cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pto@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Autotech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo
ISSN : 23033738     EISSN : 26232502     DOI : 10.37729/auto tech
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo sebagai media penuangan hasil penelitian bidang pendidikan Teknik Otomotif. Terbit dua kali dalam setahun tiap bulan Januari dan Juni. Redaksi menerima artikel dari kalangan mahasiswa, guru, dosen maupun pemerhati pendidikan. Redaksi berhak mengubah naskah sepanjang tidak merubah substansi/isi tulisan. Tanggung jawab isi tulisan sepenuhnya ada pada penulis.
Articles 411 Documents
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN CHASIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DI SMK PN PURWOREJO Hariyanto, Syahman; Suyitno, Suyitno
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 14, No 01 (2019): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.806 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui meningkat atau tidaknya keaktifan siswa yang telah diterapkan model PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran chasis kelas XI di SMK PN Purworejo. 2) Untuk mengetahui meningkat atau tidaknya hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL (Problem Based Learning) pada mata pelajaran chasis kelas XI di SMK PN Purworejo.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK PN Purworejo tahun ajaran 2018/2019, yang berjumlah 27 siswa, yang terdiri dari 26 siswa laki-laki dan 1 siswa perempuan. Aspek yang diteliti meliputi keingintahuan, tingkah laku, dan keaktifan siswa yang menunjukkan semangat belajar siswa dan tindakan pembelajaran yang ditunjukkan oleh guru sebagai indikator pelaksana pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif untuk mencari persentase rata-rata keaktifan dan hasil belajar siswa.Hasil penelitian ini adalah bahwa keaktifan dan hasil belajar siswa meningkat dari tiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor rata-rata keaktifan siswa dari pra siklus dengan persentase 70,37% berkategori kurang, naik menjadi 82,87% berkategori baik dan semakin meningkat pada siklus II yaitu sebesar 90,89% dan masuk dalam kategori sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar siswa dapat dilihat dari meningkatnya hasil pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Berdasarkan hasil belajar rata-rata siswa yang memenuhi standar kompetensi yaitu sebagai berikut: pada pra siklus nilai rata-rata sebesar 72,37 dengan presentase sebesar 29,63% masuk dalam kategori cukup kemudia n meningkat pada siklus I dengan rata-rata sebesar 81,03 dengan presentase sebesar 51,85% dan masuk dalam kategori baik dan semakin meningkat pada siklus II dengan rata-rata sebesar 90,66 dengan presentase sebesar 88,88% dan masuk dalam kategori sangat baik.Kata kunci: pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), keaktifan siswa, hasil belajar.
IMPLEMENTASI METODE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMK MA’ARIF 1 KEBUMEN Sudarsono, Bambang
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 14, No 01 (2019): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.04 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar l belajar siswa dalam pembelajaran materi Alat Ukur di SMK Ma?arif 1 sebelum dan sesudah penerapan metode Think Pair Share.Penelitian merupakan hasil dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajara pada kelas X TDSM SMK Ma?arif 1 Kebumen yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan data kualitatif.Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Penerapan metode Think Pair Share dalam pembelajaran materi sistem bahan di SMK Ma?arif 1 Kebumen dilakukan sesuai tahapan pelaksanaannya, yaitu tahapan think (berfikir), pair (berpasangan) dan share (berbagi) dengan pembelajaran diskusi kelompok. (2) Peningkatan Aktivitas siswa meningkat dengan rata-rata pada observasi awal yaitu 52% hasil observasi pada siklus I menjadi 73% dan pada siklus II menjadi 88%.Kata kunci: think pair share, aktivitas belajar
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK MUHAMMADIYAH I SALAM Sudarsono, Bambang
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 14, No 01 (2019): JURNAL AUTOTECH
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.964 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dengan penerapan metode pembelajaran Quantum Teaching dan seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah I Salam.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berhasil mencapai indikator keberhasilan dalam 2 siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah I Salam yang berjumlah 36 siswa.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes, yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pretest dan lembar postest. Analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan persentase dan rerata.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai siswa sebelum memanfaatkan metode Quantum Teaching adalah siklus I meningkat menjadi 74 dan lebih meningkat lagi pada siklus II yaitu menjadi 82. Hal ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah I Salam dengan diterapkannya model pembelajaran Quantum Teaching.Kata kunci: Hasil Belajar, Metode Pembelajaran Quantum Teaching
PENERAPAN MEDIA ANIMASI VIDEO DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SISTEM PENGAPIAN KELAS XI DI SMK ASH SIDIQQIYAH BALINGASAL Sugianto, Bagas
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6300

