Articles
22 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2013)"
:
22 Documents
clear
Resensi buku: Barrington Jr Moore.1967 SOCIAL ORIGINS OF DICTATORSHIP AND DEMOCRACY: LORD AND PEASENT IN THE MAKING OF THE MODERN WORLD
Sulthan, Sulthan
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (40.619 KB)
Dalam bukunya âSocial Origins of Dictatorship and Democracy: Lord and Peasent in theMaking of the Modern Worldâ Barrington Moore Jr, ingin menunjukkan bahwa kaum tanidan golongan keluarga baik-baik memegang peran penting dalam menentukan kekuatankekuatansosial dan politik suatu negara terutama proses transformasi dari masyarakatagraris ke industri. Membandingkan delapan negara-negara besar, baik di Timur dan Barat,Moore terlihat secara rinci berbagai peran politik yang dimainkan oleh dua kelompok danmengidentifikasi tiga jalur utama dari dunia pra-modern - iindustrial - revolusioner borjuis,reaksioner dan kapitalis, dan komunis. buku Moore memungkinkan kita untuk lebih memahamisituasi di Inggris dan perang sipil Amerika, karakter dan kondisi sosial ekonomi dari fasismeJepang dan sifat non-kekerasan di India. Barrington Moore Jr membandingkan revolusimodernisasi di Cina, Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Perancis dan Jepang, dan India sertamengembangkan sebuah teori tentang kapan dan mengapa proses ini menghasilkan j sistempolitik melalui studi tiga jalur bangsa modern.Kata Kunci: Social Origins, Dictatorship and Democracy
PEMILIH MUDA DI SULAWESI TENGAH MENYONGSONG PEMILU 2014
Waris, Irwan
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.353 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban perihal penanganan pemilih muda danmengetahui peran agen sosialisasi politik (pendidikan politik) atas penanganan pemilih mudasehingga mereka mau berpartisipasi sebagai pemilih pada Pemilu tahun 2014 (PemiluLegislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden). Penelitian ini diselenggarakan di Prov.Sulawesi Tengah dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Penelitian ini menyimpulkan penanganan pemilih muda menyongsong Pemilu 2014,khususnya yang diselenggarakan oleh penyelenggara Pemilu, belum sepenuhnya dilakukansecara baik, yaitu terencana, terstruktur, dan massif. Sedangkan agen sosialisasi politik yangmelaksanakan pendidikan politik di dalam masyarakat, juga belum sepenuhnya menjalankanperannya memberikan pemahaman dan pengetahuan politik kepada pemilih muda.Kata kunci: pemilih muda, pemilu, partisipasi politik, dan sosialisasi politik.
DESINTEGRASI (Suatu Tinjauan Sosiologis)
Hasan, Dahlan Hi
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (55.173 KB)
Awalnya kita begitu yakin bahwa Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara dengansemboyan Bhineka Tunggal Ika dianggap mampu merajut perbedaan yang adasehingga menjadi pilihat terbaik dari sekian banyak Ideologi pda saat itu, dan dalamperjalanan bangsa ini kita menyaksikan adanya dukungan masyarakat, setidaknyapada tataran elit, interaksi antara mereka yang berbeda suku bangsa, agama dangolongan dengan mudah biasa dirajut. Terlebih dengan tingkat pendidikan memilikikorelasi yang kuat terhadap tumbuhnya semangat saling bisa memahami perbedaanperbedaanpandangan, seperti yang ditunjukkan kerjasama antar suku bangsa yangberbeda, dengan mudah bisa dilakukan dengan pertimbangan yang rasional. Tetapikita dikagetkan dengan adanya gejala desintegrsi yang dimulai pada lapisanâ€Grassroot†dimana konvergensi antara suku bangsa, agama yang berbeda sudahtidak mudah diciptakan, kalaupun ada (yang sudah terbentuk) bisa ditelusuri, bahwarealitas semacam itu berakar pada tradisi yang sudah cukup lama, ketika intevensistate belum terlampau banyak mempengaruhi mereka.Kata Kunci: Desintegrasi, Konflik, Ssiologis
Resensi buku: Barrington Jr Moore.1967 SOCIAL ORIGINS OF DICTATORSHIP AND DEMOCRACY: LORD AND PEASENT IN THE MAKING OF THE MODERN WORLD
Sulthan, Sulthan
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (40.619 KB)
