cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Ekonomikawan : Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
ISSN : 16937600     EISSN : 25980157     DOI : -
Core Subject : Economy,
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan is a scientific journal that contains the results of theoretical research and studies on economic and development issues. Managed by Department of Development Economics, Faculty of Economics and Business University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Published by University of Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Press.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 1 (2019)" : 10 Documents clear
Determinan Pembangunan Daerah dan Angka HIV/AIDS di Indonesia Nabilla Salma Khairunisa; Estro Dariatno Sihaloho
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.665 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3084

Abstract

AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome) yang disebabkan oleh infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang dapat menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh sehingga penderita mudah terjangkit berbagai penyakit infeksi. Indonesia menjadi negara dengan posisi nomor tiga di dunia dalam tingginya jumlah penderita, dan Indonesia juga menjadi negara yang memiliki persebaran HIV/AIDS tercepat di dunia. Paper ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembangunan suatu daerah baik melalui variabel independen seperti angka buta huruf, kepadatan penduduk, indeks pembangunan manusia, dan rasio gini akan mempengaruhi kasus HIV di Indonesia. Paper ini penting untuk dibaca agar tingkat HIV/AIDS di Indonesia mengalami penurunan. Epidemi HIV telah terbukti menjadi tantangan kesehatan bagi seluruh masyarakat global terbesar pada abad ke-21. Penulis menggunakan data sekunder pada tahun 2013 hingga 2015 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementrian Kesehatan RI. Penulis membangun fixed effect model dan menggunakan Hausman Test serta analisis deskripsi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa angka buta huruf, kepadatan penduduk, indeks pembangunan manusia, dan rasio gini berpengaruh signifikan terhadap kasus HIV/AIDS di Indonesia.
Analisis Penentuan Sektor Unggulan Perekonomian dan Formulasi Strategi Pengembangannnya di Kabupaten Indragiri Hilir Syapsan Syapsan
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.287 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3244

Abstract

Indonesia memiliki tujuan untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat secara menyeluruh melalui pembangunan nasional. Penelitian ini bertujuan memperkuat daya saing sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara mengetahui sektor ekonomi di Kabupaten Indragiri Hilir. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder periode tahun 2012-2016 berupa kuesioner dan PDRB Kabupaten Indragiri. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Shift Share (SS), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), Analitycal Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian ini memperoleh hasil jika sektor ekonomi pertama yaitu pertanian berperan sebagai sektor basis yang memiliki keunggulan kompetitif. Penelitian menggunakan alat analisis AHP menghasilkan bahwa strategi perencanaan pembangunan untuk Kabupaten Indragiri Hilir dalam pengembangan  sektor unggulan adalah dengan  kebijakan promosi daerah yang didukung melalui masterplan daerah dan pemasaran daerah.
Analisis Elastisitas Investasi Dengan Penurunan Kemiskinan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2010-2017 Arif Maulana
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.037 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3234

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan serius yang harus diatasi negara berkembang. Pemerintah sangat berperan penting dalam menanggulangi masalah kemiskinan. Pemerintah melalui Nawa Cita menjadikan investasi berupa pembangunan infrastruktur yang menjadi program unggulan. Pembangunan infrastruktur ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi yang akan menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah investasi atau pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh Pemerintah saat ini efektif dan efisien dalam menurunkan angka kemiskinan di Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data persentase penduduk miskin dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Alat analisis yang digunakan adalah rumus elastisitas. Berdasarkan hasil penghitungan menggunakan rumus elastisitas, gencarnya pembangunan infrastruktur berhasil menurunkan tingkat kemiskinan selama tahun 2010-2017. Investasi yang digelontorkan sebelum maupun sesudah 2014 sudah on the track, karena sama-sama memberikan nilai elastisitas negatif terhadap kemiskinan. Akan tetapi, jika dilihat dari besaran elastisitasnya, setelah tahun 2014 nilai elastisitasnya lebih kecil dibanding periode sebelumnya. Hal ini menunjukkan investasi yang dilakukan kurang efisien dalam menurunkan angka kemiskinan di Kalimantan Selatan.
Analisis Utang Luar Negeri dan Inflasi Indonesia Dewi Mahrani Rangkuty; Maya Macia Sari
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.92 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3240