Abstract

ABSTRAKPenerapan Median Animasi Video Dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Sistem Pengapian kelas XI di SMK Ash Sidiqqiyah Balingasal. Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar menggunakan media anamasi video pada pembelajaran sistem pengapian siswa kelas XI di SMK Ash Sidiqqiyah Balingasal.Jenis penilitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran sistem pengapian dengan media animasi video. Penelitian ini dilakukan dalam sisklus yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), serta refleksi (reflecting) dengan mengacu pada desain penelitian model Kemmis & Mc.Taggert.Hasil penelitain dan pembahasan menunjukan bahwa melalui penerapan media animasi video dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa terlihat meningkat dari presentase skor aktivitas belajar siswa pada tiap siklusnya. Presentase skor aktivitas belajar siswa dari pra siklus sebesar 65% mengalami kenaikan pada siklus I sebesar 77% dan dari siklus I ke siklus II semengalami kenaikan pada siklus II sebesar 83% sehingga dari skor total keseluruhan telah mencapai indicator keberhasilan yaitu 75%. Sedangkan hasil belajar diperoleh bahwa nilai pre test yang dilaksanakan sebelum penerapan media pembelajaran berbasis animasi video yaitu memperoleh rata-rata 64 dan presentase siswa yang mencapai KKM sebesar 22% jumlah siswa yang mencapai KKM 6 siswa dari 27 jumlah siswa.Pada hasil belajar siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 68. Presentase juga mengalami kenaikan menjadi 37% jumlah siswa yang mencapai KKM 10 siswa dari 27 jumlah siswa. Pada hasil belajar siklus II nilai rata-rata siswa mencapai 76. kemudian presentase juga mengalami kenaikan menjadi 89% jumlah siswa yang mencapai KKM 24 siswa dari 27 jumlah siswa.Kata Kunci : PTK, Animasi Video, Aktivitas dan Hasil Belajar
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE PEER TEACHING PADA TEKNIK LISTRIK DASAR OTOMOTIF Ma'arif, Muhammad Khoirul
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6301

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mempunyai tujuan meningkatkan minat dan hasil belajar siswa kelas X TKR SMK Muhammadiyah 1 Muntilan pada materi pelajaran Teknik Listrik Dasar Otomotif (TLDO) dengan menggunakan metode pembelajaran peer teaching (tutor sebaya).Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Pengambilan sampel menggunakan metode conviniente sampling. Total jumlah sampel menjadi 30 responden. Penelitian ini menggunakan Metode observasi dan angket. Metode analisis yang digunakan adalah uji statistik menggunakan analisis statistic N-Gain.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran mengunakan metode peer teaching (tutor sebaya) di SMK Muhammadiyah 1 Muntilan menunjukkan peningkatan persentase minat dan hasil belajar siswa.Hasil minat belajar siswa pada siklus 1 di peroleh data rata-rata persentase sebesar 49,6%, termasuk dalam kategori cukup. Sedangkan pada siklus 2 minat belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase 74% termasuk dalam kategori baik. Hasil belajar pra siklus rerata 56,6 dengan presentasi siswa dibawah KKM sebesar 83,3%, Pada nilai pada siklus I, memiliki peningkatan rata-rata menjadi 72,8 siswa yang belum memenuhi KKM 14 siswa (46,7%) dan siswa yang telah memenuhi KKM sebanyak 16 siswa (53,3%).Hasil belajar nilai pada siklus II juga mengalami peningkatan rerata sebesar 80,47 yaitu siswa yang telah memenuhi KKM bertambah menjadi 21 siswa (70%) sedangkan siswa yang belum memenuhi KKM menurun menjadi 9 siswa (30%) dari jumlah 30 siswa.Kata Kunci : Minat, Hasil belajar siswa, metode peer teaching.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PDTO DENGAN METODE JIGSAW SISWA KELAS X TBSM B SMK PANCASILA 1 KUTOARJO saputro, Dimas Wahyu
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6302