Dalam bukunya “Social Origins of Dictatorship and Democracy: Lord and Peasent in theMaking of the Modern World†Barrington Moore Jr, ingin menunjukkan bahwa kaum tanidan golongan keluarga baik-baik memegang peran penting dalam menentukan kekuatankekuatansosial dan politik suatu negara terutama proses transformasi dari masyarakatagraris ke industri. Membandingkan delapan negara-negara besar, baik di Timur dan Barat,Moore terlihat secara rinci berbagai peran politik yang dimainkan oleh dua kelompok danmengidentifikasi tiga jalur utama dari dunia pra-modern - iindustrial - revolusioner borjuis,reaksioner dan kapitalis, dan komunis. buku Moore memungkinkan kita untuk lebih memahamisituasi di Inggris dan perang sipil Amerika, karakter dan kondisi sosial ekonomi dari fasismeJepang dan sifat non-kekerasan di India. Barrington Moore Jr membandingkan revolusimodernisasi di Cina, Inggris, Amerika Serikat, Rusia, Perancis dan Jepang, dan India sertamengembangkan sebuah teori tentang kapan dan mengapa proses ini menghasilkan j sistempolitik melalui studi tiga jalur bangsa modern.Kata Kunci: Social Origins, Dictatorship and Democracy
PERSIAPAN SOSIAL DAN PENGUATAN KELEMBAGAAN BAGI PENERIMA MANFAAT DALAM MENUNJANG PROGRAM REDD “ REDUCTION Of EMISSION FROM DEFORESTATION and DEGRADATION’
Muhammad, Hasan;
syufri, syufri
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.427 KB)
Saat ini Indonesia berada pada rangking ke 14 negara penghasil emisi karbon dunia(Berdasarkan data Human Development Report tahun 2008), yang sebenarnya masih jauhdari negara-negara industri maju lainnya. Namun peringkat ini dapat saja bergerak naik danmensejajarkan Indonesia dengan negara-negara industri maju penghasil emisi karbonlainnya, seiring dengan pertambahan penduduk Indonesia saat ini, yang salah satuimplikasinya adalah terjadinya rambahan hutan, baik hutan lindung, taman nasional, maupunhutan masyarakat. Masalah tersebut tidak terkecuali di Sulawesi Tengah khususnya diKawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Sadar akan hal tersebut, maka programReduction Of Emission From Deforestation And Degradation (REDD) menjadi salah satusolusinya. Namun dalam penerapannya sangat diperlukan persiapan sosial dan penguatankelembagaan masyarakat, khususnya penerima manfaat, agar mereka dapat menerima denganbaik program tersebutKata Kunci: REDD), Persiapan sosial, dan Penguatan kelembagaan
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR (PEMP) DI KABUPATEN DONGGALA
Roslinawati, Roslinawati
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (72.747 KB)
Dilatar belangi oleh maraknya beberapa pengamatan tentang kelompok orang-orang miskindan beberapa kebijakan pemerintah untuk mengatasi persoalan masyarakat yang hidupdibawa kemampuan rata-rata penduduk lainnya, maka program untuk mengurangi angkakemiskinan yang sampai saat ini masih terus berjalan dengan berbagai model dan jenisprogram, mendorong penelitian ini di lakukan. Rumusan masalah yang dikemukakan adalahuntuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap Program PemberdayaanEkonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) di Kabupaten Donggala Penelitian ini menggunakanmetode kualitatif deskriptif dengan jumlah informan sebanyak 90 orang yang terdiri dari 25pengecer ikan, 35 nelayan, dan 30 jenis pekerjaan lainnya. Hasil penelitian diperoleh bahwa:masyarakat mengikuti Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP) adalahkarena ingin memperoleh modal usaha dan membantu meningkatkan pendapatan rumahtangga .Manfaat yang diperoleh masyarakat melalui Program PEMP adalah meringankanbeban ekonomi rumahtangga, meningkatkan pendapatan rumahtangga., dan mendapatkanbantuan modal usaha. Sehingga masyarakat menginginkan Program PEMP tersebutberlanjut terus.Kata kunci: Pemberdayaan Ekonomi. Masyarakat pesisir,PENDAHULUANSecara normatif, seharusnya masyarakat
PERMAINAN TRADISIONAL DAN KEARIFAN LOKAL KAMPUNG DUKUH GARUT SELATAN JAWA BARAT
Hidayat, Dasrun
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (89.279 KB)
Konteks masalah penelitian ini yaitu mengenai makna pelestarian permainan tradisional ,dengan fokus kajian perihal nilai-nilai kearifan lokal permainan konclong meliputi konsepdasar dan pola permainan, klasifikasi permainan, aturam dasar permainan. Adapun nilai-nilaiyang terkandung dalam permainan berupa manfaat permainan tradisional. Untuk menelitifokus permasalah tersebut, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, metode etnografisebagai alat penelitian dengan paradigma konstruktifis. Diharapkan melalui alat tersebut,peneliti dapat memberikan makna kembali terhadap keberadaan permainan tradisional,berdasarkan pengamatan situasi penelitian. Hasil yang diperoleh bahwa warga KampungAdat Dukuh masih menanamkan konsep dasar permainan konclong dari generasi ke generasi.Orangtua maupun anak-anak memahami nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung padapermainan tradisional konclong meliputi nilai motorik, kognitif dan nilai moral yang perludilestarikan.Kata kunci : Konsep dasar, nilai-nilai permainan, kearifan lokal.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM GREEN AND CLEAN DI KELURAHAN TANAMODINDI KECAMATAN MANTIKULORE