Abstract

Indonesia merupakan negara sedang berkembang yang memiliki hubungan internasional bilateral maupun multilateral di pasar dunia. Dengan adanya hubungan internasional ini, Indonesia dalam meningkatkan perkembangan pembangunan dalam negeri membutuhkan modal eksternal di samping modal mandiri internal menuju laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi demi kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis utang luar negeri dan inflasi Indonesia dengan time series tahun 1978-2017. Hasil penelitian dengan uji kointegrasi (cointegration test) didapatkan bahwa terjadi keseimbangan jangka panjang antara utang luar negeri dan inflasi. Dan dengan granger causality test didapatkan bahwa pada Lag 2, utang luar negeri dan inflasi Indonesia menunjukkan hubungan dua arah artinya bahwa utang luar negeri mempengaruhi inflasi Indonesia dan sebaliknya inflasi mempengaruhi utang luar negeri. Sedangkan pada Lag 4, utang luar negeri dan inflasi Indonesia menunjukkan hubungan satu arah ini berarti bahwa utang luar negeri mempengaruhi inflasi namun inflasi tidak mempengaruhi utang luar negeri selama kurun waktu penelitian. Dapat direkomendasikan kepada pemerintah Indonesia bahwa pinjaman luar negeri yang dilakukan setiap tahun sampai di waktu mendatang demi perkembangan pembangunan dan perekonomian yang lebih baik lagi tanpa membebani kas negara dan atau cadangan devisa dengan cara implementasi pinjaman luar negeri menuju lebih produktif dalam bentuk investasi pembangunan jangka panjang yang mendorong kemajuan sektor riil (pasar barang dan jasa) karena ini dapat mendorong aktivitas perekonomian domestik menuju kesejahteraan masyarakat dengan tingkat pengembalian cepat dan tinggi.
Kajian Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Pasca Pemekaran Lia Nazliana Nasution
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.181 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3235

Abstract

Kabupaten Batu Bara merupakan kabupaten yang lahir dari pemekaran Kabupaten Asahan pada tahun 2007. Di Kabupaten Batu Bara, jumlah penduduk miskin periode tahun 2007 sampai 2017 terus mengalami fluktuasi. Menunjukkan tren menurun mulai tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 tetapi terus berfluktuasi mulai tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji tingkat kemiskinan di kabupaten Batu Bara pasca pemekaran. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah tingkat pengangguran terbuka, TPT (X1), perumbuhan ekonomi (X2), tingkat pendidikan (X3), dan tingkat kemiskinan (Y). Data yang digunakan mulai tahun 2007 sampai dengan 2017, dengan analisis data kuantitatif metode regresi berganda. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa tingkat pengangangguran terbuka (TPT), pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pendidikan tidak mempengaruhi signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten Batu Bara pasca pemekaran.
Analisis Penyaluran Kredit Kepada Masyarakat Dalam Meningkatkan Perolehan Pendapatan (Studi Pada PT.Bank Perkreditan Rakyat Duta Adiarta Medan) Jufrizen Jufrizen; Ade Gunawan; Radiman Radiman; Maya Sari
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.824 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.2891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan pendapatan apabila di analisis dengan menggunakan penyaluran dana kredit. Dimana sudah berjalan dengan baik atau tidak, dan untuk mengetahui apakah tingkat penyaluran dana kredit yang diperoleh perusahaan pada setiap tahunnya. Dalam penelitian ini dengan analisis data menggunakan metode deskriptif, dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari penyaluran dana kredit pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Duta Adiarta Medan dalam periode 6 tahun tersebut untuk setiap tahun ada mengalami penurunan namun pendapatan operasional perusahaan meningkat. Jadi dapat dikatakan bahwa penyaluran kredit menurun maka pendapatan juga menurun yang dihasilkan perusahaan. Semakin tinggi penyaluran kredit maka semakin baik hasilnya bagi perusahaan dalam menghasilkan pendapatan sehingga meningkatkan laba bersih. Maka dapat dikatakan penyaluran dana kredit pada tahun 2015 dikatakan rendah dan sebaiknya perusahaan lebih mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki seperti asset dan modal perusahaan dalam praktiknya yaitu kegiatan operasional perusahaan dalam pemberian kredit dapat menghasilkan pendapatan yang besar bagi perusahaan.
Kajian Pasar Modal Syariah Dalam Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Marlina Widiyanti; Novita Sari
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.688 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dari pasar modal syariah dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan melihat pertumbuhan dari Jakarta Islamic Index, Sukuk, dan Reksadana Syariah terhadap pertumbuhan ekonomi yang dihitung dari PDB di Indonesia dari Januari 2011 hingga Desember 2017. Hasil pembahasan secara deskriptif maka kesimpulan yang didapat bahwa dengan adanya pasar modal syariah di Indonesia, hal ini memberikan dampak positif untuk perkembangan pasar modal di Indonesia karena pasar modal syariah dapat menarik investor yang menginginkan investasi yang dijamin ke halalannya.
Ekonomi Regional : Tipologi dan Sektor Potensial Dalam Pengembangan Wilayah (Studi Pada Wilayah Kecamatan di Kabupaten Jember) Herman Cahyo Diartho
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.257 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3242