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: 1) menerapkan Model Pembelajaran (Jigsaw) pelajaran Pendidikan Dasar Teknik Otomotif pada siswa kelas X TBSM B SMK Pancasila 1 Kutoarjo tahun ajaran 2019. 2) mengetahui peningkatan hasil belajar pelajaran PDTO pada siswa kelas X TBSM B SMK Pancasila 1 Kutoarjo tahun ajaran 2019.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian tindakan ini adalah siswa kelas X TBSM B di SMK Pancasila 1 Kutoarjo, yang berjumlah 30 orang. Aspek yang diteliti meliputi hasil belajar siswa mata pelajaran PDTO dengan metode jigsaw.Langkah pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode observasi dan evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan ini adalah hasil belajar, pedoman observasi dan pedoman wawancara. Setelah data diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik deskripsi persentase. Analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif untuk mencari persentase rata-rata hasil belajar siswa.Hasil penelitian ini adalah bahwa hasil belajar siswa meningkat dari tiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor rata-rata hasil belajar siswa dengan menerapkan pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw berdasarkan persentase siswa yang memenuhi standar kompetensi pada pra siklus hasil belajar siswa saat proses pembelajaran 17% berkategori kurang. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I dengan persentase ketercapaian mencapai 30% berkategori kurang. Lalu hasil belajar mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 73% berkategori baik. Dengan demikian ketercapaian kompetensi yang dihasilkan dengan persentase 75% siswa berkategori lulus, melebihi indikator keberhasilan dengan pencapaian kompetensi kelas mencapai 70%.Kata kunci: metode pembelajaraan, cooperative learning, hasil belajar
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GOOGLE CLASSROOM kurniawan, Adhetya
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6158

Abstract

ABSTRAKPendidikan tinggi dalam gerakan Literasi baru harus menguasai literasi data,literasi teknologi, literasi bahasa dan literasi manusia di era Revolusi Industri 4.0. Olehsebab itu, diperlukan media pembelajaran bentuk sebagai penerapan teknologi digitaluntuk meningkatkan perkembangan teknologi pembelajaran sesuai perkembanganrevolusi industri 4.0. Selain itu, dunia pendidikan yang menggunakan kertas dalammedia pembelajaran, perangkat pembelajaran, administrasi pendidikan, dan instrumenevaluasi sebaiknya sudah mulai beralih pada sistem nirkertas dalam penyelenggaraanpembelajaran. Pengembangan media pembelajaran berbasis google classroom menjadialternatif solusi permasalahan penggunaan kertas dan tuntutan revolusi industri 4.0 didunia pendidikan.Tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran berbasis googleclassroom pada mata kuliah teknik tenaga listrik. Penelitian ini dikembangkan denganmetode waterfall. Sistem dikembangkan melalui tahapan analisis kebutuhan, desainujian, implementasi, uji coba, dan perawatan.Hasil pembuatan media pembelajaran dengan google classroom secarakeseluruhan dapat digunakan dengan baik, pada bagian menu, sub menu, tampilan soal,dan pemberian sekor berfungsi dengan baik. Hal ini berarti bahwa media mediapembelajaran google classroom ini dapat dipakai dalam pembelajaran di mata kuliahteori lainnya.Kata kunci : Media pembelajaran, google classroom
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KELISTRIKAN OTOMOTIF DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROJECT BASED LEARNING DI SMK NEGERI 1 KALIBAWANG WONOSOBO Prasetyo, Feri Susanto
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6303

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui adanya dugaan peningkatan prestasi belajar perawatan kelistrikan otomotif siswa kelas XI SMK Negeri 1 Kalibawang Wonosobosetelah diterapkan metode peer teching, 2) Mengetahui adanya dugaan peningkatan aktifitas belajar mata diklat perawatan kelistrikan otomotif kelas XI SMK Negeri 1 Kalibawang Wonosobosetelah diterapkan metode belajar peer teching.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas, pada proses pembelajarannya menerapkan metode belajar peer teaching. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI OA SMK Negeri 1 Kalibawang Wonosobodengan jumlah 27 siswa pada mata diklat perawatan kelistrikan otomotif. Tahapan pelaksanaan penelitian ini menerapkan 2 siklus, planning siklus I berdasarkan studi pendahuluan, acting dikelas dengan memilih tutor (peer) dari siswa yang paling menonjol dikelas, observing aktivitas belajar dan prestasi selama penerapan peer teaching. Planning siklus II disusun berdasarkan refleksi siklus I, acting dikelas dengan memilih tutor yang berprestasi baik pada siklus I. observing aktivitas belajar dan prestasi selama penerapan peer teaching siklus II kemudian merefleksikan hasil penelitian. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, paparan data dan penyimpulan hasil.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas positif pada proses belajar dan mengajar sebesar 26,07%, penurunan aktivitas belajar negatif pada proses belajar dan mengajar adalah 6,87%. Peningkatan prestasi belajar siswa pada siklus I adalah 27,30% dan Peningkatan prestasi belajar siswa pada siklus II adalah 95,09%. Rata-rata peningkatan prestasi belajar pada siklus I dan siklus II adalah 61,20%.Kata kunci : Peer teaching, aktivitas belajar, prestasi belajar
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PRAKTIK MATA KULIAH PNEUMATIK HIDROLIK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO primartadi, aci
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 15, No 02 (2020): Jurnal Autotech
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v15i02.6299