Mappatoba, mustainah;
Kurnia, Intam;
Bachtiar, Mohammad Arief
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (80.247 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi kebijakan Green andClean di Kelurahan Tanamodindi. Informan penelitian sebanyak 7 orang Metode penelitianyang digunakan adalah Motode Kualitatif dengan menggunakan informan yang berjumlah 7orang melalui proses wawancara mandalam. Dasar penelitian yang digunakan adalah FieldResearching atau penelitian lapangan yang mencakup observasi, wawancara dandokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan program Greenand Clean di Kelurahan Tanamodindi Kecamatan Mantikulore telah mengalami peningkatanyang signifiakan namun masih belum terimplementasi secara menyeluruh sehingga masih adabeberapa kawasan seperti RT/RW yang belum menerapkan pola kualitas lingkungan yanghijau dan bersih. Dari segi standar dan sasaran kebijakan, program Green and Clean telahdijalankan sesuai dengan standar dan sasaran kebijakan program yang ada, namun belumdilakukan secara maksimal dibeberapa kawasan seperti RT/RW yang belum menerapkan polakualitas lingkungan yang hijau dan bersih. Untuk sumber daya yang meliputi sarana danprasarana telah tercukupi namun untuk pengetahuan masyarakat mengenai pentingnyameningkatkan kualitas lingkungan baik dari segi penghijauan dan kebersihan masihmembutuhkan banyak peran berupa sosialisasi dari pemerintah setempat.Kata Kunci: Implementasi, Green and Clean, Kebijakan
ANALISIS KINERJA PUSTAKAWAN DALAM MELAYANI PENGGUNA JASA PERPUSTAKAAN PUSAT UNIVERSITAS TADULAKO
Larabeng, Larabeng
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (54.025 KB)
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pustakawan (kualitas layanan) dalam melayanipengguna jasa perpustakaan pusat Universitas Tadulako dan mengetahui factor-faktor yangmenentukan kualitas layanan pustakawan Universitas Tadulako yang di ukur dari limavariable yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance dan Emphaty. Data dikumpulkan dengan jalan Survey, Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil nya menunjukkan bahwakualitas layanan pustakawan dalam melayani pelanggan secara keseluruhan belum optimaldengan nilai gap anatar harapan dan kinerja pelayanan pustakawan adalah -0,995, tingkatkepentingan atau harapan pelanggan lebih tinggi dari kinerja pustakawan dalam melayanipelanggan. Hal ini menunjukkan ketidak puasanpuasan pelanggan. Tingkat ketidak puasanpelanggan yang paling tinggi adalah pada variable Assurance dengan nilai final gap -0,231.Untuk itu, pihak manajemen perpustakaan perlu meningkatkan profesionalisme pustakawandan memperhatikan factor-faktor yang menentukan kualitas layanan.Kata Kunci: Jasa, Kinerja, Perpustakaan, Universitas TadulakoPENDAHULUAN
PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMA NEGERI 1 PALU
Haryanto, Rizal;
Suarayasa, Ketut
Academica Vol 5, No 2 (2013)
Publisher : Academica
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.45 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk menilai bagaimana tingkat pengetahuan, sikap, dan aktivitas(perilaku) seks pranikah pada siswa SMA Negeri 1 Palu. Penelitian ini dilakukan pada tanggal21 Mei 2013 di SMA Negeri 1 Palu. Jenis Penelitian adalah bersifat deksriptif denganmenggunakan metode observasional. Sampel penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Palu yangduduk di kelas 1 dan 2 tahun ajaran 2012/2013 dengan jumlah responden sebanyak 119 orang.Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner dengan analisis disajikan secara statistikdeskriptif. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden beradadalam kategori baik dengan persentase 63%, sedangkan sikap berada dalam kategori baikdengan persentase sebesar 93% dan aktivitas seks pranikah berada dalam kategori resikorendah dengan persentase 71,4 %. Dengan demikian Perilaku seksual pranikah pada SiswaSMA Negeri 1 berada dalam kategori yang baik.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, seks pranikah, Remaja SMA