Abstract

Tujuan penelitian yang dilakukan di Kabupaten Jember adalah untuk mengembangkan ekonomi wilayah kecamatan di Kabupaten Jember dengan mengidentifikasi tipologi dan sektor berpotensial serta menganalisis kontribusi dari sektor tersebut. Data sekunder time series yang bersumber dari BPS Kabupaten Jember tahun 2014-2017 berperan sebagai penunjang penelitian ini. Analisis tipologi klassen, DLQ dan Shift Share Esteban Marquillas akan digunakan sebagai alat analisis untuk mendapatkan hasil yang akan diuraikan pada bab pembahasan. Hasil analsis data menggunakan ketiga alat tersebut menghasilkan bahwa Kecamatan Kaliwates, Sumbersari dan Patrang merupakan wilayah cepat maju dan cepat tumbuh. Akhir tahun 2014 menunjukkan bahwa Kecamatan Puger Wuluhan, Ambulu, Tanggul, Bangsalsari dan Sumberbaru jika dilihat dari pertumbuhan PDRB yang terus meningkat beberapa wilayah tersebut masuk dalam kategori kuadran I. Wilayah yang masuk dalam kategori daerah tertinggal adalah Kecamatan Panti. Hasil penelitian menggunakan analisis DLQ menunjukkan bahwa sektor bangunan memiliki keunggulan dari pada sektor lain dan sektor yang dahulunya basis pada masa yang akan datang tetap berpotensial adalah sektor pertanian. Hasil analisis terakhir menggunakan analisis SSEM menghasilkan bahwa Kecamatan Jombang merupakan daerah analisis yang memiliki tujuh sektor yang memiliki keunggulan kompetitif.
Pengaruh Aktivitas Industri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Karo Lasma Melinda Siahaan
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.224 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas industri terhadap pertumbuhan ekonomi di Karo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Sederhana dengan menggunakan program SPSS24. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data deret waktu 2010-2016. Hasil regresi menunjukkan jumlah perusahaan industri memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Karo.
Kemampuan Panel ARDL Memprediksi Ketahanan Fundamental Ekonomi Negara Muslim Emerging Market Rusiadi Rusiadi
Ekonomikawan: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.691 KB) | DOI: 10.30596/ekonomikawan.v19i1.3243

Abstract

Tujuan penelitian membahas masalah penurunan ketahanan fundamental ekonomi negara Muslim Emerging Matket, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Analisis data memakai Panel ARDL. Hasil penelitian menyimpulkan secara panel ternyata jumlah uang beredar menjadi leading indicator untuk pengendalian negara Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Pakistan dan UEA, Arab Saudi, Turkey. Posisinya stabil dalam short run dan long run. Leading indicator utama efektivitas variabel dalam pengendalian ketahanan fundamental ekonomi negara emerging market Muslim yaitu investasi dilihat dari stabilitas short run dan long run, dimana jumlah uang beredar signifikan mengendalikan ketahanan fundamental ekonomi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10