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah merencanakan, membuat, dan mengujikelayakan modul pembelajaran yang benar dan dapat dimengerti, dan dipergunakandalam pembelajaran Pneumatik Hidrolik. Pendekatan penelitian yang dipergunakanyaitu Research and Development yang berlokasi di Program Studi Pendidikan TeknikOtomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo dalam waktu satu tahun. Obyekpenelitian ini berupa pembuatan modul pembelajaran pneumatik hidrolik denganpendekatan saintifik dalam mata kuliah pneumatik hidrolik.Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket, metode yang digunakanuntuk menganalisis data adalah teknik analisis kuantitatif. Langkah-langkah dalampenelitian ini terdiri dari: (a) analisis awal, (b) pengembangan modul pembelajaran, (c)pengembangan desain produk, (d) evaluasi produk, (e) implementasi dan evaluasi akhir.Proses validasi dilakukan oleh satu orang ahli materi pneumatik hidrolik dan satu orangahli media modul pembelajaran pneumatik hidrolik. Subyek uji coba terdiri dari: delapanorang mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil, dan tiga puluh mahasiswa untuk ujicoba kelompok besar. Pengumpulan data menggunakan angket.Hasil penelitian, menunjukkan: 1) prosedur pengembangan modul pembelajaranpneumatik hidrolik dengan pendekatan saintifik meliputi pencarian potensi dan masalah,pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk,pengujian produk, revisi produk dan pemakaian produk. 2) modul pembelajaranpneumatik hidrolik dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan layak digunakansebagai modul pembelajaran mata kuliah pneumatik hidrolik, di UniversitasMuhammadiyah Purworejo. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil validasi yang dilakukanoleh ahli media yang menunjukkan hasil 87.50% dari skor kriterium, validasi oleh dosenahli materi yang menunjukkan hasil 85.00% dari skor kriterium. 3) hasil uji tmembuktikan bahwa modul pembelajaran yang dibuat efektif untuk meningkatkan hasilbelajar (thitung = -5,247 dan p = 0,000) mahasiswa Pendidikan Vokasional TeknikOtomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo. Hal ini ditunjukkan melalui responmahasiswa yaitu meliputi uji coba kelompok kecil memperoleh 86.50% dan uji cobakelompok besar memperoleh skor 88.00%. Dengan demikian modul pembelajaranpneumatik hidrolik dengan pendekatan saintifik telah berhasil meningkatkan hasilbelajar mahasiswa.Kata Kunci : Modul Pembelajaran, Saintifik, Pneumatic Hidraulik
PERAN WORK-BASED LEARNING DALAM MENYIAPKAN TENAGA KERJA DI ERA MEA Suyitno Suyitno hadiningrat
Auto Tech: Jurnal Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo Vol 4, No 1 (2016): Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Teknik Otomotif 2016
Publisher : Pendidikan Teknik Otomotif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/autotech.v4i1.3013

Abstract

Menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 dikatakan bahwa pemerintah masih harus menghadapi persoalan besar di sektor tenaga kerja. Rendahnya penyerapan tenaga kerja di Indonesia lantaran ketidaksesuaian antara batasan pendidikan dengan bidang pekerjaan yang tengah dibutuhkan oleh para pengusaha. Rendahnya penyerapan tenaga kerja menjadikan pemerintah dirasa perlu mengubah paradigma pendidikan agar tenaga kerja berpendidikan memiliki kompetensi untuk bekerja dan siap bekerja, (Okezone 30 April 2014).  Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang berorientasi pada pengembangan proses dan hasil pembelajaran. Proses akan menempa peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Salah satu cara yang dilakukan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan kompetensi adalah dengan pembelajaran berbasis kerja atau biasa disebut Work-Based Learning (WBL). WBL merupakan pembelajaran yang memadukan antara pembelajaran yang ada di kelas dan di industri. WBL merupakan salah satu pembelajaran yang bertujuan untuk memadukan mata pelajaran akademik dengan keterampilan yang berhubungan dengan pekerjaan. SMK merancang bersama-sama aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan di dunia kerja. Dalam aplikasinya, WBL dilaksanakan di SMK dengan melaksanakan praktik kerja industri. diprediksi akan berdampak pada perbaikan pelaksanaan praktik kerja industri. Dengan demikian, WBL dapat menjadi acuan bagi SMK khususnya kompetensi teknik kendaraan ringan untuk melaksanakan praktik kerja industri sesuai dalam WBL yang akan dilakukan.Kata Kunci: Work-Based, learning, kesiapan, kerja