum meliputi enam langkah yaitu tahap pertama, “tumbuhkan”, berisi motivasi dan apersepsi. Tahap selanjutnya, “alami”, berisi pemberian contoh nyata. Tahap “namai” berisi kegiatan memberi istilah atau menandai suatu ciri-ciri tertentu yang khusus dan penting. Tahap “demonstrasikan” berisi kegiatan berkarya. Tahap “ulangi” berisi kegiatan mengulangi kembali materi yang telah dipelajari. Tahap terakhir, yakni “rayakan”, berisi penghargaan dan pujian terhadap pencapaian siswa.Kata kunci: nilai moral, novel Orang Miskin Dilarang Sekolah, metode kuantum
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN DENAH DENGAN METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VIII C MTs MA’ARIF 1 GARUNG, WONOSOBO TAHUN AJARAN 2014/2015 Evi Azzafira Honesty; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.483 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) penerapan pembelajaran mendeskripsikan denah pada siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/ 2015 dengan metode field trip, (2) pengaruh penggunaan metode field trip terhadap sikap dan minat siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/ 2015 dalam pembelajaran mendeskripsikan denah, (3) peningkatan kemampuan mendeskripsikan denah pada siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/2015 setelah diadakan pembelajaran dengan metode field trip. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan, teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan, teknik penyajian hasil analisis data informal.Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran mendeskripsikan denah dengan metode field trip dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Pada siklus 1, peneliti mengajak siswa untuk melakukan kegiatan karya wisata dengan mengunjungi wilayah sekitar alun-alun Wonosobo.Pada siklus II, peneliti membagi siswa menjadi beberapa kelompok dalam pelaksanan pembelajaran mendeskripsikan denah dengan metodefield trip; (2) metode field trip mempengaruhi sikap dan minat siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penilaian diperoleh kesiapan dalam mengikuti pembelajaran, respon siswa pada saat apersepsi, keseriusan mengamati objek yang akan dideskripsikan pada saat field trip, siswa menunjukkan sikap yang baik, tidak membuat gaduh dan tidak mengganggu teman, dan siswa mengerjakan tugas mendeskripsikan denah dengan serius dan tekun; (3) peningkatan kemampuan mendeskripsikan denah dengan metode field trip dapat dilihat dari hasil tes siswa dari prasiklus hingga siklus II. Pada praskilus diperoleh nilai rata-rata sebesar 53 meningkat menjadi 69,6 pada siklus I dan meningkat menjadi 81,3 pada siklus II.Kata Kunci: keterampilan mendeskripsikan denah, metode field trip.
KAJIAN SEMIOTIK KUMPULAN CERPEN PILIHAN KOMPAS 2012 LAKI-LAKI PEMANGGUL GONI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS VII SMP Fatma Hidayati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.428 KB)

Abstract

tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) pembacaan heuristik dan hermeneutik, (2) matriks, model, dan varian, (3) rencana pelaksanaan pem-belajaran memahami dan menangkap makna teks cerpen dengan bahan ajar cer-pen dari kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2012 Laki-laki Pemanggul Goni di ke-las VII SMP. Hasil penelitian ini adalah 1) berdasarkan pembacaan heuristik dan hermeneutik dapat disimpulkan bahwa terdapat makna semiotik yang menonjol tentang tradisi, kepercayaan, atau mitos yang berlaku di masyarakat Indonesia yang mengarah ke penyekutuan Tuhan atau tidak mengesakan Tuhan; 2) a) ma-triks-nya adalah pengingkaran kesalahan, pembuktian kebenaran mitos, penolak-an dimadu, kekhawatiran terhadap majikan; b) model-nya adalah pelimpahan ke-salahan ke tokoh lain, pohon hayat, perias pengantin, ketidakpatuhan; c) varian-nya adalah perasaan bersalah, sugesti pohon kehidupan, keunikan hidup Bu Geni, menukar kurma; 3) rencana pelaksanaan pembelajaran pemaknaan cerpen Indonesia pada peserta didik kelas VII SMP semester 1 dengan kurikulum 2013 dirancang menggunakan bahan ajar cerpen dari Kumpulan Cerpen Pilihan Kom-pas 2012 Laki-laki Pemanggul Goni, model pembelajaran saintifik/ilmiah, dan model pembelajaran CTL. Model pembelajaran saintifik/ilmiah dilaksanakan de-ngan beberapa langkah, antara lain kegiatan pendahuluan, inti (mengamati, ber-tanya, mengeksplorasikan, mengasosiasikan, mengomunikasikan), dan penutup. Model pembelajaran CTL dilaksanakan dengan beberapa langkah, antara lain ke-giatan pendahuluan (konstruktivisme), inti (menemukan, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan), dan penutup (refleksi, penilaian sebenarnya).Kata kunci: Semiotik, Cerpen Kompas 2012, RPP

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2025): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 10, No 1 (2022): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Surya Bahtera Vol 8, No 1 (2020): Jurrnal Surya Bahtera Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 55 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 54 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 52 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 49 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 47 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 5, No 44 (2017): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 43 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 42 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 41 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 40 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 39 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 38 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 37 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 36 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 4, No 35 (2016): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 34 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 33 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 32 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 31 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 30 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 29 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 28 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 27 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 26 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 25 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 24 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 20 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 19 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 18 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 17 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 16 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 15 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 14 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 13 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 12 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 2, No 11 (2014): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 10 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 09 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 08 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 07 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 05 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 04 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 03 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 02 (2013): Jurnal Surya Bahtera Vol 1, No 01 (2013): Jurnal Surya Bahtera No 01 (2012): Jurnal Surya Bahtera More Issue